Tag: cara mengusir lalat

  • Usir Lalat Pakai Cat Warna Kuning, Beneran Ampuh? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Lalat merupakan serangga hama yang cukup mengganggu di rumah. Kehadirannya juga bisa dianggap membahayakan karena membawa penyakit dan identik dengan hal yang kotor. Bahkan, riset mengatakan lalat bisa menyebarkan lebih dari 65 penyakit, termasuk demam tifoid, kolera, dan diare.

    Oleh karena itu ada baiknya jika banyak lalat di rumah segera cari cara untuk mengusirnya. Banyak cara yang digunakan untuk mengusir lalat, mulai dari menyemprot racun serangga, hingga menggunakan warna yang dibenci lalat seperti warna kuning.

    Banyak yang beranggapan bahwa lalat membenci warna kuning, tapi apakah benar begitu?


    Menurut riset yang dilakukan oleh University of Florida, lalat tiga kali lebih tertarik pada warna biru dibandingkan kuning dan bahwa warna kuning tampaknya bisa mengusir lalat.

    Hasil penelitian di dalam Journal of Medical Entomology edisi terkini, mengukur preferensi warna lalat dengan menggunakan tes perilaku yang menentukan warna mana yang paling dituju lalat.

    Dengan menggunakan alat elektroretinogram yang bisa mengukur reaksi mata lalat, menunjukkan bahwa serangga tersebut juga lebih merespons warna biru dibandingkan warna kuning.

    Selain itu, sebuah riset yang dilakukan oleh Innocean Indonesia dan Dulux juga menunjukkan bahwa lalat cenderung tidak mendekati warna kuning. Mereka melakukan percobaan dengan menyiapkan dua meja dengan piring makanan, satu dicat dengan warna kuning cerah dan yang lainnya tidak di cat.

    Hasilnya menunjukkan bahwa lalat lebih tertarik pada meja yang tidak berwarna kuning. Akhirnya, karena dianggap cukup efektif, eksperimen tersebut menghasilkan Project Yellow Canteen. Project ini menyulap kantin sekolah menjadi warna kuning, yang nyatanya ampuh untuk mengusir lalat di kantin.

    Maka dari itu, jika kamu ingin mengusir lalat, kamu bisa coba untuk menggunakan warna kuning di rumah atau di ruang makan. Tak hanya itu, kamu bisa juga mengusir lalat dengan menggunakan lampu LED kuning.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Taruh 5 Tanaman Ini di Rumah, Lalat Auto Kabur!


    Jakarta

    Tidak hanya tempat sampah, lalat juga bisa datang ke tempat yang bersih seperti rumah, kamar, atau bangunan lainnya. Biasanya kedatangan mereka karena mencium bau-bau dari makanan di rumah.

    Kehadiran lalat bisa sangat mengganggu karena apabila mereka hinggap di makanan dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diare, keracunan, hingga alergi. Hal ini disebabkan lalat dapat membawa bakteri dan bisa menempel di makanan.

    Cara mengusir lalat tidak semudah kelihatannya. Meskipun tubuhnya kecil, tetapi gerakan lalat cukup gesit. Daripada memasang perangkap berbahan kimia, ada cara yang lebih aman untuk mengusir lalat.


    Dilansir Homes & Gardens, berikut beberapa tanaman hias yang tidak disukai oleh lalat sehingga dapat membantu kamu mengusir lalat dari rumah.

    1. Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Mint memiliki rasa dan aroma yang kuat. Ternyata aroma inilah yang tidak disukai oleh lalat. Peppermint dan spearmint merupakan dua jenis mint yang beraroma paling kuat sehingga sangat cocok untuk ditanam untuk mengusir lalat.

    Menanam daun mint tidak sulit. Tanaman ini dapat tumbuh hingga sekitar 1 meter. Apabila sudah berbunga, kamu bisa memotong hingga 5 cm. Setiap hari harus disiram, jangan sampai tanahnya kering. Letakkan di tempat yang lalat sering datangi seperti dekat meja makan atau dapur.

    2. Bunga Nasturtium atau Borage

    Nasturtium - South American trailing plant with round leaves and bright orange, yellow, or red ornamental edible flowersBunga Nasturtium. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nadya So

    Pernah dengar bunga nasturtium? Tanaman satu ini bisa dimakan lho. Selain bentuknya yang cantik dengan warna yang cerah, bunga ini juga sering dipakai untuk hiasan pada makanan dan kue.

    Manfaat dari bunga ini yang jarang orang tahu adalah nasturtium dapat mencegah lalat datang ke rumah. Hal ini dikarenakan konsentrasi miristisin dan limonene yang terdapat secara alami di daun serta bunganya.

    Nasturtium merupakan tanaman rambat yang dapat tumbuh hingga 2,5 meter sehingga cocok untuk ditanam di rumah dan tidak memakan tempat.

    3. Bunga Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Siapa yang tidak tahu bunga lavender? Tanaman satu ini sudah dipakai di berbagai produk instan karena aromanya yang menyenangkan dan banyak manfaatnya.

    Aroma lavender ini tidak hanya ampuh mengusir nyamuk, melainkan lalat juga. Bunga ini memiliki minyak alami yang mengandung konsentrasi tinggi linalool. Zat ini sangat kuat untuk dilawan lalat, kutu, dan nyamuk sehingga mengganggu organ penciuman mereka yang sensitif.

    Sama seperti bunga lainnya, lavender tidak selalu berbunya, ada waktu-waktu tertentu. Apabila sudah berbunga, kamu harus memangkas agar dapat mencium baru yang segar.

    4. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary adalah tanaman yang kerap menjadi pemanis pada sebuah makanan. Tanaman ini memiliki aroma yang khas seperti kayu yang segar. Ternyata aroma ini juga ampuh untuk mengusir lalat dari rumah.

    Tanaman rosemary cukup ditempatkan di bawah sinar matahari langsung. Rajin-rajin untuk menyiramnya, jangan sampai tanahnya kering. Pangkas saat sudah terlalu tinggi agar kamu tetap bisa mencium baunya. Pada bagian inilah tunas mengandung konsentrasi minyak paling kuat sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang paling kuat.

    5. Bunga Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Tanaman lainnya yang menghasilkan aroma yang tak disukai lalat adalah bunga marigold. Baunya ternyata berasal dari akar tanaman ini. Selain bermanfaat untuk mengusir lalat, tanaman ini juga memiliki tampilan yang menarik yakni muncul dengan beragam warna seperti merah, kuning, dan orange.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Lalat Langsung Kabur Jika Melihat Warna Kuning? Begini Faktanya!



    Jakarta

    Salah satu serangga yang kehadirannya mengganggu adalah lalat. Serangga satu ini memiliki kemampuan terbang yang gesit sehingga sulit untuk menangkapnya.

    Kehadiran lalat tidak diinginkan karena hewan satu ini membawa berbagai penyakit. Riset mengatakan lalat bisa menyebarkan lebih dari 65 penyakit, termasuk demam tifoid, kolera, dan diare. Apabila mereka hinggap ke atas makanan, tentu berbahaya.

    Berbagai cara dilakukan untuk membasmi lalat. Salah satu percobaan dalam sebuah riset yang dilakukan oleh University of Florida berhasil menemukan fakta baru yang tak disangka-sangka. Dalam laporan riset tersebut dikatakan bahwa lalat tidak menyukai warna kuning.


    Hasil penelitian di dalam Journal of Medical Entomology edisi terkini, mengukur preferensi warna dengan menggunakan tes perilaku yang menentukan warna mana yang paling dituju lalat. Riset tersebut menunjukkan banyak lalat yang tertarik dengan warna biru. Sementara warna kuning tidak banyak dihampiri lalat.

    Selain itu, sebuah riset yang dilakukan oleh Innocean Indonesia dan Dulux juga menghasilkan hal yang sama. Mereka melakukan metode riset dengan meletakkan dua meja dengan piring makan. Satu meja memakai warna kuning dan satunya lagi memakai warna lain. Riset tersebut menunjukkan bahwa lalat cenderung enggan mendekati warna kuning.

    Dari hasil penelitian ini, banyak yang percaya bahwa memakai warna bohlam kuning juga dapat mengusir lalat. Alasannya bukan karena lebih redup, tetapi warna kuning lebih terang bagi penglihatan mereka. Oleh karena itu, mereka akan langsung menjauh saat melihat objek dengan warna kuning.

    Kamu bisa menerapkan cara ini di rumah karena jauh lebih aman daripada memasang perangkap kimia atau harus berkejaran untuk mengusirnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Lalat Kabur Jika Melihat Warna Kuning? Begini Kata Ahli



    Jakarta

    Banyak penelitian telah dilakukan untuk mencari tahu bagaimana cara mengusir lalat. Hewan kecil ini sulit untuk diusir apalagi ditangkap karena badannya yang kecil dan gerakkannya yang gesit.

    Salah satu penelitian menemukan bahwa lalat merespon terhadap warna. Ada beberapa warna yang menarik perhatian, ada pula yang mereka hindari.

    Dalam riset yang dilakukan oleh University of Florida yang tertuang pada Journal of Medical Entomology edisi terkini, mereka memantau perilaku lalat dari preferensi warna yang dipilih oleh lalat.


    Mereka menyiapkan alat elektroretinogram yang bisa mengukur reaksi mata lalat untuk mengetahui warna apa yang akan direspon oleh lalat. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa lalat lebih merespon warna biru dibandingkan kuning.

    Selain itu, sebuah riset yang dilakukan oleh Innocean Indonesia dan Dulux juga melakukan teknik respon warna. Mereka melakukan uji coba dengan menyiapkan dua jenis meja dengan piring berisi makanan di atasnya.

    Satu meja berwarna kuning dan lainnya tidak dicat. Hasilnya menunjukkan bahwa lalat lebih tertarik pada meja yang tidak berwarna kuning.

    Setelah eksperimen ini, Dulux membuat sebuah proyek bernama Project Yellow Canteen yakni mengubah kantin menjadi serba kuning agar tidak ada lalat yang berani terbang di dalamnya.

    Selain warna kuning dari cat, eksperimen serupa juga bisa dicoba dengan menggunakan lampu LED kuning. Lampu ini bisa dipakai di beberapa spot di rumah, terutama dapur dan ruang makan.

    Alasan eksperimen ini diperlukan adalah agar kita mengetahui cara mengusir lalat yang paling efektif. Seperti yang kita ketahui, lalat memang tidak menggigit manusia, tetapi serangga ini membawa banyak bakteri dan kuman di kakinya.

    Kotoran tersebut bisa saja berasal dari tempat sampah atau tempat kotor lainnya. Ketika mereka terbang dan hinggap di makanan, dapat terjadi kontaminasi. Apabila makanan dan minuman tersebut dikonsumsi khawatirnya dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti demam tifoid, kolera, dan diare.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Bebas Lalat! Gunakan Bahan Alami Ini untuk Mengusirnya


    Jakarta

    Lalat adalah serangga kotor yang membawa penyakit. Serangga ini terkadang bisa masuk rumah dan hinggap pada makanan di meja.

    Kehadiran lalat sangat mengganggu, sehingga tak heran kalau kamu merasa ingin membasminya. Supaya lalat nggak dekat-dekat mendekati makanan di meja, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

    Berikut ini beberapa cara mudah membasmi lalat di rumah, dikutip dari berbagai sumber.


    Cara Membasmi Lalat di Rumah

    1. Pakai Rempah-rempah dan Bunga

    Dilansir dari Healthline, rempah-rempah dan bunga dapat ditanam di kebun maupun bagian luar rumah untuk mencegah lalat masuk ke dalam rumah. Beberapa yang dapat mengusir lalat yaitu kemangi, marigold, lavender, daun salam, dan catnip. Sebagai bonus, tanaman-tanaman tersebut juga bisa dipakai untuk memasak lho!

    2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Campuran dari cuka dan sabun cuci piring dapat menjebak lalat. Caranya, campurkan sedikit cuka apel dan beberapa tetes sabun cuci piring di gelas panjang. Tutup gelas tersebut dengan bungkus plastik. Ikat bungkus plastik tersebut dengan karet dan beri lubang di atas bungkus plastik tersebut.

    Lalat akan tertarik dengan baru cuka tersebut dan akan masuk ke dalamnya. Namun, sabun cuci piring tersebut akan membuat lalat tenggelam alih-alih mendarat di cuka tersebut.

    3. Cabai Cayenne dan Air

    Campurkan cabai cayenne dan air, lalu semprotkan di sekitar rumah. Hal tersebut dapat membuat lalat ogah datang ke rumah kalian.

    4. Tanaman Venus

    Tanaman venus merupakan tanaman insektivora atau pemakan serangga. Jika kalian menanamnya di luar, mereka akan memakan lalat yang ada.

    Saat lalat hinggap di tanaman tersebut, kedua sisi tanaman Venus akan menutup di sekitar lalat. Selanjutnya, tanaman itu akan mengeluarkan cairan yang dapat mencerna bagian dalam lalat. Tanaman venus mencerna lalat sekitar 5-12 hari, lalu mengeluarkan bagian exoskeleton atau rangka luar yang melindungi serangga.

    5. Sticky Traps

    Sticky traps berupa kertas maupun stik yang lengket dan dapat digantung atau diletakkan di bagian rumah kalian. Kamu juga bisa menaruh stik atau kertas dengan warna terang agar lalat tertarik untuk mendarat di situ.

    6. Pakai Perangkap Buah buat Usir Lalat

    Dilansir dari detikJatim, perangkap cuka apel dapat mengusir lalat. Campurkan cuka apel bersama gula dan sabun cuci piring ke dalam mangkok. Kemudian letakkan di meja dan dekat dengan buah-buahan. Aroma cuka apel dan gula dapat menarik perhatian lalat dan terperangkap ke dalam mangkok.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir dan membasmi lalat dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Pakai Bahan Kimia, Begini 6 Cara Cegah Lalat Buah Datang ke Rumah


    Jakarta

    Lalat buah adalah hewan kecil yang ukurannya sama dengan lalat biasa. Lalat ini sering ditemukan di sekitar buah atau tanaman lainnya. Keberadaan lalat buah bisa membawa bakteri bagi makanan yang dihinggapi, sama seperti lalat pada umumnya.

    Meskipun sering disebut sebagai lalat buah, hewan satu ini tidak hanya mengincar buah dan tanaman sejenis. Mengutip dari detikEdu, Profesor di University of Sydney Tanya Latty mengatakan lalat buah justru lebih tertarik pada bakteri, ragi, serta hal-hal yang tumbuh pada buah busuk.

    “Mereka sebenarnya tidak banyak mengonsumsi buahnya,” kata Latty dikutip dari WGBH, Rabu (23/4/2025), “Lalat ini sebenarnya lebih tertarik pada ragi dan bakteri serta hal-hal yang tumbuh pada buah busuk.”


    Latty menuturkan bau adalah sinyal yang dapat menarik kedatangan lalat buah. Bau dari cuka, buah, asam asetata adalah bau-bau yang disukai oleh hewan kecil ini terutama untuk lalat buah betina.

    Lokasi yang mudah ditemukan lalat buah adalah dapur dan tempat sampah karena di sini pasti ditemukan buah atau makanan yang sudah basi. Lalat buah juga bisa masuk ke dalam minuman beralkohol, cuka, saus, serta makanan yang mengandung ragi seperti roti. Kemudian, sampah kompos, sisa makanan di wastafel, sampah saluran pembuangan juga bisa ditemukan lalat satu ini.

    Cara Usir Lalat Buah dari Rumah

    Dilansir The Spruce, terdapat cara efektif untuk mengusir lalat buah agar tak muncul di rumah, berikut di antaranya.

    1. Bersihkan Wastafel dan Saluran Air Dapur

    Banyak ahli telah melarang kita untuk membuang sisa makanan yang susah terurai ke dalam wastafel atau bak cuci piring karena bisa membuat wastafel tersumbat. Selain itu, tumpukan sisa makanan yang terjebak di saluran juga bisa menimbulkan bau tak sedap dan akhirnya menarik lalat mendekat.

    Oleh karena itu, hindari membuang sisa makanan langsung ke wastafel. Lalu, gosok saluran air secara teratur, dan jaga agar wastafel dan saluran air tetap bersih dari penyumbatan.

    2. Tutup Rapat Kompos

    Membuat kompos di rumah merupakan hal bagus dan dapat membantu mengurangi sampah. Namun, perlu diingat kompos tersebut sebisa mungkin tidak menimbulkan bau atau ledakan agar tetap aman dan tak mengganggu siapa pun.

    3. Simpan Makanan agar Tak Dihinggapi Lalat Buah

    Setelah membeli buah atau sayuran, sebaiknya langsung cuci dan simpan di lemari es daripada dibiarkan di meja. Cek secara berkala kesegaran buah dan sayuran tersebut. Apabila terlihat mulai membusuk buang dengan benar atau langsung singkirkan ke luar rumah agar lalat buah tak masuk ke dalam.

    4. Simpan Bumbu dan Saus dalam Wadah yang Tepat

    Jika di rumah terdapat cuka atau saus hasil fermentasi, simpan di tempat yang rapat dan kering.

    5. Daur Ulang Botol dan Kaleng Alkohol

    Biasakan untuk membuang botol atau kaleng alkohol dengan kondisi tertutup. Apabila ingin memakai kembali kedua benda tersebut, langsung bersihkan agar sisa air atau baunya tidak mengundang lalat buah. Sebab, mereka menyukai bau fermentasi.

    6. Buat Perangkap Lalat Buah

    Perangkap lalat buah saja tidak akan menyelesaikan masalah lalat buah, namun setelah sumber lalat buah diatasi, perangkap dapat membantu mengurangi jumlah lalat buah yang masih ada.

    Dikutip dari Healthline, Anda juga bisa mencoba menarik perhatian lalat buah dengan membuat perangkap cuka. Begini caranya:

    – Isi wadah sekali pakai dengan air.
    – Tambahkan beberapa sendok makan cuka dan gula ke dalam air dan aduk.
    – Tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam larutan dan aduk.
    – Setelah larutan tercampur, letakkan wadah di tempat berkumpulnya lalat buah.

    Lalat buah seharusnya tertarik pada larutan ini dan akan tenggelam begitu menyentuh air. Lanjutkan cara ini sampai Anda tidak lagi melihat lalat buah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Penampakan Lalat Buah dan Cara Usirnya


    Jakarta

    Lalat buah (Drosophila melanogaster) merupakan serangga kecil berwarna cokelat dengan mata merah. Hewan kecil ini biasanya terbang di sekitar dapur, mengincar sampah, sayur, dan buah. Sama seperti jenis lalat lainnya, lalat buah juga membawa banyak kuman dan bakteri.

    Larva yang sudah menempel pada buah, bahaya jika dikonsumsi. Sebab, larva tersebut membuat terowongan di dalam daging buah. Apabila dikonsumsi, bisa mengakibatkan muntah-muntah, diare, dan gangguan pencernaan lainnya menurut Britannica.

    Menurut penelitian dari Universitas Cambridge, lalat buah merupakan salah satu hewan yang bisa beranak tanpa perlu kawin. Namun, dengan diinduksi di lalat perawan juga bisa membuat mereka bereproduksi.


    Dilansir Good House, seperti namanya lalat buah bisa datang karena mencium bau buah atau hasil bumi yang sudah matang. Oleh karena itu, kemunculan lalat buah kerap disebut sebagai hama untuk hasil panen petani buah atau sayur.

    Namun, tak perlu panik berlebihan, serangga ini bisa diusir dengan bahan yang mudah didapat dan tidak akan membahayakan buah-buah, berikut di antaranya.

    1. Pisahkan Buah yang Sudah Matang

    Untuk menghindari gagal panen, pastikan ketika terlihat buah akan matang, tutup atau langsung pisahkan buah tersebut agar tidak menjadi sasaran lalat buah.

    Kemudian, simpan buah atau sayuran di tempat yang rapat dengan suhu yang rendah seperti di dalam kulkas. Apabila sayuran tersebut aman untuk dicuci sebelum disimpan, coba cuci dahulu untuk menghilangkan larva yang mungkin menempel.

    2. Buang Sampah

    Buah dan sayuran yang basi atau membusuk juga bisa mengundang lalat buah berdatangan. Sebaiknya, buang sampah secara teratur atau pastikan tempat tersebut dalam keadaan tertutup.

    3. Letakkan Cuka Sari Apel

    Apabila dua cara tersebut tidak berhasil, coba pasang perangkap dari cuka sari apel. Aroma cuka yang kuat dapat mengganggu lalat buah dan bikin mereka enggan mendekat.

    Cara membuat perangkap ini adalah dengan menuangkan cuka sari apel ke dalam gelas, ukurannya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Kemudian pasang plastik di atas gelas tersebut. Beri lubang pada plastik tersebut agar aromanya tetap menguar.

    Apabila tidak memiliki plastik, bisa juga memakai kertas yang dibuat kerucut seperti corong. Masukkan kertas ke dalam gelas. Ujung kerucut tersebut harus berada di dalam gelas, sementara yang lubangnya besar di luar.

    4. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Kemudian, cuka dan sabun cuci piring juga ampuh untuk mengusir lalat buah. Komposisinya adalah 3 tetes sabun cuci piring dimasukkan ke mangkuk berisi cuka. Kali ini, biarkan mangkuk terbuka. Sabun cuci piring mengurangi tegangan permukaan cuka sehingga lalat yang mendekat akan tenggelam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Gak Perlu RIbet-ribet, Ternyata Timun Ampuh Usir Lalat



    Jakarta

    Lalat kerap dianggap hama yang mengganggu dan bikin risih saat berkeliaran di rumah. Lalat juga dibilang menjijikkan karena kerap hinggap di sampah, kotoran hingga sisa-sisa makanan.

    Yang menyebalkan, lalat juga sering menghinggapi makanan-makanan di rumah. Tak jarang juga lalat menyebabkan penyakit bagi manusia.

    Ada banyak cara yang dilakukan pemilik rumah dalam mengusir lalat. Yang paling populer adalah menggunakan lilin, lem atau semprotan anti serangga. Tapi, ada lho bahan-bahan alami yang dianggap ampuh mengusir lalat.


    Dikutip dari situs Express, salah satu bahan alami yang ampuh usir lalat adalah timun. Hal ini karena lalat tidak suka bau timun. Bahkan, negara-negara panas seperti di Spanyol menggunakan timun untuk membasmi lalat.

    Dikutip dari Ideal Home, menurut Pakar DIY di Saxton Blades, Glen Peskett, aroma timun menghasilkan bau tidak sedap dan pahit yang tidak disukai lalat.

    “Lalat rumah menjauh karena aroma mentimun, terutama yang lebih pahit. Alasan pastinya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini bahwa senyawa alami dalam kulit mentimun, seperti cucurbitacin menghasilkan bau yang tidak sedap dan secara naluriah dihindari lalat,” ujar Peskett.

    Lalat secara naluriah lebih menyukai buah atau makanan yang manis sehingga mereka tidak suka aroma yang pahit seperti timun. Selain itu, biasanya lalat akan tertarik ke tempat sampah sebagai tempat bertelur.

    Untuk mengusirnya, dapat dilakukan dengan meletakkan irisan timun di atas tempat sampah. Selain itu, bisa juga menaruh irisan timun di dekat titik masuk rumah seperti pintu dan jendela.

    Namun, risiko dari menyimpan irisan timun di tempat-tempat tersebut adalah timun bisa membusuk. Oleh karena itu, disarankan mengganti irisan timun setiap satu atau dua hari sekali.

    Walau demikian, metode ini tidak bisa membasmi semua lalat, tetapi cukup untuk mengurangi jumlahnya secara signifikan. Oleh karena itu, langkah yang lebih ampuh adalah tetap menjaga kebersihan rumah agar lalat tidak mudah masuk ke dalam rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata! Ini 3 Penyebab Muncul Lalat di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan lalat sering kali menjadi musuh penghuni rumah. Serangga yang satu itu kerap hinggap di makanan sehingga membuat jengkel penghuni rumah.

    Belum lagi, lalat merupakan binatang pembawa penyakit atau vektor. Semakin tambah banyak alasan penghuni rumah untuk mengusirnya.

    Adanya lalat di rumah bukan tanpa alasan. Ada beberapa hal yang memungkinkan lalat ada di dalam ruangan.


    Dilansir dari Better Homes and Gardens, berikut ini informasinya.

    Penyebab Ada Lalat di Rumah

    1. Suhu Hangat

    Lalat termasuk hewan yang dapat berkembang biak pada suhu hangat, yakni sekitar 24 derajat Celcius atau lebih. Suhu hangat ini dapat membantu larva lalat cepat matang dalam waktu 4-13 hari saja.

    2. Ada yang Membusuk di Rumah

    Lalat sering kali mencari sumber makanan di dapur, meja makan hingga bangkai hewan. Jadi kalau ada bau tak sedap di rumah, sebaiknya segera cari sumbernya. Jika benar ada bangkai, segera singkirkan agar tidak mengundang lalat.

    Hal yang sama juga pada makanan busuk. Segera buang ke tempat sampah tertutup apabila ada makanan yang busuk agar tidak mengundang lalat.

    3. Reproduksi Lalat yang Cepat

    Secara umum, banyak dari spesies lalat yang mampu bereproduksi dengan cepat. Rata-rata umur seekor lalat adalah 15-30 hari dan bisa menghasilkan hingga 500 telur sepanjang umurnya.

    Lalu, rata-rata proses pertumbuhan telur hingga menjadi lalat dewasa hanya butuh waktu 7-10 hari saja. Bahkan lalat bisa semakin cepat tumbuh jika berkembang biak di suhu hangat.

    Cara Cegah Lalat Berkembang Biak di Rumah

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Cara yang paling ampuh adalah dengan selalu menjaga kebersihan rumah. Langkah ini sangat sederhana, yakni:

    – Buang sampah pada tempatnya

    – Segera cuci piring dan gelas setelah dipakai

    – Bersihkan sisa-sisa makanan yang jatuh ke lantai, dapur, atau meja makan

    – Segera buang sampah dapur keluar rumah agar tidak menumpuk dan menimbulkan bau tak sedap.

    Kalau ada hewan peliharaan, segera buang sisa kotoran dan bersihkan tempat untuk BAB-nya agar tidak mengundang lalat. Penghuni rumah juga perlu membersihkan tempat makannya agar tetap kering.

    2. Tutup Akses Masuk Lalat

    Pada dasarnya lalat hidup di luar ruangan. Serangga ini masuk ke dalam rumah karena ingin mencari makan atau tempat untuk berkembang biak.

    Maka dari itu, cobalah tutup akses masuk lalat dengan cara menutup rapat pintu. Selain itu, bisa juga memasang jaring anti serangga di jendela atau pintu rumah.

    3. Simpan Makanan

    Lalat bisa masuk ke dalam rumah karena menemukan sumber makanan. Jika ingin meletakkan sisa makanan di atas meja, sebaiknya ditutup dengan tisu, piring, atau penutup lainnya agar tidak dihinggapi lalat. Bila perlu simpan sisa makanan dan minuman ke dalam kulkas.

    Itulah beberapa penyebab ada lalat di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Usir Lalat biar Nggak Balik Lagi ke Rumah


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sering masuk rumah. Serangga itu bisa masuk dari celah yang ada dan keberadaannya kerap mengganggu penghuni rumah.

    Dilansir dari Martha Stewart, menurut COO dan entomolog tersertifikasi di Arrow Termite & Pest Control, Jacob Cohn, hidup lalat memang tidak lama tapi bisa bereproduksi dengan cepat. Lalat betina bisa menghasilkan 75-150 telur dalam sekali reproduksi.

    Biasanya, induk lalat bertelur di tempat yang hangat dan lembap seperti garasi, loteng atau di kebun, menurut entomolog di Hawx Pest Control Daniel Baldwin.


    “Umur hidup mereka yang pendek, dikombinasikan dengan reproduksi yang cepat, berarti mereka dapat dengan cepat menjadi serangan besar-besaran-terutama di lingkungan yang hangat dan kaya makanan seperti dapur dan kamar mandi,” tuturnya, dikutip dari Martha Stewart, Senin (27/10/2025).

    Maka tak heran penghuni rumah banyak yang ingin memberantas lalat. Keberadaannya selain mengganggu juga bisa menyebarkan penyakit karena lalat adalah hewan pembawa penyakit yang bisa menyebabkan diare hingga kolera.

    Sebelum mengetahui cara membasmi lalat, yuk ketahui dulu penyebab adanya lalat di rumah.

    Penyebab Ada Lalat di Rumah

    Lalat tertarik pada lingkungan yang memiliki sumber makanan, terutama bahan organik yang membusuk. Mereka bisa masuk ke rumah lewat pintu atau jendela yang terbuka.

    “Mereka juga dapat menghuni area dengan genangan air, seperti saluran pembuangan, talang, atau pipa bocor. Di dalam ruangan, lalat dapat bersembunyi di area gelap dan terpencil pada siang hari dan aktif di malam hari untuk mencari makanan,” ujar kepala entomolog dan senior director of quality assurance di Aptive, Trent Frazer.

    Beberapa hal yang bisa menarik lalat masuk ke rumah yaitu:

    – Buah dan sayur yang sudah matang

    – Kotoran hewan atau manusia

    – Bangkai hewan

    – Piring yang belum dicuci

    – Sampah

    – Makanan busuk

    – Susu

    – Nektar

    – Makanan manis

    Cara Usir Lalat dari Rumah

    Pakai Cuka Apel

    Lalat tertarik pada bau. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan cuka apel.

    Caranya, tuang cuka apel ke dalam mangkuk kecil, tutup dengan plastic wrap, tusuk beberapa bagian agar menjadi lubang. Nantinya lalat itu akan masuk ke dalam, terperangkap, dan tenggelam.

    Tanam Tanaman Aroma Kuat

    Tanaman dengan aroma kuat seperti mint bisa mengusir lalat. Taruh tanaman mint di dekat jendela, pintu, dan luar ruangan. Aroma yang kuat ini akan menarik lalat dan mencegah mereka masuk ke dalam rumah.

    Gunakan Jasa Profesional

    Cara lainnya adalah menggunakan jasa profesional untuk membasmi lalat. Ini bisa digunakan jika lalat masih ada meski sumber makanan sudah dihilangkan. Bisa saja ada sarang tersembunyi yang tidak bisa ditemukan oleh pemilik rumah.

    Cara Cegah Lalat Masuk Rumah

    Basmi Tempat Perkembangbiakan Lalat

    Bersihkan saluran pembuangan dan buang sisa makanan sesering mungkin. Kalau ada hewan peliharaan, jangan tinggalkan makanan di tempat makanan terbuka dan mudah dijangkau.

    Pasang kasa halus di atas saluran pembuangan untuk mencegah lalat dewasa masuk dan bertelur. Selain itu, pastikan tempat sampah tertutup rapat dan buang kotoran hewan peliharaan setiap hari.

    Simpan Makanan

    Jika ada makanan sisa, sebaiknya disimpan di wadah tertutup. Apabila ada makanan yang terlalu matang atau busuk, segera buang.

    Tutup Celah Masuk Lalat

    Pasang kasa pada jendela dan pintu juga bisa mencegah lalat masuk rumah. Tutup celah dan retakan dinding dengan sealant.

    Kontrol Kelembapan

    Cara lainnya adalah mengontrol kelembapan dengan cara memperbaiki keran yang bocor. Lalu, pastikan lantai tetap kering dan ada ventilasi yang baik agar tidak lembap.

    Itulah penyebab adanya lalat dan cara mengusirnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com