Tag: cat mengering

  • Tips Mencairkan Cat Tembok yang Mengering di dalam Kaleng


    Jakarta

    Pernahkah kamu membeli cat tembok untuk mengganti suasana rumah, tetapi karena sibuk kamu lupa kemudian menyimpan cat tembok tersebut dalam waktu yang lama?

    Jika pernah bisa dipastikan cat tembok tersebut sudah mengering ketika kamu ingin menggunakannya lagi. Ketimbang membeli cat baru lagi, kamu bisa mencairkan cat tembok yang sudah kering. Lalu, bagaimana caranya? Simak penjelasan berikut.

    Cara Mencairkan Cat Tembok yang Sudah Kering

    Melansir dari Klopmart, Rabu (29/11/2023), cat tembok yang sudah kering dalam kaleng masih bisa digunakan lagi. Cara ini berlaku untuk cat yang berbasis minyak. Meski nantinya cat yang dihasilkan tidak akan memiliki kualitas yang sama dengan cat aslinya, namun masih cukup baik untuk digunakan beberapa sentuhan atau untuk pelapisan pada cat yang rusak atau mulai pudar.


    Lalu seperti apakah caranya untuk melarutkan atau mencairkan cat yang sudah kering ini? Sebelum masuk ke caranya, kamu perlu mengenal larutan yang akan digunakan, yaitu thinner.

    Thinner atau pengencer cat adalah pelarut yang digunakan untuk mengurangi ketebalan cat berbahan dasar minyak atau membersihkannya setelah digunakan. Mereka juga dapat digunakan untuk menghilangkan penumpukan tar dan senyawa lainnya.

    Secara komersial, pelarut cat ini adalah mineral spirit dengan titik nyala sekitar 40°C. Titik nyala adalah ukuran dari suhu terendah saat zat yang mudah menguap yang bisa menyulut api di udara. Zat lain yang digunakan sebagai pengencer cat antara lain:

    • Turpentine
    • Isopropyl alcohol
    • Naphtha
    • Acetone
    • Methyl ethyl ketone (MEK)
    • Dimethylformamide (DMF)
    • 2-Butoxyethanol
    • Berbagai eter glikol lainnya
    • Beberapa pelarut lain yang juga digunakan dalam produksi pengencer cat meliputi:
    • Ethylbenzene
    • Xylene
    • N-butyl acetate
    • 1-Butanol

    Langkah-Langkah Mencairkan Cat

    Kini saatnya kita masuk pada langkah-langkah untuk mencairkan cat.

    1. Buka Kaleng di Tempat Terbuka

    Langkah pertama adalah meletakkan kaleng cat dengan tutup terbuka di atas lembaran plastik untuk melindungi lantai dari noda cat. Hal ini juga bisa memastikan tidak ada aroma kimia yang tidak terhirup oleh kamu.

    2. Tuangkan Thinner Ke Dalam Kaleng Cat

    Berikutnya, tuangkan sekitar 100 ml pengencer atau thinner ke dalam kaleng cat. Gunakan lebih atau kurang tergantung pada jumlah cat di kaleng, tetapi yang terbaik adalah memulai dengan jumlah yang lebih kecil dan terus menunggunya hingga hasil yang kamu inginkan.

    3. Aduk Dengan Rata

    Aduk pengencer atau thinner tersebut ke dalam cat kering dengan pengaduk cat atau tongkat bersih sampai cat terlalu kental untuk diaduk.

    4. Kembali Tambahkan Thinner

    Tambahkan lagi kira-kira 50 ml hingga 100 ml pengencer atau thinner dan aduk cat dengan baik. Hingga mulai terlihat encer.

    5. Tunggu Hingga Mendapatkan Konsistensi dan Tekstur yang Pas

    Lanjutkan untuk menambahkan lebih banyak pengencer secara perlahan sampai kamu telah mengencerkan semua cat kering dan mencapai konsistensi yang diinginkan.

    Demikian tips mencairkan cat tembok yang sudah kering. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Beli Baru! Begini Cara Membersihkan Kuas Cat Dinding yang Mengering



    Jakarta

    Ketika selesai mengecat dinding, terkadang kamu lupa membersihkan kuas cat. Kamu membiarkannya kuas cat mengering berlumuran dengan cat kering, sehingga tidak bisa digunakan lagi untuk mengecat.

    Namun, ternyata ada cara untuk membersihkan kuas cat dinding yang sudah mengering lho! Tentunya dengan cara ini kamu jadi tidak perlu membeli cat kuas yang baru.

    Lalu, bagaimana cara membersihkan kuas cat dinding yang sudah mengering? Simak penjelasan berikut.


    4 Cara Membersihkan Kuas Cat Dinding

    Kuas cat yang didiamkan tanpa dibersihkan, atau hanya disiram air lalu disimpan, bulu-bulunya akan mengeras dan melengkung. Akibatnya kuas cat tidak dapat dipergunakan lagi, karena akan merusak hasil pengecatan. Melansir dari Klopmart, Jumat (22/12/2023), berikut beberapa cara membersihkan kuas cat dinding yang bisa kamu coba.

    1. Menggunakan Thinner

    Thinner merupakan bahan yang ampuh untuk membersihkan kuas dari cat. Kamu cukup merendam kuas di thinner dan kemudian menggosoknya untuk membersihkan cat pada kuas.

    Kamu juga bisa mencari sebuah wadah yang kosong dan merendam kuas dengan thinner selama beberapa saat. Kalau sudah dirasa bersih, kamu bisa langsung mengangkat kuas dan membersihkannya dengan air sabut. Setelah itu, kamu bisa langsung menjemurnya di bawah sinar matahari.

    2. Menggunakan Minyak Tanah

    Hampir mirip dengan thinner, kamu dapat membersihkan kuas cat dengan menggunakan minyak tanah. Prosesnya pun juga kurang lebih sama; kamu cukup rendam kuas cat pada minyak tanah dan tunggu. Setelah cat sudah terlepas dari bulu kuas, lanjutkan dengan membersihkan kuas dengan air sabun dan segera jemur di bawah sinar matahari.

    3. Menggunakan Cuka Murni

    Kalau kamu tidak punya memiliki thinner ataupun minyak tanah di rumah, kamu masih dapat membersihkan kuas cat dengan bahan yang ada di rumah yaitu dengan cuka murni. Cukup rendam kuas cat atau bulu kuas di dalam larutan cuka murni selama 30 menit.

    Jika kuas cat masih kotor, maka tetap rendam kuas cat kamu. Jika sudah dirasa bersih, lakukan pembersihan kuas dengan menggunakan air sabun dan jemur di bawah sinar matahari. Selain dapat membersihkan kuas cat, cara membersihkan kuas cat ini juga dapat melunturkan kuas cat yang sudah terlanjur kaku.

    4. Menggunakan Air

    Kalau kamu memang sedang tidak memiliki bahan-bahan di atas dan hanya memiliki air, tapi bukan hanya diguyur dengan air saja. Ikuti cara membersihkan kuas cat dengan air berikut.

    Setelah selesai mengecat, oleskan kuas beberapa kali pada kertas bekas untuk membuang kelebihan cat yang menempel pada kuas. Lakukan hingga hanya tertinggal sedikit sisa cat pada bulu-bulu kuas.

    1. Untuk kuas dengan cat berbahan pelarut air, bilas dengan air biasa hingga cat bersih.
    2. Untuk kuas dengan cat berbahan pelarut thinner, bersihkan kuas dengan menggunakan thinner hingga bersih.
    3. Siapkan ember berisi air hangat. Tambahkan sedikit deterjen di dalamnya. Rendam kuas selama sekitar lima menit.
    4. Cuci kuas dengan menggosok-gosokan bulu-bulunya di dalam air hangat yang sudah dicampur deterjen tadi.
    5. Angkat kuas. Bersihkan air sabun yang tersisa.
    6. Bilas dengan air hangat hingga bersih.
    7. Keringkan dengan mengibaskan kuas beberapa kali. Jika masih lembab, bungkus dengan lap dan ditekan-tekan perlahan untuk mengeluarkan air dari sela-sela bulu kuas.
    8. Angin-anginkan dengan posisi tergantung hingga kering. Jika belum kering, bulu-bulu kuas akan berjamur selama disimpan.
    9. Simpan kuas dengan posisi tergantung atau disimpan berdiri terbalik dengan gagang di bawah di dalam sebuah kaleng.

    Demikian cara membersihkan cat kuas dinding yang mengeras. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com