Tag: cuci handuk

  • Cara Mencuci Handuk Putih Biar Tetap Awet dan Warnanya Tak Pudar


    Jakarta

    Mengetahui cara mencuci handuk putih tentu diperlukan agar tetap awet dan tidak mudah pudar. Handuk berwarna putih memang rentan kotor, maka dari itu kamu perlu merawatnya dengan tepat.

    Salah satu cara untuk merawatnya adalah dengan mencucinya dengan benar. Untuk memiliki handuk putih yang bagus selain menggunakan kualitas yang baik adalah mengetahui cara mencucinya.

    Dilansir dari Ideal Home, Selasa (26/12/2023), berikut ini cara mencuci handuk putih yang baik.


    1. Pisahkan Handuk

    Sama seperti mencuci pakaian, sebaiknya handuk putih tidak dicampur dengan warna lain. Hal ini bisa mencegah terkena luntur dari handuk warna lain. Selain itu, sebaiknya kamu pisahkan juga handuk sesuai dengan bahannya.

    2. Bersihkan Noda

    Sebelum dicuci menggunakan mesin cuci, sebaiknya bersihkan noda pada handuk. Kamu bisa menggunakan non-klorin oxygen bleach untuk membersihkan noda.

    “Tidak masalah menggunakan pemutih sesekali jika kamu ingin meningkatkan kecerahan atau menghilangkan noda membandel, namun penggunaan rutin tidak disarankan karena dapat melemahkan serat handuk dan mengurangi masa pemakaian,” kata Head of Category (MDA) di Currys, Victoria Bennion, dikutip dari Ideal Home.

    3. Tambahkan Baking Soda

    Baking soda bisa digunakan untuk membantu menghilangkan noda pada handuk. Karena bahan ini tidak berbahaya dan aman, kamu bisa menggunakan ini lebih sering dibandingkan menggunakan pemutih (oxygen bleach).

    4. Ganti Pelembut Pakaian dengan Cuka Putih

    Para ahli memperingatkan ketika mencuci handuk jangan pakai pelembut pakaian karena bisa meninggalkan residu yang membuat handuk kasar dan tidak mudah menyerap. Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan cuka putih.

    “Masukkan handuk ke dalam mesin cuci dengan detergen. Lalu tambahkan tidak lebih dari setengah cangkir cuka putih ke dalam tempat pelembut pakaian,” kata cleaning expert dan Product Development Scientist di Astonish, Olivia Young.

    5. Cuci dengan Siklus Lembut

    Jangan mencuci handuk dengan air panas karena bisa merusak bahan. Lebih baik cuci dengan air dingin. Jangan membebani mesin cuci secara berlebihan karena bisa membuat handuk tidak dapat dibersihkan secara efektif.

    6. Keringkan Handuk

    Setelah dicuci, kamu bisa mengeringkannya di mesin pengering atau di bawah sinar matahari. Sebaiknya sebelum dijemur, handuk dikibarkan terlebih dahulu untuk melemaskan bahan agar bisa lebih mengembang ketika kering.

    Jika menggunakan mesin pengering, memasukkan bola tenis atau bola pengering bisa memerangkap udara di antara kain untuk mengurangi waktu pengeringan.

    7. Lipat dan Simpan

    Setelah kering, lipat dan simpan handuk di dalam lemari.

    Itulah cara mencuci handuk putih agar tetap awet dan tidak mudah pudar. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadwal Ideal Membersihkan Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi yang bersih nggak cuman bikin penghuni rumah merasa nyaman tapi juga baik buat kesehatan. Sebab, kamar mandi adalah tempat yang cepat kotor dan jadi tempat ideal buat ditumbuhi kuman dan jamur.

    Nah, penting sekali membersihkan kamar mandi secara rutin. Ada beberapa hal di kamar mandi yang perlu lebih sering dibersihkan ataupun bisa jarang-jarang.

    Berikut jadwal ideal membersihkan kamar mandi yang bisa kamu ikuti, dikutip dari The Spruce, Jumat (1/11/2024).


    Bersih-bersih Harian

    1. Mengelap Permukaan Basah

    Gunakan kain yang mengandung disinfektan ataupun spons untuk mengelap counter, wastafel, dan keran untuk membersihkan tumpahan dan cipratan air. Pastikan untuk menggunakan kain bersih atau baru untuk membersihkan tempat duduk kloset atau lantai.

    2. Keringkan Pintu dan Dinding

    Setiap selesai mandi, gunakan handuk atau alat pembersih karet untuk mengeringkan tembok dan dinding basah supaya mencegah pembentukan kerak air. Selain itu, jangan lupa menutup tirai kamar mandi agar cepat kering.

    3. Gantung Handuk dan Keset

    Pastikan untuk menggantung handuk dan keset basah agar cepat kering. Langkah ini akan mencegah pertumbuhan jamur.

    Bersih-bersih Mingguan

    1. Cuci Handuk dan Keset

    Cuci handuk-handuk dan keset setiap minggu supaya tidak menjadi tempat bersarangnya kuman. Sebaiknya keset dikeringkan dengan cara dijemur agar tidak merusak karet pada bagian bawah keset.

    2. Bersihkan Kloset

    Bersihkan bagian dalam kloset menggunakan sikat dan cairan pembersih. Sementara bagian luar kloset bisa dilap dengan tisu basah yang mengandung disinfektan atau spons dan cairan pembersih kamar mandi.

    3. Bersihkan Permukaan

    Bersihkan lantai dan tembok kamar mandi secara menyeluruh setiap minggu untuk menghilangkan noda dan jamur pada permukaan. Lalu, buang juga rambut-rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air. Jangan lupa bersihkan juga tirai di kamar mandi.

    4. Bersihkan Wastafel

    Singkirkan barang-barang yang memenuhi area wastafel. Lalu, bersihkan wastafel menggunakan cairan pembersih. Pastikan untuk membilas area wastafel dengan bersih dan keringkan.

    5. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar Lampu

    Jangan membersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Area ini sebenarnya sering disentuh ketika menggunakan kamar mandi, sehingga rawan tumbuh kuman dan bakteri.

    6. Bersihkan Cermin

    Bersihkan cermin dengan cairan pembersih dan kain mikrofiber. Cermin yang kinclong dapat menunjukkan kamar mandi terawat dengan baik.

    7. Buang Sampah

    Buang isi tempat sampah setiap minggu supaya tidak menumpuk dan menimbulkan aroma tidak sedap. Lalu, kamu bisa menaruh beberapa kantong plastik baru di dalam tempat sampah untuk memudahkan penggantian kantong plastik nantinya.

    Bersih-bersih Bulanan

    1. Sortir dan Bersihkan Tempat Penyimpanan

    Kamu bisa rutin menyortir dan membersihkan tempat penyimpanan di kamar mandi. Buanglah produk-produk yang sudah habis dan kedaluwarsa. Jangan sampai barang-barang yang tidak dipakai menumpuk dan memenuhi ruang.

    2. Bersihkan Shower

    Kalau aliran air pada shower tidak lancar karena tersumbat, sudah saatnya membersihkan shower. Kamu bisa membersihkan shower menggunakan cuka putih sulingan dan sikat untuk membersihkan kotoran dan kerak.

    3. Cuci Tempat Sampah

    Selain membuang sampah dan mengganti kantong plastik tempat sampah, sebaiknya rutin mencuci tempat sampah setiap bulan. Bersihkan tempat sampah dengan menyiram air panas dan menggosoknya dengan sabun.

    4. Bersihkan Tirai

    Jika menggunakan tirai kamar mandi, jangan lupa membersihkannya setiap bulan. Sebab, ada tumpukan debu dan noda yang perlu dibersihkan secara berkala.

    5. Inspeksi Kamar Mandi

    Pastikan untuk melakukan inspeksi kamar mandi setiap bulan untuk mencegah kerusakan. Perhatikan area sekitar wastafel, shower, dan keran untuk melihat ada kebocoran. Selain itu, periksa juga kalau ada pertumbuhan jamur di kamar mandi agar bisa segera diatasi.

    Itulah cara menjaga kebersihan kamar mandi secara rutin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Handuk Harus Sering Dicuci, Berapa Kali Pakai Menurut Ahli?



    Jakarta

    Handuk adalah kain yang digunakan untuk mengeringkan tubuh, sehingga dalam keadaan basah dan bersentuhan dengan kulit. Nah, ternyata handuk harus sering dicuci agar tetap bersih dan tidak bau apak, lho.

    Untuk menjaganya tetap bersih, kamu perlu mencucinya secara rutin. Jangan sampai lupa ganti handuk hanya karena sudah kering atau terlihat bersih.

    Lantas, seberapa sering handuk harus dicuci?


    Dikutip dari Real Simple, menurut ahli laundry dan mantan ilmuwan utama Tide & Downy Mary Johnson, handuk harus sering dicuci. Biasanya, handuk yang digunakan untuk mandi dapat digunakan 3-4 kali, dalam keadaan normal sebelum akhirnya dicuci. Adapun maksud dari keadaan normal yaitu setelah handuk dipakai, handuk dibiarkan hingga kering lagi.

    Jika Anda lupa sudah berapa kali menggunakan handuk, Johnson mengatakan indikator yang baik adalah bau apak dari handuk.

    “Bau dapat disebabkan oleh jamur yang tidak terlihat oleh mata telanjang, tetapi tidak dengan hidung kita,” kata Mary Johnson dikutip dari Real Simple.

    “Jika handuk Anda terlihat bersih tetapi masih berbau tidak sedap, berarti handuk tersebut tidak benar-benar bersih,” tambahnya.

    Johnson juga menjabarkan alasan kenapa handuk harus sering dicuci. Sebab, handuk bisa menjadi tempat berkembangnya kuman hingga bakteri.

    “Tubuh kita terus menerus memproduksi keringat, garam, sebum, dan sel-sel kulit, dan sebagian besar dapat berpindah ke handuk (ketika digunakan),” katanya.

    “Belum lagi adanya kotoran dan kotoran tubuh lainnya yang dapat menumpuk seiring berjalannya waktu, antara lain lendir, ketombe, riasan, dan sisa-sisa produk kecantikan. Hal tersebut akan tumbuh subur di kamar mandi yang gelap dan beruap, sehingga handuk Anda sangat rentan terhadap penumpukan bakteri,” lanjutnya.

    Handuk yang kotor, kata Johnson, bisa membuat penggunanya berisiko terkena jerawat bahkan infeksi.

    Sebagai informasi, apabila Anda menggunakan handuk untuk mengeringkan tangan, sebaiknya handuk tersebut dicuci 2 hari sekali. Sementara itu, untuk handuk pantai sebaiknya dicuci setiap kali selesai digunakan. Apabila di rumah Anda ada anggota keluarga yang sakit, sebaiknya handuk selalu dicuci untuk mencegah penyebaran bakteri.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Handuk Masih Bau Setelah Dicuci? Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Handuk merupakan salah satu jenis kain pengering badan yang biasa digunakan sehabis mandi. Handuk juga harus dicuci walau tidak setiap hari, sebab handuk juga menyimpan kuman dan bakteri. Namun, pernahkah kamu merasa handuk masih bau bahkan setelah dicuci?

    Dilansir dari situs Homes To Love, pada Senin (21/04/2025), bau tersebut diakibatkan oleh adanya endapan detergen pada handuk. Sederhananya, residu sabun menumpuk pada serat handuk dan mencegah penyerapan air sehingga handuk tidak dapat kering dengan maksimal.

    Salah satu solusi agar handuk tidak bau setelah dicuci adalah membersihkannya menggunakan cuka putih dan soda bikarbonat. Selain menghilangkan bau, cuka putih dan soda bikarbonat membuat handuk terasa lembut dan seperti baru.


    Kamu bisa melakukan pembersihan pakai cuka putih dan soda bikarbonat apabila handuk sudah berjumbai atau usang, tidak lagi menyerap, dan masih bau setelah dicuci. Adapun, cara mencucinya adalah sebagai berikut.

    1. Masukkan handuk ke dalam mesin cuci dan secangkir cuka putih sebagai pengganti detergen, lalu cuci dengan air panas.
    2. Saat menekan tombol bilas, tambahkan setengah cangkir soda bikarbonat dan lanjutkan mencuci.
    3. Keluarkan handuk dan keringkan sampai maksimal di jemuran atau mesin pengering.

    Intinya, tuang cuka saat siklus pencucian dan tuang soda bikarbonat saat siklus pembilasan. Biasakan membersihkan handuk pakai cuka putih dan soda bikarbonat setiap pencucian ketiga atau keempat

    Sementara itu, untuk tips lainnya pastikan handuk kering maksimal di ruang terbuka. Kemudian, ikuti aturan pemakaian detergen yang disarankan. Lalu, jangan gunakan pelembut kain komersial karena bahan kimia dari pelembut dapat melapisi handuk sehingga daya serapnya berkurang.

    Itu dia tips mengatasi handuk yang masih bau setelah dicuci. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com