Tag: charger ponsel

  • Perlukah Cabut Charger Ponsel Nganggur dari Stopkontak? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Pengisi daya atau charger sudah menjadi perangkat sehari-hari karena orang-orang sering menggunakan ponsel. Namun, masih banyak orang punya kebiasaan tidak mencabut charger dari stopkontak setelah selesai digunakan.

    Lantas, apa boleh membiarkan charger ponsel tercolok terus menerus ke stopkontak? Begini kata ahlinya.

    Risiko Charger Terus Tercolok ke Stopkontak

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, tidak mencabut charger sekali atau dua kali mungkin tidak akan menunjukkan dampak yang signifikan. Akan tetapi, kebiasaan tersebut bisa merugikan rumah, perangkat, charger, bahkan dompet pemiliknya.


    Boros Listrik

    Teknisi listrik berlisensi dan pendiri Grounded Electric, Barret Abramow, menyarankan untuk mencabut charger saat tidak digunakan. Meski charger tidak terhubung ke ponsel atau perangkat, ada sedikit daya yang tersedot selama terhubung ke stopkontak.

    “Mungkin tidak terlalu banyak, tetapi jika dikalikan dengan semua pengisi daya dan perangkat elektronik di rumah Anda, daya yang disedot akan terus bertambah seiring waktu,” ujar Abramow, dikutip dari Better Homes and Gardens, Rabu (20/8/2025).

    Mencabut charger nganggur dari stopkontak membantu menghemat tagihan listrik. Dengan begitu, pemilik tidak perlu bayar tagihan listrik berlebih.

    Perangkat Rusak

    Selain itu, membiarkan charger terus tercolok ke stopkontak berisiko menimbulkan kerusakan perangkat, korsleting listrik, dan kebakaran. Hal ini terutama kalau kabel berkualitas buruk atau rusak seiring waktu.

    “Saya pernah melihat stopkontak hangus atau korsleting akibat pengisi daya murah dari pihak ketiga yang terlalu panas. Bahkan pengisi daya berkualitas tinggi pun dapat terlalu panas dalam kondisi tertentu, jadi mencabutnya saat tidak digunakan adalah tindakan yang bijaksana,” katanya.

    Manfaat Cabut Charger Nganggur dari Stopkontak

    Sebenarnya, membiarkan charger tetap terpasang ke stopkontak hanya memiliki satu manfaat, yaitu penghuni rumah tidak perlu mencolokkannya lagi saat perlu menggunakannya. Namun, ada beberapa manfaat mencabut charger, lho.

    Dengan mencabut charger yang nganggur, penghuni telah menghemat energi, menghemat biaya, mencegah kebakaran, dan bahkan meningkatkan umur perangkat.

    “Anda memang menghemat energi-meskipun hanya sedikit per perangkat, itu kumulatif. Selain itu, mencabut kabel membantu memperpanjang umur pengisi daya Anda,” ucap Abramow.

    Ia menjelaskan bahwa paparan daya yang konstan, terutama di rumah dengan fluktuasi tegangan dapat merusak komponen internal charger secara perlahan. Kebiasaan sederhana seperti mencabut charger dari stopkontak membantu perangkat elektronik menjadi lebih awet.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Charger Harus Dicabut dari Stopkontak Usai Dipakai, Jika Tidak Ini Akibatnya


    Jakarta

    Masih ada orang yang punya kebiasaan meninggalkan charger atau pengisi daya ponsel tercolok ke stopkontak padahal sudah selesai dipakai. Tanpa disadari, sebenarnya kebiasaan buruk ini merugikan penghuni rumah.

    Jika sering dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, perangkat akan menimbulkan panas secara berlebih. Alhasil, berbagai masalah pun dapat muncul sampai membahayakan penghuni.

    Apa saja risiko meninggalkan charger ponsel nganggur menempel ke stopkontak? Simak penjelasannya berikut ini.


    Risiko Biarkan Charger Terus Tercolok ke Stopkontak

    Inilah beberapa masalah yang bisa muncul kalau membiarkan charger ponsel tercolok ke stopkontak meski tak digunakan, dikutip dari Voice7 News.

    1. Ledakan dan Kebakaran

    Membiarkan charger tercolok ke stopkontak untuk jangka waktu yang lama bisa menimbulkan panas berlebih. Hal ini dapat memicu percikan api sehingga berpotensi terjadi kebakaran atau ledakan di rumah.

    2. Tagihan Listrik Meningkat

    Meski tidak tersambung ke ponsel, charger yang masih menempel ke stopkontak masih menyerap listrik. Kondisi seperti itu bakal menambah tagihan listrik dan membuang-buang energi.

    3. Kerusakan Perangkat

    Pengisian daya yang terlalu lama menyebabkan adaptor menjadi terlalu panas. Panas berlebih dapat merusak charger dan baterai ponsel seiring waktu sehingga mengurangi masa pakai dan kinerjanya.

    Tips Aman Isi Daya Ponsel di Rumah

    Penghuni rumah harus bijak dalam menggunakan perangkat listrik untuk menghindari kejadian tak diinginkan. Berikut ini cara aman mengisi daya ponsel di rumah.

    • Segera cabut charger ponsel dari stopkontak saat daya terisi penuh.
    • Hindari mengisi daya ponsel semalaman untuk mencegah perangkat panas.
    • Gunakan charger berlisensi yang cocok dengan spesifikasi ponsel.
    • Isi daya ponsel di tempat berventilasi baik untuk mengurangi risiko panas berlebih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 5 Benda Elektronik Ini Sedot Banyak Listrik Meski Tak Dipakai


    Jakarta

    Rumah biasanya dilengkapi dengan berbagai benda elektronik yang mengandalkan sumber listrik langsung. Beberapa di antaranya pun terus menyedot listrik meski sedang tidak digunakan.

    Benda penyedot energi itu dapat membuat tagihan listrik bengkak, lho. Jika ingin menekan tagihan, penghuni sebaiknya cabut sambungan kabel perangkat yang tak digunakan dari stopkontak. Kalau mau lebih praktis, gunakan perangkat tambahan yang mudah memutus aliran listrik tanpa perlu mencabut kabel dari stopkontak.

    Lantas, perangkat elektronik apa saja yang menyedot banyak energi dalam keadaan mati? Simak penjelasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Better Homes & Gardens.


    Benda Elektronik yang Sedot Banyak Listrik

    Inilah beberapa benda elektronik yang sebaiknya dicabut ketika tidak digunakan.

    1. Ponsel, Tablet, dan Charger

    Ponsel dan tablet sering digunakan penghuni rumah dalam kehidupan sehari-hari sehingga nggak heran kalau benda ini menghabiskan banyak energi. Perangkat tersebut sebenarnya hanya perlu diisi daya atau charge selama satu hingga tiga jam tetapi terkadang dibiarkan semalaman.

    Perangkat charger terus menyedot energi bahkan saat ponsel atau tablet tidak dicolokkan. Nah, cara terbaik untuk mengurangi pemborosan energi adalah dengan mencabut charger ketika daya benda elektronik sudah penuh.

    2. Peralatan Dapur

    Dapur biasanya dilengkapi dengan sejumlah peralatan elektronik seperti microwave, air fryer, dan ketel listrik. Benda tersebut biasanya masih menyedot listrik untuk menampilkan display digital atau jam.

    Meski tak menghabiskan banyak energi, benda tersebut secara bersamaan dapat menyedot listrik dalam jumlah besar. Selain mencabut aliran listrik, penghuni bisa mengurangi pemborosan listrik dengan menggunakan peralatan dasar tanpa pengatur waktu atau layar elektronik.

    3. Kulkas dan Freezer

    Kulkas dan freezer selalu dalam keadaan menyala untuk mendinginkan makanan. Jika punya rencana liburan mendatang, sebaiknya habiskan sisa makanan yang ada di lemari es dan freezer, lalu cabut aliran listrik alat ini sampai penghuni kembali.

    4. TV dan Konsol Game

    Perangkat hiburan seperti televisi dan konsol game menggunakan daya hanya dengan mencolokkannya ke stopkontak. Perangkat itu tetap dalam mode siaga sehingga dapat menerima sinyal masuk meski dalam keadaan mati. Cara terbaik untuk mengurangi pemborosan energi adalah mencabut perangkat elektronik ini saat tidak digunakan.

    5. Komputer

    Komputer yang masih tercolok terus menyedot listrik bahkan saat komputer tidak menyala. Pastikan untuk mematikan komputer dan mencabut pengisi daya dengan benar untuk mengurangi pemborosan listrik.

    Itulah beberapa benda elektronik yang menghabiskan banyak listrik meski tidak digunakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Ini Alasan Charger Ponsel Perlu Dicabut dari Stopkontak Usai Dipakai


    Jakarta

    Setelah selesai mengisi daya ponsel, pemilik terkadang lupa untuk mencabut charger atau pengisi daya dari stopkontak. Hal ini merupakan kebiasaan buruk yang dapat merugikan penghuni rumah lho.

    Jika tidak dicabut dari stopkontak, charger lama-lama akan menjadi panas. Berawal dari situ, masalah pun bisa timbul mulai dari perangkat rusak hingga terjadi kebakaran.

    Apa saja dampak dari meninggalkan charger ponsel terus menancap ke stopkontak? Berikut ini penjelasannya.


    Risiko Charger Tidak Dicabut dari Stopkontak

    Inilah beberapa dampak buruk meninggalkan charger yang tidak dicabut dari stopkontak, dikutip dari Voice7 News.

    1. Boros Listrik

    Charger akan terus menyedot daya listrik meski tidak tersambung ke ponsel. Hal ini adalah pemborosan energi sampai dapat meningkatkan tagihan listrik.

    2. Perangkat Rusak

    Pengisian daya yang terlalu lama membuat adaptor panas. Kalau ada panas berlebih, baik charger maupun baterai ponsel bisa rusak. Alhasil, masa pakai dan kinerja perangkat berkurang.

    3. Kebakaran

    Dalam kasus terburuk, membiarkan charger menempel ke stopkontak bisa menimbulkan percikan api sampai berpotensi terjadi ledakan atau kebakaran. Kondisi ini disebabkan oleh timbunan panas berlebih dari aliran listrik.

    Cara Aman Pakai Charger Ponsel di Rumah

    Supaya charger awet dan tidak terjadi kebakaran, berikut ini cara aman menggunakan charger ponsel di rumah.

    • Jangan mengisi daya ponsel semalaman.
    • Segera cabut charger dari stopkontak saat daya ponsel sudah penuh.
    • Gunakan charger berlisensi dan spesifikasinya cocok dengan ponsel.
    • Isi daya ponsel di tempat dengan ventilasi yang baik.

    Itulah informasi seputar pentingnya mencabut charger ponsel dari stopkontak. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Suka Lupa Cabut Charger Ponsel dari Stopkontak? Awas Ini Bahayanya


    Jakarta

    Setelah selesai mengisi daya ponsel, seharusnya charger langsung dicabut dari stopkontak. Namun, masih ada aja orang yang lupa mencabut charger ponsel.

    Kebiasaan ini ternyata bisa merugikan penghuni rumah lho. Charger yang dibiarkan menancap ke stopkontak terlalu lama bakal panas sehingga berpotensi memicu masalah lainnya.

    Memang apa saja risiko tidak cabut charger ponsel? Berikut ini penjelasannya.


    Risiko Charger Tidak Dicabut dari Stopkontak

    Inilah beberapa hal yang bisa terjadi kalau tidak mencabut charger ponsel dari stopkontak, dikutip dari Voice7 News.

    1. Boros Listrik

    Selama charger masih tersambung ke stopkontak, daya listrik akan terus tersedot. Jika dibiarkan, penghuni malah boros energi sehingga tagihan listrik membengkak.

    2. Perangkat Rusak

    Selain itu, adaptor akan panas kalau terlalu lama tercolok ke stopkontak. Kondisi ini membuat performa charger berkurang, bahkan cepat rusak.

    3. Kebakaran

    Kasus ekstremnya, charger yang terus menempel ke stopkontak bisa memicu percikan api. Panas yang berlebih dari aliran listrik berisiko menimbulkan ledakan atau kebakaran.

    Cara Aman Pakai Charger Ponsel di Rumah

    Untuk menjaga keselamatan penghuni rumah dan kondisi charger, ikuti cara aman menggunakan charger ponsel berikut ini.

    • Segera cabut charger dari stopkontak saat daya ponsel sudah penuh.
    • Gunakan charger berlisensi dan spesifikasinya cocok dengan ponsel.
    • Isi daya ponsel di tempat dengan ventilasi yang baik.
    • Jangan mengisi daya ponsel semalaman.

    Itulah alasan penghuni rumah harus mencabut charger ponsel dari stopkontak usai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com