Tag: cuci pakaian

  • Detergen di Rumah Habis? Ini 5 Bahan Alternatif untuk Cuci Pakaian


    Jakarta

    Mencuci pakaian tentunya adalah hal yang perlu dilakukan agar pakaian bersih. Namun, kadang-kadang detergen di rumah sudah habis dan belum sempat membeli lagi.

    Namun jangan khawatir! Ada beberapa bahan alternatif yang bisa kamu gunakan untuk mencuci pakaian. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 5 bahan alternatif untuk cuci pakaian jika detergen di rumah sudah habis.

    1. Sampo, Sabun Mandi Cair, Sabun Cuci Tangan

    Dilansir dari The Spruce, Senin (19/2/2024), sampo bisa menjadi alternatif kamu mencuci baju ketika detergen habis. Namun, jangan masukkan sampo ke dalam mesin cuci. Gunakan sampo untuk mencuci baju dengan tangan.


    Sebaiknya, sampo yang digunakan adalah sampo yang lembut seperti sampo bayi. Jangan gunakan sampo yang dicampur dengan conditioner atau untuk rambut berwarna.

    Adapun, gunakan satu sendok teh sampo untuk mencuci di wastafel kamar mandi yang sudah dipenuhi air.

    Selain itu, sabun mandi cair dan sabun cuci tangan juga bisa digunakan sebagai pengganti detergen. Sama seperti sampo, gunakan sabun dalam jumlah yang kecil saja.

    2. Sabun Batang

    Sabun batang juga bisa digunakan untuk mencuci baju dengan tangan. Biasanya sabun batang digunakan untuk membersihkan noda pada baju. Pilih sabun batang yang tidak mengandung minyak atau pelembut kulit untuk mencegah adanya noda.

    3. Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring dapat digunakan untuk menghilangkan noda pada pakaian.

    “Sabun cuci piring juga pengganti yang baik untuk detergen saat kamu harus membersihkan noda berminyak. Cukup gosokkan sabun secara langsung di pakaian dan cuci sesuai dengan label pakaian,” kata Pakar Tekstil Frej Lewenhaupt, dikutip dari Homes & Gardens.

    4. Baking Soda

    Jika kamu tidak punya detergen sama sekali di rumah, kamu bisa masukkan 1 cup baking soda ke dalam cucian yang berada di mesin cuci. Akan tetapi, jika ada noda, sebaiknya bersihkan noda terlebih dahulu sebelum memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci dan gunakan air hangat ketika mencucinya.

    5. Cuka

    Cuka juga bisa jadi pengganti detergen untuk membersihkan pakaian. CEO IHatelroning, layanan laundry di New York City, Matt Connelly, mengungkapkan banyak orang yang menggunakan cuka dibandingkan pemutih karena memberikan efek memutihkan dan mencerahkan yang sama pada pakaian.

    “Cuka juga bisa membantu membersihkan noda tanpa perlu bahan kimia yang keras dari detergen. Namun, terlalu banyak penggunaan cuka juga bisa merusak selang karet dan menimbulkan sisa pada mesin cuci yang bisa membuatnya rusak. Jadi sebaiknya digunakan secara terpisah (tidak digunakan di mesin cuci) atau dicuci menggunakan tangan,” jelasnya, dikutip dari Homes & Gardens.

    Itulah 5 bahan alternatif untuk mencuci baju ketika detergen di rumah habis. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Mudah Bersihkan Mesin Cuci biar Semua Kotoran Rontok


    Jakarta

    Mesin cuci berfungsi untuk membersihkan bahan-bahan tekstil, terutama pakaian. Meski sering terendam air dan sabun, bukan berarti mesin cuci luput dari kotoran.

    Soalnya, pakaian kotor yang dicuci di dalam mesin ini akan meninggalkan residu kotoran. Nah, sebaiknya membersihkan mesin cuci secara berkala kalau kamu pengin proses cuci pakaian selalu optimal.

    Bagaimana ya cara membersihkan mesin cuci? Yuk, simak caranya berikut ini yang dikutip dari Cleanipedia, Kamis (20/6/2024).


    Siapkan Alat dan Bahan Pembersih

    Sebelum mulai membersihkan kamar beberapa alat dan bahan yang perlu kamu siapkan untuk membersihkan mesin cuci secara berkala ini di antaranya seperti cuka, soda kue, kain mikrofiber, dan sikat gigi bekas.

    Cara Membersihkan Mesin Cuci

    1. Isi Tabung dengan Air Panas

    Bersihkan mesin cuci dengan pertama-tama mengosongkan bagian tabun dan mengisinya dengan air panas. Nyalakan mesin cuci seperti proses mencuci biasa, kemudian buang air di dalamnya.

    2. Beri Larutan Cuka

    Setelah proses pembersihan dengan air panas selesai, kamu bisa gunakan bahan khusus berupa campuran satu liter cuka dengan air. Sesuaikan jumlah cuka dengan yang bisa masuk ke mesin cuci.

    Cuka sangat dianjurkan untuk menjadi pembersih mesin cuci karena efektif membersihkan residu sabun dan kotoran di dalam tabung mesin cuci tanpa merusak bagian dalam tabung.

    Biarkan mesin cuci terisi larutan cuka sekitar satu jam, kemudian kamu bisa menyalakan mesin cuci seperti kegiatan mencuci biasa. Jika sudah selesai kamu bisa buang sisa larutan cuka.

    3. Bersihkan Sudut dan Sela Tabung Mesin Cuci

    Kamu juga perlu membersihkan tiap sudut dan sela tabung guna pembersihan yang optimal. Kamu bisa menggunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan area tepian yang sulit dibersihkan.

    4. Lap Pakai Kain Mikrofiber

    Setelah membuang larutan cuka dan menunggu sampai bagian dalam tabung kering, kamu dapat mengelapnya menggunakan kain mikrofiber. Selain bagian dalam tabung, pastikan juga kamu mengelap bagian permukaan luar mesin cuci agar terlihat tetap kinclong.

    Itulah cara membersihkan mesin cuci dengan mudah. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mesin Cuci Ternyata Harus Dibersihkan Secara Berkala, Ini Caranya


    Jakarta

    Mesin cuci punya fungsi untuk membersihkan pakaian agar kembali bersih dan wangi. Sebab, mesin cuci bekerja dengan cara mengangkat kotoran dan debu yang menempel di pakaian.

    Walau kotoran akan keluar melalui selang, bukan berarti mesin cuci akan tetap bersih. Sebab, ada sisa kotoran yang menumpuk di sela-sela mesin cuci dan jika dibiarkan dapat terus menumpuk.

    Kotoran yang menumpuk di mesin cuci membuat pakaian justru kembali kotor meski sudah dicuci. Selain itu, muncul aroma tidak sedap dari dalam tabung mesin cuci sehingga pakaian kembali bau walau sudah dicuci.


    Maka dari itu, penting untuk membersihkan mesin cuci secara berkala. Lalu bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Mesin Cuci dengan Tepat

    Ingin membersihkan mesin cuci agar kotoran yang menempel hilang? Dilansir situs ABC News, berikut langkah-langkahnya:

    1. Membersihkan Pintu Mesin Cuci

    Langkah yang pertama adalah membersihkan pintu mesin cuci. Bagian ini biasanya mudah kotor karena selalu tersentuh oleh tangan sehingga muncul bercak jari.

    Untuk membersihkan pintu mesin cuci, biarkan pintu terbuka atau sedikit terbuka jika memungkinkan. Lalu, bersihkan pintu dengan kain lembap yang lembut dan keringkan dengan kain microfiber kering.

    2. Bersihkan Tabung Mesin Cuci

    Langkah berikutnya adalah membersihkan tabung mesin cuci karena bagian ini sangat kotor dan ditemukan banyak kotoran yang menempel. Kamu dapat menyalakan mesin cuci dan menekan tombol cleaning cycle. Secara otomatis kotoran yang menempel akan larut dan terbuang bersama air.

    Saat membersihkan tabung mesin cuci, kamu bisa menuangkan sedikit detergen dan air panas secukupnya. Cara ini dapat mengangkat kotoran di mesin cuci lebih efektif.

    “Langkah ini sangat penting dilakukan jika kamu menggunakan pelembut pakaian yang dapat menyebabkan penumpukan kotoran. Cara ini juga penting jika Anda hanya mencuci baju dengan air biasa,” kata pakar kebersihan Ashley Iredale.

    3. Bersihkan Filter Mesin Cuci

    Langkah berikutnya adalah dengan membersihkan filter mesin mesin cuci. Bagian ini juga kerap ditemukan kotoran yang menumpuk dan beraroma tidak sedap.

    Cara membersihkannya cukup dengan membuka penutup filter di mesin cuci. Lalu bersihkan serat, rambut, atau kotoran yang menempel dengan sikat. Setelah itu, bilas filter dengan air mengalir sampai bersih.

    Cek juga bagian filter mesin cuci apakah ada benda yang tersangkut atau menumpuk di dalamnya. Cara ini agar pakaian tidak kotor dan bau meski sudah dicuci.

    4. Periksa Selang Mesin Cuci

    Selang mesin cuci juga perlu dibersihkan secara berkala. Sebab, sisa-sisa kotoran yang terbuang dari dalam tabung bisa saja menumpuk di selang.

    Pastikan kamu membersihkan selang secara berkala. Jika selang sudah sangat kotor dan mulai ada retakan, sebaiknya diganti dengan yang baru.

    5. Bersihkan Rak Detergen

    Langkah terakhir adalah membersihkan rak detergen di mesin cuci setiap 2-3 bulan sekali. Apabila rak sudah benar-benar kotor, kamu dapat membersihkannya dengan cara direndam dalam air sabun hangat. Jika seluruh kotoran sudah terangkat, pasang lagi rak detergen ke dalam mesin cuci.

    Itulah cara membersihkan mesin cuci agar mengangkat semua kotoran. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakaian Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berulang Kali? Ini Sebabnya


    Jakarta

    Agar pakaian kembali bersih dan wangi maka harus dicuci menggunakan carian detergen. Setelah itu, jemur baju di bawah sinar matahari agar cepat kering.

    Namun sayangnya, baju yang telah dicuci terkadang masih mengeluarkan bau tidak sedap. Meski sudah dicuci sampai berulang kali dengan detergen, tapi tetap saja pakaian masih bau.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan pakaian tetap bau meski sudah dicuci berulang kali. Apa sebabnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Penyebab Pakaian Masih Bau Walau Sudah Dicuci

    Dilansir situs Cleanipedia, berikut sejumlah penyebab pakaian masih bau meski sudah dicuci sampai berulang kali:

    1. Mesin Cuci Sudah Kotor

    Sama halnya seperti pakaian, mesin cuci yang digunakan berulang kali juga harus dibersihkan. Soalnya, partikel debu dan kotoran bisa menumpuk di bawah mesin cuci sehingga dapat mengotori pakaian saat sedang dicuci.

    2. Jumlah Detergen yang Tidak Tepat

    Detergen sangat penting digunakan saat mencuci agar baju kembali bersih dan wangi. Namun, apakah kamu memperhatikan jumlah detergen yang digunakan?

    Jika jumlah detergen terlalu banyak maka tidak akan terbilas dengan air secara optimal, sehingga meninggalkan sisa di bawah mesin cuci. Seiring waktu, sisa detergen tersebut akan lembap dan memicu bau tidak sedap.

    Di sisi lain, jumlah detergen yang terlalu sedikit membuat pakaian yang dicuci tidak akan bersih dan wangi. Maka dari itu, penting untuk menuangkan detergen sesuai ketentuan.

    3. Membiarkan Pakaian di Mesin Cuci

    Sering membiarkan pakaian di mesin cuci selama berjam-jam? Jika iya, maka hal itu bisa memicu pakaian jadi bau. Sebab, udara lembap di dalam mesin cuci membuat pakaian yang harusnya wangi malah justru bau.

    Oleh sebab itu, segera jemur pakaian yang telah dicuci. Jangan dibiarkan berjam-jam atau bahkan seharian di dalam mesin cuci.

    4. Menjemur Pakaian di Tempat Lembap

    Pakaian yang dijemur di tempat lembap dan minim sinar matahari akan menciptakan bau tidak sedap. Meski awalnya baju terasa wangi dan segar usai dicuci, tapi bisa saja menjadi bau karena tidak dijemur secara benar.

    Pastikan kamu menjemur baju di bawah sinar matahari langsung. Panas dari matahari dapat mengeringkan baju dengan cepat.

    5. Proses Pengeringan yang Tidak Tepat

    Baju yang telah dicuci akan memasuki tahap pengeringan. Pada fase ini, pastikan baju benar-benar dikeringkan dengan mesin cuci sampai selesai. Proses pengeringan yang tidak tepat membuat baju masih basah dan berpotensi menimbulkan bau apak.

    Saat proses pengeringan dengan mesin cuci, sebaiknya jangan menaruh pakaian dalam jumlah banyak. Hal ini dapat memberikan beban besar pada mesin cuci sehingga tidak bekerja secara optimal.

    6. Pakaian Masih Basah Saat Diangkat dari Jemuran

    Pakaian yang dijemur sebaiknya diangkat jika benar-benar sudah kering. Cek bagian sela-sela ketiak dan bawah baju. Kalau masih sedikit basah sebaiknya biarkan dijemur selama beberapa jam lagi.

    Mengangkat pakaian yang masih basah berpotensi menimbulkan bau apak. Jika baju langsung dimasukkan ke dalam lemari, maka bau tersebut bisa menyebar ke seluruh pakaian.

    Itulah enam penyebab pakaian yang dicuci masih mengeluarkan bau. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com