Tag: cicil rumah

  • Beli Rumah Sekarang atau Nanti? Ini Saran Crazy Rich Jusuf Hamka



    Jakarta

    Banyak orang bermimpi untuk mempunyai rumah sendiri. Selain menjadi pencapaian besar dalam hidup, tempat tinggal juga merupakan kebutuhan utama yang perlu dimiliki setiap orang.

    Namun, memperoleh sebuah rumah tentunya tidak mudah karena memerlukan biaya yang tak sedikit. Apalagi dengan terus melambungnya harga-harga properti seiring berjalannya waktu.

    Maka, tak jarang para pencari rumah pertama masih bingung bagaimana cara yang efektif untuk membeli rumah. Salah satu pertimbangan mereka antara membeli rumah sekarang atau mengontrak tempat tinggal sambil mengumpulkan uang untuk membeli rumah secara cash di masa mendatang.


    Menurut pengusaha jalan tol sukses, Jusuf Hamka, lebih baik segera membeli rumah dengan cara mencicil dibandingkan menabung uang untuk membeli rumah nanti setelah dana terkumpul.

    “Ya cicil rumah lah dari sekarang. Itu kan juga merupakan tabungan daripada nabung terus nanti duitnya kepakai. Bilang nabung dulu terus duitnya kumpulin buat beli rumah, kan mendingan cicilan. Cicilan kan juga sama nabung di sana,” ujar Jusuf dikutip dari video di akun Instagram @linktown.co.id, Minggu (14/4/2024).

    Jusuf mencontohkan bila menunggu untuk membeli rumah di tahun depan, maka harga-harga sudah pasti akan naik karena inflasi. Berbagai komponen untuk membangun rumah akan meningkat, seperti semen, bata, hingga upah pekerja bangunan.

    Oleh karena itu, ia menyarankan agar cepat-cepat membeli rumah sebelum rumah semakin mahal. Bagi yang sudah berpenghasilan, Jusuf menyebut cara yang efektif adalah mencicil rumah dengan mengalokasikan setengah dari gaji untuk biaya hidup dan separuh lagi untuk membayar cicilan rumah.

    Selain itu, ia menilai mencicil rumah lebih aman dan terjamin karena dapat mencegah risiko kehilangan uang tabungan. Seperti halnya menabung di bank, ada kemungkinan bank mengalami masalah, sehingga berdampak pada tabungan.

    “Pasti jauh lebih efektif karena kalau ditabungin, misalnya nabungnya aja banknya collapse, duitnya hilang dimakan setan. Tapi kalau dibeliin rumah, rumahnya udah pasti ada. Pelan-pelan rumah itu kita beli rumahnya dulu terus dandaninnya pelan-pelan,” katanya.

    Selanjutnya, Jusuf menyebutkan agar membeli perabotan rumah sedikit demi sedikit sambil mencicil rumah. Ia bahkan membagikan pengalamannya ketika membeli rumah pertamanya.

    “Saya dulu waktu beli rumah pertama kali tidurnya di kasur gulung saya, baru pelan-pelan beli ranjang. Gitu aja hidup mah simpel-simpel aja,” pungkasnya.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Butuh Gaji Berapa Agar Bisa Cicil Rumah?



    Jakarta

    Kira-kira, butuh gaji berapa ya bisa biar bisa cicil rumah? Pertanyaan itu pasti sering terlintas di benak detikers.

    Memang, untuk bisa membeli rumah perlu disesuaikan dengan penghasilan yang didapatkan per bulan. Hal ini supaya saat mencicil rumah, kebutuhan penting lainnya masih bisa dipenuhi dari penghasilan yang didapat.

    Adapun, salah satu cara untuk membeli rumah, baik rumah baru maupun rumah bekas atau second, adalah dengan menggunakan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Dengan menggunakan KPR, kamu bisa mencicil rumah dengan jumlah yang disesuaikan dengan penghasilan dan tenor yang sudah ditentukan.


    Nah, jika ingin mengetahui besaran gaji yang diperlukan agar bisa mencicil rumah, hal itu tergantung dari harga dan daerah rumah yang diinginkan.

    Misalnya kamu ingin membeli rumah subsidi di Bangka Belitung. Untuk harga rumah subsidi terbaru di sana paling maksimal Rp 173 juta.

    Nah, kalau kamu mau beli rumah subsidi di Bangka Belitung seharga Rp 173 juta, dengan bunga fixed 5%, DP 10%, dan tenor 20 tahun, maka cicilan yang harus dibayarkan sekitar Rp 1,2 juta per bulan.

    Untuk bayar cicilan, maksimal 30% dari penghasilan. Hal itu supaya calon debitur masih bisa menggunakan sisa penghasilan untuk kebutuhan lainnya.

    Untuk bisa membayar cicilan tersebut, maka gaji yang diperlukan adalah Rp 4 juta per bulan.

    Lain halnya jika ingin membeli rumah komersial. Biasanya, saat membeli rumah komersial, bunga KPR akan berbeda, ada yang fixed rate dan floating rate.

    Misalnya kamu ingin membeli rumah di wilayah Banyuwangi seharga Rp 320.000.000, berikut ini perkiraan gaji yang harus dimiliki untuk membayar cicilan.

    Harga rumah: Rp 320.000.000
    DP: 30%
    Bunga fixed selama 3 tahun sebesar 6%
    Bunga floating selama 15 tahun sebesar 10%
    Tenor: 18 tahun

    Maka cicilan yang harus dibayarkan dengan bunga fixed sekitar Rp 1,8 juta. Lalu, saat bunga floating diterapkan maka cicilan yang harus dibayarkan Rp 2,4 juta.

    Untuk bayar cicilan, maksimal 30% dari penghasilan. Hal itu supaya calon debitur masih bisa menggunakan sisa penghasilan untuk kebutuhan lainnya.

    Jika menggunakan perhitungan itu, maksimal cicilan 30%, maka untuk bisa membayar cicilan Rp 1,8 juta per bulan, kamu harus memiliki gaji setidaknya Rp 6 juta. Ketika cicilan bunga floating diterapkan yaitu Rp 2,4 juta per bulan, maka setidaknya kamu memiliki penghasilan Rp 8.000.000 per bulan.

    Sebagai catatan, hal itu akan berbeda dengan harga rumah yang dibeli, daerah rumahnya, serta penghasilan yang dimilikinya.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com