Tag: cleanipedia

  • Bukan Sekadar Bumbu, Bawang Putih Ampuh buat Usir Tikus-Cicak


    Jakarta

    Bawang putih kerap digunakan sebagai bahan masakan andalan untuk menambah cita rasa dan wangi. Di luar itu, bawang putih juga memiliki keunggulan lain, yakni bisa menjadi senjata sakti pengusir hewan-hewan yang tak diinginkan di rumah.

    Hal ini dikarenakan bawang putih memiliki aroma yang khas dan kuat yang dapat mengganggu indra penciuman hewan yang hendak berburu makanan di rumah. Lantas, hewan apa saja yang takut dengan bau bawang putih dan bagaimana cara memasang perangkapnya? Berikut penjelasannya.

    Cara Mengusir Hama di Rumah Pakai Bawang Putih

    1. Tikus

    Siapa di sini rumahnya sering didatangi tikus. Terus mereka sering bikin berisik dan rusak barang-barang di rumah. Daripada pasang perangkat berbahan kimia, coba pakai bawang putih saja. Dilansir detikFood, aroma bawang putih yang menyengat juga bisa mengalihkan perhatian tikus. Cara memasang perangkapnya adalah dengan bungkus bawang putih di dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi. Sebagai catatan, kamu juga harus kasih akses jalan untuk tikus keluar dan tutup akses tersebut agar mereka tidak kembali lagi.


    2. Nyamuk

    Hewan kedua adalah nyamuk. Hewan yang kerap menghisap darah manusia ini bukan hanya membuat gatal-gatal, melainkan bisa mengganggu orang dengan suaranya dan bisa menularkan penyakit berbahaya seperti DBD. Dikutip dari Architectural Digest India, nyamuk ternyata tidak suka dengan bau bawang putih. Baunya terlalu menyengat sehingga mereka enggan mendekat.

    Cara pasang perangkapnya adalah dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    3. Ulat Bulu

    Bagi rumah yang dekat kebun, biasanya ulat bulu mudah sekali ditemukan. Hewan ini kerap berkamuflase sehingga berbahaya jika tersentuh karena bisa menyebabkan gatal-gatal. Mengutip dari Cleanipedia, bawang putih yang dicampurkan dengan sabun cuci piring dan air dapat menjadi cairan ajaib yang tidak disukai ulat bulu.

    Cara membuatnya dengan merendam bahan-bahan tersebut. Kemudian, cairan tersebut dimasukkan ke dalam botol semprotan. Cairan ini ampuh untuk mengusir ulat bulu di batang tanaman dan daun. Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

    4. Cicak

    Hewan yang pasti ada di rumah adalah cicak. Hewan ini sebenarnya tidak pernah menyerang, tetapi keberadaan cukup mengganggu dan sering buang kotoran sembarangan. Bawang putih ternyata ditakuti oleh cicak berdasarkan catatan detikJabar. Cicak diketahui tidak menyukai bau bawang putih, merah, atau bombai. Aneka bawang yang memiliki aroma tajam tersebut dapat ditaruh di sejumlah area rumah.

    Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, kamu bisa membuat semprotan bawang. Caranya, detikers perlu membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

    Itulah cara mengusir berbagai hama di rumah. Semoga bermanfaat!

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakaian Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berulang Kali? Ini Sebabnya


    Jakarta

    Agar pakaian kembali bersih dan wangi maka harus dicuci menggunakan carian detergen. Setelah itu, jemur baju di bawah sinar matahari agar cepat kering.

    Namun sayangnya, baju yang telah dicuci terkadang masih mengeluarkan bau tidak sedap. Meski sudah dicuci sampai berulang kali dengan detergen, tapi tetap saja pakaian masih bau.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan pakaian tetap bau meski sudah dicuci berulang kali. Apa sebabnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Pakaian Masih Bau Walau Sudah Dicuci

    Dilansir situs Cleanipedia, berikut sejumlah penyebab pakaian masih bau meski sudah dicuci sampai berulang kali:

    1. Mesin Cuci Sudah Kotor

    Sama halnya seperti pakaian, mesin cuci yang digunakan berulang kali juga harus dibersihkan. Soalnya, partikel debu dan kotoran bisa menumpuk di bawah mesin cuci sehingga dapat mengotori pakaian saat sedang dicuci.

    2. Jumlah Detergen yang Tidak Tepat

    Detergen sangat penting digunakan saat mencuci agar baju kembali bersih dan wangi. Namun, apakah kamu memperhatikan jumlah detergen yang digunakan?

    Jika jumlah detergen terlalu banyak maka tidak akan terbilas dengan air secara optimal, sehingga meninggalkan sisa di bawah mesin cuci. Seiring waktu, sisa detergen tersebut akan lembap dan memicu bau tidak sedap.

    Di sisi lain, jumlah detergen yang terlalu sedikit membuat pakaian yang dicuci tidak akan bersih dan wangi. Maka dari itu, penting untuk menuangkan detergen sesuai ketentuan.

    3. Membiarkan Pakaian di Mesin Cuci

    Sering membiarkan pakaian di mesin cuci selama berjam-jam? Jika iya, maka hal itu bisa memicu pakaian jadi bau. Sebab, udara lembap di dalam mesin cuci membuat pakaian yang harusnya wangi malah justru bau.

    Oleh sebab itu, segera jemur pakaian yang telah dicuci. Jangan dibiarkan berjam-jam atau bahkan seharian di dalam mesin cuci.

    4. Menjemur Pakaian di Tempat Lembap

    Pakaian yang dijemur di tempat lembap dan minim sinar matahari akan menciptakan bau tidak sedap. Meski awalnya baju terasa wangi dan segar usai dicuci, tapi bisa saja menjadi bau karena tidak dijemur secara benar.

    Pastikan kamu menjemur baju di bawah sinar matahari langsung. Panas dari matahari dapat mengeringkan baju dengan cepat.

    5. Proses Pengeringan yang Tidak Tepat

    Baju yang telah dicuci akan memasuki tahap pengeringan. Pada fase ini, pastikan baju benar-benar dikeringkan dengan mesin cuci sampai selesai. Proses pengeringan yang tidak tepat membuat baju masih basah dan berpotensi menimbulkan bau apak.

    Saat proses pengeringan dengan mesin cuci, sebaiknya jangan menaruh pakaian dalam jumlah banyak. Hal ini dapat memberikan beban besar pada mesin cuci sehingga tidak bekerja secara optimal.

    6. Pakaian Masih Basah Saat Diangkat dari Jemuran

    Pakaian yang dijemur sebaiknya diangkat jika benar-benar sudah kering. Cek bagian sela-sela ketiak dan bawah baju. Kalau masih sedikit basah sebaiknya biarkan dijemur selama beberapa jam lagi.

    Mengangkat pakaian yang masih basah berpotensi menimbulkan bau apak. Jika baju langsung dimasukkan ke dalam lemari, maka bau tersebut bisa menyebar ke seluruh pakaian.

    Itulah enam penyebab pakaian yang dicuci masih mengeluarkan bau. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cukup 4 Bahan Dapur Ini Untuk Atasi Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi


    Jakarta

    Seiring penggunaan, lantai kamar mandi akan menguning, berkerak, dan bernoda. Jika tidak segera dibersihkan maka dapat mengganggu estetika serta berisiko membuat penghuni rumah terpeleset karena sangat licin.

    Pada umumnya, noda kuning di lantai kamar mandi disebabkan oleh produk pembersih dan perlengkapan mandi yang mengandung bahan kimia. Selain itu, kondisi air yang mengandung zat besi tinggi juga jadi pemicu lantai menguning.

    Untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi ternyata sangat mudah. Bahkan bisa pakai bahan dapur yang sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi

    Agar nyaman saat digunakan, pastikan lantai kamar mandi disikat secara rutin agar tidak kotor dan menguning. Kalau sudah kotor, kamu dapat membersihkannya dengan sejumlah bahan-bahan sederhana.

    Dilansir situs Nobroker dan Cleanipedia, Senin (24/11/2025), berikut sejumlah bahan dapur yang bisa digunakan untuk mengatasi noda kuning lantai kamar mandi:

    1. Cuka

    Cuka mengandung asam yang dapat membantu menghilangkan jamur, lumut, serta noda kuning di lantai kamar mandi. Meski sifatnya asam, tetapi cuka tidak merusak permukaan keramik kamar mandi.

    Cara pakainya sangat mudah, cukup campurkan air dan cuka dalam jumlah yang sama ke dalam wadah, lalu aduk sampai merata. Kemudian tuang ke lantai kamar mandi yang menguning dan gosok menggunakan sikat.

    Setelah digosok, bilas lantai kamar mandi dengan air bersih. Jika masih ada noda kuning, ulangi kembali langkah-langkah di atas.

    2. Soda Kue

    Soda kue (baking soda) bisa menjadi pilihan alternatif untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi. Sebab, soda kue dinilai ampuh untuk mengangkat kotoran yang menempel.

    Cara penggunaannya cukup dengan mencampur soda kue dan air secukupnya, lalu aduk hingga menjadi pasta. Agar lebih efektif bisa ditambahkan 2-3 tetes cuka ke dalam pasta soda kue.

    Setelah itu, oleskan pasta tadi ke lantai kamar mandi yang menguning dan biarkan semalaman. Esok harinya, bersihkan lantai dengan sikat sampai noda kuning menghilang.

    3. Garam

    Tidak hanya sebagai bumbu masak, garam juga disebut ampuh untuk mengatasi noda kuning di lantai kamar mandi. Selain itu, garam dikenal sebagai desinfektan yang sangat ampuh membunuh kuman dan jamur.

    Caranya cukup dengan membasahi seluruh lantai kamar mandi, terutama yang penuh noda kuning, kemudian taburkan garam yang cukup banyak secara merata. Tunggu selama 1-2 jam, lalu gosok dengan sikat atau spons. Jika sudah bersih, bilas lantai dengan air agar seluruh noda terangkat.

    4. Air Lemon

    Sama seperti cuka, kandungan asam pada air lemon disebut mampu mengangkat noda kuning di kamar mandi. Asam sitrat pada lemon juga bisa melarutkan kotoran, minyak, dan kerak yang menempel.

    Cukup mencampur lemon asli dan tambahkan sedikit air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Sebelum digunakan, kocok terlebih dahulu agar lemon dan air tercampur rata.

    Semprotkan air lemon ke lantai kamar mandi yang menguning, lalu diamkan selama 10-15 menit agar lemon bereaksi. Setelah itu, gosok menggunakan sikat dan bilas lantai dengan air agar seluruh noda bisa terangkat.

    Itulah empat bahan dapur yang ternyata bisa mengangkat noda kuning di lantai kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com