Tag: busuk

  • Kasur Sering Terasa Berpasir? Bisa Jadi gegara Aktivitas Kutu Busuk!


    Jakarta

    Kasur merupakan benda penting di rumah yang harus selalu bersih. Kasur yang bersih mempengaruhi kenyamanan penggunanya ketika beristirahat.

    Namun, pernahkah kalian merasakan kasur terasa berpasir? Seperti ada butir-butir keras di kasur, padahal naik ke kasur dalam keadaan bersih, tidak datang dari luar rumah, dan rumah tidak berada di pinggiran pantai.

    Berasal dari mana pasir-pasir yang terasa di kasur tersebut?


    Dilansir Home Unstain, berikut beberapa sumber munculnya pasir-pasir di kasur.

    1. Faktor Lingkungan

    Ternyata pasir-pasir yang terasa di kasur tidak sepenuhnya benar-benar butiran pasir. Bisa jadi itu merupakan partikel debu yang mengeras dan kasar. Debu tersebut terbawa dari luar yang menempel pada pakaian atau tubuh penggunanya.

    Solusi untuk membersihkan debu tersebut adalah dengan membersihkan kasur sebelum naik ke atas dengan menyedot debu atau membuang debu dengan sapu lidi.

    2. Kutu Busuk

    Salah satu hewan yang biasa menempati kasur adalah kutu busuk. Hewan kecil ini bisa menghasilkan kotoran keras dan berpasir di tempat tidur selain menyebabkan alergi.

    Kutu busuk biasa bersembunyi di celah-celah kasur seperti rangka tempat tidur, kasur, seprai, dan kertas dinding, di antara tempat-tempat kecil dan gelap lainnya.

    3. Kulit Mati

    Kemudian, pasir-pasir yang terasa di kasur juga bisa berasal dari kulit mati penggunanya. Saat berkeringat, tubuh melepaskan mineral dan garam, yang menyebabkan kulit menjadi kasar. Selain itu, partikel-partikel ini dapat menumpuk di tempat tidur dan membuatnya bertekstur berpasir akibat pengelupasan sel kulit.

    4. Kotoran di Bawah Kaki

    Seperti yang disebut sebelumnya kotoran seperti pasir ini bisa berasal dari kaki atau pakaian penggunanya yang menempel dan jatuh di kasur. Untuk menghindari hal ini disarankan pengguna kasur memakai alas kaki selama di rumah agar tidak ada kotoran yang menempel di kaki.

    5. Debu dari AC atau Kipas Angin

    Partikel debu ada yang berasal dari pendingin ruangan atau kipas angin yang digunakan di rumah. Penyebaran debu ini bisa dihentikan apabila alat elektronik tersebut rajin dibersihkan. Namun, apabila kamu tidak peduli dengan alat tersebut, siap-siap debu-debu seperti pasir menempel di tempat tidur.

    6. Remah Makanan

    Alasan lainnya kasur terasa berpasir adalah remahan makanan yang tertinggal di kasur. Jika kasusnya seperti ini, penghuni rumah biasanya sudah menyadari penyebab kasur terasa seperti berpasir. Untuk menjaga kasur tetap bersih dan nyaman digunakan adalah hindari makan di atas kasur.

    Itulah penyebab kasur terasa seperti berpasir. Jangan lupa untuk membersihkan kasur sebelum digunakan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal Sepele yang Mengundang Lalat ke Rumah Tanpa Disadari



    Jakarta

    Lalat masuk ke dalam rumah memang sangat mengganggu. Apalagi jika mereka masuk ke bagian dapur dan menghinggapi makanan membuat kita merasa jijik untuk memakannya. Sebab, lalat memang dikenal sebagai hewan yang kotor.

    Biasanya untuk mengusir lalat cukup dengan membiarkan pintu atau jendela terbuka sehingga mereka bisa keluar dengan sendirinya. Namun, penghuni rumah juga harus mencegah lalat masuk dengan memperhatikan hal-hal yang bisa mengundang kehadiran lalat.

    Melansir dari situs The Spruce, berikut terdapat 6 hal yang dapat mengundang lalat ke rumah.


    Cairan Manis

    Tidak hanya semut, lalat juga tertarik dengan cairan manis, seperti kaleng minuman ringan yang ada di atas meja. Mereka juga menyukai botol sirup yang tidak tertutup atau menetes.

    Makanan yang Tidak Tertutup

    Membiarkan makanan terbuka yang segar atau setengah dimakan bisa menarik lalat. Hal ini karena bau makanan akan membuat lalat mendekat.

    Buah Busuk

    Saat buah busuk maka buah mengalami fermentasi dan menghasilkan senyawa seperti etanol dan asam asetat yang bisa menarik lalat. Apalagi, lalat betina sangat tertarik dengan buah busuk sebagai tempat bertelur. Sebab, gula dan lingkungan lembap merupakan tempat ideal bagi larva lalat untuk berkembang.

    Tempat Sampah

    Sudah menjadi hal umum bahwa lalat akan mendekati tempat sampah. Mereka sangat menyukai cairan dan bau yang ada di tempat sampah.

    Saluran Wastafel Kotor

    Jarang membersihkan saluran wastafel di dapur maupun saluran pembuangan di kamar mandi secara teratur membuat lumpur akan terkumpul di sekitar tepi saluran. Nah, lumpur inilah yang disukai lalat sebagai makanan.

    Hewan Mati

    Waspada terhadap hewan yang mati misalnya ada tikus mati di loteng, maka itu pasti akan menarik ratusan lalat ke rumah.

    Untuk mencegah masuknya lalat, maka ikuti langkah berikut.

    • Bersihkan tempat sampah secara teratur.
    • Tutupi semua makanan dan segera bersihkan tumpahan apapun.
    • Bersihkan saluran pembuangan dan wastafel secara teratur.
    • Bersihkan dapur setiap habis memasak.
    • Buang makanan busuk ke tempat sampah di luar. Ikat kantong sampah dengan erat untuk mengurangi bau.
    • Tutup makanan hewan peliharaan dan cuci piring makanan secara teratur.

    Itu dia seputar lalat masuk ke rumah dan cara mencegahnya. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Muncul Bau Telur Busuk dari Shower? Begini Atasinya



    Jakarta

    Air shower terkadang bisa berbau telur busuk karena ada masalah dalam saluran airnya. Meski tidak berbahaya, bau ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni ketika mandi.

    Dilansir dari Bell Bros, bau telur busuk sebenarnya disebabkan oleh bakteri pemakan sulfat. Bakteri ini tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Hal ini biasa terjadi pada air shower yang menggunakan water heater atau pemanas air. Jika air shower berbau telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalamnya. Simak cara mengatasinya berikut ini.


    Cara Mengatasi Air Shower Bau Telur Busuk

    Dikutip dari MN Department of Health, mengatasi air shower bau telur busuk harus dari sumber masalahnya. Penghuni atau ahli bisa melakukan beberapa tes untuk mencari biang keroknya.

    Sebaiknya minta tolong ahli seperti tukang ledeng atau profesional sistem air untuk melakukan perbaikan berikut ini.

    Water Heater

    Jika bau telur busuk hanya saat mengalirkan air panas, kemungkinan bakteri tersebut ada pada water heater. Ada beberapa cara mengatasi masalah ini, salah satunya mencopot atau mengganti anoda magnesium.

    Cara lain adalah menyiram atau membersihkan water heater dengan cairan pemutih klorin. Selain itu, kamu dapat menaikkan suhu water heater hingga 71 derajat celsius. Kedua cara ini dapat membunuh bakteri sulfur penyebab bau busuk.

    Namun, perlu diingat langkah-langkah tersebut sebaiknya dilakukan oleh profesional agar tidak menimbulkan risiko kerusakan atau bahaya.

    Sumur, Sistem Perpipaan, atau Water Softener

    Bau tak sedap yang muncul ketika mengalirkan air dingin berarti ada masalah pada water softener, sistem perpipaan, atau sumber air. Kamu bisa coba mencopot water softener untuk menguji sumber masalahnya.

    Apabila air tidak bau saat water softener dilepas, bisa dipastikan bakteri sulfur berada di water softener. Hubungi petugas yang memasang atau produsen untuk mendapat petunjuk cara disinfeksi water softener.

    Kalau air tetap bau selama beberapa saat ketika tidak terpasang water softer, artinya bakteri sulfur berada pada sistem perpipaan atau sumur. Hubungi ahli untuk melakukan disinfeksi menggunakan cairan klorin.

    Sumber Air

    Selain itu, bau telur busuk tercium terus menerus saat mengalirkan air dingin, artinya bakteri sulur ada pada sumber air. Kamu bisa mengatasinya dengan memasang filter air. Ada beberapa jenis filter air yang bisa kamu pilih sesuai tingkat hidrogen sulfida.

    Filter karbon aktif efektif untuk kadar hidrogen sulfida kurang dari 1 miligram per liter (mg/L).

    Kalau kadar hidrogen sulfida di bawah dan di atas 1 mg/L, kamu bisa coba oxidizing media filtration, aeration, continuous chlorination, ozonation. Jangan lupa konsultasikan kepada ahlinya ya.

    Itulah beberapa cara mengatasi bau telur busuk yang muncul dari air shower.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanpa Bahan Kimia, Ini Cara Ampuh Usir Kutu Busuk dari Rumah



    Jakarta

    Kutu busuk atau kutu kasur adalah serangga parasit yang biasanya memakan darah manusia. Mereka tertarik pada tubuh manusia yang hangat serta udara karbondioksida yang dikeluarkan oleh manusia atau hewan peliharaan. Mereka juga suka lingkungan yang gelap, itulah mengapa mereka biasa ditemukan di celah-celah kasur, furnitur, dan pakaian.

    Kutu busuk termasuk salah satu serangga yang berbahaya karena mereka bisa merusak barang-barang di rumah. Selain itu, mereka dapat lebih berbahaya lagi karena bisa menggigit manusia sebab mereka mengisap darah.

    Biasanya, cara tercepat membasmi kutu busuk adalah dengan menyemprotkan cairan khusus pengusir serangga yang memiliki kandungan bahan kimia. Namun, sebelum melakukan cara itu, terdapat beberapa cara yang bebas bahan kimia serta lebih aman digunakan seperti dikutip dari Angi, Selasa (3/6/2025) di bawah ini.


    Menyingkirkan Barang yang Sudah Terkena Kutu Busuk

    Melakukan pembersihan rumah menjadi salah satu hal yang harus dilakukan untuk mencegah keberadaan kutu busuk. Jika terdapat barang rumah tangga yang sudah lama dan sudah rusak, sebisa mungkin membuang barang-barang tersebut. Kemudian, jika menemukan pakaian atau benda yang terdapat kutu busuk sebaiknya jangan digunakan lagi untuk mencegah mereka menyebar ke area atau benda lain.

    Gunakan Vacuum Cleaner

    Cara termudah selanjutnya adalah menggunakan vacuum cleaner atau alat penyedot debu. Lakukan hal ini secara rutin di setiap inci lantai, di sela-sela furnitur, di celah-celah kasur, dan di area lainnya. Pastikan untuk selalu membersihkan tabung vacuum cleaner dengan campuran air panas dan sabun untuk membunuh semua kotoran dan bakteri termasuk kutu busuk. Hal ini dapat mengurangi keberadaan telur kutu busuk yang sulit dilihat jika tidak dibersihkan secara rutin.

    Perawatan Uap

    Ternyata, udara panas merupakan cara yang jauh lebih baik untuk membunuh kutu busuk daripada menggunakan insektisida karena serangga ini justru tahan terhadap bahan kimia. Namun, mereka mudah mati karena udara panas sekitar 45 derajat hingga 46 derajat celcius.

    Maka dari itu, membersihkan kasur dengan pembersih uap merupakan cara atasi serangan kutu busuk yang minim risiko. Walau prosesnya berlangsung lambat tetapi jika dilakukan secara stabil dan menyeluruh dapat membunuh kutu busuk beserta telurnya.

    Udara Panas

    Jika melakukan uap panas terlalu merepotkan, bisa juga menjemur barang-barang yang terkena serangan kutu busuk, seperti pakaian, bantal, sarung bantal, bantal sofa, dan lain-lain di bawah sinar matahari yang panas. Tindakan ini dapat membunuh kutu busuk yang masih hidup beserta telurnya. Jemur selama minimal 1 jam sampai benda-benda tersebut kering dan terasa panas.

    Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membasmi kutu busuk tanpa bahan kimia. Kutu busuk adalah serangga yang kuat terhadap zat-zat bahan kimia. Mereka juga suka bersembunyi di bagian tak terlihat terutama tempat tidur. Maka, penggunaan bahan kimia bisa berisiko terhadap manusia. Oleh karena itu, gunakan cara-cara aman terlebih dahulu untuk menghindari efek racun dari bahan kimia.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Benda yang Bikin Lalat Menyerbu Rumah, Cepat Singkirkan!



    Jakarta

    Pernahkah terganggu dengan adanya lalat di rumah? Lalat apalagi dengan jumlah banyak memang bikin resah bila menyerbu rumah.

    Apalagi, lalat diketahui sering hinggap di tumpukan sampah sehingga membuat penghuni rumah jijik dan khawatir lalat akan membawa sumber penyakit.

    Meski sudah diusir, seringkali lalat masih datang dan masuk ke rumah.


    Bisa jadi, rumah kita masih ada benda-benda yang mengundang lalat datang. Apa saja benda yang mengundang lalat datang? Berikut penjelasannya.

    Dilansir dari Terminx, berikut ini informasinya.

    Sampah

    Sampah merupakan hal yang ada di setiap rumah. Lalat umumnya tertarik dengan bahan organik di tempat sampah. Lalat juga bisa bertelur di tempat sampah. Makanya, kamu harus rajin menjaga kebersihan sampah dan menutup tempat sampah agar tidak menjadi sarang lalat.

    Kotoran Hewan

    Buat kamu yang punya hewan peliharaan wajib waspada. Hal itu karena lalat menyukai kotoran hewan. Pastikan kamu sering membersihkan kotoran hewan di rumah ya detikers.

    Makanan Basi

    Makanan basi, baik itu makanan hewan maupun makanan manusia, bisa menarik lalat ke rumah. Jadi, pastikan kamu membersihkan makanan basi agar tidak mengundang lalat ke rumah.

    Buah dan Sayur Busuk

    Buah busuk juga bisa menjadi hal yang menarik lalat untuk datang ke rumah. Segera buang buah busuk jika ada di rumah.

    Cairan Manis atau Fermentasi

    Cairan manis atau terfermentasi, seperti sirup, soda, maupun cuka bisa mengundang lalat ke rumah. Jika ada tumpahan cairan tersebut segera dilap dan bersihkan kaleng minuman soda sebelum dibuang.

    Itulah beberapa hal yang bisa menarik lalat ke rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Gatal dan Meresahkan! Ini Alasan Kutu Busuk Bisa Ada di Sofa dan Kasur


    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu serangga yang bikin resah penghuni rumah. Jika digigit oleh kutu busuk maka bisa menyebabkan kulit gatal-gatal sehingga bikin tidak nyaman.

    Pada umumnya, kutu busuk dapat muncul di sela-sela dan sudut kasur ataupun sofa. Ukurannya yang kecil membuat pemilik rumah terkadang tidak sadar jika sedang duduk atau istirahat bersama kutu busuk.

    Bahkan, sejumlah penghuni rumah juga tidak tahu bagaimana caranya bisa ada kutu busuk di kasur dan sofa. Padahal, ada sejumlah faktor yang menyebabkan akutu busuk bisa tinggal di dalam rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Muncul Kutu Busuk di Kasur-Sofa

    Kutu busuk tidak akan muncul secara tiba-tiba di dalam rumah. Tentunya ada sejumlah faktor yang membuat serangga kecil ini dapat bersarang dan berkembang biak.

    Dilansir dari Healthline, Rabu (25/6/2025), kutu busuk menyukai manusia dan cenderung tinggal di tempat yang banyak dihuni orang-orang. Sebab, serangga ini dapat menghisap darah layaknya nyamuk.

    Sejumlah ahli mengungkapkan jika kutu busuk dapat melompat ke barang atau pakaian yang dikenakan oleh manusia. Lalu, kutu busuk ‘menumpang’ dengan manusia hingga tiba di rumah. Umumnya kutu busuk dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari:

    • Hotel
    • Apartemen
    • Angkutan umum seperti bus, kereta api, atau taksi
    • Tempat berekemah di luar ruangan.

    Setelah kutu busuk berhasil masuk ke barang atau pakaian yang dikenakan manusia, mereka dapat bertahan selama berjam-jam hingga orang tersebut sampai di rumah.

    Ketika orang itu duduk di sofa atau tempat tidur, maka kutu busuk akan berpindah dengan cepat untuk membuat sarang dan berkembang biak. Serangga yang satu ini bahkan dapat bertahan hidup hingga satu tahun tanpa makan.

    Meski detikers berada di hotel, rumah, atau tempat yang terlihat bersih, hal itu tak menjamin tidak ada kutu busuk. Serangga kecil ini dapat dengan mudah menemukan tempat baru untuk berkembang biak.

    Tempat yang Sering Dijadikan Kutu Busuk Berkembang Biak

    Tak hanya di sela-sela kasur atau sudut sofa saja, ada sejumlah tempat di dalam rumah yang sering dijadikan sebagai sarang kutu busuk untuk berkembang biak, yaitu:

    • Seprai dan selimut
    • Bagian kepala tempat tidur
    • Tumpukan pakaian yang tidak dicuci selama berminggu-minggu
    • Di sela-sela kertas dinding yang mengelupas
    • Di bawah dan tepi karpet
    • Pakaian di dalam lemari
    • Koper
    • Kotak kardus
    • Tas yang jarang dipakai.

    Kutu busuk juga merupakan hewan yang dapat bergerak dengan cepat. Maka dari itu, serangga ini bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa disadari oleh manusia.

    Itulah penjelasan kenapa kutu busuk bisa ada di sofa dan kasur rumah. Jadi, selalu bersihkan rumah secara rutin agar tidak ada serangga kecil tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Tanda Ada Kutu Busuk di Rumah


    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu serangga yang sering ditemukan di rumah. Biasanya, kutu busuk ditemukan di sela-sela dan sudut kasur atau sofa.

    Ukurannya yang kecil membuat banyak penghuni rumah yang tidak sadar kalau ada kutu busuk. Padahal, kehadiran serangga ini dapat mengganggu manusia karena gigitannya bikin gatal-gatal.

    Sebagai pemilik rumah, detikers wajib mengetahui tanda-tanda jika ada sarang kutu busuk. Selain itu, penting juga untuk mengetahui ciri-ciri kutu busuk agar tidak bisa dibasmi secara tepat.


    Ingin tahu tanda-tanda kutu busuk berkembang biak di rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Ciri-ciri Kutu Busuk

    Dikutip dari WebMD, Rabu (25/6/2025), kutu busuk dewasa memiliki warna cokelat kemerahan, tidak memiliki sayap, dan ukurannya hampir sama dengan biji apel. Sedangkan anak kutu busuk berbentuk lebih kecil dan berwarna bening atau kekuningan.

    Perlu diketahui, kutu busuk tidak membuat sarang seperti semut atau lebah melainkan cenderung hidup berkelompok di tempat persembunyian. Serangga ini juga tidak terbang, tapi dapat bergerak cepat di atas lantai, dinding, dan langit-langit.

    Tanda-tanda Ada Kutu Busuk di Rumah

    Setelah mengetahui ciri-ciri kutu busuk, cobalah lakukan pengecekan di sekeliling rumah. Apakah kamu melihat ada pergerakan dari serangga kecil tersebut?

    Jika tidak, maka kamu perlu mengetahui juga tanda-tanda adanya kutu busuk di rumah. Dilansir dari Sleep Foundation, berikut tanda-tanda ada kutu busuk di rumah:

    1. Muncul Noda Darah

    Tanda yang pertama adalah munculnya noda darah di atas kasur, sofa, atau karpet. Noda darah berbentuk titik-titik itu diyakini merupakan bekas kutu busuk.

    Sebab, kutu busuk menyukai manusia dan cenderung tinggal di tempat yang banyak dihuni orang-orang. Lalu serangga ini juga dapat menghisap darah layaknya nyamuk.

    Maka dari itu, munculnya noda darah di kasur, karpet, atau sofa mungkin disebabkan karena kutu busuk yang tidak sengaja terinjak.

    2. Menemukan Telur Kutu Busuk

    Jika kamu menemukan ada sebuah telur berbentuk oval dan berwarna putih di sudut-sudut kasur atau sofa, maka bisa jadi hal tersebut merupakan telur kutu busuk. Ukurannya yang kecil dan samar-samar terkadang cukup sulit untuk dikenal, sehingga detikers perlu melihatnya secara teliti.

    3. Muncul Bekas Kotoran

    Kamu juga bisa mendeteksi adanya kutu busuk di rumah dengan cara mengecek adanya bintik-bintik hitam atau cokelat di kasur, sofa, atau karpet. Bintik tersebut diyakini merupakan kotoran kutu busuk.

    4. Kasur Berbau Apak

    Jika kasur tercium aroma bau apak yang bikin tidak nyaman, hal itu bisa disebabkan karena adanya kutu busuk. Tidak hanya di kasur, bau apak ini bisa menyebar ke hampir seluruh tempat tidur. Cobalah cek sela-sela atau sudut tempat tidur kamu untuk memastikan apakah ada kutu busuk atau tidak.

    5. Kulit Bekas Kutu Busuk

    Kutu busuk merupakan serangga yang juga berganti kulit. Sisa kulitnya terkadang ditinggalkan di berbagai tempat, salah satunya di kasur. Apabila kamu menemukan kulit tembus pandang dan berlubang di sepanjang jahitan kasur atau sudut sofa, itu pertanda kalau kutu busuk berkembang biak di tempat tersebut.

    6. Kulit Gatal-gatal

    Tanda-tanda yang terakhir adalah muncul bercak merah dan terasa gatal di kulit setelah tidur di kasur atau duduk di sofa. Apabila kamu mengalami gejala tersebut, maka bisa dipastikan ada kutu busuk yang hidup di sana. Sebab, kutu busuk akan menggigit manusia untuk menyedot darah

    Demikian enam tanda-tanda ada kutu busuk di rumah. Jika mendapati tanda-tanda di atas, sebaiknya segera cek dan basmi kutu busuk agar tidak berkembang biak lebih banyak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Jangan Simpan 9 Benda Ini Dekat Kompor Kalau Nggak Mau Nyesel


    Jakarta

    Kompor merupakan benda yang wajib ada di dalam dapur. Selain kompor, ada berbagai macam barang yang disimpan di dapur, seperti alat masak dan bahan makanan.

    Benda-benda di dapur tidak boleh ditaruh sembarangan, apalagi sampai berdekatan dengan kompor. Pasalnya, kompor sebagai sumber api berisiko membakar benda di dekatnya.

    Nah, ada beberapa benda yang rawan terbakar atau rusak kalau berada dekat kompor. Simak benda apa saja yang tidak boleh diletakkan dekat kompor di sini.


    Benda yang Tak Boleh Berada di Dekat Kompor

    Inilah deretan benda yang sebaiknya ditempatkan jauh dari kompor, dikutip dari Real Simple.

    1. Tisu

    Tisu memiliki bahan yang mudah terbakar. Benda ini bisa saja ditaruh di berbagai tempat, tetapi sebaiknya hindari area kompor.

    2. Benda Elektronik

    Jauhkan benda elektronik seperti pemanggang roti, laptop, dan ponsel dari kompor. Benda-benda ini rawan meleleh akibat panas tinggi.

    3. Rempah-rempah

    Sebaiknya rempah-rempah tidak disimpan dekat kompor. Panas dari kompor bisa mengeringkan minyak esensial di dalam rempah-rempah. Lalu, uap dari merebus air atau sop membuat rempah-rempah bubuk lembap dan cepat menggumpal.

    4. Makanan Cepat Busuk

    Makanan yang cepat busuk seperti kentang, sayuran, dan bawang perlu dijauhkan dari kompor. Makanan seperti itu membutuhkan lingkungan dengan suhu ruangan yang dingin atau sejuk. Kalau diletakkan dekat kompor, makanan tersebut akan cepat lunak dan membusuk.

    5. Produk Pembersih

    Kemudian, jangan simpan produk pembersih seperti sabun cuci piring dekat kompor. Produk tersebut mudah terbakar karena kandungan bahan kimia di dalamnya.

    6. Minyak Goreng

    Biasanya minyak goreng berada dekat kompor agar mudah diambil. Namun, sebenarnya minyak goreng sensitif terhadap suhu tinggi. Kualitas minyak bisa menurun kalau disimpan dekat kompor.

    7. Cuka

    Cita rasa cuka bisa berubah akibat suhu tinggi dari kompor. Sebaiknya hindari meletakkan cuka di area kompor.

    8. Benda Plastik

    Berbagai peralatan dapur ada yang terbuat dari plastik. Pastikan untuk menaruh peralatan tersebut jauh dari kompor agar tidak meleleh, melengkung, mengering, bahkan terbakar kalau terlalu dekat api.

    9. Kain

    Terakhir, jauhkan bahan-bahan kain seperti sarung tangan oven dari kompor. Bahan kain sangat rawan terbakar dekat kompor.

    Itulah sejumlah benda yang perlu dijauhkan dari area kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Kulkas Lembap dan Bau Sampai Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Kulkas yang jarang dirawat dan dibersihkan akan menimbulkan bau tak sedap hingga cenderung bau busuk. Sisa-sisa makanan yang lama disimpan di kulkas akan menimbulkan bakteri yang menyebabkan bau.

    Tak hanya itu, bagian dalam maupun luar kulkas juga akan lembap dan terlihat kotor bila jarang dibersihkan.

    Sebelum mengatasi bau busuk yang keluar dari dalam kulkas, sebaiknya detikers perlu mencari tahu apa penyebab aroma tersebut bisa muncul. Biasanya, bau itu muncul dari sisa makanan atau minuman yang tersimpan terlalu lama hingga kedaluwarsa.


    Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan kulkas mengeluarkan aroma tak sedap. Apa saja? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Kulkas Mengeluarkan Bau Busuk

    Dilansir situs Which, berikut sejumlah penyebab umum kulkas mengeluarkan bau busuk:

    1. Bagian dalam Kulkas Sudah Kotor

    Penyebab yang pertama karena bagian dalam kulkas sudah kotor. Umumnya, hal ini disebabkan karena tumpahan makanan atau minuman yang tak terlihat, lalu didiamkan selama berhari-hari karena tak terlihat. Satu-satunya solusi adalah dengan membersihkan seluruh rak kulkas hingga tidak tersisa lagi kotoran.

    2. Penampungan Air Kulkas

    Sudah mencoba membersihkan bagian dalam kulkas tapi masih tercium bau tak sedap? Bisa jadi penyebabnya datang dari wadah untuk menampung air kulkas. Coba lakukan pengecekan pada bagian tersebut, biasanya wadah tersebut berisi air yang bercampur kotoran.

    3. Menyimpan Makanan dengan Cara yang Salah

    Penyebab berikutnya bisa jadi karena kamu menyimpan produk makanan atau minuman dengan cara yang salah, terutama yang beraroma menyengat. Jika disimpan di kulkas dengan wadah dibiarkan terbuka, hal itu yang menyebabkan munculnya aroma tidak sedap.

    4. Saluran Air Tersumbat

    Saluran air yang tersumbat bisa menjadi salah satu faktor munculnya aroma busuk dari kulkas. Cobalah cek bagian belakang kulkas dan lihat bagian pembuangan kondensasi. Biasanya, aroma tak sedap berasal dari sini.

    Jika ingin dibersihkan, sebaiknya panggil teknisi atau jasa profesional untuk menghindari terjadinya kerusakan pada kulkas di kemudian hari.

    5. Ada Benda Asing di Wadah Pembuangan

    Kalau kulkas masih mengeluarkan bau tak sedap, cobalah untuk mengecek wadah pembuangan air kulkas. Hal ini bisa disebabkan karena adanya masalah pada pendingin ruang mesin.

    Selain itu, cek juga air yang menggenang di dalam wadah, apakah kosong atau ditemukan benda atau hewan seperti serangga, beras, kacang, hingga makanan yang membusuk. Solusinya adalah dengan membuang seluruh air dan dikuras sampai bersih.

    Tips Mengatasi Bau Tak Sedap di Kulkas

    Jika bagian dalam kulkas mengeluarkan bau tak sedap, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Dikutip dari The Spruce, berikut cara-caranya:

    1. Bubuk Kopi

    Kamu bisa meletakkan bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang untuk menghilangkan bau di kulkas. Pastikan kamu mendiamkan bubuk kopi tersebut selama semalaman agar efektif menghilangkan bau.

    2. Baking Soda

    Baking soda dinilai ampuh untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Caranya juga mudah, cukup menuangkan baking soda ke dalam wadah, lalu taruh di dalam kulkas dan diamkan semalaman hingga bau menghilang.

    3. Minyak Atsiri

    Selain digunakan sebagai aroma terapi, minyak atsiri juga bisa digunakan untuk menghilangkan aroma tak sedap. Untuk cara penggunaannya, tuang minyak atsiri ke bola-bola kapas, lalu masukkan ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam. Cara ini dinilai ampuh untuk mengatasi bau busuk di kulkas.

    Itu dia lima penyebab kulkas mengeluarkan bau busuk dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Badan Nggak Gatal, Ini 5 Cara Cegah Kutu Busuk Ada di Kasur


    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di kasur. Serangga ini bisa menyebabkan gatal dan meninggalkan bekas pada tubuh. Tak heran keberadannya ingin dibasmi penghuni rumah.

    Selain gatal, kutu busuk juga bisa menyebabkan kasur bau dan cepat kotor. Serangga ini kerap bersembunyi di pinggiran dan dalam kasur, terutama yang jarang terkena sinar matahari.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah adanya kutu busuk di kasur atau perabotan lainnya. Dilansir dari dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Bersihkan Barang yang Berserakan

    Rumah yang berantakan menyediakan lebih banyak tempat bagi kutu busuk untuk bersembunyi. Dilansir dari United State Environmental Protection Agency, jika kutu busuk ada di kasur, gunakan penutup khusus kutu busuk (encasement) untuk mempersulit kutu busuk menjangkau penghuni rumah saat tidur. Biarkan encasement terpasang selama setahun. Pastikan produk yang dibeli telah teruji sehingga dapat bertahan selama setahun penuh tanpa robek.

    Rutin Cuci Seprai

    Rutin mencuci seprai bisa mengurangi jumlah kutu busuk. Dilansir dari Departemen Kesehatan New York, cuci seprai, sarung bantal, selimut, dan seprai lalu masukkan ke dalam pengering panas selama minimal 30 menit.

    Perlu diperhatikan juga bahwa kutu busuk dan telurnya bisa bersembunyi di keranjang cucian, jadi jangan lupa untuk membersihkannya juga.

    Bersihkan Pakai Vacuum Cleaner

    Cara lainnya yaitu membersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner atau penyedot debut. Bersihkan karpet, lantai, furnitur berlapis kain, rangka tempat tidur, kolong tempat tidur, di sekitar kaki tempat tidur, dan semua celah di ruangan dengan penyedot debu.

    Ganti kantong debu setelah setiap penggunaan agar kutu busuk tidak bisa kabur. Masukkan kantong debu bekas ke dalam kantong plastik tertutup rapat dan buang ke tempat sampah luar. Bisa juga masukkan sampah hasil vacuum cleaner dan masukkan ke dalam plastik sebelum dibuang.

    Tutup Celah Masuk Kutu Busuk

    Tutup semua retakan dan celah serta semua lubang tempat pipa atau kabel masuk ke dalam rumah. Untuk menutup celah maupun retakan bisa pakai caulk.

    Gunakan Jasa Profesional

    Selain cara-cara di atas, bisa juga menggunakan jasa profesional untuk mengatasi kutu busuk, apalagi jika serangga tersebut sudah ada di kasur.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah adanya kutu busuk di kasur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com