Tag: bulu kucing

  • Cara Ampuh Membersihkan Bulu Anabul di yang Menempel di Karpet


    Jakarta

    Saat kamu memelihara kucing, ada masalah yang muncul yaitu bulu yang berterbangan. Bulu itu bisa menempel mulai di kasur, lantai hingga karpet. Bulu kucing yang rontok pada karpet terkadang susah dibersihkan karena menempel.

    Namun, kamu tak perlu khawatir sebab ada tips untuk membersihkan bulu kucing di karpet. Lalu, bagaimana saja caranya? Simak penjelasan berikut.

    Bahaya Bulu Kucing bagi Kesehatan.

    Melansir dari Interior Design, Senin (11/12/2023), sebelum kamu mulai membersihkan karpet dari bulu kucing, kamu perlu tahu jika bulu kucing bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Berikut beberapa penyakit yang disebabkan oleh bulu kucing.


    1. Alergi

    Salah satu bahaya bulu kucing bagi kesehatan manusia adalah dapat menyebabkan alergi. Air ludah dan urine yang tertinggal pada bulu kucing ini dapat mengandung zat yang menyebabkan alergi pada kulit manusia.

    2. Toksoplasmosis

    Toksoplasmosis merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya yang diakibatkan oleh bulu kucing. Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang terdapat pada feses kotoran kucing yang telah terinfeksi dan sisa feses ini dapat menempel pada bulu kucing. Jika parasit ini berpindah ke manusia dapat menyebabkan cacat untuk bayi lahir atau rentan keguguran.

    3. Kurap

    Penyakit berikutnya akibat bulu kucing adalah infeksi jamur yang dapat menyebabkan kurap. Hal ini terjadi karena bulu kucing menempel pada manusia dan tidak dicuci dengan bersih.

    Cara Membersihkan Bulu Kucing Pada Karpet

    Melansir dari Ukur, Senin (11/12/2023), berikut ada beberapa cara untuk membersihkan bulu kucing pada karpet.

    1. Selotip Polos

    Kamu dapat menggunakan selotip yang polos untuk membersihkan bulu yang menempel bukan hanya di karpet, namun di pakaian dan sofa kamu. Caranya mudah, kamu dapat memotong selotip menggunakan gunting atau menyobek langsung dengan ukuran sekitar 10 cm sampai 15 cm.

    Kemudian, tempelkan bagian perekat pada selotip atau yang lengket pada permukaan karpet atau barang yang terdapat bulu. kamu dapat melakukannya berulang kali sampai bersih.

    2. Sarung Tangan Karet

    Cara membersihkan karpet dari bulu kucing berikutnya adalah menggunakan sarung tangan berbahan karet. Bahan karet ketika bergesekan dengan permukaan yang kasar seperti karpet dapat menghasilkan listrik statis. Akibatnya, bulu kucing yang ada di permukaan karpet akan menempel pada sarung tangan tersebut.

    3. Semprot Cuka

    Ketika rontokan bulu kucing kamu menempel di pakaian misalnya, hanya perlu menyemprotkan sedikit cuka pada bagian kain yang mudah tertempel bulu. Lalu, masukkan ke dalam pengering untuk menghilangkan listrik statis dari hasil semprotan cuka.

    4. Gunakan Balon

    Teknik penggunaan balon dalam cara menghilangkan bulu kucing di karpet sama dengan menggunakan sarung tangan karet. Kedua benda tersebut ketika bergesekan dengan permukaan karpet akan mengeluarkan sifat statis. Akibatnya, bulu yang rontok akan terangkat dan menempel pada permukaan balon.

    5. Manfaatkan Lap Basah

    Kamu dapat memanfaatkan kain atau lap yang dibasahi dengan air bersih untuk mengangkat rontokan bulu di atas karpet kamu. Selain di karpet, kamu dapat membersihkan permukaan lainnya seperti dinding dan papan dengan trik ini.

    6. Rol Rambut

    Bukan hanya berguna untuk mengeriting dan menjaga volume, rol rambut juga berguna untuk mengangkat bulu hewan peliharaan kamu. Permukaan pada rol rambut yang bertekstur kasar karena gigi yang kasar dan bercabang dapat mengangkat bulu dan rambut yang rontok.

    7. Softener Pakaian atau Pelembut Pakaian

    Ketika bulu yang rontok di atas karpet dengan permukaan yang kasar dan bertekstur, terkadang susah untuk menghilangkannya. Oleh sebab itu, untuk melonggarkan bulu yang jatuh, kamu dapat menyemprotkan pelembut pakaian di atas permukaan karpet.

    Pertama, kamu siapkan botol spray dan isilah beberapa sendok pelembut pakaian ke dalamnya. Lalu, tambahkan air secukupnya. Selanjutnya, semprotkan ke bagian karpet yang terdapat bulu.

    Apabila sudah tersemprot, maka akan mudah untuk mengelapnya dengan kain biasa. kamu pun dapat mengeringkan bagian yang basah tersebut dengan vacuum cleaner.

    Demikian tips membersihkan bulu kucing di karpet. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Bersihkan Bulu Hewan yang Menempel di Perabotan dan Baju


    Jakarta

    Permasalahan yang kerap ditemui di rumah bagi pemilik anabul alias atau hewan peliharaan adalah bulu-bulu yang bertebaran dan menempel di mana. Bahkan pakaian yang sudah dicuci bersih, tetap ditemukan bulu menempel.

    Penampakan rumah penuh bulu seperti ini sebenarnya hal yang biasa bagi seseorang yang memelihara anjing, kucing, kelinci, dan hewan berbulu lainnya. Namun, apabila kedatangan tamu yang alergi bulu hewan, tentu ini bisa berbahaya. Selain itu, bulu yang menumpuk dan bercampur dengan debu juga bisa menimbulkan bau tak sedap pada ruangan.

    Dilansir Home Made Simple, berikut cara membersihkan bulu anabul yang menempel di perabotan di rumah.


    1. Tutupi Perabotan dengan Kain yang Mudah Dicuci

    Membersihkan bulu kucing, anjing, atau kelinci yang menempel di kasur, karpet, atau kasur lebih sulit karena hanya bisa dibersihkan di tempat, lebih sulit jika dibawa keluar. Ada cara lebih mudah untuk membersihkannya tanpa perlu memindahkan perabotan, yakni dengan menutup perabotan dengan kain. Nantinya, bulu-bulu akan menempel pada kain tersebut. Saat akan dibersihkan, kamu hanya perlu mencuci kain tersebut.

    2. Pakai Rol Pembersih Bulu

    Saat ini sudah banyak alat untuk menghilangkan bulu seperti rol serat, batu apung karpet, atau lakban khusus untuk bulu.

    3. Tambahkan Air

    Bulu hewan memiliki massa yang ringan. Apabila disapu terkadang tidak ikut tertarik. Cara mudah agar semua bulu dapat dibersihkan adalah dengan beri air pada bagian yang banyak tertempel bulu, kemudian ambil vacuum cleaner khusus yang dapat menyedot air atau memakai sapu lidi untuk membersihkan bulu.

    4. Sapu dari Arah Berbeda

    Saat bulu menempel pada bahan yang sulit untuk dibersihkan, coba gosok dari 2 arah agar bulu dapat terambil semua. Sebagai contoh, membersihkan bulu menggunakan sapu lidi, apabila disapu ke arah depan tetap ada yang menempel, coba sapu ke arah belakang.

    5. Hilangkan Muatan Listrik

    Alasan bulu hewan dapat menempel pada perabotan, terutama pada bahan berbulu adalah adanya muatan listrik yang menyebabkan bulu bisa menempel.

    Untuk mengurangi muatan listrik tersebut, coba buat bahan dari 2 sendok makan pelembut kain cair dengan satu cangkir air. Lalu masukkan ke dalam botol dan semprotkan pada lokasi bulu-bulu menempel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Bulu Kucing yang Menempel di Karpet? Ini Cara Atasinya


    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan yang lucu dan menggemaskan. Namun, bulunya yang suka berterbangan di udara kerap menjadi masalah bagi penghuni rumah.

    Apalagi jika bulu kucing sudah menempel di karpet. Sebab, membersihkan bulu-bulunya cukup sulit sehingga harus dikerjakan secara ekstra.

    Namun jangan khawatir, ada sejumlah cara mudah untuk membersihkan bulu kucing yang menempel di karpet. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Bahaya Bulu Kucing bagi Kesehatan

    Bagi kamu yang memelihara kucing di rumah, sebaiknya tetap hati-hati agar tidak menghirup bulu kucing. Soalnya, bulu ini dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.

    Dilansir situs Interior Design, Minggu (8/6/2025), berikut sejumlah penyakit yang disebabkan oleh bulu kucing:

    1. Alergi

    Bagi sebagian orang, bulu kucing bisa menyebabkan alergi. Air ludah dan urine yang tertinggal pada bulu kucing ini dapat mengandung zat yang memicu alergi pada kulit manusia.

    2. Toksoplasmosis

    Penyakit yang satu ini dinilai cukup berbahaya karena disebabkan oleh parasit yang terdapat pada feses kucing yang telah terinfeksi dan sisa feses yang menempel pada bulu kucing. Apabila parasit berpindah ke manusia maka bisa memicu cacat pada bayi lahir hingga rentan keguguran.

    3. Kurap

    Seseorang juga bisa mengalami kurap ketika terkena bulu kucing. Hal ini terjadi karena bulu kucing yang menempel di kulit dan tidak dicuci secara bersih.

    Cara Mengatasi Bulu Kucing di Karpet

    Ada beberapa cara sederhana dan ampuh untuk mengatasi bulu kucing di karpet. Berikut sejumlah tipsnya:

    1. Selotip Polos

    Selain membersihkan di karpet, selotip polos juga bisa digunakan untuk mengangkat bulu kucing di pakaian. Caranya mudah, cukup potong selotip menggunakan gunting atau menyobek langsung dengan ukuran sekitar 10 cm sampai 15 cm.

    Kemudian, tempelkan bagian perekat pada selotip pada permukaan karpet atau barang yang terdapat bulu. kamu dapat melakukannya berulang kali sampai bersih.

    2. Sarung Tangan Karet

    Sarung tangan karet dapat digunakan untuk mengangkat sisa-sisa bulu kucing yang menempel di karet. Bahan karet saat digesekkan dengan permukaan kasar seperti karet mampu menghasilkan listrik statis. Hasilnya, bulu kucing yang ada di permukaan karpet dapat terangkat.

    3. Rol Rambut

    Cara berikutnya adalah menggunakan rol rambut. Soalnya, permukaan rol yang bertekstur kasar dan bercabang dapat mengangkat bulu dan rambut rontok dari karpet.

    4. Balon

    Balon juga bisa dimanfaatkan untuk mengangkat bulu-bulu kucing di karpet. Tekniknya sama seperti memakai sarung tangan karet, yakni dengan menggesekkan balon ke permukaan karpet dan voila! Bulu kucing yang menempel dapat terangkat berkat listrik statis.

    5. Lap Basah

    Kain lap basah juga bisa dipakai untuk mengangkat bulu kucing, lho. Caranya cukup menggunakan kain atau lap yang dibasahi dengan air bersih untuk mengangkat bulu kucing di karpet. Cara ini juga bisa diterapkan pada permukaan lain, seperti dinding atau papan.

    Itu dia lima cara mengatasi bulu kucing yang menempel di karpet dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Ampuh Hilangkan Bau Kucing biar Nggak Ganggu Penghuni Rumah


    Jakarta

    Kucing adalah hewan menggemaskan yang banyak dipelihara orang. Namun, kehadiran kucing di rumah nggak selalu indah, salah satunya karena bau kotorannya mengganggu.

    Penghuni rumah lama-lama bisa saja terbiasa dengan bau kucing. Akan tetapi, aroma tersebut dapat mengganggu tamu yang berkunjung ke rumah.

    Dilansir dari The Spruce, kotoran kucing mengeluarkan bau kuat dan busuk. Nah, ternyata aroma ini berasal dari kandungan urea yang tinggi dan komposisi kimia yang unik pada kotoran. Selain dari kotoran, bau kucing bisa disebabkan oleh muntahan atau rontokan bulu kucing.


    Jika masalah kotoran tidak ditangani dengan tepat, baunya bisa tercium ke seantero rumah. Oleh karena itu, pemilik harus tau cara menghilangkan bau kucing agar aroma rumah tetap segar.

    Tips Hilangkan Bau Kucing

    Inilah cara menghilangkan bau kucing di dalam rumah.

    1. Rawat Kucing

    Hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi bau kucing adalah mengatasi dari sumbernya. Pemilik perlu merawat kucing seperti dengan memastikan makanan yang dikonsumsi aman untuk pencernaan. Lalu, memeriksa kesehatan kucing, terutama saat mengalami gangguan pencernaan atau susah makan. Kemudian, bulu kucing juga perlu dirawat agar wangi dan tidak mudah rontok.

    2. Bersihkan Kotak Pasir

    Kucing biasanya buang kotoran di dalam kotak pasir khusus. Nah, kotak pasir tersebut harus dibersihkan secara rutin. Jangan biarkan kotoran kucing terlalu lama didiamkan.

    Kalau pemilik sibuk dan tak sempat membersihkannya, ada kotak pasir modern yang dapat mengganti pasir kotor secara otomatis, lho. Dengan begitu, pemilik rumah cukup membuang pasir kotor yang sudah dimasukkan ke plastik.

    3. Bersihkan Pakai Cuka

    Walau sudah rajin dibersihkan, terkadang kotak pasir tetap mengeluarkan bau tak sedap. Solusinya, coba tambahkan cuka ke dalam air, lalu semprotkan pada noda di kotak pasir. Cara ini juga bisa diaplikasikan pada noda kotoran kucing di bagian rumah lainnya.

    Diamkan bekas semprotan itu selama 15-30 menit dan basuh dengan kain bersih. Lalukan langkah-langkah ini secara berulang sampai noda benar-benar hilang.

    4. Rajin Bersihkan Rumah

    Memelihara kucing di rumah, berarti pemilik harus siap menemukan rontokan bulu kucing di mana-mana. Bulu kucing bisa jadi sumber bau tidak sedap di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan rumah setiap hari terutama di area yang sering didatangi oleh kucing.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bau kucing di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Ampuh Hilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Perabotan hingga Pakaian


    Jakarta

    Memelihara hewan seperti kucing dan anjing di rumah bisa membuat penghuni merasa memiliki teman. Keberadaannya memang menyenangkan, namun terkadang bulu-bulunya menempel di perabotan rumah hingga pakaian.

    Tentunya hal ini tidak diinginkan bagi pemilik hewan dan juga penghuni rumah lainnya, ‘kan? Nah, berikut ini ada beberapa tips untuk menghilangkan bulu hewan peliharaan dari perabotan rumah dan pakaian.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Seprai hingga Handuk

    Dilansir dari Martha Stewart, untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dari seprai maupun handuk bisa menggunakan sarung tangan karet. Caranya, basahkan sarung tangan karet dengan air dan usapkan ke atas seprai maupun selimut.

    “Bulu akan menempel di sarung tangan dan Anda bisa lebih mudah mengumpulkan bulu dan membuangnya,” kata Brian Sansoni dari American Cleaning Institute.

    Setelah itu cuci barang-barang tersebut. Sebelum dicuci, masukkan barang ke dalam pengering dan gunakan siklus pengering tanpa panas selama 10 menit untuk melonggarkan bulu hewan peliharaan yang seringkali tersangkut.

    “Masukkan juga lembaran pengering, karena penumpukan listrik statis dapat membuat bulu tetap menempel pada kain,” ujar Sansoni.

    Keluarkan pakaian dari pengering, kibaskan sisa bulu hewan peliharaan (sebaiknya di luar ruangan), lalu masukkan ke dalam mesin cuci untuk dibersihkan secara menyeluruh.

    Karpet

    Untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dari karpet bisa dengan penyedot debu atau vacuum cleaner. Sebaiknya, bersihkan karpet dengan vacuum cleaner setiap minggu.

    “Setelah menyedot debu, Anda dapat menggulung [karpet] dengan lint roller atau sikat pembersih khusus bulu hewan peliharaan setiap satu atau dua hari, tergantung pada berapa banyak hewan peliharaan yang Anda miliki dan seberapa parah kerontokannya,” tutur direktur operasi franchise Two Maids, Kathy Cohoon.

    Permukaan Meja

    Bulu hewan peliharaan bisa terbang dan mendarat di berbagai permukaan, termasuk meja. Tentunya permukaan meja harus tetap dijaga kebersihannya karena terkadang dipakai untuk menaruh makanan.

    Cohoon menyarankan untuk membersihkan bulu hewan peliharaan menggunakan sapu atau penyedot debu. Bisa juga bersihkan dengan lap basah pada area yang masih terdapat bulu hewan peliharaan. Selanjutnya, bersihkan area dengan pembersih serbaguna atau larutan khusus material.

    “Jika hewan peliharaan berjalan di atas meja dapur, ingatlah untuk sering-sering mendisinfeksi area tersebut,” kata Cohoon.

    Pakaian

    Lint Roller

    Bulu hewan terkadang suka menempel pada pakaian. Untuk menghilangkannya, bisa pakai lint roller. Caranya dengan meletakkan pakaian pada permukaan yang halus dan rata lalu roll lint roller ke atas dan ke bawah sampai bulu hilang.

    Pakai Cuka

    Dilansir dari Homes & Gardens, Co-Founder dari Stripped Down Laundry, Joshua dan Ashlie Waterman, menggunakan cuka saat mencuci pakaian bisa membantu menghilangkan bulu hewan peliharaan. Caranya, tambahkan 1/2 cangkir cuka ke dalam tumpukan cucian di dalam mesin cuci untuk membantu mengendurkan serat pakaian, mengurangi pH cucian sehingga mengurangi daya melekat statis pada pakaian.

    Pakai Bola Pengering

    Jika tidak ingin mencuci pakai cuka, penghuni rumah bisa menggunakan bola pengering untuk menghilangkan bulu hewan pada pakaian.

    “Kami menyarankan untuk menambahkan lembaran pengering, atau lebih baik lagi menggunakan bola pengering, ke dalam mesin pengering untuk mengurangi listrik statis – bola pengering wol yang dibasahi sedikit dengan air sebelum ditambahkan adalah yang terbaik untuk ini. Dan merupakan salah satu yang terbaik. cara menghilangkan kerutan pada pakaian juga!” kata Joshua dan Ashlie Waterman.

    Tak hanya itu, Joshua dan Ashlie menyarankan untuk memasukkan pakaian ke dalam mesin pengering dengan siklus ‘dry air cycle’ selama 10 menit sebelum dicuci.

    “Siklus awal ini membantu mengendurkan dan menghilangkan bulu hewan peliharaan sehingga lebih mudah dihilangkan saat proses pencucian,” tuturnya.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bulu kucing dari perabotan hingga pakaian. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Bau Kucing di Rumah? Ini 3 Tips Jitu untuk Menghilangkannya


    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan yang paling banyak dipelihara oleh penghuni rumah. Keberadaannya memang bisa membuat penghuni rumah tidak kesepian, tetapi kadang bau kotorannya bisa mengganggu.

    Seiring berjalannya waktu, penghuni rumah bisa saja terbiasa dengan bau kucing. Namun, belum tentu tamu yang datang ke rumah bisa tahan dengan bau tersebut.

    Kotoran kucing mengeluarkan bau yang kuat. Dilansir dari The Spruce, aroma itu berasal dari kandungan urea yang tinggi dan komposisi kimia yang unik pada kotoran. Selain dari kotoran, bau kucing bisa disebabkan oleh muntahan atau rontokan bulu kucing.


    Kalau nggak segera ditangani, bisa-bisa baunya semerbak ke penjuru rumah. Nah, berikut ini ada beberapa cara untuk menghilangkan bau kucing.

    Rawat Kucing

    Hal utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi bau kucing adalah mengatasi dari sumbernya. Pemilik perlu merawat kucing seperti dengan memastikan makanan yang dikonsumsi aman untuk pencernaan. Lalu, memeriksa kesehatan kucing, terutama saat mengalami gangguan pencernaan atau susah makan. Kemudian, bulu kucing juga perlu dirawat agar wangi dan tidak mudah rontok.

    Rajin Bersihkan Rumah

    Memelihara kucing di rumah, berarti pemilik harus siap menemukan rontokan bulu kucing di mana-mana. Bulu kucing bisa jadi sumber bau tidak sedap di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan rumah setiap hari terutama di area yang sering didatangi oleh kucing.

    Bersihkan Kotak Pasir

    Kucing biasanya buang kotoran di dalam kotak pasir khusus. Nah, kotak pasir tersebut harus dibersihkan secara rutin. Jangan biarkan kotoran kucing terlalu lama didiamkan.

    Agar lebih bersih, bisa juga ditambahkan cuka saat membersihkan kotak pasir. Caranya, tambahkan cuka ke dalam air dan semprotkan pada noda di kotak pasir.

    Diamkan bekas semprotan itu selama 15-30 menit dan basuh dengan kain bersih. Lalukan langkah-langkah ini secara berulang sampai noda benar-benar hilang. Cara ini juga bisa diaplikasikan pada noda kotoran kucing di bagian rumah lainnya.

    Kalau pemilik sibuk dan tak sempat membersihkannya, ada kotak pasir modern yang dapat mengganti pasir kotor secara otomatis, lho. Dengan begitu, pemilik rumah cukup membuang pasir kotor yang sudah dimasukkan ke plastik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bulu Kucing Menempel di Mana-mana? Begini Cara Bersihkan Paling Efektif


    Jakarta

    Salah satu risiko jika memelihara kucing di rumah adalah bulunya yang mudah berserakan dan menempel di mana saja, termasuk perabotan.

    Bagi pemilik kucing, bulu kucing bukan masalah besar karena sudah terbiasa. Namun, jika sedang kedatangan tamu, bulu kucing bisa jadi mengganggu tampilan rumah dan kebersihan. Bulu juga bisa memicu alergi bagi tamu yang memiliki riwayat penyakit tersebut.

    Bulu kucing sebenarnya mudah dibersihkan, tetapi karena kucing aktif bergerak jadi bulu tersebut seperti tidak ada habisnya dan terus berjatuhan di setiap sudut rumah.


    Dilansir Home Made Simple, pemilik kucing disarankan untuk memiliki beberapa benda yang aman dari bulu, bau, hingga cakaran kucing. Untuk lebih jelasnya berikut cara membersihkan bulu kucing yang menempel di rumah dengan mudah.

    Cara Membersihkan Bulu Kucing yang Menempel di Perabotan

    1. Pasang Kain Penutup yang Mudah Dipasang-Lepas

    Beberapa spot yang kerap didatangi kucing adalah sofa, kursi, bantal, hingga kasur. Perabotan tersebut kerap ditutupi kain sehingga saat bulunya rontok, mudah sekali menempel.

    Apabila pemilik rumah tidak memiliki banyak waktu untuk membersihkannya, bisa memakai kain penutup yang mudah dipasang dan lepas sehingga yang dibersihkan hanya kain penutupnya saja.

    2. Siapkan Alat Perontok Bulu

    Alat perontok bulu bukan untuk merontokkan bulu pada kucing, melainkan bulu yang menempel pada barang di rumah. Beberapa alat yang harus dimiliki adalah lembaran pengering, batu apung, rol serat, dan lakban.

    Lembaran pengering cocok untuk membersihkan bulu yang menempel pada karpet dan furniture, batu apung untuk karpet, dan rol serat atau lakban untuk benda yang ditutupi bahan kain.

    3. Siapkan Alat Penyedot Debu

    Membersihkan bulu kucing yang menempel dengan alat penyedot debu ternyata tidak semudah yang dikira. Sebab, bulu yang menempel pada kain terkadang terdapat muatan listrik statis sehingga dapat menempel.

    Cara membersihkan yang lebih mudah adalah permukaan perabotan disemprotkan air terlebih dahulu. Kemudian, bulu yang sudah berat akibat air tersebut bisa lebih mudah dibersihkan dengan penyedot debu.

    Jika mencium bau bulu kucing yang tidak sedap di karpet, taburkan sedikit soda kue ke karpet setelah menyapu, dan sebelum menggunakan penyedot debu.

    4. Pakai Sarung Tangan atau Spons Basah

    Sarung tangan karet lembap atau spons basah bisa menjadi metode efektif untuk mengumpulkan bulu kucing dari permukaan kain.

    5. Memastikan Ruangan Tetap Lembap

    Menggunakan alat yang membuat udara di dalam rumah tetap lembap dan tidak kering terbukti dapat mencegah bulu kucing menempel pada permukaan kain.

    Itulah 5 cara untuk membersihkan bulu kucing yang menempel pada perabotan, semoga bermanfaat dan efektif!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bau Kucing? Jangan Panik, Ini Biang Kerok & Cara Hilangkannya!


    Jakarta

    Memelihara hewan peliharaan seperti kucing tentu sangat menggemaskan. Namun, hewan berbulu ini terkadang mengeluarkan bau tak sedap ke seluruh rumah.

    Bau kucing ini mungkin sudah dianggap hal bias bagi pemilik rumah, tapi bagaimana jika ada tamu yang datang? Belum tentu mereka terbiasa mencium aroma tidak sedap itu.

    Ada sejumlah penyebab munculnya bau kucing hingga ke seluruh rumah. Jangan khawatir, aroma tersebut bisa diatasi dengan beberapa cara mudah.


    Ketahui penyebab muncul bau kucing di rumah dan cara mengatasinya dengan mudah dalam artikel ini.

    Penyebab Muncul Bau Kucing di Rumah

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan munculnya bau kucing di dalam rumah. Dilansir situs Furrbby, Rabu (19/11/2025), berikut beberapa penyebabnya:

    1. Kotoran Kucing

    Faktor utama karena terdapat kotoran kucing di dalam rumah. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung konsentrasi urea yang tinggi dan komposisi kimia. Campuran konsentrasi itu memicu bau yang kuat dan beraroma busuk.

    2. Kotak Pasir Jarang Dibersihkan

    Meski kucing sudah paham untuk buang air di kotak pasir (litter box), tetapi jika kotak pasirnya tidak dibersihkan maka bisa memicu bau tak sedap di dalam rumah. Apalagi jika kotoran sudah menumpuk dalam jumlah banyak, baunya terasa semakin menyengat.

    3. Bulu Kucing

    Kucing memiliki bulu yang mudah rontok. Jika bulu sudah rontok maka bisa cepat menyebar ke seluruh ruangan dan menempel di karpet, sofa, atau tempat tidur.

    Pada bulu kucing terdapat partikel mikroskopis yang merupakan sumber bau. Ketika bulu sudah menyebar ke seluruh ruangan maka bisa menimbulkan aroma tidak sedap.

    4. Tempat Tidur Kucing yang Sudah Kotor

    Apabila kucing di rumah memiliki tempat tidur sendiri, maka kain untuk alas tidurnya perlu dicuci secara berkala. Sebab, bulu-bulu dan sisa kotoran yang menempel bisa memicu bau tak sedap ke seluruh ruangan.

    Cara Mudah Hilangkan Bau Kucing di Rumah

    Bau kucing yang menyebar ke seluruh ruangan tentu bikin tidak nyaman. Dikutip dari The Spruce, berikut cara mudah menghilangkannya:

    1. Bersihkan Kotak Pasir

    Membersihkan kotak pasir kucing wajib dilakukan secara berkala. Semakin banyak anabul di rumah, maka perlu dibersihkan minimal setiap 2-3 hari sekali atau sebelum kotoran kucing menumpuk.

    2. Grooming Kucing

    Penting juga untuk membersihkan kucing dengan cara di-grooming. Kamu bisa membawa anabul kesayangan ke pet shop agar bisa dilakukan perawatan tubuh, seperti dimandikan, mencukur bulu, dan menggunting kuku.

    Pastikan juga makanan yang diberikan cocok dan aman sehingga tidak mengganggu pencernaan. Lalu, rawat bulu kucing agar tetap wangi dan tidak mudah rontok, serta rutin membawanya ke dokter hewan untuk dicek kondisi kesehatan.

    3. Rajin Bersihkan Rumah

    Bulu-bulu kucing yang beterbangan di udara dapat menempel di karpet, sofa, hingga tempat tidur. Maka dari itu, pastikan rumah dibersihkan setiap hari, terutama pada area yang sering didatangi kucing karena kerap ditemukan banyak bulu.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi bau kucing yang tidak sedap di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com