Tag: cari

  • Mudah! Ini 3 Cara Jitu Perbaiki Pintu Kulkas yang Tak Mau Tertutup Rapat


    Jakarta

    Salah satu kunci kulkas tetap dingin adalah pintu yang tertutup rapat. Pintu ini telah dilengkapi dengan karet di bagian pinggirannya sehingga udara tidak lolos dan suhu di dalamnya tetap terjaga.

    Pintu yang tidak tertutup rapat bisa memicu penumpukan kondensasi di dalamnya sehingga kompresor kulkas akan bekerja lebih keras membuat suhu dingin. Jika dibiarkan kulkas akan rusak karena sistem tidak bekerja dengan normal.

    Apabila kamu mengalami masalah pada pintu kulkas seperti tidak bisa tertutup rapat, kamu tidak perlu khawatir. Sebab, masalah ini bisa diperbaiki tanpa perlu membeli yang baru.


    Dilansir situs CNET, berikut beberapa cara mengatasi pintu kulkas yang tidak bisa rapat ditutup.

    1. Periksa Karet Segel Pintu Kulkas

    Saat segel pada pintu kulkas longgar, udara dapat lolos keluar. Lalu, bagian dalam sulit untuk mempertahankan suhu agar tetap dingin.

    Apabila kondisi karet di setiap kulkas masih rapat, coba raba seluruh sisinya saat pintu kulkas dalam keadaan tertutup. Cari permukaan karet yang terasa ada angin yang keluar.

    Celah angin keluar tersebut bisa ditutupi dengan menggunakan kapas petroleum jelly yakni bahan yang melicinkan. Caranya dengan mengoleskan sedikit petroleum jelly ke dalam alur di bawah karet yang longgar menggunakan kapas. Kemudian, perbaiki posisi karet yang longgar agar dapat menutup kembali dan mencegah kebocoran.

    2. Bersihkan Segel Kotor

    Saat pintu tidak mau menutup bisa jadi karena pada bagian segel kotor sehingga magnet tidak mau menutup dengan rapat. Cara mengatasinya cukup mudah yakni dengan campurkan air hangat dengan setetes sabun pencuci piring di dalam mangkuk.

    Bersihkan bagian segel menggunakan sikat gigi yang telah dicelupkan ke dalam campuran tersebut. Setelah disikat, ambil handuk basah dan bersihkan permukaan segel yang telah terkena sabun. Membersihkan segel ini sebaiknya dilakukan seminggu sekali agar permukaannya dapat tahan lama.

    3. Ganti Segel yang Baru

    Apabila dua cara di atas tidak berhasil, berarti kamu perlu mengganti segel tersebut. CNET mengatakan kondisi segel yang retak, robek, melengkung, dan keras tidak dapat diperbaiki lagi.

    Setelah kamu membeli segel baru, rendam segel tersebut ke dalam bak berisi air hangat. Cara Ini membantu membuat permukaannya lebih lentur saat dipasang dan akan mengembalikan bentuk semula apabila saat pengiriman ada bagian yang tertekuk terlalu lama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buru-buru, Cek 7 Hal Ini Sebelum Beli Tanah


    Jakarta

    Tanah menjadi investasi properti yang disukai banyak orang karena nilainya terus bertambah. Untuk itu, membeli sebidang tanah merupakan langkah besar yang membutuhkan pertimbangan matang.

    Kalau ingin membangun rumah di atasnya, kamu perlu memastikan lokasinya strategis. Selain itu, kamu juga perlu cek kondisi tanahnya cocok untuk dibangun rumah.

    Jangan sampai salah memilih tanah. Berikut ini beberapa pertimbangkan sebelum membeli tanah, dikutip dari Family Handyman.

    Pertimbangan Sebelum Membeli Tanah

    Inilah beberapa hal yang perlu kamu pikirkan ketika hendak membeli lahan.

    1. Luas Tanah

    Salah satu hal pertama yang perlu dipikirkan ketika mencari properti adalah berapa luas tanah yang dibutuhkan. Luas tanah bisa tergantung dari preferensi penggunanya dalam memfungsikan lahan. Apakah kamu menginginkan pekarangan yang luas? Berapa kamar yang ingin dibuat?

    Selain itu, tentu luas tanah juga tergantung budget karena berkaitan dengan harga tanah serta pajak yang harus dikeluarkan.

    2. Lokasi Strategis

    Sebaiknya memilih lokasi yang strategis, yakni yang tidak terlalu jauh dengan pusat komersil, kota, maupun layanan kesehatan. Kamu bisa menentukan jarak yang masuk akal dan mampu ditempuh ketika menghuni rumah di kawasan itu.

    3. Akses Jalan

    Selain lokasi yang strategis, kamu perlu mengevaluasi akses jalan di sekitar kawasan itu. Pertimbangkan ketersediaan jalan ataupun proyek pemerintah yang dapat memudahkan mobilitas kamu ke depannya.

    4. Karakteristik Tanah

    Karakteristik tanah juga penting untuk dipertimbangkan supaya sesuai dengan rencana pembangunan suatu hari nanti. Kalau kamu berencana berkebun, maka cari tanah yang gelap dan kaya akan unsur karbon. Lalu, mungkin kamu ingin membuat sumur, basement, dan lain sebagainya, sehingga perlu mempertimbangkan karakteristik tanah.

    5. Akses Jaringan Listrik

    Membeli tanah kosong, berarti kamu harus memikirkan ketersediaan akses jaringan listrik. Kamu bisa mencari tahu saluran listrik terdekat serta biaya yang perlu dikeluarkan untuk memastikan ketersediaan listrik di rumah pada lahan itu.

    6. Saluran Pembuangan

    Saluran pembuangan juga perlu dipertimbangkan ketika hendak membangun rumah. Cari tahu bagaimana sistem pembuangan di kawasan itu serta rencana pembuatan tangki septik dan perihal saluran pembuangan lainnya.

    7. Jaringan Internet dan Seluler

    Pastinya jaringan internet dan seluler menjadi pertimbangan penting karena komunikasi dan akses informasi apalagi di zaman yang serba internet ini. Maka, periksalah kualitas jaringan seluler serta ketersediaan buat memasang jaringan internet.

    Itulah beberapa pertimbangan sebelum membeli tanah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com