Tag: bulu-bulu kucing

  • 4 Cara Mudah Hilangkan Bau Kucing di Rumah, Gampang!


    Jakarta

    Saat memelihara kucing berarti pemilik rumah sudah siap dengan bau dari hewan tersebut. Bau kucing ini mungkin untuk sebagian orang terutama pemilik rumah tidak mengganggu, tetapi bagaimana dengan tamu yang tidak terbiasa dengan itu?

    Bau kucing yang tercium di rumah biasanya berasal dari kotoran kucing. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung konsentrasi urea yang tinggi dan komposisi kimia yang unik. Campuran konsentrasi tersebut memicu bau yang kuat dan busuk.

    Bau ini tetap dapat tercium ke seantero rumah meskipun sudah tersedia pasir khusus. Hal ini biasanya dikarenakan pasir tersebut jarang diganti dan dibersihkan sehingga baunya tetap tercium. Selain dari kotoran kucing, bulu dan muntahan kucing juga bisa menjadi sumber bau busuk tercium.


    Oleh karena itu, agar rumah tetap segar dan bebas dari bau kucing, pemilik rumah harus tau cara menghilangkan bau tersebut. Dilansir The Spruce, berikut cara menghilangkan bau kucing dari rumah.

    1. Bersihkan Kotak Pasir

    Biasanya pemilik rumah yang telah menyediakan kotak pasir untuk anabul buang air atau buang kotoran. Dengan begitu, pemilik rumah lebih mudah membersihkan kotoran karena berada di satu tempat.

    Kotak pasir tersebut harus diganti secara rutin karena tidak mungkin pasir tersebut bersih dengan sendirinya. Biasanya jangka waktu membersihkannya tergantung pada jumlah anabul yang dimiliki dan berapa banyak pasir yang digunakan.

    Jika pemilik rumah tak sempat dan suka lupa, saat ini sudah ada kotak pasir modern yang bisa mengganti pasir kotor secara otomatis. Setiap pagi, pemilik rumah hanya perlu membuang pasir kotor yang sudah dimasukkan ke plastik.

    2. Rawat Kucing dan Pastikan Selalu Bersih

    Hal yang paling penting untuk mencegah bau muncul adalah kamu harus rajin dan telaten mengurus kucing. Pastikan makanan yang mereka konsumsi aman untuk pencernaan, rawat bulu kucing agar tetap wangi dan tidak mudah rontok, dan bawa periksa kesehatan sesering mungkin, terutama ketika mereka susah makan dan mengalami gangguan pencernaan.

    3. Rajin Bersihkan Rumah

    Debu merupakan salah satu kotoran yang bisa jadi sumber bau di rumah. Apalagi jika ditambah dengan bulu-bulu kucing yang berjatuhan. Oleh karena itu, pastikan setiap hari membersihkan rumah terutama di area yang sering didatangi oleh kucing.

    4. Bersihkan Pakai Cuka

    Jika sudah sering membersihkan tetapi baunya tidak kunjung hilang. Coba tambahkan cuka ke dalam air, kemudian semprotkan pada noda di kotak pasir, atau noda kotoran kucing di bagian rumah lain.

    Setelah disemprotkan diamkan selama 15-30 menit, dan basuh dengan kain bersih. Semprotkan berulang sampai noda benar-benar hilang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Bulu Kucing yang Menempel di Karpet? Ini Cara Atasinya


    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan yang lucu dan menggemaskan. Namun, bulunya yang suka berterbangan di udara kerap menjadi masalah bagi penghuni rumah.

    Apalagi jika bulu kucing sudah menempel di karpet. Sebab, membersihkan bulu-bulunya cukup sulit sehingga harus dikerjakan secara ekstra.

    Namun jangan khawatir, ada sejumlah cara mudah untuk membersihkan bulu kucing yang menempel di karpet. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Bahaya Bulu Kucing bagi Kesehatan

    Bagi kamu yang memelihara kucing di rumah, sebaiknya tetap hati-hati agar tidak menghirup bulu kucing. Soalnya, bulu ini dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.

    Dilansir situs Interior Design, Minggu (8/6/2025), berikut sejumlah penyakit yang disebabkan oleh bulu kucing:

    1. Alergi

    Bagi sebagian orang, bulu kucing bisa menyebabkan alergi. Air ludah dan urine yang tertinggal pada bulu kucing ini dapat mengandung zat yang memicu alergi pada kulit manusia.

    2. Toksoplasmosis

    Penyakit yang satu ini dinilai cukup berbahaya karena disebabkan oleh parasit yang terdapat pada feses kucing yang telah terinfeksi dan sisa feses yang menempel pada bulu kucing. Apabila parasit berpindah ke manusia maka bisa memicu cacat pada bayi lahir hingga rentan keguguran.

    3. Kurap

    Seseorang juga bisa mengalami kurap ketika terkena bulu kucing. Hal ini terjadi karena bulu kucing yang menempel di kulit dan tidak dicuci secara bersih.

    Cara Mengatasi Bulu Kucing di Karpet

    Ada beberapa cara sederhana dan ampuh untuk mengatasi bulu kucing di karpet. Berikut sejumlah tipsnya:

    1. Selotip Polos

    Selain membersihkan di karpet, selotip polos juga bisa digunakan untuk mengangkat bulu kucing di pakaian. Caranya mudah, cukup potong selotip menggunakan gunting atau menyobek langsung dengan ukuran sekitar 10 cm sampai 15 cm.

    Kemudian, tempelkan bagian perekat pada selotip pada permukaan karpet atau barang yang terdapat bulu. kamu dapat melakukannya berulang kali sampai bersih.

    2. Sarung Tangan Karet

    Sarung tangan karet dapat digunakan untuk mengangkat sisa-sisa bulu kucing yang menempel di karet. Bahan karet saat digesekkan dengan permukaan kasar seperti karet mampu menghasilkan listrik statis. Hasilnya, bulu kucing yang ada di permukaan karpet dapat terangkat.

    3. Rol Rambut

    Cara berikutnya adalah menggunakan rol rambut. Soalnya, permukaan rol yang bertekstur kasar dan bercabang dapat mengangkat bulu dan rambut rontok dari karpet.

    4. Balon

    Balon juga bisa dimanfaatkan untuk mengangkat bulu-bulu kucing di karpet. Tekniknya sama seperti memakai sarung tangan karet, yakni dengan menggesekkan balon ke permukaan karpet dan voila! Bulu kucing yang menempel dapat terangkat berkat listrik statis.

    5. Lap Basah

    Kain lap basah juga bisa dipakai untuk mengangkat bulu kucing, lho. Caranya cukup menggunakan kain atau lap yang dibasahi dengan air bersih untuk mengangkat bulu kucing di karpet. Cara ini juga bisa diterapkan pada permukaan lain, seperti dinding atau papan.

    Itu dia lima cara mengatasi bulu kucing yang menempel di karpet dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bau Kucing? Jangan Panik, Ini Biang Kerok & Cara Hilangkannya!


    Jakarta

    Memelihara hewan peliharaan seperti kucing tentu sangat menggemaskan. Namun, hewan berbulu ini terkadang mengeluarkan bau tak sedap ke seluruh rumah.

    Bau kucing ini mungkin sudah dianggap hal bias bagi pemilik rumah, tapi bagaimana jika ada tamu yang datang? Belum tentu mereka terbiasa mencium aroma tidak sedap itu.

    Ada sejumlah penyebab munculnya bau kucing hingga ke seluruh rumah. Jangan khawatir, aroma tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara mudah.


    Ketahui penyebab muncul bau kucing di rumah dan cara mengatasinya dengan mudah dalam artikel ini.

    Penyebab Muncul Bau Kucing di Rumah

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan munculnya bau kucing di dalam rumah. Dilansir situs Furrbby, Rabu (19/11/2025), berikut beberapa penyebabnya:

    1. Kotoran Kucing

    Faktor utama karena terdapat kotoran kucing di dalam rumah. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung konsentrasi urea yang tinggi dan komposisi kimia. Campuran konsentrasi itu memicu bau yang kuat dan beraroma busuk.

    2. Kotak Pasir Jarang Dibersihkan

    Meski kucing sudah paham untuk buang air di kotak pasir (litter box), tetapi jika kotak pasirnya tidak dibersihkan maka bisa memicu bau tak sedap di dalam rumah. Apalagi jika kotoran sudah menumpuk dalam jumlah banyak, baunya terasa semakin menyengat.

    3. Bulu Kucing

    Kucing memiliki bulu yang mudah rontok. Jika bulu sudah rontok maka bisa cepat menyebar ke seluruh ruangan dan menempel di karpet, sofa, atau tempat tidur.

    Pada bulu kucing terdapat partikel mikroskopis yang merupakan sumber bau. Ketika bulu sudah menyebar ke seluruh ruangan maka bisa menimbulkan aroma tidak sedap.

    4. Tempat Tidur Kucing yang Sudah Kotor

    Apabila kucing di rumah memiliki tempat tidur sendiri, maka kain untuk alas tidurnya perlu dicuci secara berkala. Sebab, bulu-bulu dan sisa kotoran yang menempel bisa memicu bau tak sedap ke seluruh ruangan.

    Cara Mudah Hilangkan Bau Kucing di Rumah

    Bau kucing yang menyebar ke seluruh ruangan tentu bikin tidak nyaman. Dikutip dari The Spruce, berikut cara mudah menghilangkannya:

    1. Bersihkan Kotak Pasir

    Membersihkan kotak pasir kucing wajib dilakukan secara berkala. Semakin banyak anabul di rumah, maka perlu dibersihkan minimal setiap 2-3 hari sekali atau sebelum kotoran kucing menumpuk.

    2. Grooming Kucing

    Penting juga untuk membersihkan kucing dengan cara di-grooming. Kamu bisa membawa anabul kesayangan ke pet shop agar bisa dilakukan perawatan tubuh, seperti dimandikan, mencukur bulu, dan menggunting kuku.

    Pastikan juga makanan yang diberikan cocok dan aman sehingga tidak mengganggu pencernaan. Lalu, rawat bulu kucing agar tetap wangi dan tidak mudah rontok, serta rutin membawanya ke dokter hewan untuk dicek kondisi kesehatan.

    3. Rajin Bersihkan Rumah

    Bulu-bulu kucing yang beterbangan di udara dapat menempel di karpet, sofa, hingga tempat tidur. Maka dari itu, pastikan rumah dibersihkan setiap hari, terutama pada area yang sering didatangi kucing karena kerap ditemukan banyak bulu.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi bau kucing yang tidak sedap di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com