Tag: cat ulang

  • Kenapa Cat Tembok Rumah Lembap dan Mengelupas? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Kondisi cat tembok rumah bisa bikin tampilan hunian kamu cantik dan estetik. Sebaliknya cat tembok yang sudah lembap dan mengelupas bisa bikin rumah kamu terlihat kumuh.

    Supaya hal itu nggak terjadi, sebaiknya kenali dulu penyebab cat tembok bisa lembap dan mengelupas. Cegah sebelum cat tembok lembap dan mengelupas serta atasi langsung dari sumber masalahnya.

    Lantas, apa yang bikin cat tembok lembap dan mengelupas? Yuk simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Tembok Rumah Lembap dan Mengelupas

    Cat tembok yang mengelupas dan dinding lembap menjadi masalah yang banyak dialami pemilik rumah. Mengutip laman Home Building and Renovating, Senin (4/11/2024) ada sejumlah penyebab cat tembok lembab dan mengelupas, yakni sebagai berikut:

    1. Kondensasi

    Penyebab utama cat tembok lembab karena mengalami kondensasi. Sebagai informasi, kondensasi terbentuk saat udara hangat di dalam ruangan masuk ke dalam tembok bagian dalam yang dingin.

    Ketika udara mendadak dingin secara cepat, hal ini menyebabkan terjadinya embun yang lama kelamaan menjadi air. Lalu, lapisan dinding di dalamnya menjadi lembab.

    Jika dibiarkan, hal ini dapat menimbulkan masalah lain seperti cat tembok mengelupas dan menimbulkan jamur di dinding.

    2. Ada Masalah di Bagian Pipa Air

    Masalah pada pipa air jangan dianggap sepele. Meski air yang menetes dalam jumlah kecil, namun hal tersebut dapat menimbulkan masalah besar, salah satunya cat tembok menjadi lembab.

    Tetesan air yang keluar dari pipa dan mengenai tembok dapat menyebabkan kelembapan yang sangat tinggi di area tersebut.

    3. Dinding Retak

    Faktor lainnya disebabkan oleh dinding yang mulai retak. Seiring berjalannya waktu, dinding rumah akan mengalami keretakan dalam bentuk halus ataupun lebar.

    Nah, hal tersebut membuat kelembapan dapat masuk ke dinding melalui celah retakan. Air yang masuk ke dalam dinding tak bisa keluar lagi, sehingga mengakibatkan bercak lembab pada dinding bagian dalam.

    4. Perubahan Suhu Ekstrim

    Perubahan suhu yang berubah-ubah juga dapat merusak cat tembok rumah. Saat suhu udara panas bertemu dengan suhu dingin, hal ini menyebabkan cat yang awalnya menempel dengan erat perlahan akan kendur dan mudah terkelupas.

    Cara Mengatasi Tembok Lembap dan Mengelupas

    Apabila tembok rumah sudah lembab dan catnya mengelupas, sebaiknya segera diperbaiki sebelum akhirnya menimbulkan kerusakan yang lebih parah.

    Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Mengutip laman New Line Painting, berikut cara mengatasi tembok lembap dan mengelupas:

    1. Bersihkan Tembok dari Cat yang Terkelupas

    Langkah pertama adalah membersihkan tembok dari cat yang sudah terkelupas. Hal ini dilakukan agar mendapatkan permukaan dinding yang halus.

    Kamu bisa membersihkan tembok dari cat yang terkelupas dengan menggunakan alat pengikis khusus. Jika ditemukan ada noda atau minyak yang menempel, bersihkan dahulu dengan air, sabun, dan kain.

    2. Identifikasi Area Masalah

    Setelah mengikis cat tembok, langkah berikutnya adalah mengidentifikasi masalahnya. Cari tahu apa yang menyebabkan tembok jadi lembab hingga menimbulkan jamur.

    Cari tahu juga apakah ada permukaan dinding yang retak halus atau cukup lebar. Dengan begitu, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan selanjutnya.

    3. Amplas Tembok

    Agar permukaan dinding kembali halus, lakukan pengamplasan pada tembok secara perlahan. Cara ini dilakukan jika muncul retakan halus pada tembok rumah milikmu.

    4. Pakai Cat Primer Berkualitas

    Setelah dinding dibersihkan dan diamplas sampai halus, langkah selanjutnya adalah mengaplikasikan cat dasar atau primer yang berkualitas sebelum melakukan pengecatan.

    Cara ini dapat meminimalisir cat mengelupas yang disebabkan oleh jamur atau suhu lembab. Selain itu, permukaan tembok akan terasa lebih halus.

    5. Cat Ulang Dinding yang Sudah Dikelupas

    Langkah terakhir adalah dengan mengecat ulang tembok dengan memakai warna sesuai keinginan. Oh ya, pastikan juga pilih merek cat yang punya kualitas terbaik agar memberikan proteksi terbaik dan tahan lama.

    Itu dia penyebab cara mengatasi tembok lembap dan mengelupas. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Dinding Kusam karena Debu dan Kotoran Hewan Tanpa Cat Ulang


    Jakarta

    Seiring waktu dinding rumah pasti akan berubah warna dan menjadi kusam. Hal ini disebabkan oleh kontak terhadap cahaya, debu, dan perubahan suhu yang membuat ketahanan warna pada cat tidak sama lagi seperti awal pemasangan.

    Biasanya dinding yang kusam berada di dekat perabotan, terutama yang menggunakan material besi atau baja. Kemudian dinding di dapur, dinding bagian atas yang jarang dibersihkan dan dinding di dekat tangga. Lokasi-lokasi tersebut sangat mudah berubah kusam karena banyak faktor yang mempengaruhi.

    Dinding yang kusam jangan dianggap sepele karena di sana terdapat banyak debu yang menempel. Apabila didiamkan justru dapat muncul jamur, bau tak sedap, dan alergi bagi penghuni rumah.


    Cara mengatasi dinding yang kusam ini tidak harus dengan pengecatan ulang karena ada cara yang lebih mudah. Dilansir Spruce, berikut cara membersihkan dinding yang kusam.

    Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

    – Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    – Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Pertama, pastikan dinding sudah tidak berdebu. Bersihkan dinding dari debu dengan kain bersih. Kemudian, siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Selain itu, siapkan wadah baru berisi air bersih untuk membilas.

    2. Usap Dinding

    Celupkan kain bersih atau spons ke wadah berisi larutan pembersih tadi lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya. Jika ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Sama seperti cara pada cat minyak, debu harus dibersihkan sebelum mengusap dinding dengan cairan pembersih. Kali ini kamu bisa menggunakan kemoceng atau vacuum cleaner. Larutan pembersih yang harus disiapkan adalah satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan pula wadah berisi air bersih untuk air bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

    Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Mengatasi Warna Dinding Kusam Tanpa Cat Ulang


    Jakarta

    Warna cat rumah dari waktu ke waktu bisa berubah kusam. Penyebab dinding menjadi kusam beragam, tergantung pada lokasinya. Biasanya warna cat yang mudah berubah berada di luar bangunan karena area ini cat mudah terpapar matahari, air hujan, hingga kotoran yang terbang bersama angin. Ada pula penyebab lain, seperti aktivitas dari penghuni rumah.

    Melihat dinding yang kusam pasti rasanya ingin sekali memperbaikinya agar tampilan rumah terasa seperti baru dan indah kembali. Ternyata caranya mudah lho dan tidak harus melakukan pengecatan ulang.

    Cara mengembalikan warna cat dinding agar kembali kinclong dan bersih berbeda-beda tergantung pada jenis cat yang digunakan. Begini karakteristik 2 jenis cat dinding.


    – Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    – Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Dilansir The Spruce, berikut cara membersihkan dinding yang kusam.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Tips ketika membersihkan dinding adalah menyiapkan larutan pembersihnya. Bahannya bisa dibuat sendiri dan harganya murah. Bahan yang dibutuhkan adalah satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih, serta air hangat. Campurkan ketiga. Kemudian, siapkan satu wadah lagi berisi air bersih untuk air bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Cara membersihkan dinding yang kusam adalah dengan menggosok lembut permukaannya. Disarankan untuk menggunakan kain bersih lain atau spons.

    Celupkan spons ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya. Jika ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan debu yang mungkin menempel pada permukaan dinding. Bahan lateks yang mengkilap biasanya sering menjadi tempat menempelnya debu. Cara membersihkannya bisa dengan kemoceng atau kain bersih biasa.

    Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Bersihkan mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih. Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga tidak ada air yang menetes.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih. Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ruangan Lembap Bikin Cat Dinding Terkelupas, Begini Cara Mudah Perbaikinya



    Jakarta

    Cat dinding dapat mempengaruhi keindahan sebuah rumah. Kondisi cat yang mulus beserta warna yang tepat bisa membuat rumah terlihat estetik.

    Berbeda halnya kalau cat dinding terkelupas, rumah dapat terkesan kotor dan usang. Kalau seperti ini, penghuni perlu mengecat ulang dinding.

    Namun, apa yang menyebabkan cat dinding mengelupas dan bagaimana cara perbaikinya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Cat Dinding Terkelupas

    Inilah beberapa faktor yang dapat membuat cat dinding mengelupas.

    1. Ruangan Lembap

    Dilansir dari Homes and Gardens, tukang cat profesional, Andre Kazimierski menjelaskan, salah satu penyebab cat mengelupas adalah ruangan yang terlalu lembap. Kelembapan dapat merusak cat secara perlahan.

    “Kamu dapat menghindarinya dengan menggunakan langkah-langkah persiapan yang tepat dan memilih hasil akhir dan kualitas cat yang tepat untuk area tersebut, misalnya menggunakan cat pencegah jamur di area lembap seperti dapur dan kamar mandi,” ujar Kazimierski dikutip dari Homes and Gardens, Minggu (13/7/2025).

    2. Cat Tidak Menempel pada Dinding

    Kemudian, biasanya cat terkelupas karena tidak menempel pada dinding dengan benar. Kondisi tersebut bisa terjadi sejak awal pengecatan tembok.

    “Ini terjadi saat kamu mengecat permukaan yang kotor atau basah atau bahkan dengan mengecat permukaan saat suhunya terlalu panas atau dingin,” katanya.

    Cara Perbaiki Cat Tembok Terkelupas

    Pendiri Hometown Painting Oklahoma, Matthew Stone mengatakan, mengecat ulang tembok rumah mungkin terkesan mudah. Namun, sebenarnya teknik mengecat yang kurang tepat membuat cat cepat mengelupas. Berikut ini cara mengecat ulang cat yang terkelupas.

    1. Bersihkan Cat yang Terkelupas

    Pertama, bersihkan dinding dari sisa cat yang mengelupas agar permukaan halus. Penghuni rumah bisa membersihkan cat menggunakan alat pengikis.

    2. Amplas Bagian Dinding yang Kasar

    Penghuni rumah bisa mengamplas dinding untuk mendapat permukaan yang halus. Bersihkan dinding menggunakan air hangat dan sabun, lalu biarkan mengering.

    3. Oleskan Primer Berkualitas

    Selanjutnya, oleskan cat dasar atau primer berkualitas sebelum mengecat tembok. Langkah ini membuat permukaan dinding lebih halus dan menghalangi jamur dan kelembapan.

    4. Cat Ulang Dinding yang Terkelupas

    Terakhir, cat ulang dinding menggunakan warna dan merek cat yang sudah ada pada tembok. Hal ini bermaksud agar warna cat baru tetap sama dengan yang sudah ada.

    Itulah langkah-langkah untuk memperbaiki cat dinding yang mengelupas. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Atasi Lembap di Dinding Samping Rumah


    Jakarta

    Dinding rumah yang lembap bukan cuma bikin tampilan jadi kusam, tapi juga bisa menimbulkan masalah serius. Mulai dari cat yang mengelupas, jamur, hingga potensi penyakit akibat udara lembap yang tidak sehat.

    Masalah ini kerap terjadi di bagian dinding samping rumah yang langsung terpapar hujan, panas, atau kelembapan tanah. Kalau dibiarkan terlalu lama, dinding bisa rusak dan biaya perbaikannya pun jadi membengkak.

    Lalu, bagaimana cara mengatasi dinding lembap, terutama di area samping rumah? Simak 3 langkah berikut, dilansir dari Home Building and Renovating dan New Line Painting.


    1. Bersihkan Cat yang Terkelupas

    Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan cat yang sudah terkelupas. Tujuannya agar permukaan dinding kembali rata dan tidak menumpuk jamur atau kotoran.

    Gunakan alat pengikis cat untuk membersihkan bagian yang rusak. Jika ada noda membandel seperti minyak atau lumut, bersihkan terlebih dulu dengan air sabun dan lap bersih. Permukaan yang bersih akan memudahkan proses perbaikan berikutnya.

    2. Cek Sumber Kelembapan

    Setelah dinding dibersihkan, kamu perlu cari tahu penyebab utama kelembapannya. Apakah karena rembesan air hujan, pipa bocor, atau ada retakan kecil di dinding yang membuat air meresap dari luar?

    Retakan halus atau lebar bisa menjadi jalan masuk air yang membuat tembok lembap dari dalam. Di sisi lain, pipa air yang bocor juga sering jadi penyebab yang tak terlihat. Kalau sumber masalahnya tidak diatasi, dinding akan terus-menerus lembap meski sudah dicat ulang berkali-kali.

    3. Gunakan Cat Dasar dan Cat Ulang

    Setelah memastikan dinding kering dan bebas dari masalah struktural, tahap selanjutnya adalah mengaplikasikan cat dasar (primer). Pilih primer yang khusus untuk area lembap agar bisa memberikan perlindungan ekstra terhadap jamur dan rembesan air.

    Setelah itu, cat ulang tembok menggunakan cat eksterior berkualitas tinggi yang tahan cuaca. Untuk dinding luar rumah, penting memilih cat yang punya ketahanan terhadap sinar matahari, hujan, dan kelembapan tinggi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biang Kerok Cat Dinding Mengelupas dan Cara Memperbaikinya


    Jakarta

    Cat mengelupas merupakan salah satu permasalahan yang kerap muncul pada cat dinding. Penyebabnya adalah proses pengecatan yang tidak tepat.

    Banyak orang berpikir pengecatan adalah pekerjaan yang mudah, sederhana, dan cepat. Kelihatannya hanya mengaplikasikan cat dengan kuas dan memastikan warnanya rata. Padahal mengecat dinding juga memiliki teknik.

    Cat yang mengelupas biasanya disebabkan karena sejak lapisan awal pemasangannya tidak tepat. Perlu diketahui, saat mengecat dinding bukan hanya cat berwarna atau top coat saja yang dipakai, melainkan cat primer yang merupakan lapisan paling bawah sebelum mengecat juga harus digunakan. Selain melewatkan cat primer, berikut beberapa penyebab cat pengelupas.


    Penyebab Tembok Rumah Lembap dan Mengelupas

    Dilansir Home Building and Renovating, berikut beberapa penyebab cat tembok mengelupas.

    1. Kondensasi

    Kondensasi merupakan proses berubahnya uap menjadi zat cair. Jika ditemukan pada dinding, bentuknya adalah embun. Apabila cairan ini ditemukan pada lapisan bawah cat, bisa memicu kelembapan dan pertumbuhan jamur pada dinding.

    2. Ada Masalah di Bagian Pipa Air

    Masalah pada pipa air seperti pipa bocor, air menetes, hingga area yang lembap dapat menyebabkan pertumbuhan jamur pada dinding dan membuatnya mengelupas. Air yang berasal dari pipa meningkatkan kelembapan pada dinding.

    3. Dinding Retak

    Penyebab selanjutnya adalah dinding retak. Penyebabnya bukan karena kelembapan, melainkan ada kerusakan pada bagian pengacian atau plester. Cara memperbaikinya harus dicek pada acian dan plester dinding tersebut.

    4. Perubahan Suhu Ekstrim

    Cat yang mengelupas bisa disebabkan karena perubahan suhu yang ekstrem. Biasanya hal ini terjadi pada area outdoor.

    Cara Memperbaiki Tembok Lembap dan Mengelupas

    Dilansir New Line Painting, berikut cara memperbaiki mengelupas.

    1. Bersihkan Tembok dari Cat Lama

    Cat yang sudah mengelupas harus dibuang secara keseluruhan yakni dari ujung ke ujung, bukan hanya bagian yang sudah mengelupas. Cara membersihkannya bisa dengan menggunakan kikiran atau amplas khusus. Apabila ditemukan noda atau minyak yang menempel pada dinding harus dibersihkan memakai air, sabun, dan kain.

    2. Identifikasi Area Masalah

    Cari tahu apa yang menyebabkan tembok jadi lembab hingga menimbulkan jamur. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada banyak penyebab cat mengelupas. Apabila masalahnya adalah dinding retak, perbaiki bagian acian dan plester agar tidak muncul retakan lagi.

    3. Pakai Cat Primer Berkualitas

    Setelah dinding dibersihkan dan tidak ada retakan lagi, aplikasikan cat primer atau cat dasar. Lapisan cat dasar dapat mengikat agar top coat dapat menempel sempurna. Udara lembap, garam alkali, hingga air tidak dapat merusak cat tersebut.

    4. Cat Ulang Dinding

    Langkah terakhir adalah dengan mengecat ulang tembok dengan top coat yang warnanya disesuaikan dengan keinginan. Bedakan juga cat untuk indoor dan outdoor karena kualitasnya berbeda.

    Itulah penyebab cara mengatasi tembok lembap dan mengelupas. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com