Tag: cara mengusir semut di rumah

  • Jenis-Jenis Semut di Rumah dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Semut adalah salah satu hama yang paling sering muncul di rumah. Keberadaan semut di rumah bisa sangat merugikan bagi pemilik rumah karena bisa membuat rumah terlihat kotor bahkan mengganggu para penghuni rumah. Oleh karena itu, membasmi semut perlu dilakukan untuk mempertahankan kenyamanan di rumah.

    Namun, perlu kamu tahu bahwa untuk mengusir dan membasmi semut tidak bisa sembarangan karena setiap jenis semut yang ada di rumah menimbulkan bahaya yang berbeda-beda. Jadi, penting untuk mengetahui jenis-jenis semut dan bahayanya agar kamu bisa mengusir semut dengan efektif.

    Dilansir dari berbagai sumber, inilah beberapa jenis semut yang paling sering ada di rumah.


    Semut Gula/Semut Hantu

    Jika kita selalu mengaitkan semut dengan gula, maka semut gula ini adalah semut yang dimaksud. Semut ini adalah jenis semut yang menyukai rasa manis dan berminyak sehingga banyak ditemukan di dapur atau di tempat tempat yang banyak terdapat makanan disana. Semut gula ini biasanya membangun sarangnya di dalam celah-celah rumah, keramik, atau dinding.

    Semut jenis ini memiliki ciri ciri berwarna gelap pada bagian atas tubuhnya dan gelap pada bagian bawah tubuhnya, memiliki ukuran sekitar 1,5 mm, dan menyukai zat zat manis seperti gula. Semut jenis ini juga hidup berkoloni tergantung pada ratunya, sehingga jika kamu menemukan semut ini di rumah kamu, bisa dipastikan bahwa mereka telah membangun beberapa koloninya di rumah kamu.

    Cara paling mudah untuk mengatasi semut jenis ini masuk ke rumah kamu adalah dengan membersihkan remah-remah makanan yang ada menutup rapat tempat tempat bahan makanan seperti gula. Jenis semut ini tidak mengganggu atau menggigit manusia, jadi kamu tidak perlu khawatir.

    Semut Api

    Semut api adalah jenis semut yang berwarna coklat tembaga dan sering mengganggu atau menggigit manusia. Ia cenderung akan menyerang manusia saat merasa terancam. Semut ini berukuran sekitar 3 sampai 12 mm, dan racunnya bisa berukuran sampai 15 mm.

    Jika kamu pernah melihat sarang semut di perabotan kayu atau di sela-sela lantai kamu, biasanya ini adalah ulah semut api. Semut jenis ini membuat gundukan tanah sebagai sarangnya, sehingga sarang-sarang dari semut api sering terlihat di dekat kayu atau sela-sela ubin yang bolong.

    Untuk mengusir jenis semut ini, kamu bisa menggunakan pot bunga yang dibalik. Caranya adalah dengan menempatkan pot bunga secara terbalik tepat di atas sarang semut api, kemudian tuangkan air panas ke dalamnya sehingga semut ini pun akan mati dengan cepat.

    Semut Firaun

    Semut Firaun juga merupakan salah satu jenis semut yang banyak ditemukan di rumah. Semut jenis ini menyukai makanan yang biasa kita makan sehari hari, seperti makanan yang berprotein tinggi dan juga berminyak. Semut ini akan dengan cepat menghampiri makanan yang tidak tertutup rapat atau sisa-sisa makanan, jadi tak heran jika semut firaun banyak ditemukan di ruang makan atau dapur.

    Ukuran dari semut firaun sendiri berkisar antara 3 – 6 mm dengan tubuh berwarna kuning kecoklatan. Semut jantan berukuran 3 mm, sedangkan semut betina bisa mencapai 6 mm. Semut ini hidup secara berkoloni dan memiliki lebih dari satu ratu semut dengan jumlah mencapai 300.000 semut per koloninya. Mereka biasa membuat sarangnya di berbagai tempat di rumah, seperti di dalam retakan dinding, hingga di bawah karpet.

    Untuk mengatasi semut firaun, kamu disarankan untuk tidak menggunakan semprotan atau cairan insektisida lainnya karena akan membuat semut ini mengamuk dan memperparah keadaan. Jumlah koloninya yang banyak dan sifatnya yang cukup agresif membuat semut jenis ini sulit untuk dikendalikan sehingga lebih baik untuk memanggil layanan profesional.

    Itulah jenis-jenis semut yang sering ada di rumah beserta cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dibunuh! Ini 5 Tips Ampuh Usir Semut dari Rumah!


    Jakarta

    Semut merupakan serangga yang sering ditemukan di rumah. Keberadaannya cukup mengganggu penghuni rumah karena bisa saja menggigit bagian tubuh maupun mengerubungi makanan.

    Salah satu penyebab utama masuknya semut ke rumah karena ada sisa makanan atau remah-remah yang tidak dibersihkan. Selain itu, sampah yang berceceran juga bisa mengundang semut maupun serangga lainnya.

    “Rumah yang banyak celah seperti mengundang semut untuk pesta pora, apalagi jika kondisi rumah tidak bersih. Tutup rapat setiap celah, seperti celah di jendela, pintu, lantai, dan retakan dinding. Ini bisa jadi pintu masuk potensial bagi semut, pastikan semuanya tertutup rapat,” ujar Co-CEO dan Co-Founder Gravel, Georgia Ferdwindra Putra dalam keterangannya, dikutip Jumat (28/6/2024).


    Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah semut masuk ke dalam rumah.

    1. Jaga Kebersihan

    Pastikan tidak ada sisa makanan atau tumpahan minuman yang tertinggal. Cuci piring dan peralatan makan segera setelah digunakan. Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat.

    2. Tutup Tempat Sampah

    Gunakan tempat sampah dengan tutup yang rapat dan buang sampah secara teratur. Tempat sampah yang terbuka bisa menjadi sumber makanan bagi semut.

    3. Pakai Kapur Anti-serangga

    Buat garis kapur anti serangga di sekitar pintu, jendela, dan area yang sering dilalui semut. Kapur ini bisa menghalangi semut untuk
    masuk.

    4. Pakai Bahan Alami

    Letakkan daun salam, kapur barus, atau bubuk kopi di area yang sering dilalui semut. Bahan-bahan ini dapat mengusir semut secara alami.

    Selain itu, kamu juga bisa mencampurkan air dengan cuka putih atau jus lemon, lalu semprotkan di area yang sering dihinggapi semut. Cuka dan lemon memiliki bau yang tidak disukai semut.

    5. Panggil Jasa Pengendalian Hama

    Jika invasi semut di rumah sudah parah, pertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional pengendalian hama.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, semut juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah-celah yang ada. Kondisi rumah yang rapuh, seperti kayu dan kusen yang sudah lapuk maupun lantai retak juga bisa menjadi penyebab semut masuk rumah. Biasanya ini terjadi saat cuaca panas yang membuat semut keluar dari bawah tanah mencari tempat sejuk di dalam rumah dan membangun sarang baru.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa mengikuti tips berikut ini.

    1. Perbaikan Struktur

    Pastikan semua retakan di dinding, lantai, dan pondasi rumah diperbaiki. Retakan kecil bisa menjadi jalan masuk bagi semut.

    2. Penutupan Celah

    Gunakan bahan penyegel yang kuat untuk menutup celah di sekitar jendela, pintu, dan area lain yang rawan. Penyegelan ini dapat mencegah semut dan serangga lain masuk ke dalam rumah.

    3. Perawatan Kayu

    Semut sering kali bersarang di kayu yang lembab atau rusak. Pastikan kayu di rumah, termasuk kusen dan lantai, dalam kondisi baik dan tidak lembab. Jika perlu, lakukan perawatan kayu secara berkala.

    4. Pasang Kawat Kasa pada Ventilasi

    Pasang kawat kasa pada lubang ventilasi dan jendela untuk mencegah semut masuk. Pastikan kawat kasa terpasang dengan baik dan tidak ada lubang kecil yang bisa dimanfaatkan semut.

    5. Sistem Drainase yang Baik

    Pastikan rumah memiliki sistem drainase yang baik untuk mencegah penumpukan air di sekitar rumah. Genangan air dapat menarik semut dan serangga lainnya.

    Menurut Co-Founder dan Co-CEO Gravel, Fredy Yanto, sangat penting untuk melakukan peremajaan pada rumah. Dengan begitu, bukan hanya bisa membasmi semut tetapi juga mencegah adanya masalah di masa depan.

    “Penting untuk melakukan peremajaan pada rumah, terutama rumah yang sudah tergolong tua. Dengan melakukan peremajaan, Anda tidak hanya dapat membasmi semut tetapi juga mencegah masalah di masa depan,” tuturnya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com