Tag: cozy

  • Cara Menata Foto di Dinding Ruang Tamu agar Aesthetic


    Jakarta

    Menghias dinding ruang tamu dengan foto bisa menjadi cara untuk menampilkan kenangan berharga. Namun, menatanya dengan benar dan enak dilihat menjadi tantangan tersendiri.

    Sehingga, pemilihan bingkai dan penempatan yang ideal membutuhkan pertimbangan agar hasilnya memuaskan. Tentunya kegiatan ini akan menyenangkan jika dilakukan bersama dengan anggota keluarga. Berikut beberapa cara menata foto dinding ruang tamu.

    Cara Menata Foto Dinding Ruang Tamu

    Cara menata dinding ruang tamu memang terkesan sederhana, namun konsepnya perlu dipikirkan dengan baik. Berikut beberapa rekomendasinya.


    1. Gantung Foto Secara Sejajar

    Ilustrasi ruang tamu minimalisIlustrasi ruang tamu minimalis Foto: Getty Images/iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz

    Tak hanya memanfaatkan ruang, rangkaian foto di dinding bisa memberikan kesan yang nyaman pada suatu tempat. Kamu dapat memasang bingkai foto dengan ukuran sama secara sejajar.

    Memasangnya di belakang sofa yang kosong bisa jadi ide yang menarik. Pilih warna netral dengan bingkai sederhana. Menurut Living Cozy, pastikan rangkaian foto tersebut berukuran setidaknya dua pertiga dari lebar sofa.

    2. Padukan Foto, Lukisan, dan Karya Lainnya dengan Berbagai Ukuran

    Ruang tamuRuang tamu Foto: (Louisa dan Fyodor:Good House Keeping)

    Menurut Molly Torres Portnof dari Date Interiors, pemilik rumah dapat memadukan lukisan, foto, hingga gambar yang unik pada dinding ruang tamu. Penataannya bisa mencakup berbagai ukuran foto, mulai dari yang berukuran kecil, sedang, dan besar. Jangan lupa untuk memajangnya secara simetris.

    3. Gantung Foto di Sekitar TV

    Rumah minimalis seringkali menyatukan ruang tamu dan ruang keluarga, di mana terdapat televisi di dalamnya. Mengutip Good Housekeeping, agar area TV tak terlihat membosankan, letakkan foto dengan posisi membingkai salah satu siku tv.

    4. Pajang Foto Melingkar

    Mengutip salah satu situs jual beli properti, kamu dapat memajang foto melingkar seperti jam dinding. Di sini, kamu akan membutuhkan 12 foto untuk dianalogikan menjadi angka jam dinding. Jangan lupa tambahkan aksesoris jarum jam di tengah bingkai.

    Tips Saat Memajang Bingkai Foto di Dinding Ruang Tamu

    Setelah mendapatkan konsep dalam memajang foto, ada beberapa tips yang perlu diketahui. Berikut di antaranya:

    1. Pastikan Tata Letak Sudah benar

    Rencanakan tata letak sebelum menggantung foto dan pastikan konsepnya sudah benar. Jangan sampai desain beberapa bingkai foto tidak seimbang.
    Kamu bisa meletakkan bingkai di lantai terlebih dahulu untuk menentukan bagaimana susunan idealnya.

    2. Gantung Ukuran Besar Terlebih Dahulu

    Bingkai yang berukuran besar kemungkinan besar akan menjadi titik fokus utama dan memberi pengaruh pada letak foto lainnya. Jadi, penting untuk menggantungnya terlebih dahulu sebelum bingkai yang lebih kecil.

    Ketika memasang, sisakan jarak 5 cm setiap gambar saat menggantungnya. Setelah memasang 1-2 gambar, mundur untuk melihat tata letaknya dari jauh.

    “Begitu Anda mulai menggantung bingkai, mundur sesekali untuk melihat gambarannya. (Hal ini) jauh lebih mudah untuk membuat penyesuaian kecil seiring berjalannya waktu,” kata Kepala Desainer di Keepsake, Christina Capetola.

    3. Jangan Memasang Terlalu Banyak Foto

    Memasang terlalu banyak foto bisa membuat dinding menjadi terkesan terlalu ramai. Hal ini bisa mengalihkan perhatian dari foto-foto yang paling penting. Dalam hal dekorasi rumah, lebih sedikit foto lebih baik.

    4. Pastikan Warna Bingkai Sesuai dengan Warna Dinding

    Warna dinding menjadi aspek penting yang perlu dipertimbangkan ketika akan memajang bingkai. Pastikan warna bingkai tidak bertabrakan dengan dinding atau furnitur di dekatnya.

    5. Jangan Gantung Foto Terlalu Tinggi

    Menggantung foto terlalu tinggi menjadi kesalahan umum yang seringkali dilakukan. Jadi, pastikan foto tetap enak untuk dipandang.

    Itulah sejumlah cara menata foto di dinding ruang tamu. Semoga menginspirasimu detikers.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Warna Lampu yang Paling Cocok untuk Ruangan Rumah, Bikin Nyaman & Estetik!


    Jakarta

    Memilih warna lampu untuk ruangan di rumah tidak bisa sembarangan. Sebab, warna lampu dapat memengaruhi tingkat cahaya dan kenyamanan saat berada di ruangan tersebut.

    Warna lampu yang terlalu cerah bisa membuat seseorang merasa silau ketika bangun tidur. Namun, warna yang terlalu redup bikin tidak nyaman ketika sedang membaca buku.

    Maka dari itu, penting untuk menentukan warna lampu agar sesuai dengan ruangan di rumah. Simak jenis-jenis warna lampu yang umum digunakan dalam artikel ini.


    Warna Lampu yang Cocok untuk Ruangan

    Seiring perkembangan teknologi, kini semakin banyak lampu yang mengusung berbagai macam warna. Jika dahulu lampu bohlam hanya memancarkan warna kuning, kini lampu LED bisa mengeluarkan cahaya putih dan kuning.

    Pemilihan warna lampu dapat disesuaikan dengan ruangan di rumah. Dilansir situs Natale Builders, berikut penjelasannya.

    1. Warm White

    Warm white menghasilkan warna oranye dan kuning keemasan yang terasa lembut dan hangat. Warna lampu ini memiliki nilai correlated color temperature (CCT) antara 2.400-2.700 Kelvin (K).

    Warm white dapat menciptakan suasana nyaman dan rileks. Bahkan, sejumlah penelitian mengungkapkan penggunaan lampu warm white dapat memberikan efek menenangkan pikiran hingga meningkatkan nafsu makan.

    Warna lampu ini umumnya digunakan pada ruang tamu dan kamar tidur. Khusus di ruang tamu dapat memberikan kesan cozy, sehingga baik penghuni rumah maupun tamu yang datang merasa nyaman ketika berbincang, terutama saat malam hari.

    Penggunaan warm white di kamar tidur juga memberikan efek hangat dan menenangkan. Lampu ini juga tidak terlalu terang sehingga tidak bikin silau ketika baru bangun tidur.

    2. Natural White

    Natural white atau cahaya putih netral memancarkan cahaya yang terang. Berbeda dengan warm white yang cenderung kuning, natural white terlihat lebih putih cerah tapi masih ada sedikit warna oranye. Lampu ini memiliki nilai CCT antara 4.000-5.500 K.

    Natural white dapat menciptakan ruangan terlihat cerah, tetapi tidak terlalu silau bagi mata. Lampu dengan warna ini sangat cocok digunakan di dapur, ruang kerja atau belajar, dan kamar mandi.

    Pada area dapur, natural white memberikan visibilitas yang baik untuk memasak. Untuk ruang kerja atau belajar, lampu ini dapat memberikan keseimbangan sehingga membantu menjaga konsentrasi dan mencegah mata cepat lelah karena warna lampu yang redup.

    Sedangkan pada area kamar mandi, natural white bisa memberikan cahaya netral untuk berdandan atau bercermin. Warna yang terlalu redup bisa memengaruhi hasil make up.

    3. Cool White

    Cool white dapat memancarkan cahaya yang lebih terang daripada natural white, bahkan hampir menyerupai kondisi cerah di siang hari. Nilai CCT dari lampu cool white antara 5.000-6.000 K.

    Disebut cool white karena warna putih yang ditampilkan sangat terang dengan efek putih kebiruan. Warna ini memberikan kesan modern, bersih, dan energik sehingga banyak digunakan pada ruangan yang luas dan butuh pencahayaan tajam.

    Untuk penggunaan di rumah, lampu cool white bisa digunakan pada area garasi atau ruang utilitas. Lampu ini dapat memancarkan cahaya ke seluruh ruangan secara jelas sehingga tidak ada sudut yang terlihat redup.

    Itulah tiga pilihan warna lampu yang cocok untuk ruangan di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com