Tag: cermin

  • Tips Cari Tempat yang Cocok untuk Cermin di Setiap Ruangan



    Jakarta

    Interior rumah rasanya kurang lengkap bila belum dihias dengan ragam furnitur dan pajangan, terutama pada area tembok yang kosong. Biasanya, dinding dihias dengan menggantungkan potret keluarga, rak dinding, karya seni, bahkan cermin.

    Cermin ternyata dapat dipertimbangkan untuk menambahkan sentuhan akhir pada ruangan. Selain fungsional, cermin menjadi dekor yang penuh gaya dan menambah nilai seni.

    Adapun fungsi cermin itu sendiri bervariasi tergantung pada ruangan ditempatkannya. Kamu bisa memaksimalkan fungsi dan pesona dari cermin dengan meletakkannya di tempat yang tepat sesuai ruangannya.


    Beberapa jenis cermin yang bisa kamu prioritaskan untuk dibeli antara lain cermin rias kamar mandi, cermin panjang kamar tidur, cermin meja rias kamar tidur, cermin besar ruang tamu, dan cermin dekoratif ruang makan.

    Melansir dari laman Shades of Light, berikut ide penempatan cermin yang tepat untuk setiap ruangan.

    Letak Cermin yang Baik

    Kamar Mandi

    Cermin rias di kamar mandi memiliki fungsi yang spesifik, sehingga penting untuk menyesuaikan bentuk dan letaknya sesuai kebutuhan personal. Sebaiknya cermin diletakkan sekitar 150 cm di atas lantai atau sejajar dengan pandangan mata.

    Kamu juga bisa menaruh cermin 25 cm di atas titik tertinggi keran air. Namun, apabila keran air lebih cukup tinggi, bisa menggantungkan cermin 5-7 cm di atas keran untuk tampak yang lebih profesional.

    Kemudian, coba bereksperimen dengan berbagai bentuk cermin tergantung seleramu. Tak terbatas pada cermin persegi, kamu juga dapat menggunakan cermin berbentuk bulat atau oval.

    Kamar Tidur

    Menempatkan cermin di kamar tidur sangat tergantung pada preferensi gaya setiap orang. Biasanya, kamar tidur dilengkapi dengan cermin panjang atau full-length di samping lemari. Cermin seperti ini cocok untuk kamu yang ingin melihat keseluruhan tampilan pakaianmu setiap hari.

    Selain itu, bisa juga menempatkan cermin di atas laci atau meja rias untuk melihat penampilan setengah badan ke atas. Kamu boleh memilih salah satu cermin tersebut ataupun keduanya untuk memaksimalkan fungsi ruangan.

    Sebagai tambahan, cermin dekoratif bisa digantungkan pada sisi berlawanan atau di samping jendela untuk memancarkan cahaya alami ke seluruh ruangan. Kamu bisa pilih cermin dengan bingkai yang unik untuk mendekorasi kamar tidur.

    Ruang Keluarga

    Cermin di ruangan keluarga dapat menjadi kiat bagus untuk mengisi ruang kosong pada dinding. Kamu dapat memilih antara cermin berukuran sangat besar yang memenuhi sebagian tembok ataupun yang kecil untuk menambah sentuhan pada dekor ruangan. Lalu, sebaiknya menaruh cermin berlawanan dengan jendela agar bisa memantulkan cahaya alami.

    Ruang Makan

    Meski cermin jarang dipajang di ruang makan, kamu dapat mempertimbangkan hal ini kalau kondisi ruang makan terasa kecil, kurang pencahayaan alami, dan memiliki lampu gantung yang cocok dengan cermin. Sebab, cermin bisa membantu memberi ilusi ruangan luas dan memantulkan cahaya.

    Namun, bila ruang makan sudah memiliki ruang dan pencahayaan yang cukup, kamu tetap bisa menambahkan cermin untuk memperindah ruangan sesuai dengan seleramu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Bersihkan Kerak Air pada Cermin


    Jakarta

    Cermin di kamar mandi kerap terdapat kerak air. Sebab, cermin di kamar mandi sering kali terkena air ketika sedang mandi.

    Adanya kerak air pada cermin tentu mengganggu penghuni rumah ketika ingin membetulkan penampilannya. Maka dari itu, kerak air harus segera dibersihkan.

    Penyebab Adanya Kerak Air pada Cermin

    Sebelum membahas cara membersihkan kerak air pada cermin, sebaiknya ketahui dulu penyebab adanya kerak air. Ternyata, adanya kerak air pada cermin karena air yang digunakan terdapat kandungan mineral, misalnya kalsium dan magnesium.


    “Ketika air sadah menguap atau mengering di permukaan apapun, maka akan meninggalkan mineral-mineral tersebut di permkukaan, sehingga menimbulkan noda yang tidak enak dipandang,” ujar Cleaning Specialist Urban Home Corner, Jeniffer Smith, dikutip dari Homes & Gardens, Selasa (12/3/2024).

    Dirty transparent calcified shower glass door with limescale, plaque from soap and hard water, view of bathroom with toilet on background. Cleaning company concept. Housework concept.Dirty transparent calcified shower glass door with limescale, plaque from soap and hard water, view of bathroom with toilet on background. Cleaning company concept. Housework concept. Foto: Getty Images/Andrii Medvediuk

    Adanya kerak air bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti:
    – Kandungan mineral yang tinggi dalam air
    – Menggunakan air sadah untuk kegiatan sehari-hari
    – Menggunakan produk pembersih keras yang dapat merusak permukaan dan membuatnya lebih rentang terkena noda air sadah

    Cara Membersihkan Kerak Air pada Cermin

    Lalu bagaimana cara membersihkan kerak air pada cermin? Berikut ini caranya.

    1. Pakai Cuka

    Cara pertama adalah menggunakan cuka. Dilansir dari ehow, caranya adalah dengan isi ember dengan proporsi yang sama antara cuka dan air.

    Selanjutnya, celupkan kain lap ke dalam larutan dan peras sisa cairannya. Lap cermin dengan larutan cuka untuk menghilangkan noda air sadah atau kerak air. Biarkan larutan cuka menempel pada Cermin selama beberapa detik sebelum dibersihkan lagi. Ulangi proses tersebut.

    2. Pakai Lemon

    Cara selanjutnya adalah menggunakan air perasan lemon. Semprotkan atau taruh air perasan lemon di atas spons. Lap cermin dengan spons tersebut. Biarkan selama beberapa menit dan bilas cermin dengan air. Lalu keringkan cermin menggunakan paper towel atau lap kering.

    3. Pakai Baking Soda

    Untuk noda membandel, kamu bisa menggunakan baking soda. Dilansir dari Better Homes and Gardens, buat pasta kental dengan mencampurkan soda kue dengan sedikit air.

    Oleskan pasta baking soda menggunakan spons basah atau sikat gigi berbulu halus. Sebaiknya hindari penggunaan sikat dan penggosok yang kasar karena dapat menggores cermin.

    Selanjutnya bilas cermin menggunakan air bersih lalu keringkan cermin.

    itulah cara menghilangkan kerak air pada cermin di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sampai Usang, Begini Cara Merawat Cermin Supaya Tahan Lama


    Jakarta

    Cermin sering digunakan di sekitar rumah, tentunya untuk bercermin ataupun sebagai hiasan interior. Namun, tahukah kamu kalau cermin lama-lama bisa usang sebagaimana mungkin kamu pernah lihat pada cermin-cermin antik di rumah tua.

    Cermin yang sudah usang terlihat memiliki goresan hingga perubahan warna. Sangat disayangkan bila cermin sampai tidak jernih dan kinclong lagi.

    Jangan khawatir, hal ini bisa dicegah dengan merawat cermin dengan benar. Berikut ini cara merawat cermin supaya tahan lama, dilansir dari laman Frame My Mirror, Senin (15/4/2024).


    1. Pilih Cairan Pembersih yang Aman

    Beberapa cairan pembersih mengandung bahan yang terlalu keras, sehingga dapat merusak permukaan dan bagian samping cermin. Jadi pastikan untuk memilih cairan pembersih yang aman untuk cermin. Hindari pembersih yang bersifat asam atau alkali dan kandungan amonia yang berat.

    2. Pastikan Bagian Samping Cermin Kering

    Untuk mencegah cermin berubah warna dan kehilangan lapisan warna silver, pastikan bagian samping cermin tetap kering. Sebab, perubahan warna dan noda hitam pada cermin disebabkan oleh kelembapan yang masuk melalui samping cermin. Hal ini lebih rawan terjadi pada cermin kamar mandi karena uap yang dihasilkan di dalam kamar mandi.

    3. Jangan Semprot Cairan Pembersih

    Hindari menyemprot cairan pembersih langsung ke cermin karena cairan tersebut bisa saja mengalir ke samping cermin. Seperti yang disebutkan sebelumnya, bagian samping cermin sebaiknya dijaga agar kering supaya tidak ada perubahan warna. Maka dari itu, lebih baik menyemprotkan cairan pembersih ke kain lap saja ketika hendak membersihkan cermin.

    4. Gunakan Kain yang Lembut

    Pastikan menggunakan kain lembut untuk mengelap cermin, sebab kain yang bertekstur dapat menimbulkan goresan pada permukaan cermin. Salah satu bahan yang aman digunakan untuk membersihkan cermin antara lain mikrofiber.

    5. Lindungi Cermin dengan Bingkai

    Lindungi area samping cermin menggunakan bingkai. Selain membuat cermin terlihat lebih cantik, bingkai akan menutupi bagian rentan cermin. Hal ini mencegah perubahan warna cermin akibat lembap pada samping cermin.

    Itulah cara merawat cermin dengan benar agar tahan lama. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu pengin upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Goresan di Cermin dan Kaca Bisa Dihilangkan Pakai 4 Bahan di Rumah!


    Jakarta

    Cermin adalah salah satu benda yang mudah sekali terlihat kotor. Noda seperti bekas jari, noda warna, debu, hingga goresan dapat terlihat jelas dipermukaan cermin.

    Berbagai noda yang hanya menempel bisa dibersihkan dengan kain basah atau semprotan pembersih kaca lalu diusap dengan kain. Namun bekas goresan apakah bisa dihapus? Jawabannya bisa.

    Goresan yang tidak sampai meretakkan permukaan kaca masih bisa dihilangkan. Ini juga berlaku untuk benda-benda lainnya yang permukaannya berbahan kaca seperti meja, lemari, ponsel, jendela, pintu, dan lainnya.


    Bahan pembersih yang ampuh menghapus goresan pada cermin atau permukaan kaca juga bisa dibeli di toko umum. Mengutip dari House Beautiful pada Selasa (16/4/2024) berikut cara menghilangkan goresan pada cermin.

    1. Oleskan Pasta Gigi

    Pasta gigi ternyata bisa menghilangkan goresan pada cermin. Jenis pasta gigi atau odol adalah non-gel dan pilih yang tingkat abrasifnya tinggi agar goresannya dapat hilang. Oleskan secukupnya lalu gosok dengan kain dengan Gerakan memutar. Setelah diratakan, bilas dengan air dan keringkan dengan kain mikrofiber. Jika belum hilang, kamu bisa mengoleskan pasta gigi berkali-kali.

    Bersihkan bagian cermin yang tergores menggunakan kain dan oleskan pasta gigi non-gel selapis. Saya menyarankan Anda memilih merek dengan jumlah bahan abrasif yang lebih tinggi (seperti jenis soda kue) karena merek tersebut bekerja paling baik. Bahan abrasif lembut yang ditujukan untuk gigi cukup aman untuk meratakan permukaan tanpa merusaknya.

    Gunakan kain mikrofiber untuk menggosok pasta gigi dengan gerakan memutar pada goresan selama beberapa menit. Setelah menghaluskan area tersebut, bilas kelebihannya dengan air dan bersihkan area tersebut menggunakan kain mikrofiber baru. Ulangi proses ini sampai goresannya hilang.

    2. Campuran Air dan Cuka Putih atau Alkohol

    Cuka putih dan alkohol adalah cairan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Saat menggunakan kedua cairan ini sebaiknya kamu memakai sarung tangan agar tetap aman.

    Campurkan air dan cuka putih atau alkohol dengan perbandingan 1:1 dalam mangkuk. Ambil kain mikrofiber atau kapas dan celupkan ke dalam campuran air dan cuka tadi. Lalu oleskan pada goresan kaca dan tunggu hingga mengering. Pastikan tidak ada serabut kapas atau benang menempel pada kaca.

    3. Oleskan Baking Soda

    Sama seperti cuka dan alkohol, soda kue juga ampuh untuk menghilangkan goresan pada cermin atau kaca. Caranya cukup campurkan baking soda dengan air. Lalu gosok dengan kain mikrofiber. Bilas sisa soda kue dengan kain bersih dan air hangat.

    4. Bersihkan dengan Cat Kuku

    Jika kamu mempunyai cat kuku yang berwarna bening, coba bersihkan goresan pada cermin dengan cat kuku tersebut. Setelah dioleskan, biarkan sampai mengering. Setelah itu bersihkan cat kuku dengan pembersih aseton. Hapus secara perlahan agar tidak menimbulkan goresan baru.

    Alasan cat kuku efektif menghapus goresan pada cermin adalah cairan cat kuku dapat mengisi lubang atau celah pada kaca. Selain itu, aseton memberikan kilau bersih pada cermin atau cermin sehingga tidak perlu kembali menggunakan pembersih kaca.

    Buat kamu pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Posisi Cermin di Kamar Bisa Ganggu Kualitas Tidur, Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Keberadaan cermin di dalam rumah menurut feng shui dapat mendatangkan keberuntungan. Tidak sedikit orang meletakkan cermin di setiap ruangan termasuk kamar tidur tanpa tahu aturannya.

    Alhasil beberapa ada yang merasa gelisah ketika tidur, sulit tidur, atau menjadi cemas selama di kamar. Hal ini bisa jadi karena tempat meletakkan cermin yang salah.

    Menurut pakar Feng Shui, Suhu Xiang Yi, dalam Feng Shui, tempat meletakkan cermin yang salah dapat mempengaruhi pada kualitas tidur seseorang sebab cermin dapat memberi energi dan mengganggu.


    “Jadi kalau di kamar tidur, dindingnya ada cermin, biasanya akan menimbulkan pantulan oleh cahaya yang mengganggu kualitas istirahat,” jelas Suhu Xiang Yi saat dihubungi detikProperti pada Selasa (16/4/2024).

    Namun, bukan berarti ada cermin di kamar tidur tidak diperbolehkan. Justru sebaliknya, meletakkan cermin di kamar tidur tidak masalah menurut Suhu Xiang Yi asalkan tempatnya benar.

    Cermin di kamar tidur sebaiknya tidak berukuran terlalu besar hingga memperlihatkan seluruh badan. Cermin ukuran kecil atau setengah badan yang dianjurkan. Lalu cukup meletakkan 1 cermin saja di kamar tidur dengan ketinggian sekitar 160 cm di atas lantai atau sejajar dengan wajah saat berdiri.

    “Kalau dia tidak kena muka tidak jadi persoalan. Yang penting tidak langsung menghadap muka,” sebut Suhu Xiang Yi.

    Seperti yang disebutkan tadi, cermin sebaiknya tidak mengarah langsung ke tempat tidur atau karpet karena dapat mengganggu kualitas tidur. Kamu bisa mengukur posisinya sudah benar atau belum dengan melihat bayangan diri sendiri di cermin dari tempat kamu beristirahat. Jika kamu masih terlihat di cermin ketika tidur, atur posisi agar tubuh kamu tidak ada yang mengarah langsung ke cermin.

    Fungsi cermin hanya membantu untuk memperlihatkan refleksi diri saat berdiri di depannya dan menambah kesan luas pada ruangan.

    Selain posisi cermin, kamu juga tidak boleh memasang cermin di kedua sisi kamar hingga berhadapan karena akan membuat ilusi bayangan tidak terhingga.

    “Kalau berhadapan membuat pusing. Bayangan itu akan membuat bayangan yang tidak terhingga dan itu mengganggu,” katanya.

    Jika kamu butuh kaca seukuran badan untuk melihat penampilan, sebaiknya diletakkan di tempat berbeda seperti membuat ruang ganti tambahan yang terpisah dari kamar tidur.

    “Tempat ganti baju, kita perlu melihat baju sesuai apa ngga, biasanya perlu melihat satu badan,” pungkas Suhu Xiang Yi.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Bikin Ruangan Sempit di Rumah Terlihat Lebih Luas


    Jakarta

    Memiliki ruangan kecil seringkali membuat kamu merasa terbatas dalam mendesain interior. Namun, dengan pendekatan yang tepat, ruangan kecil bisa tampak lebih luas dan nyaman.

    Tidak hanya sekedar memilih furniture yang tepat, tetapi warna cat, pencahayaan, hingga penataan dekorasi memainkan peran penting.

    Melansir The Spruce, Minggu (22/09/2024), berikut beberapa tips agar ruangan kecil di rumah kamu terlihat lebih luas.


    Memanfaatkan Cahaya Alami dan Pencahayaan Malam

    Memanfaatkan cahaya alami masuk membuat ruangan akan terlihat lebih luas, biarkan jendela tidak tertutup. Jika kamu terganggu dengan cahaya matahari langsung, kamu bisa menggunakan tirai yang tipis.

    Di malam hari pastikan kamu memiliki lampu gantung di atas kepala dengan kontrol yang dapat diredupkan. Memiliki lampu dinding yang mengarahkan sinar lembut ke atas dan ke bawah juga akan membuat ruangan tampak lebih tinggi.

    Gantung Cermin

    Menggantung cermin yang mencolok di suatu ruangan merupakan peluang yang sangat baik untuk menegaskan gaya yang berani.

    Cermin juga memiliki manfaat, yaitu membuat ruangan terasa lebih luas karena memantulkan cahaya dan menciptakan ilusi visual ruangan yang lebih luas.

    Biarkan Dinding Kosong

    Membiarkan dinding kosong akan memberikan kesan visual yang lebih luas. Apabila kamu menaruh banyak hal dinding akan terlihat lebih sempit, terutama pada ruangan yang kecil.

    Menggunakan furniture kecil yang malah akan menempati ruangan yang tidak jelas tanpa memberikan kesan pada ruangan.

    Pilih Furniture yang Kompak

    Di rumah yang lebih kecil, idealnya cari perabot multifungsi untuk menghemat ruang. Ruang keluarga akan sangat sangat diuntungkan dengan perabot multifungsi. Ruang keluarga mungkin berfungsi ganda sebagai ruang bermain.

    Saat memilih furniture, pertimbangkan skalanya dan hindari pilihan yang terlalu besar, yang terkadang dapat membuat ruangan terasa lebih gelap.

    Gunakan Warna dengan Bijak

    Menciptakan ruang tamu yang lebih besar dan lebih terang bukan berarti kamu tidak bisa menggunakan warna. Warna gelap pada dinding akan menciptakan kesan sebaliknya, tetapi jika kamu memilih warna terang yang hangat akan memperindah ruangan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Bikin Ruangan Tanpa Jendela Tetap Cerah



    Jakarta

    Ruangan tanpa jendela kerap ditemukan, baik itu karena terbatasnya lahan, lokasi, atau arsitektur bangunan yang jadul. Ruangan tanpa jendela bisa menyebabkan berbagai permasalahan, seperti pencahayaan yang kurang hingga sirkulasi udara yang terbatas.

    Namun, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membuat ruangan tersebut tetap nyaman. Berikut ini informasinya.

    Pakai Furniture Berwarna Cerah

    Melansir House Beautiful, pada Rabu (23/10/2024), banyak orang merasa ragu untuk membeli barang berwarna putih untuk rumah mereka, namun hal ini seharusnya tidak menjadi pertimbangan jika kamu mendesain ruangan tanpa jendela. Meskipun ada kemungkinan tinggi untuk menodai sofa atau karpet putih, risikonya sebanding dengan hasil yang diperoleh.


    Dengan menambahkan sofa putih panjang dan lemari aksen di sampingnya, kita dapat menciptakan ilusi dinding yang lebih tinggi dan lebih lebar, sehingga membuat ruangan terasa lebih luas dan sedikit lebih terang secara otomatis.

    Lapisan Warna Cerah

    Tentu saja, tidak semua elemen di ruangan kamu harus memiliki warna yang cerah. “Menggunakan semburat warna akan memberikan nuansa yang lebih ceria dan hidup,” kata mantan wakil presiden bidang gaya di Modsy, Alessandra Wood dalam kutipannya di House Beautiful.

    Namun perlu diingat, tidak cukup dengan hanya satu semburat warna saja.

    “Jika Anda hanya memiliki satu bagian berwarna gelap di ruangan, bagian itu akan terlihat mencolok. Jadi, anda benar-benar perlu mencari cara untuk memperkenalkan warna atau corak dalam beberapa momen yang berbeda,” jelas Wood.

    Selain itu, menggunakan tips ini bisa membantu meningkatkan kesan dimensinya dalam ruangan kamu.

    Beri Pencahayaan Tambahan

    Tanpa jendela, kamu terpaksa menciptakan cahaya sendiri, jadi jangan takut untuk menggunakan banyak lampu. Misalnya di ruang tamu hanya memiliki satu lampu langit-langit dan jendela atap yang tidak selalu menyediakan sinar matahari yang kami butuhkan, kamu meletakkan tiga lampu di ruangan itu, satu di kedua sisi sofa dan lampu lantai di sudut dekat TV.

    Ini tidak hanya akan membantu membuat ruangan terasa lebih terang, tetapi juga memberi kamu lebih banyak kendali atas ruang tersebut.

    “Jika Anda ingin mematikan lampu langit-langit, Anda memiliki lebih dari cukup pencahayaan untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar indah dan damai di malam hari juga,” jelas Wood.

    Gantung Beberapa Cermin

    Cara lain untuk menambah cahaya di ruangan kamu adalah dengan menambahkan cermin. Modsy menempatkan cermin secara strategis, sehingga sinar matahari alami yang masuk dari jendela atap dapat dipantulkan kembali ke dalam ruangan.

    Ini juga efektif jika kamu hanya memiliki lampu dan lampu langit-langit, jadi pastikan untuk mencobanya.

    Tanam Tanaman yang Membutuhkan Cahaya Rendah

    Tanaman hias dapat menambah kehidupan di ruangan kamu, sehingga meletakkan beberapa tanaman di sekitar ruangan akan membuat area tersebut terasa lebih hidup. Kamu juga dapat memilih pot berwarna terang agar lebih cerah.

    Namun, perlu diingat bahwa kamu mungkin perlu memilih tanaman yang bisa hidup dengan minim cahaya untuk ruangan tersebut. Pastikan kamu menyiramnya dengan benar dan berikan waktu untuk meletakkannya dekat jendela di ruangan lain jika perlu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan Noda Pasta Gigi pada Cermin-Wastafel Kamar Mandi


    Jakarta

    Noda pasta gigi bisa saja ditemukan di beberapa bagian kamar mandi, seperti cermin, keran, hingga wastafel. Adanya noda tersebut tentu bisa membuat kamar mandi terlihat kotor.

    Walau demikian, penghuni rumah tak perlu khawatir karena ada cara untuk menghilangkan noda tersebut. Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut ini informasinya.

    Cara Menghilangkan Noda Pasta Gigi pada Cermin

    Gunakan Pembersih Kaca

    Jika biasanya membersihkan cermin dengan menyemprotkan pembersih kaca ke lap terlebih dahulu, kini bisa langsung semprotkan langsung ke cermin. Hal itu bisa membantu melarutkan dan merenggangkan pasta gigi kering yang menempel pada permukaan. Diamkan semprotan kaca tidak lebih dari 30 detik karena bisa meninggalkan noda dan goresan.


    Bersihkan dengan Karet Pembersih

    Setelah didiamkan, gunakan karet pembersih untuk menghilangkan sisa pembersih kaca dan pasta gigi. Mulai bersihkan dari bagian atas ke bawah.

    Bersihkan dengan Lap

    Selanjutnya, bersihkan dengan lap mikrofiber agar semakin kinclong.

    Cara Menghilangkan Noda Pasta Gigi pada Wastafel dan Keran

    Pilih Pembersih yang Tepat

    Biasanya, bisa gunakan sabun seperti sabun cuci piring untuk membersihkan noda pasta gigi. Namun, perhatikan petunjuk pabrik untuk mengidentifikasi bahan pembersih dan alat uang direkomendasikan agar lebih aman.

    Bersihkan Wastafel dan Keran

    Saat ingin membersihkan wastafel, isi wastafel dengan air panas dan beri setetes atau dua tetes sabun cuci piring. Selanjutnya, celupkan lap ke dalam campuran tersebut dan bersihkan wastafel serta keran dengan lap tersebut. Biarkan wastafel dan keran basah selama beberapa menit agar noda lebih mudah dibersihkan.

    Setelah itu, cuci lap dengan air bersih dan lap bagian wastafel serta keran yang masih terdapat sisa sabun. Jika masih ada noda pasta gigi, ulangi proses pembersihan dan gosok permukaan dengan tekanan yang kuat.

    Bersihkan dan Keringkan

    Jika sudah selesai, buang air sabun di dalam wastafel dan bersihkan wastafel dengan lap dan air bersih. Setelah itu, keringkan wastafel dan keran dengan lap kering.

    Itulah cara membersihkan noda pasta gigi pada cermin dan wastafel. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Bersihkan Cermin, Auto Kinclong Tanpa Meninggalkan Bekas



    Jakarta

    Cermin sangat sering ditemukan di dalam rumah, baik untuk bercermin atau sebagai dekorasi. Cermin yang bersih dan jernih tak hanya bagus secara estetika tetapi membuat orang yang bercermin nyaman melihat bayangannya.

    Jika dibiarkan, lama-lama akan ada lapisan debu menumpuk pada cermin. Oleh karena itu, sebaiknya bersihkan cermin secara berkala.

    Pastikan untuk membersihkan cermin dengan metode yang tepat ya. Sebab, kalau sekadar pakai tisu dan air, bisa meninggalkan bekas garis air pada cermin.


    Lalu, bagaimana cara yang tepat membersihkan cermin? Simak tipsnya berikut ini.

    Tips Bersihkan Cermin

    Inilah cara membersihkan cermin agar kinclong maksimal, dikutip dari Real Simple.

    1. Cairan Pembersih

    Sebelum mulai mengelap kaca, penghuni rumah perlu menyiapkan cairan pembersih. Kalau mau pakai cairan pembersih yang biasa dijual di pasaran, pastikan khusus untuk kaca.

    Di samping itu, penghuni rumah bisa membuat cairan pembersih sendiri, lho. Cairan ini tentu lebih murah, aman untuk kesehatan, dan ramah lingkungan.

    Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot. Kocok campuran dengan baik.

    2. Bersihkan Bingkai Cermin

    Jika cermin ada bingkai, pastikan untuk membersihkannya duluan. Cermin yang sudah dibersihkan tetap terlihat kotor kalau tidak membersihkan bingkainya.

    Nah, kalau membersihkan bingkai setelah cermin, kemungkinan penghuni harus membersihkan ulang cermin untuk menghilangkan residu atau noda dari proses pembersihan bingkai. PR banget bukan?

    3. Menyemprot Cairan Pembersih

    Semprotkan cairan pembersih ke kain lap. Dengan cara ini, pembersih tidak akan meresap ke balik lapisan cermin yang dapat menimbulkan noda hitam.

    Penghuni bisa saja menyemprotkan cairan langsung ke cermin, tapi pastikan untuk cepat membersihkannya.

    4. Mengelap Kaca

    Gunakan kain mikrofiber untuk mengelap cermin. Jenis kain ini bisa menarik kotoran dan minyak tanpa meninggalkan bekas serat.

    Sebaiknya mengelap dengan pola S yang rapat dari atas ke bawah. Pastikan mengelap seluruh permukaan cermin hanya dengan satu sapuan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Trik Bersihkan Cermin Biar Tetap Kinclong


    Jakarta

    Cermin perlu dibersihkan agar bisa tetap digunakan dengan nyaman. Cermin yang kotor tentunya akan mengganggu pemakainya karena tidak bisa melihat tampilan dengan jelas.

    Nah, untuk membersihkannya ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar cermin semakin kinclong. Bukan hanya cairan pembersih yang digunakan, tapi teknik membersihkannya juga perlu diperhatikan agar cermin tidak mudah kotor.

    Lalu bagaimana cara membersihkan cermin agar tetap bersih mengkilap? Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


    Cara Membersihkan Cermin

    1. Campurkan Air dengan Cuka

    Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol dan kocok hingga rata. Gunakan air suling jika di rumah adanya air sadah. Namun, jika menggunakan pembersih komersial, tak perlu melewati langkah ini.

    2. Semprotkan Cairan Pembersih atau Campuran Air dan Cuka

    Semprotkan campuran cuka atau pembersih kaca langsung pada kain, bukan langsung pada cermin. Dengan cara ini, pembersih tidak meresap ke balik lapisan perak, yang dapat menimbulkan noda hitam atau karat.

    3. Lap Cermin

    Untuk hasil terbaik, sebaiknya lap cermin dengan pola S yang rapat dari atas ke bawah. Pastikan untuk membersihkan cermin dalam satu usapan.

    Trik Membersihkan Cermin

    1. Bersihkan Bingkai Cermin Terlebih Dahulu

    Jika cermin memiliki bingkai atau dudukan, luangkan waktu untuk membersihkannya terlebih dahulu. Jika membersihkan bingkai setelah cermin, kemungkinan besar harus membersihkan ulang cermin untuk menghilangkan residu atau noda dari proses pembersihan bingkai.

    2. Pembersih yang Digunakan

    Pilih pembersih yang diformulasi khusus untuk kaca. Selain itu, bisa juga membersihkan kaca dengan campuran bahan alami, seperti campuran air dan cuka putih.

    Membersihkan cermin dengan campuran tersebut juga mencegah cermin kamar mandi beruap (setelah mandi) selama sekitar satu minggu. Untuk meningkatkan kemampuan menghilangkan kabut, semprotkan campuran tersebut langsung ke cermin dan diamkan sebentar sebelum menyekanya.

    3. Lap yang Digunakan

    Lap yang digunakan untuk membersihkan cermin juga bisa mempengaruhi kebersihan cermin. Sebaiknya bersihkan cermin menggunakan lap microfiber atau kain bebas serat karena tidak meninggalkan sisa debu, serat, kertas, atau sisa tinta pada cermin dibandingkan dengan membersihkan dengan koran atau tisu. Jika tetap ingin membersihkan dengan koran, gunakan koran yang lama untuk mengurangi tinta yang bisa menempel di cermin.

    Itulah beberapa trik membersihkan cermin agar tetap kinclong. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com