Tag: cctv kabel

  • Pilih CCTV Kabel atau Wireless? Ini Perbandingannya


    Jakarta

    Saat ini, CCTV sudah menjadi pilihan yang paling mudah untuk menjaga keamanan rumah. CCTV bekerja sebagai kamera pengawas yang biasa dipasang di area rumah untuk menjaga keamanan. Dengan menggunakan CCTV, kamu bisa memantau rumah kapan pun dan dimana pun, termasuk saat berlibur atau bekerja. Ada dua jenis CCTV yang paling sering digunakan, yaitu CCTV berkabel (wired) dan CCTV nirkabel (wireless).

    CCTV berkabel memerlukan lebih banyak waktu dan pengaturan yang lebih rumit, tapi menawarkan keandalan yang lebih baik. Sedangkan CCTV nirkabel tidak mahal dan dapat dipasang dengan cepat. Namun, karena CCTV nirkabel mengandalkan jaringan internet, kegagalan jaringan dan gangguan di tempat menjadi kendala yang sering kali terjadi.

    Untuk penjelasan yang lebih detail, simak perbandingan CCTV Berkabel dan Nirkabel yang penting kamu ketahui sebelum mutuskan untuk memilih salah satunya. Dilansir dari laman Forbes Home, inilah perbandingannya.


    CCTV Kabel (wired CCTV)

    1. Transmisi dan Daya

    CCTV berkabel mengirimkan sinyal video dan audio melalui kabel ke hub pusat. Rekaman tersebut bisa disimpan secara lokal di hub untuk dilihat nanti atau dapat dikirim ke luar rumah ke jaringan. Kamera keamanan berkabel menerima daya listriknya melalui kabel dari stopkontak.

    2. Keuntungan

    – Sinyal video dan audio yang jernih

    – Sinyal yang dapat diandalkan, tidak mudah terganggu

    – Daya konstan ke kamera

    – Sulit dan memiliki kemungkinan yang rendah untuk diretas

    3. Kekurangan

    – Tidak portabel; sistem tetap ada di rumah jika kamu pindah

    – Memiliki kabel yang panjang, jadi harus disembunyikan

    – Pengkabelan harus dijalankan ke berbagai lokasi

    – Jumlah kamera dibatasi oleh jumlah jack pada DVR

    CCTV Nirkabel (wireless CCTV)

    1. Transmisi dan Daya

    CCTV nirkabel mengirimkan rekaman dari kamera yang ditempatkan di sekitar rumah ke Wi-Fi rumah. Transmisinya sepenuhnya nirkabel (wireless). Setelah Wi-Fi menerima sinyal, sinyal tersebut dikirim ke server cloud, tempat rekaman dapat dilihat secara real-time atau diarsipkan untuk dilihat nanti. Beberapa kamera memiliki kartu micro SD internal yang menyimpan rekaman dalam jumlah terbatas.

    CCTV nirkabel bertenaga baterai. Karena terbatasnya daya, kamera ini menghemat daya dengan hanya merekam saat mendeteksi sinyal. Sebaliknya, CCTV berkabel menerima daya konstan dari rumah dan mampu merekam secara konstan. CCTV ini juga bisa diatur untuk merekam hanya ketika gerakan terdeteksi.

    2. Keuntungan

    – Instalasi bersih

    – Sistem fleksibel, mobile

    – Mudah untuk ditingkatkan dan menambahkan lebih banyak kamera

    – Penyusup tidak dapat memotong kabel karena tidak ada

    3. Kekurangan

    – Jangkauan sinyal terbatas

    – Dinding, lantai, dan elemen bangunan lainnya dapat menghalangi sinyal

    – Gangguan dengan sistem lain yang bergantung pada Wi-Fi mungkin terjadi

    – Rentan terhadap pengintaian digital atau peretasan

    – Baterai perlu sering diganti

    CCTV Berkabel vs Nirkabel, Mana yang Harus Dibeli?

    Seiring dengan kemajuan teknologi, CCTV berkabel dan nirkabel menjadi lebih baik dari sebelumnya. Keputusan kamu sebelum memilih harus didasarkan pada kebutuhan dan preferensi kamu.

    CCTV Berkabel

    Cocok jika kamu mencari keandalan jangka panjang dan tidak keberatan dengan instalasi kabel yang rumit. Ideal bagi pemilik rumah yang berencana tinggal lama dan tidak keberatan dengan pekerjaan instalasi yang detail.

    CCTV Nirkabel

    Lebih sesuai untuk orang yang menginginkan sistem yang mudah dipasang, berjalan cepat, dan lebih fleksibel. Cocok untuk penyewa atau pemilik yang ingin sistem yang dapat dipindahkan dengan mudah ke rumah baru tanpa perlu instalasi ulang yang rumit.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Bagus Mana, CCTV Kabel atau Wireless? Ini Plus Minusnya



    Jakarta

    CCTV merupakan kamera pengawas yang saat ini menjadi perangkat keamanan penunjang yang fungsinya sangat penting. Sudah banyak gedung-gedung, perumahan, hingga jalanan yang memakai CCTV untuk memantau apa pun yang terjadi di lokasi tersebut.

    Jenis CCTV ada dua macam yakni CCTV kabel dan wireless (nirkabel). Perbedaannya adalah dari cara mengaktifkan perangkat tersebut. CCTV kabel merupakan kamera yang cara kerjanya harus disambungkan ke listrik melalui kabel. Sementara itu, CCTV wireless sudah bisa menggunakan jaringan jarak jauh seperti Wi-Fi tanpa perlu kabel. Lantas, di antara kedua jenis CCTV ini, mana yang lebih baik?

    Menurut Engineer CCTV Hikvision Nalendra Fahlevie, jenis CCTV yang lebih baik adalah CCTV kabel karena minim gangguan dan kualitas gambar yang dihasilkan lebih baik.


    “Pertama kalau misalkan memang dia provider kan kadang-kadang suka ada gangguan. Kadang-kadang suka nge-down. Kalau misalkan kita pakai kabel nggak usah mikirin gitu. Kedua untuk gambar dia jernih,” kata Nalendra saat ditemui di saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

    CCTV kabel juga tidak menggunakan banyak daya, meskipun harus selalu terhubung ke listrik. Apabila mati lampu, pemiliknya bisa menyambungkan ke UPS (Uninterruptible Power Supply) atau Catu Daya Tak Terputus.

    “Kalau misalkan memang mau ada backup (daya ketika mati lampu), pakai UPS yang 1kVA aja yang untuk computer, cukup Itu,” ujarnya.

    Untuk kekurangannya, CCTV kabel memerlukan biaya yang cukup besar untuk pemakaiannya.

    Terpisah, dilansir Forbes Home, kelebihan dari CCTV kabel juga sama seperti penjelasan di atas, yakni video dan audionya jauh lebih jernih.

    Sementara itu, CCTV nirkabel atau wireless penggunaannya memanfaatkan Wi-Fi rumah. Setelah Wi-Fi menerima sinyal, sinyal tersebut dikirim ke server cloud, tempat rekaman dapat dilihat secara real-time atau diarsipkan untuk dilihat nanti. Beberapa kamera memiliki kartu micro SD internal yang menyimpan rekaman dalam jumlah terbatas.

    Di sinilah kekurangannya, untuk menghemat daya, kamera ini hanya merekam saat mendeteksi sinyal dan baterai sewaktu-waktu bisa habis. Tantangan yang lain adalah kamera ini mudah diretas apalagi jika berada di tempat umum atau area yang tidak semua orang bisa masuk.

    Sinyal juga bisa terhalang oleh benda-benda padat seperti dinding, lantai, dan barang sehingga bisa saja mengalami gangguan sinyal.

    Namun, kelebihannya tentu tetap ada, yakni lebih fleksibel, mudah untuk ditingkatkan dan menambahkan lebih banyak kamera. Selain itu, penyusup tidak dapat memotong kabel karena tidak ada.

    Itulah perbandingan CCTV kabel dan wireless, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com