Tag: bubuk

  • Begini Cara Ampuh Cegah Semut Masuk Dapur Biar Makanan Nggak Diserbu


    Jakarta

    Setiap rumah tentu tidak luput dari kehadiran semut. Serangga yang satu ini bisa cepat menyerbu makanan dan minuman di rumah, terutama di dapur.

    Keberadaan semut tidak hanya mengganggu, tetapi juga dapat menyebarkan bakteri, bahkan merusak fondasi rumah, lho.

    Lalu, bagaimana cara ampuh mencegah semut masuk dapur? Yuk, simak tipsnya berikut ini yang dilansir dari The Spruce, Senin (12/8/2024).


    Cara Cegah Semut Masuk Dapur

    1. Bersihkan Dapur secara Menyeluruh

    Semut umumnya tertarik pada makanan manis dan berminyak. Nah, cara paling efektif untuk membasminya adalah dengan menjaga kebersihan ruangan, khususnya dapur yang menjadi tempat memasak hingga menyimpan makanan.

    Segera bersihkan dapur yang kotor akibat remah-remah, tumpahan, atau sisa makanan. Meskipun jumlahnya kecil, remah-remah makanan di sudut atau di bawah lemari tetap bisa mengundang semut ke dalam rumah, lho!

    2. Simpan Makanan dengan Benar

    Meskipun tersimpan aman di dalam lemari, tempatkan makanan ke dalam wadah tertutup agar semut tak bisa menjangkaunya. Hal ini juga berlaku untuk makanan hewan peliharaanmu.

    3. Singkirkan Sumber Kelembapan

    Selain makanan, semut juga tertarik pada air. Jika kamu mendapati keran atau pipa airmu bocor, segera perbaiki untuk mencegah datangnya semut.

    Jaga area dapur agar tetap kering. Setelah selesai memasak, segera bersihkan area dapur dari tumpahan air, baik di meja maupun lantai.

    4. Gunakan Pengusir Semut Alami

    Beberapa bahan di dapur ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pengusir semut alami. Semut masuk ke rumah karena mengikuti aroma makanan, namun mereka tidak menyukai aroma tertentu.

    Kamu bisa coba gunakan minyak peppermint, jeruk, kayu manis, bubuk kopi, cabai rawit, cuka, atau soda kue.

    Semut dapat masuk ke dalam rumah melalui celah tertentu. Coba cari titik masuk semut tersebut dengan cara mengikuti arah pergerakan semut. Jika memungkinkan, tutup titik masuk semut tersebut dengan dempul.

    Itulah cara mencegah semut masuk ke dalam rumah, khususnya dapur. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Repot! Semut Auto Kabur Kalau Dekat-dekat 6 Bahan Alami Ini


    Jakarta

    Rumah kamu banyak semut? Bahkan baru saja meletakkan semut beberapa menit, semut langsung berkerumun di piring? Tenang, ada beberapa cara agar semut tidak datang lagi ke rumah. Caranya juga cukup mudah hanya dengan meletakkan bahan-bahan yang tidak disukai oleh semut.

    Bahan-bahan ini kamu bisa mendapatkannya dari dapur karena ini adalah bahan alami jadi tidak akan berbahaya dengan manusia. Namun, kamu perlu bersabar karena cara membasminya juga perlu waktu.

    Dalam catatan detikcom, berikut bahan-bahan alami yang dapat mengusir semut dari rumah.


    1. Mengusir Semut Menggunakan Gula

    Lho kok gula? Tenang, meskipun semut sangat menyukai gula, tetapi menurut pakar kebersihan rumah, gula cukup efektif untuk mengusir semut. Caranya dengan meletakkan gula di luar rumah dapat membantu memindahkan koloni semut yang semula membuat sarang di dalam rumah. Gula bekerja sebagai pemancing untuk semut agar keluar dari sarangnya. Setelah itu, kamu bisa membasminya dengan membuang ke tempat sampah atau menutup sarangnya.

    2. Pakai Campuran Lemon dan Air

    Lemon yang bersifat asam memiliki aroma yang kuat dan tidak disukai oleh semut. Kamu bisa memcampurkan lemon dan air, kemudian tambahkan sedikit cuka. Masukkan cairan tersebut ke botol dan semprot pada area yang sering didatangi semut.

    3. Letakkan Daun Mint

    Menurut The Spruce Eats aroma dari daun mint cukup menyengat dan mengganggu untuk semut. Mengusir semut dengan daun mint akan sangat efektif jika kondisi daunnya masih segar sehingga kandungan minyak alaminya maksimal.

    Caranya cukup merobek atau meremas daun mint hingga keluar aromanya dan letakkan dekat sarang semut di rumah. Jika ingin cara yang lebih mudah kamu dapat menggunakan essential oil dengan aroma daun mint.

    4. Gunakan Tepung

    Bahan padat ini ternyata bisa mengusir serangga kecil di rumah termasuk semut. Jenis tepung yang disarankan adalah tepung terigu. Tepung memiliki fungsi untuk menghalau koloni semut masuk lebih jauh dan menyebar di dalam rumah. Cara memerangkapnya dengan menaburkan tepung terigu secara memanjang pada bagian bawah pintu rumah atau di tepat di dekat sarang semut.

    5. Pakai Cengkeh

    Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dengan cengkeh untuk mengusir semut. Pertama, masukkan cengkeh pada toples gula atau lemari penyimpanan agar semut tidak mengganggu makanan.

    Kedua, cengkeh bisa dihancurkan untuk ditaburkan di dekat pintu masuk atau sudut rumah tertentu. Aroma cengkeh yang menyebar ke seluruh ruangan di rumah akan membuat semut minggir dan enggan kembali.

    6. Pakai Merica

    Semut tidak menyukai bau lada hitam, asal mula dari merica. Maka dari itu, menyebarkan merica di daerah yang sering didatangi semut dapat membantu kamu mencegah semut berkeliaran di rumah. Butiran merica perlu dihaluskan dahulu, tetapi bisa juga langsung menggunakan bubuk merica.

    Itulah beberapa bahan alami untuk mengusir semut. Semoga bermanfaat!

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Aroma yang Ampuh Usir Tikus, Bisa Pakai Kopi Biar Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Tikus adalah hama yang bisa mengotori dan membawa penyakit ke rumah. Kalau kamu melihat ada tikus berkeliaran di rumah, segera usir biar sebelum menimbulkan masalah.

    Perlu kamu tahu, tikus memiliki indera penciuman yang tajam, sehingga bisa memanfaatkan untuk mengusirnya. Nah, ada beberapa bahan-bahan dapur yang bisa kamu gunakan untuk mengusir tikus.

    Dikutip dari detikFood, Selasa (27/8/2024), beberapa bahan dapur bisa mengeluarkan aroma yang dapat mengusir tikus di rumah. Yuk, simak apa saja aroma yang dibenci tikus berikut ini.


    Aroma buat Usir Tikus

    1. Merica Bubuk

    Merica bubuk memiliki aroma menyengat yang bisa menghasilkan sensasi pedas jika terhirup. Aroma ini ternyata tidak disukai oleh tikus, lho.

    Merica juga memiliki tekstur bubuk yang halus sehingga mudah digunakan. Kamu hanya perlu menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang biasa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka pasti ogah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Rumah yang bersih tentu tidak nyaman untuk disambangi tikus.

    2. Bubuk Kopi

    Kopi punya manfaat untuk mengusir tikus karena aromanya yang tajam. Aroma kopi juga tidak disukai tikus sehingga mereka pasti menghindari area yang ditaburi kopi.

    Gunakan kopi hitam, jangan menggunakan kopi dengan campuran gula atau krimer karena justru akan mengundang semut. Cara penggunaannya juga mudah, taburkan kopi di sudut rumah yang sering dilalui tikus. Lakukan cara ini berulang sampai tikus benar-benar pergi.

    3. Bawang Putih

    Aroma bawang putih yang menyengat juga bisa diandalkan untuk mengusir tikus. Cukup siapkan bawang putih dan kain kasa untuk membungkus bawang putih.

    Cara menggunakannya cukup sederhana, iris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    4. Teh Celup Bekas

    Habis ngeteh jangan langsung buang kantungnya, kamu bisa mengandalkan teh bekas ini untuk mengusir tikus. Ambil teh celup bekas, pastikan masih dalam keadaan lembab.

    Letakkan teh celup bekas ini di sudut ruangan, kamu bisa menggunakan beberapa kantung teh sekaligus. Tikus tidak suka dengan aroma teh bekas ini. Jadi mereka akan kabur menghindar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Usir Kecoa Pakai Kopi Bubuk biar Kapok Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Kecoa adalah salah satu hewan yang meresahkan orang-orang ketika ada di rumah. Biasanya, kecoa ditemukan di kamar mandi maupun dapur.

    Gimana ya biar kecoa nggak ada lagi di dalam rumah? Begini cara mengusir kecoa di rumah

    Dilansir dari Homes & Gardens, Senin (19/6/2023), terdapat 5 cara alami untuk mengusir kecoa dari rumah. Menurut Entomolog dan Direktur Teknis Braman Termite & Pest Elimination, Natasha Wright, untuk membasmi kecoa tidak perlu menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya. Ada 5 metode alami yang dapat dicoba, yaitu:


    1. Gula dan Boraks

    Entomolog tersebut menyarankan untuk mencampurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1 sebelum menyebarkannya di tempat-tempat yang ada kecoanya. Wright mengatakan, boraks efektif karena dapat mengeringkan bagian eksoskeleton kecoa, memengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    2. Minyak daun mint atau peppermint oil

    Menyemprotkan peppermint oil dapat menghalangi kecoa masuk rumah dengan cara yang aman. Wright menyarankan untuk menyampurkan 15 tetes peppermint oil dengan 10 ons air atau sekitar 295 ml sebelum menyemprot ke bagian rumah yang ada kecoa.

    3. Sabun cuci

    Campuran air dan sabun dapat menghambat pernapasan dan membunuh kecoa. Campuran tersebut efektif untuk membasmi kecoa Jerman. Biasanya, kecoa Jerman dapat ditemui di celah atau retakan sebuah bangunan.

    Campurkan 4 sendok makan dengan satu liter air dan semprotkan ke area yang ada kecoanya.

    4. Kopi Bubuk

    Kopi bubuk dapat digunakan sebagai umpan untuk menangkap kecoa. Sebab, kecoa tertarik pada aroma kopi bubuk.

    “Taruh kopi bubuk dalam wadah kecil dan taruh di atas wadah yang berisi air. Kemudian tempatkan di dekat dinding atau lemari atau tempat kalian melihat kecoa,” ujar Wright.

    Wangi kopi tersebut akan mengantarkan kecoa ke jebakan di mana mereka tak bisa kabur. Kalian dapat membuangnya keesokan harinya.

    5. Perasan Lemon

    Campurkan 2-3 sendok makan perasan lemon dengan air pada sebuah ember. Setelah dicampur, pel area yang ada kecoanya dengan campuran tersebut.

    “Lemon memiliki anti-patogen secara alami yang dapat membuat kecoa menjauh,” tutur Wright.

    Di sisi lain, kalian juga harus membersihkan rumah secara teratur, khususnya bagian dapur. Sebab, kecoa menyukai tempat yang kotor.

    Kalian harus membuang sampah secara teratur atau menutup tempat sampah agar tidak mengundang kecoa. Jangan tinggalkan cucian piring di westafel, jangan tinggalkan makanan hewan yang tidak habis, bersihkan lantai setelah makan, dan jangan sampai ada genangan air.

    Demikian tips untuk mengusir kecoa dari rumah. Semoga infonya bermanfaat ya detikers!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah dan Bahan Alami Lainnya


    Jakarta

    Tikus seringkali menjadi hama yang mengganggu di rumah. Hewan ini merusak barang-barang, dan membawa penyakit.

    Beberapa upaya yang biasanya dilakukan untuk mengusir tikus yaitu mulai dari memberi jebakan hingga racun. Namun, cara-cara tersebut terkadang kurang efektif atau berisiko bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Salah satu cara alami yang dapat dicoba adalah dengan menggunakan bawang merah.

    Cara Mengusir Tikus dengan Bawang Merah

    Tikus sangat sensitif terhadap bau. Sebab indra penglihatan mereka buruk, indra lainnya harus ditingkatkan agar mereka bisa bertahan hidup. Mengutip Pest Control in London, bawang merah memiliki bau yang tidak disukai oleh tikus. Sehingga, rempah ini bisa digunakan untuk mengusir hewan pengerat tersebut. Caranya yaitu:


    • Letakkan bawang merah di lubang-lubang kecil yang dicurigai menjadi tempat tikus
    • Ganti dengan yang baru setiap hari

    Cara Mengusir Tikus dengan Bahan Alami Lainnya

    Selain bawang merah, beberapa bahan alami lainnya bisa digunakan untuk mengusir tikus. Mengutip Eliminate Solution, berikut di antaranya:

    1. Bawang Bombay

    Tikus juga bisa diusir dengan bawang bombay. Aroma irisan bawang bombay yang menyengat tidak disukai tikus. Cara menggunakan bawang bombay untuk mengusir tikus yaitu:

    • Iris bawang bombay
    • Letakkan beberapa irisan bawang bombay di tempat yang terdapat aktivias tikus, seperti kotoran atau bekas cakaran
      -Kamu juga bisa menggosokkan kulit bawang pada permukan di mana dicurigai ada tikus bersembunyi.

    2. Bawang Putih

    Bawang putih mengandung allicin, yaitu minyak yang bisa mengiritasi tikus. Sama seperti pada bawang bombay, tikus juga tidak menyukai bau bawang putih.

    Namun, bau ini bisa bertahan lama. Jadi, alternatifnya kamu bisa menggunakan campuran bubuk bawang putih untuk mengusir tikus. Berikut caranya:

    • Campur 1/4 cangkir tepung terigu, 1/4 cangkir tepung maizena, dan dua sendok makan bubuk bawang putih atau bawang putih yang sudah dihancurkan. Simpan di wadah kedap udara
    • Taburkan campuran bubuk bawang putih di area tempa tikus terlihat atau tersembunyi. Baunya bisa bertahan selama beberapa jam untuk mengusir tikus.

    3. Bubuk Cabai

    Bubuk cabai juga bisa digunakan untuk mengusir tikus. Cara mendapatkan bubuk cabai ini juga mudah.

    • Campurkan dua sendok makan bubuk cabai ke 1 liter air
    • Masukkan ke botol semprot

    Semprotkan cairan cabai ke tempat area yang dicurigai menjadi sarang tikus. Bau air cabai ini sangat tidak disukai oleh tikus.

    4. Cabe Rawit

    Selain menggunakan bubuk cabai, cabe rawit juga dapat digunakan sebagai pengusir tikus. Sama dengan bubuk cabai, kamu hanya perlu mencampurnya dengan air. Kemudian semprotkan ke tempat yang sekiranya menjadi tempat tikus.

    5. Bunga Lavender

    Tikus juga tidak suka dengan bau lavender. Untuk mengusir hewan ini, kamu bisa menanam tanaman bunga lavender di halaman rumah.

    Selain itu, cara lainnya adalah menggunakan semprotan dengan rendaman bunga lavender. Kocok sebelum digunakan lalu semprotkan ke area yang dicurigai ada tikus.

    Itulah cara mengusir tikus dengan bawang merah dan bahan alami lainnya. Sebagai catatan, efek bawang merah dan bahan lain bisa hilang setiap saat dan tikus kembali lagi. Karena itu, detikers tetap harus mencari akar masalah dan menyelesaikannya agar tikus tidak datang ke rumah.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini 5 Cara Efektif Usir Cacing yang Ada di Kamar Mandi


    Jakarta

    Cacing kerap ditemui di kamar mandi. Terkadang keberadaannya tidak disadari karena tubuhnya yang kecil panjang mirip dengan rambut yang terjatuh di lantai kamar mandi. Meskipun tidak menggigit atau naik ke tubuh manusia, cacing dapat menjadi gangguan jika jumlahnya cukup banyak seperti merusak kamar mandi atau membuat penghuni rumah geli dan tidak nyaman melihat tubuhnya.

    Selain itu, cacing yang tinggal di kamar mandi dalam waktu lama dapat meninggalkan noda pada lantai kamar mandi. Kemunculan cacing sendiri biasanya dari drainase kamar mandi atau saluran air. Permukaan kamar mandi yang lembap juga menarik perhatian cacing. Kemudian, kondisi kamar mandi yang jarang dibersihkan, banyak rambut yang bercecer dan lumut di setiap sudutnya sangat disukai cacing.

    Bagi kamu yang ingin mengurangi keberadaan cacing di rumah, dilansir situs Toity Go, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa cara membasmi cacing yang ada di kamar mandi.


    1. Pakai Detergen

    Di rumah pasti memiliki detergen bukan? Bubuk atau cairan yang kerap digunakan sebelum mencuci pakaian. Bahan pembersih ini ini efektif untuk membasmi cacing. Caranya dengan menaburkan sedikit detergen di lantai kamar mandi. Proses ini akan membuat cacing pergi, cara ini tidak membunuh cacing karena hanya membuat tempat mereka jadi tidak cocok.

    2. Gunakan Garam

    Taburkan sedikit garam di lantai kamar mandi, garam akan membunuh cacing yang bersentuhan dengannya. Setelah 15 menit, bilas lantai kamar mandi dengan air.

    3. Pakai Cuka atau Soda Kue

    Kamu bisa menggunakan cuka atau soda kue untuk mengusir cacing. Campurkan satu sendok makan cuka putih atau baking soda dengan air dalam botol semprot. Semprotkan larutan tersebut ke dalam dan luar saluran pembuangan. Diamkan selama lima menit sebelum siram menggunakan air.

    4. Gunakan Pemutih Bebas Klorin

    Pemutih biasanya digunakan untuk pakaian, tetapi pemutih juga bisa membasmi cacing. Caranya cukup tambahkan dua sendok teh pemutih bebas klorin ke satu gelas air. Aduk rata, lalu tuangkan campuran ke lantai dan saluran air serta di sekitar perlengkapan pipa. Diamkan selama 10 menit sebelum bilas menggunakan air.

    5. Tutup Celah Pintu Masuk Cacing

    Proses ini merupakan hal yang cukup penting, kamu harus memperhatikan dari mana cacing memasuki kamar mandi kamu. Tutup celah-celah tersebut dan tutup ruang terbuka, sehingga cacing tidak bisa masuk ke dalam ke kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Atasi Bau Cat Baru pada Dinding



    Jakarta

    Bau cat baru seringkali dapat mengganggu kenyamanan di dalam rumah setelah kamu menyelesaikan proyek pengecatan. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan bau tersebut.

    Simak panduan berikut yang akan membagikan tips efektif yang dapat membantu kamu menciptakan suasana yang lebih segar dan nyaman di ruangan yang baru dicat.

    Baking Soda

    Melansir The Spruce, soda kue efektif dalam menyerap bau di area seperti tempat cucian dan lemari es, serta dapat juga menangkap bau cat. Untuk menggunakannya, tuangkan bubuk soda kue ke dalam mangkuk dangkal dan letakkan di berbagai sudut ruangan.


    Jika bau cat masih terasa, taburkan sedikit soda kue pada karpet dan furnitur berlapis kain di ruangan tersebut, lalu biarkan semalaman. Pada pagi harinya, bersihkan sisa bubuk dan bau dengan menggunakan penyedot debu.

    Taruh Air Lemon Dalam Mangkuk

    Air secara alami dapat menyerap senyawa organik volatil atau VOC, tetapi menambahkan beberapa irisan lemon segar akan memberikan aroma jeruk yang bersih dan menyegarkan. Karena air memerlukan waktu lebih lama untuk menyerap bau, sebaiknya kamu merencanakan untuk membiarkan mangkuk berisi air lemon di dalam ruangan semalaman.

    Gunakan Bubuk Kopi

    Mangkuk yang diisi dengan bubuk kopi kering dapat secara efektif menyerap bau cat, dan yang lebih baik, banyak orang menyukai aroma kopi. Namun, penting untuk tidak menggunakan bubuk kopi bekas sebagai penyerap bau, sebaiknya buang setelah digunakan.

    Minyak Esensial

    Dua ekstrak alami yang paling efektif untuk menghilangkan bau cat dan menyegarkan udara di ruangan adalah vanila dan peppermint. Kamu dapat meneteskan beberapa tetes ekstrak atau minyak esensial ke bola kapas dan meletakkannya dalam mangkuk atau piring kecil yang ditempatkan di berbagai sudut ruangan.

    Beberapa ahli pengecatan juga merekomendasikan untuk menambahkan satu atau dua tetes ekstrak langsung ke dalam kaleng cat sebelum memulai pengecatan guna mengurangi bau.

    Tuangkan Cuka pada Mangkuk

    Cuka putih berfungsi sebagai penetral bau. Cuka rumah tangga dengan konsentrasi 10% asam asetat lebih efektif dalam mengatasi bau dibandingkan cuka dapur yang memiliki konsentrasi 5%.

    Untuk menghilangkan bau cat, kamu dapat meletakkan mangkuk berisi cuka di berbagai sudut ruangan.

    Kontrol Suhu Ruangan

    Cuaca panas dapat memperkuat aroma, jadi jika kamu mengecat pada hari yang panas, pastikan untuk menjaga suhu rumah tetap sejuk guna mengurangi bau. Menghidupkan AC dapat membantu mengurangi intensitas aroma tersebut.

    Gunakan Cat yang Rendah Senyawa Organik Volatil atau VOC

    Walaupun tidak selalu dapat dilakukan, cara terbaik untuk menghindari bau yang menyengat adalah dengan memilih cat alternatif yang lebih sehat, seperti cat dengan kadar atau VOC rendah atau tanpa VOC.

    Jika kamu perlu menggunakan cat atau primer berbahan dasar minyak, pilihlah yang memiliki label bau rendah. Selain itu, terdapat juga pilihan cat berbahan nabati, susu, mineral, dan tanah liat.

    Tips Mencegah Bau Cat yang Menyengat

    Sebelum mulai mengecat rumah, penting untuk memeriksa ramalan cuaca dan menghindari hari dengan tingkat kelembapan tinggi. Kelembapan yang tinggi dapat memperlambat proses pengeringan, dan cat biasanya mengeluarkan bau paling kuat saat diterapkan dan menunggu hingga kering.

    Semakin lama cat membutuhkan waktu untuk mengering, semakin besar kemungkinan bahan lembut seperti karpet, gorden, dan pelapis akan menyerap bau tersebut. Pastikan setiap lapisan cat mengering sepenuhnya sebelum menerapkan lapisan berikutnya, karena dinding yang lembap dapat terperangkap asap dan melepaskan bau secara perlahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

    Saat mengecat, tutup kaleng cat serta baki dan kuas dengan plastik pembungkus jika tidak sedang digunakan. Ketika mengecat satu ruangan, usahakan untuk membuka pintu dan jendela agar asap dapat tersebar ke udara.

    Namun, tutup pintu ruangan lain di rumah kamu untuk mencegah asap menyebar ke area tersebut. Gunakan tips yang sama saat mengelupas cat dalam proyek kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Memutihkan Pakaian yang Menguning Tanpa Pemutih


    Jakarta

    Baju, celana, hingga kain putih mudah kusam atau menguning jika terus digunakan. Cairan pemutih umumnya dipakai untuk membuat warna pakaian kinclong kembali.

    Sayangnya, penggunaan produk pemutih yang terlalu banyak bisa merusak bahan. Bukannya bersih, baju justru semakin kekuningan sehingga tidak layak lagi dipakai.

    Ada kok cara ampuh memutihkan pakaian tanpa pemutih. Temukan caranya di bawah ini.


    Cara Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih

    Mengutip The Spruce dan Real Simple, berikut sederet cara memutihkan pakaian putih yang kekuningan atau kusam tanpa cairan pemutih:

    1. Gunakan Perasan Lemon

    Air perasan lemon merupakan pemutih alami untuk pakaian. Kandungan asam sitratnya berguna untuk memutihkan pakaian berbahan katun, linen, dan poliester.

    • Siapkan 4 buah lemon, potong menjadi dua bagian dan peras untuk diambil airnya.
    • Campurkan perasan lemon ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    2. Rendam dengan Soda Kue

    Soda kue atau baking soda mengandung natrium bikarbonat yang bantu menghilangkan noda membandel pada kain. Bahan ini juga dapat menghempaskan bau yang menempel di pakaian, termasuk kaus kaki.

    • Campurkan 230 gram soda kue ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas, aduk hingga larut.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 1 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    3. Tambahkan Cuka Putih

    Asam asetat dalam cuka putih bantu menghilangkan residu deterjen penyebab pakaian menguning dan kusam.

    • Tambahkan 250 ml cuka putih suling ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Masukkan pakaian putih menguning dan rendam semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    4. Pakai Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring ada yang mengandung natrium hipoklorit yang bisa memutihkan kain terbuat dari serat alami seperti katun atau linen.

    • Siapkan 3,5 liter air panas.
    • Tambahkan sedikit sabun cuci piring dengan deterjen biasa, aduk merata.
    • Masukkan pakaian kusam dan rendam selama 30 menit.
    • Cuci pakaian seperti biasa.

    5. Cobalah Citric Acid

    Bubuk citric acid atau asam sitrat bekerja sebagai pemutih sama seperti lemon. Teksturnya yang bubuk cukup disimpan tempat kering dan tidak mudah rusak seperti perasan lemon.

    • Campurkan 3 sdm bubuk asam sitrat dalam 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    6. Campurkan Boraks

    Boraks termasuk alternatif pemutih yang dapat menghilangkan noda dan residu yang mampu menempel pada kain.

    • Campurkan 115 gram bubuk boraks ke 3,5 liter air hangat, aduk hingga larut.
    • Masukkan pakaian putih dan rendam selama 30 menit atau lebih.
    • Cuci seperti biasa.

    7. Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Cahaya matahari yang mengandung sinar ultraviolet (UV) bisa memudarkan warna pakaian tapi juga dapat mencerahkan baju putih. Tidak hanya memutihkan, cahaya ini bantu membunuh kuman yang mungkin bersarang di kain.

    Pakaian, seprai, maupun handuk putih dapat dijemur di bawah sinar matahari langsung dan biarkan hingga kering.

    Penting diperhatikan, sejumlah cara di atas dikhususkan untuk pakaian full putih. Pengulangan metode mungkin diperlukan untuk mendapatkan pakaian yang kembali putih dan bersih.

    Hindari penggunaannya pada pakaian berwarna atau motif. Lakukan metode sesuai petunjuk dan jangan mencampur-campur bahan yang dipakai.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Efektif Usir Cicak Pakai Bahan yang Ada di Rumah, Mudah!


    Jakarta

    Adanya cicak di rumah memang tidak berbahaya, namun cicak biasanya sangat tidak diinginkan untuk berkeliaran di sekitar rumah kamu. Cicak tertarik pada makanan, air, dan tempat berlindung.

    Adanya serangga menjadi faktor adanya cicak di rumah karena menjadi sumber makanannya. Genangan air, seperti kolam juga menjadi sumber air bagi cicak untuk tetap berada di rumah kamu.

    Namun, pastinya kamu menginginkan cicak pergi dari rumah. Melansir The Spruce, berikut beberapa tips mengusir cicak yang ada di sekitar rumah.


    Gunakan Bawang Merah dan Bawang Putih

    Letakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah untuk mencegah cicak memasuki area dalam rumah. Kamu bisa menaruh bawang merah dan bawang putih dalam botol berisi air dan menyemprotkan air tersebut ke sudut-sudut dan sekitar titik masuk rumah.

    Bau bawang merah dan bawang putih yang kuat tidak menarik bagi cicak, sehingga cicak akan menghindari tempat-tempat yang berbau menyengat ini.

    Simpan Kamper

    Kamper memiliki bau yang kuat untuk mengusir berbagai jenis hama, termasuk cicak. Letakkan kamper di area yang sering didatangi cicak, seperti di bawah lemari dapur dan kamar mandi.

    Namun, kamu harus memperhatikan sekitar. Hal ini dikarenakan kamper mengandung bahan kimia beracun, sehingga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

    Tanaman

    Beberapa tanaman memiliki bau yang tidak sedap bagi cicak, seperti peppermint, ekaliptus, atau serai. Tanamlah di kebun sebagai cara yang mudah dan praktis untuk mengusir cicak dari halaman rumah kamu.

    Pakai Ampas Kopi

    “Ampas kopi merupakan obat rumahan yang ampuh untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dr. Kathryn Dench, kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins.

    Taburkan bubuk kopi di sekitar pondasi rumah dan di dekat titik masuk untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah kamu.

    Gunakan Semprotan Merica

    Lada bersifat mengganggu bagi cicak. Jadi menyemprotkan semprotan merica di area dalam rumah atau di sekitar bagian luar merupakan cara yang bagus untuk mengusir cicak dari rumah.

    Kamu dapat membuat semprotan merica sendiri dengan mencampur air dan cabai rawit atau bubuk cabai. Semprotkan campuran di sudut-sudut kosong dekat titik masuk dan sudut tersembunyi lainnya.

    “Bau yang menyengat akan membuat cicak berpikir dua kali sebelum melintasi pintu masuk yang disemprot merica,” kata Wilson.

    Manfaatkan Kucing Peliharaan

    Kucing tidak hanya suka mengejar tikus, kucing juga suka mengejar dan menangkap reptil kecil seperti cicak. Sehingga cicak yang tersisa akan ketakutan.

    “Meskipun kucing kamu bukan pemburu alami, seringkali cicak akan sangat takut hingga tidak mendirikan tempat di rumah kamu saat mereka dikejar-kejar oleh kucing yang ingin tahu,” kata Brett Bennett, direktur operasional untuk PURCOR Pest Solution.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! 8 Bau yang Dibenci Tikus, Auto Kabur



    Jakarta

    Tikus merupakan hama rumah tangga yang sangat mengganggu dan juga menyebalkan, namun mengusir tikus cukup sulit dilakukan. Tikus memiliki indra penciuman yang sangat tajam, sehingga bau dapat digunakan sebagai pengusir tikus dari rumah.

    Tikus bisa sangat terganggu dengan sejumlah bau rumah tangga yang kuat. Tetapi cara mengusir tikus dengan bau yang tidak disukai, hanya akan bersifat sementara namun efektif untuk dicoba.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa bau yang tidak akan disukai oleh tikus sehingga dapat menjadi cara untuk mengusirnya dari rumah.


    Kayu Manis

    Hidung tikus yang tajam akan sangat sensitif dengan bau seperti kayu manis, sehingga tikus akan menjauhkan area yang terdapat kayu manis karena aromanya yang kuat. Pertimbangkan untuk menaburkan bubuk kayu manis di area yang sering terdapat tikus.

    Cuka

    Aroma cuka yang menyengat dapat menutupi bau feromon tikus, sehingga tikus tidak akan datang ke rumah lagi. Tuangkan cuka putih ke dalam botol semprot dengan beberapa tetes sabun cuci piring, lalu semprotkan ke area yang dihinggapi tikus.

    Minyak Kayu Putih

    Minyak kayu putih terbukti dapat mengusir tikus berkat aroma herbalnya yang menyengat. Untuk menggunakannya pada tikus, encerkan dengan sedikit alkohol isopropil dan semprotkan ke area yang dihinggapi tikus.

    Bawang Putih

    Tidak diragukan lagi bahwa aroma bawang putih bersifat persisten, sehingga sangat ampuh untuk mengusir tikus. Namun, jangan gunakan bawang putih segar atau yang diiris untuk mengusir tikus.

    Gunakan bubuk bawang putih atau bawang putih yang sudah diawetkan, sehingga akan bertahan jauh lebih lama daripada bawang putih segar.

    Minyak Kayu Cedar

    Bau khas minyak kayu cedar dapat bertindak sebagai pencegah tikus, sehingga tikus tidak masuk ke rumah kamu. Akan tetapi, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minyak kayu cedar sebenarnya beracun bagi tikus dalam jangka waktu lama.

    Hal ini menyebabkan lesi dan tumor hati yang lambat, tetapi pasti membunuh tikus. Pertimbangkan untuk menggunakan metode yang lebih manusiawi untuk membunuh tikus di rumah.

    Bunga Lavender

    Minyak lavender dapat mengusir tikus, begitu pula dengan lavender yang ditanam dalam pot di sekitar rumah kamu. Cobalah untuk menanam lavender di musim yang hangat dan tambahkan minyak lavender di sekitar tepi rumah di musim dingin.

    Cabe Rawit

    Bau pedas dapat mengusir semua jenis hewan pengerat, termasuk juga tikus. Taburkan bubuk cabai rawit di sekitar loteng untuk mengusir tikus.

    Garam Epsom

    Garam epsom mengeluarkan bau pahit yang tidak disukai tikus. Taburkan di tepi atau tempat-tempat yang sering dihinggapi tikus, tetapi jangan gunakan terlalu banyak di luar ruangan. Garam dapat merusak tanah jika digunakan dalam jumlah banyak.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com