Tag: bukaan

  • Berapa Ukuran Standar Jendela Rumah? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Jendela termasuk elemen penting dari sebuah rumah. Keberadaannya memiliki peran besar, antara lain sebagai jalur masuknya cahaya matahari dan sirkulasi udara ke dalam hunian.

    Pemasangan jendela rumah tidak boleh asal, melainkan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya ukuran jendela. Ukuran jendela harus dipertimbangkan lantaran mampu mempengaruhi tampilannya secara keseluruhan. Lantas, berapa ukuran jendela rumah standar yang pas?

    Fungsi Jendela Rumah

    Mengutip buku Make Over Fasad Rumah oleh Arieni Lestari, dkk, fungsi utama jendela yaitu jalan masuk sinar matahari ke dalam rumah dan jalur sirkulasi udara yang baik. Ukuran dan peletakan jendela juga mempengaruhi fungsinya ini.


    Jendela yang bukannya sempit memiliki kemampuan minim dalam memasukkan cahaya. Terlebih jika material yang digunakan tidak tembus sinar. Sebab itu, kaca bening menjadi pilihan yang bagus jika menginginkan sinar matahari masuk ke dalam ruang.

    Bukaan jendela juga mempengaruhi kelancaran sirkulasi udara. Sistem bukaan pivot dapat menjadi jalur keluar masuk udara yang lebih banyak Posisi peletakan jendela yang tepat memungkinkan pula udara mengalir masuk ke seluruh ruangan dan rumah bisa terhindar dari kepengapan.

    Fungsi jendela lainnya jika dilihat dari segi desain yaitu sebagai elemen estetis pada fasad bangunan. Jendela yang menyatu dengan elemen desain lain mampu membentuk kesatuan konfigurasi fasad harmonis yang meningkatkan nilai artistik desain.

    Ukuran Standar Jendela Rumah

    Dilansir BTN Properti, ukuran standar jendela rumah umumnya 80 x 120 cm. Jendela berukuran ini cocok ditempatkan pada bagian depan rumah seperti ruang tamu.

    Terdapat pula ukuran jendela untuk tiap-tiap ruangan rumah. Seperti jendela kamar tidur, ukuran idealnya yaitu 60 x 80 cm, 40 x 90 cm, dan 50 x 100 cm. Untuk ukuran jendela dapur sekitar 50 x 70 cm. Sementara kamar mandi bisa diberikan jendela berukuran 30 x 30 cm atau 40 x 50 cm.

    Jendela sebenarnya bisa dibuat dengan ukuran lebih besar, tapi pastikan privasimu tidak terganggu ya. Jika menginginkan ukuran yang besar di kamar tidur misalnya, kamu dapat menempatkan jendela membelakangi spot pribadi. Peletakan jendela di kamar mandi pun disarankan berada di posisi cukup tinggi agar privasi terjaga.

    Tips Menentukan Ukuran Jendela Rumah

    Proporsi jendela dan dinding sekelilingnya memang perlu diperhatikan saat menentukan ukuran jendela, tetapi bukan hanya itu. Dikutip dari buku Seri Rumah Ide: Jendela terbitan Imelda Akmal Architecture Writer Studio, ukuran jendela hunian juga bisa disesuaikan dengan dimensi tubuh penghuni rumah.

    Jendela umumnya lebih tinggi dari kepala dan bagian bawahnya sejajar dengan pinggang. Kalau ingin membesarkan ukuran jendela untuk memaksimalkan akses view ke area luar, kamu dapat membagi ukuran jendela ke unit-unit yang lebih kecil. Sehingga jendela terlihat lebih proporsional dengan ukuran skala manusia.

    Di sisi lain, ukuran jendela juga perlu mampu sebagai emergency exit, terutama di hunian tempat tinggal. Bila terjadi situasi darurat, kamu dapat menyelamatkan diri dengan keluar rumah melalui jendela. Sebab itu, ukuran jendela bisa diusahakan berukuran sesuai tubuh penghuninya

    Nah, itu tadi penjelasan ukuran jendela rumah standar yang dapat dipertimbangkan saat membuat jendela rumah.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Bisa Ada Tawon Bersarang di Rumah? Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu menemukan sarang tawon di rumah? Memang terkadang tawon tertarik untuk tinggal dan membuat sarang di sudut-sudut rumah dan tersembunyi.

    Meski tidak terlalu mengganggu, sewaktu-waktu bisa saja kamu tidak sengaja tersengat tawon. Maka, sebaiknya menghilangkan dan mengusir tawon dari rumah.

    Namun, apa yang membuat mengundang tawon masuk dan membuat sarang di rumah ya? Berikut ini alasannya dikutip dari Peachtree Pest Control, Rabu (14/8/2024).


    Alasan Ada Sarang Tawon di Rumah

    1. Keterikatan Tawon ke Area Rumah

    Salah satu alasan tawon masuk ke dalam rumah adalah keterikatan mereka dengan area tempat tinggal kamu. Mereka cenderung membuat sarang di sekitar area yang pernah mereka bersarang.

    2. Mencari Rumah Baru

    Biasanya tawon tertarik masuk ke rumah karena mencari lokasi bersarang yang cocok, sumber makanan baru, dan tempat berlindung. Kemungkinan tawon merasa rumah kamu cocok untuk bersarang.

    3. Jendela dan Pintu Terbuka

    Tawon biasanya masuk ke dalam rumah kalau ada sarang di dalam atau sekitar rumah. Apalagi kalau berada dekat bukaan yang mengarah ke dalam rumah, seperti di dekat jendela atau pintu masuk yang dibiarkan terbuka.

    Tawon mungkin masuk secara tidak sengaja melalui jendela atau pintu yang terbuka, atau tidak sengaja dimasuk jika mereka kebetulan menempel pada barang yang kamu bawa.

    4. Ada Celah di Rumah

    Tawon bisa masuk rumah melalui celah dan bukaan. Ada banyak titik masuk yang berbeda bagi tawon, dan mereka tidak hanya dapat terbang masuk, tetapi juga dapat merangkak ke dalam rumah.

    Lubang dan retakan kecil di bagian luar rumah seperti di dinding, kusen jendela, atau kusen pintu, sudah cukup bagi mereka untuk merangkak masuk.
    Jika sarang tawon berada di rongga dinding, serangga biasanya masuk melalui lubang di lantai, celah tempat pipa melewati lantai dan dinding, celah di sekitar pipa yang tertutup, dan juga melalui celah di sekitar kusen dan panel kamar mandi.

    5. Mencari Sumber Makanan dan Minum

    Serangga satu ini selalu mencari sumber makanan baru, sehingga kerap menjelajahi bagian dalam rumah jika mereka dapat masuk dengan mudah. Mereka juga membutuhkan cukup banyak air.

    Jika kamu memiliki kaleng soda atau jus yang terbuka, buah matang, dan sumber makanan manis lainnya, maka akan menarik tawon. Pastikan untuk menutup semua minuman dan wadah makanan yang terbuka, dan tutup tempat sampah.

    6. Tertarik dengan Cahaya dan Warna Terang

    Sumber cahaya di rumah pada malam hari juga dapat menarik serangga terbang dan masuk rumah, termasuk tawon. Membiarkan tawon mati tergeletak di permukaan juga dapat menarik tawon lain ke dalam.

    Lalu, tawon secara alami tertarik pada barang-barang dekorasi bermotif bunga yang cerah. Jadi pastikan untuk menjauhkannya dari jendela dan pintu.

    Itulah beberapa alasan bisa ada tawon bersarang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Mudah Menentukan Ukuran Rolling Door dengan Tepat


    Jakarta

    Rolling door merupakan pintu yang memiliki sistem buka-tutup dengan cara digulir oleh bantuan rel. Daun pintunya yang berdimensi besar didorong secara horizontal.

    Jenis pintu ini biasanya digunakan pada garasi rumah, kios, maupun bangunan toko. Rolling door umumnya terbuat dari aluminium dan baja, lalu lebarnya dapat disesuaikan dengan lebar bidang bukaan.

    Perlu diketahui, memasang rolling door tak semudah seperti memasang pintu konvensional pada umumnya. Harus dilakukan perhitungan yang matang agar rolling door dapat dibuka dan ditutup secara benar.


    Lantas, bagaimana cara menentukan ukuran rolling door? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Menentukan Ukuran Rolling Door

    Sebelum memasang rolling door, perlu dilakukan perhitungan agar pintu bisa terpasang dengan tepat dan berfungsi secara baik. Mengutip situs Ideal Door Garage Doors, berikut cara menentukan ukuran rolling door:

    1. Ukur Sisi Dinding

    Langkah yang pertama adalah dengan mengukur sisi dinding. Fungsinya untuk mengukur tempat koil pintu akan dipasang.

    2. Ukur Lebar Pembukaan Pintu

    Hitung lebar pembukaan pintu dengan tepat. Pastikan dihitung secara akurat agar rolling door dapat ditutup dengan sempurna.

    3. Ukur Tinggi Pembukaan Pintu

    Karena rolling door dibuka ke atas, maka hitung juga tinggi pembukaannya. Sesuaikan ukuran rolling door dengan cara menghitung lebar x tinggi.

    4. Ukur Ruang Kepala

    Selain itu, pastikan juga kamu mengukur bagian ruang kepala. Ukur jarak antara bagian atas rolling door dan langit-langit rumah. Pastikan menghitungnya secara benar agar pintu tidak menabrak langit-langit saat dibuka.

    Tips Memilih Rolling Door yang Tepat

    Selain menentukan ukuran rolling door, detikers juga perlu memilih rolling door yang tepat. Berikut sejumlah tipsnya yang dirangkum dari catatan detikProperti:

    1. Pilih Rolling Door Sesuai Kebutuhan

    Sebelum memilih rolling door, pastikan kamu sudah mengetahui pintu apa yang dibutuhkan. Rolling door tersedia dengan berbagai bahan material dan ukuran.

    Jika kamu membutuhkannya untuk tujuan bisnis dengan memasangnya di ruko atau kios, pastikan pilih rolling door yang punya fitur unggulan dan kualitas tinggi. Hal ini demi memberikan keamanan ekstra.

    2. Pilih Penyedia yang Handal

    Selain itu, pilih penyedia rolling door yang handal dan terpercaya. Pilih penyedia yang memiliki reputasi baik dan sudah dikenal luas. Hal ini penting agar kamu bisa mendapatkan kualitas rolling door terbaik dengan harga yang sesuai.

    3. Merawat Rolling Door Secara Rutin

    Tips yang terakhir adalah selalu merawat rolling door secara rutin. Karena rolling door umumnya terbuat dari alumunium, besi, atau baja, maka harus dilakukan perawatan agar tidak mudah berkarat.

    Perlu diingat, rolling door yang sudah berkarat lebih rentan macet saat digunakan. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan perawatan dengan memberikan lapisan anti karat di rolling door.

    Itu dia cara mudah menentukan ukuran rolling door agar sesuai. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara dan Tips Mengukur Penutup Jendela


    Jakarta

    Hiasan jendela seringkali diabaikan padahal memiliki nilai dalam memperindah atau menciptakan estetika rumah yang indah. Hiasan jendela yang paling sederhana menawarkan berbagai peluang untuk membuat ruangan yang indah.

    Penutup jendela atau window blind adalah contoh bagus dari detail kecil yang dapat memberikan dampak besar. Dengan atau tanpa gorden, penutup jendela menawarkan kontrol cahaya dan privasi ke ruangan manapun.

    Penutup jendela modern menawarkan berbagai warna, pola, dan tekstur yang dapat dipadukan dengan elemen yang sama di seluruh dekorasi kamu. Melansir The Spruce, Jumat (11/10/2024), berikut cara dan tips mengukur penutup jendela.


    Cara Mengukur Penutup Jendela

    1. Tentukan Penutup yang Dipasang di Dalam

    Kamu harus menentukan apakah ada cukup ruang untuk memasang penutup jendela dan arahnya di bukaan jendela. Jika tepi jendela sejajar dengan dinding, kamu perlu menggunakan tirai pemasangan di luar.

    2. Mengukur Lebar Jendela

    Ukur lebar bukaan jendela di tiga tempat, yaitu bagian atas, bagian tengah dan di sepanjang tepi bawah atau ambang jendela. Gunakan pengukuran hingga 1/8 inci, lalu pilih ukuran tersempit dari ketiga pengukuran untuk lebar tirai.

    3. Mengukur Tinggi Jendela

    Ukur tinggi bukaan jendela di tiga tempat berbeda di sepanjang sisi kiri, tengah, dan di sepanjang sisi kanan. Gunakan pengukuran hingga 1/8 inci, gunakan pengukuran terpanjang untuk panjang penutup yang dipasang.

    Tips Mengukur Jendela untuk Penutup atau Window Blind

    1. Selalu ukur hingga 1/8 inci terdekat, jangan membulatkan hasil pengukuran ke atas atau ke bawah.

    2. Saat menuliskan ukuran, cantumkan lebar terlebih dahulu lalu tinggi. Ukuran yang tepat adalah lebar x tinggi.

    3. Jika kamu tidak yakin tentang cara melakukan pengukuran yang akurat, kamu mungkin perlu membayar agar seseorang profesional datang untuk mengukur.

    4. Jika kamu memberikan ukuran sendiri, kamu bertanggung jawab jika penutup tidak pas.

    Itulah cara dan tips mengukur penutup jendela.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Berbagai Jenis Batang Gorden dengan Fungsi dan Estetikanya



    Jakarta

    Batang tirai ataupun gorden merupakan elemen penting dalam dekorasi interior, berfungsi tidak hanya sebagai penggantung tirai tetapi juga sebagai penambah estetika ruangan. Berikut adalah beberapa jenis batang tirai yang umum digunakan.

    Konvensional

    Melansir Dengarden, Rabu (6/11/2024), batang gorden konvensional terbuat dari tiang kayu atau logam dengan berbagai ukuran diameter. Pengecer menyediakan tiang kayu standar dengan panjang tertentu serta batang logam yang dapat disesuaikan.

    Kamu dapat memilih antara batang gorden tunggal atau ganda, yang memungkinkan kamu menggantung kain tipis di bawah gorden privasi. Batang konvensional yang siap pakai biasanya tersedia dalam satu set lengkap dengan braket dinding, finial, dan cincin yang serasi.


    Sementara itu, produsen khusus menawarkan batang gorden yang dibuat sesuai dengan spesifikasi klien. Batang gorden yang dipesan ini cenderung lebih mahal dibandingkan dengan yang dibeli secara langsung.

    Versi kustom ini memberikan kebebasan kepada pemilik rumah untuk merancang tampilan akhir dan konfigurasi sesuai keinginan mereka.

    Batang Melintang

    Batang melintang yang dimiliki nenek kamu bisa menjadi solusi modern untuk menutupi jendela besar. Batang yang serbaguna ini dapat dipasang di langit-langit atau dinding dan mampu menjangkau bentangan jendela yang luas dengan mudah.

    Desain klasiknya kini terlihat sangat stylish, terbuat dari kayu atau logam yang menyerupai tiang gorden.

    Umumnya, batang melintang digunakan bersama gorden berlipit jepit atau kain tipis yang dilengkapi dengan pin gorden. Batang ini terdiri dari rel logam dengan pembawa, di mana pengait gorden dimasukkan ke dalam lubang kecil di bagian bawah setiap pembawa.

    Batang melintang tersedia dalam model satu arah atau dua arah, dan dapat dibuka atau ditutup dengan menarik kabel atau menggunakan remote yang mengeluarkan bunyi klik.

    Kontinental

    Batang gorden kontinental adalah elemen yang sering diabaikan dalam dunia gorden. Batang yang dapat diperluas ini digunakan untuk menggantung gorden dan valances yang memiliki kantong batang.

    Terbuat dari logam berlapis enamel, desain datar batang kontinental sepenuhnya tersembunyi di balik tajuk gorden yang terlipat dan berkerut.

    Batang tirai kontinental tersedia dalam lebar antara 2-1/2 hingga 4 inci, sehingga dapat menampung berbagai kedalaman kantong tirai. Pilihlah gaya batang ini jika kamu mencari metode pemasangan tirai yang lebih ekonomis.

    Lengan Ayun

    Batang lengan ayun memiliki fungsi khusus yang tidak dapat dilakukan oleh jenis batang gorden lainnya. Batang ini mudah dikenali karena dipasang hanya di satu sisi jendela dan beroperasi dengan engsel, sehingga batang atau lengan dapat digeser ke braket yang terpasang di dinding.

    Tirai dapat bergerak maju mundur di atas bukaan jendela. Satu set batang gorden lengan ayun yang dilapisi kain tipis menciptakan penutup yang stylish untuk pintu bergaya Prancis.

    Pertimbangkan juga penggunaan batang lengan ayun untuk jendela di samping pintu dan jendela sempit.

    Ketegangan

    Batang penegang menawarkan cara yang cepat dan mudah untuk menggantung tirai. Dengan adanya pegas dan mekanisme puntir, batang ini tetap stabil pada posisinya, menciptakan tekanan antara ujung batang dan dinding.

    Batang penegang dapat disesuaikan panjangnya, sehingga cocok untuk sebagian besar bukaan jendela berukuran sedang.

    Karena tidak memerlukan sekrup atau perangkat pemasangan lainnya, penggunaan batang ini tidak akan merusak dinding atau rangka jendela. Ujung batang yang dilapisi karet dapat dipasang dengan pas di dalam rangka jendela atau pintu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Bikin Atap Datar? Perhatikan Komponen Penting Ini Dulu


    Jakarta

    Membangun atap datar bisa menjadi pilihan yang menarik dan praktis untuk berbagai jenis bangunan, baik itu rumah tinggal, gedung komersial, atau struktur lainnya. Atap datar menawarkan banyak keuntungan, seperti ruang tambahan yang dapat dimanfaatkan sebagai teras atau taman, serta kemudahan dalam pemasangan sistem atap yang efisien

    Pahami panduan berikut ini yang akan membahas komponen penting dalam membangun atap datar.

    Dasar-dasar Atap Datar

    Melansir This Old House, pada (30/11/2024), atap datar sebenarnya tidak sepenuhnya datar, atap ini memiliki sedikit kemiringan untuk keperluan drainase, biasanya berkisar antara 1/4 inci hingga 1/2 inci per kaki.


    Atap datar sering digunakan pada bangunan komersial dan desain arsitektur hunian modern, serta sebagai bagian dari atap parsial pada rumah tradisional, seperti di atas teras atau garasi. Atap datar memiliki sejumlah keuntungan, termasuk ruang tambahan yang dapat dimanfaatkan, akses yang lebih mudah untuk perawatan, dan tampilan yang lebih modern. Atap ini juga sangat cocok untuk pemasangan panel surya atau pembuatan taman di atap.

    Namun, perlu diingat bahwa atap datar lebih rentan terhadap kebocoran dan mungkin memerlukan perawatan yang lebih sering dibandingkan dengan atap miring.

    Komponen Sistem Atap Datar

    Sistem atap datar terdiri dari berbagai lapisan yang berbeda, di mana masing-masing lapisan memiliki fungsi tertentu untuk mendukung kinerja keseluruhan atap.

    Dek Struktural

    Dek struktural adalah dasar fundamental dari atap datar. Biasanya, dek ini dibuat dari tripleks atau papan untai berorientasi dan bertugas menopang seluruh sistem atap.

    Lapisan Isolasi

    Isolasi yang tepat meningkatkan efisiensi energi, membantu menjaga suhu dalam ruangan, dan mencegah masalah kondensasi. Bahan isolasi yang umum meliputi poliisosianat (polyiso), polistirena ekstrusi (XPS), dan polistirena mengembang (EPS).

    Membran Kedap Air

    Membran kedap air adalah komponen paling krusial dari atap datar. Membran ini berfungsi untuk mencegah masuknya air dan melindungi struktur yang ada di bawahnya.

    Sistem Drainase

    Sistem drainase yang efektif mencegah genangan air yang dapat menyebabkan kebocoran dan kerusakan struktural. Sistem ini biasanya meliputi scupper, saluran pembuangan internal, atau talang untuk menyalurkan air dari atap.

    Flashing

    Flashing digunakan untuk menutupi dan melindungi sambungan serta tepi pada atap datar. Flashing berfungsi mencegah masuknya air dengan mengarahkan aliran air menjauh dari sambungan dan area transisi. Flashing yang terbuat dari logam sering digunakan dan harus dipasang di sekitar tepi atap, cerobong asap, dan ventilasi.

    Drainase dan Kemiringan yang Tepat

    Kemiringan minimal 1/4 inci per kaki direkomendasikan untuk atap datar, yang memungkinkan air mengalir menuju titik drainase. Kemiringan hingga 1/2 inci per kaki mungkin diperlukan untuk atap yang lebih besar guna menjaga limpasan air.

    Beberapa pilihan drainase untuk atap datar meliputi talang, saluran pembuangan interior, dan scupper. Talang dapat digunakan pada sisi rendah atap datar yang miring, sedangkan saluran pembuangan interior terletak di titik rendah atap dan terhubung ke pipa internal. Scupper adalah bukaan pada dinding pembatas atap yang memungkinkan air mengalir dari samping.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jendela Lama Tak Terpakai Jangan Dibuang, Bisa Pintu Lemari



    Jakarta

    Membuat pintu lemari baru dari jendela lama adalah proyek yang menarik dan ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan bahan yang sudah ada, kamu tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga memberikan kehidupan baru pada material yang mungkin sudah tidak terpakai.

    Alat dan Bahan

    Melansir This Old House, untuk menyelesaikan proyek ini, kamu perlu mengumpulkan alat-alat seperti bor atau obeng, pahat, pisau serbaguna, obeng, memarut, kuas, jigsaw atau gergaji, (jika diperlukan untuk memotong), amplas dengan berbagai grit.

    Serta pita pengukur, dan pensil, serta bahan-bahan seperti jendela tua, pengisi kayu, primer, cat sesuai warna pilihan kamu, engsel baru, disarankan engsel melingkar, sekrup, kenop atau tarikan, dan pengisi epoksi sebelum memulai.


    Pilih dan Persiapkan Penutup Jendela

    Sebelum memulai renovasi, penting untuk memilih penutup jendela yang sesuai dan mempersiapkannya dengan baik, karena langkah awal ini akan menjadi fondasi untuk proyek kamu.

    Ketika memilih penutup untuk pintu lemari, penting untuk mempertimbangkan ukuran, bahan, dan gaya yang cocok dengan interior rumah kamu. Pilihlah penutup yang terbuat dari kayu yang tahan lama, seperti mahoni atau cedar, agar dapat bertahan terhadap penggunaan sehari-hari dan konstruksi.

    Tempat penjualan barang bekas, pasar loak, dan platform daring adalah sumber yang baik untuk menemukan penutup antik. Disarankan untuk memilih penutup yang sedikit lebih besar dari ukuran lemari kamu, sehingga kamu dapat memotong dan menyesuaikannya sesuai kebutuhan.

    Perbaiki dan Bersihkan Jendela Lama

    Setelah memilih penutup jendela, bersihkan dengan teliti untuk menghilangkan kotoran, debu, dan cat yang mengelupas.

    Periksa penutup tersebut untuk mendeteksi kerusakan dan lakukan perbaikan yang diperlukan. Isi retakan atau lubang dengan dempul kayu, lalu amplas permukaannya hingga halus.

    Lepas Perangkat Lama

    Lepaskan semua perlengkapan yang terpasang pada penutup jendela, termasuk engsel, kait, dan elemen dekoratif lama yang tidak akan digunakan dalam pintu lemari baru kamu.

    Gunakan obeng atau bor untuk mencabut benda-benda ini dengan hati-hati agar tidak merusak kayu.

    Pengisian dan Pengamplasan

    Setelah melepas perangkat keras, langkah selanjutnya adalah memperbaiki ketidaksempurnaan pada daun jendela. Isi lubang engsel lama dan lubang sekrup lainnya dengan pengisi epoksi.

    Setelah pengisi benar-benar kering, gunakan kikir untuk meratakan permukaan epoksi. Kemudian, amplas seluruh permukaan daun jendela agar menjadi halus sebagai persiapan untuk pengecatan.

    Mulailah dengan amplas kasar dan lanjutkan dengan amplas yang lebih halus untuk mendapatkan hasil akhir yang mengkilap.

    Mengubah Jendela Berpalang Menjadi Pintu Lemari Baru

    Setelah penutup jendela kamu siap, kamu dapat mulai mengubahnya menjadi pintu lemari dengan mengukur, memotong, memasang engsel, dan merakit pintu tersebut.

    Ukur dan Potong

    Ukur bukaan lemari dengan teliti dan tandai pada daun jendela. Jika diperlukan, gunakan gergaji ukir untuk memotong daun jendela hingga ukuran yang tepat. Pastikan untuk mempertimbangkan tumpang tindih atau bagian yang ingin kamu buat di sekitar tepi bukaan lemari.

    Jika kamu membuat pintu bifold menggunakan dua daun jendela, kamu mungkin perlu menghapus rabbet atau strip penghalang cahaya di mana dua daun jendela bertemu agar tepinya menjadi halus.

    Membuat Mortis Engsel

    Untuk memastikan pintu berfungsi dengan baik, kamu perlu membuat lubang baru untuk engselnya. Ukur dan tandai posisi engsel, biasanya sekitar tiga inci dari bagian atas dan bawah penutup.

    Buat garis tepi engsel menggunakan pisau serbaguna, lalu gunakan pahat untuk memotong kayu dengan hati-hati hingga mencapai kedalaman plat engsel. Langkah ini akan membantu pintu lemari kamu berfungsi dan tergantung dengan benar.

    Merakit Pintu Lemari

    Setelah lubang engsel dibuat, saatnya untuk merakit pintu lemari kamu. Jika kamu menggunakan beberapa daun jendela untuk membuat satu set pintu bifold, sambungkan daun-daun tersebut dengan engsel pintu.

    Pastikan untuk menyelaraskan daun jendela dengan hati-hati agar dapat dibuka dan ditutup dengan lancar. Periksa kesejajarannya dengan meletakkan pintu yang telah dirakit pada rangka lemari.

    Mengecat dan Menyelesaikan Pintu Lemari Baru

    Lapisan cat baru dapat mengubah penampilan pintu lemari kamu dan memberikan perlindungan tambahan terhadap kerusakan yang umum terjadi.

    Persiapkan Penutup Jendela

    Mulailah dengan mengaplikasikan lapisan cat dasar pada kedua sisi penutup jendela. Langkah ini akan membantu cat menempel dengan lebih baik.

    Setelah cat dasar benar-benar kering, amplas permukaannya dengan lembut untuk menghilangkan serat atau ketidaksempurnaan yang terlihat.

    Terapkan Lapisan Akhir

    Terapkan dua lapis cat lateks, biarkan setiap lapisan mengering, dan amplas dengan lembut di antara aplikasi untuk mendapatkan hasil akhir yang halus.

    Gunakan kuas cat berkualitas tinggi atau pertimbangkan untuk menggunakan cat semprot agar hasil cat lebih merata, terutama jika jendela kamu memiliki detail yang rumit.

    Pasang Engsel

    Pasang engsel ke dalam lubang yang telah kamu buat sebelumnya. Bor lubang untuk sekrup agar kayu tidak pecah, kemudian kencangkan engsel pada penutup.

    Jika kamu menginginkan bukaan penuh 180 derajat, yang umum digunakan pada kebanyakan lemari, kamu perlu memasang engsel melingkar.

    Memasang Pintu

    Tahan penutup di tempatnya pada rangka kabinet, dan mintalah bantuan jika diperlukan. Tandai posisi engsel pada rangka, kemudian buat lubang pasak yang sesuai di kabinet.

    Pastikan pintu sejajar dengan baik dan pasang engsel di tempatnya. Uji fungsi pintu dan lakukan penyesuaian jika pintu tidak menutup sepenuhnya atau tidak beroperasi dengan lancar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Ini Posisi Dapur yang Paling Dianjurkan dalam Islam



    Jakarta

    Setiap rumah pasti memiliki dapur di dalamnya. Ruangan ini mempermudah penghuninya untuk memasak dan menyimpan persediaan makanan.

    Saat mendesain dapur, hal pertama yang harus ditentukan adalah menentukan letaknya. Dapur tidak bisa diletakkan di sembarangan tempat karena area ini mudah sekali lembap, menimbulkan bau, sering berserakan sampah, dan lantainya licin dari percikan air.

    Bahaya jika dapur berada dekat dengan kamar tidur atau ruang bermain anak. Saat kamu lengah, khawatirnya anak pergi ke dapur tanpa pengawasan.


    Umumnya dapur berada di belakang rumah, jauh dari pintu masuk. Ukuran rumah besar atau kecil, pasti berada di belakang. Namun, ada juga yang berada di tengah dan samping rumah. Lantas, posisi dapur mana yang lebih baik?

    Jika menilik ajaran Islam, dilansir dari islamicity.org, posisi dapur yang dianjurkan adalah berada di belakang rumah. Dapur yang berada di belakang lebih tertutup dan tidak terlihat oleh orang di luar atau tamu. Seperti yang kita tahu, dapur merupakan ruang di mana perempuan paling banyak menghabiskan waktu. Dengan penempatan dapur di bagian belakang rumah dapat menjaga pandangan dari luar ke dalam rumah.

    Kemudian, dalam Islam juga dianjurkan dibuat sekat atau penutup antara dapur dengan ruangan lain. Tujuannya untuk mempermudah penghuni rumah leluasa melakukan kegiatannya tanpa harus merasa terganggu karena kehadiran tamu.

    Paling penting adalah dapur harus memiliki ventilasi. Bentuknya boleh jendela atau hanya lubang bukaan. Fungsinya untuk sirkulasi udara dan penerangan tambahan. Apabila kamu tinggal di apartemen biasanya sudah ada cerobong khusus di atas dapur untuk menghisap asap. Model penyedot asap ini juga banyak digunakan di dapur-dapur restoran.

    Jika dapur berada di dekat kamar mandi, pastikan pintu kamar mandi selalu dalam keadaan tertutup. Dalam sebuah Hadits riwayat Ibnu Majah, dijelaskan Rasulullah SAW pernah buang hajat di tempat yang jauh dan tidak terlihat oleh orang lain. Sikap Rasulullah SAW melandasi letak kamar mandi harus tertutup dan tidak di dekat area yang banyak dilalui orang.

    خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى سَفَرٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَأْتِىالْبَرَازَ حَتَّى يَتَغَيَّبَ فَلاَ يُرَى

    Artinya: “Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika safar, beliau tidak menunaikan hajatnya di daerah terbuka, namun beliau pergi ke tempat yang jauh sampai tidak nampak dan tidak terlihat.” (HR Ibnu Majah).

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Islam Menganjurkan Posisi Dapur di Belakang Rumah, Ini Alasannya



    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan di rumah yang cukup sering digunakan untuk beraktivitas. Oleh karena itu posisi dapur cukup penting saat membangun rumah.

    Tidak ada pakem khusus untuk lokasi dapur di rumah. Ada yang posisinya di bagian belakang rumah, ada juga yang posisinya di sisi samping rumah.

    Namun menurut ajaran Islam, dapur dianjurkan agar posisinya di belakang rumah atau paling dalam rumah. Tujuannya agar tidak terlihat oleh tamu atau orang yang datang berkunjung.


    Tak hanya itu, sebaiknya dapur juga memiliki batas yang jelas dengan ruangan lainnya. Lalu, dapur juga sebaiknya dirancang sangat efisien dan sederhana untuk memudahkan penghuni rumah mengolah makanan.

    Dilansir dari islamicity.org, posisi dapur di dalam rumah berada di bagian paling dalam atau belakang rumah agar tidak terlihat langsung oleh para tamu. Biasanya, perempuan paling banyak menghabiskan waktu di dapur, dengan penempatan dapur di bagian belakang rumah dapat menjaganya dari pandangan mata publik.

    Lalu, antara dapur dan ruang lainnya harus ada sekat atau jarak yang cukup untuk tingkat privasi dalam rumah. Hal ini dapat menjamin penghuni rumah dapat leluasa melakukan kegiatannya tanpa harus merasa terganggu karena kehadiran tamu.

    Bagian dapur juga harus ada jendela dan bukaan agar mendapat sirkulasi udara dan penerangan yang baik.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Ternyata Ular Menyelinap Masuk Rumah Lewat Sini


    Jakarta

    Kejadian ular masuk rumah memang bikin panik seisi rumah. Bagaimana tidak, ular termasuk reptil berbahaya karena biasanya memiliki gigitan yang berbisa atau lilitan yang kuat.

    Bukan tanpa sebab, ular biasanya masuk rumah untuk mencari tempat berlindung yang gelap dan lembap. Reptil ini masuk ke rumah memanfaatkan bukaan di sekitar rumah.

    Oleh karena itu, kamu harus tahu cara ular masuk rumah. Kenali titik-titik yang jadi akses buat ular menyelinap masuk.


    Cara Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa titik ular masuk rumah yang dikutip dari Family Handyman.

    1. Lewat Celah di Sekitar Pintu

    Celah di bawah pintu dapat menjadi salah satu titik masuk yang dimanfaatkan ular masuk ke dalam rumah. Meskipun sangat kecil dan sempit, ular dapat masuk apalagi jika di dalam rumah kamu terdapat makanannya seperti tikus atau curut.

    Jika celah kecil saja bisa masuk apalagi jika kamu memiliki celah pintu yang besar. Untuk mencegah ular masuk ke celah bawah pintu, kamu dapat memasang door seal untuk menutup celah bawah pintu.

    2. Lewat Celah Antara Bata dan Dinding

    Titik pertama yang bisa kamu perhatikan adalah celah antara bata dan dinding. Ular dapat menyelinap masuk ke dalam di antara batu bata dan dinding bagian luar rumah.

    Jika ada celah antara pelapis dinding dan pelapis batu, kamu harus segera menambalnya agar ular tak dapat masuk ke dalam rumah.

    3. Bersembunyi di Dalam Tanaman Besar

    Ular bisa hidup bersembunyi di dalam pot atau wadah tanaman besar. Jika kamu memiliki tanaman pot besar, kamu bisa menanam tanaman yang tidak disukai ular.

    Selain itu, kamu juga harus waspada terhadap berbagai jenis ular beracun yang mungkin bersembunyi di halaman rumput.

    4. Di Loteng dan Plafon Tempat Mangsa Bersembunyi

    Ular dapat memanjat ke loteng atau plafon, biasanya mereka melata melalui pohon besar di sekitar rumah kamu. Ular bersembunyi di loteng atau plafon karena terpikat dengan bau tikus yang merupakan makanan ular.

    5. Saluran Toilet

    Meskipun terdengar mustahil, ternyata ular dapat muncul di toilet atau kloset. Mereka biasanya masuk melalui saluran pipa, dan biasanya keluar di mangkuk toilet. Mereka tertarik masuk ke toilet karena untuk menghangatkan dirinya pada malam hari.

    Itulah beberapa cara ular masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com