Tag: bri teman mudik

  • Jangan Lupa Bersihkan Ini di Rumah Sebelum Mudik


    Jakarta

    Mudik lebaran menjadi momen yang tepat untuk menikmati masa liburan bersama keluarga. Banyak muslim di Indonesia yang pulang ke kampung halaman selama berhari-hari untuk silaturahmi bersama keluarga sekaligus melepas penat.

    Tentunya, sebelum berangkat mudik ada banyak persiapan untuk perjalanan panjang ke kampung halaman. Akan tetapi, hal yang mungkin sering terlupakan adalah memastikan rumah ditinggalkan dalam keadaan bersih.

    Sebab, siapa yang tidak senang pulang ke rumah dalam keadaan bersih? Penghuni rumah bisa lebih nyaman beristirahat di rumah setelah kembali dari perjalanan panjang.


    Nah, supaya kamu bisa santai setelah kembali dari perjalanan mudik, ada baiknya membersihkan rumah sebelum berangkat mudik. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu bersihkan sebelum pergi mudik, dikutip dari laman merry maids pada Minggu (7/4/2024).

    1. Pakaian

    Meninggalkan tumpukan baju kotor di rumah selama berhari-hari bisa membuat pakaian semakin bau dan berjamur. Maka, pastikan pakaian kotor sudah dicuci, dijemur, dan disimpan di lemari sehari sebelum keberangkatan.

    2. Handuk

    Handuk sangat rawan mengalami pertumbuhan jamur karena sering kali dalam keadaan lembap. Kamu bisa saja mencuci handuk sehari sebelum pergi mudik, akan tetapi kemungkinan akan ada handuk baru yang digunakan pada hari H sebelum berangkat. Maka, gantunglah handuk tersebut agar bisa kering selama ditinggalkan.

    3. Seprai Kasur

    Ganti dan cuci seprai kasur beberapa hari sebelum berangkat mudik. Lalu, kamu bisa menutup permukaan tempat tidur untuk mencegah debu menumpuk. Dengan begini, setelah kembali dari kampung halaman, kamu bisa tetap menikmati tempat tidur yang bersih.

    4. Kulkas

    Bersihkan isi kulkas dengan membuang makanan basi dan kedaluwarsa atau menghabiskan makanan yang tidak akan bertahan lama. Tentu kamu tidak mau kembali dengan kulkas dipenuhi makanan busuk, bukan? Lalu, kalau mempunyai waktu lebih, kamu bisa mengelap bagian luar dan dalam kulkas.

    5. Cucian Piring

    Jangan tinggalkan alat makan dan alat masak dalam keadaan kotor. Sisa makanan pada piring dapat mengundang hama seperti tikus dan lalat. Maka, cucilah semua alat yang kotor sebelum pergi mudik.

    6. Tempat Sampah

    Pastikan untuk membuang sampah sebelum meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama. Sampah yang ditinggalkan terlalu lama bisa menimbulkan bau busuk dan mengundang hama. Akan lebih baik lagi jika kamu mencuci tempat sampah beberapa hari sebelum pergi mudik.

    7. Kamar Mandi

    Bersihkan kamar mandi sebelum berangkat mudik untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, lalu biarkan pintu kamar mandi terbuka agar tidak lembap. Dengan begitu, kamu tidak perlu membersihkan kamar mandi setelah kembali dari mudik.

    Itulah sejumlah hal yang sebaiknya kamu bersihkan agar rumah tetap nyaman setelah kembali dari mudik. Semoga bermanfaat!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Sudahkah Melakukan Ini Sebelum Kamu Mudik Lebaran?


    Jakarta

    Momen lebaran pastinya sangat ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Apalagi di Indonesia yang memiliki tradisi mudik ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga.

    Nah, sebelum kamu berangkat mudik dan meninggalkan rumah, ada beberapa hal yang tidak boleh terlewatkan. Kemungkinan besar rumah akan kosong selama beberapa hari selama mudik, maka penting untuk melakukan persiapan untuk mencegah masalah di kemudian hari.

    Sebab, meninggalkan rumah tanpa penghuni berhari-hari berisiko terjadi kerusakan hingga kemalingan. Melansir dari laman Better Homes & Gardens, berikut ini hal-hal yang perlu kamu lakukan di rumah sebelum berangkat mudik.


    1. Menyediakan Kunci Cadangan

    Berikan kunci cadangan kepada tetangga yang dapat dipercaya untuk mengantisipasi sewaktu-waktu ada keadaan darurat. Hal tak terduga bisa saja terjadi, seperti kebocoran gas, lupa mencabut setrikaan, dan lain sebagainya.

    2. Menghentikan Pengiriman Paket

    Sebaiknya menunda pengiriman paket atau menitipkan kepada tetangga selama kamu pergi mudik. Kalau sampai paket menumpuk di depan rumah, ada risiko kehilangan barang. Bahkan, maling akan tertarik untuk menerobos rumah karena tampak tidak berpenghuni.

    3. Menitipkan Hewan Peliharaan

    Kalau mempunyai hewan peliharaan, pastikan untuk menitipkan ke tetangga, orang terdekat, atau penginapan hewan yang terpercaya untuk merawat hewan peliharaan. Jangan pernah meninggalkan hewan peliharaan di rumah meski kamu merasa aman dengan meninggalkan makanan yang cukup.

    4. Menghabiskan Makanan

    Menjelang lebaran, sebaiknya segera habiskan makanan yang cepat basi supaya tidak menimbulkan bau busuk ketika kamu kembali ke rumah. Kalau ada terlalu banyak makanan, kamu bisa membagikannya ke tetangga ataupun orang sekitar rumah.

    5. Mencuci Peralatan Dapur

    Pastikan kamu meninggalkan dapur dalam keadaan bersih tanpa cucian kotor. Jangan pernah meninggalkan peralatan makan dan masak kotor karena dapat mengundang hama seperti tikus dan lalat.

    6. Membuang Sampah

    Buanglah sampah sebelum meninggalkan rumah. Sampah yang ditinggalkan terlalu lama bisa menimbulkan bau busuk di sekitar rumah dan mengundang hama.

    7. Mencabut Peralatan Elektronik

    Matikan dan cabut semua peralatan elektronik dari stopkontak untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik. Selain itu, mencabut alat elektronik juga membantu untuk menghemat penggunaan listrik di rumah.

    8. Menyiram Tanaman

    Siramlah tanaman sebelum mudik agar tidak layu. Kemudian, kamu juga bisa meminta orang terdekat untuk menyiram tanaman ataupun menggunakan air tampungan.

    Jangan lupa menutup gorden supaya isi rumah tidak terlihat dari luar dan tidak menarik perhatian pencuri. Sebab, rumah kosong dapat menjadi sasaran empuk bagi maling.

    10. Mengunci Pintu dan Jendela

    Pastikan untuk mengunci dan memeriksa semua pintu dan jendela sebelum meninggalkan rumah. Untuk keamanan ekstra, kamu juga dapat menambah sistem keamanan atau menggunakan gembok pintu untuk menghindari kasus pencurian.

    Itulah beberapa hal yang harus kamu lakukan sebelum berangkat mudik meninggalkan rumah. Semoga membantu!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Buat yang Mudik Jangan Lupa Pasang CCTV di Rumah, Ini Posisi dan Tipsnya


    Jakarta

    Menjelang mudik Lebaran, banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum meninggalkan rumah, salah satunya terkait keamanan. Kamu bisa coba pasang kamera pengawas di rumah atau yang biasa disebut CCTV untuk menjaga keamanan.

    CCTV ini sangat membantu untuk mengawasi rumah dari jauh. Selain itu, CCTV juga bisa digunakan sebagai barang bukti jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

    Sebagai informasi, menurut Atmoko seperti yang dikutip dari Jurnal Politeknik Sriwijaya, CCTV atau closed-circuit television adalah penggunaan kamera video untuk mentransmisikan signal video ke tempat spesifik, dalam beberapa set monitor.


    Sistem CCTV biasanya terdiri dari komunikasi antara kamera dan monitor, di mana kamera bisa digerakkan, berputar 180 derajat atau mengikuti pergerakan manusia, dan melakukan pembesaran objek atau zoom.

    Sistem komunikasi ini dihubungkan dengan sebuah aplikasi yang bisa diakses melalui ponsel asal terhubung internet. Pengawasan CCTV selama 24 jam. Harga CCTV juga saat ini ada yang di bawah Rp 1 juta dan bisa dibeli secara online. Kamu bisa memasangnya sendiri seperti memasang WiFi di rumah.

    Melansir dari CNET, berikut 6 tempat terbaik memasang CCTV di rumah.

    Posisi Terbaik Pasang CCTV di Rumah

    1. Pintu Depan

    Rata-rata rumah di Indonesia terutama yang berada di perumahan hanya memiliki 1 akses masuk. Maka perlu ada 1 CCTV yang dipasang mengarah ke pintu masuk. Jika bisa untuk CCTV di depan, kamera yang digunakan bisa bergerak agar rekaman yang didapat jelas.

    Jadi, ketika ada pergerakan dari depan pintu seperti ada tukang paket, petugas keamanan, atau orang lain yang datang ke rumah, kamera dapat merekam wajah mereka.

    Selain itu, bisa juga tambahkan bel rumah yang juga memiliki kamera seperti yang biasa dipakai di apartemen. Letakkan di depan pagar rumah atau tepat di samping pintu rumah.

    2. Pintu Belakang, Samping, dan Lantai atas

    Selain di pintu depan, kamu juga perlu menambahkan di setiap akses masuk di rumah. Jika ada pintu belakang dan samping, bisa ditambahkan 1 sisi karena kita tidak tahu pencuri akan masuk melalui pintu yang mana.

    Pada pintu di lantai 2 biasanya menghadap ke balkon rumah. Di sini juga perlu dipasang kamera yang bisa bergerak, sehingga selain merekam kehadiran orang di balkon, juga bisa merekam di jalanan menuju rumah.

    3. Halaman Rumah

    Apabila kamu memiliki halaman yang cukup luas dan tidak cukup mengandalkan CCTV di depan pintu masuk, tambahkan satu CCTV yang kameranya dapat berputar. Tambahkan juga dinding atas yang menutupi halaman rumah dengan kawat besi agar pencuri tidak berani melompat.

    4. Ruang Tamu, Dapur, dan Kamar Tidur

    Kamu juga bisa memasang 1 CCTV di ruang tamu yang menyatu dengan ruang makan. Biasanya ruang tamu dan ruang makan ada barang elektronik berharga seperti kipas angin, TV, kulkas, dan lainnya yang rawan dicuri. Namun jika ruang tamu dan ruang makan maka sebaiknya pasang CCTV lebih dari 1.

    Barang berharga yang mungkin dicari mungkin di kamar tidur. Pastikan sebelum meninggalkan rumah, surat berharga, perhiasan, dan barang berharga lainnya sudah disimpan di brankas atau tempat paling aman di rumah.

    5. Tangga dan Lorong Masuk ke Dalam Rumah

    Jika rumahmu terdiri dari beberapa lantai pasang CCTV di ujung tangga lantai 2 atau di setiap bukaan pintu lift. Pada area ini juga bisa menggunakan kamera yang dapat bergerak agar bisa merekam tujuan mereka.

    6. Garasi

    Jika kamu memiliki garasi sendiri di dalam rumah, kamu bisa menambahkan satu kamera di dalamnya. Apalagi jika kamu meninggalkan kendaraan di dalamnya. Jangan lupa tutup kendaraan dan beri kunci ganda pada ban agar tidak dapat dibawa kabur. Tambahkan juga pencahayaan yang cukup karena biasa garasi tertutup dengan ventilasi minim.

    Tips Posisi Pasang CCTV di Rumah

    Saat memasang CCTV di rumah, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Hal ini supaya kamera CCTV bisa menangkap gambar dengan baik. Dilansir dari safewise.com, berikut ini tipsnya.

    1. Pasang Kamera di Tempat Tinggi

    Kamera CCTV sebaiknya dipasang di tempat yang tidak dapat dijangkau. Hal ini supaya CCTV tidak mudah dirusak.

    Pasang kamera CCTV bagian eksterior rumah di lantai 2 atau sekitar 2,5 meter dari permukaan tanah. Sementara itu, pasang CCTV di interior rumah dekat langit-langit. Selanjutnya, pasang kamera dengan benar agar tidak mudah lepas.

    2. Pasang CCTV dengan Angle yang Tepat

    Menemukan angle kamera yang tepat sangat penting. Apabila kamu menempatkan CCTV tepat berada di atas jendela atau pintu, CCTV tidak akan bisa menangkap gambar secara keseluruhan. Sebaiknya kamu menempatkan CCTV 1-2 kaki di samping jendela atau pintu dengan angle kamera ke bawah mengarah ke area masuk.

    Jangan takut memasang CCTV di tempat yang terlihat. Hal ini justru bisa saja membuat takut orang yang ingin mencuri.

    3. Pastikan Jaringan Wi-Fi Kuat

    Kalau kamu pakai kamera wireless atau nirkabel, pastikan jaringan Wi-Fi di rumah kuat agar bisa mengambil gambar dengan baik. Tanpa koneksi internet yang kuat, sambungan kamera bisa terputus dari jaringan keamanan rumah. Kalau sinyal Wi-Fi lemah, video yang didapat bisa saja kurang jelas.

    Itulah lokasi dan tips memasang kamera CCTV di rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik. Klik tautan ini.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Ini Cara Agar Listrik di Rumah Aman saat Ditinggal Mudik Lebaran


    Jakarta

    Mudik menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Saat mudik, tentunya rumah harus ditinggalkan dalam kondisi aman.

    Apabila rumah tidak ditinggalkan dalam kondisi aman, bisa saja terjadi bencana yang tidak diinginkan, contohnya seperti korsleting listrik hingga kebakaran. Tentunya detikers tidak ingin hal tersebut terjadi dong, maka dari itu perlu dilakukan pencegahan.

    Listrik menjadi hal vital yang harus diperhatikan ketika ingin meninggalkan rumah saat mudik. Maka dari itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar listrik di rumah aman sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi pemilik rumah.


    Dilansir dari situs PLN yang diunggah pada 2023, berikut ini tips agar listrik di rumah aman saat ditinggal mudik Lebaran.

    1. Cek Sambungan Listrik

    Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mengecek sambungan listrik di rumah. Jika ada peralatan elektronik yang tidak dibutuhkan, segera cabut dari stopkontak.

    2. Bayar Listrik di Awal Bulan

    Bagi pengguna pascabayar, disarankan untuk membayar listrik di awal bulan atau sebelum tanggal 20 agar lebih nyaman dan terhindar dari pemutusan. Sementara bagi pengguna prabayar, isi token listrik secukupnya dan siapkan cadangan jika diperlukan. Hal ini dilakukan agar listrik tetap menyala, khususnya untuk penerangan.

    3. Cek Instalasi Listrik

    Selanjutnya yaitu cek instalasi listrik sebelum mudik, apalagi jika sering terjadi korsleting. Periksalah dengan bantuan instalatir resmi yang terdaftar.

    4. Lapor ke RT atau RW Setempat

    Selanjutnya yaitu melapor ke RT maupun RW setempat jika ingin mudik. Lalu, titipkan rumah ke tetangga terdekat yang tidak mudik supaya rumah kamu tetap aman.

    Itulah beberapa tips agar listrik di rumah tetap aman. Semoga bermanfaat!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik, klik tautan ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Jaga Tanaman Kamu Tak Mati Saat Ditinggal Mudik



    Jakarta

    Saat mudik atau bepergian dalam jangka waktu yang lama, terkadang ada rasa khawatir karena kita meninggalkan banyak hal di rumah. Bagi orang yang memiliki banyak tanaman atau suka bercocok tanam di rumah, meninggalkan tanaman dalam waktu lama menimbulkan kecemasan jika tanaman layu atau mati.

    Kebanyakan orang mungkin bingung bagaimana cara menjaga tanaman tetap segar walaupun ditinggal berhari-hari. Tapi kamu tidak perlu khawatir, hanya perlu waktu singkat untuk mempersiapkan tanaman sebelum ditinggal pergi mudik. Melansir dari laman The Sill, berikut adalah tips nya.

    Sesuaikan Cahaya dan Suhu

    Tahukah kamu bahwa semakin banyak sinar matahari yang diterima tanaman, semakin cepat juga tanaman “haus” dan layu? Tanaman paling banyak menggunakan air saat proses transpirasi, sedangkan laju proses transpirasi ini sangat bergantung dengan jumlah sinar matahari yang diterima oleh tanaman. Jadi, semakin banyak cahaya alami yang diterima tanaman, semakin banyak pula air yang dibutuhkannya. Oleh karena itu, untuk membantu tanaman agar tidak layu selama kamu bepergian, kamu bisa memindahkannya ke tempat yang agak jauh dari cahaya matahari sebelum pergi.


    Menjaga Kelembapan

    Libur lebaran biasanya berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Jika kamu berencana untuk pergi mudik selama seminggu, menyiram tanaman sesaat sebelum berangkat sudah cukup untuk menjaga kelembapan tanaman. Pastikan kamu hanya menyiram tanaman dengan tanah pot yang kering atau sebagian besar kering. Setelah disirami, biarkan sisa air mengalir dari tanaman ke dalam pot sebelum kamu berangkat. Hal ini akan membuat tanah dalam pot tetap lembab tetapi tanaman tidak terendam dalam wadah berisi air, yang dapat menarik hama atau menyebabkan akar busuk.

    Jangan Gunakan Pupuk

    Jika kamu sering menggunakan pupuk untuk tanaman, pastikan untuk menunda pemupukan tanaman terutaman tanaman hias sampai kamu kembali ke rumah. Jangan memupuk tanaman kamu beberapa minggu sebelum keberangkatan karena ini akan membantu tanaman menghemat energi dan air.

    Lakukan Pemangkasan Kecil

    Selain memangkas dedaunan yang mati atau tampak tidak sehat, kamu juga bisa memangkas tunas dan bunga apa pun, yang biasanya memerlukan penyiraman lebih sering agar tanaman tetap sehat.

    kuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik”, klik tautan ini.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 6 Hal Ini Sebelum Kamu Mudik Lebaran Kalau Gamau Nyesel


    Jakarta

    Mudik merupakan tradisi umat Islam Indonesia menjelang lebaran untuk kembali ke kampung halaman. Pada momen mudik ini, biasanya banyak rumah ditinggalkan tanpa penghuni untuk sementara waktu.

    Namun, terkadang di tengah kehebohan persiapan mudik, ada beberapa hal yang lupa dilakukan di rumah. Padahal, meninggalkan rumah tak berpenghuni bisa mengundang risiko kemalingan.

    Oleh sebab itu, pastikan untuk tidak melakukan kesalahan yang masih sering dilakukan ini. Berikut kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari ketika hendak meninggalkan rumah saat mudik, dikutip dari laman bob vila


    1. Lupa Mengunci Pintu dan Jendela

    Tak jarang ada yang lupa mengunci jendela dan pintu, terutama pada area yang jarang dilalui. Meski kamu sedang sibuk mempersiapkan keberangkatan, pastikan untuk memeriksa ulang semua pintu dan jendela.

    Jangan lupa juga untuk menyimpan kembali kunci cadangan yang kamu sembunyikan di sekitar rumah. Sebab, pencuri profesional mengetahui tempat persembunyian yang umum digunakan oleh pemilik rumah.

    2. Meninggalkan Hewan Peliharaan di Rumah

    Mungkin beberapa pemilik rumah merasa aman meninggalkan hewan di rumah selama ada persediaan makan dan minum yang cukup. Akan tetapi, berbagai hal tidak terduga bisa terjadi yang membahayakan hewan peliharaan.

    Selain itu, perabotan rumah bisa saja dirusak oleh hewan peliharaan karena merasa tidak nyaman ditinggal pemiliknya. Oleh karena itu, pastikan untuk menitipkan hewan peliharaan ke orang yang dapat dipercaya.

    3. Membiarkan Rumah Tampak Kosong

    Jangan biarkan pencuri mengira tidak berpenghuni ketika mudik. Buatlah tanda seakan-akan ada orang di rumah dengan memasang lampu yang bisa nyala secara otomatis dengan jadwal atau dioperasikan dari jarang jauh dengan smartphone.

    Kemudian, tunda semua pengiriman paket ataupun surat ke rumah agar tidak ada tumpukan barang yang menandakan rumah kosong.

    4. Meninggalkan Makanan Membusuk

    Makanan busuk memang bukan masalah besar, tetapi tentu kamu tidak ingin kembali dengan sisa makanan yang sudah busuk, berjamur, dan digerogoti oleh hama. Sebaiknya segera menghabiskan makanan atau memberikannya ke tetangga.

    5. Barang Elektronik Masih Tercolok

    Meninggalkan barang elektronik yang masih tercolok ke stopkontak berisiko terjadi korsleting listrik. Apabila hal itu terjadi ketika tidak ada orang di rumah, maka masalah akan semakin cepat membesar tanpa tindakan. Selain itu, membiarkan barang tersebut tercolok sama saja menambah tagihan listrik.

    6. Tidak Membersihkan Kamar Mandi dan Tempat Sampah

    Tempat sampah yang dibiarkan terisi dan kamar mandi kotor akan menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi tempat bertumbuhnya kuman. Sebaiknya memastikan sampah kosong dan bersih menggunakan cuka dan soda kue.

    Lalu, periksa kamar mandi dalam keadaan bersih. Dengan begitu, kamu tidak perlu dipusingkan dengan bersih-bersih setelah kembali dari mudik.

    Demikian kesalahan-kesalahan yang biasa terjadi ketika hendak meninggalkan rumah untuk mudik. Semoga bermanfaat!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik. Klik tautan ini.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Aman Tinggalkan Anabul Berhari-hari saat Mudik Lebaran


    Jakarta

    Sebentar lagi kita akan memasuki musim mudik lebaran. Di tahun 2024 ini, libur lebaran berlangsung selama kurang lebih 8 hari, mulai dari tanggal 8 – 15 April 2024.

    Dalam jangka waktu ini, penting untuk menjaga rumah dan barang-barang agar tetap aman selama mudik. Akan tetapi, jika kamu memiliki hewan peliharaan, kamu juga harus memikirkan cara agar mereka tetap aman dan dalam kondisi baik selama ditinggal mudik.

    Meskipun banyak yang memilih untuk mencari hotel ramah hewan dan merencanakan perjalanan mereka agar bisa membawa serta peliharaannya, hal ini tidak selalu menjadi pilihan bagi sebagian keluarga. Jika kamu memilih untuk meninggalkan hewan peliharaan di rumah, kamu harus benar-benar memperhatikan segala kebutuhannya.


    Lalu, bagaimana cara meninggalkan hewan peliharaan saat mudik agar tetap aman? Dilansir dari laman WikiHow, simak caranya di bawah ini.

    Ada dua langkah besar yang harus kamu lakukan sebelum meninggalkan hewan peliharaan di rumah yaitu, persiapan dan cara meninggalkannya.

    Mempersiapkan Hewan Peliharaan

    1. Ketahui Kebutuhan Hewan Peliharaan Kamu

    Semua hewan peliharaan berbeda dan memiliki kepribadian yang unik, sehingga kamu harus mengenal betul hewan peliharaan kamu. Untuk mempermudah, kamu bisa mempertimbangkan hal hal berikut:

    · Pertimbangkan jadwal makan hewan peliharaan dan sikapnya saat ditinggal sendiri.

    · Hewan peliharaan yang lebih muda biasanya tidak tahan ditinggal sendirian seperti halnya hewan peliharaan yang lebih dewasa.

    · Jika hewan kamu mengalami kecemasan akan perpisahan, maka lebih baik untuk menitipkannya ke penitipan hewan untuk menghindari stress.

    2. Sesuaikan Jadwal Hewan Peliharaan

    Beberapa hari sebelum pergi mudik, kamu bisa mulai melatih meninggalkan hewan peliharaan sendirian di rumah. Kamu bisa melatihnya dengan cara meninggalkan hewan peliharaan di rumah beberapa jam lebih lama dari biasanya. Hal ini akan mempersiapkan hewan peliharaan kamu untuk menghabiskan lebih banyak waktu sendirian.

    3. Tulis Instruksi Rinci

    Jika kamu menitipkan hewan peliharaan pada orang lain, penting untuk menuliskan unstruksi dan segala hal penting lainnya secara rinci. Tuliskan informasi kontak kamu dan juga nomor dokter hewan. Sertakan juga informasi tentang makanannya, waktu makan, rutinitas, dan juga kepribadian hewan peliharaan.

    Cara Meninggalkan Hewan Peliharaan di Rumah Saat Mudik

    1. Buat Rumah Kamu Nyaman

    Jika hewan peliharaan akan tinggal di rumah sendirian, jagalah suhu di rumah agar tetap stabil. Tutup pintu ruangan mana pun yang tidak ingin hewan peliharaan kamu masuki. Pastikan hewan peliharaan kamu memiliki tempat tidur yang bagus dan tahu cara untuk pergi ke kamar mandi atau litter box. Tinggalkan juga makanan dan air untuk hewan peliharaan kamu di tempat yang sudah dikenalinya.

    2. Amankan Rumah

    Tutup tempat sampah, toilet, dan ventilasi udara. Pindahkan semua tanaman yang mungkin beracun, pembersih rumah tangga, obat-obatan, dan bahan kimia ke rak yang lebih tinggi agar tidak bisa dijangkau oleh hewan peliharaan. Singkirkan mainan, kerajinan, makanan, atau dekorasi rumah yang mungkin menggoda hewan peliharaan. Sembunyikan juga pakaian dan sepatu dari hewan peliharaan agar tidak di rusak selama kamu tidak di rumah.

    3. Gunakan Alat Makan Otomatis

    Menggunakan alat makan otomatis adalah salah satu cara yang efektif untuk menyiapkan makananan dan minuman bagi hewan peliharaan kamu. Alat makan otomatis biasanya juga mempunyai fitur untuk mengatur jadwal makan hewan peliharaan sehingga kamu tidak perlu khawatir peliharaan kamu kelaparan atau kelebihan makanan.

    4. Pertimbangkan Membeli Kamera Hewan Peliharaan

    Saat meninggalkan hewan peliharaan sendirian, kamera pengawas seperti CCTV akan memungkinkan kamu memantau hewan peliharaan dari jauh. Beberapa kamera ini juga memiliki fitur untuk berinteraksi dengan hewan peliharaan, jadi kamu tidak perlu khawatir meninggalkan mereka sendirian di rumah.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Menyimpan Tanaman Biar Nggak Layu saat Mudik Lebaran


    Jakarta

    Sebelum mudik Lebaran, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum meninggalkan rumah. Salah satunya adalah memastikan tanaman bisa bertahan hidup selama ditinggal penghuni rumah.

    Sebab, apabila tanaman tidak diberi air dalam waktu yang lama, kemungkinan bisa mengalami kekeringan dan berujung mati. Tentunya kamu nggak mau dong pulang mudik tiba-tiba banyak tanaman yang mati?

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ada beberapa tips meninggalkan tanaman agar tidak mudah layu dan rusak selama liburan.


    1. Kelompokkan Tanaman di Luar Ruangan

    Dilansir dari House Beautiful, Jumat (5/4/2024), hal pertama yang kamu lakukan adalah mengelompokkan jenis-jenis tanaman yang harus diletakkan di luar dan di dalam rumah. Untuk tanaman yang di luar ruangan adalah tanaman yang memerlukan cahaya matahari langsung, tidak masalah jika tidak disiram terlalu sering, dan tanaman rambat. Letakkan di tempat yang teduh, tetapi masih bisa terkena air hujan.

    2. Siapkan Tempat Untuk Tanaman di Dalam Ruangan

    Tanaman di dalam ruangan juga ada yang bisa tidak diberi air setiap hari, tetapi mereka tidak bisa terkena matahari secara langsung sehingga perlu dibawa masuk.

    Untuk tanaman yang butuh air setiap hari, kamu bisa menggunakan bathtub, ember, kolam karet anak-anak, atau bak untuk menampung pot-pot tanaman tersebut. Isi air setinggi 3-5 cm ke dalam wadah besar tersebut lalu letakkan tanaman dan pot tersebut di genangan air tersebut. Tanaman akan menyerap air sendiri sesuai kebutuhannya.

    3. Atur Suhu Ruangan

    Apa pun musimnya, tanaman menyukai suhu rendah ke normal sekitar 13-27 derajat Celsius. Cara untuk melembabkan suhu di dalam ruangan adalah dengan menyiapkan wadah berisi air dan kerikil. Letakkan di dekat tumbuhan tersebut dan pilih tempat yang memiliki ventilasi udara.

    4. Buat Penyerapan Air Secara Tradisional

    Dilansir dari CNET, Jumat (5/4/2024), kamu bisa membuat alat penyerapan air secara tradisional.

    Caranya, siapkan wadah air dan tali kapas. Potong tali cukup panjang yang mampu menjangkau wadah air dan pot tanaman.

    Tips meninggalkan tanaman saat mudikTips meninggalkan tanaman saat mudik Foto: Chris Parker/CNET

    Taruh salah satu ujung tali ke dalam tanah, dekat tanaman namun jangan sampai mengganggu akarnya. Letakkan ujung tali lainnya ke dalam wadah yang sudah diisi oleh air. Pastikan tali menyentuh bagian bawah wadah air.

    Nantinya tali kapas akan menyerap air secara perlahan dan memindahkannya ke dalam pot, menjaga tingkat kelembapan tanah.

    5. Buat Irigasi Tetes

    Membuat irigasi tetes memanfaatkan botol bekasMembuat irigasi tetes memanfaatkan botol bekas. Foto: YouTube Petani Pedas/Tangkapan Layar

    Jika kamu punya waktu dan biaya lebih, coba buat aliran irigasi otomatis sederhana untuk tanaman di rumah. Misalnya menggunakan botol gelas lengkap dengan tutupnya. Isi botol dengan air sampai penuh. Buat satu lubang sebesar ujung sumpit bambu, lalu hambat dengan menusukkan kayu sebesar lubang tersebut. Balikkan botol plastik dengan posisi tutup botol di bawah, air akan keluar dari lubang yang ditusuk kayu. Cara ini seperti kerja infus di rumah sakit.

    Irigasi tetes menggunakan galon dan selangIrigasi tetes menggunakan galon dan selang. Foto: YouTube Green Wall Garden/Tangkapan Layar

    Jika tanamannya banyak, kamu bisa menggunakan galon bekas berisi air. Lalu siapkan selang sesuai pot yang butuh disiram. Masukkan kain ke dalam selang tersebut dan lebihkan sampai menjuntai di kedua ujung. Posisikan ujung selang ke bawah sehingga saat ujung kain di dalam galon menyerap air, ujung lainnya yang mengarah ke pot dapat meneteskan air.

    Melubangi bawah botol bekas dan menutupi dengan tanah.Melubangi bawah botol bekas dan menutupi dengan tanah. Foto: YouTube Green Wall Garden/Tangkapan Layar

    Bisa juga melobangi botol plastik bekas sebesar tutup pulpen. Lubangi di samping bagian bawah botol sehingga tetap bisa tertutup dengan tanah. Nanti air akan keluar sedikit-sedikit.

    Itulah beberapa cara untuk menyimpan tanaman agar tidak mudah layu dan cepat mati. Semoga bermanfaat!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cabut Kabel 5 Alat Elektronik Ini Sebelum Mudik Agar Rumah Tetap Aman


    Jakarta

    Sebelum pergi mudik, kamu perlu memastikan rumah dalam kondisi aman. Kamu bisa mulai mengecek dari kondisi alat elektronik di rumah karena perabotan satu ini dapat memicu kebakaran jika terjadi korsleting listrik.

    Selain itu, dengan mencabut semua kabel alat elektronik di rumah selama mudik juga akan meringankan biaya listrik bulanan. PLN juga menganjurkan tidak ada alat elektronik yang kabelnya masih tersambung ke stopkontak.

    “Pastikan seluruh alat elektronik sudah dicabut dari stopkontak-nya dan aliran-aliran listrik yang tidak digunakan sudah dimatikan,” tutur Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo seperti yang dilansir dari detikFinance, Rabu (3/4/2024).


    Untuk mempermudah kamu saat mengecek, berikut beberapa alat elektronik yang harus mati dan kabelnya tidak terhubung ke stop kontak sebelum ditinggal mudik.

    1. Kulkas

    Menurut wilshirerefrigeration.com, Rabu (3/4/2024), jika meninggalkan rumah sekitar 1-4 minggu sebenarnya tidak apa-apa membiarkan kulkas tersambung ke listrik, terutama bagi kamu yang masih menyimpan beberapa makanan.

    Namun, PLN menganjurkan untuk setiap barang elektronik tidak ada yang tercolok ke stopkontak selama tidak ada orang di rumah berhari-hari. Sehingga lebih baik dicabut agar lebih aman. Setelah kulkas dicabut, kamu perlu mengatur kulkas dan membesihkannya sebagai berikut.

    • Atur suhu kulkas ke angka normal.
    • Kosongkan freezer dari es dan makanan agar kulkas tidak bau dan kotor.
    • Apabila kulkas dilengkapi dengan alat pembuat es batu, sebaiknya dimatikan sementara waktu.
    • Keluarkan makanan atau bahan makanan yang cepat basi.
    • Isi setengah kulkas dengan wadah berisi air, untuk menjaga suhu tetap stabil.

    2. Televisi

    Jika di rumahmu memiliki TV yang selalu dicolokkan ke stopkontak, saat mudik nanti jangan lupa untuk mematikan keduanya. Televisi adalah salah satu alat elektronik yang rentan tersambar petir. Sementara itu Kamu juga bisa menutup layar TV agar tidak berdebu.

    3. Kabel Listrik dengan Banyak Colokan

    Setiap rumah pasti memakai kabel listrik yang memiliki banyak stopkontak baik yang gulung dan atau yang kabel panjang. Stopkontak dengan banyak colokan ini bisa menyalakan banyak alat elektronik di waktu bersamaan.

    Beberapa kabel listrik dengan banyak colokan juga bisa ditempelkan di dinding sehingga pemakaiannya sangat fleksibel. Nah tipe colokan yang seperti yang perlu kamu cabut dari stopkontak inti.

    4. Lampu

    Saat tidak ada orang di rumah karena semua mudik, kamu hanya perlu menyalakan lampu utama saja dan sisanya dimatikan. Lampu utama di sini adalah lampu di halaman depan dan lampu di tengah rumah.

    Lampu yang dibiarkan tetap menyala bisa berguna saat malam hari. Lampu ini juga membantu untuk penerangan agar CCTV dapat merekam gambar dengan jelas saat malam.

    “Yang perlu dicermati kalau mudik, sebaiknya kalau bisa gunakan lampu utama saja yang dinyalakan. Jangan hanya dimatikan saja tapi kalau bisa dicabut kabelnya,” kata Kepala DPKP Surabaya, Dedik Irianto, mengutip dari detikJatim.

    5. AC dan Kipas Angin

    AC biasanya memiliki kabel yang selalu mencolok ke stop kontak. Pada colokan tersebut juga biasanya terdapat tombol on dan off. Kamu bisa tahu AC tersebut berfungsi atau tidak dengan melihat lampu merah yang menyala.

    Sebelum mudik, kamu perlu mematikan AC sampai lampu berwarna merah mati, setelah itu baru mencabut colokannya. Selain AC, jika terbiasa mencolokkan kabel kipas angin, sebelum pergi pastikan sudah dicabut dari stopkontak.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kiat-kiat Mengamankan Rumah dari Maling saat Mudik


    Jakarta

    Menjelang Lebaran, umat Islam di Indonesia kerap memanfaatkan momen ini buat mudik atau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga besar. Tak jarang rumah ditinggalkan dalam keadaan tidak berpenghuni selama beberapa hari.

    Jika kamu berencana meninggalkan rumah untuk mudik, ada baiknya melakukan sejumlah langkah preventif untuk mengamankan rumah dari maling. Sebab, rumah kosong biasanya merupakan sasaran empuk bagi pencuri untuk beraksi.

    Melansir dari laman gvlock, berikut ini kiat-kiat mengamankan rumah kosong dari serangan maling ketika pergi mudik.


    1. Kunci Semua Akses Masuk

    Pastikan untuk mengunci semua akses masuk dan memeriksanya kembali. Sebagai manusia yang tengah kerepotan mempersiapkan keberangkatan, kamu dapat saja lupa mengunci pintu.

    Kamu bisa membuat daftar jendela, pintu, dan pagar mana saja yang harus dikunci supaya tidak ada yang terlewatkan. Akan semakin bagus bila kamu menambahkan kunci ganda untuk mempersulit maling yang hendak masuk.

    2. Buat Seakan-akan Ada Orang di Rumah

    Pencuri biasanya akan mengobservasi rumah untuk beberapa waktu sebelum mencoba untuk masuk. Mereka ingin memastikan tidak ada orang di rumah.

    Oleh karena itu, cara menghalau maling bisa dengan membuat rumah seakan-akan ada penghuni. Hal ini bisa dilakukan menggunakan lampu yang menyala dan mati menggunakan timer.

    3. Rapikan Pekarangan

    Maling akan mencari tanda-tanda rumah kosong, salah satunya dengan pekarangan yang tampak tidak terurus. Sebelum pergi mudik, pastikan untuk mengatur agar tidak ada paket atau surat yang akan datang selama rumah kosong.

    Lalu, rapikan pekarangan dengan menggunting rumput dan semak-semak serta cabut rumput liar. Selain menunjukkan ada orang yang merawat pekarangan rumah. Kamu juga bisa memasang lampu keamanan outdoor untuk mencegah maling bersembunyi.

    4. Sembunyikan Barang Berharga

    Jangan biarkan barang berharga tergeletak di tempat terbuka di rumah. Sebagai langkah penjagaan, biasanya untuk menyembunyikan benda berharga di tempat persembunyian ataupun brankas.

    5. Pasang CCTV dan Sistem Alarm

    Pasang kamera pengawas atau sistem pengamanan dengan benar untuk mengumpulkan bukti pencurian ataupun menakuti maling supaya tidak mendekati rumah. Camera ini sangat membantu untuk mengidentifikasi gerakan mencurigakan para maling.

    Demikian kiat-kiat meningkatkan keamanan rumah yang ditinggal untuk pergi mudik. Semoga membantu!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com