Tag: ceria

  • 7 Tanaman Tahan Panas yang Cantik dan Menawan, Cocok buat di Rumah


    Jakarta

    Lagi tanaman yang tahan panas dan tidak harus sering disiram? Di daerah dengan iklim panas, memilih jenis tanaman yang sesuai adalah kunci untuk menjaga kebun kamu tetap indah tanpa memerlukan banyak perawatan.

    Nah, berikut ini ada beberapa tanaman yang bisa tahan panas dan tidak harus selalu disiram.

    Succulent

    Succulent in the geometry glass terrariumSucculent Foto: Getty Images/iStockphoto/Polina Strelkova

    Succulent, seperti lidah buaya dan kaktus, adalah pilihan yang sangat baik untuk kebun panas, mereka memiliki kemampuan menyimpan air dalam daun dan batangnya, sehingga tetap segar meski dalam cuaca panas sekalipun. Succulent juga memiliki variasi bentuk dan warna yang menarik, menjadikannya hiasan yang cantik untuk taman kamu.


    Lavender

    lavender flowers on windowsilllavender Foto: iStock

    Melansir lushanddew.com, Lavender adalah tanaman harum yang tumbuh setiap tahun, terkenal dengan bunganya yang berwarna ungu cantik dan daunnya yang beraroma wangi. Tanaman lavender tidak hanya memberikan aroma yang harum, tetapi juga tahan terhadap cuaca panas dan kering.

    Bunga Matahari

    Bunga matahariBunga matahari Foto: Getty Images/rammy2rammy

    Bunga matahari dikenal karena keindahan dan ukurannya yang mencolok, tanaman ini tahan terhadap panas dan membutuhkan sedikit perawatan. Selain itu, bunga matahari juga menarik perhatian burung dan serangga bermanfaat ke kebun kamu.

    Zinnia

    Zinnia flower in the gardenZinnia Foto: Getty Images/Bowonpat Sakaew

    Zinnia adalah tanaman berbunga yang sangat cocok untuk iklim panas. Dengan berbagai warna yang cerah, zinnia tidak hanya mudah dirawat tetapi juga tahan terhadap kekeringan, tanaman ini dapat menambah warna dan keceriaan dalam kebun kamu.

    Tanaman Herbal

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Tanaman herbal seperti rosemary dan thyme tidak hanya berguna untuk memasak, tetapi juga dapat tumbuh baik di bawah sinar matahari langsung. Tanaman ini memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu panas dan tidak memerlukan banyak air, sehingga menjadi pilihan ideal bagi para pecinta masakan.

    Lili

    plant of flowering white liliesplant of flowering white liliesBunga lili Foto: Getty Images/iStockphoto/Elen11

    Beberapa varietas lili dapat bertahan dalam suhu panas dan tetap berbunga dengan baik. Lili juga memberikan kesan elegan di kebun kamu, membuatnya menjadi pilihan yang menarik untuk taman.

    Portulaca

    Purslane flowers, close up. Portulaca decorative yellow, red and pink in the garden. Ground Cover plant in flower beds, gardens and alpine slides.Portulaca kuning, merah, dan pink Foto: Dok. iStock

    Portulaca, atau bunga kudis, adalah tanaman berbunga yang tahan terhadap panas, tanaman ini mudah dirawat dan dapat tumbuh diberbagai jenis tanah. Dengan warna-warna cerah, portulaca dapat memberikan nuansa ceria di kebun kamu.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ide Inspirasi untuk Plafon Ruangan agar Terlihat Estetik



    Jakarta

    Dekorasi rumah tidak hanya terletak pada dinding dan lantai saja, langit-langit rumah juga penting untuk diperhatikan agar rumah terlihat menarik dan cantik secara keseluruhan. Dengan mengabaikan langit-langit ruangan sama dengan mengabaikan kecantikan tersembunyi.

    Memanfaatkan potensi langit-langit dapat meningkatkan desain keseluruhan, menyatukan seluruh ruangan dengan tampilan yang kohesif dan menawan. Mendekorasi langit-langit dapat membantu mewujudkan tujuan kamu.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa ide desain plafon ruangan di rumah yang bisa membuat rumah makin terlihat cantik dan menarik.


    Inspirasi plafon rumah

    Skylight dan Balok

    Inspirasi corak plafonDesain Interior Desiree Burns via The Spruce

    Balok yang terbuka menambah banyak karakter pada rumah, dan seringkali balok dicat dengan warna netral atau dibiarkan apa adanya. Dengan langit-langit miring yang terdiri dari jendela atap besar dan balok, yang melengkapi dinding putih akan terlihat estetik.

    “Langit-langit yang didekorasi dengan indah menarik perhatian ke atas, menciptakan kesan lapang. Langit-langit yang didekorasi menambahkan sentuhan akhir yang sempurna, menghadirkan kehangatan dan karakter ke seluruh ruangan,” kata Danielle Chiprut, pendiri Danielle Rose Design.

    Cetakan Hias di Langit-langit

    Inspirasi corak plafonnstagram/@prettyinthepines via The Spruce

    Jika kamu menyukai tampilan yang penuh hiasan, kamu bisa menggunakan cetakan tempel. Perhatikan bahwa membiarkan cetakan dalam keadaan putih aslinya, mengecatnya dengan warna yang sama dengan yang digunakan di langit-langit akan terlihat semakin cantik.

    Papan Kayu Alami

    Inspirasi corak plafonInstagram/@studiolaloc via The Spruce

    Langit-langit lengkung dari kayu alami langsung menambah kenyamanan di ruang keluarga. Ini menjadi hal yang wajib bagi yang mendambakan tampilan seperti kabin di rumah.

    “Elemen-elemen ini sempurna untuk menambah kehangatan dan sentuhan pedesaan ke ruangan manapun,” kata Chiprut.

    Wallpaper Berpola Ceria

    Inspirasi corak plafonInstagram/@lisagilmoredesign via he Spruce

    Memasang wallpaper pada langit-langit menjadi praktik yang sering digunakan. Bagian terbaiknya adalah terdapat begitu banyak jenis dan gaya langit yang tampilannya sama.

    Pendekatan yang lebih sederhana dengan warna solid atau dengan pola yang berani bisa menjadi pilihan langit-langit ruangan kamu. Wallpaper sangat cocok bagi yang menginginkan perbaikan yang lebih sementara.

    Langit-Langit Cat Kontras Tebal

    Inspirasi corak plafonIInstagram/@therathproject via The Spruce

    Mengecat langit-langit bukanlah teknik baru, tetapi hal ini menjadi bagian penting yang harus dilakukan. Kamu bisa mengecat langit-langit dengan warna yang sama dengan dinding dalam ruangan.

    Bisa juga menambahkan nuansa baru dengan warna yang berbeda. Warna yang kontras bisa menjadi pilihan untuk mewarnai langit-langit.

    Semburat Cat di Langit-langit

    Inspirasi corak plafonDesain Interior Desiree Burns via The Spruce

    Jika kamu memasang wallpaper di ruangan tetapi mengecat langit-langit, kamu harus memastikan bahwa ruangan tampak kohesif. Seperti menggunakan warna abu-abu yang digunakan pada kertas dinding adalah pilihan yang tepat.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna Cat yang Sebaiknya Nggak Dipakai buat Teras Rumah Menurut Ahli


    Jakarta

    Mengecat bagian teras depan rumah bisa membuat hunian lebih menarik. Namun, penggunaan warna yang salah justru bisa menjadi mimpi buruk bagi pemilik rumah.

    Terdapat warna-warna cat yang sebaiknya tidak digunakan pada bagian teras rumah. Contohnya adalah warna gelap.

    Penggunaan warna gelap bisa menyerap panas dan biasanya lebih cepat mengelupas. Jika cat sudah mengelupas, tentunya pemilik rumah harus mengecat ulang agar bangunan tersebut tidak terlihat usang.


    Melansir dari Martha Stewart, berikut ini beberapa warna cat yang sebaiknya tidak dipakai pada bagian teras rumah.

    Warna Gelap

    A front porch with two rocking chairs, stamped concrete floors, and double glass doors.ilustrasi teras rumah warna gelap. Foto: Getty Images/iStockphoto/ucpage

    Penggunaan warna gelap bisa membuat teras rumah terasa lebih kecil. Belum lagi, warna gelap juga bisa menyerap panas sehingga sangat tidak cocok untuk kamu yang tinggal di wilayah beriklim panas.

    Putih Terang

    Front door and porch of a residential homeilustrasi teras rumah warna putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/CRobertson

    Penggunaan warna putih pada bagian teras memang bisa menciptakan kesan klasik, bersih, dan segar. Namun, warna tersebut bisa cepat kotor.

    “Warna-warna terang, seperti putih atau krem, menonjolkan setiap titik debu. Namun, warna yang lebih gelap, seperti hijau tua dan cokelat, dapat menonjolkan penumpukan jamur dan serbuk sari-terutama di lingkungan yang lembap,” kata desainer interior dan pemilik MDI Luxury Design, Margaret Donaldson.

    Kalau ingin menggunakan warna terang, pemilik rumah bisa pakai warna netral, earthy tones, atau biru lembut.

    Kuning

    A very colorful entrance way to a Pensacola Florida homeilustrasi teras rumah warna kuning. Foto: Getty Images/HHLtDave5

    Kuning memang bisa memberikan kesan ceria namun sulit untuk mendapatkan nuansa warna yang pas. Kuning terang bisa terasa berlebihan sementara kuning pucat sering kali tampak pudar di bawah sinar matahari.

    Belum lagi, warna kuning bisa cepat pudar jika berada di tempat yang sering terkena sinar matahari. Rona cerah yang dipancarkan dari warna kuning bisa langsung terlihat kusam dalam waktu singkat.

    Itulah beberapa warna yang sebaiknya tidak dipakai di teras rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • BWI dan Baznas Gelar Waqf Fun Run 2024, Kenalkan Wakaf ke Masyarakat Luas



    Jakarta

    Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyelenggarakan Waqf Fun Run 2024. Tujuannya untuk memperkenalkan konsep wakaf kepada masyarakat luas.

    “Waqf Fun Run ini bertujuan untuk memperkenalkan wakaf kepada masyarakat luas. Jadi kita tidak hanya menyampaikannya di mimbar-mimbar khutbah, di majlis talim, tapi juga harus menjangkau seluruh elemen masyarakat,” ujar Ketua BWI, Kamaruddin Amin, saat konferensi pers di Gedung Kemenag, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2024).

    Ketua Waqf Fun Run 2024, Wahyu Muryadi, menjelaskan bahwa acara ini adalah terobosan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Acara akan dilaksanakan pada 22 Desember 2024 dengan rute sepanjang 5 kilometer yang dimulai dari Kantor Kementerian Agama.


    “Jadi berlari, sehat, bergembira sekaligus beramal,” ujar Wahyu Muryadi dalam kesempatan yang sama.

    Kegiatan ini direncanakan melibatkan 1.500 peserta. Pendaftaran pun telah dibuka sejak 12 November 2024 melalui platform daring.

    Dengan infaq sebesar Rp150.000, peserta akan mendapatkan jersey berkualitas internasional, medali, goodie bag, serta kesempatan memenangkan hadiah utama berupa paket umrah.

    Selain itu, hadiah lainnya mencakup satu sepeda listrik, tiga logam mulia, dan beragam hadiah hiburan lainnya. Peserta juga dapat berpartisipasi dalam Wakaf Uang on The Spot melalui Apps Satu Wakaf.

    “Kita akan melibatkan toko-toko formal, toko-toko informal, masyarakat luas, agar sama-sama memiliki pengetahuan literasi tentang wakaf itu. Dan insyaAllah kita berolahraga, beribadah, kita beramal, sekaligus mendukung peningkatan kualitas perwakafan Indonesia,” jelas Kamaruddin Amin.

    Kegiatan ini juga akan dimeriahkan oleh hiburan dan berbagai permainan seru yang siap menghadirkan suasana ceria dan interaktif untuk seluruh peserta di sepanjang kegiatan.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajah Gloomy, Aura Positif, Banyak Disenangi, Mau?



    Jakarta

    Sebagian besar orang tua mulai gelisah. Apa sebab? Salah satu putrinya sudah melewati usia rata-rata pantas menikah.

    Para orang tua yang demikian itu, acap kali sudah sering meminta para kenalan untuk membantu. Terlebih kerabat dekat. Biasanya sudah sering dihubungi. Untuk mencarikan pasangan yang setidaknya pantas. Tidak mengajukan banyak syarat. Kalau perlu harus menyertakan dana pun tidak masalah. Asal lekas!

    Tapi tunggu dulu. Jangan menduga karena para putri beliau-beliau ini tidak memiliki fisik yang baik. Bahkan fisik mereka good looking. Tidak hanya good looking, banyak di antara mereka yang kecerdasannya di atas rata-rata. Gelarnya pun terkadang lumayan. Bahkan dari sisi materi boleh jadi mereka tidak memerlukan dukungan para calon suami.

    Entah karena kondisi yang demikian itu, justru menjadi bumerang bagi mereka. Memagari diri dengan mengangkat persyaratan yang agak tinggi, atau beberapa hal lain.


    Sebagian fakta, banyak di antara mereka yang jika berbicara sering membuat orang lain tersinggung. Istilahnya dalam bahasa Jawa nyelekit –menimbulkan rasa getir di hati yang mendengar. Kalau itu yang menjadi alasan utama, coba kita belajar bagaimana cara menepikan kendala itu.

    Sebuah teori yang tingkat kepercayaannya mencapai 100 prosen!

    Salah seorang guru besar terkenal dalam bidang psikologi, Profesor John Bargh. Guru besar dari universitas Yale Amerika Serikat. Ia melakukan riset self-talk, bicara sendiri. Riset ini menghasilkan sebuah teori yang sangat terkenal, Bargh Hallway Theory.

    Dalam risetnya, ia menguji efek kata-kata pada tubuh. Ia meminta empat puluh orang mahasiswanya yang bersedia ikut dalam risetnya. Bargh memerintahkan mereka untuk mengulang-ulang, berkata-kata pada dirinya sendiri. Itu harus mereka lakukan selama 30 hari.

    Empat puluh mahasiswa itu dibagi dalam dua kelompok. Ialah kelompok A dan kelompok B.
    Kelompok A diminta selalu mengulang hanya kata-kata yang bernilai positif misalnya; hidup ini nikmat, hidup ini ceria, cuaca menyenangkan, rezeki lancar, sehat selalu, Tuhan baik, pemerintah bagus, cari kerja mudah, sehat, lucu, asyik. Secara prinsip mereka harus mengulang kata-kata yang berkonotasi menyenangkan, entah apa saja kata-kata itu. Pengulangan itu dilakukan selama 30 hari.

    Kelompok B diminta untuk selalu mengulang kata-kata yang bernilai negatif. Misalnya: Tuhan jahat, nasib jelek, lapangan kerja sempit, zaman gila, korupsi merajalela, bangsa keparat, sialan, brengsek, susah mencari kerja, jalan macet, sampah di mana-mana, pemimpin bodoh, malas. Pendek kata, semua kata yang memberi kesan marah, bete, dan galau.

    Evaluasi hasil riset dilakukan pada hari ke-30. Baik pada kelompok A maupun kelompok B. Ada sejumlah 100 orang pakar dari berbagai disiplin ilmu yang diminta melakukan evaluasi. Dilakukan evaluasi terhadap seluruh ekspresi wajah dan tampilan gerak. Evaluasi menggunakan sejumlah kamera besar yang tersembunyi

    Riset itu menghasilkan tingkat kepercayaan sampai 100 persen.
    Hasil yang diperoleh adalah;
    kelompok A memiliki pancaran wajah yang gloomy, wajah yang berkilau dan berbinar. Ekspresi ini ditampilkan oleh peserta, walau dia hanya mengenakan jeans dan kaos oblong. Kulit mereka tampak terang, wajahnya ceria, auranya menyenangkan. Para responden menjadi ingin dekat dengan orang-orang tersebut.

    Kelompok B memiliki pancaran wajah yang kumuh dan suram. Padahal pada saat datang mereka memakai tiga lapis jas yang mestinya membuat mereka parlente.

    Bargh Hallway Theory ditulis oleh Malcolm Gladwell dalam buku “Blink: The Power of Thinking Without Thinking” (2012). Buku ini terkenal di seluruh dunia.

    Di dalam Islam, berkata baik, berkata-kata yang bernilai positif menjadi standar evaluasi apakah orang bisa dimasukkan dalam kriteria beriman kepada Allah dan hari akhir.
    “Man kaana yu’minu billaahi wal yaumil aakhir, fal yaqul khayran aw liyashmut,” Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata-kata yang baik, atau (kalau tidak bisa berkata baik) diam. Itu sabda Nabiy SAW.

    Sedangkan orang beriman yang berkata tepat dapat diampuni dosa-dosanya (QS alAhzab (33) ayat 70).

    Suatu ketika, cucu Rasulullah Hasan bi Ali RA. berjalan bersama putranya yang diberi nama Muhammad. Hasan bin Ali dicela habis-habisan oleh seseorang. Tetapi beliau tidak membalas satu pun kata-kata kurang baik. Beliau hanya diam.

    Pencela segera pergi ketika merasa puas mencela.
    Muhammad bin Hasan RA., putra beliau heran,”Wahai Ayah, mengapa Ayah tidak membalas?” Hasan bin Ali menjawab, “Anakku, Ayah tidak tahu bagaimana caranya membalas!”

    Kata-kata buruk, bukan hanya ditahan untuk tidak diucapkan ketika berucap sendiri, “self-talk”. Bahkan kata-kata buruk itu harus ditahan walau stimulus untuk mengeluarkan kata-kata buruk datang bertubi-tubi.
    Contohnya ialah pada kisah di atas Hasan bin Ali (cucu Rasululullah) dan putranya (cicit Rasulullah) yang bernama Muhammad bin Hasan.

    Semoga, melalui upaya mengubah kebiasaan lama, kepada kebiasaan baru. Ialah mengganti seluruh kata-kata buruk, menjadi kata-kata baik, setiap siapa pun mampu memperoleh hasil positif sesuai riset Bargh. Begitu pun para remaja yang beranjak mencapai usia wajar untuk berkeluarga, mudah memperoleh pasangan yang baik untuk menikah!

    Abdurachman

    Penulis adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Pemerhati spiritual medis dan penasihat sejumlah masjid di Surabaya

    Artikel ini adalah kiriman dari pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis

    (erd/erd)



    Sumber : www.detik.com