Tag: chamomile

  • 8 Cara Agar Ruangan di Dalam Rumah Tidak Lembap


    Jakarta

    Beberapa ruangan di dalam rumah rentan mengalami lembap. Perlu diketahui, kelembapan udara yang tinggi pada ruangan bisa berdampak buruk terhadap kesehatan, seperti alergi hingga kesulitan bernapas.

    Selain itu, ruangan yang terlalu lembap juga bisa menyebabkan kerusakan pada tembok, mulai dari cat yang terkelupas hingga muncul jamur. Terkadang, jamur yang tumbuh di tembok juga beracun, lho.

    Oleh sebab itu, jika terdapat ruangan di dalam rumah yang kelembapannya tinggi maka perlu diatasi secepatnya. Lantas, bagaimana cara agar ruangan tidak lembap? Simak tipsnya dalam artikel ini.


    Cara Agar Ruangan Tidak Lembap

    Ruangan di dalam rumah yang terlalu lembap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penghuninya. Namun jangan khawatir, ada sejumlah cara agar ruangan tidak lembap.

    Mengutip laman Courtina, berikut beberapa cara agar ruangan di dalam rumah tidak terlalu lembap:

    1. Menambah Ventilasi

    Cara yang pertama adalah dengan menambah ventilasi. Hal ini menyebabkan udara dapat bersirkulasi dengan baik, sehingga mencegah ruangan terlalu lembap.

    Kamu bisa menghitung jumlah ventilasi yang sesuai dengan mempertimbangkan luas ruangan. Namun, sebaiknya jangan terlalu banyak memasang ventilasi karena juga tidak baik untuk kondisi ruangan.

    2. Membuka Jendela dan Pintu Rumah

    Agar ruangan tidak terlalu lembap, detikers juga perlu membuka jendela atau pintu rumah secara rutin di pagi hari. Langkah ini dilakukan agar matahari dapat masuk ke dalam rumah, sehingga udara yang masuk akan bergantian.

    Perlu diketahui, udara yang tidak mengalir bisa menyebabkan kondensasi, sehingga memicu kelembapan tinggi di dalam ruangan. Hal tersebut juga bisa menimbulkan jamur dan lumut di tembok.

    3. Meletakkan Silica Gel

    Silica gel merupakan alat penyerap lembap berbentuk butiran-butiran kecil. Agar ruangan di dalam rumah tidak lembap, kamu bisa meletakkan beberapa silica gel di tiap sudut-sudut ruangan yang dirasa paling lembap.

    Harga silica gel yang relatif murah bisa menjadi solusi alternatif bagi detikers yang ingin menghilangkan kelembapan.

    4. Pakai Cat Dinding Anti Lembap

    Langkah berikutnya adalah dengan menggunakan cat dinding anti lembap. Cat ini banyak dijual di toko-toko bangunan maupun toko online.

    Selain mempercantik rumah dengan warna cat yang bagus, penggunaan cat dinding anti lembap juga membantu menjaga tingkat kelembapan, terutama pada bagian dinding.

    5. Meletakkan Tanaman yang Menyerap Lembap

    Untuk menghilangkan kelembapan tinggi di dalam ruangan, kamu bisa meletakkan tanaman yang berfungsi menyerap lembap. Beberapa tanaman yang ampuh untuk mengurangi kelembapan di antaranya tanaman ivy, chamomile, dan sepatu filum.

    Akar, daun, hingga pori-pori dari ketiga tanaman tersebut dapat menyerap polutan serta mengendalikan tingkat kelembapan di dalam ruangan.

    6. Menggunakan Dehumidifier

    Ada sebuah alat yang bisa mengurangi kelembapan pada ruangan, yaitu dehumidifier. Alat elektronik ini bisa menghilangkan kelembapan dengan cara menyerap kandungan air di udara, sehingga menjadikan ruangan lebih sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan.

    7. Memasang Hygrometer

    Cara selanjutnya adalah dengan memasang hygrometer di ruangan yang lembap. Alat ini dapat mengetahui tingkat kelembapan pada suatu ruangan, sehingga lebih mudah untuk mengontrol dan menjaga agar tingkat kelembapan berada di batas normal, yakni sekitar 40-60%.

    Dengan memasang hygrometer, detikers juga lebih hemat biaya karena bisa mengontrol penggunaan dehumidifier, AC, atau alat pemanas sesuai kebutuhan.

    8. Menyalakan Kipas Angin di Area Lembap

    Jika kamu tidak memiliki dehumidifier di rumah, solusi alternatifnya adalah dengan memanfaatkan kipas angin. Alat ini bisa digunakan untuk mempercepat proses pembuangan udara, terutama di ruangan lembap seperti kamar mandi atau dapur.

    Caranya cukup mudah, yakni dengan mengarahkan kipas angin ke arah luar rumah untuk membuang udara lembap yang terperangkap di dalam ruangan.

    Itu tadi delapan cara agar ruangan tidak lembap. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips agar Kamar Mandi Terasa Wangi Seperti Hotel Bintang 5


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu area di dalam rumah yang paling gampang bau. Hal ini bisa terjadi karena kamar mandi jarang dibersihkan sehingga mengeluarkan aroma tak sedap.

    Kamu pasti tidak akan betah berlama-lama di kamar mandi yang baunya bikin enek. Apalagi jika kedatangan tamu, pasti mereka akan menilai buruk tempat tinggal detikers karena aroma tak sedap dari kamar mandi.

    Sebenarnya, jika kamar mandi dibersihkan secara rutin maka dapat mencegah munculnya bau. Meski begitu, kamu juga perlu menambahkan pewangi ruangan agar terasa segar dan harum.


    Menurut pakar, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar kamar mandi tetap wangi seperti hotel bintang lima. Penasaran? Simak dalam artikel ini.

    Tips Mudah agar Kamar Mandi Terasa Wangi

    Cara Palmer, pendiri organisasi sekaligus pakar kebersihan di Organize Every Room mengatakan, salah satu penyebab munculnya bau di kamar mandi karena kelembapan yang sangat tinggi.

    “Kelembapan berlebih dapat menciptakan lingkungan yang cocok untuk jamur dan lumut tumbuh, sering kali hal tersebut jadi penyebab umum muncul bau di kamar mandi yang tidak kunjung hilang,” kata Palmer dikutip The Spruce, Senin (7/7/2025).

    Palmer membagikan sejumlah tips mudah agar kamar mandi tetap wangi dan bersih. Berikut caranya:

    1. Baking Soda

    Bau tak sedap yang muncul di kamar mandi harus dibuang terlebih dahulu. Kamu bisa menggunakan baking soda karena dinilai dapat menyerap dan menetralkan bau.

    Caranya gampang sekali, cukup tuang baking soda secukupnya ke dalam mangkuk kecil. Setelah itu, letakkan di sudut-sudut ruangan agar soda kue efektif menyerap bau tak sedap.

    Pastikan kamu mengganti baking soda secara rutin agar dapat menyerap bau secara maksimal.

    2. Cuka

    Selain baking soda, kamu juga dapat menggunakan cuka untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi. Caranya dengan mencampur 3 sendok makan cuka putih dengan garam secukupnya ke dalam wadah, lalu aduk hingga tercampur rata.

    Setelah itu, gosokkan larutan tadi ke sudut-sudut kamar mandi yang bau, kemudian siram dengan air bersih agar bau juga ikut larut.

    3. Tanaman Hidup

    Menanam tanaman di kamar mandi juga efektif untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi. Terdengar sepele, tapi sejumlah penelitian menunjukkan kalau sejumlah tanaman dapat menghilangkan polutan tertentu dari udara dan bahkan mengubahnya menjadi nutrisi.

    Adapun sejumlah tanaman yang bisa ditaruh di kamar mandi, seperti lidah mertua, lidah buaya, sirih gading, hingga peace lily. Tak hanya mempercantik ruangan, hadirnya tanaman ini juga menambah keasrian dan bisa memberikan wangi yang segar.

    4. Lemon

    Lemon dikenal sebagai buah yang dapat menyegarkan tubuh. Di sisi lain, lemon juga bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami, khususnya pada kamar mandi.

    Cukup dengan mengiris beberapa buah jeruk lemon dan taruh ke dalam wadah. Setelah itu, letakkan irisan lemon ke sejumlah sudut kamar mandi. Agar dapat memberikan kesegaran maksimal, pastikan kamu mengganti irisan lemon setiap 3-4 hari sekali.

    5. Minyak Esensial

    Tips berikutnya adalah menggunakan minyak esensial. Adapun sejumlah minyak esensial yang bisa digunakan, seperti lavender, chamomile, serai, hingga pepermin.

    Untuk cara pakainya, tuang beberapa tetes minyak esensial ke dalam wadah dan masukkan bola-bola kapas. Setelah itu, letakkan bola kapas tadi ke sudut-sudut ruangan agar wanginya bisa menyebar.

    6. Kayu Manis

    Kayu manis juga bisa digunakan untuk membuat kamar mandi tetap wangi karena memiliki aroma yang kuat. Untuk cara pakainya cukup menaruh beberapa batang kayu manis ke dalam wadah, lalu letakkan di pojok kamar mandi.

    Itu dia enam tips agar kamar mandi tetap wangi dan terasa segar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Bikin Kamar Mandi Tetap Wangi, Serasa Hotel Bintang Lima!



    Jakarta

    Kamar mandi yang bau pasti bikin nggak betah, apalagi kalau sampai kecium tamu yang datang ke rumah. Duh, bisa-bisa jadi malu sendiri karena kamar mandi mengeluarkan aroma tak sedap.

    Aroma tidak enak biasanya muncul karena kamar mandi jarang dibersihkan atau kelembapan yang terlalu tinggi. Padahal, menjaga kamar mandi tetap bersih dan wangi itu gampang, loh.

    Menurut pakar kebersihan dari Organize Every Room, Cara Palmer, kelembapan yang tinggi bisa memicu pertumbuhan jamur dan lumut, yang jadi biang keladi bau di kamar mandi.


    Nah, supaya kamar mandi di rumah kamu selalu harum dan segar seperti hotel bintang lima, coba deh terapkan enam tips berikut ini:

    1. Baking Soda, Si Penyerap Bau Alami

    Baking soda dikenal ampuh menyerap bau tak sedap. Caranya mudah banget, cukup tuang baking soda ke dalam mangkuk kecil, lalu letakkan di sudut kamar mandi. Ganti secara berkala agar tetap efektif menghilangkan aroma tak enak.

    2. Cuka Dicampur Garam

    Campuran cuka putih dan garam bisa jadi senjata ampuh usir bau membandel. Aduk rata, lalu gosokkan ke bagian-bagian kamar mandi yang berbau. Setelah itu bilas pakai air bersih. Simple, kan?

    3. Tanaman Hidup Bikin Segar

    Ternyata, menaruh tanaman hias di kamar mandi nggak cuma buat dekorasi aja. Beberapa jenis tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, peace lily, hingga lidah buaya bisa membantu menyaring polutan dan membuat udara terasa lebih segar.

    4. Irisan Lemon

    Lemon tak hanya menyegarkan saat diminum, tapi juga bisa jadi pengharum alami. Cukup iris lemon dan letakkan dalam wadah kecil di sudut-sudut kamar mandi. Ganti setiap 3-4 hari agar aromanya tetap fresh!

    5. Minyak Esensial

    Lavender, chamomile, serai, hingga pepermin bisa jadi pilihan minyak esensial untuk mengharumkan kamar mandi. Teteskan ke bola kapas dan letakkan di tempat tersembunyi agar wangi menyebar lembut ke seluruh ruangan.

    6. Kayu Manis

    Kayu manis punya aroma khas yang kuat dan menenangkan. Cukup taruh beberapa batang kayu manis di wadah kecil, lalu simpan di pojokan kamar mandi. Aroma hangatnya bisa menetralisir bau tak sedap dengan alami.

    Dengan langkah-langkah sederhana di atas, kamu bisa menikmati kamar mandi yang bersih, wangi, dan nyaman. Yuk, mulai praktikkan sekarang supaya kamar mandi rumahmu nggak kalah dari hotel mewah!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Cukup Ditanam, Ini Cara Ampuh Mengusir Nyamuk dengan Lavender


    Jakarta

    Lavender merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan untuk mengusir serangga di rumah, salah satunya adalah nyamuk. Sebab, nyamuk tidak suka dengan aroma lavender yang menyengat.

    Dilansir The Spruce, sejumlah studi mengungkapkan lavender dapat mengusir bahkan membunuh nyamuk. Namun ternyata, menanam lavender di halaman rumah saja masih belum cukup.

    Sebab, lavender tidak memiliki efek yang ampuh jika dibandingkan dengan minyak esensial atau losion. Agar lebih efektif, lavender harus diolah agar bisa membasmi nyamuk di rumah.


    Ingin tahu cara mengolah lavender yang tepat agar bisa mengusir nyamuk? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Mengolah Lavender untuk Membasmi Nyamuk

    Lavender perlu diolah agar bisa mengusir dan membasmi nyamuk secara maksimal. Dikutip dari Homestead and Chill, caranya adalah dengan membuat minyak esensial lavender.

    Dalam sebuah studi pada 2019, para peneliti menguji manfaat minyak esensial berbasis tanaman yang diklaim ampuh sebagai pengusir serangga. Peneliti menggunakan minyak lavender, minyak serai, minyak kamper, minyak kayu manis, rosemary, chamomile, hingga eucalyptus.

    Hasil penelitian itu mengungkapkan minyak esensial dari tanaman dapat mengusir berbagai spesies nyamuk hingga delapan jam. Namun, dibutuhkan penyempurnaan ekstrak minyak esensial agar efeknya dapat bertahan lama.

    Dalam studi lain pada 2017, peneliti juga mengungkapkan bahwa minyak esensial lavender, eucalyptus, dan jeruk dapat mencegah nyamuk sebesar 65-85% setelah dioleskan ke kulit selama lima menit.

    Selain membelinya di toko, kamu juga bisa membuat minyak esensial lavender sendiri di rumah dengan praktis. Caranya adalah dengan memanfaatkan daun lavender yang sudah dikeringkan.

    Kamu bisa mengeringkan daun lavender sendiri di rumah atau membelinya yang sudah jadi. Pastikan daunnya benar-benar kering karena jika masih basah bisa membuat minyak esensial berjamur atau rusak.

    Jika daun lavender sudah kering dan siap digunakan, ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat minyak esensial di rumah:

    • Masukkan daun lavender kering ke dalam botol kaca hingga 3/4 botol
    • Tuang minyak zaitun atau minyak kelapa ke dalam botol sampai penuh. Bisa juga menggunakan minyak jojoba untuk hasil yang lebih maksimal
    • Letakkan botol kaca di tempat yang cukup hangat, seperti di dekat jendela yang terkena sinar matahari atau di dalam lemari
    • Biarkan minyak lavender selama 2 minggu agar meresap. Untuk hasil yang maksimal bisa didiamkan selama 1 bulan
    • Sesekali botol kaca dikocok secara perlahan agar minyak dan daun lavender bisa tercampur
    • Jika sudah didiamkan, saring bunga lavender dan simpan minyaknya ke dalam wadah
    • Lalu, tuang minyak tersebut ke dalam botol kaca bersih untuk disimpan dan digunakan.

    Oh ya, pastikan kamu menyimpan minyak lavender yang sudah jadi di tempat yang kering, sejuk, dan gelap. Tutup minyak esensial lavender dengan rapat agar tidak cepat rusak.

    Kamu bisa mengoleskan minyak esensial lavender ke tangan dan kaki agar tidak digigit nyamuk. Selain itu, minyak ini juga bisa digunakan untuk menyembuhkan ruam, luka bakar, luka gores, dan sengatan lebah.

    Demikian cara mengolah tanaman lavender menjadi minyak esensial untuk mengusir nyamuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com