Tag: conditioner

  • Perhatikan Hal Ini Saat Pasang AC di Kamar Tidur Supaya Optimal


    Jakarta

    Memasang air conditioner (AC) berjenis split merupakan solusi andalan menghilangkan hawa panas di kamar tidur. Apalagi AC memang efisien dan tidak berisik, sehingga cocok kalau dipasang di kamar tidur.

    Namun, memasang AC tidak bisa di sembarang tempat. Jika menaruh AC di tempat yang salah, penghuni kamar justru bisa merasa tidak nyaman.

    Sebelum terlanjur, simak dulu cara memasang AC di kamar tidur yang dikutip dari Arsitur, Jumat (28/6/2024).

    Cara Pasang AC di Kamar Tidur

    1. Jangan Pasang AC Menghadap Tempat Duduk atau Tempat Tidur

    Tips pertama adalah jangan pasang AC split mengarah langsung menghadap tempat duduk atau tempat tidur agar angin yang keluar dari fan tidak langsung menusuk badan. Bayangkan jika kita terus diguyur angin dingin pastinya akan cepat sakit. Selain itu guyuran AC dapat mengakibatkan kulit cepat kering dan merusak pernafasan.


    2. Pasang di Atas Pintu

    Posisi AC sebaiknya diletakan di atas pintu masuk ruangan yang tidak sehingga tidak mengganggu aktivitas ruangan di dalamnya.

    3. Jangan Sembunyikan AC

    AC pada umumnya memiliki dua unit yaitu indoor dan outdoor. Unit indoor berfungsi mendinginkan ruangan, sedangkan unit outdoor untuk mengeluarkan udara panas keluar ruangan.

    Nah, untuk unit indoor AC Split sebaiknya tidak dibungkus dengan box ataupun disembunyikan dengan grill karena dapat mengakibatkan kondensasi dan mengurangi kinerja AC. AC menjadi lembab, unit indoor berair atau pendinginan berjalan lebih lambat.

    4. Tentukan PK AC Sesuai Ukuran Kamar

    Pastikan menghitung kebutuhan AC split dengan benar agar tidak terlalu boros sumber daya. Selain harga AC split yang lumayan, konsumsi listriknya juga tak kalah lumayan. Untuk kamar 3 x 4 m misalnya sudah cukup dengan AC ½ PK.

    5. Pasang Outdoor Unit Dekat Indoor Unit

    Jalur Pembuangan air untuk outdoor unit hendaknya bisa lebih dekat dengan indoor unit. Jika tidak terpasang dengan benar sering kali indoor unit yang berair dan membasahi ruangan. Posisi outdoor unit biasanya lebih rendah dan terdapat jalur pembuangan air.

    6. Tentukan Panjang Pipa Penghubung

    Pipa penghubung harus diperhatikan karena jika pipa sampai bengkok ini akan mengganggu sirkulasi refrigran. Panjang pipa penghubung yang paling baik antara 3 meter sampai 6 meter (ini adalah panjang ideal).

    Namun, jika tidak memungkinkan bisa ditambah hingga 9 meter sampai 12 meter (tergantung daya AC Ruang). Jika kurang dari 3 meter sebaiknya pipa penghubung digulung di belakang outdoor sehingga mencapai 3 meter.

    7. Beri Jarak Indoor Unit dengan Atap

    Posisi indoor unit harus terletak minimal 15 cm dari atap ini bertujuan agar sirkulasi udara lebih baik sebab udara yang ditiupkan oleh indoor unit dihisap dari bagian atas dan depan indoor unit jadi kalau bagian atas tertutup atap akan sangat mengurangi kualitas pendinginan

    8. Jauhkan Benda Elektronik dari Bawah Indoor Unit

    Hindari meletakkan benda-benda elektronik atau sumber listrik di bawah indoor unit untuk menghindari konsleting dan mengantisipasi apabila indoor unit bocor.

    Demikian tips pasang AC split di kamar tidur yang benar. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Mengatur Suhu AC agar Tidur Nyenyak dan Tidak Kedinginan


    Jakarta

    Cuaca panas bahkan saat malam hari menjadi alasan pendingin ruangan atau air conditioner (AC) digunakan selama tidur. Dengan begitu, suasana nyaman dapat diperoleh dan tidur malam bisa nyenyak.

    Namun, tak sedikit orang terbangun di tengah malam karena suhu AC yang dinyalakan terlalu dingin. Kalau detikers mengalami hal ini, kamu bisa simak cara mengatur suhu AC agar tidak kedinginan saat tidur di bawah ini.

    Cara Mengatur Suhu AC saat Tidur

    Dilansir Mitsubishi Electric, berikut beberapa tips menyetel suhu AC agar tidur malam nyenyak, nyaman, dan tidak kedinginan:


    1. Tutup Rapat Pintu dan Jendela Ruangan

    Sebelum menyalakan AC, pastikan semua jendela dan pintu kamar tidur tertutup rapat. Hal ini agar suhu AC yang dipilih bisa segera mendinginkan ruangan. Energi AC tidak terbuang percuma, karena digunakan semaksimal mungkin agar ruangan lebih nyaman.

    2. Nyalakan AC pada Suhu Rendah

    Saat menyalakan AC, jangan langsung pilih suhu rendah. Menyetelnya langsung ke temperatur rendah tidak mendinginkan kamar lebih cepat. Justru AC berisiko buang-buang energi, hingga mengakibatkan tagihan listrik naik.

    Detikers sebaiknya memilih suhu ruangan lebih dulu di kisaran 25 hingga 28 derajat Celcius. Setelah ruangan terasa nyaman, detikers bisa perlahan menurunkan suhu AC menjadi lebih rendah dan dingin.

    3. Setel Suhu Secara Bertahap

    Setelah kamar dan tubuh terasa cukup sejuk, barulah suhunya dapat diatur sesuai keinginan. Turunkan suhu kembali agar mencapai suasana kamar nyaman untuk tidur. Namun jika terbiasa tidak terlalu dingin, setel suhu AC tinggi agar tidak kedinginan saat tidur.

    4. Naikkan Suhu AC Sebelum Tidur Terlelap

    Ketika tidur, tubuh biasanya akan menjadi lebih dingin. Meski sudah menyetel suhu AC yang nyaman, detikers dapat menaikkan suhu beberapa derajat saat benar-benar mengantuk atau sebelum lelap tidur. Hal ini agar mencegah terbangun di tengah malam karena kedinginan.

    5. Atur Mode pada Remot AC

    Pengaturan AC umumnya dilengkapi dengan beberapa mode dan fitur yang menunjang penggunanya seperti mode tidur. AC akan mendeteksi temperatur kamar dan menyesuaikan suhu yang cocok saat kamu tertidur.

    Selain itu, ada pula fitur timer untuk agar AC mati secara otomatis setelah beberapa waktu dinyalakan. Dengan begitu, detikers tidak perlu bangun di malam hari untuk mematikan AC.

    Suhu AC yang Ideal agar Tidur Nyenyak

    AC penting diatur pada suhu ideal agar bisa nyenyak tidur dan tidak terus terbangun di tengah malam karena kedinginan. Akan tetapi, berapa suhu AC ideal untuk tidur?

    Dilansir Medical News Today, suhu ideal AC agar tidur nyenyak yaitu antara 15,6-19,4 derajat celcius. Sementara menurut pakar tidur dari Universitas Kansai, Jepang, suhu AC terbaik untuk mendorong tidur berkualitas antara 25-28 derajat celcius.

    Tubuh membutuhkan lingkungan yang lebih sejuk di malam hari dibandingkan pada siang karena laju metabolisme menurun sekitar 30 persen saat tidur. Sehingga udara kamar yang sejuk bisa didapat dengan memasang suhu AC lebih rendah.

    Namun, preferensi setiap orang berbeda-beda. Maka dari itu, kamu dapat menyetel suhu AC yang sesuai dengan ketahanan tubuh agar tidak terlalu kedinginan maupun kepanasan saat tidur. Nah, itu tadi cara mengatur suhu AC agar bisa tidur nyenyak.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tips Memilih AC yang Tepat, Awet, dan Canggih



    Jakarta

    Cuaca panas yang kerap melanda Indonesia membuat banyak orang memilih memasang AC (air conditioner) untuk kenyamanan di rumah atau kantor. Namun, agar tidak salah pilih, perlu diperhatikan beberapa hal sebelum membeli AC.

    Menurut pakar di bidang refrigerasi ramah lingkungan, Dr. Ardiyansyah, S.T., M.Eng., Ph.D., AC ideal sebaiknya menggunakan refrigeran ramah lingkungan seperti R32 yang lebih aman bagi bumi dibanding R22. Selain itu, pilih AC yang hemat energi dengan melihat label bintang efisiensi energi (1-5 bintang) dan nilai CSPF tinggi. Berikut tips penting saat memilih AC.

    1. Kapasitas Sesuai Ukuran Ruangan


    Pastikan kapasitas AC cocok dengan luas ruangan. Untuk ruangan sedang, gunakan AC berkapasitas ½ PK (minimal 5000 BTU/h).

    AC dengan kapasitas lebih tinggi akan lebih cepat mendinginkan ruangan dan bekerja lebih baik untuk ruangan besar atau yang terpapar sinar matahari langsung. Kebutuhan pendinginan juga dapat dihemat dengan mengurangi beban panas ruangan antara lain dengan menutup pintu dan menggunakan tirai pada jendela.

    2. Kualitas Material Tahan Lama

    Pilih AC dengan material anti karat dan korosi seperti blue fin atau gold fin di evaporator dan kondensor. Material berkualitas membuat AC lebih awet.

    Selain itu terdapat cover pelindung samping dan lapisan logam untuk menghindari kerusakan fisik unit outdoor akibat cuaca ekstrem.

    3. Fitur Keamanan

    Pilih AC bersertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia), memiliki proteksi arus lebih, box listrik tahan api, dan sistem drainase terpisah dari kabel listrik untuk mencegah korsleting.

    FLifeFoto: dok. FLife

    4. Garansi Kompresor dan Servis

    Sebagai jantung dari AC, kompresor merupakan unit penting dalam proses pendinginan. Jika rusak, perbaikannya bisa menghabiskan hingga 60-70% dari harga unit baru.

    Untuk itu, pastikan kompresor bergaransi minimal 10 tahun. Lebih baik lagi jika disertai garansi sparepart dan servis indoor minimal 3 tahun.

    5. Fitur Modern

    Beberapa AC sudah dilengkapi dengan fitur modern. Beberapa fitur teknologi canggih tersebut seperti Self-Diagnosis yang sangat membantu memudahkan deteksi kerusakan dini, mempercepat perbaikan, dan mengurangi downtime.

    Selain itu ada juga fitur Self-Cleaning yang berfungsi untuk mengurangi frekuensi pencucian AC yang pada umumnya 2 bulan cuci sekali, menjadi 3-4 bulan sekali.

    6. Nyaman Digunakan

    Untuk faktor kenyamanan, pilih AC yang minim suara. Suara yang dikeluarkan AC maksimal berada di rentang 27 dBA.

    Desain ‘easy removal’ dan ‘user friendly’ juga membantu dalam perawatan AC karena desainnya memungkinkan pengguna atau teknisi untuk melepas dan membersihkan filter serta bagian lainnya dengan mudah saat servis.

    FLifeFoto: dok. FLife

    7. Tampilan LED Informasi

    Panel LED pada unit indoor berguna menampilkan suhu dan kode error yang mempermudah perbaikan.

    Ini akan membantu teknisi untuk melakukan perbaikan dengan tepat dan efektif dalam sekali kunjungan. Selain fungsi, desain LED panel yang modern dapat mempercantik tampilan interior ruangan.

    8. Diproduksi oleh Pabrik Terpercaya

    Pastikan AC berasal dari pabrik yang khusus memproduksi AC. Cek informasi pabrikan lewat website resmi.

    Hal ini untuk menjamin Quality Control (QC), pengujian performa produk dan sistem Commissioning (COMM). Cek informasi di box kemasan atau name tag produk, lalu telusuri informasi pabriknya melalui situs resmi merek tersebut. Pabrikan yang fokus pada produk AC biasanya memiliki riset dan pengembangan (R&D) yang lebih kuat.

    9. Utamakan Merek Terpercaya

    Merek ternama umumnya memiliki sistem distribusi, purna jual, dan kualitas produk yang lebih konsisten. Hindari merek yang tidak jelas asal-usulnya meski harganya menggiurkan.

    Lihat juga apakah merek tersebut bagian dari grup perusahaan yang telah terpercaya. Anda juga bisa membaca ulasan pengguna di forum atau e-commerce.

    10. Layanan After Sales Andal

    Pertimbangkan lamanya garansi, cakupan perbaikan, dan kemudahan akses layanan pelanggan, terutama di akhir pekan dan hari libur.

    Semakin lama garansi yang diberikan semakin membawa keuntungan bagi konsumen pastinya. Selain itu beberapa brand hanya menyediakan suku cadang dan menanggung biaya jasa perbaikan secara gratis di tahun pertama.

    Selanjutnya, pilihlah merek yang memberikan layanan komprehensif dan mudah diakses, agar Anda tidak kesulitan jika AC mengalami masalah di kemudian hari.

    Memilih AC bukan sekadar mencari harga termurah, tetapi juga memastikan kenyamanan jangka panjang, efisiensi energi, dan perawatan. Bandingkan spesifikasi dan fitur dari beberapa merek sebelum membeli. Pastikan Anda memilih AC yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan penggunaan.

    Informasi selengkapnya silahkan cek di YouTube.

    (prf/ega)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Kedinginan saat Tidur? Segini Suhu AC yang Ideal


    Jakarta

    Saat tidur di malam hari, banyak orang yang mengatur suhu Air Conditioner (AC) di suhu rendah. Namun, hal ini bikin tubuh jadi kedinginan dan menggigil. Namun jika suhu yang diatur terlalu tinggi, alhasil tidak bisa merasakan sensasi suhu dinginnya.

    Sebagai pemilik AC, detikers perlu tahu cara mengatur suhu AC yang ideal untuk kamar tidur. Sebab, suhu yang pas dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang di malam hari.

    Lantas, berapa suhu AC yang ideal di kamar tidur? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Suhu AC yang Ideal di Kamar Tidur

    Dilansir situs Medical News Today, Minggu (25/5/2025), suhu AC yang ideal untuk kamar tidur bisa diatur sekitar 16-19,5 derajat Celcius.
    Sementara itu, pakar tidur dari Universitas Kansai menganjurkan suhu AC diatur antara 25-28 derajat Celcius agar tidur lebih berkualitas di malam hari.

    Mengatur suhu AC pada tingkat yang ideal bisa memberikan berbagai manfaat. Selain meningkatkan kualitas tidur, hal ini turut berdampak positif mulai dari:

    • Menjaga suhu tubuh tetap normal
    • Mencegah dehidrasi
    • Udara di kamar jadi lebih bersih
    • Mencegah kulit kering.

    Tips Mengatur Suhu AC saat Tidur

    Sebelum menyalakan AC di kamar tidur, pastikan kamu melakukan beberapa tips di bawah ini agar ruangan cepat dingin. Dikutip dari Mitsubishi Electronic, berikut sejumlah tipsnya:

    1. Tutup Rapat Pintu dan Jendela Kamar

    Pastikan kamu telah menutup pintu dan jendela kamar secara rapat. Jika tidak, maka udara dingin yang berhembus dari AC bisa keluar kamar tidur. Selain bikin kamar jadi kurang dingin, hal ini bisa jadi pemicu listrik cepat boros.

    2. Gunakan Mode Sleep pada AC

    Saat tidur di malam hari, kamu bisa mengaktifkan mode sleep pada AC. Mode ini berfungsi untuk menyesuaikan suhu ruangan secara otomatis agar lebih nyaman dan tidak kedinginan saat tidur. Selain itu, mode sleep pada AC juga lebih hemat listrik karena mengurangi kinerja kompresor AC.

    Demikian penjelasan mengenai cara atur suhu AC yang ideal untuk kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com