Tag: buah

  • Panduan Lengkap Tanam Cabai di Rumah, Siapa Aja Bisa!



    Jakarta

    Cabai merupakan tanaman yang memiliki cita rasa pedas dan salah satu bahan penting dalam masakan. Biasanya untuk mendapatkan cabai kita harus membelinya ke pasar, tetapi kita bisa lho mendapatkan cabai gratis dengan menanamnya di pekarangan rumah.

    Dilansir laman resmi Dinas Pertanian dan Pangan Magelang, cabai merah dapat tumbuh subur di kawasan dataran rendah maupun tinggi di antara 0-1.000 mdpl. Jenis tanah yang cocok dipakai untuk menanam cabai adalah tanah gembur yang teksturnya seperti remah dan tidak begitu padat. Kandungan pH-nya pun normal yakni 6-7.

    Lalu, waktu yang tepat untuk menanam cabai adalah saat musim hujan. Tanaman ini lebih baik ditanam saat kondisi udara cukup lembap daripada kering.


    Cara Menanam Cabai di Rumah

    1. Rendam Benih Cabai

    Saat hendak menanam cabai, dibutuhkan benih yang berkualitas. Untuk mengetahui bibit yang berkualitasnya caranya adalah dengan merendam bibit tersebut di dalam air hangat 50 derajat. Benih yang berkualitas biasanya akan tenggelam di dalam air.

    2. Semai Benih Cabai

    Setelah itu, semai benih cabai ke media tanam. Gunakan pupuk kendang atau kompos yang telah dicampur dengan tanah dengan perbandingan 1:1 yang ditempatkan pada sebuah wadah atau polibag. Setelah disemai, tutup area tersebut dengan daun pisang selama 2-3 hari.

    Lalu, awasi pertumbuhan tanaman cabai sekitar 7-8 hari berikutnya. Setelah 7-8 hari, benih cabai yang sudah tumbuh bisa dipindahkan ke pot yang lebih besar dengan campuran tanah yang sama. Selama itu, terus siram tanaman setiap harinya.

    3. Pindahkan ke Tanah

    Jika halaman rumah memiliki lahan, buat area tanam sekitar 1-1,2 meter dan tinggi 30 cm. Area tanam ini akan berbentuk seperti gundukan tanah tinggi.

    Apabila kondisi tanah sebelum ditanam terlihat kering, campurkan dengan pupuk dasar berupa pupuk kandang kuda atau sapi dan pupuk buatan. Selain itu, tambahkan pula pupuk susulan berupa Urea, ZA, KCl, sebanyak 3 kali pada umur 3, 6, dan 9 minggu setelah bibit ditanam. Untuk besaran masing-masing pupuk bisa disesuaikan dengan luas tanah yang dibuat.

    Kemudian tutup tanah tersebut dengan plastik mulsa berlubang. Masukkan cabai muda tersebut ke dalam lubang.

    4. Perawatan

    Setelah 1-2 minggu penanaman, cek apakah ada bibit yang mati. Buang bibit yang mati dan sakit. Untuk bibit tanaman cabai yang berhasil berkembang, pastikan untuk selalu disiram. Apabila ada tanaman cabai yang sudah tumbuh tinggi, tambahkan bambu kecil sebagai penyangga agar batangnya tidak tumbuh ke samping.

    5. Masa Panen

    Waktu penanaman cabai hingga panen sekitar 2 bulan lebih atau sekitar 70-75 hari di dataran rendah, dan 4-5 bulan di dataran tinggi. Jika ada buah cabai yang rusak, sebaiknya segera singkirkan saja.

    Cara menentukan waktu panen adalah dengan menyesuaikan waktu penggunaan cabai tersebut. Jika cabai tersebut ingin dikirim ke daerah yang jauh, panen ketika warnanya masih hijau. Nantinya, cabai di tempat yang kering dan memiliki lubang ventilasi untuk udara. Namun apabila dipakai untuk keperluan di rumah, panen saat cabai berubah merah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Semprot, Begini Cara Alami Usir Lalat dengan Timun



    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu hama di rumah yang kerap mengganggu dan dianggap sebagai hewan yang menjijikan. Lalat bisa terbang di mana saja, termasuk ke dapur lalu hinggap pada makanan si pemilik rumah.

    Mengusir lalat bisa menggunakan produk pembasmi serangga. Namun, produk yang dijual di pasaran tentu saja mengandung bahan kimia yang kurang baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, untuk mengganti produk tersebut bisa menggunakan bahan alami.

    Dikutip dari situs Express, salah satu bahan alami yang ampuh usir lalat adalah timun. Hal ini karena lalat tidak suka bau timun. Bahkan, negara-negara panas seperti di Spanyol menggunakan timun untuk membasmi lalat.


    Dikutip dari Ideal Home, menurut Pakar DIY di Saxton Blades, Glen Peskett, aroma timun menghasilkan bau tidak sedap dan pahit yang tidak disukai lalat.

    “Lalat rumah menjauh karena aroma mentimun, terutama yang lebih pahit. Alasan pastinya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini bahwa senyawa alami dalam kulit mentimun, seperti cucurbitacin menghasilkan bau yang tidak sedap dan secara naluriah dihindari lalat,” ujar Peskett.

    Lalat secara naluriah lebih menyukai buah atau makanan yang manis sehingga mereka tidak suka aroma yang pahit seperti timun. Selain itu, biasanya lalat akan tertarik ke tempat sampah sebagai tempat bertelur.

    Untuk mengusirnya, dapat dilakukan dengan meletakkan irisan timun di atas tempat sampah. Selain itu, bisa juga menaruh irisan timun di dekat titik masuk rumah seperti pintu dan jendela.

    Namun, risiko dari menyimpan irisan timun di tempat-tempat tersebut adalah timun bisa membusuk. Oleh karena itu, disarankan mengganti irisan timun setiap satu atau dua hari sekali.

    Walau demikian, metode ini tidak bisa membasmi semua lalat, tetapi cukup untuk mengurangi jumlahnya secara signifikan. Oleh karena itu, langkah yang lebih ampuh adalah tetap menjaga kebersihan rumah agar lalat tidak mudah masuk ke dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman yang Cocok Ditaruh di Kamar Anak


    Jakarta

    Menaruh tanaman di dalam kamar bisa memberikan kesan yang asri dan menyegarkan mata. Tanaman juga bisa lho diletakkan di kamar anak.

    Nah, pastikan tanaman yang diletakkan di kamar anak itu aman ya detikers. Sebab, ada beberapa tanaman yang beracun apabila dimakan oleh anak.

    Selain itu, jangan taruh tanaman yang tidak memicu alergi pada sang buah hati. Maka dari itu, pilihlah tanaman yang tidak menimbulkan reaksi alergi.


    Nah, ada beberapa tanaman yang dianggap aman untuk diletakkan di kamar anak. Berikut ini daftarnya.

    Tanaman Koin

    Chinese money plant (Pilea peperomioides) shot on blue wooden surface. From above, top view, flat lay. Botanical background.Tanaman koin. Foto: Getty Images/iStockphoto/Diana Rebenciuc

    Dilansir dari RHS, tanaman koin atau Pilea peperomioides ini mudah dirawat dan cocok untuk di kamar si kecil. Daun berbentuk bulat ini biasanya berwarna hijau atau bergradasi hijau.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantSpider plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Ada juga tanaman spider plant. Spider plant bisa dibilang cukup mudah dirawat dan tahan banting sehingga cocok apabila ingin mengajari anak merawat tanaman. Selain ditaruh di meja, tanaman ini juga bisa digantung di dalam kamar lho.

    Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designlidah mertua. Foto: Getty Images/M.photostock

    Tanaman lidah mertua juga bisa ditaruh di dalam kamar anak yang sudah agak besar, yang tidak akan memakan tanaman. Dilansir dari Minty Magazine, lidah mertua bisa menjadi dekorasi sekaligus ‘pembersih’ udara di kamar karena bisa melepaskan oksigen dalam semalam.

    Pemilik rumah bisa meletakkannya 1,5 meter dari tempat tidur anak untuk hasil terbaik. Di sisi lain, tanaman ini juga mudah dirawat, cukup disiram sebulan sekali.

    Akan tetapi, perlu diingat bahwa tanaman ini sedikit beracun dan bisa menyebabkan pembengkakan dan mati rasa pada lidah jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

    Bambu Keberuntungan

    Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Bambu keberuntungan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashish Kumar

    Dilansir dari Greenkin, tanaman ini juga cocok ditaruh di kamar anak-anak. Bambu keberuntungan tidak butuh perawatan intensif dan bisa bertahan di ruangan dengan penerangan yang rendah.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok untuk ditaruh di kamar anak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisaran Harga Bata Merah Terbaru 2025 Sesuai Ukuran


    Jakarta

    Bata merah merupakan salah satu material bangunan yang banyak dipilih masyarakat. Sebab, bata merah punya harga yang lebih murah dibandingkan material sejenisnya, seperti bata ringan dan batako.

    Sebagai informasi, bata merah terbuat dari tanah liat yang dicetak dalam bentuk dan ukuran yang sama. Setelah itu, bata merah dibakar pada suhu tinggi.

    Jika ingin menggunakan bata merah untuk dinding rumah, sebaiknya ketahui dulu harganya di pasaran. Sebab, harga bata merah bisa berbeda-beda tergantung dari kualitas dan lokasi penjualan.


    Kisaran Harga Bata Merah Terbaru 2025

    Sebelum membelinya di toko bangunan, detikers perlu mengetahui bata merah yang punya kualitas baik. Biasanya, bata merah berkualitas punya ukuran yang konsisten, tidak ada lubang, tidak mudah pecah atau retak, serta warnanya merata.

    Selain dibedakan dari segi kualitas, harga bata merah juga berbeda tergantung ukuran. Bata merah umumnya dibeli dalam hitungan satuan, tapi ada juga per paket yang isinya mulai dari 100-1.000 buah batu bata.

    Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Selasa (24/6/2025), berikut harga bata merah yang ditemukan pada sejumlah toko bangunan online:

    Bata Merah Eceran

    • Bata merah press 16,5 x 7,5 x 5 cm: Rp 500/buah
    • Bata merah jumbo super 20 x 10 x 5 cm: Rp 1.150/buah
    • Bata merah Eka Sakti 20 x 10 x 5 cm: Rp 1.000/buah.

    Bata Merah Paket

    • Bata merah press Garut 20 x 10 x 15 cm: Rp 850.000/1.000 buah
    • Bata merah press Garut 20 x 10 x 15 cm: Rp 5.250.000/7.000 buah
    • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 4.075.000/2.000 buah
    • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 2.112.000/1.000 buah
    • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 365.000/150 buah
    • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 245.000/100 buah
    • Bata merah press super kering 19 x 9,5 x 4 cm: Rp 4.620.000/10.000 buah.

    Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah

    Harganya yang murah jadi salah satu keunggulan dari bata merah. Meski begitu, material ini juga punya sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum membelinya.

    Mengutip catatan detikProperti, berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan dari bata merah:

    Kelebihan

    • Tahan lama
    • Dapat menahan panas
    • Estetik untuk desain tradisional dan modern
    • Ramah lingkungan.

    Kekurangan

    • Bobotnya cukup berat
    • Mudah menyerap air
    • Membutuhkan banyak waktu untuk pemasangannya
    • Fluktuasi suhu udara bisa sebabkan terjadinya keretakan.

    Demikian kisaran harga bata merah terbaru 2025 sesuai ukuran serta kelebihan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisaran Harga Besi Beton Ulir Terbaru 2025 Sesuai Ukuran


    Jakarta

    Besi beton ulir merupakan salah satu material yang penting dalam konstruksi bangunan. Sebelum membeli material ini, sebaiknya ketahui dulu harga terbarunya di toko bangunan.

    Dikutip dari e-Jurnal um.ac.id, besi beton punya fungsi untuk menarik serta menahan gaya tekan, sehingga bangunan dapat berdiri kokoh dan kuat. Maka dari itu, besi beton dimanfaatkan untuk rangka utama serta pondasi penyusun struktur bangunan.

    Sebagai informasi, besi beton terbagi ke dalam dua jenis, yakni besi beton polos dan besi beton ulir. Besi beton polos berfungsi untuk tulangan utama pada struktur beton bertulang, lalu permukaannya juga halus dan licin.


    Sedangkan besi beton ulir umumnya digunakan untuk tulangan sekunder pada struktur beton bertulang. Fungsi ulir pada besi beton ini dapat meningkatkan daya lekat antara besi dan beton sehingga lebih kokoh.

    Dalam artikel ini, detikProperti akan membahas kisaran harga besi beton ulir terbaru 2025. Harga bisa berbeda-beda tergantung dari ukuran ketebalan. Cek selengkapnya di bawah ini.

    Kisaran Harga Besi Beton Ulir Terbaru 2025

    Besi beton ulir memiliki ketebalan yang berbeda-beda, mulai dari 10-16 milimeter (mm), tapi ada juga yang 19 mm. Harga besi beton ulir juga beragam karena tergantung dari lokasi toko bangunan.

    Biasanya, toko bangunan punya aturan khusus dalam pembelian besi beton ulir, seperti minimal pembelian harus 50-100 buah. Selain itu, pastikan kamu membeli besi beton ulir yang sudah mengusung Standar Nasional Indonesia (SNI).

    Dari pantauan detikProperti di sejumlah e-commerce, Senin (30/6/2025), berikut kisaran harga besi beton ulir terbaru 2025 sesuai ukuran:

    • Besi beton ulir 10 mm full SNI: Rp 60.000/batang
    • Besi beton ulir 10 mm SNI: Rp 71.000/batang
    • Besi beton ulir 10 mm SNI TS 280: Rp 70.000/batang
    • Besi beton ulir 10 mm SNI TS 420: RP 72.000/batang
    • Besi beton ulir 13 mm standar SNI: Rp 90.000/batang
    • Besi beton ulir 13 mm full SNI: Rp 115.000/batang
    • Besi beton ulir 13 mm full SNI TS 420: Rp 118.000/batang
    • Besi beton ulir 16 mm SNI: Rp 139.500/batang
    • Besi beton ulir 16 mm SNI Krakatau Steel: Rp 196.500/batang
    • Besi beton ulir 19 mm SNI: Rp 265.000/batang
    • Besi beton ulir 22 mm SNI: Rp 358.000/batang.

    Sebagai catatan, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari ketentuan pihak toko bangunan. Selain itu, besi beton ulir dengan merek ternama punya harga yang sedikit lebih mahal meskipun ukurannya sama.

    Besi beton ulir yang dijual umumnya memiliki panjang 12 meter sehingga yang berbeda hanya ukurannya saja. Pastikan kamu juga sudah berkonsultasi dengan kontraktor yang membangun rumah agar dapat membeli besi beton sesuai kebutuhan.

    Demikian kisaran harga terbaru besi beton ulir 2025 sesuai ukuran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Tanam Cabai di Taman Rumah, Hemat Nggak Perlu Beli ke Pasar


    Jakarta

    Masakan Indonesia identik dengan cita rasa pedas berkat penggunaan cabai. Biasanya orang-orang membeli cabai ke pasar atau supermarket untuk mendapatkan cabai. Namun, sebenarnya cabai bisa didapatkan dengan modal minim kalau ditanam sendiri di rumah, lho.

    Dikutip dari laman resmi Dinas Pertanian dan Pangan Magelang, cabai merah cocok ditanam saat kondisi udara cukup lembap dibandingkan kering. Nah, waktu yang tepat buat menanam cabai adalah ketika musim hujan.

    Selain itu, cabai bisa tumbuh subur di dataran rendah atau tinggi di antara 0-1.000 mdpl. Kondisi tanah yang cocok buat menanam cabai adalah yang tanah gembur, yaitu tekstur seperti remah dan tidak terlalu padat. Lalu, kandungan pH-nya juga normal sebesar 6-7.


    Bagaimana cara menanam cabai di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Menanam Cabai di Rumah

    Inilah langkah-langkah untuk menanam cabai di rumah.

    1. Rendam Benih Cabai

    Sebelum menanam benih cabai, pastikan untuk memilih yang berkualitas. Caranya dengan merendam bibit tersebut di air hangat dengan suhu 50 derajat celsius. Biasanya benih yang berkualitas tenggelam di dalam air.

    2. Semai Benih Cabai

    Selanjutnya, semai benih cabai ke media tanam. Gunakan campuran pupuk kendang atau kompos dengan tanah dengan perbandingan 1:1 di sebuah wadah atau polibag. Setelah disemai, tutup area tersebut dengan daun pisang selama 2-3 hari.

    3. Pindahkan Bibit ke Tanah

    Jika mempunyai lahan yang cukup di rumah, buat area tanam sekitar 1-1,2 meter dan tinggi 30 cm, sehingga membentuk gundukan tanah. Campurkan pupuk dasar berupa pupuk kandang kuda atau sapi dan pupuk buatan kalau tanah terlihat kering.

    Tambahkan pupuk susulan tiga kali berupa urea, ZA, KCl pada minggu ke 3, 6, dan 9 setelah bibit ditanam. Besaran pupuk bisa disesuaikan dengan luas tanah yang dibuat.

    Kemudian, tutup tanah yang sudah disiapkan dengan plastik mulsa berlubang. Barulah cabai muda siap dimasukkan ke dalam lubang.

    4. Perawatan Tanaman Cabai

    Setelah 1-2 minggu berlalu, periksa kalau ada bibit yang mati. Lalu, buang bibit yang mati dan sakit.

    Sementara itu, bibit yang berhasil berkembang perlu rajin disiram. Jika tanaman cabai sudah tumbuh tinggi, tambahkan bambu kecil sebagai penyangga agar batangnya tidak tumbuh ke samping.

    5. Masa Panen Cabai

    Masa panen cabai sekitar 2 bulan setelah penanaman atau sekitar 70-75 hari di dataran rendah dan 4-5 bulan di dataran tinggi. Jika menemukan buah cabai yang rusak, sebaiknya segera disingkirkan.

    Waktu panen cabai bisa disesuaikan dengan waktu penggunaan cabai. Kalau cabai mau dikirim ke tempat yang jauh, panen ketika warnanya hijau. Berbeda halnya buat keperluan rumah, panen saat cabai berwarna merah.

    Itulah informasi seputar menanam cabai di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Tanam Cabai di Rumah? Begini Langkah-langkahnya


    Jakarta

    Harga cabai yang tidak stabil membuat banyak masyarakat kerap dibuat pusing. Ditambah lagi kondisi ekonomi yang sedang tidak menentu sehingga beberapa warga tak mampu untuk membeli cabai.

    Namun jangan khawatir, ada solusi ampuh agar kamu tetap bisa menikmati cabai tanpa perlu mengeluarkan banyak uang, yakni dengan menanamnya di rumah. Memangnya bisa?

    Dilansir laman resmi Dinas Pertanian dan Pangan Magelang, cabai merah dapat tumbuh subur di kawasan dataran rendah maupun tinggi di antara 0-1.000 mdpl. Jenis tanah yang cocok dipakai untuk menanam cabai adalah tanah gembur yang teksturnya seperti remah dan tidak begitu padat. Kandungan pH-nya pun normal yakni 6-7.


    Ingin tahu bagaimana cara menanam cabai di rumah dengan benar? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Menanam Cabai di Rumah

    Menanam cabai tak bisa dilakukan sembarangan. Waktu yang tepat untuk menanam cabai adalah ketika musim hujan. Selain itu, cabai lebih baik ditanam saat kondisi udara cukup lembap daripada kering.

    Agar cabai bisa tumbuh subur, simak cara menanam cabai di rumah yang benar di bawah ini:

    1. Rendam Benih Cabai

    Agar cabai bisa tumbuh subur maka dibutuhkan benih yang berkualitas. Untuk mengetahui bibit yang berkualitas caranya adalah dengan merendam bibit ke dalam air hangat dengan suhu 50 derajat Celcius. Pada umumnya, benih yang berkualitas akan tenggelam di dalam air.

    2. Semai Benih Cabai

    Langkah berikutnya, semai benih cabai ke media tanam. Gunakan pupuk kandang atau kompos yang sudah dicampur tanah dengan perbandingan 1:1, lalu tempatkan pada sebuah wadah atau polybag. Ketika sudah disemai, tutup area tersebut dengan daun pisang selama 2-3 hari.

    Setelah itu, cabai mulai tumbuh perlahan sekitar 7-8 hari berikutnya. Benih cabai yang sudah tumbuh perlu dipindahkan ke pot yang lebih besar dengan campuran tanah yang sama. Selama proses ini pastikan kamu menyiram tanaman cabai setiap hari.

    3. Pindahkan ke Tanah

    Ketika tanaman cabai semakin besar, kamu perlu memindahkannya ke tanah agar tumbuh subur. Buat area tanam sekitar 1-1,2 meter dan tinggi 30 cm. Area tanam ini akan berbentuk seperti gundukan tanah tinggi.

    Jika kondisi tanah sebelum ditanam kondisinya kering, kamu perlu mencampurnya dengan pupuk dasar berupa pupuk kandang kuda atau sapi dan pupuk buatan. Tambahkan juga pupuk susulan berupa urea, ZA, KCL sebanyak tiga kali pada umur 3, 6, dan 9 minggu setelah bibit ditanam.

    Untuk besaran masing-masing pupuk dapat disesuaikan dengan luas tanah yang dibuat. Setelah itu, tutup tanah tersebut dengan plastik mulsa berlubang, lalu masukkan cabai muda ke dalam lubang.

    4. Merawat Tanaman Cabai

    Tanaman cabai juga perlu diperhatikan dan dirawat sebaik mungkin. Setelah 1-2 minggu ditanam segera cek apakah ada bibit yang mati atau tidak. Jika ditemukan ada bibit yang mati atau sakit segera dibuang.

    Sementara untuk bibit tanaman cabai yang sudah berkembang subur pastikan untuk selalu disiram secara rutin. Jika ada tanaman cabai yang sudah tumbuh tinggi, tambahkan bambu kecil sebagai penyangga agar batangnya tidak tumbuh ke samping.

    5. Masa Panen Cabai

    Masa panen cabai bisa berbeda-beda tergantung dari lokasinya. Jika ditanam di dataran rendah maka waktu panennya sekitar dua bulan lebih atau 70-75 hari, sedangkan di dataran tinggi sekitar 4-5 bulan. Apabila ditemukan buah cabai yang rusak maka segera disingkirkan.

    Cara menentukan waktu panen dapat menyesuaikan dengan waktu penggunaan cabai tersebut. Jika cabai ingin dikirim ke daerah yang jauh, sebaiknya panen cabai ketika warnanya masih hijau, tapi jika untuk kebutuhan di rumah maka panen cabai ketika sudah berubah merah.

    Demikian cara menanam cabai di rumah dengan mudah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Pohon Berbahaya Jika Ditanam Dekat Rumah, Bikin Fondasi Rusak


    Jakarta

    Selama ini kita tahu bahwa menanam pohon di rumah banyak sekali manfaatnya. Mulai dari membuat rumah lebih rindang, teduh, tempat cadangan air, hingga membantu pasokan oksigen.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan jenis pohon yang disarankan ditanam di dekat rumah adalah yang memiliki akar tunggal karena tidak akan merusak bangunan, contohnya pohon pule, tabebuya, dan kamboja.

    Sementara itu, ada beberapa jenis pohon yang memiliki akar perusak. Akar tersebut kuat dan menjalar ke mana-mana bahkan bisa sampai ke properti. Sebagai contoh, jika pernah melihat pohon di pinggir jalan, jalan trotoar ada yang rusak seperti terangkat karena akar pohon di sana. Gambarannya seperti itu jika akar merusak rumah.


    Jenis Pohon yang Memiliki Akar Perusak

    1. Pohon Alpukat

    Pohon alpukatPohon alpukat Foto: Getty Images/iStockphoto/DenGuy

    Menurut California Polytechnic State University, pohon buah satu ini disebut memiliki potensi merusak bangunan di dekatnya. Pohon ini tumbuh dengan sistem akar tunggang atau bercabang. Pohon satu ini sangat mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Selain memiliki struktur pohon yang besar, buah yang dihasilkan pun menguntungkan dan menyehatkan.

    Apabila menginginkan pohon alpukat di depan rumah, sebaiknya tanam sejak 7,5 meter dari depan bangunan rumah. Selain itu, buat penghalang akar atau pot agar tidak tumbuh ke sembarangan arah.

    2. Pohon Mangga

    Bunch of green mango on tree in garden. Selective focusPohon mangga. Foto: Getty Images/iStockphoto/jantroyka

    Jenis kedua juga berasal dari pohon-pohon penghasil buah, yakni pohon mangga. Menurut situs New Vision, pohon mangga memiliki akar yang kuat dan dalam. Pohon ini pun memiliki jenis akar tunggang yang bercabang. Akar ini dapat mencapai ke rumah dan merusak fondasi bangunan.

    Sama seperti pohon alpukat, pohon mangga mudah untuk ditanam di Indonesia dan berbuah. Batangnya juga keras dan daunnya cukup tebal untuk membuat daerah sekitarnya sejuk.

    3. Pohon Karet

    Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.Ilustrasi pohon karet. Foto: Antara Foto

    Jika diperhatikan, pohon karet jarang ditemui berada di dekat permukiman, biasanya berada di lahan khusus yang memang ditumbuhi oleh pohon sejenis. Selain untuk mempermudah pemanenan, pohon karet juga ternyata memiliki akar yang berisiko dapat merusak rumah. Jenis akar pohon satu ini adalah tunggang atau bercabang dan berserabut untuk membantunya menopang batang yang tinggi dan berat.

    4. Pohon Bambu

    Pohon Bambu Tanaman yang Disukai Ular, Sebaiknya Jangan Ditanam di RumahPohon Bambu Foto: freepik/Freepik

    Pohon bambu merupakan tanaman yang sering ditanam dekat dinding agar dapat berdiri dengan sempurna. Perlu diketahui, tanaman satu ini memiliki akar yang dapat menyebar luas di bawah tanah. Akar ini dapat merusak dan membuat dinding di belakangnya miring karena tanah di bawahnya tidak lagi padat seperti semula.

    “Bambu yang menjalar umumnya lebih invasif dibandingkan bambu yang berumpun, meskipun bambu apa pun bisa menjadi invasif jika tidak dirawat dan dijaga dengan baik,” kata ahli perkebunan di LeisureBench, Steve Chilton, dikutip dari Ideal Home, Selasa (2/9/2025).

    Bambu juga tanaman yang kuat dan tangguh sehingga tidak ada yang bisa menghentikan laju pertumbuhannya. Maka dari itu, penghuni rumah harus mengendalikan pertumbuhan bambu tersebut apabila ingin ditanam di rumah agar tidak menjadi invasif.

    5. Pohon Dedalu

    pohon willow atau dedalupohon willow atau dedalu Foto: Photo by ROMAN ODINTSOV via pexels

    Pohon willow atau yang dikenal juga sebagai dedalu merupakan tanaman yang biasa ditemui di daerah yang dekat dengan perairan karena senang sekali hidup di tempat yang lembap. Akarnya berbentuk serabut dan besar untuk menyerap air. Tanaman ini memiliki bentuk bagian atas yang unik dan indah karena seperti pita-pita berjatuhan. Daun-daun tersebut bisa menutupi seluruh batangnya jika juntaian daun sudah terlalu panjang.

    Tanaman ini kurang cocok ditanam di dekat rumah atau bangunan, terutama yang sulit untuk mencari sumber air. Sebab, mereka akan terus memanjang untuk mencari air dan sumber kelembapan. Pohon dedalu memiliki akar yang tumbuh cepat dan dapat tumbuh dekat dengan permukaan tanah.

    “Saya sarankan untuk memasang penghalang akar, memangkas cabang yang lebih rendah, dan menyiram pohon yang lebih jauh dari rumah untuk mengarahkan pertumbuhan akar menjauh dari pondasi,” kata pemilik Boston Landscape Co, Steve Schumacher, dikutip dari Real Simple.

    Itulah beberapa pohon yang sebaiknya dihindari untuk ditanam di dekat rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Yang Mau Bangun Rumah, Ini Kisaran Harga Bata Merah Berbagai Ukuran


    Jakarta

    Saat membangun rumah, pemilik perlu menyiapkan material untuk membangun bagian dinding. Salah satu bahan yang sering digunakan adalah batu bata merah.

    Bata merah merupakan bahan dinding yang terbuat dari tanah liat. Tanah liat itu dibentuk, lalu dibakar dengan suhu yang tinggi.

    Bahan ini mudah didapatkan di toko bangunan maupun melalui marketplace. Nah, sebaiknya pemilik rumah cari tahu dulu kisaran harga bata merah di pasaran.


    Kisaran Harga Bata Merah

    Harga bata merah bervariasi tergantung jenis dan ukurannya. Pemilik rumah bisa memilih sesuai kebutuhan.

    Lalu, pembeliannya bisa dihitung secara satuan maupun eceran. Namun, penjual biasanya menetap jumlah minimum yang harus dibeli.

    Berikut ini harga bata merah di sejumlah toko bangunan online berdasarkan pantauan detikProperti di e-commerce, Kamis (13/11/2025).

    Bata Merah Eceran

    • Bata merah 20 x 10 x 5 cm: Rp 651/buah
    • Bata merah 16 x 8 x 4 cm: Rp 550-635/buah
    • Bata merah 17 x 8,5 x 4 cm: Rp 600/buah
    • Bata merah jumbo 20 x 10 x 5 cm: Rp 700-895/buah
    • Bata merah press 19 x 9 x 3,5 cm: Rp 490/buah
    • Bata merah press 18 x 8 x 4 cm: Rp 550/buah
    • Bata merah press jumbo 20 x 10 x 5 cm: Rp 800-950/buah
    • Bata merah press jumbo 18 x 10 x 4,5 cm: Rp 600/buah

    Bata Merah Paket

    • Bata merah 16 x 8 x 4 cm: Rp 635.000/1.000 buah
    • Bata merah 16 x 8 x 4,5 cm: Rp 4.935.000/10.000 buah
    • Bata merah jumbo 19 x 9 x 4 cm: Rp 601.000/1.000 buah
    • Bata merah jumbo 20 x 10 x 5 cm: RP 4.399.000/6.000 buah
    • Bata merah press 21 x 10 x 4 cm: RP 480.000-500.000/1.000 buah
    • Bata merah press 16 x 18 x 4 cm: RP 4.800.000/10.000 buah
    • Bata merah press jumbo 24 x 12 x 5,5 cm: RP 1.200.000/1.000 buah

    Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah

    Salah satu keunggulan bata merah adalah harganya yang cenderung terjangkau. Namun, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan oleh pemilik rumah sebelum beli bata merah.

    Dikutip dari catatan detikProperti, berikut ini kelebihan dan kekurangan dari bata merah.

    Kelebihan

    • Tahan lama
    • Dapat menahan panas
    • Estetik untuk desain tradisional dan modern
    • Ramah lingkungan.

    Kekurangan

    • Bobotnya cukup berat
    • Mudah menyerap air
    • Membutuhkan banyak waktu untuk pemasangannya
    • Fluktuasi suhu udara bisa sebabkan terjadinya keretakan.

    Itulah kisaran harga bata merah sesuai ukurannya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tren Baru! Cara Bikin Kebun Cantik di Rumah Meski Tanpa Halaman Luas



    Jakarta

    Membuat kebun di rumah adalah salah satu cara termudah untuk menghadirkan ketenangan di tengah sibuknya aktivitas sehari-hari. Banyak orang merasa bahwa berkebun hanya cocok dilakukan jika punya halaman yang luas, padahal konsep kebun modern justru semakin fleksibel dan tidak bergantung pada ukuran lahan.

    Selama konsepnya tepat, area apapun di rumah dapat diubah menjadi area hijau yang nyaman. Kebun tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi tambahan di rumah, tetapi juga sebagai ruang terapi. Melihat tanaman setiap hari mampu menurunkan tingkat stres. Karena itu, banyak orang memulai tren membangun kebun di rumah yang mudah diterapkan, tidak rumit dirawat, dan tetap enak dipandang.

    Dilansir dari situs The Spruce, berikut ini beberapa inspirasi kebun yang mudah dibuat dan dirawat di rumah.


    Kebun Mini di Sudut Rumah

    Trendy home plants: monstera, dieffenbachia, sansevieria, pilea on a wicker bookcase in the room, indoor garden concept with copy spaceTrendy home plants: monstera, dieffenbachia, sansevieria, pilea on a wicker bookcase in the room, indoor garden concept with copy space Foto: Getty Images/iStockphoto/t sableaux

    Kebun kecil bisa dioptimalkan hanya dengan memanfaatkan sudut rumah menggunakan pot, rak bertingkat, hingga penataan diagonal yang membuat lahan terlihat lega. Tanaman-tanaman seperti lidah mertua dan sirih gading dapat mudah tumbuh dan perawatannya tidaklah rumit.

    Kebun dengan konsep ini sangat memungkinkan dibuat di rumah dengan pemilihan tanaman-tanaman yang cocok dan dapat tumbuh baik di iklim tropis. Kebun mini akan tetap terlihat segar meskipun tidak mendapatkan cahaya matahari.

    Kebun Herbal Serbaguna

    Ilustrasi tanaman herbalIlustrasi tanaman herbal Foto: Getty Images/Rike_

    Kebun herbal adalah salah satu kebun rumahan paling praktis karena tanaman seperti mint, rosemary, dan chamomile cenderung kuat dan tidak memerlukan tanah khusus untuk ditanam. Kebun ini dapat ditempatkan di dekat dapur agar mudah dipetik saat memasak.

    Kebun ini cocok diterapkan di rumah yang biasanya memiliki area dapur belakang dengan pencahayaan yang baik, sehingga aroma herbal yang harum juga dapat membantu menciptakan suasana dapur yang segar dan bisa mengusir hama-hama yang ada di dapur.

    Kebun Tropis dengan Tanaman Berdaun Besar

    Ilustrasi tanamanIlustrasi tanaman Foto: Getty Images/iStockphoto/StephanieFrey

    Kebun tropis direkomendasikan bagi pemilik rumah yang menginginkan suasana yang rimbun dan teduh. Tanaman-tanaman yang bisa ditanam di kebun ini adalah tanaman seperti monstera, banana plant, hingga berbagai jenis tanaman palm untuk menghasilkan gaya kebun tropis.

    Tanaman-tanaman tersebut sudah sangat familiar di Indonesia dan bisa tumbuh subur di iklim lokal. Dengan mempunyai kebun jenis ini, nuansa rumah akan menjadi seperti nuansa villa di Bali.

    Kebun Vertikal untuk Lahan Sempit

    Ide Kebun VertikalIde Kebun Vertikal Foto: Instagram

    Kebun vertikal adalah solusi paling efektif untuk lahan sempit, terutama di rumah urban. Taman vertikal bukan hanya menghemat ruang, tetapi juga membantu meredam panas yang diserap dinding. Konsep kebun ini sangat cocok untuk rumah-rumah kota dengan fasad sempit atau area balkon kecil, sehingga dinding polos dapat sekaligus menjadi elemen dekorasi hijau yang fungsional.

    Kebun Buah Mini di Halaman Belakang

    Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan. Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan.Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan. Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan. Foto: Ari Saputra

    Tren kebun buah di rumah meningkat pesat berkat teknik tabulampot (teknik tanam buah dalam pot). Buah seperti lemon dan jeruk dapat tumbuh subur dalam pot selama mendapatkan sinar matahari yang cukup. Adaptasinya di Indonesia juga sangat mudah karena banyak varietas buah tropis yang justru tumbuh lebih cepat dalam kondisi panas dan lembap.

    Kebun Kering

    Stylish room interior with beautiful potted cactiStylish room interior with beautiful potted cacti Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Bagi penghuni rumah yang menginginkan mempunyai kebun tapi tidak memiliki banyak waktu untuk merawatnya, tanaman kaktus cocok untuk dirawat di kebun. Tanaman ini tahan terhadap panas dan tidak membutuhkan banyak air.

    Bagi rumah yang berada di wilayah panas seperti Jakarta dan Surabaya, konsep kebun ini membuat penampakan kebun tampak rapi, modern, dan tidak menghabiskan banyak waktu untuk penyiraman.

    Itulah beberapa kebun yang dapat dibuat dengan mudah di rumah dan pastinya mudah dirawat. Semoga menginspirasi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com