Tag: cairan pembersih

  • Penyebab Muncul Noda Kuning di Kamar Mandi dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu area di dalam rumah yang perlu dibersihkan secara rutin. Jika tidak, maka bisa muncul noda kuning yang menempel di dinding dan ubin kamar mandi.

    Noda tersebut dapat mengganggu pemandangan dan bikin tidak nyaman. Apalagi jika ada tamu yang menggunakan kamar mandi tersebut, tentu mereka akan menilai kamu sebagai pemilik rumah yang jorok.

    Sebenarnya, noda kuning di kamar mandi bisa dihilangkan dengan beberapa cara. Namun, penting juga untuk mengetahui penyebab muncul noda tersebut. Agar lebih jelas, simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Muncul Noda Kuning di Kamar Mandi

    Noda kuning yang muncul di kamar mandi biasanya terdapat di area dinding dan ubin. Warna noda semakin terlihat jelas jika kamu menggunakan keramik berwarna cerah, seperti putih atau biru.

    Dilansir situs Merry Maids, Selasa (20/5/2025), ada beberapa hal yang menyebabkan muncul noda kuning di kamar mandi, yaitu:

    1. Kondensasi

    Kondensasi merupakan perubahan uap air atau benda gas menjadi benda cair pada suhu udara di bawah titik embun. Hal ini biasanya terjadi setelah kamu mandi air panas.

    Ketika uap lembap yang panas bersentuhan dengan dinding kamar mandi yang lebih kering dan dingin, maka dapat terbentuk kondensasi. Seiring waktu, kondensasi yang cukup banyak di dinding akan menyebabkan terbentuknya noda kuning.

    2. Kandungan Mineral pada Air

    Kandungan mineral pada air ternyata bisa menyebabkan noda kuning di kamar mandi. Saat kondensasi mengering maka endapan mineral dapat tertinggal dan menumpuk seiring waktu.

    Biasanya, endapan tersebut membentuk garis-garis putih atau kuning di dinding dan lantai. Jika tidak segera dibersihkan maka dapat membentuk kerak. Namun, setiap wilayah mungkin mengandung kadar mineral yang berbeda-beda, sehingga dampaknya tidak selalu sama.

    3. Sisa Sabun atau Sampo yang Menempel

    Terkadang, noda kuning yang muncul di kamar mandi bisa disebabkan oleh sisa cairan sabun, sampo, atau pasta gigi yang menempel di dinding. Maka dari itu, bersihkan dinding dari sisa sabun agar tidak menimbulkan noda kuning serta mencegah lantai licin.

    Cara Mengatasi Noda Kuning di Kamar Mandi

    Jika muncul noda kuning di kamar mandi, jangan bingung dan khawatir. Dikutip dari laman PMA Imperio Ceramic, berikut langkah-langkahnya:

    1. Baking Soda

    Baking soda dinilai efektif untuk menghilangkan noda kuning di kamar mandi. Berikut cara penggunaannya:

    • Taburkan baking soda secukupnya ke area yang terdapat noda kuning di kamar mandi
    • Biarkan baking soda meresap dan kering. Selama proses ini, kamar mandi sebaiknya tidak digunakan dahulu
    • Jika sudah, bersihkan noda kuning dengan sikat sampai benar-benar hilang
    • Setelah itu, siram dengan air.

    2. Cuka dan Lemon

    Kombinasi antara cuka dan lemon bisa menjadi solusi alternatif untuk membersihkan noda kuning. Agar tidak salah, simak cara-caranya di bawah ini:

    • Campur 2 sendok makan cuka ke dalam wadah
    • Peras 1 buah jeruk lemon ke dalam wadah, lalu aduk hingga merata
    • Setelah itu, tuang campuran tadi ke dalam botol semprot
    • Bersihkan noda kuning di kamar mandi dengan menyemprotkan cuka dan lemon
    • Gosok menggunakan sikat berbulu hingga bersih
    • Kemudian siram dengan air.

    3. Garam Laut

    Selain digunakan sebagai bumbu masak, garam laut juga dapat dipakai untuk membersihkan noda kuning. Cara pakainya juga mudah, cukup dengan menaburkan garam laut secukupnya ke area yang terdapat noda, lalu gosok menggunakan sikat sampai bersih. Setelah itu siram dengan air.

    4. Cairan Pembersih

    Jika noda kuning sulit dihilangkan, maka solusi terakhir adalah dengan menggunakan cairan pembersih yang banyak dijual di pasaran. Sebelum digunakan, pastikan kamu membaca petunjuk pemakaian dan cara penggunaannya. Sebab, zat yang terkandung di dalam cairan pembersih bisa merusak lapisan keramik jika digunakan terlalu banyak.

    Itulah penyebab muncul noda kuning di kamar mandi dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tips Bersihkan Rumah untuk Sambut Hari Raya Idul Adha


    Jakarta

    Menjelang Idul Adha, banyak masyarakat yang mulai membersihkan rumah, mulai dari ruang tamu hingga dapur. Ternyata, bersih-bersih rumah menjelang Idul Adha merupakan hal yang dianjurkan dalam Islam.

    Idul Adha merupakan salah satu hari besar umat Islam. Selain melaksanakan kurban, umat muslim juga perlu melaksanakan bersih-bersih rumah. Tujuannya pun baik agar penghuni maupun tamu yang datang merasa nyaman.

    Dilansir situs NU Online, Kamis (5/6/2025), rumah merupakan cerminan dari kehidupan seseorang. Ketika hunian terlihat bersih dan rapi, maka penghuninya akan semangat menjalani ibadah dengan penuh energi positif.


    Selain itu, Allah SWT juga menyukai tempat-tempat yang bersih. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda,

    إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ , نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ , كَرِيمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ , جَوَادٌ يُحِبُّ الْجُودَ , فَنَظِّفُوا أَفْنِيَتَكُمْ

    Artinya: “Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kekayaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR Tirmidzi)

    Nah, ada sejumlah tips dalam membersihkan rumah untuk menyambut Idul Adha. Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Tips Membersihkan Rumah untuk Sambut Idul Adha

    Membersihkan rumah tak bisa dilakukan secara asal. Dilansir situs Just Life, berikut tips bersihkan rumah dengan baik dan benar.

    1. Siapkan Alat-alat

    Langkah yang pertama adalah dengan menyiapkan semua peralatan, mulai dari sabun cair, sapu, kain pel, hingga alat pembersih kaca. Siapkan alat tersebut dalam satu wadah besar sehingga kamu tak perlu repot-repot mencarinya lagi.

    Selain itu, siapkan juga cairan pembersih mulai dari pembersih lantai, meja, hingga kaca. Pastikan cairan pembersih masih dalam keadaan penuh dan jika sudah habis sebaiknya segera beli yang baru.

    2. Rapikan Barang-barang

    Rapikan seluruh barang-barang yang ada di dalam rumah dan sisihkan barang yang menurut kamu masih bisa disimpan, disumbangkan, atau dibuang. Cara ini dilakukan agar mencegah barang yang tak terpakai menumpuk dan berdebu karena tidak pernah dipakai.

    3. Bersihkan Satu Ruangan Sekaligus

    Agar rumah bersih dan rapi, sebaiknya fokus untuk membersihkan satu ruangan terlebih dahulu secara menyeluruh. Jika sudah bersih, barulah beralih ke ruangan berikutnya.

    Disarankan untuk membersihkan ruangan yang paling berantakan atau kotor. Ketika ruangan sudah kinclong, hal ini membuatmu bahagia dan termotivasi untuk membersihkan ruangan lain.

    4. Singkirkan Debu

    Bersihkan debu yang menempel di langit-langit rumah, bagian atas lemari, hingga kipas angin gantung. Jika tidak bisa digapai, kamu bisa menggunakan bangku dan bersihkan dengan kemoceng bulu. Membersihkan debu secara rutin dapat meningkatkan kualitas udara sekaligus mencegah penyakit.

    5. Sapu dan Pel Lantai

    Langkah berikutnya adalah menyapu seluruh lantai guna menyingkirkan kotoran dan debu. Jika sudah, bersihkan lantai dengan kain pel agar lebih wangi, kinclong, dan tidak lengket.

    6. Vacuum Cleaner Karpet

    Apabila ada karpet di rumah, bersihkan dengan vacuum cleaner untuk mengangkat debu, bulu, dan kotoran yang menempel. Jika karpet terlihat sangat kotor, sebaiknya disikat dengan sabun dan jemur di bawah sinar matahari agar kuman mati.

    7. Bersihkan Furniture

    Sejumlah furniture seperti lemari dan meja terkadang menyimpan banyak debu. Cobalah untuk dibersihkan dengan cairan pembersih khusus dan keringkan dengan kain microfiber.

    Apabila kamu punya lukisan yang menempel di dinding, jangan lupa untuk bersihkan bagian atasnya karena banyak debu dan kotoran.

    8. Jendela dan Cermin

    Bersihkan jendela rumah dan cermin menggunakan cairan pembersih kaca dan kain microfiber. Jendela yang bersih akan membuat lebih banyak cahaya masuk ke dalam rumah sehingga ruangan lebih terang.

    9. Dapur

    Menjelang Idul Adha, dapur menjadi area yang paling banyak digunakan karena kamu harus memasak ketupat sayur hingga opor ayam. Agar memasak lebih nyaman dan senang, bersihkan dapur secara menyeluruh.

    Coba mulai dengan membersihkan kompor, kitchen sink, hingga lemari piring. Jangan lupa untuk membersihkan dinding dapur karena sering ditemukan noda minyak yang sulit hilang.

    10. Kamar Mandi

    Bersihkan seluruh kamar mandi di dalam rumah dengan cara menyikat lantai, membersihkan dinding, menyikat kloset, hingga meletakkan pewangi. Dengan begitu, penghuni hingga tamu akan merasa nyaman saat menggunakan kamar mandi.

    Itu dia 10 tips bersihkan rumah untuk menyambut Hari Raya Idul Adha. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Ampuh Bersihkan Noda Arang Bekas Bakar Sate di Carport


    Jakarta

    Momen Idul Adha banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bakar sate hasil daging kurban. Biasanya, bakar sate dilakukan dengan panggangan dan arang.

    Ketika bakar-bakaran sate selesai, sering muncul bekas noda hitam di tanah atau lantai. Jika tak segera dibersihkan, maka noda arang dapat menempel berhari-hari dan sulit dihilangkan.

    Apabila penghuni rumah bakal mengadakan bakar-bakaran sate di carport rumah, sebaiknya segera bersihkan noda hitam sisa arang. Namun kalau tak sempat dibersihkan dan bekas arang sudah menempel, jangan panik dan khawatir.


    Soalnya, ada sejumlah cara mudah membersihkan noda arang bekas bakar sate di carport. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.

    Cara Bersihkan Noda Hitam Bekas Arang di Carport

    Noda hitam bekas arang mungkin tidak terlalu besar. Jadi, alangkah baiknya kamu sekaligus membersihkan seluruh carport agar bersih kembali.

    Nah, ada sejumlah cara dalam membersihkan carport dari kotoran dan debu yang menempel. Dilansir situs The Spruce, berikut langkah-langkahnya:

    1. Keluarkan Kendaraan

    Langkah yang pertama adalah mengeluarkan kendaraan dari dalam carport, baik itu mobil maupun sepeda motor. Hal ini dilakukan agar carport dapat dibersihkan secara maksimal sehingga tidak ada sisa debu dan noda.

    2. Bersihkan Carport dengan Sapu

    Jika seluruh kendaraan telah dikeluarkan, kini penghuni rumah sudah bisa membersihkan debu dan noda bekas arang di carport. Penghuni rumah bisa membersihkannya dengan sapu lidi berukuran lebar dan siapkan pengki untuk mengangkat kotoran seperti daun dan ranting pohon.

    3. Siapkan Cairan Pembersih

    Setelah carport disapu, langkah berikutnya adalah menyiapkan cairan pembersih. Penghuni rumah bisa mencampur air hangat dan cairan pembersih serbaguna yang dijual di pasaran.

    Setelah itu, tuangkan cairan pembersih ke seluruh lantai carport dan diamkan selama 10-15 menit. Kemudian, gosok menggunakan sikat untuk membersihkan carport dari noda hitam bekas arang serta debu.

    4. Bilas Lantai dengan Air Bersih

    Langkah berikutnya adalah membilas seluruh lantai carport dengan air bersih. Penghuni rumah bisa menyiramnya dengan bak berisi air atau semprot dengan selang air. Untuk cara siramnya sebaiknya dilakukan dari atas lalu ke bawah.

    Jika masih ada sisa sabun yang menempel di carport, bilas lagi dengan air sampai bersih. Cek juga apakah noda hitam bekas arang sudah bersih sempurna atau belum.

    5. Keringkan Carport

    Apabila carport masih dalam kondisi basah, sebaiknya jangan langsung memasukkan kendaraan. Sebab, ban mobil atau sepeda motor bisa membuat lantai jadi kotor lagi.

    Maka dari itu, sebaiknya tunggu lantai carport sampai benar-benar kering. Jika sudah kering, silahkan detikers parkir kendaraan lagi ke dalam carport agar aman.

    Tips Mengatasi Noda Membandel di Carport

    Mungkin saat bakar-bakar sate di carport, detikers tak sengaja menumpahkan minyak atau kecap manis ke lantai. Jika dibiarkan, hal ini bisa menimbulkan noda yang sulit hilang.

    Ada cara mudah mengatasi noda membandel di carport, yakni menggunakan serbuk kayu yang ditabur ke area yang bernoda. Diamkan selama 1-2 hari agar serbuk gergaji dapat menyerap noda tersebut.

    Jika sudah, kamu bisa membersihkan serbuk gergaji dengan sapu atau vacuum cleaner. Kalau masih ada sisa noda, coba hilangkan dengan cairan pembersih dan gosok secara perlahan. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan keringkan menggunakan kain lap.

    Itu dia cara bersihkan noda hitam bekas arang dari bakar-bakaran sate di carport. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Ini 6 Tips Membersihkan Sajadah dengan Benar


    Jakarta

    Sajadah merupakan alas yang digunakan untuk salat. Pada umumnya, sajadah menggunakan jenis bahan katun, beludru, taslan, sutera, hingga suede.

    Apabila digunakan terus-menerus maka sajadah akan cepat kotor dan bisa mengeluarkan bau tak sedap. Hal ini tentu dapat mengganggu konsentrasi kamu saat melaksanakan salat.

    Jika sajadah terlihat kotor, sudah saatnya untuk dicuci dan dibersihkan. Namun, mencuci sajadah juga tidak bisa dilakukan sembarangan.


    Lantas, bagaimana cara mencuci sajadah yang benar? Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.

    Cara Mencuci Sajadah yang Baik dan Benar

    Sebagai umat muslim, tentu kamu harus menjaga alat salat dalam kondisi bersih dan wangi. Dilansir situs NU Online, Selasa (10/6/2025), Allah SWT juga menyukai tempat-tempat yang bersih. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda,

    إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ , نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ , كَرِيمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ , جَوَادٌ يُحِبُّ الْجُودَ , فَنَظِّفُوا أَفْنِيَتَكُمْ

    Artinya: “Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kekayaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR Tirmidzi)

    Nah, ada sejumlah tips untuk membersihkan sajadah dengan baik dan benar. Dikutip dari situs Saku Laundry, berikut langkah-langkahnya:

    1. Perhatikan Bahan Sajadah

    Tips yang pertama adalah memperhatikan bahan sajadah yang akan dicuci. Langkah ini dilakukan agar proses mencuci jadi lebih mudah dan meminimalisir kerusakan yang dipicu oleh cairan deterjen, pewangi, atau alat mesin cuci itu sendiri.

    Khusus sajadah berbahan sutera atau katun, kamu perlu hati-hati saat mencucinya karena lebih rentan rusak jika dicuci memakai deterjen biasa. Untuk sajadah dengan jenis kain itu sebaiknya dicuci dengan teknik dry cleaning.

    2. Pakai Cairan Pembersih Pakaian

    Agar noda yang menempel di sajadah bisa hilang, pastikan kamu menggunakan cairan pembersih khusus pakaian. Cairan tersebut bisa kamu beli di mini market dengan harga terjangkau.

    Dengan menggunakan cairan pembersih, maka kuman dan bakteri yang menempel di sajadah dapat terangkat. Selain itu, cairan pembersih juga bisa membuat sajadah jadi lebih wangi dan terasa segar.

    3. Jangan Dicampur dengan Pakaian Lain

    Saat mencuci sajadah, pastikan kamu tidak mencampurnya dengan pakaian lain ke dalam mesin cuci, seperti kaus, celana, atau pakaian dalam. Langkah ini dilakukan agar proses pencucian sajadah lebih maksimal sekaligus tidak bikin kotor pakaian lain.

    4. Bilas Sajadah dengan Air Bersih

    Setelah sejadah dicuci di mesin cuci, sebaiknya bilas dengan air bersih sebanyak 2-3 kali. Cara ini dilakukan agar sisa deterjen dan busa yang menempel di sela-sela sajadah dapat hilang secara menyeluruh.

    5. Keringkan Sajadah

    Tahap berikutnya adalah mengeringkan sajadah dengan cara digulung. Hal ini dapat mengeluarkan banyak air yang terkumpul di dalam sajadah.

    Disarankan untuk tidak memeras sajadah agar air cepat turun. Soalnya, cara tersebut dapat merusak bahan dan akhirnya tidak bisa digunakan lagi.

    Jika ingin cepat kering, kamu bisa menggunakan mesin cuci untuk mengeringkan sajadah. Gunakan mode sedang atau standar pada mesin cuci agar tidak merusak serat kain.

    6. Jangan Dijemur di Bawah Sinar Matahari

    Perlu diingat, hindari menjemur sajadah di bawah sinar matahari langsung karena dapat merusak bahan. Selain itu, sinar matahari juga dapat membuat warna kain jadi memudar sehingga terlihat jelek.

    Apabila ingin dikeringkan di luar rumah, pastikan tidak terpapar sinar matahari langsung. Letakkan sajadah di tempat terbuka atau bisa menggunakan kipas angin agar sajadah cepat kering.

    Itulah enam tips membersihkan sajadah dengan benar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Trik Bersihkan Cermin Biar Tetap Kinclong


    Jakarta

    Cermin perlu dibersihkan agar bisa tetap digunakan dengan nyaman. Cermin yang kotor tentunya akan mengganggu pemakainya karena tidak bisa melihat tampilan dengan jelas.

    Nah, untuk membersihkannya ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar cermin semakin kinclong. Bukan hanya cairan pembersih yang digunakan, tapi teknik membersihkannya juga perlu diperhatikan agar cermin tidak mudah kotor.

    Lalu bagaimana cara membersihkan cermin agar tetap bersih mengkilap? Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


    Cara Membersihkan Cermin

    1. Campurkan Air dengan Cuka

    Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol dan kocok hingga rata. Gunakan air suling jika di rumah adanya air sadah. Namun, jika menggunakan pembersih komersial, tak perlu melewati langkah ini.

    2. Semprotkan Cairan Pembersih atau Campuran Air dan Cuka

    Semprotkan campuran cuka atau pembersih kaca langsung pada kain, bukan langsung pada cermin. Dengan cara ini, pembersih tidak meresap ke balik lapisan perak, yang dapat menimbulkan noda hitam atau karat.

    3. Lap Cermin

    Untuk hasil terbaik, sebaiknya lap cermin dengan pola S yang rapat dari atas ke bawah. Pastikan untuk membersihkan cermin dalam satu usapan.

    Trik Membersihkan Cermin

    1. Bersihkan Bingkai Cermin Terlebih Dahulu

    Jika cermin memiliki bingkai atau dudukan, luangkan waktu untuk membersihkannya terlebih dahulu. Jika membersihkan bingkai setelah cermin, kemungkinan besar harus membersihkan ulang cermin untuk menghilangkan residu atau noda dari proses pembersihan bingkai.

    2. Pembersih yang Digunakan

    Pilih pembersih yang diformulasi khusus untuk kaca. Selain itu, bisa juga membersihkan kaca dengan campuran bahan alami, seperti campuran air dan cuka putih.

    Membersihkan cermin dengan campuran tersebut juga mencegah cermin kamar mandi beruap (setelah mandi) selama sekitar satu minggu. Untuk meningkatkan kemampuan menghilangkan kabut, semprotkan campuran tersebut langsung ke cermin dan diamkan sebentar sebelum menyekanya.

    3. Lap yang Digunakan

    Lap yang digunakan untuk membersihkan cermin juga bisa mempengaruhi kebersihan cermin. Sebaiknya bersihkan cermin menggunakan lap microfiber atau kain bebas serat karena tidak meninggalkan sisa debu, serat, kertas, atau sisa tinta pada cermin dibandingkan dengan membersihkan dengan koran atau tisu. Jika tetap ingin membersihkan dengan koran, gunakan koran yang lama untuk mengurangi tinta yang bisa menempel di cermin.

    Itulah beberapa trik membersihkan cermin agar tetap kinclong. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersihkan Jendela Nggak Bisa Asal, Ini Cara yang Tepat Menurut Ahli


    Jakarta

    Membersihkan jendela merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan secara rutin. Hal ini agar rumah terlihat rapi dan bersih sekaligus merawat jendela agar tetap kinclong.

    Meski begitu, masih ada sejumlah orang yang tak tahu cara membersihkan jendela dengan benar. Alhasil, jendela bukan tampak kinclong tapi malah makin terlihat kotor dan kusam.

    Jika masih bingung bagaimana cara membersihkan jendela yang benar, jangan khawatir. Simak tips bersihkan jendela dengan tepat menurut ahli dalam artikel ini.


    Membersihkan jendela tak sekadar menyemprotkan air dan mengelapnya dengan kain kering. Jika salah dalam prosesnya, jendela bisa tampak semakin kusam.

    Direktur eksekutif Home Care & Cleaning Lab Carolyn Forte membagikan sejumlah cara membersihkan jendela yang tepat. Dilansir situs Good Housekeeping, Rabu (2/7/2025), berikut tipsnya.

    Cara Bersihkan Jendela

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan jendela.

    1. Bersihkan Debu di Jendela

    Langkah yang pertama adalah dengan membersihkan debu yang menempel di kaca, bingkai, hingga sudut-sudut jendela. Kamu bisa membersihkannya dengan kemoceng, kain kering halus, atau vacuum cleaner.

    Jika detikers memakai gorden, lepas gorden tersebut dan segera cuci dengan air dan pewangi.

    2. Bersihkan Kasa Jendela

    Apabila detikers memakai kasa jendela, lepas kasa tersebut dan bersihkan dengan vacuum cleaner atau kemoceng untuk mengangkat seluruh debu. Kasa yang terlihat sangat kotor dapat dicuci dengan air hangat dan sabun, lalu bilas hingga seluruh kotoran yang menempel hilang secara menyeluruh.

    3. Semprot Jendela dengan Cairan Pembersih

    Setelah debu dibersihkan secara menyeluruh, kini saatnya membersihkan jendela dengan cairan pembersih. Semprot cairan dari bagian atas hingga bawah jendela agar bisa bersih secara maksimal.

    4. Bersihkan Jendela Pakai Kain

    Langkah selanjutnya adalah membersihkan jendela menggunakan kain microfiber atau tisu bebas serat. Bersihkan jendela dari bagian atas hingga bawah jendela secara perlahan. Jika ditemukan ada noda membandel, bersihkan lagi dengan cara menyemprotkan cairan dan lap menggunakan kain.

    5. Bersihkan Jendela Bagian Luar

    Membersihkan jendela rumah tak hanya bagian dalamnya saja, tapi juga area luar. Untuk tahapannya tetap sama, yakni bersihkan debu yang menempel, semprot dengan cairan pembersih, kemudian lap kaca dengan kain microfiber secara menyeluruh.

    Kotoran dan debu yang menempel biasanya lebih banyak di bagian jendela luar. Jadi, detikers harus membersihkannya dengan tenaga ekstra.

    6. Keringkan Jendela

    Setelah membersihkan bagian jendela luar dan dalam, keringkan dengan kain microfiber. Cek kembali untuk memastikan tidak ada sisa cairan atau noda yang menempel di jendela.

    7. Pasang Kembali Gorden dan Kasa

    Setelah semuanya dibersihkan, langkah terakhir adalah pasang kembali gorden dan kasa ke jendela dengan tepat.

    Demikian tips membersihkan jendela yang tepat menurut ahli. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Campuran 3 Bahan Ini Ampuh Bersihkan Jendela Sampai Kinclong


    Jakarta

    Pada umumnya, banyak pemilik rumah yang membersihkan jendela dengan cairan khusus pembersih kaca. Cairan ini punya zat yang dapat mengikis kotoran dan membuat jendela terlihat lebih bersih dan kinclong.

    Meski begitu, harga cairan tersebut terkadang cukup mahal. Apabila membeli cairan yang harganya murah terkadang kurang efektif untuk membasmi kotoran membandel di jendela.

    Namun jangan khawatir, kamu dapat menggunakan tiga bahan sederhana yang disebut ampuh membersihkan jendela. Penasaran apa saja bahan tersebut? Simak dalam artikel ini.


    3 Bahan Sederhana yang Ampuh Bersihkan Jendela

    Dikutip dari Good Housekeeping, Jumat (4/7/2025), tiga bahan sederhana yang ampuh membersihkan jendela adalah cuka, sabun cuci piring, dan air. Kombinasi ketiganya dinilai ampuh untuk mengatasi debu dan noda di jendela.

    Sejumlah penelitian mengungkapkan kandungan asam pada cuka dapat mengangkat noda dan kotoran, sedangkan air dapat melarutkan kotoran serta zat asam agar tidak menempel di jendela. Untuk jenis cuka yang dipilih bisa menggunakan cuka putih atau cuka apel.

    Jika jendela sudah sangat kotor dan ada noda yang sulit hilang, kamu bisa menambahkan cairan pembersih cuci piring. Bagi kamu yang tidak suka aroma cuka dapat menambahkan minyak esensial seperti jeruk, serai, lavender, atau papermin.

    Ingin tahu cara menggunakan ketiga bahan tersebut untuk membersihkan jendela? Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • 2 gelas air
    • 1/2 cangkir cuka putih atau cuka apel
    • 2 tetes sabun cuci piring
    • 1-2 tetes minyak esensial sesuai keinginan (opsional)
    • Setelah itu, campurkan semua bahan ke dalam wadah dan tuang ke dalam botol semprot
    • Sebelum digunakan, kocok botol terlebih dahulu dan semprotkan ke seluruh permukaan jendela.

    Apabila kamu tinggal di lingkungan yang airnya mengandung kadar mineral tinggi, disarankan memakai air suling untuk membersihkan jendela. Selain itu, air suling bisa digunakan dalam jangka waktu lama sehingga kamu tak perlu repot-repot membuatnya lagi.

    Kamu juga bisa menambahkan alkohol dengan kandungan 70% ke dalam botol semprot. Kandungan alkohol yang tinggi dinilai efektif mengangkat kotoran dan debu yang menempel di jendela dengan cepat.

    Demikian tiga bahan sederhana yang bisa digunakan untuk membersihkan jendela secara ampuh. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Noda di Kamar Mandi Bisa Hilang Pakai 4 Bahan Sederhana Ini!


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu area di rumah yang paling cepat kotor. Meski terkena air hampir setiap hari, tapi justru dapat menimbulkan noda dan kotoran yang menempel di lantai dan dinding.

    Kamar mandi bisa jadi sangat kotor karena disebabkan oleh beberapa hal. Dikutip dari Better Homes & Gardens, Minggu (6/7/2025), penyebab utamanya karena tumbuh jamur dan lumut akibat udara di kamar mandi yang terlalu lembap.

    Penyebab lainnya karena kerak sabun yang menempel di keramik. Setelah mandi, mungkin kamu tidak sadar masih ada sisa busa sabun yang menempel di dinding ataupun lantai.


    Sebenarnya, kamu dapat mengatasi noda tersebut dengan cairan pembersih khusus. Namun, ada juga bahan-bahan sederhana yang bisa digunakan untuk mengangkat noda membandel. Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Noda yang Menempel di Kamar Mandi

    Membersihkan noda yang menempel di lantai dan dinding kamar mandi ternyata sangat mudah. Dilansir situs The Tiles House, berikut bahan-bahan alami yang bisa dipakai untuk membersihkan kamar mandi:

    1. Baking Soda

    Tips yang pertama adalah memakai baking soda. Bahan ini dinilai efektif untuk mengangkat noda membandel, terutama pada keramik lantai dan dinding kamar mandi.

    Cara pakainya cukup mencampurkan baking soda dengan air hingga membentuk pasta, lalu oleskan ke bagian yang terdapat noda. Setelah itu, gosok dengan perlahan dengan spons atau sikat, kemudian bilas dengan air sampai bersih.

    2. Cuka

    Kandungan zat asam pada cuka dinilai ampuh untuk menyingkirkan noda hingga kotoran di kamar mandi. Cara penggunaannya cukup sederhana, campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke lantai dan dinding yang terdapat noda.

    Diamkan selama kurang lebih 15 menit agar cuka dapat bereaksi terhadap noda tersebut. Jika sudah, gosok dengan sikat dan bilas pakai air bersih. Jangan lupa cek kembali apakah masih ada sisa noda atau tidak.

    3. Air Jeruk Lemon

    Tak hanya menyegarkan tubuh, perasan air jeruk lemon bisa dimanfaatkan untuk membersihkan kamar mandi lho. Caranya gampang, cukup peras jeruk lemon segar ke dalam wadah, lalu siram ke area yang terdapat noda di kamar mandi.

    Diamkan sekitar 10 menit agar air jeruk dapat beraksi, lalu gosok dengan sikat sampai bersih. Langkah terakhir, bilas dengan air bersih agar noda ikut larut.

    4. Pasta Gigi dan Soda Kue

    Kombinasi antara pasta gigi dan soda kue ternyata dapat digunakan untuk mengatasi noda. Campurkan pasta gigi dan soda kue dalam wadah, lalu aduk hingga merata.

    Setelah itu, oleskan bahan tersebut ke area yang penuh dengan noda dan kotoran di kamar mandi. Gosok agak keras dengan spons atau sikat, kemudian bilas dengan air sampai bersih.

    Demikian empat cara membersihkan noda di kamar mandi dengan bahan alami. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbaiki Lantai Keramik Retak Harus Dibongkar? No, Pakai Cara Ini Aja


    Jakarta

    Lantai keramik sewaktu-waktu bisa retak atau pecah. Biasanya hal itu terjadi kalau lantai terkena benturan keras atau tekanan yang besar.

    Selain itu, keramik yang terkena sumber panas juga bisa menyebabkan guratan retak. Retakan itu akan semakin jelas ketika lantai diberi tekanan.

    Lantai keramik rusak kemungkinan juga bisa terjadi karena proses pemasangan yang kurang tepat. Bagian bawah ubin tidak ada pengikat yang erat antara partikel dengan agregat, sehingga keramik terdengar kopong atau kosong ketika diketuk.


    Jika menemukan lantai keramik retak, sebaiknya segera diperbaiki. Sebab, keramik rusak bakal merusak estetika rumah. Lalu, keramik retak biasanya memiliki ujung-ujung tajam yang berisiko melukai penghuni rumah.

    Untuk memperbaiki ubin keramik retak, pemilik rumah tidak harus membongkar lantai. Semua tergantung tingkat kerusakan lantai. Terkadang pemilik hanya perlu menggunakan lem untuk mengatasi lantai keramik pecah.

    Lalu, bagaimana cara memperbaiki lantai keramik retak? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Perbaiki Lantai Keramik Retak Tanpa Dibongkar

    Inilah langkah-langkah untuk menyambung kembali keramik retak tanpa harus membongkarnya, dikutip dari Home Decor Bliss.

    1. Bersihkan Retakan

    Pertama, pemilik perlu membersihkan ubin keramik untuk melihat jalur retakannya. Gunakan amplas atau pengikis ke dalam retakan untuk mengikis bagian yang terlalu tajam. Lalu, gunakan cairan pembersih atau sabun cuci piring untuk membersihkan kotoran pada keramik.

    2. Oleskan Epoxy

    Selanjutnya, oleskan epoxy untuk mengisi retakan. Caranya dengan menyiapkan campuran epoxy mengikuti petunjuk yang tertera pada kemasan. Kemudian, siapkan karton atau alat khusus untuk meratakan permukaan.

    Tuang epoxy ke retakan keramik dan tunggu hingga mengeras. Pemilik bisa memakai tusuk gigi untuk mengaplikasikan epoxy ke retakan yang tipis. Untuk retakan yang lebar, gunakan alat dengan permukaan yang rata. Namun, hindari penggunaan pisau karena epoxy akan cepat mengeras.

    3. Kikis Kelebihan Epoxy

    Terkadang pemilik menuang terlalu banyak epoxy, sehingga menyebar ke bagian lain. Jika demikian, rapikan dengan cara mengikis bagian tersebut. Segera lakukan langkah ini sebelum epoxy mengeras.

    4. Cat Bekas Retakan

    Terakhir, epoxy yang sudah mengering dapat dicat agar terlihat seperti baru. Gunakan kuas tipis untuk mengecat bekas retakan pada ubin.

    Pilihlah cat yang warnanya mirip dengan keramik dan finish-nya mengkilap. Lalu, sebaiknya gunakan cat berbahan dasar minyak agar tidak mudah pudar kalau terkena air.

    Itulah cara mudah memperbaiki lantai keramik retak tanpa perlu dibongkar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Sudah Capek Pel Lantai Malah Muncul Bau Amis, Ternyata Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Rumah yang bersih dan wangi membuat penghuni betah tinggal di dalamnya. Nah, salah satu cara untuk merawat rumah adalah rajin mengepel lantai.

    Penghuni rumah bisa berjalan di sekitar rumah di atas lantai yang kesat dan bersih habis dipel. Rumah akan semakin nyaman kalau lantai memancarkan aroma yang menyegarkan.

    Akan tetapi, penghuni rumah nggak boleh sembarangan ngepel. Cara ngepel yang kurang tepat membuat lantai tetap kotor dan malah mengeluarkan bau amis.


    Jika penghuni mendapati lantai bau amis setelah dipel, kemungkinan ada yang salah dengan metode ngepelnya. Jangan sampai sudah capek ngepel lantai malah berujung sia-sia. Simak apa saja penyebab dan cara mengatasi lantai bau amis berikut ini.

    Penyebab Lantai Bau Amis Habis Ngepel

    Inilah beberapa faktor yang membuat lantai bau amis beserta tips membersihkannya dengan benar, dikutip dari Cleanipedia.

    1. Air Pel Kotor

    Lantai bau amis setelah dipel bisa disebabkan penggunaan air yang kotor. Penghuni harus rajin mengganti air pel dengan yang bersih. Jangan gunakan air yang sudah butek dan berbau.

    2. Ember Kotor

    Ember pel yang sering digunakan lama-lama bakal kotor dan meninggalkan kerak. Lantai tidak akan bersih maksimal kalau menggunakan air pel yang ditampung dalam ember kotor.

    Oleh karena itu, ember perlu dibersihkan dan dikeringkan setiap habis digunakan. Akan lebih baik jika menjemur ember di bawah sinar matahari untuk membantu proses sanitasi.

    3. Kain Pel Kotor

    Selain itu, bau tak sedap pada lantai dapat bersumber dari kain pel yang kotor. Tentunya, pel tidak akan bersih maksimal kalau dibersihkan menggunakan kain kotor.

    Jaga kebersihan pel dengan mencucinya secara rutin dengan detergen, lalu jemur kain pel hingga kering. Kain pel yang disimpan dalam kondisi lembap akan timbul bau amis.

    Selain itu, sebaiknya mengganti kain pel setiap tiga bulan sekali. Sebab, kain pel yang sering digunakan bakal usang.

    4. Tidak Pakai Cairan Pembersih dan Pewangi

    Bau amis sebenarnya pertanda bahwa lantai belum bersih. Penghuni perlu membasmi kuman dan bakteri penyebab bau menggunakan cairan pembersih lantai. Lalu, pilih pembersih lantai yang mengandung pewangi agar lantai mengeluarkan aroma yang segar.

    5. Metode Ngepel Kurang Tepat

    Terakhir, cara mengepel yang kurang tepat membuat lantai kurang bersih, sehingga memicu bau amis. Pastikan untuk menggunakan alat dan metode ngepel yang cocok dengan jenis lantai. Lantai keramik biasanya lebih fleksibel dibersihkan dengan berbagai jenis kain pel.

    Jika memakai kain pel dengan kepala berupa rumbai-rumbai tali, gunakan gerakkan menyerupai angka delapan. Sementara pel yang terbuat dari spons bisa menggunakan gerakan maju mundur buat mengepel lantai.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi bau amis pada lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com