Tag: busuk

  • 5 Penyebab Kulkas Bau Busuk dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu perangkat elektronik yang wajib dibersihkan secara rutin. Sebab, kulkas yang jarang dirawat dapat mengeluarkan bau tak sedap serta bisa merusak makanan yang disimpan di dalamnya.

    Sebelum mengatasi bau busuk yang keluar dari dalam kulkas, sebaiknya detikers perlu mencari tahu apa penyebab aroma tersebut bisa muncul. Biasanya, bau itu muncul dari sisa makanan atau minuman yang tersimpan terlalu lama hingga kedaluwarsa.

    Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan kulkas mengeluarkan aroma tak sedap. Apa saja? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Kulkas Mengeluarkan Bau Busuk

    Dilansir situs Which, berikut sejumlah penyebab umum kulkas mengeluarkan bau busuk:

    1. Bagian dalam Kulkas Sudah Kotor

    Penyebab yang pertama karena bagian dalam kulkas sudah kotor. Umumnya, hal ini disebabkan karena tumpahan makanan atau minuman yang tak terlihat, lalu didiamkan selama berhari-hari karena tak terlihat. Satu-satunya solusi adalah dengan membersihkan seluruh rak kulkas hingga tidak tersisa lagi kotoran.

    2. Penampungan Air Kulkas

    Sudah mencoba membersihkan bagian dalam kulkas tapi masih tercium bau tak sedap? Bisa jadi penyebabnya datang dari wadah untuk menampung air kulkas. Coba lakukan pengecekan pada bagian tersebut, biasanya wadah tersebut berisi air yang bercampur kotoran.

    3. Menyimpan Makanan dengan Cara yang Salah

    Penyebab berikutnya bisa jadi karena kamu menyimpan produk makanan atau minuman dengan cara yang salah, terutama yang beraroma menyengat. Jika disimpan di kulkas dengan wadah dibiarkan terbuka, hal itu yang menyebabkan munculnya aroma tidak sedap.

    4. Saluran Air Tersumbat

    Saluran air yang tersumbat bisa menjadi salah satu faktor munculnya aroma busuk dari kulkas. Cobalah cek bagian belakang kulkas dan lihat bagian pembuangan kondensasi. Biasanya, aroma tak sedap berasal dari sini.

    Jika ingin dibersihkan, sebaiknya panggil teknisi atau jasa profesional untuk menghindari terjadinya kerusakan pada kulkas di kemudian hari.

    5. Ada Benda Asing di Wadah Pembuangan

    Kalau kulkas masih mengeluarkan bau tak sedap, cobalah untuk mengecek wadah pembuangan air kulkas. Hal ini bisa disebabkan karena adanya masalah pada pendingin ruang mesin.

    Selain itu, cek juga air yang menggenang di dalam wadah, apakah kosong atau ditemukan benda atau hewan seperti serangga, beras, kacang, hingga makanan yang membusuk. Solusinya adalah dengan membuang seluruh air dan dikuras sampai bersih.

    Tips Mengatasi Bau Tak Sedap di Kulkas

    Jika bagian dalam kulkas mengeluarkan bau tak sedap, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Dikutip dari The Spruce, berikut cara-caranya:

    1. Bubuk Kopi

    Kamu bisa meletakkan bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang untuk menghilangkan bau di kulkas. Pastikan kamu mendiamkan bubuk kopi tersebut selama semalaman agar efektif menghilangkan bau.

    2. Baking Soda

    Baking soda dinilai ampuh untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Caranya juga mudah, cukup menuangkan baking soda ke dalam wadah, lalu taruh di dalam kulkas dan diamkan semalaman hingga bau menghilang.

    3. Minyak Atsiri

    Selain digunakan sebagai aroma terapi, minyak atsiri juga bisa digunakan untuk menghilangkan aroma tak sedap. Untuk cara penggunaannya, tuang minyak atsiri ke bola-bola kapas, lalu masukkan ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam. Cara ini dinilai ampuh untuk mengatasi bau busuk di kulkas.

    Itu dia lima penyebab kulkas mengeluarkan bau busuk dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 4 Tips Pakai Kulkas dengan Efektif, Tiap Bagian Punya Fungsi Berbeda Lho!


    Jakarta

    Kulkas memiliki peran penting untuk menjaga makanan dan bahan makanan tetap segar dan tahan lama. Barang elektronik yang satu ini tentunya menjadi barang yang wajib ada di dapur.

    Ketika digunakan, tak jarang ada yang menaruh makanan tanpa terlalu memikirkan letak di dalam kulkas. Padahal, setiap bagian kulkas memiliki suhu yang berbeda-beda, lho!

    Melansir dari Insider, mengatur kulkas dengan peletakan yang sesuai fungsinya membantu makanan tahan lebih lama, sehingga makanan tidak akan terbuang karena busuk. Berikut ini cara memakai kulkas dengan efektif sesuai fungsi setiap bagiannya.


    1. Pintu

    Bagian pintu adalah area terhangat di kulkas yang paling banyak mengalami fluktuasi suhu. Biasanya area ini digunakan sebagai tempat susu kotak dan telur. Akan tetapi, disarankan agar pintu kulkas dipakai untuk menyimpan bumbu, selai, herba, dan makanan lain yang memiliki ketahanan paling lama terhadap pembusukan.

    2. Rak Atas dan Tengah

    Rak atas dan tengah kulkas biasanya memiliki zona terdingin kedua serta suhu yang stabil. Kedua bagian ini sebaiknya digunakan untuk menyimpan makanan siap saji, makanan ringan, makanan penutup, dan sisa makanan.

    Selain itu, produk yang mengandung susu seperti keju dan yogurt pun cocok ditaruh di rak ini. Telur dan buah-buahan juga bisa disimpan di rak atas dan tengah.

    3. Rak Bawah

    Rak bawah merupakan bagian terdingin di dalam kulkas, maka disarankan untuk menaruh barang-barang yang bermuatan besar dan berat seperti botol minum dan kaleng soda.

    Daging dan ikan juga ditempatkan pada rak bagian bawah untuk mencegah kontaminasi jika terjadi kebocoran pada kemasannya. Kamu bisa menaruh daging yang masih di dalam kemasan dalam kotak penyimpanan plastik bening untuk mencegah kebocoran.

    4. Laci

    Biasanya kulkas mempunyai laci yang dirancang untuk mengendalikan kelembapan dan perubahan suhu, sehingga penyimpanan ini cocok untuk sayuran. Bahan ini sebaiknya disimpan di area dengan kelembapan yang tinggi dan terpisah dari buah-buahan supaya tidak cepat membusuk.

    Itulah tips memakai kulkas dengan efektif dengan menyesuaikan jenis makanan. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Tempat Sampah di Rumah Biar Nggak Bau Busuk


    Jakarta

    Keberadaan tempat sampah tentunya dibutuhkan di rumah. Meski digunakan untuk menampung sampah, ternyata tempat sampah juga perlu dibersihkan agar tidak menimbulkan bau busuk.

    Tempat sampah tidak hanya bagian luarnya saja yang perlu dibersihkan, tetapi bagian dalamnya juga. Tempat sampah yang kotor tidak hanya menimbulkan bau busuk, tetapi menarik serangga bahkan tikus.

    Maka dari itu, perlu membersihkan tempat sampah pada bagian dalam dan luarnya. Dilansir dari Real Simple, berikut ini cara membersihkan tempat sampah.


    1. Tempat Sampah di Dapur

    simpan sampah makanan di freezerIlustrasi tempat sampah di dapur. Foto: iStock

    Sebelum membersihkan tempat sampah di dapur, pastikan sampah sudah dibuang terlebih dahulu. Apabila di bagian dalam tempat sampah ada kotoran yang menempel, kamu bisa membersihkannya dan menyemprotkan air ke dalamnya.

    “Kemudian oleskan larutan pembersih serbaguna baik did alam maupun di luar tempat sampah menggunakan kain atau sikat untuk menggosok permukaan secara menyeluruh dengan membersihkan perhatian ekstra pada residu yang lengket,” kata Robin Murphy dari ChirpChirp House Cleaning, dikutip dari Real Simple, Sabtu (3/8/2024).

    Setelah kotoran hilang, kamu bisa menyemprotkan disinfektan dan diamkan beberapa saat sesuai dengan instruksi yang tertera di botol. Hal ini akan membuatnya ekstra bersih dan dapat menghilangkan sumber bau apapun.

    “Terakhir biarkan tempat sampah mengering secara alami atau gunakan kain untuk mengeringkannya sebelum melapisinya dengan kantong sampah yang bersih,” ujarnya.

    2. Tempat Sampah di Kamar Mandi

    Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom.Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom. Foto: Getty Images/iStockphoto/mrcmos

    Di kamar mandi, biasanya terdapat tempat sampah kecil untuk membuang tisu bekas pakai. Kamu bisa membersihkan tempat sampah di kamar mandi dengan lap basah dan pembersih serbaguna. Apabila ada kotoran yang membandal, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu dengan air hangat.

    Meskipun kecil, akan lebih baik kalau tempat sampah juga disemprotkan disinfektan apalagi kalau di rumah ada orang yang sakit. Setelah disemprotkan disinfektan, kamu bisa biarkan beberapa saat sesuai informasi yang tertera lalu lap menggunakan kain.

    3. Tempat Sampah di Luar Rumah

    Pilah sampah untuk daur ulang.Ilustrasi tempat sampah di luar rumah. Foto: Freepik

    Membersihkan tempat sampah di luar rumah perlu pekerjaan ekstra karena ukurannya yang besar. Oleh karena itu, kamu bisa membersihkannya dengan menyemprotkan air dari selang.

    “Gunakan selang taman untuk menyemprot bagian dalam dan luar tempat sampah. Gunakan larutan pembersih serbaguna ke bagian dalam dan luar, termasuk tutupnya. Sikat gosok bergagang panjang sangat ideal untuk menggosok permukaan, terutama bagian bawah dan samping,” kata Murphy.

    “Bilas tempat sampah secara menyeluruh dengan selang taman untuk menghilangkan semua larutan pembersih dan kotoran. Setelah membilas, semprotkan disinfektan, diamkan selama waktu yang disarankan, dan biarkan kering dengan sendirinya,” tutupnya.

    Itulah tips membersihkan tempat sampah di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Air Shower Bau Telur Busuk? Bisa Jadi Pertanda…


    Jakarta

    Pernahkah kamu mandi dengan shower tapi airnya berbau seperti telur busuk? Mungkin kamu akan merasa terganggu dan tidak bisa menikmati mandi dengan tenang.

    Masalah air memang kerap terjadi, apalagi karena air identik dengan kelembapan. Namun, jangan dibiarkan ya. Segera atasi sampai ke akar masalahnya.

    Lantas, apa yang menyebabkan air shower bau telur busuk? Berikut ini penjelasannya yang dikutip dari Bell Bros, Selasa (27/8/2024).


    Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

    Tentunya tidak ada unsur telur dalam masalah air ini, melainkan terdapat bakteri pemakan sulfat. Bakteri ini secara umum tidak berbahaya, tetapi menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Sumber Masalah

    Untuk mengatasi masalah ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Biasanya sumber masalah air yang berbau telur busuk disebabkan oleh dua hal berikut ini.

    1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

    Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

    2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

    Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

    Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 6 Tanda Perabotan di Rumah Jadi Sarang Kutu Busuk


    Jakarta

    Kutu tidak hanya ditemukan pada rambut. Serangga penghisap darah ini memiliki beragam jenis, salah satunya adalah kutu busuk yang kerap hinggap di perabotan. fenomena kutu busuk ini sempat heboh pada tahun lalu di Prancis dan Singapura. Berbondong-bondong masyarakat membuang perabotannya yang menyebabkan gatal-gatal.

    Kutu busuk termasuk hewan nokturnal sehingga mereka biasa aktif pada malam hari. Umumnya, mereka menggigit manusia antara pukul 1 hingga 5 pagi. Efek gigitan kutu busuk biasanya baru akan terasa di siang hari. Hewan kecil ini menyukai area yang tidak terpapar sinar matahari dan area dekat sumber makanannya. Perabotan yang sering dihinggapi kutu busuk adalah kasur.

    Apa Itu Kutu Busuk?

    Melansir dari Medical News Today, Kamis (5/9/2024), kutu busuk merupakan serangga kecil tak bersayap yang hanya memakan darah hewan berdarah panas. Menurut situs NHS, kutu busuk sering hidup di furnitur atau tempat tidur. Apabila serangga ini sampai menggigit manusia, efeknya adalah sensasi gatal, tetapi tidak sampai terinfeksi oleh penyakit lain.


    Bentuk kutu busuk oval dan pipih dengan kaki tebal, serta tanpa sayap. Panjang kutu busuk dewasa sekitar 5 hingga 6 mm dan akan bertambah menjadi 7 mm jika sudah meminum darah dari inang mereka.

    Tanda-Tanda Perabotan Rumah Dihuni Kutu Busuk

    Untuk mengetahui keberadaan kutu busuk pada perabotan rumah, kamu tidak perlu merasakan gatal lalu baru membasmi serangga ini. Sebab, kamu bisa mengetahui keberadaan kutu busuk dengan mengetahui tanda-tandanya seperti yang dikutip dari Sleep Foundation.

    1. Kasur Berbau Apak

    Cara mudah untuk mengetahui kutu busuk pada perabotan rumah adalah tercium bau apak. Bau apak tercium seperti bau barang yang sudah lama tidak dipakai dan berdebu. Namun, bau apak juga bisa berasal dari pertumbuhan jamur pada permukaan perabotan. Jika sudah mencium bau tersebut, segera bersihkan perabotan, atau minimal jemur di bawah terik matahari.

    2.Adanya Bekas Kotoran dan Darah

    Kotoran kutu busuk biasanya meninggalkan bintik-bintik hitam atau coklat di kasur. Bisa pula berbentuk noda darah berwarna merah dan berkarat.

    3. Telur Kutu Busuk

    Telur kutu busuk berbentuk oval dan berwarna putih. Ukurannya kecil dan sulit dikenali daripada kutu busuk itu sendiri. Biasanya telur-telur ini diletakkan di sudut-sudut kasur. Apabila kamu melihat ada bintik-bintik yang mirip dengan telur kutu busuk, lekas bersihkan dan buang.

    4. Cangkang Kulit

    Kutu busuk memiliki cangkang dan bisa dilepas. Kutu busuk sering melepaskan kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Biasanya kamu bisa menemukannya di sepanjang jahitan kasur atau di sudut-sudut perabot.

    5. Adanya Kutu Busuk yang Masih Hidup

    Tanda paling jelas adanya kutu busuk adalah kamu melihat hewan kecil berkeliaran di kasur. Kutu busuk muda memiliki warna putih atau bening. Sementara itu, kutu busuk dewasa berwarna coklat kemerahan. Mereka biasa bersembunyi di tempat paling jarang terkena sinar matahari seperti area pegas, celah-celah bingkai, dan kepala tempat tidurmu.

    6. Bekas Gigitan di Kulit

    Jika kamu menemukan tanda merah kecil dan gatal di kulit, sementara tidak ada nyamuk di rumah, bisa jadi penyebabnya karena gigitan kutu busuk. Segeralah cek kasur secara menyeluruh untuk mencari tanda-tanda keberadaan kutu busuk lainnya.

    Cara Membasmi Kutu Busuk

    Apabila kamu sudah mengetahui keberadaan kutu busuk, langkah selanjutnya adalah membasmi dan mencegah mereka muncul kembali. Berikut cara mudah mengatasi kutu busuk pada perabotan rumah.

    1. Memeriksa dengan cermat semua furnitur atau kain bekas sebelum membawanya ke rumah.

    2. Segera mencuci seluruh pakaian dengan air panas setelah bepergian, terutama setelah bertemu atau datang ke tempat yang banyak kutu busuk.

    3. Mengeringkan pakaian di pengering.

    4. Membersihkan bagasi setelah bepergian, bisa dengan vacuum cleaner.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Bisa Basmi Kutu Busuk Jika Kasur Dijemur? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Kutu busuk adalah serangga kecil yang suka menghisap darah hewan berdarah panas. Meskipun begitu, kutu busuk juga bisa menggigit manusia dan membuat gatal-gatal. Apabila kamu terkena gigitan kutu busuk yang dirasakan hanya rasa gatal, tetapi tidak ada efek samping lainnya. Namun, kutu busuk tetap harus dibasmi karena hewan ini seperti parasit yang bisa mengganggu kapan saja.

    Tempat yang disukai oleh kutu busuk adalah area yang jarang terkena sinar matahari seperti pinggiran kasur dan di dalam kasur. Kutu busuk jarang berkeliaran saat siang hari karena mereka adalah hewan noktural yang aktif pada malam hari.

    Serangga ini muncul karena mendeteksi sumber makanan dan menemukan tempat tinggal pada perabotan di rumah. Apabila kutu busuk dibiarkan, lama kelamaan kasur dapat berbau tidak sedap dan membuat tidur tidak nyaman.


    Cara Membasmi Kutu Busuk

    Terdapat beberapa cara untuk membasmi kutu busuk, salah satunya adalah dengan diberi panas tinggi.

    Melansir dari Medical News Today, Rabu (4/9/2024), mencuci seprai dengan air panas efektif membasmi kutu busuk. Caranya dengan merendam kutu busuk di air panas 45 derajat selama 1,5 jam dan selama 20 menit jika menggunakan air 47,8 derajat.

    Menurut situs Tech Radar, daripada dijemur, alangkah baiknya, membersihkan kasur atau sofa dengan dicuci menggunakan air panas.

    Situs Healthline menyarankan untuk membasmi kutu busuk dari kasur, sofa, dan perabotan berbusa lainnya menggunakan steamer atau alat uap panas. Apabila ingin dijemur di luar, panas yang ampuh untuk membasmi kutu busuk sekitar 49°C.

    Selain itu, jemur kasur di luar ruangan yang jauh dari rumah. Sebab, jika di dekat rumah dikhawatirkan kutu busuk justru berpindah ke barang lain yang lebih sejuk. hanya bisa mati apabila terkena panas tinggi.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Cegah Kutu Busuk Bersarang di Kasur atau Sofa di Rumah


    Jakarta

    Selain debu, ada masalah lain yang mengintai jika kasur jarang dibersihkan yakni kutu busuk. Serangga satu ini suka bersembunyi di tempat-tempat yang jarang terkena sinar matahari. Area yang disukainya seperti pinggiran kasur hingga dalam kasur.

    Kutu busuk cukup mengganggu karena menimbulkan gatal di kulit setelah terkena gigitan mereka. Namun, setelah digigit, kutu busuk tidak menimbulkan penyakit lain sehingga tidak begitu berbahaya. Sebab, kutu satu ini memang mengincar hewan berdarah panas. Meskipun tidak menimbulkan penyakit lain, tetapi adanya kutu busuk dapat menyebabkan kasur berbau tidak sedap dan cepat kotor.

    Maka dari itu, penting untuk menjaga kebersihan agar kutu busuk tidak bersarang di kasur, sofa, dan perabotan di rumah.


    Melansir dari Apartment Therapy, Rabu (4/9/2024), berikut beberapa cara ampuh untuk mencegah kutu busuk bersarang di kasur dan perabotan lainnya di rumah.

    1. Gunakan Sarung Bantal dan Guling

    Sarung bantal dan guling memang tidak dapat mengatasi kutu busuk, tetapi setidaknya dengan cara ini dapat mencegah hewan kecil ini masuk ke dalam kasur atau peralatan tidur lainnya.

    2. Semprotan Alkohol

    Alkohol dapat membuat kutu busuk mengalami dehidrasi. Dengan begitu, kutu busuk tidak akan hidup pada perabotan rumah dan tidak berani dekat-dekat. Jika kamu ingin memakai cara ini, periksa dulu jenis alkohol yang akan digunakan, pastikan khusus untuk membasmi kutu busuk.

    3. Penutup Bagasi

    Kutu busuk juga sering di dapati di koper setelah bepergian dari luar daerah. Agar kutu busuk tidak menyebar ke tempat lain, pasang lapisan di bagasi agar barang bawaan tidak dihinggapi kutu busuk.

    4. Minyak Atsiri

    Solusi alami untuk memusnahkan kutu busuk adalah menggunakan minyak esensial seperti minyak atsiri. Caranya dengan melarutkan minyak dengan air dan memasukkannya ke dalam botol berukuran 100 mililiter. Kemudian, semprotkan ke barang bawaan dan tempat tidur secara berkala.

    5. Bersihkan Barang Setelah Dibeli

    Jika kamu membeli barang bekas, terutama sofa, kursi, atau kasur periksalah secara menyeluruh, bisa juga menggunakan kaca pembesar. Kemudian, cuci barang bekas tersebut dan keringkan. Jangan lupa ketika mencuci, gunakan air yang panas di atas 45 derajat dan rendam minimal 60 menit.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kaktus di Rumah Tergenang Air Hujan? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Kaktus merupakan salah satu tanaman favorit bagi pemula. Perawatannya yang mudah menjadi daya tariknya.

    Tanaman ini bisa diletakkan di dalam ruangan maupun di luar ruangan, yang penting bisa terkena sinar matahari. Sebab, kaktus merupakan tanaman asli gurun yang habitatnya beriklim kering.

    Saat kaktus ditaruh di luar ruangan bisa menjadi masalah ketika musim hujan. Sebab, jika tidak segera ditaruh ke dalam rumah justru bisa membuatnya tergenang air, apalagi jika hujan lebat.


    Apabila tidak segera diambil tindakan, kaktus tersebut bisa mati. Lalu, bagaimana cara mengatasi kaktus yang tergenang air hujan?

    1. Ganti Pot

    JIka kaktus terendam air hujan sebaiknya segera diganti potnya. Pastikan kamu menggunakan tanah yang sudah diformulasi khusus untuk kaktus dan pot yang digunakan memiliki lubang drainase. Dengan begitu bisa mencegah kaktus terendam air lagi nantinya.

    2. Buang Bagian yang Busuk

    Jika terendam air terlalu lama bisa menyebabkan akar kaktus membusuk. Maka dari itu, saat memindahkan kaktus ke pot baru, kamu juga perlu memperhatikan akarnya.

    Dilansir dari The Spruce, akar kaktus yang sehat warnanya cerah, seperti nadi, dan tidak mudah hancur saat dipindahkan dari pot. Potong bagian akar yang lembek dan kehitaman karena mengindikasikan bagian tersebut sudah busuk.

    Jangan pindahkan kaktus jika masih ada bagian busuk yang menempel. Sebab, bagian yang busuk bisa menyebar dan bisa membahayakan kaktus.

    Pastikan area yang baru dipotong sudah mengering sebelum dipindahkan ke pot baru dan jangan diberi air selama seminggu setelah diganti potnya.

    3. Pasang Atap untuk Lindungi Kaktus dari Hujan

    Dilansir dari Gardening Know How, jika kamu tetap ingin menaruh kaktus di luar rumah, pastikan ada atap peneduh agar kaktus tidak terguyur hujan terus menerus, apalagi belakangan ini sudah masuk musim hujan. Apabila tidak bisa membuat atap peneduh, kamu bisa memasukkan kaktus ke dalam rumah untuk sementara waktu.

    Itulah beberapa cara mengatasi kaktus yang tergenang air hujan. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Banyak Lalat di Rumah dan Cara Mencegahnya



    Jakarta

    Lalat yang ada di rumah cukup mengganggu. Kehadirannya dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan bisa membawa penyakit.

    Lalat memiliki rentang hidup yang pendek, tetapi dapat berkembang biak dengan cepat. Hal ini dapat menjadi masalah berkelanjutan pada waktu-waktu tertentu atau dalam kondisi tertentu.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa penyebab dan cara mencegah datang ke rumah sehingga tidak mengganggu keluarga di rumah.


    Penyebab Banyak Lalat di Rumah

    Makanan atau Bahan yang Busuk

    Lalat tertarik pada bahan yang membusuk, seperti lalat buah yang tiba-tiba muncul dan mengerumuni pisang atau apel matang dalam mangkuk di meja dapur kamu.

    Lalat rumah tertarik pada semua jenis bahan yang membusuk termasuk daging, sayuran, buah, dan kotoran rumah tangga. Begitu lalat menemukan bahan yang membusuk, lalat akan bertelur dan akan memiliki belatung serta lebih banyak lalat.

    Suhu dan Cuaca Hangat

    Makanan yang mudah rusak akan lebih cepat membusuk pada suhu yang lebih hangat dan bau seperti gas yang dihasilkan akan menarik lalat.

    Hal inilah yang menyebabkan lalat cenderung lebih banyak berkeliaran di musim panas. Suhu panas merupakan lingkungan yang lebih cocok bagi lalat untuk berkembang biak.

    Pembiakan yang Cepat

    Lalat berkembang biak dengan cepat dan dalam kondisi yang tepat, lalat mungkin tampak selalu ada. Jika mendapati lalat terus-menerus berdatangan di rumah, kamu perlu mencari tahu penyebabnya dan mencoba mengatasinya.

    Mencegah Lalat Datang ke Rumah

    Jaga Kebersihan Rumah

    Metode pencegahan nomor satu untuk mengusir lalat adalah menjaga rumah tetap bersih. Hal ini terutama untuk di dapur dan kamar mandi. Memiliki jadwal pembersihan dapat membantu untuk menjaga kebersihan rumah.

    Bersihkan area seperti saluran pembuangan wastafel yang menjadi tempat sisa makanan yang mungkin membusuk. Soda kue dan cuka adalah kombinasi penyegar saluran pembuangan dasar yang baik.

    Mencegah Masuk

    Pastikan jendela tidak memiliki bukaan ke luar untuk membantu mencegah lalat masuk. Pastikan semua kasa jendela dan pintu dalam kondisi tanpa lubang, serta jendela atau pintu tertutup rapat.

    Mengurangi Suhu Rumah

    Lalat menyukai kehangatan. Jika kamu melihat lebih banyak lalat di cuaca panas, mendinginkan area tersebut dapat mengurangi jumlah lalat. Pendingin udara dan kipas angin dapat mendinginkan udara di dapur yang hangat.

    Simpan Makanan dalam Wadah Tertutup

    Membiarkan buah dalam mangkuk atau roti di tempat terbuka dapat mengundang lalat untuk datang. Selama cuaca hangat, pastikan untuk menyimpan semua makanan dalam keadaan tertutup rapat terutama saat berkumpul di ruangan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Mudah Merawat Kasur Agar Tahan Lama


    Jakarta

    Tidur dapat mempengaruhi aspek kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan kinerja otak. Sehingga kasur menjadi komponen penting untuk kenyamanan saat tidur.

    Faktor lamanya kasur bertahan tergantung pada bahan dan perawatan yang diberikan. Ada kasur yang bertahan enam tahun dan juga ada beberapa bahan kasur yang bertahan hingga 10 sampai 20 tahun.

    Dilansir dari CNET, berikut beberapa cara mudah merawat kasur agar tetap awet selama bertahun-tahun.


    Gunakan Pelindung Kasur

    Pelindung kasur menjadi bagian penting dari perlengkapan tempat tidur kamu. Pelindung kasur berfungsi sebagai penghalang antara kamu dan tempat tidur, menyerap keringat, tungau, dan benda lain yang bersarang di kasur.

    Pelindung kasur juga mencegah tempat tidur dari noda. Pelindung kasur yang dipasang seperti seprai akan menutupi seluruh tempat tidur kamu.

    Cuci Seprai Sesering Mungkin

    Idealnya, mencuci seprai dilakukan setiap minggu. Saat mencucinya, kamu dapat menggunakan pengaturan untuk pakaian halus. Mencuci seprai memastikan seprai tetap segar dan melindungi kasur dari noda serta kelembapan akibat keringat.

    Jangan Loncat-loncat di Atas Kasur

    Meskipun loncat-loncat di atas kasur seperti trampoline menyenangkan, seiring waktu, tindakan ini dapat merusak tempat tidur lebih cepat. Produsen mendesain tempat tidur untuk penggunaan rutin. Melompat di tempat tidur menciptakan benturan yang lebih keras yang dapat merusaknya.

    Balikkan Kasur Secara Teratur

    Salah satu cara paling efektif untuk membuat tempat tidur lebih awet adalah dengan membalik atau memutar kasur. Cara ini mencegah tempat tidur kamu mengalami penurunan secara permanen karena menggunakan sisi bagian tempat tidur yang sama. Biasanya hal ini harus dilakukan setiap beberapa bulan sekali, agar tempat tidur bertahan lama.

    Bersihkan Noda dengan Segera

    Kesalahan di tempat tidur salah satunya adalah adanya tumpahan noda. Hal ini harus segera diatasi sebelum noda menempel permanen.

    Direkomendasikan untuk membuat pasta ke noda, biarkan selama 30 hingga 60 menit, lalu bersihkan dengan handuk bersih. Kamu juga bisa menggunakan air sabun cuci piring dan soda kue untuk membersihkan noda.

    Hindari Makan atau Minum di Tempat Tidur

    Makan dan minum di tempat tidur dapat mengakibatkan noda kecil yang tidak terlihat. Hal ini akan mengundang semut dan kecoa untuk datang yang akan membuat kasur kamu terlihat kotor.

    Waspada Terhadap Kutu Busuk

    Serangan kutu busuk dapat membuat kasur tidak dapat digunakan lagi. Maka dari itu, kamu perlu melindungi tempat tidur dari kutu busuk dengan menggunakan pelindung serta menjaga kamar tidur tetap bersih.

    Itulah beberapa cara untuk menjaga kasur tetap awet. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com