Tag: bubuk

  • 4 Bahan yang Dapat Mengusir Kecoa dari Rumah Tanpa Perlu Dikejar


    Jakarta

    Salah satu serangga yang kehadirannya ditakuti adalah kecoa. Serangga kecil berwarna coklat ini bisa bergerak sangat gesit dan bisa terbang saat merasa dalam bahaya. Beberapa orang takut terhadap kecoa karena ketika didekati, terkadang mereka justru jalan menuju orang tersebut, bukannya menjauh.

    Biasanya dalam keadaan panik, orang-orang akan kabur atau melempar benda ke kecoa hingga hewan tersebut mati. Ada yang mengatakan cara ini harus dihindari karena kecoa yang mati dapat menyebarkan bakteri.

    Lantas, bagaimana cara mengusir kecoa dari rumah?


    Dilansir Homes & Gardens, berikut cara dan bahan yang dapat digunakan untuk mengusir kecoa tanpa perlu bersinggungan langsung.

    Cara Mengusir Kecoa di Rumah

    1. Perasan Lemon

    Lemon dapat mencegah kecoa datang karena di dalam buah tersebut terdapat zat anti-patogen yang dapat mencegah tumbuhnya bakteri sehingga kecoa tidak akan tertarik ke daerah tersebut.

    Cara membuat perangkapnya cukup dengan mencampurkan 2-3 sendok makan perasan lemon ke dalam air. Kemudian, gunakan air tersebut untuk mengepel lain. Jangan lupa untuk selalu memastikan ruangan bersih dan tidak ada sampah di dalam rumah, terutama pada malam hari. Sebab, kecoa menyukai tempat yang kotor.

    2. Gula dan Boraks

    Boraks merupakan senyawa kimia yang cukup berbahaya, bahkan untuk manusia sekalipun. Bahan kimia ini bisa untuk mengusir kecoa. Apabila serangga tersebut memakan boraks, bahan ini dapat menyebabkan bagian eksoskeleton kecoa mengering, mempengaruhi sistem pencernaan, dan membunuhnya.

    Cara membuat perangkapnya adalah dengan mencampurkan boraks dan gula dengan perbandingan 3:1 sebelum menyebarkannya di tempat-tempat di mana banyak kecoa bersarang. Namun, kamu perlu berhati-hati jangan sampai orang lain terutama anak-anak dekat-dekat dengan perangkap ini.

    3. Kopi Bubuk

    Selanjutnya ada kopi bubuk. Untuk mendapatkan bahan satu ini tidak akan susah. Kecoa merupakan salah satu hewan yang membenci aroma dari kopi bubur sehingga mereka tidak akan berani menjelajahi rumah apabila mencium aroma dari kopi bubuk.

    Cara memasang jebakannya letakkan wadah berisi kopi bubuk di atas wadah berisi air. Letakkan di lokasi yang sering dilalui kecoa.

    4. Minyak Daun Mint atau Peppermint Oil

    Aroma berikutnya yang tak disukai kecoa adalah minyak daun mint atau peppermint oil. Dengan menyiapkan 15 tetes peppermint oil dengan 295 ml, kemudian disemprotkan ke tempat yang sering dilalui kecoa, bisa mengusir serangga pengganggu tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Merica Bubuk Bisa Bikin Tikus Auto Kabur dari Rumah, Begini Caranya



    Jakarta

    Tikus adalah hama yang suka mengendap-endap di dalam rumah. Hewan pengerat ini cukup mengganggu karena suka mencuri makanan, buang kotoran sembarangan, dan merusak benda-benda di rumah.

    Ada berbagai cara untuk membasmi tikus di rumah, mulai dari perangkap lengket atau racun kimia. Lalu, penghuni juga bisa mencegah tikus masuk rumah menggunakan bau-bau yang menyengat.

    Dilansir dari detikFood, ada beberapa bahan dapur yang ampuh untuk mengusir tikus di rumah. Nah, salah satunya adalah membuat perangkap menggunakan merica bubuk.


    Lalu, bagaimana cara mengusir tikus di rumah? Simak caranya berikut ini.

    Cara Cegah Tikus Masuk Rumah

    1. Merica Bubuk

    Merica bubuk terkenal sebagai bahan yang bisa bikin mata perih kalau sampai terkena. Namun, untuk tikus, mereka justru tidak menyukai aromanya. Tak hanya merica, lada hitam bubuk juga tidak disukai tikus.

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, penghuni rumah bisa membuat perangkap dengan merica bubuk. Caranya dengan menabur merica bubuk di sudut-sudut rumah yang sering dilalui tikus. Namun, pastikan taburan merica bubuk nggak sampai bercecer agar rumah tidak kotor.

    2. Bubuk Kopi

    Selain itu, kopi juga bahan dapur yang efektif untuk mengusir tikus. Bukan asal kopi kemasan ya, tetapi kopi hitam tanpa campuran gula atau krimer.

    Cara mengusir tikus dengan kopi juga mudah. Penghuni rumah cukup menaburkan kopi di sudut rumah yang sering dilalui tikus. Lakukan hal ini secara berulang sampai tikus benar-benar pergi.

    3. Teh Celup Bekas

    Setelah menyeduh teh, jangan langsung buang teh celupnya. Teh celup bekas bisa digunakan untuk mengusir tikus.

    Teh mengandung senyawa tanin yang menimbulkan aroma yang tidak disukai tikus. Cara mengusir tikus bisa dengan meletakkan teh celup bekas yang masih lembab di sudut ruangan. Penghuni rumah dapat menggunakan beberapa kantung teh sekaligus.

    4. Bawang Putih

    Terakhir, aroma bawang putih yang menyengat cukup mengganggu bagi tikus. Hewan ini enggan dekat-dekat ke tempat yang terdapat bawang putih.

    Itulah beberapa cara mencegah tikus masuk rumah dengan memanfaatkan bahan dapur dengan aroma menyengat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Bersihkan Cermin Pakai Baking Soda, Ini Akibatnya


    Jakarta

    Baking soda merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk membuat kue dan bermanfaat juga untuk membersihkan benda di rumah. Namun, tidak semua benda boleh dibersihkan dengan baking soda.

    Salah satunya adalah peralatan yang terbuat kaca maupun cermin. Membersihkan peralatan yang terbuat dari kaca dan cermin pakai baking soda justru bisa menggores permukaan kaca. Hal ini akan membuat tampilan justru menjadi keruh.

    Jika ingin membersihkan cermin, para ahli menyarankan untuk menggunakan kain microfiber yang dipadukan dengan pembersih kaca komersial atau campuran air dan cuka.


    Selain cermin, masih ada benda-benda lain yang tidak boleh dibersihkan memakai baking soda. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Meja Dapur dari Marmer dan Granit

    marmer carrara.ilustrasi marmer. Foto: Getty Images/iStockphoto/IlyaAMT

    Jangan sekali-kali membersihkan meja dapur yang terbuat dari marmer dan granit dengan baking soda. Hal itu karena bisa menggores permukaan yang bisa membuatnya tampak kusam.

    Untuk membersihkannya, jangan pakai pembersih keras. Pemilik rumah bisa membuat larutan pembersih dari campuran air dan cairan pencuci piring.

    Perabotan Kayu

    perabotan kayuperabotan kayu Foto: Istimewa

    Selain permukaan marmer dan granit, jangan bersihkan perabotan kayu dengan baking soda. Baking soda bisa membuat permukaan kayu kusam dan menghilangkan minyak pelindung dan sealant lapisan penutup.

    Benda yang Terbuat dari Kulit

    Close-up the Fragment of expensive beige leather sofa to indoors.Sofa kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/yanik88

    Selanjutnya ada benda yang terbuat dari kulit, misalnya sofa kulit. Menurut founder dari Maid Brigade Robin Murphy, bahan kulit sangat sensitif terhadap abrasif. Jadi ketika mengapilkasikan baking soda ke sofa kulit, bisa berisiko menimbulkan goresan atau mengikis permukaan.

    Bubuk baking soda juga sulit untuk dihilangkan dari perabotan yang terbuat dari kulit. Jadi sebaiknya hindari membersihkan dengan campuran baking soda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Alami Usir Semut Merah di Rumah, Ampuh dan Aman untuk Keluarga


    Jakarta

    Semut merah kerap menjadi masalah bagi penghuni rumah. Serangga kecil ini dapat menggigit kulit sehingga menimbulkan rasa gatal. Bahkan, semut merah suka mengerumuni makanan yang ada di dapur atau meja makan.

    Sebenarnya, semut merah dapat dibasmi dengan cairan pembasmi serangga yang banyak dijual di pasaran. Namun, kandungan zat di dalamnya dianggap berbahaya jika dihirup terlalu banyak.

    Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara alami untuk membasmi semut merah di dalam rumah. Selain lebih aman, cara ini disebut lebih ampuh untuk mengusir semut agar tidak bersarang lagi.


    Cara Ampuh Membasmi Semut Merah dengan Bahan Alami

    Mengusir semut merah ternyata bisa dilakukan dengan cara alami. Dikutip dari Homes and Gardens dan Healthline, Selasa (24/6/2025), berikut langkah-langkah membasmi semut merah dengan bahan alami:

    1. Air Panas

    Langkah yang pertama adalah dengan menggunakan air panas, yakni dengan menuangkan air panas ke sekitar sarang semut merah. Cara ini dinilai efektif hingga 60 persen untuk membasmi semut.

    Meski begitu, jika sarang semut berada di taman atau tanah maka cara ini dinilai berbahaya karena dapat membunuh tumbuhan di sekitarnya.

    2. Sabun Cair dan Jeruk

    Kombinasi antara sabun cair dan jeruk dinilai efektif untuk membasmi semut merah. Kamu bisa mencampur sabun cair, jeruk, dan sedikit air ke dalam botol semprot, lalu semprotkan cairan tersebut ke area yang terdapat sarang semut.

    3. Tepung Maizena

    Selain digunakan sebagai bahan masakan, tepung maizena ternyata bisa digunakan untuk mengusir semut merah. Caranya juga gampang, cukup menaburkan tepung maizena di sekitar sarang atau jalur yang dilalui semut. Setelah itu, bersihkan sisa tepung maizena dan semut yang mati dengan sapu atau penyedot debut.

    4. Minyak Nimba

    Untuk cara yang lebih praktis, kamu bisa menggunakan minyak nimba atau neem oil. Minyak yang berasal dari biji pohon nimba (Azadirachta indica) dikenal sebagai insektisida alami yang efektif melawan berbagai hama, termasuk semut merah.

    Cara pakainya adalah dengan menuangkan minyak nimba ke dalam wadah. Setelah itu, tuang minyak tersebut ke sarang atau area yang dilalui semut merah.

    5. Baking Soda dan Gula

    Cara berikutnya adalah menggunakan campuran baking soda dan gula. Cara kerjanya adalah gula dapat menarik perhatian semut, sedangkan baking soda akan membunuh semut setelah mengkonsumsi gula.

    Letakkan campuran ini di sudut-sudut rumah atau sarang yang sering dilalui semut agar dapat mengusirnya secara efektif.

    6. Cuka Putih

    Kombinasi antara cuka putih dan air diklaim ampuh untuk mengusir semut di rumah. Campur air dan cuka putih dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol semprot, lalu semprotkan cairan tersebut ke sarang atau jalur semut.

    Setelah semut berhasil dibasmi, kamu perlu membersihkan sisa cairan cuka di lantai atau dinding untuk menghilangkan aromanya.

    7. Lada Hitam

    Lada hitam bubuk dapat digunakan untuk mengusir semut. Sebab, serangga ini tidak suka dengan baunya sehingga lebih memilih untuk menghindar. Cukup dengan menaburkan lada hitam ke sarang atau jalur semut untuk mengusir mereka dari dalam rumah.

    8. Ampas Kopi

    Setelah menikmati secangkir kopi, ampasnya jangan langsung dibuang karena dapat dimanfaatkan untuk mengusir semut merah. Cobalah untuk menaburkan ampas kopi ke alas atau wadah kecil, lalu letakkan di sarang atau jalur semut.

    Namun, sebaiknya rutin mengganti ampas kopi dengan yang baru karena khasiatnya akan menghilang setelah kering.

    Itulah delapan cara ampuh mengusir semut merah dengan mudah pakai bahan alami. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kutu Putih Muncul dan Rusak Tanaman? Ini Penyebab dan Cara Basminya



    Jakarta

    Merawat tanaman tidak sekadar menyiram air dan memberi pupuk, tetapi juga menjaganya dari hama. Salah satu hama yang suka muncul adalah serangga kutu putih.

    Tanaman yang terinfeksi kutu putih bisa rusak, pertumbuhannya terhambat, bahkan mati. Kutu putih merusak tanaman dengan menghisap sari inangnya, sehingga muncul residu putih pada bagian tertentu.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus segera membasmi kutu putih. Penghuni juga perlu tahu penyebab munculnya kutu putih agar bisa lebih waspada.


    Kenapa kutu putih muncul pada tanaman dan bagaimana cara membasminya? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari The Spruce dan Martha Stewart.

    Penyebab Kutu Putih pada Tanaman

    Kutu putih menyerang tanaman karena tertarik dengan hal berikut ini.

    1. Banyak Sari Buah

    Tanaman yang kaya akan sari buah, misalnya pohon jeruk dan mangga, menarik bagi kutu putih. Tanaman tersebut bisa menjadi bahan makanan mereka.

    2. Kadar Nitrogen Tinggi

    Kutu putih juga muncul pada tanaman dengan kadar nitrogen tinggi dan pertumbuhannya lunak. Hal ini dapat terjadi kalau menyiram dan memberi pupuk terlalu banyak pada tanaman.

    Jika tanaman sudah terserang kutu putih, sebaiknya jauhkan dari tanaman lain. Infeksi kutu putih dapat menyebar ke tanaman terdekat.

    Cara Basmi Kutu Putih pada Tanaman

    Inilah cara membasmi kutu putih agar tanaman nggak rusak.

    1. Pangkas Sebagian Tanaman

    Penghuni rumah bisa memangkas bagian tanaman yang terserang kutu putih kalau infeksinya cukup berat. Lalu, buang potongan tersebut karena kutu putih dapat mengenai bagian tanaman lain.

    2. Siram Kutu Putih

    Untuk serangan kutu putih yang tergolong ringan, penghuni dapat menyiram tanaman dengan air untuk menyingkirkannya. Letakkan bagian tanaman yang terserang di bawah pancuran air keran. Pastikan menyiram bagian atas dan bawah tanaman atau daun yang terinfeksi.

    3. Semprotkan Cairan DIY

    Selain itu, penghuni bisa membuat cairan pengusir kutu putih. Cairan tersebut dapat dibuat dari bawang bombay, bawang putih, dan bubuk cabai.

    Bahan-bahan tersebut dihaluskan dengan blender hingga konsistensinya menjadi pasta dan tambahkan air sekitar 1 liter. Kemudian, campuran didiamkan selama 1 jam. Larutan itu disaring dengan kain tipis dan ditambahkan sabun cuci piring cair, lalu diaduk rata.

    Cairan ini dapat dimasukkan ke dalam botol untuk disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang kutu putih. Ulangi penyemprotan setelah beberapa hari sesuai kebutuhan. Larutan DIY (do-it-yourself) atau buatan sendiri ini bisa disimpan dalam kulkas hingga seminggu.

    4. Semprotkan Larutan Minyak Nimba

    Penghuni juga bisa menyemprotkan larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Zat dalam minyak nimba bakal mempengaruhi kemampuan makan, pertumbuhan, dan perkembangan kutu putih.

    Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 sdt sabun cuci piring dan 3,7 liter air. Campuran diaduk rata dan dimasukkan ke dalam botol semprot.

    Semprotkan larutan tersebut ke tanaman yang terinfeksi kutu putih pada pagi dan sore hari. Ulangi penyemprotan cairan minyak nimba setelah 1-2 minggu jika serangan kutu putih masih berlanjut.

    5. Sebarkan Serangga Predator

    Kalau serangan kutu putih masih ringan, penghuni bisa memanfaatkan sejumlah serangga predator yang dapat membunuh kutu putih secara alami. Serangga tersebut antara lain tawon parasitoid (Leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri.

    Sebarkan serangga tersebut sebagai cara alternatif untuk membasmi kutu putih. Namun, proses ini membutuhkan waktu cukup lama.

    Itulah penjelasan seputar kutu putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Jangan Simpan 9 Benda Ini Dekat Kompor Kalau Nggak Mau Nyesel


    Jakarta

    Kompor merupakan benda yang wajib ada di dalam dapur. Selain kompor, ada berbagai macam barang yang disimpan di dapur, seperti alat masak dan bahan makanan.

    Benda-benda di dapur tidak boleh ditaruh sembarangan, apalagi sampai berdekatan dengan kompor. Pasalnya, kompor sebagai sumber api berisiko membakar benda di dekatnya.

    Nah, ada beberapa benda yang rawan terbakar atau rusak kalau berada dekat kompor. Simak benda apa saja yang tidak boleh diletakkan dekat kompor di sini.


    Benda yang Tak Boleh Berada di Dekat Kompor

    Inilah deretan benda yang sebaiknya ditempatkan jauh dari kompor, dikutip dari Real Simple.

    1. Tisu

    Tisu memiliki bahan yang mudah terbakar. Benda ini bisa saja ditaruh di berbagai tempat, tetapi sebaiknya hindari area kompor.

    2. Benda Elektronik

    Jauhkan benda elektronik seperti pemanggang roti, laptop, dan ponsel dari kompor. Benda-benda ini rawan meleleh akibat panas tinggi.

    3. Rempah-rempah

    Sebaiknya rempah-rempah tidak disimpan dekat kompor. Panas dari kompor bisa mengeringkan minyak esensial di dalam rempah-rempah. Lalu, uap dari merebus air atau sop membuat rempah-rempah bubuk lembap dan cepat menggumpal.

    4. Makanan Cepat Busuk

    Makanan yang cepat busuk seperti kentang, sayuran, dan bawang perlu dijauhkan dari kompor. Makanan seperti itu membutuhkan lingkungan dengan suhu ruangan yang dingin atau sejuk. Kalau diletakkan dekat kompor, makanan tersebut akan cepat lunak dan membusuk.

    5. Produk Pembersih

    Kemudian, jangan simpan produk pembersih seperti sabun cuci piring dekat kompor. Produk tersebut mudah terbakar karena kandungan bahan kimia di dalamnya.

    6. Minyak Goreng

    Biasanya minyak goreng berada dekat kompor agar mudah diambil. Namun, sebenarnya minyak goreng sensitif terhadap suhu tinggi. Kualitas minyak bisa menurun kalau disimpan dekat kompor.

    7. Cuka

    Cita rasa cuka bisa berubah akibat suhu tinggi dari kompor. Sebaiknya hindari meletakkan cuka di area kompor.

    8. Benda Plastik

    Berbagai peralatan dapur ada yang terbuat dari plastik. Pastikan untuk menaruh peralatan tersebut jauh dari kompor agar tidak meleleh, melengkung, mengering, bahkan terbakar kalau terlalu dekat api.

    9. Kain

    Terakhir, jauhkan bahan-bahan kain seperti sarung tangan oven dari kompor. Bahan kain sangat rawan terbakar dekat kompor.

    Itulah sejumlah benda yang perlu dijauhkan dari area kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Alami yang Aromanya Bikin Tikus Tak Mau Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hewan pengganggu di rumah. Hewan ini bisa merusak berbagai barang di rumah, menimbulkan kebisingan, hingga meninggalkan kotoran serta bau tak sedap di rumah.

    Hewan pengerat satu ini sering aktif pada malam hari karena mereka pandai mencari makanan saat gelap. Tikus kerap mengambil makanan di tempat sampah atau area lain di rumah tempat menyimpan makanan.

    Cara mencegah tikus berkeliaran di rumah sebenarnya bukan dengan memasang perangkap. Apabila hanya memasang perangkap, berarti hewan tersebut sudah ada di rumah dan hendak dibasmi.


    Apabila ingin mencegah dan mengusir tikus agar tidak lagi masuk ke rumah adalah dengan mencari akses masuknya dulu. Apakah lewat lubang di saluran pembuangan, lubang di atap, atau justru dari pintu masuk atau jendela rumah.

    Setelah menutup segala akses masuk, selanjutnya adalah memasang penghalau dari bahan-bahan pengusir tikus. Bahan-bahan tersebut tidak perlu yang mengandung bahan kimia karena nantinya tikus bisa langsung mati di tempat dan sulit membuangnya. Dilansir detikFood, sebagai gantinya coba memakai bahan-bahan alami yang efektif membuat tikus menjauh dan tak ingin balik lagi ke rumah.

    Bahan Alami yang Ampuh Usir Tikus

    1. Bawang Putih

    Tikus merupakan hewan yang memiliki penciuman yang tajam. Cara ampuh untuk mengusir hewan pengerat satu ini adalah dengan bahan dapur yang berbau tajam, salah satunya adalah bawang putih.

    Cara pasang perangkapnya adalah dengan mengupas bawang putih lalu potong menjadi beberapa potongan besar. Masukkan ke dalam kain tipis seperti kasa, kemudian bisa langsung diletakkan di tempat di mana tikus sebelumnya terlihat.

    2. Teh Celup Bekas

    Bahan kedua bisa memanfaatkan bahan bekas yakni teh celup yang sebelumnya sudah dipakai untuk menyeduh. Bau dari teh yang menguar, tidak disukai oleh tikus. Teh tersebut bisa dikeluarkan dari kemasannya kemudian diletakkan di dalam wadah sebelum diletakkan sebagai bahan penghalang tikus.

    3. Merica Bubuk

    Merica bubuk terkenal memiliki rasa yang pedas dan bau yang tajam. Bukan hanya manusia yang bisa merasakan hal tersebut, tikus pun demikian. Sensasi pedas tersebut tidak disukai oleh tikus sehingga mereka akan cepat menghindar area yang disebar merica bubuk.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Caranya cukup dengan menaburi merica bubuk atau lada hitam secukupnya ke area yang sebelumnya didatangi tikus. Agar tidak mengotori rumah, lebih baik gunakan wadah kecil.

    4. Bubuk Kopi

    Pecinta kopi yang sering menyeduh kopi bubuk bisa menggunakan bahan tersebut untuk mencegah tikus masuk ke rumah. Caranya sama seperti memasang jebakan menggunakan merica bubuk.

    Kopi yang disarankan adalah kopi hitam, bukan kopi dengan campuran gula atau krimer karena justru akan mengundang semut.

    5. Cangkang Telur

    Kulit telur ini bisa diletakkan di taman atau dekat pintu masuk rumah. Cangkang tersebut bisa dihancurkan hingga cukup kecil dan halus. Kemudian jemur hingga mengering. Baru setelah itu disebar di dua tempat tadi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Harga Batu Bata Merah Satuan dan Paket, Mulai dari Rp 500


    Jakarta

    Batu bata merah merupakan material yang banyak digunakan sebagai bahan utama membuat fondasi rumah. Material ini banyak dipilih karena keterjangkauannya dan ketahanannya.

    Bata merah terbuat dari tanah merah, pasir silika, campuran semen, batu kapur, gypsum, air, dan aluminium bubuk. Jenis batu bata ini menjadi pilihan utama untuk membangun rumah pribadi karena ketahanannya yakni kokoh, tahan terhadap api, tidak mudah keropos dan berlumut.

    Kalau dari segi harga, bata merah termasuk murah. Namun, setiap toko memiliki harga jual berbeda-beda. Selain itu, bata bata juga memiliki ukuran dan cara pembuatan yang berbeda sehingga harga juga akan disesuaikan dengan dua aspek tersebut.


    Hal yang perlu diketahui, batu bata biasanya dijualnya dalam bentuk satuan. Namun, ada pula toko yang memberikan batas minimal pembelian terutama yang ingin diantar ke rumah. Sebagai estimasi, dikutip dari beberapa toko di e-commerce, berikut kisaran harga batu bata, Kamis (3/7/2025).

    Bata Merah Eceran

    Bata merah press 20 x 10 x 5.5 cm = Rp 550/buah

    Bata merah press 16,5 x 7,5 x 5 cm = Rp 500-550/buah

    Bata merah jumbo 9,5 x 3,5 x 18,5 cm = Rp 460/buah

    Bata merah jumbo super 20 x 10 x 5 cm = Rp 700-1.150/buah

    Bata Merah Paket

    Bata merah jumbo super 20 x 10 x 5 cm (6.000 buah) = Rp 4,3-5,2 juta

    Bata merah jumbo super 20 x 10 x 5 cm (100 buah) = Rp 245-588 ribu

    Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm (500 buah) = RP 365 ribu

    Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm (100 buah) = RP 245 ribu

    Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm (1.000 buah) = RP 2,2 juta

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Bubuk Kayu di Sekitar Perabotan? Bisa Jadi Ulah Kumbang Satu Ini


    Jakarta

    Salah satu risiko jika memiliki perabotan dari kayu adalah rawan serangan serangga. Namun, serangga itu bukan hanya rayap, melainkan ada hewan kecil bernama kumbang bubuk kayu yang juga mengincar kayu.

    Kumbang bubuk kayu ini merupakan sebutan umum bagi serangga yang termasuk bagian dari tiga famili kumbang, yaitu Lyctidae, Bostrichidae, dan Anobiidae. Kumbang ini sama seperti rayap dapat menghasilkan kotoran halus seperti tepung. Bentuknya kecil dengan badan yang panjang dan ramping mirip dengan kecoa.

    Dilansir dari Michigan State University Plant & Pest Diagnostics dalam artikel berjudul Powderpost beetles, disebutkan bahwa serangga ini kerap memakan bagian dalam kayu secara berulang. Aktivitas kumbang bubuk kayu ini juga menyebabkan lubang pada kayu. Jenis kayu yang mereka sukai adalah kayu keras dan lunak, tergantung pada jenisnya. namun ada juga yang memakan kayu lunak bahkan keduanya.


    Cara Cegah dan Basmi Kumbang Bubuk Kayu

    1. Beri Lapisan Kayu

    Perabotan kayu biasanya telah diberikan satu lapisan dari cat pelindung agar tidak diserang oleh serangga seperti kumbang bubuk kayu. Untuk perabotan yang memiliki laci seperti meja dan lemari, bagian dalamnya juga bisa dilapisi dengan cat tersebut.

    2. Jaga Kelembapan Kayu

    Kayu juga rentan terhadap kelembapan bukan hanya beton sehingga sebaiknya perabotan kayu berada di lingkungan yang kering. Untuk tingkat kelembapan yang disarankan, yaitu berada di bawah 20 persen. Dengan begitu, pemilik perabotan tersebut tidak perlu khawatir serangan rayap atau kumbang bubuk kayu.

    3. Pakai Insektisida

    Cara lainnya adalah memakai insektisida untuk membasmi kumbang bubuk kayu agar tidak kembali lagi. Dilansir dari Department of Entomology University of Kentucky dalam artikel berjudul Powderpost Beetles, borat yang terkandung dalam insektisida bisa membunuh kumbang yang telah menggerogitu kayu atau yang berada di sekitar kayu. Kedalaman penetrasi borat tergantung pada kadar air kayu, semakin lembap kayu semakin dalam borat akan menembus.

    Agar borat dapat menembus permukaan kayu, sebaiknya penyemprotan insektisida dilakukan sebelum finishing. Sebab, cairan tersebut tidak akan menembus cat maupun pelapis anti-air lainnya. Insektisida ini biasanya digunakan untuk mencegah kumbang bubuk kayu famili anobiidae yang memakan kusen, tiang, dan elemen struktural bangunan lainnya.

    4. Buang Kayu yang Sudah Digerogoti

    Cara terakhir agar kumbang bubuk kayu tidak mengincar perabotan yang lain menurut The Spruce adalah dengan membuang perabotan tersebut. Ganti dengan perabotan kayu yang sudah dilapisi dengan cat anti rayap agar kejadian yang sama tidak terjadi lagi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bau Bangkai Tikus di Rumah? Ini Cara Cepat Menghilangkannya!



    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang kerap bikin resah penghuni rumah. Selain merusak makanan dan perabotan, tikus juga bisa menjadi sumber penyakit karena habitatnya yang kotor dan jorok.

    Yang lebih menjengkelkan, tikus terkadang bisa mati tanpa diketahui. Akibatnya, pemilik rumah baru sadar saat mencium bau bangkai yang menyengat. Jika tidak segera ditangani, bau tersebut bisa menyebar ke seluruh ruangan dan sangat mengganggu kenyamanan.

    Dilansir dari Apartment Therapy, berikut ini langkah-langkah menghilangkan bau bangkai tikus yang bisa kamu coba di rumah:


    1. Temukan dan Buang Bangkainya

    Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melacak sumber bau. Biasanya, bangkai tikus tersembunyi di balik lemari, langit-langit, atau sudut-sudut gelap rumah.

    Saat menemukannya, gunakan sarung tangan dan masker untuk mengambil bangkai. Masukkan bangkai ke kantong plastik, lalu lapisi lagi dengan kantong lain (2-3 lapis). Buang bangkai tersebut di tempat sampah luar ruangan.

    2. Bersihkan Area Bekas Bangkai

    Setelah bangkai dibuang, area tempat ditemukannya perlu didisinfeksi. Campurkan larutan pemutih dan air, lalu semprotkan pada area tersebut. Diamkan selama 10 menit, kemudian lap bersih menggunakan tisu atau kain.

    Tujuannya agar bakteri dan virus yang mungkin terbawa oleh tikus benar-benar hilang.

    3. Netralisir Bau Secara Alami

    Untuk menghilangkan sisa bau, kamu bisa taburkan soda kue atau bubuk kopi di area tersebut. Kedua bahan ini efektif menyerap bau tak sedap.

    Alternatif lain, kamu bisa membuat semprotan dari campuran air dan cuka, lalu semprotkan ke udara atau area yang bau.

    4. Alirkan Udara Segar

    Buka jendela dan nyalakan kipas angin agar udara segar mengalir ke dalam rumah. Ini bisa membantu menghilangkan bau bangkai lebih cepat dan membuat sirkulasi udara kembali normal.

    Menghilangkan bau bangkai tikus tidak cukup hanya dengan membuangnya. Diperlukan pembersihan menyeluruh dan netralisasi bau agar rumah kembali nyaman dan sehat.

    Kalau kamu sedang mencium bau aneh di rumah dan tidak tahu sumbernya, bisa jadi itu bangkai tikus yang tersembunyi. Segera cari dan bersihkan sebelum baunya menyebar lebih parah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com