Tag: cara membersihkan mesin cuci

  • Cara Ampuh Membersihkan Mesin Cuci Berdasarkan Jenisnya, Lengkap!


    Jakarta

    Membersihkan mesin cuci perlu dilakukan. Dengan membersihkan mesin cuci dapat mencegah penumpukan kotoran, jamur, sisa detergen hingga endapan mineral dari air yang digunakan.

    Waktu yang tepat untuk membersihkan mesin cuci beragam, tergantung pada daerah tempat tinggal dan tipe mesin cuci yang digunakan. Jika kamu menggunakan mesin cuci yang memiliki pintu di bagian atas maka harus dibersihkan setidaknya 2 kali dalam setahun.

    Apabila kamu tinggal di daerah dengan air sadah, maka kamu harus membersihkannya setiap 3 bulan sekali untuk mencegah adanya endapan mineral. Sementara itu, jika kamu menggunakan mesin cuci dengan pintu depan harus membersihkannya setiap bulan.


    Mesin cuci harus lebih sering dibersihkan apabila pakaian yang dicuci sangat kotor atau kamu tinggal di daerah yang panas dan lembab di mana jamur akan lebih sering menjadi masalah. Selain membersihkan tabung mesin cuci, setiap dispenser atau tempat menaruh sabun juga harus dibersihkan setiap 4-6 minggu sekali agar tetap berfungsi dengan baik.

    Bagaimana cara membersihkan mesin cuci? Dilansir dari The Spruce berikut ini caranya.

    Bahan yang Dibutuhkan

    1. Untuk Mesin Cuci Pintu Atas

    – 1 liter pemutih klorin

    2. Untuk Mesin Cuci Pintu Depan

    – 1/2 cangkir pemutih klorin

    – Hidrogen peroksida (opsional)

    3. Untuk Dispenser Mesin Cuci

    – 1 cangkir cuka putih

    Alat-alat yang dibutuhkan

    1. Untuk Mesin Cuci Pintu Atas

    – Air panas

    – Gelas pengukur

    2. Untuk Mesin Cuci Pintu Depan

    – Kain lembut

    – Gelas pengukur

    – Air hangat

    3. Untuk Dispenser Mesin Cuci

    – Gelas pengukur

    – Sikat botol kecil (opsional)

    Cara Membersihkan Mesin Cuci Pintu Atas

    Mesin Cuci Dua Tabung Sharp Super Aquamagic ES-T85NT-PK/LC 8 kgMesin cuci pintu atas Foto: dok. Sharp Indonesia

    Untuk membersihkan mesin cuci pintu atas, pastikan tidak ada cucian maupun detergen di dispenser mesin cuci. Perlu diperhatikan, pastikan tidak menambahkan pemutih dan cuka dalam waktu bersamaan karena bisa menghasilkan gas klorin beracun yang sangat berbahaya. Buka pintu atau jendela atau nyalakan exhaust fan agar memiliki ventilasi yang baik.

    1. Isi Air Panas ke dalam Mesin Cuci

    Gunakan pengaturan mesin cuci untuk mengisi tabung mesin cuci dengan air panas, hentikan sebelum masuk proses penggilingan. Gunakan pengaturan suhu terpanas di mesin cuci kamu.

    2. Tambahkan Klorin Pemutih

    Tambahkan 1 liter klorin pemutih ke dalam air panas tanpa detergen.

    3. Jalankan Siklus Cuci Lengkap

    Biarkan mesin cuci menjalankan siklus pencucian dan putaran terlama sehingga mesin dapat membilas dan mengeringkan sepenuhnya. Pastikan pemutih telah hilang seluruhnya sebelum langkah berikutnya.

    4. Isi Lagi dengan Air Panas

    Gunakan pengaturan mesin cuci untuk mengisi tabung mesin cuci dengan air panas, hentikan sebelum masuk proses penggilingan.

    5. Jalankan Siklus Cuci Lengkap

    Biarkan mesin cuci menjalankan siklus pencucian dan putaran terlama sehingga mesin dapat membilas dan mengeringkan sepenuhnya.

    Cara Membersihkan Mesin Cuci Pintu Depan

    Ilustrasi Tips Memilih Mesin CuciMesin cuci pintu depan Foto: iStock

    1. Tambahkan Klorin Pemutih ke Dispenser

    Tambahkan 1/2 cangkir pemutih ke wadah detergen pada laci dispenser mesin cuci. Lalu, isi kompartemen dispenser pemutih dengan pemutih klorin hingga tingkat tertinggi.

    2. Jalankan Siklus Normal Mesin Cuci

    Atur mesin cuci untuk menjalankan siklus normal dengan air hangat.

    3. Lap Segel dan Pintu

    Setelah siklus selesai, gunakan kain lembut yang dapat menyerap untuk mengeringkan sekitar bukaan pintu mesin cuci, paking fleksibel, dan kaca pintu. Ini akan membantu memastikan sisa jamur (yang mungkin terbunuh oleh pemutih) dapat dihilangkan.

    Cara Membersihkan Dispenser Mesin Cuci

    Dispenser mesin cuci perlu dibersihkan secara teratur. Terlalu banyak detergen menyebabkan busa meluap sementara terlalu banyak cairan pelembut bisa meninggalkan noda biru atau berminyak pada pakaian dan pemutih justru bisa merusak pakaian berwarna. Berikut ini cara membersihkan dispenser mesin cuci.

    1. Pastikan tidak ada pakaian di dalam mesin cuci

    2. Panaskan 1 cangkir cuka putih di dalam microwave atau panci kecil

    3. Bersihkan dispenser mesin cuci

    Tuang cuka yang sudah di Panaskan ke dalam dispenser dan dimakan beberapa menit. Kamu juga bisa menggunakan 1 cangkir hidrogen peroksida yang tidak dipanaskan alih-alih cuka putih yang dipanaskan.

    4. Jalankan siklus normal pada mesin cuci

    Selanjutnya, jalankan mesin cuci dengan siklus normal. Cuka akan masuk ke dalam air cucian dan akan membantu menghilangkan penumpukan kotoran sebelum dibilas.

    5. Bersihkan dispenser yang bisa dilepas

    Jika kamu punya dispenser yang bisa dilepas, rendam di dalam cuka hangat dan bersihkan dengan air bersih. Lalu taruh kembali di dalam mesin cuci. Jika dispenser tidak bisa dilepas, Bersihkan dengan sikat botol.

    Itulah cara membersihkan mesin cuci. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanda Mesin Cuci Perlu Segera Dibersihkan, Cek Sekarang!


    Jakarta

    Mesin cuci merupakan salah satu perangkat pembersih yang mudah sekali kotor. Terutama ketika pakaian yang dibersihkan terdapat noda membandel, kotoran padat, dan lainnya.

    Mesin cuci tidak dapat membersihkan dirinya sendiri. Kebanyakan mesin cuci juga tidak memiliki tombol untuk membersihkan secara otomatis. Kita perlu memeriksa sendiri dan membersihkannya secara teratur.

    Mesin cuci yang kotor dapat berpengaruh pada hasil cucian, dari yang biasanya wangi dan pengerjaannya cepat, justru bisa sebaliknya.


    Lantas, kapan kita harus membersihkan mesin cuci?

    Dilansir Good Housekeeping, berikut beberapa tanda mesin cuci yang kotor dan perlu dibersihkan.

    1. Filter Bau

    Mesin cuci memiliki filter yang fungsinya sebagai menangkap serat dan kotoran agar tidak masuk dan menyumbat saluran air dan pembuangan. Filter ini biasanya berada di depan tabung mesin cuci.

    Tanda bahwa filter perlu dibersihkan adalah muncul bau tak sedap dari mesin cuci seperti bau telur busuk. Bau ini muncul dari pertumbuhan bakteri.

    Cara membersihkannya dengan menyiapkan wadah kecil sebagai penampung kotoran atau air agar ketika filter dibuka tidak tumpah ke lantai. Kemudian, buang semua kotoran di filter ke dalam wadah tersebut, termasuk yang masih berada di dalam mesin cuci. Gosok area di sekitar filter dengan sikat gigi untuk membersihkan noda membandel. Setelah bersih pasang kembali filter tersebut.

    2. Pertumbuhan Jamur

    Mesin cuci mudah sekali lembap karena dari yang semula basah, tiba-tiba kering dan biasanya dalam keadaan tertutup. Kondisi bagian dalam mesin cuci ini rentan menjadi area pertumbuhan jamur. Periksa area sekitar tutup tabung, dinding tempat meletakkan pakaian, hingga buih-buih di dasar mesin cuci.

    Apabila ditemui ciri-ciri seperti noda yang sulit hilang, ambil bahan pembersih anti jamur khusus untuk mesin cuci, lalu gosok secara perlahan.

    3. Terdapat Sisa Detergen di Mesin Cuci

    Bagi yang menggunakan pelembut atau pewangi cair, pasti ada kejadian penuangan cairan tersebut sembarangan dan tidak rapi, alhasil ada sisa-sisa cairan yang menempel di mesin cuci.

    Hal ini bisa memicu pertumbuhan jamur. Cara mengatasinya dengan keluarkan laci deterjen dan bersihkan dengan air sabun hangat. Pakai sikat gigi bekas untuk menggosok celah-celahnya. Kemudian biarkan hingga kering sebelum dipasang kembali.

    Untuk bagian yang tidak bisa dibuka atau dipisahkan dari mesin cuci, coba pakai kain mikrofiber lembap. Saat membersihkan bagian ini, pastikan mesin cuci tidak sedang terhubung ke listrik.

    4. Panel Kontrol Berdebu

    Sebenarnya hal wajar apabila bagian luar mesin cuci berdebu karena letaknya berada di luar. Namun, jangan sampai dibiarkan debu menumpuk karena debu tersebut bisa masuk ke dalam tabung pakaian dicuci.

    Cara membersihkannya mudah dengan diusap memakai kain mikrofiber atau setelah digunakan cukup ditutup.

    5. Pakaian Bau Apek dan Kasar

    Mesin cuci yang sudah mengeluarkan bau seperti telur busuk tentu akan mempengaruhi kualitas air di dalam mesin cuci. Hal ini juga akan berdampak pada hasil cucian.

    Kemudian, mesin cuci yang jarang dibersihkan juga bisa menjadi tempat yang penuh dengan kerak kapur. Air yang sudah terkontaminasi bisa merusak bahan pakaian sehingga setelah dicuci terasa kasar. Apabila dibiarkan efeknya bisa membahayakan kulit pemakai yang sensitif.

    Waktu yang Tepat Membersihkan Mesin Cuci

    Mesin cuci sebaiknya dicek dan dibersihkan setiap sebulan sekali pada suhu 60°C atau lebih tinggi untuk mengatasi bakteri. Gunakan pembersih khusus mesin cuci setiap 3-6 bulan untuk pembersihan menyeluruh, sekaligus membersihkan area deterjen dan filter.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com