Tag Archives: catat

Jual Kripto di RI Kena PPh 0,21%, Pakai Platform Asing Lebih Gede


Jakarta

Pemerintah menetapkan Pajak Penghasilan (PPh) 22 final atas penghasilan sehubungan dengan aset kripto sebesar 0,21% dari nilai transaksi aset kripto. Tarif ini mengalami peningkatan di mana sebelumnya berada di rentang 0,1-0,2%.

Pengenaan PPh 22 final berlaku untuk penjual aset kripto, Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), atau penambang aset kripto. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan Atas Transaksi Perdagangan Aset Kripto yang berlaku mulai 1 Agustus 2025.

“Penghasilan yang diterima atau diperoleh penjual aset kripto merupakan objek Pajak Penghasilan,” tulis Pasal 11 ayat (1) aturan tersebut, dikutip Rabu (30/7/2025).


Penghasilan sehubungan dengan transaksi aset kripto meliputi penghasilan dari seluruh jenis transaksi aset kripto berupa transaksi dengan pembayaran mata uang fiat; tukar-menukar aset kripto dengan aset kripto lainnya (swap); atau transaksi aset kripto lainnya yang dilakukan melalui sarana elektronik yang disediakan oleh penyelenggara PMSE.

“Pajak Penghasilan Pasal 22 yang bersifat final dipungut, disetor dan dilaporkan oleh penyelenggara PMSE. Penyelenggara PMSE yaitu pedagang aset keuangan digital,” jelas Pasal 12 ayat (3) dan (4).

Penyelenggara PMSE yang berkedudukan di luar negeri juga dapat ditunjuk sebagai pemungut pajak untuk melakukan pemungutan, penyetoran dan pelaporan pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh penjual aset kripto yang menerima atau memperoleh penghasilan sehubungan dengan aset kripto.

“Penyelenggara PMSE yang ditunjuk sebagai pemungut pajak merupakan yang telah memenuhi kriteria tertentu meliputi nilai transaksi dengan pemanfaat jasa penyediaan sarana elektronik yang digunakan untuk transaksi aset kripto oleh penjual aset kripto di Indonesia melebihi jumlah tertentu dalam 12 bulan dan/atau jumlah traffic atau pengakses melebihi jumlah tertentu dalam 12 bulan; memilih untuk ditunjuk sebagai pemungut pajak,” tulis Pasal 18.

Jika penjual aset kripto memperoleh penghasilan dari transaksi aset kripto yang dilakukan melalui penyelenggara PMSE luar negeri, maka PPh Pasal 22 final yang dikenakan adalah sebesar 1% dari nilai transaksi aset kripto.

Penyelenggara PMSE yang dikecualikan dari PPh Pasal 22 yaitu yang hanya memberikan layanan dompet elektronik (e-wallet); hanya mempertemukan penjual aset kripto dan pembeli aset kripto; dan/atau tidak memfasilitasi transaksi perdagangan aset kripto.

Sementara itu, penjual aset kripto yang dikecualikan dari pengenaan PPh Pasal 22 yaitu wajib pajak luar negeri yang berkedudukan di negara-negara yang telah mempunyai Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda dengan Indonesia, yang hak pemajakan atas penghasilannya tidak berada di Indonesia.

Selain itu, penjual aset kripto yang menyerahkan surat keterangan domisili wajib pajak luar negeri negara mitra atau yurisdiksi mitra Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan, kepada penyelenggara PMSE.

“Ketentuan pengenaan Pajak Penghasilan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh penambang aset kripto berlaku sejak tahun pajak 2026,” tulis Pasal 27.

Tonton juga video “OJK Catat Jumlah Investor Kripto RI Tembus Angka 13,71 Juta” di sini:

(acd/acd)



Sumber : finance.detik.com

Top Up DANA dari Mandiri Mudah & Aman, Cek Caranya Yuk!


Jakarta

Seiring berkembangnya teknologi, penggunaan metode pembayaran digital melalui dompet digital menunjukkan peningkatan signifikan di Indonesia. Sebab, dompet digital terbilang praktis dan efisien untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

Salah satu dompet digital yang menjadi bagian penting dari gaya hidup modern sehari-hari masyarakat Indonesia adalah DANA. Pasalnya, aplikasi ini mampu mendukung kelancaran transaksi secara digital, mulai dari bayar tagihan, beli pulsa hingga top up game.

Jika memerlukan top up Saldo DANA, pengguna bahkan bisa melakukan top up lewat aplikasi perbankan, seperti Livin’ by Mandiri. Top up bisa dilakukan kapan dan di mana saja hanya dengan minimal Rp 20.000.


Berikut adalah berbagai cara top up DANA dari Mandiri:

Cara top up DANA dari Mandiri lewat aplikasi DANA:

1. Buka aplikasi DANA, lalu pilih menu ‘Top Up’ di Beranda DANA.

2. Pilih opsi ‘Bank Transfer’, lalu pilih ‘Bank Mandiri’.

3. Aplikasi DANA akan menampilkan nomor virtual account. Catat nomor tersebut.

4. Buka aplikasi mobile banking atau internet banking bank Mandiri.

5. Pilih menu transfer dan masukkan nomor virtual account yang telah dicatat.

6. Masukkan jumlah uang yang ingin di-top up dan konfirmasikan transaksi.

7. Saldo DANA kamu akan terisi dalam beberapa menit setelah transaksi selesai.

Cara top up DANA pakai aplikasi Livin’ by Mandiri:

1. Pada halaman Beranda tap icon ‘Top Up’.

2. Kemudian pada halaman ‘Top Up’, tap icon ‘eWallet’.

3. Kemudian tap ‘Dana Top Up’.

4. Masukan Nomor Tujuan dengan diawali nomor prefix 89508 kemudian pilih ‘Lanjut’.

5. Pilih nominal yang ingin di-top up kemudian tap Lanjut.

6. Tap Total Bayar untuk konfirmasi nominal Top Up.

7. Masukkan PIN Livin’ by Mandiri.

8. Top Up DANA dari Mandiri berhasil.

Itulah cara top up DANA dari Mandiri. Menggunakan DANA tidak hanya memudahkan transaksi harian, tetapi juga memberikan berbagai manfaat dari promo dan fitur yang tersedia.

Agar proses top up DANA dari Mandiri selalu aman, kamu juga bisa memastikan beberapa hal seperti memastikan nomor yang kamu masukkan untuk top up adalah nomor yang terdaftar di akun DANA.

Selain itu, saat bertransaksi pun, jangan pernah untuk membagikan informasi seperti PIN DANA atau Kode OTP ke siapa pun.

Setelah proses pengisian saldo selesai, pastikan juga untuk simpan bukti transaksi sekaligus periksa Saldo DANA-mu, apakah sudah sesuai dengan jumlah yang kamu top up.

Pastikan untuk selalu memeriksa dan mengikuti syarat dan ketentuan terbaru dari DANA untuk mendapatkan pengalaman terbaik dalam menggunakan dompet digital ini ya.

Dengan memahami bagaimana melakukan top-up dan memaksimalkan penggunaan saldo, pengalaman bertransaksi dengan DANA akan semakin lancar dan bermanfaat. Yuk, segera download DANA dan rasakan kemudahannya, sekarang!

(akd/akd)



Sumber : finance.detik.com

Transaksi Kripto Tembus Rp 482 Triliun


Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp 482,23 triliun. Capaian ini mencerminkan tingkat aktivitas perdagangan aset kripto yang tetap aktif di tengah dinamika pasar global sepanjang tahun lalu.

Selain dari sisi nilai transaksi, OJK juga melaporkan adanya pertumbuhan jumlah investor aset kripto di Indonesia sepanjang 2025. Di mana hingga November 2025, jumlah investor aset digital ini mencapai 19,56 juta orang, meningkat dibandingkan periode Oktober 2025 yang berada di angka 19,08 juta investor.

Sementara itu, nilai transaksi aset kripto pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp 32,68 triliun, atau turun sekitar 12,22% dibandingkan November 2025. Kondisi ini menunjukkan bagaimana pasar kripto pada 2025 kemarin berjalan secara normal.


Vice President INDODAX Antony Kusuma menilai fluktuasi transaksi aset kripto merupakan bagian dari siklus pasar yang sangat dipengaruhi perubahan sentimen global dan kondisi makroekonomi.

Artinya penurunan transaksi di akhir tahun dapat menjadi tanda pasar aset digital dalam negeri yang sehat dan peka akan kondisi global.

“Sepanjang 2025, aktivitas perdagangan aset kripto masih berlangsung aktif. Naik turunnya transaksi setiap periode merupakan respons yang wajar terhadap perubahan sentimen dan kebijakan ekonomi global, sehingga mencerminkan pasar yang bergerak secara sehat,” kata Antony dalam keterangan resminya, Selasa (13/1/2026).

Di luar itu, sepanjang 2025 OJK juga sudah menerbitkan sejumlah kebijakan baru untuk memperkuat tata kelola dan manajemen risiko di sektor aset keuangan digital.

Kebijakan tersebut antara lain mencakup Peraturan OJK Nomor 30 Tahun 2025 tentang penerapan tata kelola dan manajemen risiko bagi penyelenggara inovasi teknologi sektor keuangan, serta Surat Edaran OJK Nomor 34/SEOJK.07/2025 terkait rencana bisnis penyelenggara perdagangan aset keuangan digital.

“Selain itu, OJK juga menerbitkan daftar whitelist bagi pedagang aset keuangan digital yang telah berizin dan terdaftar, termasuk INDODAX, sebagai upaya memastikan ekosistem yang lebih aman dan terpercaya bagi investor,” tutupnya.

Simak juga Video OJK Catat Jumlah Investor Kripto RI Tembus Angka 13,71 Juta

(igo/hns)



Sumber : finance.detik.com

Catat! Ini Syarat dan Skema Beli Rumah Subsidi


Jakarta

Membeli rumah subsidi bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan hunian dengan harga yang terjangkau. Rumah subsidi ini tersedia di semua provinsi di Indonesia.

Nah, untuk bisa membeli rumah subsidi ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Salah satunya adalah syarat pembeli rumah subsidi.

Berikut ini adalah syarat membeli rumah subsidi.


Syarat Beli Rumah Subsidi

– Belum memiliki rumah.

– Merupakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

perbedaan batas maksimal gaji MBR yang bisa beli rumah subsidiperbedaan batas maksimal gaji MBR yang bisa beli rumah subsidi Foto: Tangkapan layar

– Tercatat sebagai penduduk pada 1 daerah (KTP). Untuk membeli rumah subsidi, masyarakat tidak harus membelinya sesuai dengan domisili yang tercatat di KTP. Misalnya, A merupakan warga asli Kabupaten Magelang, ia tidak wajib membeli rumah di sana tetapi bisa di daerah lain, contohnya di Kabupaten Bandung.

– Belum pernah menerima bantuan subsidi di bidang perumahan.

– Memiliki penghasilan tetap atau tidak tetap.

Skema Beli Rumah Subsidi

Apabila syarat sudah dipenuhi, beli rumah subsidi sudah bisa dilakukan. Berikut ini skema pembelian rumah subsidi.

– Download SiKasep atau Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan di Google PlayStore
– Isi data-data yang diperlukan seperti nama lengkap, nomor KTP, nomor NPWP, penghasilan per bulan, dan nomor hp
– Pilih lokasi rumah
– Subsidi checking yaitu pengecekan oleh perbankan apakah seseorang sesuai kriteria yang bisa mendapatkan rumah subsidi
– Data ditindaklanjuti oleh bank yang dipilih

Saat membeli rumah subsidi, ada beberapa keuntungan yang didapatkan. Pertama, minimal uang muka hanya 1% dari harga rumah. Misalnya, harga rumah Rp 185 juta, maka uang muka yang harus dibayarkan sekitar Rp 1,8 juta saja.

Kedua, tenor yang panjang yaitu maksimal 20 tahun. Ketiga, bunga yang dibayarkan flat 5% hingga cicilan lunas.

“Dan kalau misalnya mau dilunasin, sampai sebelum 20 tahun atau kita mau ngambil tenor 5 tahun juga itu bisa. Jadi si suku bunganya ini tidak kita ratakan sampai lunas, tapi kita berhenti pada saat kita melunasinya saja. Jadi seandainya nih kita ambil (cicilan) 20 (tahun), pas 5 tahun kita punya rezeki nomplok, dilunasin. Udah, clear. Berarti suku bunganya cuma sampai disitu aja berhentinya,” kata Asisten Manager Pemasaran Pembiayaan Tapera BP Tapera Reddi Rahmadilaga saat sosialisasi rumah subsidi untuk pekerja media di Gedung Trans TV, Selasa (8/7/2025).

Keuntungan keempat, pembelian rumah subsidi sudah termasuk asuransi jiwa dan kebakaran. Reddi mengatakan, adanya asuransi tersebut, terutama asuransi jiwa, memungkinkan apabila pembeli rumah subsidi meninggal dunia maka cicilan tidak dibebankan kepada ahli waris.

“Kalau misalnya seandainya rumah itu kebakaran bisa diganti, dan yang meninggal dunia itu tidak dibebankan ke ahli waris (cicilan rumahnya). Jadi memang sudah dilunaskan,” jelasnya.

Reddi menambahkan apabila masyarakat ingin membeli rumah subsidi tidak perlu menjadi anggota tabungan perumahan rakyat (Tapera). Masyarakat bisa langsung membelinya melalui SiKasep.

“Jadi memang kalau misalnya mau daftar itu langsung aja. Tadi download yang namanya SiKasep, tinggal isi data dirinya dan itu akan langsung diproses. Jadi nggak harus jadi peserta Tapera dulu. Kalau peserta Tapera itu khusus untuk yang PNS,” tuturnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Catat Ya! Begini 7 Cara Ampuh Bikin Rumah Bebas Nyamuk



Jakarta

Salah satu hewan yang kerap dijumpai di rumah adalah nyamuk. Hewan kecil ini selalu mendapat celah untuk dapat masuk ke dalam rumah. Pada saat musimnya tiba, di mana banyak orang merasa rumah mereka banyak nyamuk, hewan ini dapat berhari-hari bahkan lebih dari satu bulan mengganggu penghuni rumah. Sebelum kamu jadi rumah berikutnya yang akan dikerumuni nyamuk, kamu harus mencegah terlebih dahulu. Lantas, bagaimana caranya?

Sebelum itu, kamu harus tau alasan nyamuk sering ditemukan di rumah biasanya dikarenakan mereka mendeteksi karbondioksida dan panas dari tubuh seseorang. Kemudian, jika mereka melihat banyak genangan di rumah sehingga mereka berkumpul di sana untuk berkembang biak.

Setelah kamu mengetahui 2 hal tersebut, kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut yang efektif mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah.


1. Pasang Kasa Jendela

Kasa jendela adalah lapisan yang dapat menutupi akses binatang kecil masuk ke rumah. Namun, kasa jendela ini masih dapat dilalui oleh angin sehingga tidak membuat rumah panas. Maka dari itu, memasang kasa jendela cukup efektif mencegah nyamuk masuk ke rumah.

2. Letakkan Pengusir Nyamuk Elektrik

Nyamuk cukup peka terhadap aroma. Kamu bisa menggunakan cara instan yakni menggunakan pengusir nyamuk elektrik yang otomatis bisa menguarkan aroma, panas dan cahaya ultraviolet yang menarik nyamuk. Kemudian, lama-kelamaan mematikan mereka saat mereka mendekat.

3. Memakai Warna Cat Dinding yang Tidak Disukai Nyamuk

Agar nyamuk tidak tertarik mendekat, kamu bisa mengubah warna cat rumah dengan warna-warna seperti hijau, biru, putih, dan ungu. Sebab, warna-warna tersebut menghasilkan cahaya yang terang dan memudarkan karbondioksida yang dikeluarkan manusia.

4. Hindari Air Tergenang:

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sebaiknya tidak ada genangan air di rumah agar nyamuk tidak ada kesempatan untuk berkembang biak. Biasanya genangan air ini banyak ditemukan di kamar mandi, dapur, dan halaman depan. Namun, tempat-tempat seperti vas bunga dan dekat pot bunga juga bisa jadi sarang nyamuk.

5. Gunakan Kelambu di Tempat Tidur:

Bagi kamu yang sudah terganggu tidurnya karena suara nyamuk di telinga, kamu bisa menggunakan kelambu. Cara kerjanya sama dengan kasa jendela yakni hewan tidak dapat masuk tetapi udara masih dapat mengalir ke dalam dan ke luar.

6. Bersihkan Area yang Jarang Digunakan

Nyamuk sering bersembunyi di tempat-tempat gelap dan lembap seperti lemari atau laci. Pastikan untuk membersihkan dan mengorganisir area ini secara teratur sehingga nyamuk tidak memiliki tempat persembunyian.

7. Letakkan Tanaman yang Tidak Disukai Nyamuk

Jika kamu tidak ingin menggunakan aroma yang bercampur dengan bahan kimia, kamu bisa menggunakan tanaman yang memang aromanya tidak disukai nyamuk yakni serai, lavender, bawang putih, hingga seledri.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Catat Ya! Begini Panduan dan Perawatan Stabilizer yang Benar



Jakarta

Stabilizer kerap digunakan untuk menyiasati tegangan listrik yang tidak seimbang. Alat ini juga dapat melindungi perangkat elektronik dari kerusakan karena tegangan listrik yang tidak stabil.

Pemasangan stabilizer perlu dilkukan oleh orang yang ahli. Jika tidak, stabilizer dapat menimbulkan api karena aliran listrik kacau. Ada beberapa kejadian, pemasangan stabilizer yang salah justru menimbulkan listrik di rumah mati hingga kebakaran.

SPV Teknik PLN Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan sebelum memasang stabilizer, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama adalah pastikan tegangan di rumah lebih besar dari daya stabilizer yang akan terpasang.


“Dia itu ada kapasitor yang bisa bekerja di atas 190 Volt, (sekitar) di 200 Volt, di 220 Volt,” kata Yudhi saat dihubungi detikProperti pada Jumat (18/10/2024).

Kemudian, pastikan stabilizer yang digunakan merupakan produk yang berkualitas dan telah berstandar SNI. Apabila ingin menaikkan tegangan listrik di rumah, pastikan kabel yang terpasang di rumah juga ikut disesuaikan.

“Saat pemasangan, pastikan juga kabel tersebut sudah sesuai standar dengan arus yang akan dihantarkan. Misalkan daya 2.200, kabel itu harus sesuai juga. Setelah itu kita pastikan juga produk stabilizernya apa, apakah sudah SNI,” ujarnya.

Kamu juga perlu memastikan kabel yang terpasang sudah kencang, dalam keadaan tertutup, dan disimpan dengan rapih.

“Dari pemasangan, pemasangan pengawatan yang terpasang dipasang oleh instalatir. (yang menyebabkan stabilizer rusak) kabelnya bisa kurang kencang dan masih menggunakan isolasi terbuka, nah itu kan tidak boleh,” tambahnya.

Apabila dari pemasangannya sudah tepat, bisa dipastikan stabilizer dapat bekerja dengan optimal dan aman. Namun kamu juga tetap mengawasi dan merawat alat tersebut agar tahan lama. Berikut beberapa hal yang harus diterapkan.

1. Letakkan stabilizer di tempat yang kering, terhindar dari air dan area basah.

2. ⁠Gunakan kabel penyaluaran stabilizer yang telah berstandar untuk beban listrik. Hal ini untuk mencegah kerusakan stabilizer akibat korsleting atau over heating.

3. ⁠Pengecekan secara berkala dan menjaga kebersihannya. Hal ini untuk menghindari kerusakan pada kabel, soket, atau kemungkinan ada binatang yang bersarang di dalam stabilizier.

4. ⁠Matikan stabilizer jika tidak digunakan dan saat keluar rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Ingin Bangun Pagar Rumah? Ini 10 Hal yang Penting Diperhatikan


Jakarta

Pagar termasuk elemen penting pada sebuah rumah. Selain menawarkan keamanan dan meningkatkan privasi penghuni rumah, pagar mampu mempercantik tampilan hunian.

Namun sebelum membangun pagar, ada sejumlah hal yang mesti diperhatikan terlebih dahulu. Hal ini supaya pagar yang dipasang kokoh tahan lama dan proyek pembangunan pagar tidak mengganggu tetangga. Lantas, apa saja yang mesti diperhatikan?

Tips Sebelum Membangun Pagar Rumah

Dilansir Better Homes & Gardens dan MasterClass, berikut sederet hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang pagar rumah:


1. Tentukan Tujuan Pasang Pagar

Sebelumnya, pastikan tahu tujuan membangun pagar lebih dulu. Jika ingin memasangnya supaya rumah aman dan privasi terjaga, maka pagar dapat dibuat tinggi dan kokoh agar tidak mudah dibobol.

2. Ketahui Batas Properti

Detikers harus tahu batas properti yang dimiliki di bagian depan, belakang, kanan, dan kiri. Hal ini untuk memastikan pagar dibangun dalam lingkup tanah sendiri, bukan di area milik orang lain.

3. Ukur Area Pagar

Setelah tahu batas ujung propertinya, tetapkan ukuran dan di mana pagar akan dipasang. Gunakan alat meteran untuk mengukur area yang ingin dibangun pagar, dan catat agar tidak lupa.

Pada saat ini, kamu bisa mulai mempertimbangkan model pagar yang cocok sesuai keinginan. Tentukan pula bentuk dan panjang pagar.

4. Tandai Jalur Perpipaan

Jika menggunakan layanan PDAM, detikers mesti tahu jalur perpipaan yang dilewati. Kalau perlu, tandai sepanjang jalurnya agar tidak terdampak pembangunan pagar. Berlaku pula untuk saluran air, sanitasi, dan perpipaan lainnya.

5. Pilih Material Pagar

Material pagar yang digunakan berdampak pada tampilan, daya tahan, dan perawatannya. Umumnya pagar terbuat dari kayu, tapi bisa juga dari bahan alternatif seperti aluminium, baja, vinyl, maupun bambu.

6. Pertimbangkan Menggunakan Jasa Tukang

Pagar rumah dapat dibuat sendiri jika detikers bisa melakukannya. Namun jika proyek pagar yang dibangun berskala besar, pemakaian jasa tukang boleh dipertimbangkan. Bisa tukang harian ataupun kontraktor, sesuaikan dengan budget.

7. Pikirkan jika Ingin Menambah Dekorasi

Banyak pemilik rumah tidak hanya memasang pagar tetapi juga menambahkan dekorasi seperti tanaman atau pohon di sekitarnya. Bila ingin sekaligus menghiasi sekeliling pagar, kamu bisa mulai memikirkan tanaman yang cocok dan letak ditanamnya.

Pertimbangkan pula pintu pagar untuk jalur keluar masuk. Bisa dibuat satu atau dua jalur sesuai yang dibutuhkan. Jika ada dekorasi lain yang ingin ditambahkan pada pagar, bisa mulai dipikirkan juga.

8. Pertimbangkan Iklim

Membangun pagar rumah juga perlu mempertimbangkan iklim di wilayah tempat tinggalmu. Seperti pagar bermaterial kayu, bambu, dan logam paling tahan lama di iklim dingin, sementara vinyl lebih cocok untuk hunian di daerah hangat dan lembap.

Pemasangan pagar juga mesti diperhatikan untuk mencegah terangkatnya tiang. Sebagai contoh di wilayah yang mengalami dingin beku, tiang perlu ditancapkan pada lubang cukup dalam supaya tidak terangkat ketika air di bawah tanah membeku.

9. Rencanakan Anggaran

Setelah mengetahui material, model, hingga proses pemasangan pagar yang diinginkan, detikers dapat menghitung perkiraan budget yang dikeluarkan. Apabila biaya melebihi anggaran yang disiapkan, kamu bisa mempertimbangkan ulang material yang dipilih. Penting untuk merencanakan budget dengan benar agar tidak boncos.

10. Beritahukan Pembangunan kepada Tetangga

Sebelum memulai proyek, detikers dapat memberitahukan rencana pemasangan pagar kepada tetangga. Hal ini untuk meminimalisir kebisingan yang ditimbulkan pembangunan tidak terlalu mengganggu kenyamanan tetangga.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, detikers bisa punya pagar yang pembangunannya tidak mengganggu tetangga. Seluruh fasilitas dan sarana umum masih bisa digunakan tanpa gangguan berarti.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

Ini Jangka Waktu Toren Air Harus Dibersihkan, Catat!


Jakarta

Toren air merupakan salah satu komponen penting dalam penyediaan air di banyak rumah dan gedung. Meskipun sering digunakan, mungkin ada yang belum menyadari pentingnya menjaga kebersihan toren air.

Pasalnya, air yang disimpan dalam toren berpotensi kotor karena berlumut atau terkontaminasi jika tidak dirawat dengan baik. Lalu, seberapa sering toren air harus dibersihkan?

Jangka Waktu Toren Air Harus Dikuras

Berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (16/9/2023), pengurasan toren air bisa dilakukan setidaknya 6 bulan sekali.


Jangka waktu tersebut akan membantu menghambat pertumbuhan lumut di tangki air. Munculnya lumut biasanya disebabkan karena toren sering terpapar sinar matahari langsung.

Jika pertumbuhan lumutnya cepat, maka frekuensi pengurasan juga harus dipercepat. Misalnya, menjadi 3-4 bulan sekali.

Alasan Toren Air Harus Dikuras

Alasan kita perlu rutin menguras toren air yaitu agar air bisa selalu tetap bersih. Jika penghuni rumah menggunakan air yang kotor, tentunya hal ini akan berdampak pada kesehatan seperti gatal-gatal ataupun diare.

Cara agar Toren Air Tidak Berlumut

  • Rutin dibersihkan.
  • Toren air harus ditutup rapat, agar tidak ada sinar matahari yang masuk.
  • Membuat pelindung di atas tangki dengan warna cerah, agar meminimalisir cahaya matahari yang masuk.
  • Melakukan pengecatan ke toren air agar cahaya tidak mudah menembus dinging tangki.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Catat! Ini yang Harus Dilakukan 24 Jam Pertama saat Rumah Kebanjiran



Jakarta

Banjir dapat terjadi dengan cepat dan meninggalkan kerusakan yang signifikan pada rumah bahkan harta benda. Dalam situasi darurat ini, tindakan yang tepat dalam 24 jam pertama sangat krusial untuk meminimalkan kerugian dan melindungi keselamatan keluarga kamu.

Dari persiapan sebelum banjir hingga langkah-langkah pemulihan setelah air surut harus dipahami. Mengetahui apa yang harus dilakukan dapat membuat perbedaan besar. Simak pembahasan untuk menelusuri langkah-langkah penting yang perlu diambil untuk menyelamatkan rumah kamu dan mengurangi dampak bencana ini.

Mendokumentasikan

Percaya atau tidak, langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengeluarkan ponsel kamu. Mulai mengambil foto secara menyeluruh untuk mendokumentasikan kerusakan.


Tujuan dari langkah ini adalah untuk keperluan asuransi. Kamu perlu mencatat seberapa parah kerusakan yang terjadi sebelum mencoba melakukan perbaikan.

Kamu dapat menggunakan kamera jenis apa pun untuk mendokumentasikan kerusakan. Namun, perusahaan asuransi biasanya lebih menyukai gambar atau video digital karena lebih mudah untuk disimpan dan diakses nantinya.

Setelah kamu selesai mendokumentasikan semua kerusakan dengan baik, saatnya untuk melakukan panggilan.

Hubungi Pihak Berwenang

Melansir dari BMS CAT, insting pertama kamu mungkin adalah bergegas masuk ke rumah untuk menyelamatkan barang-barang kamu. Namun, sangat penting untuk terlebih dahulu menghubungi pihak berwenang dan perusahaan asuransi kamu.

Polisi setempat memiliki pengalaman dan pelatihan yang diperlukan untuk menangani situasi seperti ini. Mereka juga dapat membantu menghubungkan kamu dengan profesional lain yang perlu dihubungi.

Semakin cepat kamu menghubungi pihak berwenang, semakin cepat mereka dapat melakukan pemeriksaan terhadap rumah dan memastikan keamanannya.

Meskipun kamu tetap harus berhati-hati saat melangkah yang akan dijelaskan lebih lanjut nanti, pemeriksaan yang menyeluruh dapat membantu memastikan bahwa dinding tidak runtuh dan membahayakan kamu secara tiba-tiba.

Yang Perlu Dibawa dan Dipakai

Dengan izin dari pihak berwenang, saatnya untuk masuk ke rumah. Namun, sebelum melakukannya, kamu perlu mempersiapkan diri. Pastikan kamu mengenakan sarung tangan dan masker.

Selain itu, gunakan sepatu boot atau sepatu bot setinggi pinggul untuk melindungi diri saat berjalan di area yang mungkin dipenuhi air. Kamu juga akan membutuhkan kantong sampah pada kunjungan pertama ke dalam rumah, baik untuk mengumpulkan dokumen penting maupun untuk menampung barang-barang yang tidak bisa diselamatkan.

Pada kunjungan berikutnya, kamu mungkin perlu membawa peralatan seperti ember dan kain pel untuk membantu mengeluarkan kelebihan air.

Perhatikan Setiap Langkah Saat Memasuki Rumah Setelah Banjir

Sekarang setelah kamu memeriksa rumah, terdapat saran yang sangat sederhana, perhatikan setiap langkah yang kamu ambil, bahkan tim inspeksi terbaik pun bisa saja melewatkan sesuatu, dan kamu bisa mengalami cedera serius jika menginjak tangga yang tidak stabil atau terpeleset di lantai yang licin.

Jika memungkinkan, sebaiknya kamu masuk ke rumah bersama orang lain. Kalian dapat saling membantu sesuai kebutuhan, dan satu orang dapat meminta bantuan jika yang lainnya terluka.

Dengan memperhatikan setiap langkah, kamu dapat memastikan keselamatan dalam setiap gerakan yang dilakukan.

Prioritaskan Dokumen Penting

Setelah kamu berada di dalam rumah, kamu mungkin ingin mengambil barang-barang seperti album foto dan video keluarga. Namun, penting untuk tetap fokus pada dokumen-dokumen penting.

Ini termasuk item seperti akta kepemilikan rumah, dokumen asuransi, kartu Jaminan Sosial, dan sejenisnya. Jika dokumen-dokumen tersebut terkena air, simpanlah di dalam freezer agar dapat dibaca dengan lebih mudah nanti.

Kamu juga bisa memeriksa dengan pihak-pihak seperti bank atau perusahaan asuransi mengenai dokumen apa saja yang benar-benar mereka perlukan. Namun, saat ini, usahakan untuk mengambil semua yang tampak penting.

Prinsip lama ini sangat relevan, lebih baik memiliki dan tidak membutuhkannya daripada membutuhkan dan tidak memilikinya.

Hubungi Lebih Banyak Profesional

Perusahaan asuransi kamu dapat membantu menghubungkan kamu dengan para profesional yang diperlukan, tetapi kamu mungkin masih perlu menghubungi beberapa di antaranya secara langsung.

Sebagai contoh, jika kamu mendapatkan air dari sumur, penting untuk memeriksa kondisi sumur tersebut. Kamu juga mungkin perlu menghubungi perusahaan gas, terutama jika kamu mencium bau kebocoran gas.

Terakhir, jangan mencoba menyalakan peralatan listrik apapun sebelum semuanya diperiksa secara menyeluruh oleh teknisi listrik yang terpercaya.

Segera Hubungi Perusahaan Asuransi

Sangat penting untuk segera menghubungi perusahaan asuransi kamu. Untuk menghemat waktu, sebaiknya hubungi agen lokal kamu secara langsung, daripada menggunakan nomor telepon nasional atau negara bagian.

Polisi asuransi biasanya menjelaskan dengan jelas apa yang ditanggung dan apa yang tidak. Perusahaan asuransi perlu mengevaluasi kerusakan pada rumah kamu, dan mereka akan meninjau semua foto dan video yang kamu ambil terkait kerusakan tersebut.

Selain itu, kamu perlu bekerja sama dengan perusahaan asuransi dalam proses perbaikan rumah. Mengikuti pedoman mereka akan membantu mencegah banyak masalah di kemudian hari.

Jika rumah kamu belum pernah terkena banjir, masih ada kesempatan untuk mendapatkan asuransi. Banyak orang tinggal di daerah yang berisiko banjir tetapi tidak memiliki asuransi banjir sama sekali.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

7 Tips Ampuh Menghadapi Maling saat Kamu Sendirian di Rumah


Jakarta

Sudah banyak terjadi kasus rumah dibobol oleh maling. Bahkan, para penjahat itu nekat memasuki rumah meski di dalamnya sedang ada penghuninya.

Apabila kamu sedang sendirian di rumah dan tiba-tiba ada maling, rasa panik dan takut pasti akan muncul. Wajar saja, sebab maling rumah biasanya terdiri dari berkelompok dan dilengkapi senjata.

Meski begitu, ada sejumlah tips menghadapi maling saat kamu sedang seorang diri di dalam rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Tips Menghadapi Maling saat Kamu Sendirian di Rumah

Dilansir situs Safewise, ada sejumlah hal yang bisa kamu lakukan apabila curiga tempat tinggalmu sedang disusupi maling. Meski detikers lagi sendirian di rumah, ada beberapa tips dalam menghadapi situasi tersebut.

1. Tetap Tenang

Langkah yang pertama adalah tetap tenang dan jangan panik. Meski begitu, wajar jika adrenalin meningkat dan detak jantung berdetak kencang karena kamu tak tahu maling tersebut terdiri dari berapa orang dan membawa senjata apa.

Cobalah tarik napas dalam-dalam selama beberapa kali untuk menenangkan pikiran dan tubuh, sehingga kamu bisa memutuskan langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya.

2. Cek Kondisi Sekitar Secara Diam-diam

Karena waktu sangat penting, jadi detikers harus bergerak cepat memeriksa kondisi sekitar. Jika rumah kamu dilengkapi CCTV, cobalah cek kamera keamanan lewat smartphone.

Lihat secara detail apakah kamu dapat melihat pergerakan yang mencurigakan atau ditemukan pecahan kaca. Lalu, cobalah dengar apakah ada suara langkah kaki atau benda yang menyeret ke lantai.

3. Utamakan Kabur dari Rumah

Cek juga jumlah maling yang masuk ke dalam rumah kamu. Jika mereka berkelompok dan kamu tidak percaya diri untuk melawannya, maka satu-satunya jalan adalah kabur dari rumah.

Cobalah mencari jalan keluar lewat pintu samping atau jendela. Apabila situasi makin terdesak, cobalah untuk bersembunyi jika tidak bisa melarikan diri.

4. Bersembunyi di Tempat Aman

Ketika bersembunyi, cobalah cari tempat yang menurutmu aman dan tidak diketahui oleh komplotan maling. Jika memungkinkan, kamu bisa bersembunyi di dalam kamar tidur, kamar mandi, gudang, bahkan lemari.

Setelah itu, jangan lupa untuk mengunci pintu dan buat barikade. Persiapkan juga benda-benda yang bisa digunakan untuk melawan maling jika posisi kamu terancam.

5. Hubungi Polisi

Setelah merasa aman, saatnya mencari bantuan dengan segera menghubungi polisi atau petugas keamanan terdekat. Maka dari itu, penting untuk selalu menyimpan kontak darurat agar bisa dihubungi kapan pun dan di mana pun.

6. Simpan Foto dan Video Sebagai Bukti

Apabila saat bersembunyi kamu dapat melihat gerak-gerik maling, hafalkan semuanya. Hal ini sangat membantu polisi untuk melacak maling tersebut lewat jenis kelamin, tinggi badan, pakaian, hingga kendaraan yang digunakan.

Jika kondisi memungkinkan, kamu bisa mengambil beberapa foto atau video secara diam-diam sebagai bukti. Hal ini akan sangat berguna jika maling berhasil kabur sebelum polisi tiba.

Apabila rumah detikers dilengkapi dengan kamera CCTV, jangan lupa untuk mengeceknya. Lewat CCTV, kamu bisa mengetahui ciri-ciri maling hingga kendaraan yang mereka gunakan untuk beraksi.

7. Catat Barang yang Hilang

Tips yang terakhir adalah dengan mencatat semua benda yang dicuri atau dirusak oleh maling. Hal ini dilakukan agar kamu bisa membuat laporan terperinci untuk polisi dan mengetahui berapa nominal kerugiannya.

Tips Mencegah Maling Masuk Rumah

Perlu diingat, kejadian pembobolan rumah bisa menjadi pengalaman yang menakutkan dan traumatis bagi banyak orang. Maka dari itu, cobalah untuk melakukan pencegahan sejak dini agar maling tidak bisa membobol tempat tinggal kamu.

Mengutip laman CNET, berikut sejumlah tips mencegah maling masuk ke rumah:

  • Kunci pintu dan jendela dengan rapat dan benar.
  • Gunakan kunci pengaman tambahan.
  • Tambahkan sistem keamanan, seperti alarm dan kamera CCTV.
  • Sembunyikan barang-barang berharga dengan aman, seperti di safe deposit box.
  • Kunci garasi rumah dengan rapat.
  • Tambahkan lampu luar agar tidak terlihat kosong, karena rumah kosong rawang dibobol maling.
  • Lapor kepada petugas keamanan jika rumah kamu akan ditinggal selama beberapa hari.

Demikian tujuh tips menghadapi maling saat kamu sedang sendirian di rumah. Semoga bermanfaat!

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com