Tag: busuk

  • Hati-hati! 5 Hal Ini Bisa Menarik Lalat ke Rumah


    Jakarta

    Adanya lalat di rumah membuat penghuni resah. Penghuni rumah pasti mencari cara agar bisa mengusir serangga tersebut.

    Walaupun sudah berusaha untuk mengusir, namun lalat kerap kembali lagi. Kenapa ya?

    Bisa saja di rumah kamu justru ada berbagai hal yang menarik lalat untuk datang lagi datang lagi. Apa saja hal-hal yang bisa menarik lalat ke rumah?


    Dilansir dari Terminx, berikut ini informasinya.

    Sampah

    Sampah merupakan hal yang ada di setiap rumah. Lalat umumnya tertarik dengan bahan organik di tempat sampah. Lalat juga bisa bertelur di tempat sampah. Makanya, kamu harus rajin menjaga kebersihan sampah dan menutup tempat sampah agar tidak menjadi sarang lalat.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Buat kamu yang punya hewan peliharaan wajib waspada. Hal itu karena lalat menyukai kotoran hewan. Pastikan kamu sering membersihkan kotoran hewan di rumah ya detikers.

    Makanan Basi

    Makanan basi, baik itu makanan hewan maupun makanan manusia, bisa menarik lalat ke rumah. Jadi, pastikan kamu membersihkan makanan basi agar tidak mengundang lalat ke rumah.

    Buah dan Sayur Busuk

    Buah busuk juga bisa menjadi hal yang menarik lalat untuk datang ke rumah. Segera buang buah busuk jika ada di rumah.

    Cairan Manis atau Fermentasi

    Cairan manis atau terfermentasi, seperti sirup, soda, maupun cuka bisa mengundang lalat ke rumah. Jika ada tumpahan cairan tersebut segera dilap dan bersihkan kaleng minuman soda sebelum dibuang.

    Itulah beberapa hal yang bisa menarik lalat ke rumah.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Wajib Dibersihkan Sebelum Tinggalkan Rumah buat Liburan



    Jakarta

    Liburan Natal dan Tahun Baru menjadi salah satu moment untuk bersenang-senang dan berkumpul bersama keluarga. Namun, sebelum bepergian untuk memanfaatkan liburan, penting untuk membersihkan rumah terlebih dahulu.

    Hal ini akan mengurangi stres saat pulang, sehingga dapat memanfaatkan waktu untuk beristirahat. Ada beberapa barang atau tempat yang bisa menjadi prioritas untuk dibersihkan sebelum melakukan liburan.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa barang dan tempat yang harus dibersihkan sebelum melakukan bepergian saat liburan tiba.


    Kulkas

    Kulkas menjadi barang pertama yang disarankan untuk dibersihkan sebelum liburan, hal ini tentunya akan mencegah adanya makanan yang basi setelah pulang liburan.

    ‘Idealnya, sehari sebelum kamu pergi, kamu harus memeriksa kulkas dan membuang semua makanan yang akan rusak saat kamu pergi,” kata Michael Bogoyavlenskiy, CEO Cleaning Express.

    Area Dapur

    Membersihkan kulkas tidak cukup untuk mengusir bau busuk dan hama yang datang, kamu harus memastikan dapur dalam kondisi prima. Hal seperti remah-remah atau sisa makanan kecil dapat menyebabkan dapur sangat kotor dan datangnya hama.

    “Saya selalu menggosok wastafel, menyalakan pembuangan sampah dengan beberapa es batu dan kulit lemon, lalu mengakhirinya dengan membilasnya dengan cuka,” kata Nishant Prasad, salah satu pendiri Clean Fanatics.

    Tempat Tidur

    Setelah bepergian dalam waktu yang lama, tempat tidur menjadi hal pertama yang akan dicari untuk beristirahat. Hal ini menjadi alasan untuk memastikan tempat tidur rapi sebelum melakukan bepergian untuk liburan.

    “Jika memungkinkan, saya juga mengganti sprei sehingga saya bisa tidur dengan nyaman setelah berpergian,” kata Brunson Sayes, pendiri Breathe Maids.

    Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan tempat jamur dan lumut dapat dengan mudah tumbuh, pastikan untuk membersihkan kamar mandi sebelum meninggalkannya selama berhari-hari untuk menghemat waktu dalam jangka panjang.

    “Sebelum pergi, saya mengelap dinding kamar mandi, membersihkan wastafel, dan memastikan mangkuk toilet sudah digosok. Jika kamu sedang terburu-buru, menyemprotkan pembersih kamar mandi di area yang sering dilewati dapat memberikan hasil yang sangat baik,” kata Prasad.

    Cucian di Rumah

    Mencuci pakaian bisa menjadi pekerjaan yang menyebalkan di hari-hari biasa, jangan meninggalkan cucian saat kamu berpergian.

    Pastikan untuk mencuci semua cucian, seperti handuk, sprei, dan pakaian lain yang menumpuk. Hal ini mencegah timbulnya bau tidak sedap dan kamu tidak merasa kewalahan saat pulang setelah liburan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati, Shower Bau Telur Busuk Bisa Jadi Tanda Masalah Ini



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan tempat yang rawan muncul bau-bau tidak sedap. Penyebabnya karena lembap atau sisa kotoran. Termasuk shower juga bisa berbau seperti telur busuk lho.

    Kondisi seperti itu bisa mengganggu ketenangan kamu saat menggunakan kamar mandi. Jika menghadapi kondisi seperti itu, segera atasi sampai akar masalahnya ya.

    Namun, kenapa air shower bisa bau telur busuk? Yuk, simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari Bell Bros.


    Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

    Meski baunya seperti telur busuk, bukan berarti ada unsur telur di dalam air ya. Bau tersebut ternyata muncul dari bakteri pemakan sulfat.

    Tenang saja, bakteri ini secara umum tidak berbahaya kok. Akan tetapi, menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Sumber Masalah

    Saat menghadapi kondisi ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Berikut dua sumber masalah yang bisa sebabkan air bau telur busuk.

    1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

    Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

    2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

    Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

    Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Wastafel yang Sudah Bau Telur Busuk



    Jakarta

    Terkadang muncul bau busuk dari wastafel. Kondisi ini sebenarnya wajar terjadi karena fungsinya sebagai tempat untuk membersihkan sisa-sisa kotoran peralatan dapur dan alat makan.

    Adakalanya wastafel bisa muncul bau tak sedap seperti telur busuk. Kondisi ini mungkin terjadi karena sisa makanan menempel di dalam saluran air dan mendekap hingga busuk lama kelamaan.

    Jika sudah mengeluarkan bau tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari di rumah. sebagian orang merasa sulit menangani hal ini jika sudah menyangkut dengan pipa air, bahkan kemungkinan pada akhirnya akan memanggil tukang.


    Namun, sebenarnya Kamu bisa mengatasi bau busuk ini hanya dengan memanfaatkan bahan-bahan di dapur lho, yaitu dengan salah satu solusi berikut :

    Untuk membersihkannya, dikutip dari The Washington Post, pertama-tama potong lemon dan masukkan ke dalam wastafel bersamaan dengan beberapa sendok makan garam dan beberapa es batu.

    Kemudian nyalakan air untuk menghancurkan lemon dan es hingga halus.

    Fungsi lemon dapat menghilangkan bau busuk tersebut sedangkan es dan garam akan membersihkan sisa-sisa buih di dalamnya. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal yang Bisa Memicu Datangnya Lalat ke Rumah



    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sering hinggap di makanan. Kehadirannya tak membawa keuntungan apa pun, justru mengganggu karena hewan ini bisa saja membawa bakteri atau kuman dari tempat hinggap sebelumnya.

    Serangga satu ini masuk ke rumah biasanya karena mendapat sinyal dari sesuatu yang mereka sukai. Misalnya mereka datang karena tau ada makanan di meja makan. Setelah itu, mereka perlu melunakkan makanan tersebut agar bisa dimakan dengan melepaskan cairan pencernaan. Maka dari itu, makanan yang sudah dihinggapi lalat sebaiknya tidak dimakan.

    Selain makanan, lalat juga bisa datang karena penyebab lain, dilansir Better Homes and Gardens berikut beberapa sinyal yang disukai lalat hingga datang ke rumah.


    1. Tempat Sampah di Dekat Jendela

    Tempat sampah adalah salah satu tempat yang disukai oleh lalat. Penempatan tempat sampah di dekat jendela yang keadaan terbuka sangat memudahkan mereka untuk masuk ke rumah. Selain jendela, lalat juga bisa masuk melalui celah-celah kecil seperti pipa drainase.

    “Beberapa lalat seperti lalat drainase dapat masuk melalui retakan tipis di pipa drainase. Kemudian mereka dapat mulai bertelur. Sebaiknya gunakan pembersih drainase enzimatik beberapa kali setahun jika Anda sering dihinggapi lalat drainase,” kata Craig Wilson, pakar hortikultura, dan Direktur Gardener’s Dream Ltd, seperti yang dikutip pada Kamis (9/1/2025).

    2. Bau Busuk

    Alasan lalat senang berada di sekitar tempat sampah adalah untuk mencari makanan dari buah busuk atau terlalu matang yang ada di tempat sampah, bakteri atau makanan kecil pada air menggenang. Mereka memang senang mengkonsumsi makanan organik. Selain tempat sampah, mereka juga sering berburu makan pada di tempat kompos dan genangan air.

    3. Suhu Hangat

    Baik musim kemarau ataupun hujan, lalat bisa berkembang biak. Serangga ini cukup mencari tempat yang hangat bersuhu sekitar di atas 75°F atau setara dengan 24°C.

    Kebanyakan dari spesies lalat bisa bereproduksi sangat cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Selain itu, rata-rata proses pendewasaan telur tersebut hingga menjadi lalat adalah 7-10 hari. Jadi kalau di rumahmu ada 5 ekor lalat betina, lalat tersebut bisa berkembang hingga 2000 ekor dalam waktu kurang dari satu bulan.

    4. Ada Tumpahan Makanan atau Minuman

    Bukan hanya semut, lalat juga bisa datang ke rumah apabila mengetahui ada tumpahan makanan dan minuman. Maka dari itu, bekas tumpahan makanan dan minuman harus langsung dibersihkan atau justru jadi tempatnya berkembang biak.

    “Lalat buah berkembang biak pada bahan organik yang lembap dan membusuk, seperti buah atau tumpahan minuman. Jika ada tempat bagi serangga ini untuk berkembang biak, mereka akan terus kembali,” kata Nancy Troyano, Ahli Entomologi Bersertifikat dan Direktur Operasional Pendidikan dan Pelatihan untuk Pengendalian Hama Ehrlich.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah Jemur Kasur Bisa Bunuh Kutu Busuk? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Kutu busuk (bed bugs) merupakan serangga kecil yang hidup dengan cara mengisap darah manusia. Serangga yang masuk dalam kelompok parasit ini bisa muncul di celah kasur dan rangka tempat tidur.

    Untuk membasmi kutu busuk yang ada di kasur, salah satu caranya adalah dengan menjemur kasur di bawah matahari. Namun, apakah cara tersebut efektif untuk membunuhnya?

    Apakah Jemur Kasur Bisa Membunuh Kutu Busuk?

    Mengutip laman Siloam Hospital, seseorang bisa mengalami gejala gatal-gatal, perih, sensasi terbakar, hingga ruam kemerahan pada kulit ketika digigit oleh kutu busuk.


    Sebagai bentuk pencegahan, sebaiknya segera membasmi kutu busuk yang ada di kasur. Nah, banyak orang yang menggunakan metode menjemur kasur di bawah matahari untuk membunuh kutu busuk.

    Memang, suhu panas diklaim bisa membunuh kutu busuk di kasur. Pemanfaatan suhu panas ini merupakan cara ampuh untuk membasmi kutu busuk tanpa harus menggunakan bahan kimia.

    Akan tetapi, ada dua faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan langkah ini, yakni suhu panas dan lama pemaparannya.

    Dilansir situs Pure Environmental, kutu busuk akan mati pada suhu minimal 45 derajat Celcius. Namun, suhu panas ini harus konsisten selama setidaknya 30 menit. Cara ini berlaku untuk semua tahap kehidupan kutu busuk.

    Secara detail, kutu busuk dewasa akan mati apabila terpapar suhu panas secara konsisten selama 15 menit. Kemudian untuk telur kutu busuk baru akan mati jika terkena suhu panas selama 60 menit secara konsisten.

    Namun, apakah suhu panas matahari sudah cukup untuk membunuh kutu busuk di kasur? Sayangnya tidak efektif. Secara teori, suhu panas dari sinar matahari tidak cukup tinggi untuk bisa membunuh kutu busuk.

    Meski begitu, sinar UV dari matahari memiliki kemampuan untuk membunuh kutu busuk. Selain itu, suhu panas dari sinar matahari bisa menyerap cairan permukaan pada lapisan lilin cangkang kutu busuk, sehingga akan membuatnya dehidrasi.

    Apabila kasur dijemur di luar ruangan dalam waktu yang cukup lama, kemungkinan besar kutu busuk yang bersembunyi di dalamnya bisa saja mati.

    Cara Lain untuk Membunuh Kutu Busuk di Kasur

    Sebenarnya, saat ini sudah banyak layanan pengendali hama untuk membasmi serangga di rumah, salah satunya kutu busuk di kasur. Para penyedia jasa pengendalian hama ini umumnya juga menggunakan suhu panas dari uap untuk membunuh kutu busuk.

    Mengutip laman Sleep Foundation, pembasmian kutu busuk dengan suhu panas tinggi dari uap disebut juga sebagai steam cleaning. Metode ini biasanya menggunakan alat yang disebut steamer.

    Jika ingin membasmi kutu busuk sendiri di rumah, kamu bisa menggunakan alat pemanas portabel yang dirancang khusus untuk membasmi kutu busuk dengan memberikan panas pada barang-barang, termasuk kasur. Alat ini harus mencapai suhu setidaknya 45 derajat Celcius selama 90 menit untuk membunuh kutu busuk.

    Itu dia penjelasan mengenai metode jemur kasur di bawah matahari yang disebut bisa membunuh kutu busuk. Semoga artikel ini bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Hadapi Kutu Busuk yang Besarang di Kasur dengan 5 Jurus Ini!



    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu masalah yang biasa muncul di kasur. Serangga ini suka bersembunyi di pinggiran dan dalam kasur, terutama yang jarang terkena sinar matahari.

    Sebenarnya gigitan kutu busuk tidak begitu berbahaya, namun bisa menimbulkan gatal di kulit dan meninggalkan bekas. Target kutu busuk adalah makhluk berdarah panas seperti manusia.

    Meskipun tidak menimbulkan penyakit lain, tetapi adanya kutu busuk dapat menyebabkan kasur berbau tidak sedap dan cepat kotor.


    Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan agar kutu busuk tidak bersarang di kasur, sofa, dan perabotan di rumah.

    Melansir dari Apartment Therapy, berikut beberapa cara ampuh untuk mencegah kutu busuk bersarang di kasur dan perabotan lainnya di rumah.

    1. Gunakan Sarung Bantal dan Guling

    Sarung bantal dan guling memang tidak dapat mengatasi kutu busuk, tetapi setidaknya dengan cara ini dapat mencegah hewan kecil ini masuk ke dalam kasur atau peralatan tidur lainnya.

    2. Semprotan Alkohol

    Alkohol dapat membuat kutu busuk mengalami dehidrasi. Dengan begitu, kutu busuk tidak akan hidup pada perabotan rumah dan tidak berani dekat-dekat. Jika kamu ingin memakai cara ini, periksa dulu jenis alkohol yang akan digunakan, pastikan khusus untuk membasmi kutu busuk.

    3. Penutup Bagasi

    Kutu busuk juga sering di dapati di koper setelah bepergian dari luar daerah. Agar kutu busuk tidak menyebar ke tempat lain, pasang lapisan di bagasi agar barang bawaan tidak dihinggapi kutu busuk.

    4. Minyak Atsiri

    Solusi alami untuk memusnahkan kutu busuk adalah menggunakan minyak esensial seperti minyak atsiri. Caranya dengan melarutkan minyak dengan air dan memasukkannya ke dalam botol berukuran 100 mililiter. Kemudian, semprotkan ke barang bawaan dan tempat tidur secara berkala.

    5. Bersihkan Barang Setelah Dibeli

    Jika kamu membeli barang bekas, terutama sofa, kursi, atau kasur periksalah secara menyeluruh, bisa juga menggunakan kaca pembesar. Kemudian, cuci barang bekas tersebut dan keringkan. Jangan lupa ketika mencuci, gunakan air yang panas di atas 45 derajat dan rendam minimal 60 menit.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati! 4 Aroma Ini Bisa Mengundang Lalat Masuk ke Rumah



    Jakarta

    Datangnya lalat ke dalam rumah menandakan bahwa rumah tersebut kotor. Sebab lalat akan datang jika ada sesuatu yang menarik di dalam rumah tersebut, seperti sampat.

    Adanya lalat membuat rumah terasa kotor dan menjijikan, hal ini karena lalat dikenal sebagai serangga yang kotor.

    Mengetahui cara mengusir lalat dari rumah memang penting, namun memahami aroma apa saja yang menarik lalat datang ke rumah juga penting agar dapat mencegah lalat masuk dan membuat kamu merasa tidak nyaman.


    Dilansir dari Life of Kitty, berikut beberapa aroma yang dapat menarik lalat datang ke rumah sehingga membuat rumah terasa kotor.

    Buah yang Membusuk

    Apel yang terlalu matang atau busuk menjadi hal yang menarik bagi lalat, terutama lalat buah. Serangga ini tertarik pada aroma manis dan zat fermentasi yang dikeluarkan selama proses pembusukan buah.

    Penting untuk memperhatikan buah yang kamu simpan. Simpan buah di tempat yang sejuk dan kering, terhindar dari sinar matahari langsung. Buang segera buah yang rusak atau busuk, bersihkan permukaan tempat buah disimpan secara teratur.

    Makanan Hewan

    Makanan hewan peliharaan seringkali mengeluarkan bau yang kuat dan mengundang lalat. Untuk mencegah serangga ini tertarik pada makanan hewan peliharaan, pastikan mengosongkan dan bersihkan mangkuk hewan peliharaan secara teratur.

    Jangan menyimpan makanan hewan peliharaan di dekat jendela atau pintu yang terbuka. Simpan makananan hewan dalam wadah kedap udara untuk mencegah bau menyebar.

    Cucian Basah

    Cucian basah apabila tidak dikeringkan dengan benar dapat mengeluarkan bau apek yang menarik. Untuk menghindari masalah ini, pastikan untuk menggantung cucian setelah dicuci serta segera mengeringkannya.

    Keringkan cucian kamu dengan cepat di udara terbuka atau mesin pengering pakaian, hindari membebani mesin cuci secara berlebihan sehingga cucian dapat dicuci dan diperas dengan benar. Jangan meninggalkan cucian basah tergeletak di kamar mandi.

    Sampah Rumah Tangga

    Sampah makanan, kemasan yang kotor, dan benda-benda lain yang dibuang ke tempat sampah dapat dengan cepat mengeluarkan bau tidak sedap yang menarik lalat.

    Untuk mencegah lalat berkembang biak di area tersebut, penting untuk mengelola sampah dengan benar. Ganti kantong sampah secara teratur dan bersihkan tempat sampah, selalu tutup tempat sampah untuk membatasi penyebaran bau.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Shower Bau Telur Busuk? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Pernahkah merasakan mandi dengan shower tapi airnya berbau seperti telur busuk? Terkadang air bisa menimbulkan bau karena menandakan ada masalah dalam saluran airnya.

    Meski tidak berbahaya, kondisi ini bisa mengganggu ketenangan selama mandi. Jika menghadapi kondisi seperti itu, segera atasi sampai akar masalahnya ya.

    Lantas, apa penyebab air shower bau telur busuk dan cara mengatasinya? Berikut ini penjelasannya.


    Penyebab Air Shower Bau Telur Busuk

    Dikutip dari Bell Bros, bau telur busuk disebabkan oleh bakteri pemakan sulfat. Bakteri ini secara umum tidak berbahaya, tetapi menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Cara Mengatasi Air Shower Bau Telur Busuk

    Dilansir dari MN Department of Health, kamu perlu mencari tahu sumber masalah tempat bakteri sulfur itu berkembang biak. Hal ini penting untuk menentukan langkah terbaik mengatasi masalah.

    Kecuali kamu tahu cara mengoperasi dan merawat pemanas air, sebaiknya minta tolong ahli seperti tukang ledeng atau profesional sistem air untuk melakukan perbaikan berikut ini.

    Berikut ini beberapa cara mengatasi air bau telur busuk sesuai sumber masalahnya.

    Water Heater

    Kalau muncul bau hanya saat mengalirkan air panas, kemungkinan bakteri tersebut ada pada water heater. Ada beberapa cara mengatasi masalah ini, salah satunya mencopot atau mengganti anoda magnesium.

    Cara lain adalah menyiram atau membersihkan water heater dengan cairan pemutih klorin. Selain itu, kamu dapat menaikkan suhu water heater hingga 71 derajat celsius. Kedua cara ini dapat membunuh bakteri sulfur penyebab bau busuk.

    Namun, perlu diingat langkah-langkah tersebut sebaiknya dilakukan oleh profesional agar tidak menimbulkan risiko kerusakan atau bahaya.

    Sumur, Sistem Perpipaan, atau Water Softener

    Bau telur busuk yang muncul saat mengalirkan air dingin menandakan ada masalah pada water softener, sistem perpipaan, atau sumber air. Kamu bisa coba mencopot water softener untuk menguji sumber masalahnya.

    Apabila air tidak bau saat water softener dilepas, bisa dipastikan bakteri sulfur berada di water softener. Hubungi petugas yang memasang atau produsen untuk mendapat petunjuk cara disinfeksi water softener.

    Kalau air tetap bau selama beberapa saat ketika tidak terpasang water softer, artinya bakteri sulfur berada pada sistem perpipaan atau sumur. Hubungi ahli untuk melakukan disinfeksi menggunakan cairan klorin.

    Sumber Air

    Jika bau telur busuk tercium terus menerus saat mengalirkan air dingin, artinya bakteri sulur ada pada sumber air. Kamu bisa mengatasinya dengan memasang filter air. Ada beberapa jenis filter air yang bisa kamu pilih sesuai tingkat hidrogen sulfida.

    Filter karbon aktif efektif untuk kadar hidrogen sulfida kurang dari 1 miligram per liter (mg/L).

    Kalau kadar hidrogen sulfida di bawah dan di atas 1 mg/L, kamu bisa coba oxidizing media filtration, aeration, continuous chlorination, ozonation. Jangan lupa konsultasikan kepada ahlinya ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kutu Busuk di Kasur? Kenali Tanda-tandanya dan Segera Basmi!



    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu hama yang bisa ada di dalam rumah. Keberadaannya sangat mengganggu karena bisa menggigit kulit manusia.

    Biasanya kutu busuk berada di area gelap yang tidak terpapar sinar matahari. Selain itu parasit ini juga menyukai area sumber makanannya, salah satunya adalah kasur.

    Lalu bagaimana caranya kita bisa mengetahui rumah kita sudah dihuni kutu busuk? Berikut penjelasannya.


    Apa Itu Kutu Busuk?

    Melansir Rentokil, kutu busuk merupakan serangga ektoparasit yang menghisap darah mamalia, termasuk manusia, sebagai sumber makanan. Ektoparasit atau parasit eksternal mengacu pada kecenderungan mereka hidup di luar tubuh inang.

    Bentuk kutu busuk oval dan pipih dengan kaki tebal, serta tanpa sayap. Panjang kutu busuk dewasa sekitar 5 hingga 6 mm dan akan bertambah menjadi 7 mm jika sudah meminum darah dari inang mereka.

    Kutu busuk termasuk hewan nokturnal sehingga aktif menggigit manusia pada malam hari. Umumnya, mereka menggigit manusia antara pukul 1 hingga 5 pagi. Efek gigitan kutu busuk biasanya baru akan terasa di siang hari.

    Tanda-Tanda Kasur Dihuni oleh Kutu Busuk

    Kamu tidak perlu digigit terlebih dahulu untuk mengetahui kutu busuk sedang menyerang rumah, khususnya kasur tidur. Ada beberapa tanda keberadaan kutu busuk di kasur tidur kita. Apa saja? Berikut tanda-tanda keberadaan kutu busuk di kasur dikutip dari Sleep Foundation.

    Adanya Kutu Busuk yang Masih Hidup

    Kutu busuk muda memiliki warna putih atau bening. Sementara itu, kutu busuk dewasa berwarna coklat kemerahan. Carilah keberadaan kutu busuk di area pegas, celah-celah bingkai, dan kepala tempat tidurmu. Kutu busuk biasanya menyukai area yang gelap. Maka, carilah keberadaan mereka ke sudut-sudut kasur. Gunakan senter bila diperlukan.

    Cangkang Kulit

    Kutu busuk juga kerap meninggalkan cangkang kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Jika kamu menemukannya di sepanjang jahitan kasur atau di sudut-sudut perabot, artinya kasurnya sedang dihuni oleh kutu busuk.

    Telur Kutu Busuk

    Telur kutu busuk berbentuk oval dan berwarna putih. Meskipun ukurannya kecil dan sulit dikenali daripada kutu busuk itu sendiri, cobalah cek area sudut-sudut kasurmu. Jangan sampai telur tersebut menetas dan menjadi kutu busuk.

    Adanya Bekas Kotoran dan Darah

    Bekas kotoran kutu busuk biasanya meninggalkan bintik-bintik hitam atau coklat di kasur. Hal ini menandakan adanya kutu busuk di kasurmu. Selain itu, noda darah berwarna merah dan berkarat juga merupakan tanda keberadaan kutu busuk di kasur.

    Kasur Berbau Apak

    Bau apak pada kasur bisa menjadi tanda keberadaan kutu busuk di kasurmu. Segeralah cek tanda-tanda lainnya jika kamu sudah mencium bau tak sedap tersebut di kasur.

    Bekas Gigitan di Kulit

    Jika kamu menemukan tanda merah kecil yang gatal di kulit, bisa jadi itu disebabkan oleh gigitan kutu busuk. Segeralah cek kasur secara menyeluruh untuk mencari tanda-tanda keberadaan kutu busuk lainnya.

    Cara Mencegah Kutu Busuk di Kasur

    Nah, agar kasurmu terhindar dari serangan kutu busuk, ada beberapa cara untuk mencegahnya. Melansir Sleep Foundation, Senin (27/11/2023), berikut cara mencegah kutu busuk di kasur tidur.

    • Gunakan penutup kasur atau seprai untuk mencegah kutu busuk berkembang biak di kasur.
    • Sering-seringlah menyedot debu untuk menyingkirkan kutu busuk yang mungkin menyelinap ke dalam kasur.
    • Jaga rumahmu tetap rapi dan bersih agar kutu busuk tidak memiliki banyak tempat untuk bersembunyi.
    • Setelah bepergian, periksa koper untuk mencari kutu busuk dan segera cuci pakaian yang kamu kenakan.
    • Periksa dengan seksama setiap furnitur bekas apakah ada kutu busuk sebelum membelinya.

    Demikianlah tanda-tanda keberadaan kutu busuk di kasur. Semoga informasinya bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com