Tag: cucian

  • Sering Bersih-Bersih tapi Rumah Tetap Kotor? Coba Cek 5 Hal Ini



    Jakarta

    Rumah sering berdebu dan selalu terasa kotor tentu sangat menjengkelkan. Apalagi itu terjadi meski rumah sudah sering dibersihkan.

    Ternyata itu merupakan hal yang wajar. Ada hal-hal yang menyebabkan rumah kita sering berdebu dan terasa kotor meski sering dibersihkan.

    Nah, ini alasan rumah sering berdebu dan terasa kotor:


    1. Pintu dan Jendela Terbuka

    Membuka pintu dan jendela sebenarnya bagus dilakukan agar sirkulasi udara tetap terjaga sehingga udara yang kita hirup tetap segar. Bila tidak dilakukan, rumah akan terasa pengap karena tak ada sirkulasi udara.

    Tapi, membuka pintu dan jendela harus menjadi perhatian saat rumah kita berada di kawasan sibuk kendaraan. Bila lokasi rumah kita terletak di titik yang sering dilewati hilir mudik kendaraan, jangan sembarangan membuka pintu dan jendela. Bila tidak, rumah kita akan terus dipenuhi debu jalanan.

    Solusinya, bukalah pintu dan jendela di waktu-waktu tertentu saat rumah kita masih sepi kendaraan yang lewat. Misalnya di pagi hari dari subuh hingga pagi atau sore hari, Itu bisa meminimalisir masuknya debu ke rumah kamu.

    2. AC dan Kipas Kotor

    Tahukah kamu AC dan kipas yang lama tak dicuci bisa menimbulkan debu-debu dan kotoran. Lebih parah lagi, bila terhidup akan menimbulkan penyakit gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek.

    Oleh karena itu, cucilah AC dan kipas secara rutin. Bila dirasa sudah berdebu, sempatkan waktu untuk segera mencucinya. Kamu bisa menggunakan jasa tukang atau bisa dilakukan sendiri.

    3. Banyak barang menumpuk

    Banyak barang menumpuk juga menjadi salah satu penyebab debu dan kotoran sering datang kembali meski sudah dibersihkan. Cobalah buang atau singkirkan barang-barang yang tidak perlu. Selain bisa mengurangi debu, melakukan hal ini juga bisa membuat rumah kita terasa lapang.

    Saat kita pulang dari kantor atau bepergian, segera simpan pakaian yang kita pakai ke tempat cucian karena pakaian itu bisa membawa debu dan kotoran dari luar.

    4. Cek barang di atas lemari

    Biasanya kita menaruh barang-barang seperti dus, kotak atau barang lain di atas lemari. Mulai sekarang hindari menaruh barang di lokasi itu karena bisa memicu datangnya debu.

    Debu yang berada di atas lemari biasanya jarang kita ketahui karena letaknya yang sulit dijangkau. Bila terpaksa harus menaruh barang di sana, coba cek dan bersihkan secara rutin.

    5. Bersihkan lantai dan perabotan secara rutin

    Jangan pernah menunda pekerjaan membersihkan lantai dan perabotan di rumah. Karena hal itu bisa bikin debu terus menerus datang. Jadi, jangan lupa bersihkan lantai dan perabotan secara rutin.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Lebaran Pasti Numpuk, Ini Tips Cuci Piring Kotor yang Benar dan Cepat


    Jakarta

    Setelah menghabiskan waktu bersenang-senang saat perayaan lebaran, kini tiba bagian yang kurang mengenakan, yakni berberes rumah. Tentu saja rumah akan berantakan seusai acara, apalagi ada tumpukan cucian piring yang menjadi PR bagi tuan rumah.

    Tak heran, lebaran memang hari makan-makan, sehingga wajar saja kalau ada banyak piring kotor yang menunggu untuk dicuci. Tapi tenang saja, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan supaya memudahkan proses pencucian piring. Berikut ini cara mencuci piring dengan efisien, dilansir dari laman The Cut.

    1. Bersihkan Dapur

    Bersihkan dapur terlebih dulu sebelum melakukan hal lainnya. Langkah ini akan memberikan ruang untuk menampung cucian bersih dan kotor.


    Pastikan semua alat masak sudah dicuci dan disimpan sebelum membawa piring-piring kotor baru dari ruangan lainnya. Selanjutnya, buanglah sisa makanan di dalam lubang pembuangan wastafel supaya tidak tersumbat, lalu lap permukaan meja dapur.

    2. Kumpulkan Cucian Berdasarkan Jenisnya

    Kumpulkan piring atau alat makan kotor sesuai jenisnya dan bawa ke dapur secara bertahap untuk dicuci. Tumpuk piring-piring berdasarkan ukurannya, kelompokkan semua gelas menjadi satu, dan kumpulkan sendok dan garpu sebelum menuju ke dapur. Cara ini akan membantu proses berberesmu menjadi lebih lebih fokus serta berjalan dengan lancar.

    3. Rendam Sendok dan Garpu

    Kemungkinan besar sendok dan garpu adalah cucian dengan noda atau partikel makanan yang cukup membandel. Maka, rendamlah sendok dan garpu dalam campuran air dan sabun. Hal ini akan memudahkan ketika mencuci alat makan tersebut nantinya.

    4. Gelar Handuk pada Meja

    Tentu saja jumlah cucian piringmu akan membludak seusai perayaan Lebaran. Oleh karena itu, sediakan ruang tambahan untuk menaruh piring bersih setelah dicuci. Kamu bisa menggelar handuk di atas meja sebagai tempat piring-piring dikeringkan.

    Sebagai tambahan, hindari menaruh makanan atau minuman secara terbalik hingga menutup bukaan pada piring ataupun mangkuk. Sebab, hal itu akan membuat bagian dalam cucian tidak kering.

    Itulah beberapa tips untuk memudahkan kamu mencuci piring setelah perayaan lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Kecoa di Rumah



    Jakarta

    Kecoa merupakan salah satu hewan yang tidak disukai penghuni rumah. Selain bisa membawa penyakit, adanya kecoa juga bisa jadi pertanda rumah kamu kotor.

    Kecoa biasanya tidak langsung masuk ke rumah begitu saja. Mungkin saja kecoa memiliki ‘sarang’ di rumah kamu

    Di mana tempat persembunyian kecoa?


    Kecoa biasanya akan bersembunyi di tempat yang terdapat bahan makanan dan minum. Tempat-tempat yang lembab, seperti kamar mandi, tempat cucian, hingga tempat yang gelap dan redup juga menjadi favorit kecoa.

    Dilansir dari repository UM Surabaya, kecoa biasanya bersembunyi pada malam hari. Tempat yang biasa menjadi tempat persembunyian nya ada di sela-sela dinding, lemari, kamar mandi, selokan, bahkan alat elektronik.

    Sementara itu, dilansir dari Pest World, kecoa bisa saja bersembunyi di dapur, ruang keluarga, dan kamar mandi. Bagian-bagian dapur yang biasanya menjadi tempat persembunyian adalah alat elektronik seperti di balik kulkas, oven, microwave, hingga tempat sampah.

    Di ruang keluarga, biasanya kecoa bersembunyi di balik jam, bingkai foto, dan di bawah perabotan. Lalu, untuk di kamar mandi biasanya mereka bersembunyi di wastafel, pipa, tempat drainase, toilet, bahkan di bawah keramik.

    Cara Mencegah Kecoa Bersembunyi di Rumah

    – Buang sampah secara teratur di tempat tertutup, jangan sampai berceceran
    – Jaga kebersihan dapur dengan mengelap meja dapur dan menyuapi lantai untuk menghilangkan sisa remah-remah makanan
    – Simpan makanan di tempat tertutup
    – Rutin periksa bagian bawah wastafel untuk mencari area yang lembab dan perbaiki pipa yang bocor
    – Jika ada ‘serangan’ kecoa dan tidak bisa dikendalikan, segera hubungi profesional

    Itulah tempat-tempat persembunyian kecoa yang ada di rumah. Jangan lupa selalu menjaga kebersihan rumah ya detikers!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Wajib Dibersihkan Sebelum Tinggalkan Rumah buat Liburan



    Jakarta

    Liburan Natal dan Tahun Baru menjadi salah satu moment untuk bersenang-senang dan berkumpul bersama keluarga. Namun, sebelum bepergian untuk memanfaatkan liburan, penting untuk membersihkan rumah terlebih dahulu.

    Hal ini akan mengurangi stres saat pulang, sehingga dapat memanfaatkan waktu untuk beristirahat. Ada beberapa barang atau tempat yang bisa menjadi prioritas untuk dibersihkan sebelum melakukan liburan.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa barang dan tempat yang harus dibersihkan sebelum melakukan bepergian saat liburan tiba.


    Kulkas

    Kulkas menjadi barang pertama yang disarankan untuk dibersihkan sebelum liburan, hal ini tentunya akan mencegah adanya makanan yang basi setelah pulang liburan.

    ‘Idealnya, sehari sebelum kamu pergi, kamu harus memeriksa kulkas dan membuang semua makanan yang akan rusak saat kamu pergi,” kata Michael Bogoyavlenskiy, CEO Cleaning Express.

    Area Dapur

    Membersihkan kulkas tidak cukup untuk mengusir bau busuk dan hama yang datang, kamu harus memastikan dapur dalam kondisi prima. Hal seperti remah-remah atau sisa makanan kecil dapat menyebabkan dapur sangat kotor dan datangnya hama.

    “Saya selalu menggosok wastafel, menyalakan pembuangan sampah dengan beberapa es batu dan kulit lemon, lalu mengakhirinya dengan membilasnya dengan cuka,” kata Nishant Prasad, salah satu pendiri Clean Fanatics.

    Tempat Tidur

    Setelah bepergian dalam waktu yang lama, tempat tidur menjadi hal pertama yang akan dicari untuk beristirahat. Hal ini menjadi alasan untuk memastikan tempat tidur rapi sebelum melakukan bepergian untuk liburan.

    “Jika memungkinkan, saya juga mengganti sprei sehingga saya bisa tidur dengan nyaman setelah berpergian,” kata Brunson Sayes, pendiri Breathe Maids.

    Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan tempat jamur dan lumut dapat dengan mudah tumbuh, pastikan untuk membersihkan kamar mandi sebelum meninggalkannya selama berhari-hari untuk menghemat waktu dalam jangka panjang.

    “Sebelum pergi, saya mengelap dinding kamar mandi, membersihkan wastafel, dan memastikan mangkuk toilet sudah digosok. Jika kamu sedang terburu-buru, menyemprotkan pembersih kamar mandi di area yang sering dilewati dapat memberikan hasil yang sangat baik,” kata Prasad.

    Cucian di Rumah

    Mencuci pakaian bisa menjadi pekerjaan yang menyebalkan di hari-hari biasa, jangan meninggalkan cucian saat kamu berpergian.

    Pastikan untuk mencuci semua cucian, seperti handuk, sprei, dan pakaian lain yang menumpuk. Hal ini mencegah timbulnya bau tidak sedap dan kamu tidak merasa kewalahan saat pulang setelah liburan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Penyebab Mesin Cuci Bergetar Hebat, Bisa Bikin Rusak!


    Jakarta

    Salah satu masalah yang sering terjadi pada mesin cuci adalah bergetar hebat saat mesin berputar, terutama saat sedang dalam mode peras. Mesin cuci mungkin akan bersuara keras dan posisi mesin cuci bisa berpindah akibat getaran itu.

    Bagi yang pertama mengalaminya, mungkin ini akan menakutkan. Tenang saja, biasanya hal ini bukan karena mesin cuci rusak. Tapi jika ini terjadi terus menerus, maka bisa menyebabkan kerusakan.

    Untuk mengetahui penyebab mesin cuci bergetar hebat, simak penjelasan berikut ini, lengkap dengan cara menanganinya.


    5 Alasan Mesin Cuci Bergetar Hebat

    Dilansir dari situs The Spruce dan Quality Appliance Repair, berikut ini 5 alasan mesin cuci bergetar hebat, dan cara menanganinya:

    1. Beban Cucian Tidak Seimbang

    Beban cucian harus seimbang saat mesin melakukan pemerasan. Terutama saat mesin mulai memutar, beban yang tidak seimbang membuat proses pemutaran akan menciptakan getaran

    Cara mengatasinya, ulangi menata cucian di dalam mesin sampai merata di kanan, kiri, atas, bawah. Jika bebannya seimbang, mesin akan berputar sempurna.

    2. Permukaan Lantai Tidak Rata

    Jika beban cucian kamu rasa sudah seimbang tetapi masih bergetar hebat, mungkin ini akibat permukaan lantai tempat mesin cuci berdiri tidak rata alias miring.

    Saat pertama kali meletakkan mesin cuci, pastikan keempat kakinya benar-benar menapak dengan baik dan rata. Jika lantainya memang tidak rata, kalian bisa menambahkan ganjal pada kaki yang tidak rata.

    3. Penyangga Lantai Kurang Kuat

    Agar mesin cuci berdiri lebih kokoh dan stabil, kamu bisa menambahkan penyangga. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa menaruh papan kayu lapis berukuran 2,5 cm di bawah kedua peralatan agar meningkatkan stabilitas lantai.

    Atau kamu bisa menggunakan bantalan anti-getaran ukuran kecil untuk mesin cuci yang dijual di pasaran. Peredam kejut ini biasanya dapat menghentikan getaran kencang.

    4. Motor Tidak Seimbang

    Selain kemungkinan di atas, getaran hebat bisa muncul akibat motor yang tidak seimbang. Selain bergetar, mesin juga akan mengeluarkan bunyi berdenting. Coba periksa komponen internal motor untuk mengetahui apakah ada kerusakan atau keausan.

    5. Sabuk Putus atau Pegas Suspensi Rusak

    Kemungkinan terakhir adalah terjadi kerusakan pada sabuk atau pegas suspensi. Jika sabuk penghubung motor ke drum putus atau rusak, maka mesin cuci bisa berguncang hebat selama siklus pemutaran.

    Jika pegas suspensi yang menghubungkan tabung mesin cuci bagian dalam ke tabung luar putus, maka bisa menyebabkan mesin cuci goyang. Pegas ini membantu menyerap getaran tabung. Tapi jika putus, mesin cuci akan tidak seimbang dan menimbulkan getaran.

    Nah, jika mesin cuci kamu bergetar hebat, jangan buru-buru menyangka mesin cuci kamu rusak. Setidaknya coba seimbangkan dulu cucian, permukaan lantai, atau penyangganya. Jika masih bergetar, kamu bisa memanggil tukang servis mesin cuci.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Ini Tempat yang Tepat dan Salah Meletakkan Tempat Sampah di Rumah



    Jakarta

    Tempat sampah menjadi barang wajib yang ada di rumah. Tanpa tempat sampah, debu, kotoran, sisa makanan, atau barang tidak terpakai akan berceceran.

    Terkadang orang juga memiliki beberapa tempat sampah di rumah. Ada yang diletakan di dalam rumah, ada juga tempat sampah yang ditaruh di luar rumah.

    Namun jangan sampai salah menempatkan tempat sampah di rumah. Mengutip dari Homes and Gardens, berikut beberapa tempat yang tepat dan sebaiknya dihindari meletakkan tempat sampah di rumah.


    Tempat yang Tepat Meletakkan Tempat Sampah

    1. Dapur

    Dapur adalah ruangan paling cepat kotor di rumah terutama setelah memasak. Berbagai jenis sampah dari kering dan basah bisa dihasilkan setiap hari. Maka dari itu, di dapur perlu ada tempat sampah sendiri agar sampah tidak bercecer.

    Lokasi yang disarankan agar tidak mengganggu estetika dapur adalah di samping wastafel atau tempat cucian piring. Ketika kamu mencuci piring atau peralatan dapur, tanpa berpindah tempat karena tempat sampah ada di dekat kaki.

    Selain itu, menurut feng shui, penempatan tempat sampah di dapur juga mengundang energi positif di dapur. Namun, jangan lupa memilih tempat sampah yang tertutup agar tidak mengundang tikus, kecoa, atau hewan pengerat lainnya.

    2. Kamar Mandi

    Tempat sampah boleh diletakkan di dalam kamar mandi untuk membuang tisu, pembalut, kemasan odol atau sabun, hingga kotoran yang jatuh dari baju.

    Namun, kamu perlu memperhatikan jenis bahan yang dipakai, usahakan dari plastic. Hindari menggunakan tempat sampah dari rotan, kayu, atau besi karena kamar mandi area yang lembap dan banyak cipratan air. Pilih juga tempat sampah yang tertutup agar air tidak masuk ke dalamnya.

    3. Luar Rumah

    Selain dua tempat sampah di dalam rumah, kamu perlu memiliki tempat sampah yang lebih besar di depan rumah. Tempat sampah ini yang biasanya isinya dibersihkan oleh petugas sampah untuk dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) terdekat. Pastikan tempat sampah tersebut tertutup agar isinya tidak dimakan atau diacak-acak oleh tikus dan kucing.

    Tempat yang Tidak Perlu Ada Tempat Sampah

    1. Ruang Tamu

    Kamu tidak perlu meletakkan tempat sampah di ruang tamu karena dapat menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu tamu. Jika ada sampah cukup letakkan di meja atau arahkan ke tempat sampah di dapur.

    Selain itu, hindari meletakkan tempat sampah di samping pintu masuk karena dalam feng shui dapat menghambat keberuntungan seseorang.

    2. Kamar Tidur

    Keberadaan tempat sampah di kamar tidur dapat mengganggu kualitas tidur seseorang karena sampah tempat hidup bakteri. Sedangkan kamu bisa lebih lama berada di kamar sehingga tidak baik untuk kesehatan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com