Tag: cadangan air

  • Ampuh! 4 Cara Mencegah Pertumbuhan Lumut di Toren Air


    Jakarta

    Toren air atau tangki air berfungsi untuk penampungan cadangan air di rumah. Kondisi toren yang lembap menjadi tempat yang cocok buat lumut bertumbuh.

    Terkadang lumut bisa tumbuh di dalam toren air karena terpapar sinar matahari langsung ataupun air baku yang kotor. Hal ini bisa mengganggu kebersihan air di rumah, lho.

    Lalu, bagaimana cara mencegah lumur di toren air? Yuk, simak tipsnya berikut ini, dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, Selasa (23/7/2024).


    Cara Cegah Toren Air Lumutan

    1. Tutup tangki dengan rapat

    Lumut akan tumbuh ketika air terkena sinar matahari. Maka dari itu, kalian perlu pastikan bahwa tangki air tertutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang masuk.

    2. Buat pelindung di Atas Toren Air

    Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam. Untuk menghindarinya, kalian bisa memasang pelindung di bagian atas tangki, misalnya seperti memasang atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain memasang atap, kalian juga bisa mengecat tangki air berbahan plastik dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata supaya tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Rutin Kuras Toren Air

    Pengurasan tangki air secara rutin dapat menghambat pertumbuhan lumbut. Kuras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Apabila lumut tumbuh dengan cepat, tingkatkan frekuensi pengurasan, misalnya jadi 3-4 bulan sekali.

    Demikian beberapa cara untuk mencegah pertumbuhan lumut padatoren air di rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Harus Bersihkan Toren Air? Ini Waktu Idealnya



    Jakarta

    Toren air menampung cadangan air bersih untuk kebutuhan penghuni rumah. Kandungan air di dalam tangki perlu dijaga, salah satunya dengan rutin membersihkan atau menguras toren air.

    Meskipun sering digunakan, kebersihan toren air terkadang terlupakan atau terabaikan. Padahal, kandungan airnya berpotensi menjadi kotor karena pertumbuhan lumut atau kontaminasi unsur lain.

    Jika penghuni rumah menggunakan air yang kotor, hal ini akan berdampak pada kesehatan seperti gatal-gatal ataupun diare. Oleh karena itu, penting sekali merawat kebersihan toren air.


    Namun, seberapa sering toren air perlu dibersihkan atau dikuras? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

    Waktu Ideal Bersihkan Toren Air

    Berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pengurasan toren air bisa dilakukan setidaknya 6 bulan sekali.

    Jangka waktu tersebut akan membantu menghambat pertumbuhan lumut di tangki air. Munculnya lumut biasanya disebabkan karena toren sering terpapar sinar matahari langsung.

    Jika pertumbuhan lumutnya cepat, maka frekuensi pengurasan juga harus dipercepat. Misalnya, menjadi 3-4 bulan sekali.

    Cara Agar Toren Air Tidak Berlumut

    Supaya air selalu dalam keadaan bersih, berikut cara agar toren air tidak berlumut.

    • Rutin dibersihkan
    • Toren air harus ditutup rapat, agar tidak ada sinar matahari yang masuk
    • Membuat pelindung di atas tangki dengan warna cerah, agar meminimalisir cahaya matahari yang masuk
    • Melakukan pengecatan ke toren air agar cahaya tidak mudah menembus dinging tangki

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Cegah Toren Air Ditumbuhi Lumut Agar Selalu Bersih



    Jakarta

    Toren air adalah tangki atau tempat untuk menyimpan cadangan air bersih di rumah. Tangki yang berisi air ini bisa ditumbuhi lumut karena kondisinya yang lembap.

    Belum lagi ada paparan sinar matahari yang menembus tangki, sehingga mendukung pertumbuhan lumut. Kalau sudah ditumbuhi lumut, air akan tercemar dan mempengaruhi kebersihannya.

    Lalu, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Yuk, simak tipsnya berikut ini.


    Cara Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

    Inilah cara mencegah lumut tumbuh di atas toren, dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr.

    1. Tutup Tangki dengan Rapat

    Lumut akan tumbuh ketika air terkena sinar matahari. Maka dari itu, kalian perlu pastikan bahwa tangki air tertutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang masuk.

    2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

    Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam. Untuk menghindarinya, kalian bisa memasang pelindung di bagian atas tangki, misalnya seperti memasang atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain memasang atap, kalian juga bisa mengecat tangki air berbahan plastik dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata supaya tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Rutin Kuras Toren Air

    Pengurasan tangki air secara rutin dapat menghambat pertumbuhan lumut. Kuras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Apabila lumut tumbuh dengan cepat, tingkatkan frekuensi pengurasan, misalnya jadi 3-4 bulan sekali.

    Itulah cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Air


    Jakarta

    Setiap rumah biasanya memiliki wadah penampung cadangan air bersih yang disebut toren air atau tangki air. Tangki ini berpotensi ditumbuhi lumut karena kondisinya yang lembap, padahal air perlu dijaga kebersihannya.

    Bukan cuman lembap, lumut dapat tumbuh akibat paparan sinar matahari langsung ataupun air baku yang kotor. Toren air memang sebaiknya dirawat agar bebas dari lumut.

    Lantas, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Simak caranya berikut ini, dikutip dari catatan detikProperti.


    Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Air

    Lakukan langkah-langkah berikut ini untuk mencegah toren air ditumbuhi lumut.

    1. Rutin Kuras Toren Air

    Penghuni rumah bisa menguras tangki air secara rutin untuk menghambat pertumbuhan lumut. Disarankan untuk menguras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Jika lumut tumbuh dengan cepat, penghuni dapat lebih sering melakukan pengurasan, misalnya 3-4 bulan sekali.

    2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

    Sinar matahari dapat menembus bahan plastik berwarna cerah pada toren air, sehingga memicu pertumbuhan lumut. Hal ini bisa dihindari dengan memasang pelindung di atas tangki, seperti atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain itu, eksterior toren air berbahan plastik juga bisa dicat dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata untuk mencegah cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Tutup Tangki dengan Rapat

    Pastikan menutup toren air dengan rapat. Langkah ini penting buat mencegah sinar matahari yang masuk ke tangki.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Ampuh Cegah Toren Air Berlumut biar Selalu Bersih


    Jakarta

    Toren air adalah tempat penyimpanan cadangan air bersih untuk rumah. Tangki ini bisa ditumbuhi lumut yang mengganggu kebersihan air.

    Pertumbuhan lumut biasanya dipicu oleh kondisi tangki yang lembap, mengingat ada kandungan air di dalamnya. Lalu, paparan sinar matahari ke toren air juga memicu lumut untuk tumbuh.

    Jika ingin menjaga air tetap bersih, pemilik perlu mencegah lumut di toren air. Simak caranya berikut ini.


    Tips Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

    Inilah beberapa cara mencegah lumut tumbuh di toren air, dikutip dari arsip berita detikProperti.

    1. Rutin Kuras Toren Air

    Penghuni bisa menghambat pertumbuhan lumut dengan menguras toren air secara rutin. Sebaiknya kuras tangki air minimal 6 bulan sekali. Kalau lumut cepat tumbuh, pemilik bisa lebih sering menguras air, misalnya 3-4 bulan sekali.

    2. Tutup Tangki dengan Rapat

    Pastikan tangki air tertutup dengar rapat agar sinar matahari tidak masuk. Lumut dapat tumbuh saat air terkena sinar matahari.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Sinar matahari dapat menembus dinding tangki yang berwarna cerah. Untuk mencegah hal ini, pemilik bisa mengecat toren air berbahan plastik menggunakan warna gelap. Pastikan pengecatan dilakukan secara merata dan tebal.

    4. Pasang Atap di Atas Toren Air

    Selain itu, pemilik bisa memasang atap di atas toren air. Atap tersebut akan melindungi toren dari cahaya matahari, sehingga tidak menembus masuk dan memicu pertumbuhan lumut.

    Itulah cara untuk menghindari pertumbuhan lumut di toren air. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Tinggi Ideal Pasang Toren Air di Atas Rumah? Segini Anjurannya



    Jakarta

    Jika melihat pemandangan rumah-rumah dari atas, biasanya terlihat tabung besar berwarna biru, oren, atau hitam di atapnya. Tabung itu adalah toren air yang fungsinya menampung cadangan air bersih.

    Toren air sering kali dipasang di atas untuk memudahkan air turun mengikuti gaya gravitasi. Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega menjelaskan posisi toren tersebut membuat air bisa mengalir tanpa ada pompa pendorong. Air bisa tetap mengalir meski listrik di rumah padam.

    “Sebenarnya lebih ke tekanan air sih. Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras (toren harus di atas). Kadang ada orang yang pengin enggak usah pakai pompa deh, biar kalau mati lampu, airnya tetap bisa ngalir,” kata Mega kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Lantas, seberapa tinggi toren air perlu dipasang di atas rumah?

    Menurut Mega, ketinggian maksimal toren air adalah 7 meter dari lokasi keran paling bawah. Sementara itu, paling pendek pemasangan toren air adalah 3 meter. Jarak tersebut cukup untuk air turun tanpa pompa pendorong.

    “Jadi kalau misalnya pengin aliran airnya kencang, deras, itu memang ada ketentuannya 7 meter dari titik keran. Dia (toren) harus 7 meter itu (terutama) kalau pakai shower. Kalau dia pakai keran biasa, itu 3 meter cukup,” jelasnya.

    Jika pemilik rumah ingin meletakkan toren air sejajar dengan tanah, hal itu masih memungkinkan. Namun, pastikan untuk memasang pompa pendorong.

    “Jadi misalnya kalau udah pakai pompa pendorong, berarti mau ditaruh di ketinggian berapapun, dia akan tetap bisa alir ke dalam rumah,” ungkapnya.

    Selain itu, sekarang toren air ada yang memiliki bukaan di bagian bawah. Model tangki tersebut memerlukan kaki penyangga sehingga tidak langsung bersentuhan dengan permukaan atap atau tanah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Simak juga Video ‘Waspada! Toren Bisa Jadi Sumber Penyakit’:

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com