Tag: carport

  • Ide Garasi Mobil Minimalis Multifungsi, Bisa Buat Ruang Tamu


    Jakarta

    Garasi mobil sebaiknya disiapkan saat membangun rumah. Buat pemilik mobil, tentu garasi wajib dimiliki agar mobil tidak diparkir sembarangan dan mengganggu pengguna jalan.

    Bahkan ketika belum punya mobil, pemilik rumah sebaiknya menyiapkan garasi. Garasi bisa digunakan jika suatu hari membeli mobil. Selama belum punya mobil pun garasi bermanfaat untuk tempat parkir sepeda motor.

    Namun lahan sempit sering kali menjadi kendala membuat garasi mobil. Untuk mengatasinya, kalian bisa memaksimalkan fungsi garasi mobil yang bisa digabungkan dengan ruang lain.


    Dalam artikel ini akan kita bahas beberapa ide garasi mobil minimalis multifungsi yang bisa digunakan untuk fungsi lain, mulai dari ruang tamu hingga perpustakaan.

    Ide Garasi Mobil Multifungsi

    Berikut ini beberapa ide membuat garasi mobil yang multifungsi, cocok untuk rumah dengan lahan terbatas.

    1. Garasi Mobil dan Ruang Tamu

    Garasi Mobil dan Ruang Tamu.Garasi Mobil dan Ruang Tamu. Foto: idei.club

    Yang pertama, kamu bisa memanfaatkan satu ruang untuk garasi sekaligus ruang tamu. Ruang ini bisa berada di depan rumah, yaitu membuat garasi dan ruang tamu menyatu di teras.

    Atau kalian bisa membuat garasi tertutup, kemudian di bagian ujungnya dilengkapi dengan sofa dan meja.

    2. Garasi Mobil dan Gudang

    Garasi Mobil dan Gudang.Garasi Mobil dan Gudang. Foto: garageliving.com

    Perpaduan garasi mobil dengan gudang mungkin sudah umum dilakukan. Selain menjadi tempat menyimpan mobil, garasi juga bisa digunakan untuk menyimpan berbagai barang, termasuk alat-alat pertukangan.

    Supaya lebih rapi, kamu bisa menambahkan kabinet atau lemari gantung di dinding garasi. Kabinet yang berada di atas tidak akan terasa mengurangi ruangan. Kamu juga bisa menyimpan sepeda dengan cara menggantungnya agar lebih hemat ruangan.

    3. Garasi Mobil dan Ruang Tengah

    Garasi Mobil dan Ruang Tengah.Garasi Mobil dan Ruang Tengah. Foto: idei.club

    Jika kamu menyukai rumah dengan sedikit sekat, mungkin kamu bisa menghubungkan garasi mobil langsung ke ruang tengah. Ketika mobil sedang tak di rumah, ruang ini juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan di dalam rumah.

    4. Garasi Mobil dan Dapur

    Garasi Mobil dan Dapur.Garasi Mobil dan Dapur. Foto: www.calspaceorganizers.com

    Bagaimana jika garasi mobil digabungkan dengan dapur? Mungkin terkesan tak wajar. Namun hal ini tak masalah selama ruangan tersebut tetap terjaga kebersihannya.

    Gunakan desain dapur modern agar terkesan lebih rapi. Jangan lupa beri jarak aman agar mobil tidak dekat dengan api.

    5. Garasi Mobil dan Perpustakaan

    Garasi Mobil dan Perpustakaan.Garasi Mobil dan Perpustakaan. Foto: trendsideas.com

    Terakhir, kamu bisa menjadikan garasi sebagai perpustakaan. Pasanglah rak atau lemari buku di setiap dinding.

    Jika ingin menghemat tempat, pasang lemari gantung. Sisakan sedikit ruang untuk duduk untuk bersantai sambil membaca buku dan minum kopi.

    Tips Membangun Garasi Mobil Minimalis

    Untuk rumah minimalis, berikut ini beberapa tips membangun garasi mobil agar tidak tampak sempit dan terasa efisien, seperti dikutip dari situs gardens.id:

    1. Gunakan Desain Sederhana

    Gunakanlah desain yang sederhana dan fungsional, yaitu dengan mengukur dimensi mobil kamu dan sisakan ruang untuk fungsi lain.

    2. Manfaatkan Ruang Vertikal

    Gunakan bagian atas dinding garasi mobil untuk menyimpan berbagai barang. Agar lebih rapi, gunakan rak atau lemari. Untuk benda yang tidak bisa dimasukkan ke lemari, kamu bisa memasang gantungan untuk menghemat ruang.

    3. Sesuaikan Model Pintu

    Jika kamu ingin memasang pintu untuk garasi, gunakan pintu lipat atau geser agar menghemat ruang. Jangan lupa beri sedikit ruang di garasi agar kamu leluasa membuka pintu.

    4. Perhatikan Pencahayaan

    Agar garasi terasa lapang, perhatikan pencahayaan di garasi. Ruang yang terang akan terasa lebih luas.

    Lebih baik untuk memberi akses cahaya alami masuk ke garasi agar menghemat listrik. Gunakan jendela, pintu, atau langit-langit transparan, serta lantai berwarna cerah.

    5. Pemilihan Material

    Perhatikan juga material untuk dinding dan lantai garasi. Material yang berkualitas akan membuatnya tahan lama.

    Pilih bahan yang perawatannya mudah, seperti beton polos atau ubin keramik yang mudah dibersihkan dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.

    Nah, itulah tadi beberapa ide dan tips membuat garasi mobil minimalis yang multifungsi, sehingga bisa menghemat ruang bagi pemilik lahan sempit.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya Carport dan Garasi yang Harus Kamu Tahu


    Jakarta

    Sampai sekarang, masih banyak orang yang belum tahu kalau carport dan garasi ternyata berbeda. Walaupun terlihat serupa, tapi nyatanya keduanya memiliki beberapa perbedaan. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak penjelasannya di bawah!

    Dilansir dari Astra Daihatsu, inilah penjelasan dan perbedaan antara carport dan garasi.

    Carport

    Kanopi Carport Melengkung.Ilustrasi Carport Foto: carports-canopies.com

    Carport merupakan sebuah tempat yang dirancang secara semi-terbuka yang digunakan untuk parkir kendaraan. Berbeda dengan garasi, biasanya carport ditempatkan secara terpisah dari bangunan utama rumah, umumnya berada di area luar atau samping rumah.


    Penempatan yang seperti ini akan memudahkan kita untuk memasuki atau meninggalkan kendaraan. Carport dilengkapi dengan kanopi sebagai penutupnya yang berfungsi untuk melindungi kendaraan dari hujan dan panas matahari.

    Selain itu, sekarang banyak carport yang juga dilengkapi dengan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.

    Garasi

    Dinamakan Kedai Built Up, Helmy sang pemilik mempunyai 25 unit lebih mobil bergaya tersebut dari berbagai merek dan tipe di garasinya.Ilustrasi Garasi Foto: Ruly Kurniawan

    Berbeda dengan carport, garasi adalah bangunan yang sepenuhnya tertutup dan digunakan untuk menyimpan kendaraan serta barang-barang lainnya.

    Bangunan garasi menyatu dengan bangunan rumah utama, biasanya garasi diposisikan di sekitar area samping atau belakang rumah. Selain itu, garasi juga sering kali dibuat terhubung langsung dengan rumah melalui pintu masuk ke rumah.

    Tidak hanya sebagai ruang penyimpanan, garasi juga sering berfungsi sebagai ruang tambahan untuk berbagai keperluan. Contohnya sebagai ruang bengkel, atau penyimpanan peralatan rumah tangga dan outdoor yang jarang digunakan di dalam rumah.

    Setelah mengetahui pengertian carport dan garasi secara umum, berikut adalah 4 perbedaan carport dan garasi yang perlu kamu ketahui.

    Perbedaan Carport dan Garasi

    1. Perbedaan Bangunan

    Garasi adalah bangunan tertutup yang terletak di samping atau di belakang rumah yang biasanya terhubung dengan rumah melalui pintu masuk. Sementara itu, carport adalah struktur terbuka yang biasanya terdiri dari atap yang didukung oleh tiang-tiang, yang dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan rumah.

    2. Perbedaan Penutup Atap

    Garasi memiliki atap yang tertutup dan dinding di sekelilingnya, sementara carport hanya memiliki atap yang terbuka. Namun sekarang cukup banyak pemilik carport yang memasang kanopi untuk melindungi kendaraan yang diparkir.

    3. Perbedaan Tingkat Keamanan

    Garasi memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena mobil terlindungi dari cuaca dan pencurian. Sebab garasi memiliki pintu yang dilengkapi pengunci. Sementara carport yang ditempatkan di luar, memberikan perlindungan yang kurang dan terbatas dari cuaca dan rentan akan pencurian.

    4. Perbedaan Fungsi

    Garasi sering digunakan untuk menyimpan mobil, motor, dan barang-barang lainnya yang memerlukan ruang penyimpanan yang aman. Sementara carport digunakan terutama sebagai tempat parkir mobil dan melindungi kendaraan dari sinar matahari dan hujan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah! Ini Perbedaan Carport dan Garasi


    Jakarta

    Sampai sekarang, masih banyak orang yang belum tahu kalau carport dan garasi ternyata berbeda. Walaupun terlihat serupa, tapi nyatanya keduanya memiliki beberapa perbedaan. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak penjelasannya di bawah!

    Dilansir dari Astra Daihatsu, inilah penjelasan dan perbedaan antara carport dan garasi.

    Carport

    Carport merupakan sebuah tempat yang dirancang secara semi-terbuka yang digunakan untuk parkir kendaraan. Berbeda dengan garasi, biasanya carport ditempatkan secara terpisah dari bangunan utama rumah, umumnya berada di area luar atau samping rumah. Penempatan yang seperti ini akan memudahkan kita untuk memasuki atau meninggalkan kendaraan. Carport dilengkapi dengan kanopi sebagai penutupnya yang berfungsi untuk melindungi kendaraan dari hujan dan panas matahari. Selainitu, sekarang banyak carport yang juga dilengkapi dengan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.


    Garasi

    Berbeda dengan carport, garasi adalah bangunan yang sepenuhnya tertutup dan digunakan untuk menyimpan kendaraan serta barang-barang lainnya. Bangunan garasi menyatu dengan bangunan rumah utama, biasanya garasi diposisikan di sekitar area samping atau belakang rumah. Selain itu, garasi juga sering kali dibuat terhubung langsung dengan rumah melalui pintu masuk ke rumah. Tidak hanya sebagai ruang penyimpanan, garasi juga sering berfungsi sebagai ruang tambahan untuk berbagai keperluan. Contohnya sebagai ruang bengkel, atau penyimpanan peralatan rumah tangga dan outdoor yang jarang digunakan di dalam rumah.

    Setelah mengetahui pengertian carport dan garasi secara umum, berikut adalah 4 perbedaan carport dan garasi yang perlu kamu ketahui.

    Perbedaan Carport dan Garasi

    1. Perbedaan Bangunan

    Garasi adalah bangunan tertutup yang terletak di samping atau di belakang rumah yang biasanya terhubung dengan rumah melalui pintu masuk. Sementara itu, carport adalah struktur terbuka yang biasanya terdiri dari atap yang didukung oleh tiang-tiang, yang dapat berdiri sendiri atau terhubung dengan rumah.

    2. Perbedaan Penutup Atap

    Garasi memiliki atap yang tertutup dan dinding di sekelilingnya, sementara carport hanya memiliki atap yang terbuka. Namun sekarang cukup banyak pemilik carport yang memasang kanopi untuk melindungi kendaraan yang diparkir.

    3. Perbedaan Tingkat Keamanan

    Garasi memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena mobil terlindungi dari cuaca dan pencurian. Sebab garasi memiliki pintu yang dilengkapi pengunci. Sementara carport yang ditempatkan di luar, memberikan perlindungan yang kurang dan terbatas dari cuaca dan rentan akan pencurian.

    4. Perbedaan Fungsi

    Garasi sering digunakan untuk menyimpan mobil, motor, dan barang-barang lainnya yang memerlukan ruang penyimpanan yang aman. Sementara carport digunakan terutama sebagai tempat parkir mobil dan melindungi kendaraan dari sinar matahari dan hujan.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mudah Membersihkan Garasi dan Carport di Rumah


    Jakarta

    Garasi dan carport adalah area terluar di rumah yang biasa digunakan untuk memarkirkan kendaraan. Letaknya yang berada di luar rumah, mudah sekali kotor dan berdebu. Ditambah roda mobil setelah dari luar juga bisa meninggalkan membekas di lantai garasi. Maka dari itu, garasi dan carport perlu sering dibersihkan.

    Layaknya membersihkan bagian dalam rumah, membersihkan lantai garasi juga sebaiknya dilakukan sesering mungkin. Dengan begitu, debu, oli, atau noda yang menempel di lantai jadi akan lebih mudah dibersihkan.

    Mengutip dari The Spruce, Sabtu (1/6/2024), berikut langkah membersihkan garasi dan carport.


    1. Keluarkan Kendaraan

    Saat hendak membersihkan suatu ruangan, lebih mudah jika tidak ada benda yang menghalangi. Kamu bisa memindahkan kendaraan ke luar rumah dahulu. Lalu menyapu semua lantainya. Jangan lupa gunakan alas kaki agar noda, debu, atau benda padat tidak mengenai kaki.

    2. Bersihkan Debu yang Menempel

    Selain kendaraan, di garasi dan carport pasti ada beberapa benda yang disimpan di sana. Benda-benda tersebut juga perlu dikeluarkan dan dibersihkan dari debu. Rak-rak yang terpasang di dinding atau lemari juga dibersihkan. Sebab, tempat yang lembap bisa jadi rumah bagi tikus, laba-laba, dan hewan lainnya.

    3. Siapkan Larutan Pembersih

    Setelah debu dibersihkan, kamu bisa mulai mengepel lantainya. Caranya dengan mencampurkan larutan pembersih lantai ke dalam air hangat. Masukkan pel di dalam ember campuran larutan pembersih. Diamkan selama 10 menit sebelum digunakan.

    4. Siram Air Larutan Pembersih

    Untuk area carport yang berlumut dan susah dibersihkan dengan alat pel. Kamu bisa menyiram larutan pembersih ke seluruh permukaannya. Lalu sikat seluruh permukaannya. Setelah lumut dan noda hitam hilang, bilas menggunakan air bersih.

    5. Tunggu Hingga Kering

    Setelah kering, kendaraan dan benda-benda di garasi bisa dimasukkan kembali. Saat sudah kering, kamu bisa melepas alas kaki saat melewatinya.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Bagus Mana, Garasi atau Carport? Ini Perbedaan dan Fungsinya



    Jakarta

    Rumah tak lengkap tanpa ada carport atau garasi sebagai ruang untuk memarkirkan kendaraan kita, baik itu mobil atau motor. Pada umumnya, ada dua jenis ruang atau lahan yang dipakai untuk hal itu, yaitu garasi atau carport.

    Apa perbedaan keduanya?

    Keberadaan garasi atau carport ini dinilai sangat penting agar kendaraan pribadi kita aman dan tidak diparkirkan di pinggir jalan yang dapat mengganggu orang lain.


    Namun, hingga saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang menyamakan istilah carport dengan garasi, bahkan tidak sedikit juga masyarakat Indonesia yang bahkan belum mengenal istilah tersebut. Padahal, istilah garasi dan carport ini memiliki cukup banyak perbedaan loh.

    Pengertian Garasi dan Carport

    Dikutip dari astra-daihatsu.id, pengertian carport adalah suatu tempat untuk menyimpan atau memarkir mobil yang dibuat semi terbuka. Biasanya carport dibuat terpisah dari bangunan rumah, baik itu di samping rumah atau di depan teras depan rumah, tujuannya adalah untuk memudahkan akses keluar masuk mobil tersebut.

    Bentuk dari carport ini biasanya berupa sebuah lahan yang ditutupi dengan kanopi untuk melindungi kendaraan dari panas sinar matahari atau air hujan.

    Sementara pengertian garasi adalah sebuah bangunan tertutup yang dibuat sebagai tempat penyimpanan kendaraan dan barang-barang yang memerlukan tempat penyimpanan yang aman dan terlindungi dari cuaca.

    Bangunan garasi sendiri biasanya dibuat menyatu dengan rumah yang dihubungkan dengan sebuah pintu.

    Perbedaan Garasi dan Carport

    1. Bangunan

    Garasi memiliki struktur bangunan yang tertutup dan terhubung dengan bangunan rumah utama. Sedangkan Carport memiliki struktur semi terbuka yang dibuat seperti lahan dengan tutup kanopi yang didukung dengan tiang-tiang besi.

    2. Penutup Atap

    Seperti pengertiannya, garasi memiliki atap penuh karena bentuk dari garasi adalah sebuah bangunan tertutup yang utuh. Sedangkan carport sendiri biasanya banyak yang menggunakan atap kanopi dengan struktur terbuka saja.

    3. Keamanan

    Karena bagunan garasi dibuat tertutup dan utuh, bangunan garasi dinilai jauh lebih aman, baik itu dari cuaca maupun tindakan kejahatan. Sebaliknya, carport yang memiliki struktur semi terbuka memiliki keamanan yang lebih terbatas dibandingkan dengan garasi

    4. Biaya

    Pada umumnya, garasi memiliki biaya yang lebih mahal dibandingkan carport. Hal ini dikarenakan untuk membangun garasi, kamu membutuhkan bahan material yang sama dengan membangun sebuah rumah.

    Namun, pembangunan garasi ini tentunya memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan carport.

    5. Fungsi

    Bangunan garasi yang tertutup dan utuh ini memiliki fungsi lebih banyak daripada carport. Biasanya bangunan garasi juga bisa digunakan sebagai gudang penyimpanan alat-alat ‘kotor’.

    Akan tetapi, fungsi dari carport juga tidak kalah menarik. Walaupun carport tidak bisa digunakan sebagai gudang tertutup untuk barang berharga. Carport ini bisa digunakan sebagai ruang tambahan, tempat berkumpul keluarga dan teman di luar rumah.

    Nah itu dia sedikit ringkasan mengenai perbedaan garasi dan carport. Semoga setelah membaca ini kamu jadi bisa mempertimbangkan mana yang lebih tepat untuk rumah kamu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Membangun Garasi atau Carport? Pertimbangan dan Biayanya


    Jakarta

    Belakangan ini rumah di Indonesia rasanya jadi kurang lengkap bila tidak ada garasi atau carportnya. Bagaimana tidak, sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini sudah memiliki kendaraan pribadi, baik itu sepeda listrik, motor, hingga mobil.

    Tidak hanya itu, kegunaan dari garasi atau carport ini tidak semata sebagai tempat menyimpan kendaraan agar aman dari cuaca dan tindak kejahatan saja. Garasi atau carport juga bisa dijadikan sebagai tempat gudang penyimpanan barang, hingga tempat berkumpul bersama teman dan keluarga.

    Dengan manfaatnya yang sebanyak ini, kini banyak masyarakat Indonesia yang mulai berinvestasi untuk menambahkan garasi atau carport di rumahnya.


    Nah, bagi kamu yang tertarik untuk membangun garasi atau carport di rumah, kamu harus simak ringkasan di bawah ini terlebih dahulu.

    Seberapa Penting Garasi dan Carport?

    Menurut arsitek, Denny Setiawan, ketika kamu ingin membangun sebuah garasi atau carport di rumah, kamu harus pastikan seberapa banyak luas lahan kosong yang kamu miliki. Bila lahan kosong yang kamu miliki tidak cukup luas, sebaiknya kamu cukup membangun carport saja.

    “Tergantung kebutuhan dan kondisi lahan, jadi apabila kondisi lahannya memungkinkan memang disarankan ada garasi, jadi mobil bisa teduh dari panas matahari. Tapi jika tanahnya tidak cukup besar, carport adalah pilihan yang paling logis bagi mereka yang mempunyai mobil atau kendaraan yang harus disimpan di rumah,” kata Denny kepada detikcom, Selasa (11/6/2024).

    Lebih lanjut, Denny juga menghimbau kepada masyarakat atau pelaku penjual properti agar tidak memaksakan untuk membuat garasi bila kondisi lahan rumah tersebut tidak mencukupi.

    Menurutnya, ruang hidup yang lebih luas justru akan membuat rumah jadi terlihat lebih indah.

    “Kalau bicara nilai jual, tentunya rumah yang ada garasi di dalamnya akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Tapi saya bilang jangan sampai kamu memaksakan untuk membangun garasi kalau tanahnya tidak cukup,” tutur Denny.

    “Jadi buat saya daripada dibuat garasi, mending buat bikin ruang hidup yang lebih luas. Itu lebih bermanfaat untuk membuat rumah jadi lebih indah,” sambungnya.

    Biaya Membangun Garasi atau Carport

    Menurut penjelasan Denny, pembuatan garasi pastinya jauh lebih mahal dibandingkan dengan carport. Hal ini dikarenakan struktur yang digunakan untuk membangun garasi itu sama dengan struktur sebuah bangunan rumah. Sedangkan carport sendiri diabangun dengan struktur semi permanen.

    “Biaya bangun tentunya pasti lebih besar garasi, karena kita harus bikin dinding, lalu kemudian ada atapnya. Kalau carport bisa pakai struktur yang sifatnya semi permanen, pakai struktur baja, kemudian atapnya pakai kaca atau polikarbonat,” jawab Denny.

    Denny memperkirakan bahwa total biaya yang diperlukan untuk membangun sebuah garasi itu kurang lebihnya sama dengan biaya untuk membangun rumah.

    Sebagai contoh yang ia jelaskan pada kesempatan tersebut, biaya bangun sebuah rumah di Jakarta adalah sekitar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta per meter perseginya. Maka dari itu, untuk membangun sebuah garasi berukuran standar 1 mobil atau 18 meter persegi akan membutuhkan biaya sekitar Rp 126 juta.

    “Kalau biayanya bangun garasi, anggarannya kurang bisa saya prediksi. Tapi kalau kita bicara membangun sebuah bangunan, kalau di Jakarta ini kira-kira 6 sampai 7 juta per meter persegi. Jadi garasi itu kalau satu mobil kita kira 18 meter persegi, lalu dikali 7 juta. Kira-kira segitu biayanya untuk mobil,” kata Denny.

    “Tentunya ini dipengaruhi oleh lokasi daerah juga, biaya membangun di Jakarta mungkin bisa berbeda dengan biaya membangun di daerah lainnya,” tambahnya.

    Di sisi lain, ia memperkirakan bahwa biaya untuk membangun sebuah carport terhitung jauh lebih murah, hingga setengah harga dari membangun sebuah garasi dengan ukuran yang sama. Tentunya harga ini juga akan ditentukan oleh kualitas bahan yang dipakainya.

    “Untuk biaya carport sendiri tergantung dengan material yang dipakai, tapi seharusnya bisa cuman setengah harga dari bangun garasi saja, karena biasanya kan carport itu tanpa dinding atapnya pun biasanya temporer seperti kaca, atau polikarbonat. Itu sudah bisa jadi carport yang baik,” ujarnya.

    Itu dia segenap ringkasan perbedaan harga bangun antara garasi dan carport. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Dia 5 Jenis Atap Carport buat Lindungi Kendaraan di Rumah


    Jakarta

    Atap carport merupakan bagian bangunan yang melindungi kendaraan yang parkir di luar rumah. Atap ini menjaga kendaraan agar tetap awet dan aman dari paparan cuaca panas maupun hujan.

    Nah, ada banyak pilihan atap carport yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kamu. Jangan sampai salah pilih ya!

    Berikut ini beberapa jenis atap carport, melansir dari QHome Mart, Minggu (23/6/2024).


    1. Atap carport Galvalum

    Atap carport/QhomeAtap carport/Qhome Foto: Atap carport/Qhome

    Galvalum adalah bahan yang favorit untuk carport di jaman sekarang. Salah satu alasan kenapa menggunakan bahan atap ini adalah selain harganya yang ekonomis, atap ini cukup fleksibel dan memiliki tingkat ketahanan yang lama.

    Atap ini termasuk bahan yang tahan karat sehingga kamu tak perlu khawatir carport jadi karatan dan keropos. Meski begitu, kamu perlu mempertimbangkan jika galvalum tak dapat memantulkan panas. Jadi, ketika terik matahari, kamu mungkin akan cukup kepanasan meskipun berada dibawah atap.

    2. Carport UPVC

    Atap carport/QhomeAtap carport/Qhome Foto: Atap carport/Qhome

    UPVC juga bisa kamu pertimbangkan karena sangat kuat sampai bisa bertahan sampai kurang lebih 10 tahun. Bahkan ketika tertimpa bahan yang keras, materialnya dapat cukup bertahan.

    Selain itu, ketika hujan tiba, atap carport terbaik satu ini tidak bersuara alias cukup senyap. Tidak seperti bahan metal lainya, atap ini tidak menimbulkan suara bising ketika hujan.

    3. Carport Polikarbonat

    Atap carport/QhomeAtap carport/Qhome Foto: Atap carport/Qhome

    Bahan Polikarbonat memiliki ketahanan yang cukup baik dan praktis digunakan. Bentuk atap yang flat (datar) membuatnya lebih mudah digunakan sebagai atap.

    Atap jenis dulu sangat populer sebagai atap carport karena memiliki ketahanan terbaik.

    Namun, kini banyak produsen menurunkan grade (kualitas) karena banyak permintaan yang menginginkan harganya yang lebih murah. Penurunan grade ini berakibat pada umur pemakaian yang kian pendek, ini sebabnya polikarbonat mulai ditinggalkan.

    4. Carport Dak Beton

    Atap carport/QhomeAtap carport/Qhome Foto: Atap carport/Qhome

    Lalu, atap dak beton yang memakai beton sebagai bahan utama ini memiliki ketahanan yang lama

    Bahkan kamu bisa memanfaatkan area atas carport untuk hal lain. Misalnya ruang bersantai, ruang menanam tanaman hias dan semacamnya. Beton sangat kuat, meskipun anda pijak di atasnya tidak akan runtuh.

    Jika bagian bawah ingin lebih rapi, anda bisa menggunakan bahan gypsum sebagai finishing dibawahnya. Nanti, akan lebih baik dan menarik

    5. Carport Atap Bitumen

    Atap carport/QhomeAtap carport/Qhome Foto: Atap carport/Qhome

    Atap bitumen atau aspal sangat cocok sebagai atap carport karena kekuatan yang baik. Jenis atap bitumen sangat cocok untuk struktur kayu ringan serta melindungi carport selama bertahun-tahun dengan perawatan minimal.

    Bitumen tersedia dalam berbagai warna, sehingga kamu bisa memilih warna sesuai preferensi kamu. Atap bitumen juga cukup mudah dipasang, sehingga kamu pun bisa memasang sendiri dan menghemat biaya tukang.

    Demikian 5 jenis atap yang cocok untuk carport. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Rekomendasi Material Lantai Carport, dari Paving Block sampai Batu Andesit


    Jakarta

    Dalam merancang eksterior rumah, carport menjadi salah satu elemen penting yang tak boleh diabaikan. Tak hanya sebagai tempat parkir kendaraan, carport juga berfungsi sebagai area transisi antara bagian luar dan dalam rumah.

    Salah satu aspek yang harus diperhatikan ketika membangun carport adalah material lantainya. Pemilihan material carport dapat berperan dalam aspek keamanan dan kenyamanan dalam penggunaannya.

    8 Material Lantai Carport

    Beberapa material yang dapat dipilih untuk menjadi lantai carport yaitu paving block, batu koral, beton, keramik, hingga batu andesit.


    1. Paving Block

    Rekomendasi lantai carport selanjutnya adalah paving block. Menurut buku Panduan Lengkap Membangun Rumah oleh Gatut Susanta, pemasangan paving block mudah dilakukan, mudah diangkat, atau dipindahkan.

    2. Paving Block dan Rumput

    Perpaduan paving block dan rumput juga bisa jadi pilihan. Menurut buku Ragam Desain Interior Pilihan oleh Hendi Anwar, S.T., rumput akan memberikan kesan sejuk, sehingga memberi kenyamanan pada bangunan. Selain itu penempatan rumput pada carport dapat menjadi daerah penyerapan air.

    3. Batu Koral Sikat

    Perpaduan batu koral sikat dan keramik dapat membuat area carport menjadi lebih unik dan artistik. Lantai koral sikat dibuat dari jenis batuan koral, seperti batu lampung atau batu alor berukuran diameter 1-4 cm. Cara pemasangan lantai batu koral sama dengan pemasangan keramik atau lantai tegel abu-abu.

    4. Batu Alor Hitam

    Batu alorBatu alor Foto: Batu alor (buku Kreasi Unik Batu Alam oleh Solehuddin)

    Kolaborasi batu alor hitam dengan keramik begitu menarik. Kamu bisa memakan batu dengan keramik abu-abu dan putih. Menurut buku Kreasi Unik Batu Alam oleh Solehuddin, pola pemasangan ini cocok digunakan untuk rumah bergaya minimalis.

    5. Ubin Porselen

    Ubin porselen dapat digunakan sebagai lantai carport. Mengutip situs Family Handyman, ubin porselen merupakan bahan yang tahan lama serta dapat bertahan terhadap berbagai macam kerusakan.

    Namun, ubin harus diletakkan di permukaan yang benar-benar datar dan kering. Untuk daya tahan ekstra, kamu bisa menggunakan nat epoksi, alternatif yang lebih tahan lama dibandingkan dengan jenis semen standar.

    6. Beton

    Beton merupakan bahan yang kuat dan kokoh. Bahan ini bisa digunakan sebagai lantai carport. Menurut laman BTN Property, beton mampu menahan beban kendaraan, seperti mobil dan motor, sehingga lantai carport bisa tahan lama.

    7. Keramik Marmer

    Marmer memiliki ketebalan yang baik. Untuk menjadikan keramik marmer menjadi lantai carport, dirasaranan untuk memilih tekstur yang lebih kasar.

    8. Batu Andesit

    Menurut situs jual beli rumah, Rumah123, batu andesit mempunyai tekstur yang keras, tahan cuaca dan perubahan suhu. Jika dilihat dari segi desainnya, carport dengan andesit mempunyai motif yang cukup simpel, namun cocok untuk rumah minimalis..

    Itulah beberapa material yang cocok untuk digunakan sebagai lantai carport. Kamu tertarik untuk menggunakan salah satunya?

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Belajar dari Kasus di Depok, Ini Perkiraan Biaya Bangun Garasi



    Jakarta

    Garasi diperlukan bagi kamu yang punya kendaraan mobil. Hal ini untuk menjaga agar mobil kamu tidak cepat rusak karena terlalu lama kena sinar matahari maupun hujan.

    Jangan sampai kamu membuat garasi atau parkir kendaraan di tempat yang tidak seharusnya, seperti yang terjadi di Depok, Jawa Barat. Di sana, ada seorang warga yang mengecor saluran air untuk dibangun ‘garasi’ di bagian atasnya. Hal tersebut melanggar aturan yang berlaku.

    Tak heran, beberapa wilayah di Indonesia ada yang mewajibkan bagi pemilik kendaraan roda empat untuk memiliki garasi atau carport terlebih dahulu. Kira-kira, berapa ya biaya pembuatan garasi atau carport?


    Carport dan garasi merupakan hal yang berbeda. Carport adalah bangunan semi-permanen dan semi-terbuka yang terkadang dibangun terpisah dari bangunan rumah. Pada carport bisa dipasang kanopi atau dibiarkan terbuka. Sementara itu, garasi adalah bangunan tertutup yang digunakan untuk menyimpan kendaraan.

    Untuk membangun garasi ataupun carport memiliki biaya yang berbeda. Menurut arsitek Denny Setiawan, pembuatan garasi pastinya jauh lebih mahal dibandingkan dengan carport. Hal ini dikarenakan struktur yang digunakan untuk membangun garasi itu sama dengan struktur sebuah bangunan rumah. Sedangkan carport sendiri dibangun dengan struktur semi permanen.

    “Biaya bangun tentunya pasti lebih besar garasi, karena kita harus bikin dinding, lalu kemudian ada atapnya. Kalau carport bisa pakai struktur yang sifatnya semi permanen, pakai struktur baja, kemudian atapnya pakai kaca atau polikarbonat,” jawab Denny ketika dihubungi detikcom, Selasa (11/6/2024) lalu.

    Denny memperkirakan bahwa total biaya yang diperlukan untuk membangun sebuah garasi itu kurang lebihnya sama dengan biaya untuk membangun rumah.

    Sebagai contoh yang ia jelaskan pada kesempatan tersebut, biaya bangun sebuah rumah di Jakarta adalah sekitar Rp 6 juta hingga Rp 7 juta per meter perseginya. Maka dari itu, untuk membangun sebuah garasi berukuran standar 1 mobil atau 18 meter persegi akan membutuhkan biaya sekitar Rp 126 juta.

    “Kalau biayanya bangun garasi, anggarannya kurang bisa saya prediksi. Tapi kalau kita bicara membangun sebuah bangunan, kalau di Jakarta ini kira-kira 6 sampai 7 juta per meter persegi. Jadi garasi itu kalau satu mobil kita kira 18 meter persegi, lalu dikali 7 juta. Kira-kira segitu biayanya untuk mobil,” kata Denny.

    “Tentunya ini dipengaruhi oleh lokasi daerah juga, biaya membangun di Jakarta mungkin bisa berbeda dengan biaya membangun di daerah lainnya,” tambahnya.

    Di sisi lain, ia memperkirakan bahwa biaya untuk membangun sebuah carport terhitung jauh lebih murah, hingga setengah harga dari membangun sebuah garasi dengan ukuran yang sama. Tentunya harga ini juga akan ditentukan oleh kualitas bahan yang dipakainya.

    “Untuk biaya carport sendiri tergantung dengan material yang dipakai, tapi seharusnya bisa cuman setengah harga dari bangun garasi saja, karena biasanya kan carport itu tanpa dinding atapnya pun biasanya temporer seperti kaca, atau polikarbonat. Itu sudah bisa jadi carport yang baik,” ujarnya.

    Sebelumnya, warganet ramai menyoroti oknum warga Depok, Jawa Barat yang mengecor aliran air untuk digunakan sebagai garasi. Foto-foto garasi di atas aliran air itu sudah tersebar dan banyak dikritik warganet.

    Pada foto yang beredar, terlihat landasan garasi yang dibangun di atas aliran air memiliki lebar lebih dari 2 meter. Bagian bawahnya dipasang beberapa bilah kayu sebagai penyangga dan bagian atasnya dari saluran itu dicor. Pada foto lainnya, tampak sebuah mobil sudah terparkir di ‘garasi’ tersebut.

    Terkait hal tersebut, Pemerintah Kota Depok menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi ‘garasi’ yang disebut berada di kawasan Sukmajaya, Depok. Kadis PUPR Depok, Citra Indah Yulianty, menegaskan pembuatan garasi di atas saluran air tersebut melanggar peraturan.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kelebihan dan Kekurangan 3 Jenis Kanopi Populer untuk Rumah


    Jakarta

    Kanopi adalah atap untuk melindungi bagian rumah yang terbuka seperti carport dan taman belakang. Ada berbagai jenis kanopi berdasarkan bahannya.

    Pemilihan bahan akan mempengaruhi budget, fungsi, dan pemasangan kanopi. Oleh karena itu, bahan kanopi perlu disesuaikan dengan budget dan kebutuhan rumah.

    Lantas, apa saja bahan-bahan kanopi? Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangannya?


    Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky sempat menjelaskan jenis-jenis kanopi kepada detikProperti, berikut ini penjelasannya.

    Kelebihan dan Kekurangan Bahan Kanopi

    Inilah jenis-jenis bahan kanopi beserta kelebihan dan kekurangannya.

    1. Kanopi Kaca

    Kanopi model kacaKanopi model kaca Foto: iStock/U. J. Alexander

    Kanopi kaca adalah atap tambahan dari material kaca. Biasanya, kanopi ini dibuat dengan rangka baja ringan atau rangka besi sebagai pondasi atap kaca yang terpasang menyambung pada area luar rumah atau bangunan.

    Kelebihan

    • Ruangan terlihat lebih terang karena adanya cahaya matahari yang masuk
    • Mudah diaplikasikan pada berbagai desain
    • Rumah terlihat lebih elegan

    Kekurangan

    • Proses pemasangan yang lebih rumit
    • Lebih berat
    • Harga berkisar cenderung mahal, sekitar Rp 1.500.000-1.800.000 per meter.

    2. Kanopi Polycarbonate

    Inspirasi Kanopi Teras di rumah.Ilustrasi kanopi polycarbonate. Foto: Homes by Monticello, Randy Colwell via The Spruce

    Polycarbonate adalah material yang terbuat dari polimer spesial dan terlihat seperti plastik bening. Dari kejernihan tampilannya, atap kanopi polycarbonate sangat cocok digunakan untuk kanopi di carport.

    Kelebihan

    • Meredam radiasi panas matahari
    • Pemasangan mudah
    • Tahan lama dan fleksibel

    Kekurangan

    • Harga cenderung mahal, sekitar Rp 700.000 per meter
    • Sulit dibersihkan

    3. Kanopi Alderon

    Jenis kanopi via My CanopyJenis kanopi alderon via My Canopy Foto: Jenis kanopi via My Canopy

    Alderon adalah jenis material yang digunakan untuk kanopi dari bahan jenis UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur bergelombang dan berongga. Kanopi jenis ini tengah digandrungi banyak orang karena atap ini sangat cocok digunakan untuk rumah yang minimalis.

    Kelebihan

    • Kuat dan tahan lama
    • Kedap suara
    • Ramah lingkungan

    Kekurangan

    • Harga cenderung mahal, sekitar Rp 800.000 per meter persegi
    • Warna dan model tidak bervariatif

    Itulah penjelasan tentang beberapa jenis bahan kanopi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com