Tag: cedera

  • Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Halaman Rumah Kamu


    Jakarta

    Menemukan lubang ular di halaman rumah bisa menjadi pengalaman yang menakutkan. Namun, mengetahui cara mengidentifikasi lubang ular dapat membantu mencegah interaksi yang tidak diinginkan dan menjaga keamanan keluarga kamu.

    Perhatikan Kulit atau Kotorannya

    Melansir bobvila.com, kulit untuk menyimpulkan bahwa lubang tersebut disebabkan oleh ular tanpa menemukan ular atau jejak fisik di sekitarnya. Jika tidak ada ular di dalam lubang saat diperiksa, sebaiknya pemilik rumah memeriksa area sekitarnya untuk mencari kulit atau kotoran ular.

    Mengamati kulit ular dengan cermat dapat memberikan informasi tentang ukuran, bentuk, dan tingkat aktivitas ular. Hal ini dapat membantu pemilik rumah menilai situasi dan mengetahui jumlah serta jenis ular yang mungkin ada.


    Untuk mendeteksi kotoran ular di halaman, pemilik rumah dapat mencari bercak berwarna coklat tua yang memiliki ujung putih. Ukuran kotoran biasanya berkaitan dengan ukuran ular, semakin besar kotorannya, semakin besar ular tersebut. Lokasi kotoran juga dapat menunjukkan area aktivitas ular baru-baru ini dan kemungkinan arah yang dilaluinya

    Waspada Ketika di Sekitar Lubang dan Cek Aturan Setempat

    Merupakan hal yang wajar untuk merasa takut dan ingin bertindak agresif terhadap ular namun, penting untuk mempertimbangkan peraturan sebelum mengambil tindakan.

    Beberapa negara bagian memiliki undang-undang yang melarang menembak atau memukul ular, pemilik rumah juga perlu memeriksa apakah pengasapan merupakan pilihan yang legal.

    Ada beberapa metode untuk mengusir ular, salah satunya adalah dengan menggunakan pengusir ular yang efektif untuk halaman. Pengusir ular ini dapat disemprotkan di area yang sering dilalui ular dan di sekitar tepi halaman.

    Biasanya, pengusir ular mengeluarkan aroma seperti kayu manis, cengkeh, atau amonia. Pemilik rumah sebaiknya mencari produk yang aman untuk manusia dan hewan peliharaan, serta memastikan bahwa produk tersebut legal di daerah mereka.

    Alternatif lain adalah menggunakan perangkap ular yang manusiawi. Perangkap ini dirancang untuk menjebak ular tanpa membunuhnya, sehingga ular dapat dilepaskan kemudian.

    Pemilik rumah harus berhati-hati saat berada di dekat lubang ular dan menggunakan perangkap, karena ular mungkin menjadi gelisah dan mencoba menggigit setelah dilepaskan.

    Disarankan untuk mengenakan sarung tangan pelindung untuk mencegah cedera. Jika seekor ular terperangkap, ia harus dilepaskan setidaknya 10 mil dari lokasi penangkapannya agar tidak kembali ke halaman.

    Tutup Lubang dengan Kawat dan Karung Goni

    Menurut thespruce.com, jika kamu menghadapi ular berbisa atau ingin mencegah ular masuk ke rumah, kamu bisa menutup lubang-lubang tersebut dengan tanah.

    Namun, perlu diingat bahwa hewan-hewan yang sebelumnya menggali lubang tersebut dapat dengan mudah membukanya kembali. Untuk memastikan lubang yang sudah diisi tetap tertutup, pertimbangkan untuk menutupi bagian atas lubang dengan sepotong kecil goni atau kawat ayam.

    Laporkan Pada Profesional

    Jika kamu terus-menerus menghadapi masalah dengan ular berbisa, segera hubungi ahli pengendalian satwa liar atau hama untuk menanggulangi ular yang berbahaya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini yang Harus Dilakukan 24 Jam Pertama saat Rumah Kebanjiran



    Jakarta

    Banjir dapat terjadi dengan cepat dan meninggalkan kerusakan yang signifikan pada rumah bahkan harta benda. Dalam situasi darurat ini, tindakan yang tepat dalam 24 jam pertama sangat krusial untuk meminimalkan kerugian dan melindungi keselamatan keluarga kamu.

    Dari persiapan sebelum banjir hingga langkah-langkah pemulihan setelah air surut harus dipahami. Mengetahui apa yang harus dilakukan dapat membuat perbedaan besar. Simak pembahasan untuk menelusuri langkah-langkah penting yang perlu diambil untuk menyelamatkan rumah kamu dan mengurangi dampak bencana ini.

    Mendokumentasikan

    Percaya atau tidak, langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengeluarkan ponsel kamu. Mulai mengambil foto secara menyeluruh untuk mendokumentasikan kerusakan.


    Tujuan dari langkah ini adalah untuk keperluan asuransi. Kamu perlu mencatat seberapa parah kerusakan yang terjadi sebelum mencoba melakukan perbaikan.

    Kamu dapat menggunakan kamera jenis apa pun untuk mendokumentasikan kerusakan. Namun, perusahaan asuransi biasanya lebih menyukai gambar atau video digital karena lebih mudah untuk disimpan dan diakses nantinya.

    Setelah kamu selesai mendokumentasikan semua kerusakan dengan baik, saatnya untuk melakukan panggilan.

    Hubungi Pihak Berwenang

    Melansir dari BMS CAT, insting pertama kamu mungkin adalah bergegas masuk ke rumah untuk menyelamatkan barang-barang kamu. Namun, sangat penting untuk terlebih dahulu menghubungi pihak berwenang dan perusahaan asuransi kamu.

    Polisi setempat memiliki pengalaman dan pelatihan yang diperlukan untuk menangani situasi seperti ini. Mereka juga dapat membantu menghubungkan kamu dengan profesional lain yang perlu dihubungi.

    Semakin cepat kamu menghubungi pihak berwenang, semakin cepat mereka dapat melakukan pemeriksaan terhadap rumah dan memastikan keamanannya.

    Meskipun kamu tetap harus berhati-hati saat melangkah yang akan dijelaskan lebih lanjut nanti, pemeriksaan yang menyeluruh dapat membantu memastikan bahwa dinding tidak runtuh dan membahayakan kamu secara tiba-tiba.

    Yang Perlu Dibawa dan Dipakai

    Dengan izin dari pihak berwenang, saatnya untuk masuk ke rumah. Namun, sebelum melakukannya, kamu perlu mempersiapkan diri. Pastikan kamu mengenakan sarung tangan dan masker.

    Selain itu, gunakan sepatu boot atau sepatu bot setinggi pinggul untuk melindungi diri saat berjalan di area yang mungkin dipenuhi air. Kamu juga akan membutuhkan kantong sampah pada kunjungan pertama ke dalam rumah, baik untuk mengumpulkan dokumen penting maupun untuk menampung barang-barang yang tidak bisa diselamatkan.

    Pada kunjungan berikutnya, kamu mungkin perlu membawa peralatan seperti ember dan kain pel untuk membantu mengeluarkan kelebihan air.

    Perhatikan Setiap Langkah Saat Memasuki Rumah Setelah Banjir

    Sekarang setelah kamu memeriksa rumah, terdapat saran yang sangat sederhana, perhatikan setiap langkah yang kamu ambil, bahkan tim inspeksi terbaik pun bisa saja melewatkan sesuatu, dan kamu bisa mengalami cedera serius jika menginjak tangga yang tidak stabil atau terpeleset di lantai yang licin.

    Jika memungkinkan, sebaiknya kamu masuk ke rumah bersama orang lain. Kalian dapat saling membantu sesuai kebutuhan, dan satu orang dapat meminta bantuan jika yang lainnya terluka.

    Dengan memperhatikan setiap langkah, kamu dapat memastikan keselamatan dalam setiap gerakan yang dilakukan.

    Prioritaskan Dokumen Penting

    Setelah kamu berada di dalam rumah, kamu mungkin ingin mengambil barang-barang seperti album foto dan video keluarga. Namun, penting untuk tetap fokus pada dokumen-dokumen penting.

    Ini termasuk item seperti akta kepemilikan rumah, dokumen asuransi, kartu Jaminan Sosial, dan sejenisnya. Jika dokumen-dokumen tersebut terkena air, simpanlah di dalam freezer agar dapat dibaca dengan lebih mudah nanti.

    Kamu juga bisa memeriksa dengan pihak-pihak seperti bank atau perusahaan asuransi mengenai dokumen apa saja yang benar-benar mereka perlukan. Namun, saat ini, usahakan untuk mengambil semua yang tampak penting.

    Prinsip lama ini sangat relevan, lebih baik memiliki dan tidak membutuhkannya daripada membutuhkan dan tidak memilikinya.

    Hubungi Lebih Banyak Profesional

    Perusahaan asuransi kamu dapat membantu menghubungkan kamu dengan para profesional yang diperlukan, tetapi kamu mungkin masih perlu menghubungi beberapa di antaranya secara langsung.

    Sebagai contoh, jika kamu mendapatkan air dari sumur, penting untuk memeriksa kondisi sumur tersebut. Kamu juga mungkin perlu menghubungi perusahaan gas, terutama jika kamu mencium bau kebocoran gas.

    Terakhir, jangan mencoba menyalakan peralatan listrik apapun sebelum semuanya diperiksa secara menyeluruh oleh teknisi listrik yang terpercaya.

    Segera Hubungi Perusahaan Asuransi

    Sangat penting untuk segera menghubungi perusahaan asuransi kamu. Untuk menghemat waktu, sebaiknya hubungi agen lokal kamu secara langsung, daripada menggunakan nomor telepon nasional atau negara bagian.

    Polisi asuransi biasanya menjelaskan dengan jelas apa yang ditanggung dan apa yang tidak. Perusahaan asuransi perlu mengevaluasi kerusakan pada rumah kamu, dan mereka akan meninjau semua foto dan video yang kamu ambil terkait kerusakan tersebut.

    Selain itu, kamu perlu bekerja sama dengan perusahaan asuransi dalam proses perbaikan rumah. Mengikuti pedoman mereka akan membantu mencegah banyak masalah di kemudian hari.

    Jika rumah kamu belum pernah terkena banjir, masih ada kesempatan untuk mendapatkan asuransi. Banyak orang tinggal di daerah yang berisiko banjir tetapi tidak memiliki asuransi banjir sama sekali.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Tangga di Rumah Jangan Asal, Ini Anjurannya dalam Islam



    Jakarta

    Membangun rumah dua lantai tentu memerlukan tangga. Namun dalam membangun tangga tidak bisa asal. Dalam Islam juga ada anjuran dalam membangun tangga.

    Melansir dari artikel ilmiah berjudul Islamic Values in The Design of Residential Internal Layout yang ditulis oleh Mohd Akil Muhamed Ali, Mohd Farhan Md Ariffin, Mohd Nazri Ahmad, dan Shafiza Safie, terdapat beberapa anjuran dalam membangun tangga.

    Anak Tangga Ganjil

    Dalam konstruksi tangga, dianjurkan membuatnya dalam jumlah ganjil agar penghuni rumah dapat memulai dan mengakhiri langkahnya dengan kaki kanan. Sebab, Islam menganjurkan memulai segala sesuatu dengan tangan atau kaki kanan. Sesuai juga dengan sunah Nabi Muhammad SAW agar mendapat pahala jika dilakukan.


    Ukuran Anak Tangga

    Selain itu, anak tangga harus sesuai dengan ukuran kaki sehingga dapat mengakomodasi kaki pengguna tangga. Kenyamanan dan keamanan adalah dua faktor penting dalam membangun tangga untuk menghindari cedera dan fatal saat menggunakan tangga.

    Tidak di Ruang Tamu

    Dari segi aspek privasi, tangga ke lantai atas sebaiknya tidak berada di ruang tamu karena dapat menyulitkan wanita untuk naik ke kamarnya terutama ketika ada tamu.

    Tidak Transparan

    Desain tangga harus memenuhi fungsi aslinya serta memberikan kenyamanan dan keamanan saat digunakan. Namun, ada desain tangga yang tidak yang tidak sesuai untuk digunakan seperti tangga atau terbuat dari bahan yang transparan. Desain ini tidak disarankan karena tidak nyaman untuk dinaiki oleh wanita menaiki tangga ketika mereka mengenakan rok.

    Itulah beberapa aturan dalam merancang tangga dalam rumah yang dianjurkan dalam Islam. Semoga memberikan manfaat dan keberkahan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! Ini 5 Jenis APAR yang Harus Ada di Tiap Bangunan


    Jakarta

    Kebakaran merupakan salah satu insiden dengan risiko paling besar yang bisa terjadi di lingkungan tempat tinggal, kantor, hingga area industri. Oleh karena itu, setiap bangunan diwajibkan memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang sesuai dengan standar keamanan.

    APAR dirancang untuk memadamkan api pada tahap awal sebelum menjadi kebakaran besar. Memahami jenis-jenis APAR yang sesuai dengan klasifikasi kebakaran, sangat penting untuk keselamatan dan perlindungan aset.

    Melansir dari situs IFSEC Global, ada lima jenis utama APAR yang dapat digunakan di berbagai bangunan, masing-masing dirancang untuk mengatasi jenis kebakaran tertentu. Berikut ini penjelasannya.


    1. APAR Air (Water & Water Mist)

    Jenis APAR ini umumnya digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A, dengan jenis kebakaran yang disebabkan oleh bahan padat seperti kertas, kain, plastik, dan juga kayu. APAR air dengan label merah, dinilai efektif menanggulangi kebakaran kelas A karena mampu menurunkan suhu bahan yang terbakar dengan cepat.

    Namun, APAR air tidak boleh digunakan pada kebakaran yang disebabkan oleh minyak, gas, dan listrik, karena dapat mengakibatkan korsleting dan ledakan. APAR air dengan jenis water mist extinguisher dapat digunakan pada beberapa kelas kebakaran (A, B, C, dan F) karena menghasilkan kabut air halus yang tidak menghantarkan listrik, serta minim residu.

    APAR ini sering ditemukan di toko, perkantoran, sekolah, hotel hingga gudang.

    2. APAR Busa (Foam)

    APAR dengan label krem ini sangat efektif untuk mengatasi kebakaran kelas A dan B. Jenis ini dapat digunakan untuk kebakaran bahan padat serta cairan mudah terbakar seperti bensin ataupun cat.

    Busa pada alat ini bekerja dengan menutup permukaan cairan yang terbakar sehingga mencegah uap bahan bakar beraksi dengan oksigen. Namun, penggunaannya tetap harus hati-hati dan tidak disarankan untuk kebakaran yang melibatkan minyak goreng atau peralatan listrik dengan tegangan tinggi.

    3. APAR Serbuk Kering (Dry Powder)

    APAR dengan label biru ini dikenal sebagai APAR paling serbaguna. Dry powder extinguisher dapat digunakan untuk kebakaran kelas A, B, dan C, termasuk kebakaran akibat gas seperti butana atau propana.

    Ada juga versi khusus serbuk logam (Kelas D), untuk memadamkan kebakaran yang melibatkan logam seperti magnesium dan alumunium. Meski efektif, alat ini memiliki kekurangan, yaitu residu serbuk bisa mengganggu sistem elektronik dan sulit dibersihkan, sehingga tidak disarankan untuk digunakan di area perkantoran dan rumah.

    4. APAR Karbon Dioksida (C0₂)

    Untuk area perkantoran, terlebih pada ruang server, jenis APAR ini wajib tersedia. IFSEC Global, menyebutkan bahwa APAR dengan label hitam ini sangat ideal untuk kebakaran listrik dan cairan mudah terbakar (Kelas B).

    Kelebihan APAR jenis ini adalah tidak meninggalkan residu, sehingga aman untuk digunakan pada peralatan elektronik jadi cocok untuk di perkantoran. Namun, pengguna harus berhati-hati karena suhu gas C0₂ yang keluar sangat dingin dan bisa menyebabkan frostbite (cedera kulit yang terjadi karena paparan suhu sangat dingin).

    5. APAR Kimia Basah (Wet Chemical)

    Untuk dapur atau area memasak, APAR kimia basah adalah pilihan terbaik. APAR jenis ini dirancang khusus untuk kebakaran kelas F, yaitu akibat minyak goreng dan lemak.

    APAR ini bekerja dengan menyemprotkan cairan kimia alkali yang membentuk lapisan busa pelindung di atas minyak panas, mendinginkan area terbakar, dan mencegah api menyala kembali. Selain itu, alat ini juga dapat digunakan pada kebakaran kecil kelas A.

    Memahami jenis-jenis APAR dapat membantu untuk menentukan mana yang cocok digunakan untuk kebakaran di kelas tertentu. Semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Transformasi Sukses Pria Inggris usai BB Sempat Sentuh 140 Kg


    Jakarta

    Pandemi COVID-19 pada 2020 silam membawa perubahan besar dalam hidup Ben Keatley. Akibat lockdown pandemi, pria Inggris itu mengalami kenaikan berat badan signifikan hingga 140 kilogram.

    Semua berawal ketika kantor tempat Keatley bekerja memberlakukan aturan work from home (WFH). Saat bekerja dari rumah, Keatley sering melampiaskan kebosanannya dengan melahap makanan yang ada di dapur.

    Lambat laun, Keatley mulai merasakan perubahan pada dirinya. Pekerjaan rumah yang ringan pun mulai terasa semakin berat. Bahkan untuk memangkas rumput di pekarangan rumah Keatley harus mengumpulkan tenaga selama seminggu penuh.


    “Itu membuat saya merasa stres dan tidak nyaman, dan saya mengerjakannya selama setengah hari. Saya berkeringat sangat banyak,” ujar Keatley dikutip dari Wales Online, Kamis (1/8/2024).

    Meskipun begitu, Keatley masih merasa dirinya baik-baik saja dan tidak obesitas. Namun, dia tersadarkan saat bergabung dengan Man V Fat, klub sepakbola pria khusus untuk menurunkan berat badan.

    Saat bermain bersama klub tersebut, Keatley sudah kehabisan tenaga dalam lima menit pertama.

    “Saya bermain dengan orang-orang yang badannya seukuran saya, tapi saya merasa sangat kelelahan. Saya kehabisan tenaga setelah lima menit, dan saya hampir tidak bisa bergerak,” ucapnya.

    Sadar akan kondisi kesehatannya, Keatley berkomitmen untuk tetap berlatih dan menurunkan berat badannya. Selang setahun rutin berlatih sepakbola bersama Man V Fat, Keatley berhasil menurunkan hingga 10 persen massa tubuhnya.

    Namun pada awal 2023, Keatley mengalami cedera yang membuatnya harus beristirahat dari aktivitas fisik. Akibatnya, berat tubuhnya kembali membengkak.

    Untuk memangkas kelebihan berat badan tersebut, Keatley meningkatkan intensitas olahraganya dengan berolahraga tiga kali seminggu di gym, sembari tetap berlatih sepakbola bersama Man V Fat.

    Akhirnya pada Juli 2024, Keatley sukses menurunkan berat badan menjadi 86,4 kilogram, atau sekitar 35 persen dari berat badan awalnya.

    “Olahraga juga memberikan saya ruang tersendiri, di luar pekerjaan dan waktu bersama istri. Itu benar-benar membantu meningkatkan kesehatan mental saya dan saya benar-benar menikmatinya,” imbuhnya.

    Untuk semakin mendukung proses menurunkan berat badan, Keatley pun mulai mengadopsi diet puasa intermiten.

    “Saya makan dalam rentang waktu enam jam, jadi saya makan camilan sore dan makanan sehat, tidak berlebihan. Saya tidak tahu apakah ini berhasil untuk semua orang, tapi ini membantu saya,” tuturnya.

    Berat badan yang lebih ideal memberikan banyak perubahan dalam hidup Keatley. Salah satu yang paling dia rasakan adalah saat memilih pakaian.

    “Saya masih merasa aneh karena saya bisa membeli pakaian berukuran sedang setelah sekian lama. Saya terbiasa memakai baju dan jeans ukuran XXXL dan saya terus memakainya sampai mereka melar,” katanya.

    “Beberapa waktu lalu saya membeli skinny jeans dan sebelumnya saya tidak pernah melakukan itu. Saya biasanya akan mengenakan celana jeans longgar untuk menutupi ukuran paha saya, akan tetapi sekarang saya merasa lebih percaya diri,” tandasnya.

    (ath/naf)



    Sumber : health.detik.com