Tag: cat

  • Dinding Rumah Kotor? Begini Cara Membersihkan Tanpa Merusak Cat



    Jakarta

    Dinding yang kotor tentu bisa membuat rumah tampak tak elok. Penghuni rumah juga mungkin berpikir dua kali untuk membersihkannya karena bisa membuat cat rusak.

    Namun, ada cara untuk membersihkan dinding yang kotor tanpa merusak catnya. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


    Cara Membersihkan Dinding Tanpa Merusak Cat

    • Bersihkan debu dengan kemoceng maupun penyedot debu.
    • Buat sabun pembersih dengan mencampurkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam ember yang berisi air hangat.
    • Celupkan lap bersih ke cairan tersebut dan bersihkan dinding dengan lembut dengan gerakan memutar.
    • Peras lap di atas ember kosong, biarkan air bersih tetap bersih. Ulangi dengan mencelupkan kembali kain ke dalam ember sabun dan terus gosok perlahan dengan gerakan memutar yang konsisten. Bersihkan seluruh dinding dengan cara ini, pastikan untuk melakukannya secara menyeluruh dan memberikan tekanan yang merata selama proses pembersihan.
    • Setelah selesai, keringkan dinding sepenuhnya dengan lap bersih, pastikan untuk menghindari noda air atau area basah yang tidak dirawat.

    Kalau masih ada noda membandel di dinding, bisa juga dibersihkan dengan baking soda atau soda kue. Berikut ini caranya.

    • Campurkan 1/2 cangkir soda kue dengan 1/4 cangkir air hingga membentuk pasta yang lengket.
    • Celupkan ujung kain bersih ke dalam pasta dan gosok noda membandel. Pastikan untuk melakukannya dengan lembut, karena metode ini lebih abrasif daripada sabun cuci piring.
    • Berhati-hatilah agar cat tidak ikut terkelupas bersama noda. Jika noda masih membandel, coba metode ini lagi, tetapi oleskan pasta langsung ke dinding dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibersihkan.

    Itulah beberapa cara membersihkan dinding tanpa merusak cat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Hilangkan Bau Cat Dinding Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Bau cat dinding bisa menyebabkan mual dan pusing. Bau ini biasanya tidak akan hilang dalam hitungan jam, melainkan bisa sampai berhari-hari.

    Dilansir laman House Beautiful, bau cat yang menyengat itu merupakan hasil dari aktivitas VOC (volatile organic compounds), yakni bahan kimia yang menguap dari cat ke udara. Seperti pengertiannya, VOC ini bentuknya adalah uap. Semakin rendah persentase VOC, semakin kecil kemungkinan cat mengeluarkan bau menyengat.

    Kenapa VOC harus terbuang ke udara? Selain karena massanya yang ringan, fungsi dari senyawa ini adalah membuat cat lebih tahan lama dan membantu dinding lebih cepat kering.


    Peran VOC memang baik untuk kualitas cat, tetapi jika dilihat dari sisi kesehatan, menurut Healthline, ada efek jangka pendek dari mencium bau cat, yakni pusing, sesak napas, merasakan perih pada mata, hidung, dan tenggorokan, hingga mual. Sementara, untuk jangka panjang bisa merusak sistem saraf, hati, dan ginjal. Dampak tersebut tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing individu.

    Kontraktor Wildan menyarankan, ruangan atau bangunan yang baru saja selesai dicat sebaiknya tidak ditempati dan digunakan sementara waktu, sekitar 3-7 hari. Hal ini untuk menghindari terpapar efek samping dari senyawa tersebut.

    Apabila ingin menyamarkan bau tersebut atau menghilangkannya setelah 7 hari, coba samarkan dengan aroma-aroma alami. Dilansir The Spruce berikut bahan alami yang dapat menyamarkan bau cat dinding.

    1. Baking Soda

    Baking soda atau soda kue ampuh untuk menyerap bau-bau tak sedap atau kelembapan. Cara menggunakannya adalah menuangkan bubuk soda kue ke dalam wadah dengan dinding pinggiran yang dangkal. Tuang ke dalam beberapa wadah lainnnya sesuai dengan luas dinding yang dicat.

    Letakkan di ruangan yang baru dicat dan diamkan selama semalaman. Setelah itu, langsung buat baking soda ke dalam tempat yang aman dan bersihkan ruangan.

    2. Bawang Bombai

    Bawang bombai terkenal sebagai bahan makanan yang sering membuat mata berair ketika dipotong. Manfaat bawang bombai ternyata cukup banyak, salah satunya adalah dapat menyerap senyawa VOC.

    Caranya cukup mengiris dua bawang bombai ukuran sedang dan letakkan potongan tersebut di piring kecil sekali pakai. Sebab, khawatir senyawa tersebut menempel pada piring. Letakkan di ruangan atau di dekat dinding yang baru dicat dan diamkan semalaman. Setelah itu, buang bawang bombai dan piring tersebut.

    3. Air Berisi Perasan Lemon

    Cara mudah lainnya untuk menghilangkan bau cat adalah siapkan air yang di dalamnya terdapat potongan tipis lemon. Air akan menyerap VOC dengan sendirinya. Sementara potongan lemon akan memberikan aroma yang segar pada ruangan. Diamkan air dan lemon tersebut selama 24 jam.

    4. Bubuk Kopi Kering

    Pecinta kopi, coba cek stok di rumah masih ada nggak? Bubut kopi kering ternyata bisa lho digunakan untuk menyerap bau tak sedap dari cat dinding. Bubuk tersebut harus langsung dibuang setelah didiamkan untuk menyerap VOC karena tidak layak konsumsi.

    5. Cuka Putih

    Cuka putih merupakan bahan yang jitu sebagai penetral bau. Cuka rumah tangga (10%) memiliki konsentrasi asam asetat yang lebih tinggi daripada cuka masak (5%) dan lebih ampuh dalam mengatasi bau. Untuk dapat menyerap bau, letakkan cuka putih ke dalam mangkuk dan diamkan semalaman.

    6. Pakai Minyak Esensial

    Minyak esensial dengan wangi vanila dan peppermint bisa menyamarkan bau cat. Caranya dengan meneteskan 1-2 tetes minyak esensial pada mesin khusus atau letakkan di mangkuk atau piring kecil yang tersebar di seluruh ruangan. Cairan tersebut harus diganti setiap hari.

    itulah beberapa bahan alami yang bisa dipakai untuk menghilangkan bau menyengat cat dinding, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cat Dinding Menggelembung? Ini Penyebab, Cara Cegah dan Perbaikinya


    Jakarta

    Pemilik rumah perlu merawat dinding karena kondisi catnya bisa rusak seiring waktu, salah satu masalahnya muncul gelembung. Gelembung ini bisa dipecahkan, tetapi bakal merusak cat dinding.

    Cat menggelembung ini ada yang berukuran kecil dan besar tergantung pada isinya. Setiap gelembung biasanya berisi udara atau air.

    Namun, kenapa bisa muncul gelembung pada cat dinding ya? Simak penyebab, cara mencegah, serta memperbaikinya berikut ini.


    Penyebab Cat Dinding Menggelembung

    Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya menjelaskan cat dinding menggelembung utamanya disebabkan oleh penggumpalan garam alkali. Pengkristalan atau pengumpulan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Bubuk kapur ini merupakan kumpulan kapur dari semen, bata, hingga mortar.

    Cara Cegah Cat Dinding Menggelembung

    Jika tak ingin cat dinding menggelembung, pemilik perlu mencegah terjadi penggumpalan garam alkali. Caranya dengan menggunakan cat dasar yang mengandung anti garam alkali. Setelah itu, pemilik baru bisa memakai cat dinding bagian atas alias top coat.

    “Makanya pangkal penyakitnya itu mesti kita perbaiki dulu. Dari cat dasarnya dari awal, dari temboknya bisa kalau misalkan tembok lama sih. Itu ada namanya alkali killer ya itu berbahan solvent. Itu bisa benar-benar menahan. Itu cat dasar juga cuma untuk tembok atau pengecatan ulang ya (pemakaiannya),” kata Rahman kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Cara Perbaiki Cat Dinding Menggelembung

    Kalau cat dinding sudah terlanjur menggelembung, pemilik dapat memperbaikinya dengan melakukan pengecatan ulang. Namun pengecatan nggak boleh asal, ikuti tipsnya berikut ini.

    1. Keruk Cat Lama

    Rahman tidak menyarankan cat bergelembung langsung ditimpa cat baru. Sebelum dicat ulang, lapisan cat lama perlu dibersihkan dengan cara dikeruk menggunakan alat kape.

    “Dikeruk aja semuanya, jangan langsung ditimpa ya karena semahal apa pun cat misalkan langsung ditimpa, kita kan nggak tahu daya lekat antara cat lamanya dengan yang sekarang,” ucapnya.

    2. Pastikan Dinding Kering

    Setelah tidak ada cat yang menempel, pastikan dinding tidak lembap. Keringkan dinding sebelum memulai proses pengecatan.

    3. Aplikasikan Cat Dasar

    Kemudian, dinding baru bisa dicat dengan cat dasar. Pastikan cat dasar mempunyai komposisi anti garam alkali.

    4. Aplikasikan Cat Luar

    Setelah cat dasar kering, aplikasikan cat luar atau top coat pada dinding. Aplikasikan dua lapis top coat agar warnanya terlihat dan rata.

    Itulah informasi seputar cat dinding menggelembung. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Ampuh Biar Cat Dinding Awet dan Nggak Gampang Kusam


    Jakarta

    Salah satu masalah yang muncul pada dinding adalah warna cat yang memudar. Normalnya warna cat yang memudar terjadi setelah dipakai dalam jangka waktu lama, tetapi ditemukan pula ada yang memudar sebelum setahun diaplikasikan.

    Hal ini tentu merusak tampilan rumah karena jadi tampak kusam, tidak terurus, dan kotor. Selain itu dari segi biaya, pengecatan kembali pasti tidak murah karena cat yang lama harus dibersihkan dahulu baru kemudian dicat ulang.

    Penyebab paling umum cat dinding memudar adalah paparan sinar UV, perubahan suhu, hingga kualitas cat yang kurang bagus.


    Beruntungnya, masalah seperti ini bisa dicegah sehingga cat dinding dapat tahan lama. Dilansir A New Leaf Painting berikut caranya.

    1. Pakai Cat yang Sesuai

    Jenis cat ada beberapa macam, umumnya cat indoor dan outdoor. Kemudian, bisa dibedakan pula dengan hasil akhirnya, yakni matte dan glossy. Untuk bagian dalam rumah (indoor) bisa memakai cat dengan hasil akhir matte. Tampilannya halus dan tidak memantulkan cahaya. Sebaliknya untuk area outdoor memakai cat glossy yang permukaan kesat dan berkilau saat terkena cahaya.

    2. Pilih Cat Berkualitas

    Kunci kedua adalah pakai produk cat dinding yang berkualitas, jangan yang abal-abal. Meskipun mahal, pikirkan dampak ke depannya, kita tidak perlu sering mengecat ulang karena warnanya yang tahan lama dan minim perawatan. Keunggulan cat yang berkualitas adalah tahan terhadap sinar UV sehingga tak cepat pudar.

    3. Batasi Paparan Sinar Matahari ke Dalam Rumah

    Dinding bagian dalam rumah harus terlindungi dari sinar UV matahari baik. Caranya dengan membatasi paparan sinar matahari yang masuk ke dalam rumah dengan menutup jendela dengan gorden atau tirai.

    Semakin sedikit cahaya yang masuk ke ruangan, semakin kecil kemungkinan cat memudar. Penghuni rumah bisa menutup jendela saat meninggalkan ruangan.

    4. Hindari Warna Cat yang Cerah

    Ternyata pemilihan warna cat juga berpengaruh pada tingkat pemudarannya. Warna-warna yang cerah seperti kuning, oranye, dan merah disebut lebih cepat pudar dibandingkan warna netral.

    5. Cat Dinding Berlapis-lapis

    Trik terakhir adalah cat dinding lebih dari 2 lapis, terutama untuk warna yang cerah dan netral. Fungsinya bukan hanya membuat warna lebih kelihatan, bisa juga untuk mencegah pemudaran. Namun, jumlah lapisannya tetap harus sesuai dengan standar, jangan terlalu dilebih-lebihkan.

    Itulah cara mencegah warna cat dinding pudar akibat paparan sinar matahari. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Atasi Black Mold di Dinding Hanya dengan Dilapisi Cat, Apakah Ampuh?


    Jakarta

    Jamur hitam atau black mold kerap muncul pada dinding rumah. Bercak berwarna hitam itu dapat memberikan kesan kotor serta merusak estetika rumah.

    Selain mengganggu keindahan, munculnya black mold juga dapat memicu masalah kesehatan bagi penghuni rumah. Jika terpapar jamur hitam dalam jumlah banyak dapat memicu gangguan pernapasan, iritasi kulit, dan infeksi paru.

    Maka dari itu, jika menemukan black mold di dinding rumah maka harus segera diatasi. Agar lebih cepat dan praktis, banyak orang yang membersihkan black mold hanya dengan mengecat ulang dinding.


    Namun, apakah efektif menghilangkan black mold hanya dengan cara mengecat ulang dinding? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Apa Bisa Atasi Black Mold dengan Mengecat Ulang Dinding?

    Dilansir situs VanDerKolk Painting, mengecat ulang dinding yang penuh jamur dinilai tidak efektif untuk menghilangkannya. Secara visual mungkin bisa tersamarkan karena lapisan cat yang tebal dan warnanya terang.

    Meski begitu, jamur tidak akan pernah mati walau sudah ditimpa cat. Jika berpikir kandungan kimia pada cat bisa mematikan jamur, hal tersebut salah besar.

    Mengecat ulang dinding yang penuh black mold hanya sekadar menutupinya saja. Seiring waktu, jamur dapat menembus cat dan akan menyebar ke area dinding lainnya.

    Selain itu, cat yang baru dilapisi ke dinding tidak akan bertahan lama meski punya kualitas terbaik. Beberapa bulan setelah dicat, akan muncul gelembung kecil dan akhirnya dapat mengelupas cat karena tingkat kelembapan yang tinggi di dalam rumah.

    Alhasil, jamur akan tetap muncul dan memicu penyakit berbahaya bagi penghuni rumah. Di sisi lain, rumah akan kembali terlihat kotor dan kusam karena cat dinding tak mampu bertahan lama.

    Cara Ampuh Atasi Black Mold di Dinding

    Daripada harus menutupi black mold dengan lapisan cat, ada cara lain yang lebih efektif untuk mengatasi jamur hitam yang muncul di dinding.

    Dikutip dari The Spruce, black mold dapat diatasi dengan membuat larutan pembersih jamur alami. Bahannya cukup sederhana, yakni cairan klorin dan sabun cuci piring.

    Klorin diklaim mampu membunuh spora jamur secara efektif. Jika tak ada klorin di rumah bisa menggunakan cuka putih untuk membasmi black mold.

    Caranya cukup mencampurkan satu sendok makan sabun cuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat ke dalam wadah. Aduk hingga kedua bahan tersebut tercampur rata, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Selanjutnya, semprotkan larutan pembersih ke area tembok yang penuh jamur hitam mulai dari bawah hingga ke atas. Langkah ini guna mencegah spora dan noda bercak menyebar ke area dinding lain.

    Saat proses pembersihan, pastikan permukaan dinding benar-benar basah, tapi tidak terlalu lembap demi mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika black mold sudah sampai mendekati plafon, gunakan tangga untuk membersihkannya.

    Itulah alasan mengapa jangan membasmi black mold hanya dengan melapisi cat tembok. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Gelembung pada Cat Dinding? Ternyata Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    Cat dinding sangat mempengaruhi estetika rumah. Jika catnya rusak, tampilan rumah jadi terkesan kotor dan tidak terawat.

    Salah satu kerusakan cat berupa permukaan yang menggelembung. Biasanya kondisi dinding seperti ini muncul saat musim hujan.

    Ukuran gelembung bisa besar maupun kecil. Isinya bisa mengandung udara atau air.


    Lalu, kenapa cat dinding menggelembung ya? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Cat Dinding Menggelembung

    Ketua Tim Bekasi PT ICI Paints Indonesia (Dulux) Rahman Wijaya sempat mengatakan penyebab utama cat dinding menggelembung adalah penggumpalan garam alkali. Pengkristalan atau pengumpulan garam alkali (efflorescence) merupakan kondisi munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Bubuk tersebut kumpulan kapur dari semen, bata, hingga mortar.

    Cara Cegah Cat Dinding Menggelembung

    Pemilik rumah perlu mencegah terjadi penggumpalan garam alkali agar tidak terbentuk gelembung pada cat di dinding. Langkah pencegahannya dengan mengaplikasikan cat dasar yang mengandung anti-garam alkali. Kemudian, pemilik rumah dapat mengaplikasikan cat dinding bagian atas alias top coat.

    “Makanya pangkal penyakitnya itu mesti kita perbaiki dulu. Dari cat dasarnya dari awal, dari temboknya bisa kalau misalkan tembok lama sih. Itu ada namanya alkali killer ya itu berbahan solvent. Itu bisa benar-benar menahan. Itu cat dasar juga cuma untuk tembok atau pengecatan ulang ya (pemakaiannya),” kata Rahman kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Cara Perbaiki Cat Dinding Menggelembung

    Jika cat dinding menggelembung, cara perbaikinya adalah dengan mengecat ulang. Berikut ini langkah-langkah untuk mengecat ulang tembok.

    1. Keruk Cat Lama

    Jangan langsung menimpa cat bergembung dengan cat baru. Lapisan cat lama harus dibersihkan terlebih dahulu dengan cara dikeruk pakai alat kape.

    “Dikeruk aja semuanya, jangan langsung ditimpa ya karena semahal apa pun cat misalkan langsung ditimpa, kita kan nggak tahu daya lekat antara cat lamanya dengan yang sekarang,” jelasnya.

    2. Pastikan Dinding Kering

    Setelah dinding bebas cat, pastikan dinding tidak lembap. Keringkan dinding sebelum mengecat ulang.

    3. Aplikasikan Cat Dasar

    Selanjutnya, dinding sudah bisa diaplikasikan cat dasar. Gunakan cat dasar yang mengandung komposisi anti garam alkali ya.

    4. Aplikasikan Cat Luar

    Kalau cat dasar sudah kering, aplikasikan cat luar atau top coat pada tembok. Oleskan dua lapis top coat supaya warna cat pekat dan merata.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi cat dinding menggelembung. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com