Tag: cat dinding

  • Cara Mengecat Dinding yang Benar, Berapa Lama Cat Kering?


    Jakarta

    Mengecat dinding terlihat sebagai pekerjaan yang mudah dilakukan, padahal pada prakteknya dibutuhkan keterampilan dan teknik yang benar agar hasilnya tidak gagal.

    Ciri-ciri cat dinding yang gagal adalah hasil pengecatan yang mudah berubah dan cepat rusak. Bentuk kerusakan tersebut cukup beragam ada cat yang menggelembung, terkelupas, pudar warnanya, berkapur, dan lainnya.

    Untuk menghindari hasil cat dinding yang gagal, ketahui dahulu cara mengecat dinding yang benar. Berikut langkah-langkahnya.


    1. Pastikan Plasteran dan Acian Sudah Kering

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan kunci cat dinding dapat merekat dengan sempurna terletak pada kondisi plesteran dan acian dinding.

    “Yang membuat hal itu terjadi adalah bata itu tidak mengering sempurna pada saat proses plesteran sehingga acian tidak menempel sempurna dengan plesteran. Hal itu berakibat jika acian itu dicat, catnya itu tidak akan menempel sempurna juga pada acian,” kata Denny saat dihubungi detikProperti, Selasa (27/5/2025) lalu.

    2. Melakukan Persiapan

    Dilansir Better Homes & Garden, saat mengecat dinding, pasti akan ada tetesan cat yang jatuh ke lantai. Sebaiknya, sebelum mengecat dinding lapisi dahulu lantai, perabotan, atau area yang tidak akan dicat agar tidak kotor.

    Kemudian, buka semua ventilasi di ruangan tersebut atau nyalakan kipas angin untuk mengurangi bau cat yang kuat.

    3. Pastikan Dinding Bersih

    Selain memastikan plesteran dan acian kering, dinding yang akan dilapisi cat juga harus bersih dari noda atau benda yang menempel. Dinding yang bersih dan rata, akan tampak halus setelah dicat.

    Cara untuk menghaluskan dinding sebelum dicat bisa dengan menggunakan amplas dan plamir. Apabila ada lubang pada dinding, bisa dilakukan penambalan terlebih dahulu.

    4. Pasang Selotip Pelukis

    Untuk melindungi kayu, langit-langit, dan permukaan non dinding yang tidak mau dicat, pasang selotip pelukis. Barang ini dapat dicabut dari permukaan tanpa menarik lapisan yang sudah menempel dan tidak akan meninggalkan bekas lengket.

    5. Pakai Ukuran Kuas yang Tepat

    Setiap ukuran kuas memiliki fungsi masing-masing. Sebagai contoh kuas miring untuk mengoleskan cat di sepanjang bagian atas dinding, di sekitar jendela dan lis, sudut-sudut, dan di atas papan pinggir. Lalu, kuas rol yang panjang bisa digunakan untuk mengecat bagian utama dan tengah.

    6. Pakai Cat Dasar atau Cat Primer

    Cat dasar atau cat primer merupakan jenis cat tersendiri dan berbeda dengan cat-cat untuk lapisan luar. Selain itu, cat primer biasanya berwarna putih atau abu-abu. Berbeda dengan cat lapisan atas yang memiliki banyak warna.

    Menurut Achriano Toyang, Senior RD&I Manager PT ICI Paints Indonesia, cat dasar atau primer juga bisa untuk melindungi kelembapan, pengkristalan garam alkali, dan bisa untuk membuat cat lebih tahan lama.

    7. Aplikasikan Cat dalam Beberapa Lapis

    Proses mengecat dinding membutuhkan beberapa lapis. Lapisan pertama adalah cat dasar atau cat primer. Lalu, lapisan kedua, ketiga, memakai cat pelapis atas.

    Cara pengecatannya dengan membentuk pola W, atas ke bawah atau bawah ke atas. Baru setelah itu mengisi bagian yang kosong atau tidak terlalu terkena cat. Kerjakan dengan teknik yang sama untuk lapisan berikutnya.

    Waktu tunggu untuk mengerjakan lapisan berikutnya sekitar 2 minggu ketika cat sudah mengering. Namun, saat ini ada beberapa produk cat yang mengklaim bisa langsung kering. Namun, sebaiknya jangan terlalu gegabah, lebih baik tunggu dan didiamkan beberapa hari untuk benar-benar memastikan cat tersebut kering.

    8. Periksa Ulang Cat

    Langkah selanjutnya untuk mendapatkan tampilan yang bersih adalah dengan memeriksa dinding yang dicat untuk mencari cacat, titik yang terlewat, cat bertekstur, atau tetesan. Perbaiki cat sebelum mengering.

    9. Bersihkan Bekas Pengecatan

    Setelah pengecatan selesai, segera lepas selotip pelukis dan buang. Selotip tersebut hanya bisa dipakai satu kali. Lalu, bersihkan bekas-bekas cat yang menempel di tempat lain dengan memakai benda tajam dan keras, bisa pula memakai cuka.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Warna Cat Rumah yang Bisa Bikin Ruang Kecil Tampak Lega



    Jakarta

    Rumah yang luas tentu didambakan banyak orang karena bebas bergerak dan nggak sumpek. Bagi pemilik rumah kecil tak perlu khawatir, sebab warna cat yang tepat bisa membuat ilusi ruangan lebih lega, lho.

    Warna dapat memainkan psikologi penghuni, sehingga mempengaruhi tampilan ruangan. Cara untuk membuat ruangan seakan lebih besar adalah memaksimalkan pencahayaan dan memilih warna cat terang.

    Lalu, warna cat rumah apa saja yang cocok buat ruangan sempit? Simak ulasannya berikut ini.


    Warna Cat Rumah yang Bagus buat Ruangan Kecil

    Inilah beberapa pilihan warna untuk ruangan kecil agar terlihat besar, dikutip dari The Spruce.

    1. Putih Murni

    Warna Cat Dinding PutihWarna Cat Dinding Putih Foto: Unsplash/Marina Podrez

    Pemilik rumah bisa mengecat dinding rumah dengan warna putih murni. Jenis putih ini tidak memiliki rona warna apapun.

    Warna cat tersebut akan membuat plafon terlihat tinggi dan memaksimalkan pencahayaan di ruangan sempit. Sebagai tambahan, beri sentuhan akhir bernuansa emas, aksen kayu, dan lantai keramik berpola mencolok untuk membuat ruangan tidak terlihat membosankan.

    2. Abu-abu Hangat

    Kamar Abu-abu HangatKamar Abu-abu Hangat Foto: Unsplash/AROMATEEC

    Warna abu-abu kecokelatan cenderung punya rona hangat dan menciptakan nuansa menenangkan dalam ruangan. Tambahkan aksen kaca, emas, serta aksesoris kaca kuning untuk menciptakan nuansa yang kaya dan nyaman buat ruangan kecil.

    3. Kuning Cerah

    Smart Tv Mockup With Blank Screen In Yellow RoomKamar Kuning Foto: iStock

    Warna kuning cerah memberi energi untuk membuat ruangan terasa lebih menarik. Meski warna ini tampak berani, kuning bisa dicocokkan dengan warna lain, misalnya aksen merah dan hijau. Hal ini membuat warna kuning cerah menjadi pilihan serbaguna.

    4. Abu-Abu Tua

    Kamar Abu-abuKamar Abu-abu Foto: Unsplash/Alexey Aladashvili

    Warna abu-abu tua dapat menurunkan tekanan darah dan menambah dimensi pada ruangan. Lalu, berikan detail tambahan untuk membuat kesan mewah seperti hiasan vintage atau cermin.

    5. Biru Muda

    Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih.Ilustrasi ruangan kamar anak dengan nuansa warna biru muda dan putih. Foto: Getty Images/imaginima

    Tembok rumah berwarna biru muda yang kusam cocok untuk dinding maupun lemari modern misalnya dapur. Dengan mengecat warna biru pucat, warna ruangan tidak terlalu mencolok dan terasa terlalu sempit.

    6. Hijau Mint

    Female teenager´s bedroom decorated in natural and aqua palette - Buenos Aires - ArgentinaFemale teenager´s bedroom decorated in natural and aqua palette – Buenos Aires – Argentina Foto: Getty Images/ruizluquepaz

    Kalau bosan dengan warna rumah yang itu-itu aja, mint hijau bisa jadi opsi yang lebih berani. Jenis warna hijau ini terlihat hampir seperti warna netral di ruangan kecil.

    Itulah beberapa warna cat rumah yang bagus buat ruangan sempit. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan Noda Cat Membandel di Kaca dan Lantai


    Jakarta

    Mengecat dinding rumah merupakan kegiatan yang perlu dilakukan secara hati-hati. Soalnya, proses pengecatan yang tidak benar bisa membuat cat menempel di dinding dan lantai sehingga menjadi noda.

    Maka dari itu, penting untuk menggunakan alas dari plastik atau kertas bekas saat mengecat dinding rumah. Jangan sampai noda cat bikin kaca dan keramik lantai jadi jelek.

    Namun, jika ditemukan noda cat yang menempel maka detikers perlu segera membersihkannya. Kalau telat, noda tersebut bisa menempel dan jadi sulit untuk dibersihkan.


    Jika cat sudah mengering dan susah dibersihkan, jangan khawatir. Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan noda cat di kaca jendela dan lantai rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Mudah Hilangkan Noda Cat di Kaca dan Lantai

    Ada berbagai cara untuk menghilangkan noda cat di kaca dan lantai. Dilansir situs Better Homes & Gardens dan Cleanpedia, Jumat (13/6/2025), berikut tipsnya:

    Bersihkan Noda Cat di Kaca

    Kamu bisa membersihkan noda cat di kaca dengan sejumlah bahan yang mudah ditemukan di rumah, yaitu:

    1. Cuka

    Selain digunakan sebagai bumbu masak, cuka bisa dipakai untuk menghilangkan noda cat di kaca. Caranya adalah dengan menuangkan cuka ke kain lap yang telah dibasahi dengan air, lalu gosok ke noda yang terdapat di kaca.

    Jika sudah, bersihkan kaca dengan sabun cuci piring dan air. Jika noda sudah hilang, kamu bisa keringkan dengan kain lap microfiber.

    2. Aseton

    Kamu bisa menggunakan aseton, yakni cairan yang biasa digunakan untuk menghapus kuteks. Kandungan aseton diklaim ampuh untuk menghilangkan noda cat di kaca.

    Cara pakainya adalah dengan mengoleskan aseton ke noda cat di kaca, lalu diamkan selama 10-15 menit agar bereaksi. Setelah itu, bersihkan cairan aseton dengan air bersih dan kain lap.

    3. Tiner

    Cara lain untuk membersihkan noda cat di kaca adalah menggunakan tiner. Kamu bisa mencelupkan kain bekas ke tiner, lalu bersihkan noda cat di kaca dengan cara digosok secara perlahan. Apabila noda cat sudah benar-benar hilang, bilas dengan air bersih dan keringkan pakai kain lap.

    Bersihkan Noda Cat di Lantai

    Jika ingin menghilangkan noda cat di lantai keramik, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Air Panas dan Sabun Cuci Piring

    Cara ini disebut paling mudah dan ampuh membersihkan noda cat di keramik. Cukup dengan mencelupkan kain bersih ke dalam larutan yang berisi sabun cuci piring dan air, lalu gosok noda cat dengan lembut.

    2. Cuka dan Soda Kue

    Cuka dan soda kue bisa jadi opsi alternatif untuk membersihkan noda cat di keramik. Cara pakainya dengan mencampur cuka putih dan air hangat ke dalam botol semprot dengan perbandingan 50:50, setelah itu kocok hingga merata.

    Kemudian, semprot cairan ke keramik yang terdapat noda cat dan diamkan selama 10-15 menit, lalu taburkan baking soda di atas noda cat. Setelah itu, gunakan sikat halus untuk menggosok noda dengan lembut sampai seluruh noda terangkat.

    Apabila semua noda sudah terangkat, bilas lantai dengan air bersih dan keringkan pakai handuk atau kain pel.

    Demikian cara mudah bersihkan noda cat yang menempel di kaca dan lantai keramik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Mengatasi Warna Dinding Kusam Tanpa Cat Ulang


    Jakarta

    Warna cat rumah dari waktu ke waktu bisa berubah kusam. Penyebab dinding menjadi kusam beragam, tergantung pada lokasinya. Biasanya warna cat yang mudah berubah berada di luar bangunan karena area ini cat mudah terpapar matahari, air hujan, hingga kotoran yang terbang bersama angin. Ada pula penyebab lain, seperti aktivitas dari penghuni rumah.

    Melihat dinding yang kusam pasti rasanya ingin sekali memperbaikinya agar tampilan rumah terasa seperti baru dan indah kembali. Ternyata caranya mudah lho dan tidak harus melakukan pengecatan ulang.

    Cara mengembalikan warna cat dinding agar kembali kinclong dan bersih berbeda-beda tergantung pada jenis cat yang digunakan. Begini karakteristik 2 jenis cat dinding.


    – Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    – Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Dilansir The Spruce, berikut cara membersihkan dinding yang kusam.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Tips ketika membersihkan dinding adalah menyiapkan larutan pembersihnya. Bahannya bisa dibuat sendiri dan harganya murah. Bahan yang dibutuhkan adalah satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih, serta air hangat. Campurkan ketiga. Kemudian, siapkan satu wadah lagi berisi air bersih untuk air bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Cara membersihkan dinding yang kusam adalah dengan menggosok lembut permukaannya. Disarankan untuk menggunakan kain bersih lain atau spons.

    Celupkan spons ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya. Jika ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan debu yang mungkin menempel pada permukaan dinding. Bahan lateks yang mengkilap biasanya sering menjadi tempat menempelnya debu. Cara membersihkannya bisa dengan kemoceng atau kain bersih biasa.

    Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Bersihkan mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih. Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga tidak ada air yang menetes.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih. Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cat Dinding Gelembung Saat Musim Hujan? Begini Cara Cegah dan Atasinya



    Jakarta

    Memasuki musim hujan, salah satu bagian rumah yang harus diperhatikan adalah kondisi cat dinding. Meningkatnya intensitas hujan dapat menyebabkan rumah lebih lembap yang dapat menyebabkan muncul gelembung pada cat dinding.

    Cat menggelembung ini ada yang berukuran kecil dan besar tergantung pada isinya. Setiap gelembung biasanya berisi udara atau air. Gelembung ini bisa dipecahkan, tetapi bisa merusak cat dinding.

    Menurut Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya penyebab utama cat dinding menggelembung adalah adanya penggumpalan garam alkali. Pengkristalan atau pengumpulan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Bubuk kapur ini merupakan kumpulan kapur dari semen, bata, hingga mortar.


    Masalah ini harus diatasi sebelum dinding dicat karena tidak ada cara memperbaiki penggumpalan garam alkali pada cat yang sudah menempel pada dinding.

    Cara mencegah terjadi penggumpalan garam alkali adalah dengan memakai cat dasar yang mengandung anti garam alkali. Setelah itu baru bisa memakai cat dinding bagian atas atau disebut pula dengan top coat.

    “Makanya pangkal penyakitnya itu mesti kita perbaiki dulu. Dari cat dasarnya dari awal, dari temboknya bisa kalau misalkan tembok lama sih. Itu ada namanya alkali killer ya itu berbahan solvent. Itu bisa benar-benar menahan. Itu cat dasar juga cuma untuk tembok atau pengecatan ulang ya (pemakaiannya),” kata Rahman saat ditemui detikcom di Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025) lalu.

    Sementara itu, untuk memperbaiki cat dinding yang sudah terlanjur menggelembung adalah dengan melakukan pengecatan ulang. Namun, Rahman tidak menyarankan dengan cara ditimpa. Sebelum dicat ulang, cat-cat lama harus dibersihkan dengan cara dikeruk menggunakan alat bernama kape.

    “Dikeruk aja semuanya, jangan langsung ditimpa ya karena semahal apa pun cat misalkan langsung ditimpa, kita kan nggak tahu daya lekat antara cat lamanya dengan yang sekarang,” ungkap Rahman.

    Setelah tidak ada cat yang menempel, pastikan dinding tidak lembap. Setelah itu baru bisa mulai dicat dengan cat dasar. Pastikan cat tersebut sudah dilengkapi dengan komposisi anti garam alkali. Setelah cat dasar kering, lapisi lagi dinding dengan cat luar atau top coat sebanyak 2 lapis agar warnanya terlihat dan rata.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kata Pakar, 5 Warna Cat Ini Bikin Dapur Terlihat Lebih Luas


    Jakarta

    Memilih warna cat untuk dapur tak bisa sembarangan. Terlebih jika dapur di rumah berukuran kecil, pemilihan warna cat sangatlah penting.

    Sejumlah pakar interior desain mengungkapkan ada warna cat yang cocok untuk area dapur berukuran kecil. Warna ini tak hanya membuat dapur terlihat lebih luas, tapi juga tampak estetis dan menarik mata.

    Ingin tahu apa saja warna cat yang membuat dapur terlihat lebih luas? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Warna Cat yang Bikin Dapur Terlihat Lebih Luas

    Jika berencana ingin mengecat ulang dapur rumah berukuran kecil pastikan memilih warna yang tepat. Dikutip dari The Spruce, Selasa (8/7/2025), berikut rekomendasinnya menurut pakar desainer interior:

    1. Putih Hangat

    Warna yang pertama adalah putih. Banyak desainer interior yang sepakat warna putih sangat cocok diterapkan pada dapur berukuran kecil. Selain terlihat lebih luas, warna ini bikin dapur terasa lebih nyaman saat memasak.

    “Warna putih hangat dengan sedikit sentuhan krem sangat cocok untuk dinding da langit-langit di dapur kecil,” kata Jacqueline Goncalves, desainer interior dari Moksa Studio.

    2. Hijau Abu-abu

    Hijau abu-abu atau muted green-gray juga cocok untuk cat dapur. Warna ini terlihat lebih kalem dan memberikan kesan hangat, sehingga dapat memberikan mood yang baik saat memasak.

    Jacqueline mengatakan, warna hijau abu-abu dapat dipadukan dengan warna putih yang hangat atau warna kayu alami untuk dapur kecil.

    “Saya suka warna ini untuk lemari, tetapi akan bagus jika digunakan pada dinding dapur dengan lemari kayu,” ungkapnya.

    3. Biru Muda

    Pilihan warna berikutnya ada biru muda. Warna ini dapat memberikan kesan luas serta menambah kesan terang pada dapur. Agar warna biru muda bisa terlihat lebih menonjol disarankan untuk dipadukan dengan putih.

    “Memadukan warna biru dan putih di dapur terutama yang berukuran kecil dapat menciptakan kontras yang lembut dan menyenangkan, sehingga mencegah ruangan jadi terlihat penuh,” kata pendiri KMD Design Studio, Karen Germond.

    4. Cokelat

    Warna cokelat juga cocok untuk dapur yang berukuran kecil. Warna ini sebaiknya dipilih untuk kitchen set atau lemari dapur, kemudian dipadukan dengan warna putih.

    “Nuansa warna cokelat dapat mencairkan suasana dan batasan pada ruangan. Padukan dengan dinding berwarna putih hangat agar terlihat lebih estetis dan semakin terlihat besar,” ujar pendiri Saab Studios, Laureen Saab.

    5. Abu-abu

    Satu lagi warna cat yang membuat dapur terlihat lebih luas, yaitu abu-abu. Agar terlihat lebih estetis dan tidak kaku, Jacqueline menyarankan untuk mengkombinasikan warna abu-abu dengan putih atau krem.

    “Warna abu-abu dapat melengkapi warna kayu yang hangat dan cocok dipadukan dengan warna putih pucat,” pungkas Jacqueline.

    Itulah lima warna cat yang membuat dapur terlihat lebih luas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mengecat Dinding yang Benar biar Nggak Gampang Ngelupas


    Jakarta

    Mengecat dinding tidak bisa asal-asalan karena dapat memengaruhi tampilan rumah. Mengecat dinding tidak susah, ada cara, teknik, dan perhitungan yang bisa diikuti agar hasil pengecatannya maksimal.

    Salah cara mengecat bisa menimbulkan beberapa masalah seperti cat mengelupas, cat menggelembung, dinding berkapur, dan cat dinding kusam.

    Tips Cara Mengecat Dinding yang Benar

    Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya memberikan beberapa tips berikut.


    1. Pilih Jenis Cat

    Rahman mengatakan, cat memiliki beberapa jenis yang disesuaikan dengan fungsinya. Cat untuk area di dalam rumah, harus pakai juga cat khusus untuk area dalam rumah. Sementara, untuk bagian luar rumah, jenis yang dipakai khusus untuk area luar rumah. Sebab, area luar rumah memiliki risiko rusak lebih besar daripada bagian dalam. Area luar rumah rentan terhadap kelembapan, panas, air, hingga kotoran.

    Rahman menambahkan beberapa produsen ada yang menyediakan produk yang terlihat sama tetapi harganya berbeda. Hal tersebut untuk mempermudah masyarakat dari berbagai golongan ekonomi dapat membeli produk tersebut.

    Selain harga yang berbeda, satuan beratnya pun berbeda. Rahman mengatakan satuan berat kilogram (kg) biasanya untuk produk yang harganya cukup murah. Sementara, satuan berat liter biasa digunakan untuk produk yang harganya cukup mahal atau produk premium. Faktor yang membedakan antara penyebutan satuan berat ini berdasarkan kandungan zat kapur di dalamnya.

    2. Ketahui Luas Ruangan

    Setiap konsumen harus mengetahui luas dinding atau permukaan yang akan dicat. Rahman mengatakan luas dinding tersebut akan dikurangi dengan luas kerangka pintu dan jendela. Untuk mempermudah perhitungan, konsumen bisa berkonsultasi dengan pihak penjual cat.

    3. Harus Pakai Cat Dasar

    Saat mengecat dinding, ada 2 jenis cat yang harus dibeli yakni cat dasar atau cat primer dan cat bagian luar atau disebut dengan top coat. Setiap pengecatan harus memakai cat dasar agar cat tidak mudah rusak dan menempel erat pada tembok. Selain itu, dengan memakai cat dasar juga mencegah adanya penggumpalan garam akrilik pada dinding.

    Cat dasar biasanya tidak memiliki berbagai warna, melainkan hanya putih. Cat dasar hanya perlu satu lapis, lalu ditimpa dengan cat coating.

    4. Tunggu Cat Sampai Kering

    Rahman mengatakan, cat dapat mengering dalam 1-2 jam saja. Tidak perlu menunggu hingga 24 jam. Meskipun sudah kering, ruangan akan tetap tercium bau cat.

    5. Lapiskan Top Coat Sebanyak Dua Kali

    Setelah cat dasar kering, bisa langsung melapisi dinding dengan cat top coat. Untuk jenis cat ini tersedia banyak warna dan jenis tampilan akhir dari cat tersebut. Lapisan top coat minimal dilapisi 2 kali. Setelah lapisan pertama dilapisi ke dinding, tunggu 1-2 jam, baru setelah itu ke lapisan kedua.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisaran Harga Cat Tembok Interior Terbaru Sesuai Ukuran


    Jakarta

    Agar hunian terlihat lebih indah, pastikan dicat menggunakan cat khusus interior. Selain memilih warna yang cocok, penting juga untuk mengetahui harga cat yang dijual di pasaran.

    Cat tembok interior dikhususkan untuk area dalam rumah, yakni ruang tamu, dapur, hingga kamar tidur. Warna cat yang tersedia difokuskan pada nilai estetis dan mudah dirawat, lalu punya efek bertekstur atau berkilau guna menambah keindahan.

    Cat interior bersifat anti noda dan mudah dibersihkan. Bahan yang digunakan pada jenis cat ini mengandung senyawa organik yang mudah menguap dalam jumlah rendah, sehingga mengurangi risiko masalah kesehatan.


    Perlu diketahui cat tembok interior memiliki tingkat ketahanan yang tidak sekuat cat eksterior rumah. Soalnya, cat interior tidak terpapar sinar matahari atau air hujan yang bisa merusak warna cat seiring waktu.

    Berencana ingin membeli cat tembok untuk interior? Simak dulu kisaran harga terbaru di 2025 dalam artikel ini.

    Harga Cat Tembok Interior Terbaru 2025

    Harga cat tembok interior dapat berbeda-beda tergantung dari merek, warna, ukuran, hingga kualitasnya. Pada umumnya, cat tembok yang dijual dalam bentuk kaleng memiliki ukuran 5-25 kg.

    Semakin mahal harga cat tembok biasanya memiliki kualitas yang bagus. Pemilihan warna tertentu juga dapat memengaruhi harga cat.

    Dari pantauan detikProperti di sejumlah e-commerce, Rabu (9/7/2025), berikut kisaran harga cat tembok interior terbaru 2025 sesuai ukuran:

    Cat Tembok Interior 5 Kg

    • Cat Dulux Catylac Super White: Rp 165.000/5 kg
    • Cat Dulux Catylac Putih Laguna: Rp 160.000/5 kg
    • Cat Dulux Catylac Light Cream: Rp 165.000/5 kg
    • Cat Dulux Brilliant White: Rp 165.000/5 kg
    • Cat Mowilex Cendana White: Rp 152.000/5 kg
    • Cat Mowilex Cendana Super White: Rp 152.000/5 kg
    • Cat Mowilex Cendana Golden White: Rp 152.000/5 kg
    • Cat Mowilex Cendana Sky Blue: Rp 152.000/5 kg
    • Cat Vinilex Nippon Paint White: Rp 160.000/5kg
    • Cat Vinilex Nippon Paint Spring Vigor: Rp 160.000/5kg
    • Cat Vinilex Nippon Paint Musk Melon: Rp 160.000/5kg
    • Cat Vinilex Nippon Paint Aquatint: Rp 160.000/5kg
    • Cat Avitex Super White: Rp 130.000/5kg
    • Cat Avitex Brilliant White: Rp 130.000/5kg
    • Cat Avitex Baby Breath: Rp 130.000/5kg
    • Cat Avitex Dancing Cloud: Rp 130.000/5kg.

    Cat Tembok Interior 25 Kg

    • Cat Dulux Catylac White: Rp 748.000/25 kg
    • Cat Dulux Catylac Seamist: Rp 867.000/25 kg
    • Cat Dulux Catylac Athene: Rp 870.00/25 kg
    • Cat Dulux Catylac Putih Laguna: Rp 905.000/25 kg
    • Cat Mowilex Cendana Off White: Rp 750.000/25 kg
    • Cat Mowilex Cendana Light Cream: Rp 750.000/25 kg
    • Cat Mowilex Cendana Portland: Rp 750.000/25 kg
    • Cat Mowilex Cendana Off White: Rp 750.000/25 kg
    • Cat Mowilex Cendana Misty: Rp 750.000/25 kg
    • Cat Vinilex Nippon Paint White: Rp 725.000/25kg
    • Cat Vinilex Nippon Paint Salmon: Rp 820.000/25kg
    • Cat Vinilex Nippon Paint Blue White: Rp 800.000/25kg
    • Cat Vinilex Nippon Paint Supre White: Rp 725.000/25kg
    • Cat Avitex Super White: Rp 630.000/25kg
    • Cat Avitex Blue Romance: Rp 630.000/25kg
    • Cat Avitex Magnolia: Rp 630.000/25kg
    • Cat Avitex Super White: Rp 630.000/25kg
    • Cat Avitex Light Cream: Rp 630.000/25kg.

    Sebagai catatan, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari ketentuan setiap toko bangunan. Agar tidak bingung saat memilih cat tembok rumah, kamu bisa melihat referensi di internet atau berkonsultasi langsung dengan desainer interior.

    Itulah kisaran harga cat tembok interior terbaru 2025 sesuai ukuran. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ngecat Dinding Saat Hujan Berapa Lama Keringnya? Ini Kata Produsen



    Jakarta

    Ketika mengecat dinding yang harus dipastikan adalah setiap lapisan yang telah menempel di dinding benar-benar kering. Namun, jika mengecat saat hujan, kira-kira hasilnya akan lembap atau tetap bisa kering ya?

    Menurut Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya tidak ada masalah mengecat ketika hujan atau di tengah musim hujan yang lembap. Cat tetap bisa kering.

    “Nggak harus, nggak harus panas yang penting tahu antara pengeringan awalnya dengan lamanya maksimal 2 jam bisa harusnya top coat (pengecatan bagian atas),” kata Rahman saat ditemui detikcom di Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025) lalu.


    Rahman mengatakan idealnya satu lapisan cat dapat kering dalam 1-2 jam. Apabila udara tengah lembap minimal 2 jam untuk kering.

    Hasil akhir cat bukan hanya dipengaruhi pada suhu udara di sekitarnya, melainkan kualitas cat yang digunakan dan teknik pengecatannya.

    Salah satu cara agar kualitas cat tetap bagus dan tahan lama meskipun dicat saat hujan adalah dengan memakai cat dasar. Hal ini merupakan senjata utama saat mengecat dinding. Rahman menjelaskan cat dasar atau cat primer merupakan jenis cat yang berbeda dengan bagian luar yang biasa terlihat pada dinding. Bagian yang terlihat paling atas pada dinding merupakan top coat.

    Cat dasar merupakan fondasi utama untuk melindungi bagian atas atau permukaan tetap terlihat bagus dan tidak gampang rusak.

    “Yang kedua itu (cat dasar) dia untuk menahan garam alkali. Kenapa? bidang tembok itu kan semen acian. Acian itu kan dari semen dan mengandung panas, biasanya sehari dua hari akan timbul garam alkali. Gunanya cat dasar itu untuk menahan garam alkali keluar ke top coat-nya. Jadi hasil top coat-nya bisa jadi maksimal,” jelas Rahman.

    Cat dasar biasanya berwarna putih. Rahman menjelaskan untuk produk Duluxe terdapat 2 warna cat dasar bagian dalam atau interior berwarna putih dan bagian luar atau exterior berwarna cat dasarnya berwarna abu-abu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Mengecat Dinding Lengkap dengan Upah Tukang



    Jakarta

    Mengecat dinding merupakan pekerjaan yang mudah dan cepat. Namun, persiapannya membutuhkan perhitungan yang cermat, mulai dari jumlah kaleng cat yang dibutuhkan hingga upah tukang apabila tidak bisa mengerjakan sendiri.

    Setiap kaleng cat memiliki ukuran. Menurut kontraktor Taufiq Hidayat kaleng cat dijual per kilogram (kg). Senada, Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya satuan berat cat dinding ada dua macam untuk jenis yang ekonomis memiliki harga yang murah, satu kaleng dijual per kg. Sementara untuk jenis yang premium, harganya cukup mahal dijual dalam satuan liter. Rahman mengatakan perbedaannya antara penyebutan satuan berat ini berdasarkan kandungan zat kapur di dalamnya.

    Kemudian saat mengecat dinding, terdapat 2 jenis cat yang pasti dipakai yakni cat dasar atau primer dan cat lapisan atas atau top coat. Dalam sekali pengecatan, dinding minimal dilapisi 3 lapis cat. Lapisan pertama adalah cat dasar. Kemudian, lapisan kedua dan ketiga adalah top coat.


    Rahman menjelaskan warna cat dasar untuk interior biasanya putih, sementara untuk eksterior abu-abu muda. Untuk cat top coat, warnanya beragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

    Setelah itu, untuk jasa tukang bisa dipilih tukang harian dan borongan. Pemilik rumah dapat memiliki antara keduanya berdasarkan luas dinding yang akan dicat. Apabila hanya tidak begitu luas, bisa dengan tukang harian.

    Selain itu pemilik rumah juga harus jelas apakah pekerjaan tersebut untuk dinding yang baru dicat atau dicat kembali. Sebab, jika ingin dicat kembali, berarti cat lama harus dibersihkan.

    Simulasi Biaya Mengecat Dinding

    Mari simulasikan terdapat ruangan berukuran 4×3 meter atau 12 meter persegi yang perlu dicat. Cat yang ingin dipakai berwarna putih karena ingin terlihat minimalis dan bersih. Kira-kira berapa biaya yang dibutuhkan?

    1. Upah Pekerja

    Menurut kontraktor Wildan, ruangan ukuran 12 meter persegi sebenarnya tidak perlu memakai tukang karena masih bisa dikerjakan sendiri. Namun, apabila tidak ada waktu, nilai upahnya sekitar Rp 35.000-45.000 per meter persegi. Berarti untuk mengecat dinding seluas 12 meter persegi dengan upah Rp 45.000 per meter adalah Rp 540 ribu per orang untuk satu hari kerja. Wildan mengatakan untuk kamar 12 meter persegi, pengecatan bisa selesai dalam sehari.

    2. Biaya Cat Top Coat

    Setelah itu, jumlah cat top coat yang dibutuhkan untuk ruangan 12 meter persegi adalah 3 kg. Hal ini dihitung dari daya sebar per meter persegi. Informasi ini bisa dicek melalui keterangan di kaleng cat. Untuk cat ukuran 1 kg daya sebarnya 10-12 meter persegi. Lalu, kebutuhannya adalah 2 lapis cat top coat, sehingga butuh 2 kg cat dinding. Namun, karena warna yang dipakai adalah putih, Wildan menyarankan untuk membeli satu kaleng lagi agar hasil catnya merata.

    “Kalau putih yang susah. Dua lapis berbayang, musti serentak. Tiga lapis baru mendingan,” ujar Wildan saat dihubungi detikcom, Rabu (9/7/2025).

    Kisaran harga cat dinding putih ukuran 1 kg menurut beberapa toko di e-commerce Rp 45.000-65.000/kg. Berarti untuk mengecat dinding ukuran 12 meter persegi dengan warna cat putih 3 kg dengan harga cat Rp 55.000/kg dibutuhkan biaya sebesar Rp 165.000.

    3. Biaya Cat Dasar

    Kemudian untuk cat dasar dibutuhkan cat ukuran 2,5 kg. Wildan mengatakan untuk cat dasar atau primer, merek-merek terkenal menjual dalam bentuk pail atau per ember. Untuk ukuran kamar 12 meter persegi, cat pail terlalu banyak. Ia menyarankan untuk membeli cat eceran ukuran 2,5 kg, nanti bisa diencerkan.

    Harga 1 kg cat primer sekitar Rp 45.000-80.000/kg. Jika dibutuhkan 2,5 kg, dibutuhkan 3 kaleng karena tidak ada yang menjual 2,5 kg. Total biaya untuk membeli 3 kaleng cat primer seharga Rp 60.000 adalah Rp 180.000 untuk ruangan ukuran 12 meter persegi.

    4. Biaya Peralatan Cat

    Selain itu, siapkan juga peralatan untuk mengecat seperti kuas, rol cat, isi rol cat, bak cat, skrap, hingga lakban. Wildan menyarankan untuk membeli yang sudah satu paket karena lebih efisien. Harga paket peralatan mengecat mulai dari Rp 85.000-110.000. Harganya berbeda-beda tergantung isi dari paket tersebut.

    Total Biaya untuk Mengecat Dinding

    Total biaya yang dibutuhkan untuk mengecat dinding 4×3 meter atau 12 meter persegi dengan satu tukang yang dikerjakan satu hari adalah sebagai berikut.

    Upah tukang + biaya cat coat + biaya cat dasar + biaya perlengkapan cat

    Rp 540.000 + Rp 165.000 + Rp 180.000 + Rp 110.000 = Rp 995.000

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com