Tag: carolyn forte

  • Bersihkan Jendela Nggak Bisa Asal, Ini Cara yang Tepat Menurut Ahli


    Jakarta

    Membersihkan jendela merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan secara rutin. Hal ini agar rumah terlihat rapi dan bersih sekaligus merawat jendela agar tetap kinclong.

    Meski begitu, masih ada sejumlah orang yang tak tahu cara membersihkan jendela dengan benar. Alhasil, jendela bukan tampak kinclong tapi malah makin terlihat kotor dan kusam.

    Jika masih bingung bagaimana cara membersihkan jendela yang benar, jangan khawatir. Simak tips bersihkan jendela dengan tepat menurut ahli dalam artikel ini.


    Membersihkan jendela tak sekadar menyemprotkan air dan mengelapnya dengan kain kering. Jika salah dalam prosesnya, jendela bisa tampak semakin kusam.

    Direktur eksekutif Home Care & Cleaning Lab Carolyn Forte membagikan sejumlah cara membersihkan jendela yang tepat. Dilansir situs Good Housekeeping, Rabu (2/7/2025), berikut tipsnya.

    Cara Bersihkan Jendela

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan jendela.

    1. Bersihkan Debu di Jendela

    Langkah yang pertama adalah dengan membersihkan debu yang menempel di kaca, bingkai, hingga sudut-sudut jendela. Kamu bisa membersihkannya dengan kemoceng, kain kering halus, atau vacuum cleaner.

    Jika detikers memakai gorden, lepas gorden tersebut dan segera cuci dengan air dan pewangi.

    2. Bersihkan Kasa Jendela

    Apabila detikers memakai kasa jendela, lepas kasa tersebut dan bersihkan dengan vacuum cleaner atau kemoceng untuk mengangkat seluruh debu. Kasa yang terlihat sangat kotor dapat dicuci dengan air hangat dan sabun, lalu bilas hingga seluruh kotoran yang menempel hilang secara menyeluruh.

    3. Semprot Jendela dengan Cairan Pembersih

    Setelah debu dibersihkan secara menyeluruh, kini saatnya membersihkan jendela dengan cairan pembersih. Semprot cairan dari bagian atas hingga bawah jendela agar bisa bersih secara maksimal.

    4. Bersihkan Jendela Pakai Kain

    Langkah selanjutnya adalah membersihkan jendela menggunakan kain microfiber atau tisu bebas serat. Bersihkan jendela dari bagian atas hingga bawah jendela secara perlahan. Jika ditemukan ada noda membandel, bersihkan lagi dengan cara menyemprotkan cairan dan lap menggunakan kain.

    5. Bersihkan Jendela Bagian Luar

    Membersihkan jendela rumah tak hanya bagian dalamnya saja, tapi juga area luar. Untuk tahapannya tetap sama, yakni bersihkan debu yang menempel, semprot dengan cairan pembersih, kemudian lap kaca dengan kain microfiber secara menyeluruh.

    Kotoran dan debu yang menempel biasanya lebih banyak di bagian jendela luar. Jadi, detikers harus membersihkannya dengan tenaga ekstra.

    6. Keringkan Jendela

    Setelah membersihkan bagian jendela luar dan dalam, keringkan dengan kain microfiber. Cek kembali untuk memastikan tidak ada sisa cairan atau noda yang menempel di jendela.

    7. Pasang Kembali Gorden dan Kasa

    Setelah semuanya dibersihkan, langkah terakhir adalah pasang kembali gorden dan kasa ke jendela dengan tepat.

    Demikian tips membersihkan jendela yang tepat menurut ahli. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan Saat Bebersih Rumah, Jangan Diulangi!


    Jakarta

    Membersihkan rumah merupakan kegiatan yang perlu dilakukan secara rutin. Tak hanya menyapu dan mengepel lantai, tapi juga membersihkan jendela hingga meja dapur.

    Namun, tak semua orang melakukan kegiatan bersih-bersih rumah dengan teknik yang benar. Misalnya, membersihkan cermin di kamar dengan cara menyemprotkan langsung cairan pembersih ke cermin.

    Meski tujuannya untuk membersihkan debu dan kotoran, tapi jika tekniknya salah malah justru bisa merusak permukaan kaca. Alih-alih cermin terlihat kinclong, tapi justru tambah kusam dan muncul goresan halus.


    Agar perabotan di rumah tidak rusak saat dibersihkan, penting untuk mengetahui teknik membersihkannya yang benar. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan saat Bebersih Rumah

    Menurut pakar kebersihan, banyak orang yang belum tahu teknik yang tepat dalam membersihkan rumah. Dikutip dari Good Housekeeping, berikut sejumlah kebiasaan buruk saat bebersih rumah yang masih sering dilakukan:

    1. Membersihkan Lantai Kayu Pakai Pel Basah

    Pakar kebersihan dari Good Housekeeping Institute Carolyn Forte menyebut masih banyak yang membersihkan lantai kayu dengan kain pel basah. Padahal, terlalu banyak air dapat menyebabkan kayu cepat rusak hingga berubah warna.

    “Hal terburuk dalam mengepel lantai kayu adalah membiarkan air menggenang di lantai. Hal ini bisa menyebabkan pertumbuhan jamur,” kata Forte.

    Cara yang benar adalah menggunakan pel microfiber lembap atau kain pel dengan semprotan. Cara ini lebih efektif untuk membersihkan debu dan kotoran di lantai kayu tanpa merusaknya.

    2. Semprot Cairan Pembersih Langsung ke Cermin

    Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan banyak orang adalah menyemprotkan langsung cairan pembersih ke cermin. Forte menilai cara ini kurang efektif karena cairan pembersih dapat menetes ke bawah dengan cepat dan ikut membawa debu yang menempel. Alhasil, kaca akan tetap kotor meski sudah dibersihkan.

    Untuk membersihkan cermin tanpa menimbulkan goresan, semprotkan cairan pembersih ke kain. Setelah itu, baru membersihkan cermin dengan gerakan membentuk huruf ‘S’ dari atas ke bawah.

    3. Produk Stainless Steel

    Ada banyak peralatan rumah tangga yang terbuat dari material stainless steel. Jika dibersihkan secara asal maka bisa muncul goresan pada perabotan tersebut.

    Untuk mencegah hal itu terjadi, Forte menyarankan untuk memakai cairan pembersih khusus untuk produk stainless steel.

    “Untuk menghindari goresan, gunakan pembersih yang dibuat khusus untuk membersihkan stainless steel. Pakai kain microfiber dan bersihkan perlahan,” paparnya.

    4. Membersihkan Jendela Saat Siang

    Forte menyebut ada satu kesalahan yang sering dilakukan saat membersihkan jendela dan pintu kaca, yakni dibersihkan ketika cuaca sedang cerah. Ia menyarankan untuk melakukan kegiatan ini saat cuaca cenderung mendung.

    “Membersihkan jendela dan pintu kaca di bawah terik matahari menyebabkan cairan akan mengering dengan cepat sebelum Anda sempat mengelapnya, sehingga meninggalkan goresan yang sulit dihilangkan,” ujarnya.

    5. Pakai Bahan Kimia Keras Saat Bersihkan Meja Dapur dari Batu Alam

    Hindari penggunaan bahan kimia keras saat membersihkan meja dapur dari batu alam, seperti penggunaan cairan pemutih. Selain itu, hindari juga penggunaan pembersih yang mengandung asam tinggi, seperti cuka atau air perasan lemon.

    Sebab, meja dapur yang terbuat dari batu alam akan mudah rusak dan permukaannya dapat terkikis jika menggunakan bahan-bahan tersebut. Dianjurkan memakai cairan pembersih khusus dengan pH netral.

    Itulah lima kebiasaan salah yang ternyata masih sering dilakukan banyak orang saat bersih-bersih rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakar Ungkap Kebiasaan yang Bikin Jamur Hitam Muncul di Kamar Mandi



    Jakarta

    Jamur hitam atau black mold kerap muncul di kamar mandi. Selain mengganggu estetika kamar mandi, kemunculan jamur hitam juga berbahaya bagi kesehatan penghuninya.

    Munculnya black mold di kamar mandi menandakan sirkulasi udara yang buruk dan kelembapan yang berlebihan. Jika tidak segera diatasi, black mold bisa menyebar ke area lain, seperti langit-langit hingga lantai kamar mandi.

    Seorang pakar di bidang kebersihan mengungkapkan ada sejumlah kebiasaan yang membuat jamur hitam tumbuh di kamar mandi. Kebiasaan ini bahkan sering dianggap sepele, tapi ternyata bisa memicu masalah besar.


    Kebiasaan Sepele yang Picu Munculnya Jamur Hitam di Kamar Mandi

    Direktur Eksekutif Good Housekeeping Institute Home Care & Cleaning Lab, Carolyn Forte mengungkapkan ada satu kebiasaan buruk penghuni rumah yang memicu munculnya jamur hitam, yakni menutup pintu kamar mandi setelah mandi.

    Forte menyebut pintu kamar mandi yang ditutup setelah digunakan dapat menghalau udara lembap untuk keluar. Seiring waktu, jamur hitam dapat muncul dari yang ukurannya kecil hingga menjalar ke seluruh permukaan kamar mandi.

    “Menutup pintu dapat memicu kelembapan di dalam kamar mandi. Jika suatu ruangan lembap, maka jamur dapat tumbuh subur,” kata Forte dilansir Good Housekeeping, Minggu (23/11/2025).

    Memang, kebiasaan menutup pintu kamar mandi bukan jadi faktor utama munculnya black mold. Meski begitu, kebiasaan ini dapat mempercepat tumbuhnya jamur hitam yang berbahaya bagi kesehatan.

    Forte mengimbau agar selalu membuka pintu kamar mandi setelah digunakan. Bila perlu pasang exhaust fan agar udara yang terperangkap di kamar mandi bisa cepat keluar secara otomatis.

    “Jika tidak ada exhaust fan, buka jendela kamar mandi atau bisa menyalakan kipas angin. Semakin cepat kelembapan keluar dari kamar mandi, maka dapat menghalau pertumbuhan jamur,” paparnya.

    Setelah menggunakan kamar mandi, terutama untuk dipakai mandi dalam waktu cukup lama, biarkan pintu kamar mandi tetap terbuka agar udara di dalam bisa keluar.

    Forte mengingatkan pentingnya untuk menjaga kamar mandi tetap kering. Meski memang didesain untuk basah, tapi kamar mandi yang kering dapat menjaga kelembapan sekaligus meminimalisir tumbuhnya jamur hitam.

    “Semakin cepat permukaan lantai mengering, maka semakin kecil kemungkinan jamur tumbuh,” ujar Forte.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com