Tag: cair

  • Jangan Tunggu Bau! Ini Waktu Ideal dan Cara Cuci Bantal yang Tepat



    Jakarta

    Bantal menjadi salah satu alat yang menunjang kenyamanan tidur. Oleh karena itu penting untuk menjaga kebersihan bantal agar kualitas tidur tetap baik.

    Jangan sampai bau apek, kotor dan kuman di bantal mengganggu tidur. Lalu kapan seharusnya mencuci bantal tidur yang kita pakai dan bagaimana cara mencucinya?

    Selain mengganti sarung bantal secara rutin, bantal tidur juga harus dicuci. Bantal tidur dianjurkan untuk dicuci 4 kali setahun, atau maksimal 3 bulan sekali.


    Mengutip HGTV, berikut cara mencuci bantal tidur yang tepat:

    1. Baca petunjuk cara mencuci

    Untuk mencuci bantal, Anda tidak perlu ke laundry karena bisa mencucinya sendiri di rumah. Pastikan untuk selalu membaca label perawatan pada bantal untuk petunjuk khusus

    2. Kenali jenis bantal dan bahannya

    Kenali jenis isi bantal Anda dan ikuti petunjuknya. Untuk jenis yang bisa dicuci, gunakan detergen sesedikit mungkin. Hindari menggunakan pelembut kain karena cenderung meninggalkan residu dan dapat menimbulkan gumpalan di bantal.

    a. Bantal bulu angsa atau bulu:

    Setel mesin cuci ke siklus halus atau lembut dan gunakan air hangat. Tambahkan juga siklus bilas dan peras ekstra. Selanjutnya, tambahkan sedikit deterjen bubuk atau cair – sekitar satu sendok makan. Jika menggunakan cairan, pastikan deterjen benar-benar dibilas pada bagian akhir untuk menghindari residu pada bantal.

    b. Poliester atau bulu sintetis:

    Ikuti petunjuk yang sama seperti bantal bulu angsa atau bulu.

    c. Busa memori atau lateks:

    Perlu diperhatikan, bantal dengan bahan ini tidak bisa dicuci dengan mesin. Sebagai gantinya, bersihkan noda dengan kain lembab seperlunya. Gunakan penyedot debu dengan sambungan selang untuk menyegarkan dan membersihkan bantal.

    3. Keringkan Bantal Secara Menyeluruh Setelah Dicuci

    Proses pengeringan adalah langkah yang paling penting. Jika bantal tidak benar-benar kering – luar dan dalam – Anda berisiko membentuk jamur. Keringkan sebagian besar bantal dengan pengaturan panas halus atau rendah hingga sedang. Untuk bantal bulu angsa atau bulu, pastikan hanya menggunakan pengaturan kering udara (tanpa panas) karena isiannya cenderung gosong.

    Untuk semua jenis isian, masukkan beberapa bola tenis ke dalam pengering untuk memecah gumpalan di dalamnya dan menjaga bantal tetap lembut. Sebagai alternatif, letakkan bantal di atas tali jemuran di luar ruangan untuk dijemur di bawah sinar matahari. Pastikan tidak ada kelembapan di bantal sebelum meletakkannya kembali di tempat tidur.

    Demikian cara mencuci bantal yang benar. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan yang Ampuh Bersihkan Noda Kopi yang Tumpah di Baju


    Jakarta

    Kopi adalah salah satu minuman yang tak pernah peminat. Apa pun mereknya, pasti bisa mendapatkan pasar. Rasa apa pun dengan campuran rasa lain tetap digemari.

    Saat membeli kopi, biasanya orang akan menyicipinya sembari berpindah tempat. Pasti ada saja kejadian, kopi tersebut terkena guncangan kencang hingga tumpah. Beruntung apabila air tersebut tumpah mengarah ke area yang bisa dibersihkan. Beda cerita jika kopi tersebut tumpah ke baju seseorang. Apalagi jika mereka tengah memakai baju berwarna cerah.

    Noda kopi pasti tertinggal di pakaian dan tak mudah hilang meskipun telah dibilas dengan air bersih. Noda coklat pasti akan tetap tertinggal pada bahan.


    Jika kejadian seperti ini terjadi pada kalian, jangan langsung kesal, noda kopi bisa dibersihkan dan pakaian bisa kembali bersih seperti sedia kala. Dilansir The Spruce, berikut caranya.

    1. Bersihkan dengan Air Dingin

    Noda kopi akan lebih cepat bersih jika dibilas dengan air dingin yang disiram. Caranya cukup siram noda tersebut dengan air dingin, kemudian diamkan selama 10-15 menit hingga noda hilang. Apabila noda masih belum hilang, kamu bisa membersihkannya dengan detergen.

    2. Bersihkan dengan Detergen Cair

    Cara instan lainnya untuk menghilangkan noda kopi setelah direndam air dingin adalah memberikan sedikit detergen cair atau bubuk. Diamkan kembali selama 3-5 menit. Setelah itu coba bilas sembari digosok pelan. Apabila belum hilang, kamu bisa menggosoknya lebih lama. Jika noda benar-benar membandel, coba rendam di air hangat selama 15 menit sebelum dibilas dengan air bersih.

    3. Pakai Cuka

    Dilansir Better Homes & Gardens, apabila noda kopi sudah mengering, sebaiknya menggunakan campuran cuka dan detergen yang sudah dicampurkan di dalam air. Rendam pakaian yang bernoda di sana selama 15 menit. Selanjutnya, bilas pakaian dan gantung supaya kering.

    Apabila kamu takut pakaian rusak, kamu bisa mencobanya terlebih dahulu pada area pakaian yang tidak terlihat, contohnya bagian bawah baju.

    4. Pemutih

    Bahan pemutih hanya ampuh dipakai untuk membersihkan pakaian berwarna putih. Caranya dengan mencampurkan 1/4 cangkir pemutih berklorin dan 3,7 liter air. Rendam pakaian selama 5 menit, bilas, dan cuci baju seperti biasa.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Bersihkan Sarang Laba-laba, Dijamin Hilang



    Jakarta

    Membersihkan sarang laba-laba di atap rumah menjadi salah satu hal yang sering terabaikan. Hal ini sebab atap rumah sulit dijangkau karena tinggi dan tak jarang sarang tersebut adanya di sudut-sudut yang gelap.

    Namun, walau sulit, sarang laba-laba di atap rumah tetap harus dibersihkan untuk menghindari bahaya bagi penghuninya. Sebab, lama kelamaan sarang laba-laba akan terus bertambah dan menjadi tempat kotor yang mampu berpengaruh terhadap kualitas udara di dalam rumah.

    Untuk itu, melansir dari situs Herzindagi, pada Selasa (29/04/2025), terdapat tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah.


    Gunakan Penyedot Debu

    Pakai penyedot debu untuk menjangkau setiap sudut dan celah dengan mudah. Menggunakan penyedot debu dapat mengurangi kontak langsung dengan tangan.

    Buat Semprotan Pembersih

    Buat semprotan pembersih yang terdiri dari campuran sabun dan air. Campurkan dua cangkir air hangat dengan satu cangkir deterjen cair ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga merata. Semprot ke area atap yang terdapat sarang laba-laba. Selain untuk menghilangkan sarang laba-laba, semprotan ini juga bisa menghilangkan noda di langit-langit.

    Desinfeksi Pakai Pemutih

    Selain deterjen, pemutih juga bisa digunakan sebagai desinfektan yang ampuh. Caranya campuran dua cangkir air dengan setengah cangkir pemutih ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga tercampur rata. Jangan lupa kenakan sarung tangan karena pemutih dapat mengiritasi kulit.

    Selain dapat menghilangkan sarang laba-laba sekaligus menghilangkan noda, pemutih juga dapat mencegah pertumbuhan jamur pada langit-langit rumah.

    Itu dia tiga cara mudah membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah. Yuk dicoba!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Rumah Penuh Sarang Laba-Laba? Begini Cara Bersihkannya Tanpa Ribet



    Jakarta

    Membersihkan sarang laba-laba di atap rumah menjadi salah satu hal yang sering terabaikan. Atap rumah yang sulit dijangkau menjadi alasannya.

    Walau sulit, sarang laba-laba di atap rumah tetap harus dibersihkan untuk menghindari bahaya bagi penghuninya. Sebab, lama kelamaan sarang laba-laba akan terus bertambah dan menjadi tempat kotor yang mampu berpengaruh terhadap kualitas udara di dalam rumah.

    Untuk itu, melansir dari situs Herzindagi, Selasa (29/04/2025), terdapat tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah.


    Gunakan Penyedot Debu

    Pakai penyedot debu untuk menjangkau setiap sudut dan celah dengan mudah. Menggunakan penyedot debu dapat mengurangi kontak langsung dengan tangan.

    Buat Semprotan Pembersih

    Buat semprotan pembersih yang terdiri dari campuran sabun dan air. Campurkan dua cangkir air hangat dengan satu cangkir deterjen cair ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga merata. Semprot ke area atap yang terdapat sarang laba-laba. Selain untuk menghilangkan sarang laba-laba, semprotan ini juga bisa menghilangkan noda di langit-langit.

    Desinfeksi Pakai Pemutih

    Selain deterjen, pemutih juga bisa digunakan sebagai desinfektan yang ampuh. Caranya campuran dua cangkir air dengan setengah cangkir pemutih ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga tercampur rata. Jangan lupa kenakan sarung tangan karena pemutih dapat mengiritasi kulit.

    Selain dapat menghilangkan sarang laba-laba sekaligus menghilangkan noda, pemutih juga dapat mencegah pertumbuhan jamur pada langit-langit rumah.

    Itu dia tiga cara mudah membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah. Yuk dicoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Basmi Kamitetep di Rumah, Bisa Pakai Sabun Cuci Piring


    Jakarta

    Pernah dengar hewan kamitetep? Serangga yang yang satu ini kerap ditemukan di Indonesia.

    Kamitetep atau Phereoeca uterella memiliki bentuk seperti larva yang biasanya hinggap di ruangan dengan suhu lembap. Selain itu, hewan ini juga kerap hinggap di tempat-tempat yang jarang dibersihkan, seperti gudang dan kolong tempat tidur.

    Serangga ini bisa membuat badan gatal-gatal atau iritasi jika bulu halusnya kontak dengan manusia. Tak heran, banyak penghuni rumah yang ingin membasminya.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tips membasmi kamitetep di rumah.

    1. Bersihkan Rumah

    Hewan ini biasa ditemukan di dinding atau menggantung di atap rumah. Kamitetep biasanya memakan jaring laba-laba, wool, maupun larva untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau hewan ini ditemukan di tempat-tempat yang jarang dibersihkan.

    Dilansir dari Bugwiz, penghuni rumah bisa membersihkan ruangan agar tidak menjadi habitat kamitetep di rumah. Bersihkan debu-debu dan sarang laba-laba di rumah, termasuk sampah-sampah organik yang ada.

    2. Jaga Kelembapan Rumah Tetap Rendah

    Kamitetep menyukai tempat dengan kelembapan tinggi. Nah, penghuni rumah bisa menjaga kelembapan rumah rendah agar tidak menjadi tempat bernaung kamitetep.

    Salah satu caranya bisa membuka jendela untuk sirkulasi udara yang lancar atau menggunakan dehumidifier. Buat rumah terasa sejuk dan kering.

    3. Pakai Sabun Cuci Piring

    Kamitetep bisa dibasmi pakai sabun cuci piring. Ini merupakan salah satu langkah yang mudah untuk membasmi kamitetep tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

    Caranya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Campurkan namun jangan sampai banyak busa.

    Sebaiknya jangan langsung menyemprotkan cairan tersebut ke kamitetep karena mereka memiliki lapisan pelindung di tubuhnya. Caranya, bisa menusuk selubung hewan tersebut agar tidak bergerak dan buat lubang kecil agar cairan sabun cuci piring yang sudah dibuat bisa masuk ke dalam tubuhnya untuk membasmi kamitetep.

    4. Tutup Pintu Masuk Kamitetep

    Dilansir dari The Pest Informer, retakan dan celah di dinding, jendela, dan pintu bisa menjadi pintu masuk bagi kamitetep. Penghuni rumah bisa menutup titik masuk ini untuk mencegah kamitetep masuk ke dalam rumah. Apabila ada retakan di dinding, segera ditambal agar tidak menjadi tempat penampungan serangga.

    5. Gunakan Pestisida

    Jika menggunakan cara-cara di atas masih belum bisa membasmi kamitetep, bisa mempertimbangkan penggunaan pestisida. Pastikan produk yang aman untuk penggunaan di dalam ruangan dan ikuti petunjuk pada label.

    6. Panggil Jasa Profesional

    Jika keberadaan kamitetep di rumah sangat banyak dan sulit dikendalikan atau dibasmi, sudah saatnya memanggil jasa profesional.

    Itulah beberapa cara membasmi kamitetep di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Hias yang Cocok buat Rumah Mungil


    Jakarta

    Tanaman hias sering kali menjadi pilihan untuk membuat rumah terlihat segar dan asri. Meski sedap di mata, menaruh pot tanaman di dalam rumah bisa memenuhi ruangan.

    Apalagi tanaman lama-lama tumbuh besar, sehingga semakin makan ruang. Hal ini mungkin menjadi pertimbangan bagi pemilik rumah kecil.

    Namun tenang aja, ada sejumlah tanaman hias yang cocok buat rumah sempit. Yuk simak ulasannya berikut ini dikutip dari Garden Design.


    Tanaman Hias yang Cocok buat Rumah Kecil

    Inilah sederet tanaman yang tidak makan banyak tempat, pas banget untuk rumah kecil.

    1. Alocasia

    Alocasia sanderiana Bull or Alocasia Plant in clay pot on wooden table in living roomAlocasia sanderiana Bull or Alocasia Plant in clay pot on wooden table in living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Alocasia bisa tumbuh sampai berukuran 30-91 cm tergantung pada jenisnya. Meski beberapa alocasia dapat tumbuh setinggi 30 cm, pemilik rumah bisa memilih varian yang bentuknya lebih kompak, sehingga cukup dipajang di atas meja.

    Untuk merawatnya, cukup siram tanaman secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembab, tetapi tidak becek. Lalu, beri pupuk satu hingga dua kali sebulan.

    2. Calathea

    Potted plant calathea orbifolia on a wooden tablePotted plant calathea orbifolia on a wooden table Foto: Getty Images/iStockphoto/Eva Peters

    Calathea atau rattlesnake plant dapat tumbuh berukuran 20-76 cm. Tanaman ini menyukai tempat yang cahayanya sedang hingga rendah. Kemudian, kelembapannya cukup.

    Hindari terlalu banyak sinar matahari pada daunnya karena dapat terbakar. Segera siram kalau permukaannya terasa kering. Gunakan air suling atau air saringan, karena tanaman ini sensitif terhadap kotoran dalam air keran. Lalu, beri pupuk pada tanaman sebulan sekali.

    3. Pothos

    Propagating a Golden Pothos Plant in a mason jar in Palm Beach, Florida.Also known as the Epipremnum aureum. The Pothos Plant is a trailing, leafy vine that can reach lengths of up to 40 feet in tropical jungles. Its genus name is derived from the Greek words epi (meaning upon) and premnon (meaning a trunk) in reference to its growing on tree trunks.Indoors, the pothos plant usually confines itself to about six to 10 feet. Its leaves are bright and waxy with a noteworthy pointed heart shape, and are often green or variegated in white, yellow, or pale green. It is rare for them to flower or produce berries, especially indoors, but certain varietals can have tiny, petal-less white flowers that feature small berries.Also called devil's ivy, pothos can be grown in hanging baskets or as a potted plant on a desk. They are excellent at helping to purify the air and tolerant of fluorescent light, making them a popular choice for office environments. These plants can also help cleanse the air when grown in your home or office, as well.Propagating a Golden Pothos Plant in a mason jar oto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

    Photos atau lebih dikenal sirih gading emas bisa tumbuh merambat sepanjang 182-304 cm. Tanaman hias ini termasuk yang paling mudah tumbuh.

    Tanaman merambat ini dapat dipangkas dan dijaga agar berukuran kecil. Pemilik rumah bisa membiarkannya tumbuh menjuntai di keranjang gantung atau merambat ke atas permukaan vertikal.

    Cara merawatnya dengan membiarkan tanah bagian atas mengering di antara waktu penyiraman. Berilah pupuk cair seimbang setiap 1 hingga 3 bulan.

    4. Peperomia

    Watermelon peperomia plant. Houseplant for home decoration. a plant that has green, patterned leavesWatermelon peperomia plant. Houseplant for home decoration. a plant that has green, patterned leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/Tri Rohmat

    Peperomia berukuran kecil, cocok untuk dipajang di rak atau meja. Tanaman ini bisa tumbuh berukuran 15-30 cm.

    Penghuni rumah cukup menyiram tanaman ini 7-10 hari sekali atau saat permukaan tanah sedalam 5 cm terasa kering. Lalu, berikan pupuk cair encer setiap bulan.

    5. Tradescantia

    Tradescantia zebrina (Silver inch plant, Silvery wandering jew) leaf background has zebra-patterned leaves. Purple and green leaves background.Tradescantia zebrina (Silver inch plant, Silvery wandering jew) leaf background has zebra-patterned leaves. Purple and green leaves background. Foto: Getty Images/iStockphoto/Piyavachara Arunotai

    Tradescantia atau spiderwort adalah tanaman yang mudah dipelihara bagi pemula. Tanaman ini cocok disimpan dalam keranjang gantung atau bahkan tumpah dari pot biasa.

    Jika tanaman menjadi tinggi seiring waktu, pangkas kembali dengan menjepit batang tepat di atas ruas daun. Tanaman hias ini bisa tumbuh hingga sepanjang 91 cm.

    Itulah beberapa tanaman hias yang bisa dipajang di rumah kecil. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 5 Benda Ini Bisa Dibersihkan Pakai Sabun Cuci Piring


    Jakarta

    Ada banyak produk di pasaran yang dibuat khusus untuk membersihkan bagian tertentu di rumah, seperti pembersih kaca, lantai, dan kamar mandi. Nggak heran kalau penghuni rumah sampai koleksi berbagai jenis cairan pembersih.

    Padahal, tidak harus membeli banyak pembersih karena bisa pakai sabun cuci piring. Cairan multifungsi ini nggak cuman buat alat makan, tetapi buat banyak permukaan lain, lho.

    Lalu, sabun cuci piring bisa digunakan untuk apa saja ya? Yuk simak ulasannya berikut ini.


    Penggunaan Sabun Cuci Piring

    Inilah beberapa hal yang bisa dibersihkan pakai sabun cuci piring, dikutip dari The Washington Post.

    1. Noda Kain

    Kalau sabun cuci piring membersihkan kotoran dari panci dan wajan, seharusnya pembersih ini bisa membersihkan tumpahan jus di karpet atau noda cokelat di sofa putih. Ya, sabun cuci piring bisa membersihkan noda pada bahan kain.

    Campurkan sekitar tiga sendok makan sabun cuci piring dengan soda kue dengan jumlah yang sama untuk membentuk pasta. Lalu, sikat noda menggunakan pasta itu. Pembersih ini cocok untuk bahan serat alami seperti wol dan sutra.

    2. Meja Dapur Berminyak

    Sabun cuci piring memiliki pH netral, sehingga lebih lembut pada benda-benda seperti marmer dan kuarsa daripada cuka dan larutan pembersih sederhana lainnya. Untuk membersihkan meja dapur berminyak, larutkan sabun cuci piring dengan air dan semprotkan ke permukaannya.

    Diamkan cairan pembersih selama dua menit sebelum mengelapnya. Ini akan membantu menghilangkan minyak tanpa perlu membilas meja karena sabun cair sudah sangat encer.

    3. Kaca dan Cermin Kamar Mandi

    Sabun cuci piring juga bisa membersihkan permukaan kaca dan cermin di kamar mandi, lho. Campurkan sabun cuci piring dengan air suling, lalu semprotkan ke kaca dan cermin.

    Air keran mungkin penuh dengan mineral yang dapat meninggalkan residu dan noda. Air suling yang telah dimurnikan dengan cara direbus bisa membersihkan permukaan menjadi mengkilap dan bening.

    4. Lantai

    Sabun cuci piring bisa digunakan pada lantai keramik, semen, atau vinil. Cukup tuangkan larutan sabun ke ember pel.

    Namun, hati-hati kalau menggunakan sabun ini pada lantai kayu. Sabun yang terlalu pekat lama-lama akan mengikis kayu. Lalu, terlalu banyak air dapat menyebabkan papan kayu melengkung.

    5. Kamar Mandi

    Penghuni rumah bisa membersihkan toilet dengan sabun cuci piring. Teteskan sabun cair ke dalam toilet dan biarkan selama beberapa menit. Lalu, gosok dan siram toilet.

    Jika ingin lebih bersih, aduk dua sendok makan hidrogen peroksida dan satu sendok makan sabun cuci piring di toilet. Diamkan campuran itu, kemudian sikat dan siram toilet.

    Kalau perlu membersihkan jamur, campurkan setengah cangkir cuka putih, dua cangkir air, dan sabun cuci piring.

    Itulah beberapa hal yang bisa dibersihkan pakai sabun cuci piring. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Bersihkan Noda Tinta pada Sofa Kain, Bisa Pakai Cuka


    Jakarta

    Noda tinta pada sofa kerap ditemukan. Noda tersebut bisa saja berasal dari pulpen yang yang bocor atau yang lainnya.

    Namun jangan khawatir, karena noda tersebut masih bisa dibersihkan. Salah satu bahan yang dipakai adalah cuka.

    Selain digunakan untuk masakan, cuka juga bisa dipakai untuk membersihkan noda tinta. Berikut ini caranya dilansir dari The Spruce.


    Cara Membersihkan Noda Tinta Pakai Cuka

    white vinegar on wood table topCuka. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Cuka yang digunakan merupakan cuka putih ya detikers, bukan cuka apel. Berikut ini caranya.

    – Bersihkan noda tinta dengan tisu bersih.

    – Dalam mangkuk kecil, campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama.

    – Celupkan kain mikrofiber ke dalam campuran cuka dan air, lalu bersihkan noda tinta. Ulangi proses hingga noda hilang. Ingat, jangan menggosok noda agar tidak menyebar atau menempel.

    – Ambil kain bersih lainnya, basahkan dengan air, lalu bersihkan noda untuk menghilangkan sisa cuka.

    – Gunakan kain kering untuk hilangkan sisa air dan biarkan kain mengering sepenuhnya.

    Pakai Sabun Cuci Piring

    macro shot of dish soap being squeezed onto green sponge in aluminum sinkIlustrasi sabun cuci piring. Foto: iStock

    Selain menggunakan cuka, bisa juga menghilangkan noda tinta pakai sabun cuci piring. Begini caranya.

    – Gunakan tisu untuk menyerap tinta sebanyak mungkin. Tepuk-tepuk noda tinta dengan lembut, tetapi jangan digosok karena akan menyebabkan noda menjadi menyebar atau menempel.

    – Ambil mangkuk kecil dan tambahkan sabun cuci piring cair secukupnya ke air hangat untuk menghasilkan busa saat kamu mengaduk campuran.

    – Ambil kain mikrofiber bersih dan celupkan ke dalam air sabun hangat, lalu tepuk-tepuk noda. Ulangi proses hingga noda hilang.

    – Ambil kain mikrofiber lain dan basahkan dengan air hangat, lalu tepuk-tepuk area yang terkena noda untuk menghilangkan sisa sabun.

    – Jika area yang terkena noda terlalu basah, ambil kain mikrofiber kering dan tekan untuk menyerap kelebihan air dan biarkan kain mengering sepenuhnya sebelum duduk atau menaruh bantal di sofa.

    Pakai Pembersih Kuteks

    Bisa juga lho membersihkan noda tinta pakai aseton alias pembersih kuteks. Berikut ini caranya.

    – Tepuk-tepuk noda dengan tisu untuk menghilangkan tinta.

    – Celupkan kain mikrofiber yang bersih dan kering ke dalam aseton dan tepuk-tepuk noda. Ulangi hingga noda hilang.

    – Ambil kain mikrofiber lain dan basahkan dengan air hangat lalu tepuk-tepuk area tersebut untuk menghilangkan sisa dan bau aseton.

    – Hilangkan sisa kelembapan pada sofa kain dengan kain bersih dan kering lalu biarkan kain mengering sepenuhnya.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda tinta pada sofa. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuma Pakai 2 Bahan Dapur, Gulma di Halaman Rumah Langsung Tumbang!


    Jakarta

    Gulma merupakan tumbuhan yang dapat tumbuh di sekitar tanaman lain. Pada umumnya, gulma tumbuh secara liar sehingga cukup sulit untuk diatasi.

    Bagi pemilik tanaman, gulma jadi salah satu tumbuhan yang patut diwaspadai karena dapat mencuri ruang akar, cahaya, air, dan nutrisi tanaman lain. Bahkan, gulma juga jadi tempat berkembang biak bagi hama, penyakit, hingga bakteri bagi tanaman lho.

    Maka dari itu, jika menemukan gulma di halaman rumah sebaiknya segera diatasi sebelum tanaman hias milikmu rusak dan mati. Biasanya, gulma dapat dibasmi dengan herbisida, yaitu senyawa kimia yang dapat mengendalikan dan membunuh tumbuhan pengganggu, salah satunya gulma.


    Apabila kamu ragu jika menggunakan bahan kimia, sebenarnya ada cara mudah untuk membasmi gulma dengan menggunakan dua bahan sederhana. Apa saja bahan tersebut? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    2 Bahan Sederhana Ini Ampuh Atasi Gulma

    Mengatasi gulma di halaman ternyata dapat menggunakan dua bahan sederhana di rumah, yakni sabun cuci piring dan air. Bagaimana bisa?

    Dikutip dari The Spruce, Selasa (24/6/2025), kombinasi air dan sabun cuci piring disebut ampuh mengatasi gulma. Soalnya, kedua bahan ini dapat mengeringkan dan membunuh tanaman liar dengan cara merusak lapisan pelindung.

    Sabun cuci piring sendiri mengandung zat pelarut yang dapat memecah lapisan lilin yang menutupi daun tanaman. Setelah terurai maka gulma akan mengering dan akhirnya mati.

    Untuk cara penggunaannya juga mudah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Siapkan 1 botol semprot berukuran besar
    • Tuang 1 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam botol semprot
    • Kemudian tuang air secukupnya sesuai ukuran botol semprot
    • Setelah itu kocok hingga merata
    • Lalu semprotkan cairan tersebut ke area yang terdapat gulma.

    Meskipun sabun cuci piring memiliki sifat herbisida, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakannya untuk membasmi gulma, yaitu:

    • Takaran sabun cuci piring yang tepat
    • Pemilihan sabun cuci piring yang punya kualitas baik
    • Faktor cuaca dapat memengaruhi efektivitas cairan untuk membasmi gulma
    • Tergantung jenis gulma karena ada beberapa gulma yang sulit mati.

    Sebagai informasi, karena cairan tersebut berfungsi untuk mengeringkan gulma hingga mati, maka sebaiknya cek kondisi cuaca saat akan menyemprotkannya. Sebaiknya pilih kondisi cuaca sedang panas dan cerah agar efektif membasmi gulma.

    Sebaiknya hindari menyemprot cairan tersebut ketika cuaca sedang mendung atau turun hujan. Selain itu, jangan menyemprot cairan saat kondisi cuaca sedang berangin karena dikhawatirkan cipratan airnya mengenai tanaman lain, sehingga jadi kering dan mati. Bila perlu, tutup tanaman di sekitar daun agar tidak terkena cairan untuk membasmi gulma.

    Demikian tips mengatasi gulma dengan dua bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Panas Bisa Rusak Pipa Pembuangan, Begini Cara Buang yang Benar



    Jakarta

    Siapa di sini yang masih sering membuang air panas ke bak cucian piring atau wastafel? Bentuk air panasnya seperti air bekas merebus mie, air panas bekas rebusan telur, atau air panas bekas membersihkan botol dot bayi.

    Ternyata air panas nggak bisa dibuang sembarangan apalagi ke bak cucian piring atau wastafel. Efeknya memang tidak terlihat secara langsung, melainkan setelah dilakukan secara berulang, dengan suhu yang sangat panas, dan dalam jumlah yang banyak.

    Dilansir WP Plumbing, air panas merupakan musuh dari saluran pembuangan. Sebagian besar bahan saluran pembuangan tidak didesain untuk menahan suhu tinggi. Apabila disiram air panas secara terus menerus yang terjadi justru dinding pipa akan semakin tipis.


    Perlu diketahui rata-rata material yang dipakai pada pipa pembuangan air di bak cuci piring dan wastafel terbuat dari PVC, Pex, dan CPVC. Bahan-bahan tersebut tidak tahan terhadap panas terutama di atas 60℃.

    Dinding yang tipis dapat menyebabkan kerusakan lanjutan, seperti muncul lubang pada dinding, pipa menciut, pipa berubah bentuk, hingga muncul kebocoran. Lubang-lubang yang muncul juga bisa membuat sisa makanan padat di pipa pembuangan tersangkut karena permukaan dinding dalam tidak mulus.

    Selain itu, air panas juga bisa menyebabkan sisa minyak dan lemak yang menyangkut di dalam pipa, meleleh dan bergerak lebih jauh ke saluran pembuangan. Sisa minyak dan lemak akan semakin sulit dijangkau dan bisa menyumbat pipa saluran pada wastafel.

    Cara Buang Air Panas yang Benar

    Meskipun sebaiknya dihindari, air panas bisa dibuang melalui bak cuci piring atau wastafel. Caranya adalah dengan mencampur air panas dengan air biasa sebelum membuangnya.

    Dengan mencampurkan air panas dengan air biasa, suhu air akan menurun. Untuk takaran antara air biasa dengan air panas tergantung pada banyaknya air panas. Sebelum dibuang wajib mengecek suhu air dengan mencelupkan tangan ke dalam. Apabila masih panas, tambahkan lebih banyak air sampai tidak terasa panas. Cara ini tidak cocok untuk air yang sudah tercampur minyak atau larutan tepung dan kopi karena ampasnya justru bisa menyebabkan penyumbatan pada saluran.

    Apabila air tercampur minyak atau terdapat ampas benda yang cukup padat, sebaiknya dibuang di dalam plastik khusus atau memisahkan benda padat dan cair tersebut sebelum air dibuang.

    Itulah penjelasan soal larangan membuang air panas ke saluran air. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com