Tag: cara membersihkan plafon

  • Lengkap! Cara Membersihkan Plafon dan Jenis-jenisnya



    Jakarta

    Langit-langit atau plafon rumah adalah salah satu bagian rumah yang cukup jarang dibersihkan. Karena letaknya yang tinggi dan di atas, kebanyakan orang sering kali lupa atau malas untuk membersihkan bagian ini. Padahal, plafon rumah bisa menjadi sangat kotor seiring waktu karena berbagai benda seperti debu, minyak, dan partikel lainnya menempel di atasnya.

    Ada beberapa faktor yang memengaruhi seberapa sering plafon rumah harus dibersihkan. Jika kamu merokok, tinggal di daerah berpolusi, memiliki kelembapan tinggi, atau memiliki masalah alergi, disarankan untuk membersihkan plafon setiap dua bulan sekali. Namun, jika tidak terpengaruh oleh faktor-faktor tersebut, membersihkan plafon setiap tiga hingga enam bulan sekali pun sudah cukup.

    Mengutip dari laman Martha Stewart, begini cara mudah membersihkan plafon rumah sesuai bentuknya.


    Cara Membersihkan Plafon Datar

    1. Persiapkan alat ringan seperti kemoceng dan tangga teleskopik ekstra panjang.
    2. Gunakan larutan pembersih serbaguna atau buat sendiri dengan campuran sabun cuci piring dan air.
    3. Letakkan terpal di lantai untuk tempat debu.
    4. Semprotkan larutan pembersih ke kain mikrofiber dan bersihkan langit-langit secara menyeluruh.
    5. Ganti kain pel jika sudah kotor dan selesaikan dengan mengelap langit-langit menggunakan kain kering.
    6. Akhiri dengan membersihkan lantai menggunakan penyedot debu/vacuum cleaner.

    Cara Membersihkan Plafon Bertekstur

    1. Letakkan terpal di lantai untuk menampung debu yang berjatuhan.
    2. Gunakan tangga, minta bantuan seseorang untuk memegangi tangga agar stabil.
    3. Pakai masker untuk melindungi diri dari debu.
    4. Gunakan penyedot debu/vacuum cleaner dengan sikat bulu lembut untuk menyedot debu dan kotoran dari langit-langit.
    5. Lakukan proses penyedotan dengan teliti sampai langit-langit bersih.
    6. Setelah selesai, angkat terpal dari lantai dan lanjutkan dengan menyedot debu dari lantai menggunakan vacuum cleaner.

    Selain bentuk plafonnya, kamu juga harus tahu cara membersihkan noda-noda yang menempel di plafon. Yuk, simak caranya di bawah ini!

    Cara Membersihkan Noda Membandel pada Plafon

    Untuk noda membandel yang tidak kunjung hilang, kamu bisa menggunakan campuran soda kue dan air.

    1. Campurkan 1 bagian air dengan 2 bagian soda kue dan sedikit sabun cuci piring cair.
    2. Oleskan tipis-tipis pada noda dan biarkan mengering.
    3. Semprot dengan pembersih serba guna dan bersihkan noda.
    4. Campurkan sabun cuci piring dengan air dan oleskan pada kain mikrofiber.
    5. Usapkan pada noda yang sudah diolesi campuran air dan soda kue tadi.

    Cara Membersihkan Noda Berbasis Air pada Plafon

    Jika noda yang ada di plafon adalah noda berbasis air, kamu cukup menggunakan pembersih serba guna karena noda ini cukup mudah hilang.

    1. Semprotkan noda dengan pembersih serba guna.
    3. Lap bersih dengan handuk mikrofiber.

    Cara Membersihkan Noda Berbasis Minyak pada Plafon

    Percikan minyak apa pun yang menempel di langit-langit saat memasak dapat diatasi dengan sabun cuci piring.

    1. Encerkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam air dan tuangkan ke dalam botol semprot.
    2. Semprotkan noda dan diamkan larutan sebentar.
    3. Basahi handuk atau kain dengan air hangat, lalu usapkan pada noda sampai terangkat dan bersih.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Plafon: Alat, Bahan dan Caranya


    Jakarta

    Walaupun membersihkan plafon bukan hal yang mudah, namun kamu harus tetap menjaga kebersihannya. Tidak perlu khawatir, kamu bisa coba membersihkan plafon secara menyeluruh dan efisien dengan beberapa tips dan trik berikut agar bersihnya lebih lama.

    Seberapa Sering Harus Membersihkan Plafon

    Untungnya, pembersihan plafon tidak perlu terlalu sering dilakukan. Karena memang digunakan sehari-hari, membuat plafon susah untuk dibersihkan, jadi agak susah untuk memastikan tetap bersih selama beberapa waktu. Dilansir dari The Spruce, Sabtu (6/4/2024) kamu bisa membersihkan plafon setiap dua tahun sekali, atau saat kamu pindah ke tempat baru.

    Peralatan

    1. Kemoceng dengan gagang yag bisa diperpanjang
    2. Penyedot debu dengan sambungan sikat
    3. Kain mikrofiber
    4. Roller cat
    5. Botol semprot
    6. Kain pel kering yang rata (opsional)


    Bahan

    1. Cuka putih
    2. Air
    3. Sabun cuci piring cair
    4. Spons melamin (opsional)
    5. Pembersih minyak (opsional)
    6. Pemutih (opsional)

    Cara Membersihkan Plafon

    1. Vakum atau Bersihkan Dengan Kemoceng

    Kamu bisa mulai membersihkan debu dan kotoran yang ada di permukaan. Hal ini bisa dilakukan dengan kemoceng bergagang panjang agar bisa dengan mudah menjangkau plafon atau dengan selang dan sikat penyedot debu. Bersihkan debu atau vakum plafon dengan perlahan, dari satu sisi ke sisi lainnya.

    2. Bersihkan Sudut-sudut dan Lis Plafon

    Jangan lupa untuk membersihkan sudut-sudut dan area di sekitar lis di mana debu bisa mudah menumpuk dari waktu ke waktu. Pakai kain mikrofiber kering untuk membersihkan debu dan menyeka area tersebut dengan hati-hati. Pastikan kamu membersihkan debu sebanyak mungkin, karena debu yang menempel kemungkinan ada yang menyebar ke area lain.

    3. Buat Campuran Pembersih

    Campuran pembersih terbaik untuk plafon adalah dengan larutan pembersih superstar-cuka. Campurkan 2 cangkir air hangat, 1/4 cangkir cuka, dan 1 sendok makan sabun cuci piring, lalu tuangkan ke dalam botol semprotan kosong.

    4. Semprotkan Campuran Pembersih

    Semprotkan larutan pembersih ke seluruh plafon, berhati-hatilah agar tidak ada bagian yang terlewat. Campuran harus disemprotkan secara menyeluruh tanpa membasahi plafon, sebab hal ini bisa menimbulkan kerusakan akibat air dan membuat plafon terlihat jelek.

    Lalu, ambil roller cat yang bersih dan lembab dengan gagang yang bisa diperpanjang dan roll di plafon. Lakukan secara perlahan dan merata, sebab hal ini berfungsi sebagai penggosokan yang lembut untuk campuran pembersih.

    5. Keringkan Plafon

    Ambil beberapa kain mikrofiber bersih dan mulai keringkan plafon yang baru saja dibersihkan. Usapkan kain dengan lembut ke atas dan ke bawah plafon, biarkan kain menyerap sisa cairan dari campuran pembersih.

    Kalau lengan pegal karena mengangkat untuk mengeringkan plafon, kamu bisa coba letakkan kain bersih di dasar pel lantai. Lalu, pegang kain pel secara terbalik mengarah ke atas, dan gunakan untuk mengeringkan plafon sampai kering.

    6. Membersihkan Noda Membandel

    Cari noda yang tersisa, berikut cara membersihkannya
    – Noda jelaga: Gunakan spons melamin untuk membersihkan noda jelaga yang kecil. Basahi spons dan oleskan sedikit minyak oles untuk menghilangkan noda jelaga
    – Noda minyak: Gunakan pembersih khusus anti minyak untuk menghilangkan noda minyak membandel, dan ikuti petunjuk dari produsennya
    – Noda air: Campurkan 9 sendok air dengan 1 sendok pemutih dalam botol semprot, lalu ulangi tiga sampai empat kali atau sampai noda hilang

    Tips Agar Plafon Tetap Bersih Lebih Lama

    Setelah membersihkan plafon, kamu bisa lakukan ini agar plafon tetap bersih lebih lama dengan mengikuti tips berikut
    1. Bersihkan sudut-sudut plafon secara rutin di mana debu dan kotoran mudah menumpuk. Lakukan langkah ini setiap bulan dengan menggunakan kemoceng.
    2. Bersihkan noda kecil segera untuk mencegahnya menjadi noda membandel di kemudian hari
    3. Kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan penghisap asap dapur untuk menyedot minyak dan kelembaban berlebih di dapur.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Plafon, Lengkap dengan Alat dan Caranya



    Jakarta

    Plafon merupakan salah satu bagian rumah yang cukup penting karena dapat melindungi panas dan air hujan. Ternyata, plafon juga perlu dibersihkan.

    Pembersihan plafon tidak perlu terlalu sering dilakukan. Dilansir dari The Spruce, kamu bisa membersihkan plafon setiap dua tahun sekali, atau saat kamu pindah ke tempat baru. Nah, berikut ini alat-alat dan bahan yang perlu kamu siapkan untuk membersihkan plafon.

    Peralatan

    1. Kemoceng dengan gagang yang bisa diperpanjang
    2. Penyedot debu dengan sambungan sikat
    3. Kain mikrofiber
    4. Roller cat
    5. Botol semprot
    6. Kain pel kering yang rata (opsional)


    Bahan

    1. Cuka putih
    2. Air
    3. Sabun cuci piring cair
    4. Spons melamin (opsional)
    5. Pembersih minyak (opsional)
    6. Pemutih (opsional)

    Cara Membersihkan Plafon

    1. Vakum atau Bersihkan Dengan Kemoceng

    Kamu bisa mulai membersihkan debu dan kotoran yang ada di permukaan. Hal ini bisa dilakukan dengan kemoceng bergagang panjang agar bisa dengan mudah menjangkau plafon atau dengan selang dan sikat penyedot debu. Bersihkan debu atau vakum plafon dengan perlahan, dari satu sisi ke sisi lainnya.

    2. Bersihkan Sudut-sudut dan Lis Plafon

    Jangan lupa untuk membersihkan sudut-sudut dan area di sekitar lis di mana debu bisa mudah menumpuk dari waktu ke waktu. Pakai kain mikrofiber kering untuk membersihkan debu dan menyeka area tersebut dengan hati-hati. Pastikan kamu membersihkan debu sebanyak mungkin, karena debu yang menempel kemungkinan ada yang menyebar ke area lain.

    3. Buat Campuran Pembersih

    Campuran pembersih terbaik untuk plafon adalah dengan larutan pembersih superstar-cuka. Campurkan 2 cangkir air hangat, 1/4 cangkir cuka, dan 1 sendok makan sabun cuci piring, lalu tuangkan ke dalam botol semprotan kosong.

    4. Semprotkan Campuran Pembersih

    Semprotkan larutan pembersih ke seluruh plafon, berhati-hatilah agar tidak ada bagian yang terlewat. Campuran harus disemprotkan secara menyeluruh tanpa membasahi plafon, sebab hal ini bisa menimbulkan kerusakan akibat air dan membuat plafon terlihat jelek.

    Lalu, ambil roller cat yang bersih dan lembab dengan gagang yang bisa diperpanjang dan roll di plafon. Lakukan secara perlahan dan merata, sebab hal ini berfungsi sebagai penggosokan yang lembut untuk campuran pembersih.

    5. Keringkan Plafon

    Ambil beberapa kain mikrofiber bersih dan mulai keringkan plafon yang baru saja dibersihkan. Usapkan kain dengan lembut ke atas dan ke bawah plafon, biarkan kain menyerap sisa cairan dari campuran pembersih.

    Kalau lengan pegal karena mengangkat untuk mengeringkan plafon, kamu bisa coba letakkan kain bersih di dasar pel lantai. Lalu, pegang kain pel secara terbalik mengarah ke atas, dan gunakan untuk mengeringkan plafon sampai kering.

    6. Membersihkan Noda Membandel

    Cari noda yang tersisa, berikut cara membersihkannya
    – Noda jelaga: Gunakan spons melamin untuk membersihkan noda jelaga yang kecil. Basahi spons dan oleskan sedikit minyak oles untuk menghilangkan noda jelaga
    – Noda minyak: Gunakan pembersih khusus anti minyak untuk menghilangkan noda minyak membandel, dan ikuti petunjuk dari produsennya
    – Noda air: Campurkan 9 sendok air dengan 1 sendok pemutih dalam botol semprot, lalu ulangi tiga sampai empat kali atau sampai noda hilang

    Tips Agar Plafon Tetap Bersih Lebih Lama

    Setelah membersihkan plafon, kamu bisa lakukan ini agar plafon tetap bersih lebih lama dengan mengikuti tips berikut
    1. Bersihkan sudut-sudut plafon secara rutin di mana debu dan kotoran mudah menumpuk. Lakukan langkah ini setiap bulan dengan menggunakan kemoceng.
    2. Bersihkan noda kecil segera untuk mencegahnya menjadi noda membandel di kemudian hari
    3. Kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan penghisap asap dapur untuk menyedot minyak dan kelembaban berlebih di dapur.

    Itulah alat-alat dan cara untuk membersihkan plafon. Semoga bermanfaat ya!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com