Tag: cat kamar

  • 5 Kesalahan Pilih Warna Kamar yang Bisa Ganggu Tidur Nyenyak Kamu!


    Jakarta

    Jika kamu kesulitan tidur nyenyak di malam hari, warna cat kamar kamu bisa jadi adalah penyebabnya.

    Dilansir dari laman Homes and Gardens, seorang pelatih ilmu tidur bersertifikat di Sleep Advisor, Julia Forbes menjelaskan bahwa warna mempengaruhi seberapa baik kita tidur karena warna bisa mempengaruhi suasana hati. Beberapa warna bisa lebih memicu stres dan membuat seseorang kesulitan tidur nyenyak.

    Meskipun beberapa warna terlihat indah, warna tertentu dapat mengganggu relaksasi dan kemampuan tidur. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan efek warna cat kamar terhadap kualitas tidur.


    Berikut adalah 5 kesalahan warna yang bisa kamu dihindari:

    1. Hitam dan Coklat

    Warna-warna gelap ini dapat menciptakan suasana suram dan membuat seseorang merasa sedih atau gelisah, sehingga dapat mengganggu tidur nyenyak. Hal ini dikarenakan warna-warna gelap seperti hitam dan coklat sering kali dikaitkan dengan kesedihan, kesendirian, atau kegelapan, sehingga dapat memicu perasaan negatif.

    Sebagai alternatif, kamu bisa memilih warna-warna seperti coklat muda, krem, atau abu-abu untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan menenangkan. Warna-warna ini memberikan kesan yang lebih terang dan terbuka.

    2. Merah

    Warna selanjutnya yang bisa dihindari adalah warna merah. Warna yang kuat seperti warna merah kurang cocok untuk menjadi warna cat kamar. Hal ini dikarenakan warna merah memiliki efek stimulasi yang dapat meningkatkan detak jantung dan kewaspadaan sehingga bisa mengganggu proses tidur. Jika memang kamu menyukai suasana yg lebih berwarna di kamar, kamu bisa memilih warna tenang seperti biru, hijau, atau abu-abu.

    3. Ungu

    Warna ungu, terutama yang gelap, memiliki potensi untuk meningkatkan aktivitas otak dan detak jantung. Hal ini membuat warna ungu tidak ideal untuk kamar tidur. Lebih disarankan untuk menggunakan warna ungu, di ruangan lain seperti kantor rumah. Di sana, efek stimulasi dari warna ungu bisa lebih bermanfaat karena dapat merangsang kreativitas dan fokus dalam pekerjaan.

    4. Oranye

    Walaupun tidak sekuat warna merah, warna oranye juha memiliki karakteristik yang dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung seseorang. Efek yang diberikan oleh warna ini bisa membuat tubuh menjadi lebih terjaga dan waspada.
    Namun jika kamu memang menginginkan warna oranye di kamar, sebaiknya penggunaan oranye di kamar tidur dilakukan dengan hati-hati. Seperti menggunakan aksen oranye dalam bentuk bantal, karpet, atau benda-benda dekoratif kecil lainnya.

    5. Kuning

    Warna kuning sering kali dikaitkan dengan keceriaan dan kehangatan, namun dalam konteks kamar tidur, efek warna kuning bisa mengganggu tidur yang nyenyak. Warna kuning adalah warna yang identik dengan cahaya matahari, sehingga hal ini bisa merangsang otak untuk berpikir bahwa ini masih siang hari. Hal itu dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam mempersiapkan diri untuk tidur.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pilih Cat yang Tepat untuk Kamar Mandi



    Jakarta

    Memilih cat yang tepat untuk kamar mandi adalah langkah penting dalam menciptakan suasana yang nyaman dan menarik. Dengan kelembapan tinggi dan paparan langsung terhadap air, tidak semua jenis cat cocok untuk ruangan ini.

    Simak penjelasan yang akan membahas berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan, termasuk ketahanan terhadap lembap, warna yang sesuai, dan jenis cat yang dapat memberikan hasil terbaik untuk kamar mandi kamu.

    Pahami Syarat untuk Cat Kamar Mandi

    Melansir This Old House, berbeda dengan ruangan lain di rumah kamu, kamar mandi memerlukan perhatian khusus dalam pemilihan cat. Cat yang paling cocok untuk kamar mandi harus memiliki ketahanan terhadap kelembapan, mudah dibersihkan, dan cukup tahan lama untuk menghadapi paparan air serta produk pembersih secara rutin.


    Ketahanan terhadap kelembapan adalah faktor utama yang perlu dipertimbangkan saat memilih cat untuk kamar mandi. Tanpa perlindungan yang memadai, dinding dan langit-langit dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur dan lumut, yang dapat membahayakan kesehatan serta mengakibatkan biaya perbaikan yang tinggi.

    Selain itu, cat untuk kamar mandi juga harus bersifat antiair dan tidak mudah mengelupas atau menggelembung ketika terpapar uap dan cipratan air.

    Jenis Cat Finishing

    Lapisan cat memiliki peranan krusial dalam kinerja dan penampilan di kamar mandi. Berbagai jenis lapisan cat memberikan tingkat ketahanan terhadap kelembapan dan pantulan cahaya yang bervariasi.

    Hasil Akhir Cat Mengkilap

    Kamu sangat disarankan untuk menggunakan cat mengilap dan semi-kilap di kamar mandi karena ketahanannya terhadap kelembapan dan daya tahannya yang luar biasa. Cat ini menghasilkan permukaan yang keras dan mengkilap, yang menolak air dan mudah dibersihkan.

    Selain itu, sifat reflektif dari cat mengilap dan semi-kilap juga membantu menerangi ruangan, sehingga kamar mandi yang lebih kecil terlihat lebih luas. Cat semi-kilap sangat populer untuk dinding kamar mandi karena mampu menyeimbangkan kilau dan kelembutan.

    Cat ini tahan terhadap kelembapan dan jamur, serta memiliki tingkat pantulan cahaya yang tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan cat mengilap penuh, yang bisa menonjolkan ketidaksempurnaan pada permukaan dinding.

    Jenis Cat Dasar yang Tepat untuk Kamar Mandi

    Cat Akrilik

    Cat akrilik adalah pilihan yang sangat baik untuk kamar mandi karena ketahanannya terhadap kelembapan dan waktu pengeringan yang cepat. Cat berbasis air ini melekat dengan baik pada permukaan kamar mandi dan menghasilkan lapisan akhir yang tahan lama serta mudah dibersihkan secara berkala.

    Selain itu, cat akrilik tidak mudah pudar atau menguning seiring berjalannya waktu, sehingga warna dan penampilannya tetap terjaga meskipun berada di lingkungan yang lembap.

    Ketika memilih cat akrilik untuk kamar mandi, penting untuk mencari formula yang dirancang khusus untuk area dengan kelembapan tinggi.

    Cat ini biasanya mengandung bahan tambahan yang meningkatkan ketahanannya terhadap jamur dan lumut, menjadikannya ideal untuk digunakan di kamar mandi.

    Selain itu, mengetahui primer yang tepat untuk digunakan juga sangat penting saat menggunakan cat akrilik, karena hal ini memastikan daya rekat yang baik dan keawetan cat tersebut.

    Cat Lateks

    Cat lateks adalah opsi populer lainnya untuk kamar mandi. Seperti cat akrilik, lateks berdasarkan air dan memiliki ketahanan yang baik terhadap kelembapan. Lebih lagi, cat ini mudah diaplikasikan, cepat kering, dan mengeluarkan sedikit aroma selama proses aplikasi.

    Cat lateks juga menyediakan isolasi yang sangat efektif dan tidak mudah mengubah warna seiring waktu dibandingkan dengan cat berbahan dasar minyak.

    Untuk mendapatkan hasil terbaik, pilihlah cat lateks berkualitas tinggi yang spesifik dirancang untuk daerah dengan tingkat kelembapan tinggi. Banyak varietas cat ini dilengkapi dengan antijamur dan bahan tambahan lain yang meningkatkan performanya di lingkungan lembab.

    Cat Minyak

    Meskipun jarang digunakan di kamar mandi, cat berbahan dasar minyak masih dapat dipertimbangkan dalam kondisi tertentu. Cat berbahan dasar minyak menawarkan ketahanan yang sangat baik terhadap kelembapan dan menghasilkan lapisan akhir yang keras dan tahan lama, siap untuk melawan pembersihan yang sering.

    Namun, cat ini memiliki beberapa kelemahan, yaitu waktu pengeringan yang lebih panjang, bau yang lebih kuat selama proses pengecatan, dan kemungkinan menguning seiring waktu.

    Jika kamu memilih untuk menggunakan cat berbasis minyak di kamar mandi, pastikan ada ventilasi yang baik selama dan setelah pengecatan. Penting juga untuk menyadari bahwa cat berbasis minyak mungkin membutuhkan pelarut pembersih dan metode pembuangannya sendiri.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com