Tag: cuka putih suling

  • Cara Ampuh Bersihkan Noda Keringat dan Deodoran pada Pakaian


    Jakarta

    Cuaca yang panas belakangan ini tak jarang membuat tubuh berkeringat. Keringat tersebut bisa saja meninggalkan noda apabila pakaian tidak dicuci dengan bersih.

    Selain keringat, deodoran yang digunakan juga bisa meninggalkan noda pada pakaian. Tentunya akan menyebalkan jika ada noda keringat dan deodoran di baju kesayangan kamu kan?

    Nah, berikut ini adalah cara untuk membersihkan noda keringat dan deodoran pada pakaian. Simak informasinya di bawah ini.


    Menghilangkan Noda Keringat pada Pakaian

    Melansir dari martha Stewart, walaupun keringat pada dasarnya adalah air, perubahan warna terjadi saat keringat bercampur dengan kotoran, minyak, dan bakteri pada kulit. Keringat juga bisa menimbulkan noda jika tercampur dengan deodoran. Terlepas dari penyebabnya, noda keringat gampang dibersihkan dengan memakai bahan pembersih alami yang mungkin ada di rumahmu.

    Saat keringat bercampur dengan minyak pada kulitmu atau bahan yang terkandung dalam deodoranmu, keringat bisa menimbulkan noda. Berikut cara menghilangkannya

    Alat dan Bahan

    1. Cuka putih
    2. Mangkuk
    3. Air
    4. Kain mikrofiber atau spons
    5. Detergen cair ringan
    6. Soda kue

    Cara Menghilangkan Noda Keringat

    1. Campurkan air dan cuka putih dengan perbandingan yang sama ke dalam mangkuk
    2. Oleskan campuran tersebut di bagian yang terkena noda dengan kain atau spons bersih
    3. Gosok area yang terkena noda memakai kain secara perlahan dengan gerakan melingkar
    4. Biarkan campuran tersebut menempel pada noda
    5. Bilas area tersebut dengan air dingin untuk membersihkan campuran tadi
    6. Cuci pakaian tersebut seperti biasa menggunakan detergen cair lembut, dengan tetap memperhatikan petunjuk label perawatan
    7. Keluarkan pakaian dari mesin cuci dan periksa lagi untuk memastikan nodanya hilang
    8. Kalau masih ada, ulangi langkah-langkah di atas atau gunakan sesuatu yang lebih kuat

    Menghilangkan Noda Deodoran pada Pakaian

    Melansir Real Simple, noda tersebut biasanya datang dari hasil penumpukan bahan deodoran yang bereaksi dengan keringat, sehingga menyebabkan pudarnya warna baju atau timbulnya warna kuning pada baju putih.

    Noda ini sebenarnya bisa dihilangkan dengan beberapa cara khusus tergantung dengan warna pakaian kamu. Berikut ringkasannya.

    Alat dan Bahan

    Alat:
    – Sikat gosok nylon lembut
    – Mesin cuci baju
    – Mangkuk
    – Sarung tangan karet
    – Gelas takar/ukur
    – Sendok

    Bahan:
    – Baking soda
    – Cuka putih suling
    – Hidrogen peroksida
    – Detergen

    Cara Membersihkan Noda Deodoran Sesuai dengan Warna Baju

    1. Baju Berwarna

    Langkah-langkah:

    – Untuk satu buah baju, cukup campurkan 2 sendok makan cuka putih suling dengan 2 sendok air dingin ke dalam mangkuk atau gelas ukur.

    – Rentangkan baju di lantai dalam keadaan dibalik (bagian dalam baju menghadap keluar), lalu gunakan sikat lembut untuk menggosok noda dengan air cuka yang sudah disiapkan.

    – Setelah selesai digosok, selanjutnya siapkan campuran satu sendok makan cuka putih suling dengan air dingin secukupnya pada ember atau baskom. Lalu masukkan baju yang sudah di gosok tadi ke dalamnya, dan biarkan selama 30 menit.

    – Setelah direndam 30 menit, cuci baju tersebut menggunakan detergen di dalam mesin cuci seperti biasanya. Pastikan agar proses pencucian tersebut sesuai dengan arahan mencuci yang ada pada label di baju kamu.

    – Setelah selesai, keringkan dan jemur baju kamu.

    2. Baju Putih

    Langkah-langkah:

    – Campurkan 4 cup baking soda, 4 cup hidrogen peroksida, dan 4 cup air dingin ke dalam mangkuk atau gelas ukur.

    – Rentangkan baju di lantai dalam keadaan dibalik (bagian dalam baju menghadap keluar), lalu gunakan sikat lembut untuk menggosok noda dengan air campuran baking soda dan hidrogen peroksida yang sudah disiapkan. Lalu biarkan selama 30 menit.

    – Setelah 30 menit, cuci baju tersebut menggunakan detergen di dalam mesin cuci dengan pengaturan air paling hangat bila baju tersebut tidak memiliki arahan mencuci khusus. Bila baju tersebut memiliki arahan mencuci khusus, sebaiknya kamu ikuti aturan tersebut.

    – Ulangi proses bila noda masih tersisa hingga noda hilang sepenuhnya dari baju.

    – Setelah bersih, keringkan dan jemur baju tersebut.

    3. Baju Hitam

    Langkah-langkah:

    – Ambil sepotong karet busa, lalu gosok noda deodoran pada baju.

    – Coba untuk menggunakan lembaran pengering kain bekas untuk menghilangkan noda dengan cara menggosoknya secara cepat dengan jarak gosokan yang pendek.

    – Bila kamu tidak mempunyai lembaran pengering kain, kamu bisa mencoba untuk menggosokkan noda tersebut pada kain baju yang sama dengan cepat untuk merontokkan residu deodoran.

    – Bila noda putih deodoran sudah rontok, selanjutnya kamu bisa menyikatnya dengan sikat lembut

    Nah, setelah kamu tahu cara membersihkan noda deodoran, selanjutnya kamu juga perlu untuk mempelajari bagaimana cara untuk mencegah noda tersebut timbul lagi. Ayo kita simak bersama caranya di bawah ini.

    Cara Mencegah Timbul Noda Deodoran pada Bagian Ketiak Baju

    1. Pastikan deodoran yang kamu gunakan mengering sebelum kamu memakai baju. Bila kamu terburu-buru, kamu bisa coba untuk menggunakan pengering rambut untuk mempercepat proses pengeringannya.

    2. Ganti deodoranmu dengan deodoran yang memiliki rating tanpa aluminium (aluminum-free deodorant). Bahan aluminium pada deodoran adalah salah satu penyebab timbulnya noda pada bagian ketiak baju kamu.

    3. Hindari pemakaian deodoran berlebih. Bila kamu merasa masih bau ketika menggunakan deodoran, sebaiknya kamu coba merek lain, bukan dengan menggunakan deodoran tersebut dengan berlebih.

    4. Ganti produk deodoranmu dari deodoran tipe padat, menjadi deodoran tipe gel atau aerosol.

    5. Memakai pakaian dalam (kaos dalam), untuk mencegah noda deodoran tembus hingga baju luar kamu.

    Itu dia beberapa cara untuk menghilangkan noda keringat dan deodoran pada pakaian. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Hilangkan Bau Bangkai Tikus di Rumah


    Jakarta

    Rumah terkadang menjadi tempat yang didatangi tikus. Nah, ketika ada tikus di dalam atau sekitar rumah, penting untuk bertindak dengan cepat. Sebab, jika ada tikus yang mati dapat mengeluarkan bau yang sangat busuk.

    Jika kamu kesulitan menemukan tempat tikus mati berada, akan lebih sulit lagi untuk membersihkan rumah kamu dari bau tidak sedap. Cara terbaik untuk mengidentifikasi asal bau adalah dengan mengikuti tempat bau yang paling kuat.

    Jika kamu tidak dapat menemukan tikus yang sudah mati, melansir The Spruce, Kamis (17/10/2024), berikut beberapa cara menghilangkan bau bangkai tikus di rumah.


    Buat Ventilasi Terbuka di Ruangan

    Garis pertahanan pertama yang terbaik adalah menciptakan lebih banyak aliran udara di ruangan yang baunya yang tidak sedap. Biarkan pintu dan jendela terbuka, dan nyalakan kipas angin di dekat area tersebut untuk mendatangkan lebih banyak udara segar.

    Minyak Esensial, Lilin, dan Semprotan

    Barang-barang ini tidak akan menghilangkan bau, tetapi mungkin dapat menutupinya dengan wangi yang lebih menyenangkan.

    Ampas Kopi Kering

    Ampas kopi menyerap bau dengan baik dan mengeluarkan aroma kopi yang menyenangkan. Taruh ampas kopi dalam mangkuk kecil di dekat area yang berbau untuk mengeluarkan aromanya.

    Soda Kue dan Cuka

    Soda kue dan cuka putih suling adalah penghilang bau alami. Buat larutan semprot buatan sendiri dari air dan cuka dengan perbandingan 50/50 atau campurkan satu sendok teh soda kue dengan dua gelas air.

    Gunakan semprotan di dekat area yang bau untuk mengurangi bau yang menyengat. Cara ini cukup mudah untuk mengurangi bau.

    Cara Mencegah Bau Bangkai Tikus

    Setelah mencium bau bangkai tikus, kamu mungkin ingin tahu cara mencegahnya terjadi lagi. Meskipun kamu dapat mencegah sepenuhnya, ada hal yang harus kamu lakukan untuk mengatasinya.

    Selalu tempatkan perangkap tikus di tempat yang terlihat sehingga kamu dapat dengan cepat melihat apakah ada tikus yang terperangkap dan mengeluarkannya dari rumah kamu.

    Hindari penggunaan racun tikus, tikus sering kali akan menelan racun tersebut dan kemudian mati saat masuk ke dalam dinding rumah kamu. Pilih perangkap atau pengusir tikus yang tidak beracun untuk mengusir tikus.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Pengganti Cairan Pembersih buat Ngepel Sesuai Jenis Lantai


    Jakarta

    Lantai rumah harus sering dibersihkan dengan cara disapu dan dipel. Supaya lantai bersih dan kinclong, penghuni rumah perlu menggunakan cairan pembersih khusus ketika mengepel lantai.

    Ada banyak cairan pembersih lantai di pasaran yang bisa digunakan. Namun, biasanya cairan tersebut mengandung bahan kimia yang bersifat keras, sehingga kurang baik untuk kesehatan.

    Nah, ternyata cairan pembersih lantai sebenarnya bisa dibikin sendiri menggunakan bahan-bahan yang lebih alami, lho. Berikut bahan-bahan sederhana yang bisa dipakai untuk mengepel lantai, dikutip dari The Spruce.


    Bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai

    1. Cuka Putih Suling untuk Lantai Ubin dan Linoleum

    Cairan pembersih lantai alami bisa dibuat dari cuka putih suling. Cairan ini cocok untuk mengepel lantai keramik dan linoleum. Namun, pastikan nat ubin tertutup rapat ya. Berikut beberapa resep cairan pembersih lantai dengan cuka suling.

    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling and 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan 2 sendok makan sabun cuci piring berbahan lembut.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan beberapa tetes minyak esensial beraroma atau jus lemon.

    2. Sabun Cuci Piring

    Nggak perlu beli cairan pembersih lantai, sabun cuci piring yang lembut juga bisa digunakan buat larutan pel untuk sebagian besar jenis lantai. Namun, jangan campurkan terlalu banyak sabun karena bisa membuat lantai agak lengket. Berikut adalah dua resep cairan pembersih lantai dengan sabun cuci piring.

    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring yang lembut dan 3 cangkir air hangat.
    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring, 2 cangkir cuka putih, 2 cangkir air hangat, dan 1/2 cangkir jus lemon.

    3. Alkohol Gosok untuk Lantai Laminasi

    Campuran alkohol gosok dan air dapat menggantikan cairan pembersih lantai untuk lantai laminasi dan ubin. Alkohol gosok efektif menambahkan daya pembersih ke dalam air. Alkohol gosok menguap dengan cepat, sehingga tidak meninggalkan goresan dan garis saat mengering. Berikut adalah dua cara untuk membuat larutan pembersih alkohol gosok.

    • Campurkan 1 cangkir alkohol gosok dan 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1 bagian cuka, 1 bagian alkohol gosok, dan 1 bagian air hangat.

    Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan untuk menggantikan cairan pembersih lantai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com