Tag: cuka

  • Tips Hilangkan Bekas Pipis Anabul di Karpet, Cukup Pakai 2 Bahan Saja!



    Jakarta

    Bagi kamu yang memiliki anabul di rumah seperti kucing atau anjing, pasti pernah mendapati mereka buang air sembarangan di furniture rumah. Salah satu tempat yang kerap menjadi sasaran adalah karpet.

    Karpet yang diletakkan di lantai dan memiliki daya serat yang baik membuat anabul senang bermain hingga buang air di sana.

    Namun, cepatnya karpet menyerap cairan ini justru dapat merusak warna dan kain pelapisnya. Jika kamu luput mengawasi anabul yang buang air sembarangan, kamu tidak akan menyadarinya sampai tercium bau tak sedap di rumah.


    Dilansir Family Handyman berikut beberapa cara untuk membersihkan kotoran hewan yang mudah dan tak merusak karpet.

    1. Keringkan dengan Kain Mikrofiber

    Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengeringkan area yang basah. Pakai kain mikrofiber yang mampu menyerap air dan tidak merusak permukaan karpet.

    2. Gosok dengan Larutan Cuka

    Setelah itu, siapkan cuka pembersih. Campurkan cuka dengan air dengan ukuran sama 1:1. Setelah itu, tuang ke permukaan karpet, gosok menggunakan kain mikrofiber hingga tidak tercium bau pesing lagi.

    3. Taburkan Baking Soda

    Cara lainnya kamu bisa menaburkan sedikit baking soda pada area tersebut. Diamkan sekitar 15 menit dan bersihkan dengan penyedot debu. Apabila bau masih tercium, diamkan baking soda di permukaan karpet selama semalaman.

    Bersihkan keesokan harinya dengan cara yang sama. Jika ingin cara cepat dan ampuh, campurkan cuka dengan baking soda. Sifat asam keduanya bisa menghilangkan bau tidak sedap.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Cara Mudah Bersihkan Bantal Kuning agar Putih Bersih Kembali


    Jakarta

    Noda kuning pada bantal putih sangat tidak menyenangkan dilihat mata. Sebagian orang bahkan mungkin risih ketika berbaring di atas bantal yang menjadi kuning.

    Lantas, bagaimana cara membersihkan bantal yang muncul noda kekuningan? Kira-kira apa ya yang menyebabkan bantal menguning?

    Cara Membersihkan Bantal yang Menguning

    Bantal bernoda kuningIlustrasi bantal bernoda kuning Foto: Getty Images/eyepark

    Mengutip The English Home, bantal menguning dapat dibersihkan dengan cara berikut agar bersih kembali:


    1. Gunakan Soda Kue dan Cuka Putih

    Soda kue dan cuka sudah dikenal sebagai pembersih alami yang bantu hilangkan noda atau kotoran membandel. Berikut cara menggunakannya:

    • Campurkan soda kue dengan sedikit air hingga teksturnya mengental seperti pasta.
    • Oleskan pasta langsung ke area bantal yang bernoda dan biarkan selama 15-30 menit.
    • Setelah itu, basahi kain bersih dengan cuka putih lalu tepuk-tepuk ke area bantal tadi untuk mengangkat noda dan menghilangkan pasta.
    • Usai noda hilang, bilas bantal dengan air dan cuci bersih bantal sesuai petunjuk label perawatan.

    Khawatir bau cuka menempel lama? Campurkan minyak esensial seperti lavender dengan deterjen biasa saat proses pencucian untuk menghilangkan aroma asam cuka.

    2. Gunakan Deterjen

    Deterjen yang dipakai sehari-hari untuk mencuci juga dapat digunakan untuk membersihkan noda kekuningan pada bantal. Berikut caranya:

    • Tambahkan deterjen dan air dengan perbandingan yang sama langsung ke area noda.
    • Tepuk-tepuk area bantal tadi untuk mengangkat noda kuning.
    • Setelah noda hilang, bilas sampai bersih dan cuci bantal sesuai petunjuk label perawatan.

    Noda yang disebabkan dari sesuatu yang tertumpah penting segera ditangani menggunakan deterjen ringan dan kain bersih dengan cara seperti di atas. Semakin cepat noda dihilangkan, semakin besar pula kemungkinan noda cepat hilang dan tidak bertahan lama.

    Usai menghilangkan nodanya, pastikan bantal benar-benar kering setelah selesai dicuci agar tidak timbul noda lain. Hal ini juga memastikan bantal tidak lembap dan berjamur.

    Penyebab Noda Kuning di Bantal

    Noda kuning pada bantal disebabkan oleh keringat dan minyak alami dari tubuh serta rambut yang diserap saat tidur. Sel-sel kulit mati dan residu produk perawatan rambut dan kulit pun dapat meresap ke bantal sehingga mengakibatkan noda kekuningan.

    Karena itu, noda kuning di bantal hampir tidak dapat dihindari selama masih bersentuhan langsung dengan tubuh kita. Namun itu tidak boleh menjadi penghalang untuk rutin mencuci bantal. Sebab bantal bernoda kekuningan dapat mengandung alergen dan bakteri penyebab kulit berjerawat atau pemicu alergi.

    Cara Mencegah Bantal Menguning

    Untuk mencegah muncul noda kekuningan, sarung bantal dapat digunakan untuk melindunginya dari keringat dan minyak yang dihasilkan tubuh. Pakai sarung bantal yang mudah dilepas-pasang sehingga bisa dicuci secara rutin.

    Penting untuk mencuci bantal secara berkala setiap 6-12 bulan sekali. Gunakan mesin pengering untuk mengeringkan bantal secara menyeluruh. Jika mesin cuci tidak cukup besar, bantal dapat dicuci di tempat binatu atau laundry.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Laron Serbu Rumah Saat Musim Hujan? Ini Alasan dan Cara Usirnya



    Jakarta

    Laron atau anai-anai adalah rayap yang sudah dewasa. Serangga bersayap ini kerap muncul bergerombolan di rumah saat musim hujan tiba.

    Laron biasanya terlihat mengerumini pada sumber cahaya atau lampu. Kejadian itu cukup mengganggu karena laron mengotori rumah saat mereka merontokkan sayap.

    Lantas, kenapa laron menyerbu rumah di musim hujan? Bagaimana cara mengusirnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Alasan Laron Masuk Rumah di Musim Hujan

    Dilansir dari detikFood, laron banyak keluar saat musim hujan karena ingin mencari kehangatan. Sebab, ketika masih menjadi rayap, rumah mereka biasanya berada di tempat kering, seperti kayu atau di bawah tanah.

    Ketika musim hujan tiba, sarang atau rumah laron tersebut akan basah karena terkena air hujan. Oleh karena itu, ketika musim hujan tiba kawasan laron akan berterbangan mencari sumber cahaya untuk menghangatkan tubuh. Biasanya mereka akan memenuhi lampu-lampu menyala yang ada di rumah-rumah.

    Sambil menghangatkan tubuh, di saat itulah mereka juga mencari pasangan. Jika tidak menemukan pasangan, maka laron akan mati. Saat sudah menemukan pasangan, mereka akan menanggalkan sayap mereka untuk kemudian membuat koloni baru dengan berkembang biak.

    Cara Mengusir Laron dari Rumah

    1. Matikan Lampu

    Laron merupakan hewan yang menyukai cahaya. Maka, salah satu cara efektif untuk mengusir kerumunan laron adalah dengan mematikan lampu di rumah. Jika laron masuk ke dalam rumah, sebaiknya buka jendela agar laron tersebut bisa keluar dan tertarik dengan cahaya dari luar rumah.

    2. Siapkan Wadah Berisi Air

    Dilansir dari Women’s Weekly, menyediakan wadah berisi air dan diletakkan dekat dengan koloni laron juga menjadi cara untuk mengusir atau bahkan membunuhnya. Pantulan terang pada air akan menarik perhatian laron dan menenggelamkan diri mereka.

    3. Buat Semprotan Sabun Cair

    Dilansir dari Enesis, sabun cair bisa jadi bahan ampuh mengusir laron yang ada di rumah. Adapun caranya yaitu menjadikan sabun cair sebagai bahan membuat semprotan.

    Cara membuatnya mudah! Kamu hanya perlu menyediakan air, sabun cair, dan botol semprotan.

    Kemudian, campurkan sabun cair dengan air hingga berbusa. Jika sudah, kamu bisa memasukkannya ke dalam botol semprotan.

    Kemudian, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron dari jarak dekat. Dengan begitu, laron akan berjatuhan ke lantai.

    4. Gunakan Campuran Air dan Bawang Putih

    Selain cara di atas, ternyata bumbu dapur bisa jadi bahan untuk mengusir laron. Mencampur air dan bawang putih juga diketahui sebagai cara mengusir laron selain mematikan lampu.

    Hampir mirip dengan sebelumnya, untuk menggunakan cara ini kamu perlu menyiapkan alat dan bahannya, di antaranya yaitu air, bawang putih, dan semprotan.

    Jika semuanya sudah siap, mulai langkah pertama dengan menghaluskan beberapa siung bawang putih hingga berair. Kemudian, campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan dengan air.

    5. Menggantung Cabai

    Tidak kalah mudah dengan cara mengusir laron di rumah yang sebelumnya. Cara kali ini, kamu hanya membutuhkan cabai.

    Cabai yang biasanya digunakan memasak bisa juga dipakai untuk bahan mengusir laron yang ada di dalam rumah. Caranya, potong cabai menjadi dua bagian, lalu gantungkan di lampu yang banyak dikerumuni laron. Dengan begitu, laron akan pergi dengan sendirinya.

    Hal ini karena, cabai diketahui mengandung capsaicin yang bisa memicu terjadinya iritasi pada rangka luar laron.

    6. Buat Semprotan Cuka

    Selanjutnya, cuka juga bisa digunakan sebagai cara mengusir laron dengan menjadikannya semprotan.

    Nah, cara membuat semprotan ini juga cukup mudah, kamu hanya perlu menuangkan cuka ke dalam botol semprotan. Namun, sebelum menggunakannya, kamu bisa mengocok semprotannya terlebih dahulu.

    Setelah itu, gunakan semprotan tersebut untuk menyemprot laron yang berkoloni di lampu rumah.

    7. Pasang Screen atau Tirai pada Jendela dan Pintu

    Dikutip dari HiCare, memasang screen atau tirai dengan jaring-jaring kecil pada jendela dan pintu dapat meminimalisir masuknya laron ke dalam rumah. Sebab, biasanya laron masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu yang terbuka.

    8. Hubungi Pembasmi Laron

    Jika keberadaan laron masih mengerubung rumah kamu, sehingga mengganggu aktivitas di rumah, ada baiknya memanggil jasa pembasmi laron. Jasa pembasmi laron tentunya memiliki cara tersendiri yang ampuh untuk mengatasi laron di rumah.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir laron dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Ini 7 Tips Bikin Baju Menguning Kembali Putih Tanpa Pemutih


    Jakarta

    Baju atau pakaian berwarna putih memang punya daya tarik sendiri, namun mudah kotor dan menguning. Untuk mengembalikannya jadi putih bersih, biasanya orang-orang menggunakan cairan pemutih.

    Namun, penggunaan produk pemutih yang kurang tepat justru bisa merusak pakaian, lho. Tapi tenang saja, ada cara lain untuk memutihkan baju putih yang menguning.

    Kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah atau di alam. Yuk, simak caranya di bawah ini.


    Cara Memutihkan Pakaian Tanpa Pemutih

    Dikutip dari The Spruce dan Real Simple, berikut sederet cara memutihkan pakaian putih yang kekuningan atau kusam tanpa cairan pemutih:

    1. Gunakan Perasan Lemon

    Air perasan lemon merupakan pemutih alami untuk pakaian. Kandungan asam sitratnya berguna untuk memutihkan pakaian berbahan katun, linen, dan poliester.

    • Siapkan 4 buah lemon, potong menjadi dua bagian dan peras untuk diambil airnya.
    • Campurkan perasan lemon ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    2. Rendam dengan Soda Kue

    Soda kue atau baking soda mengandung natrium bikarbonat yang bantu menghilangkan noda membandel pada kain. Bahan ini juga dapat menghempaskan bau yang menempel di pakaian, termasuk kaus kaki.

    • Campurkan 230 gram soda kue ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas, aduk hingga larut.
    • Rendam pakaian putih setidaknya 1 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    3. Tambahkan Cuka Putih

    Asam asetat dalam cuka putih bantu menghilangkan residu detergen penyebab pakaian menguning dan kusam.

    • Tambahkan 250 ml cuka putih suling ke dalam ember berisi 3,5 liter air panas.
    • Masukkan pakaian putih menguning dan rendam semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    4. Gunakan Sabun Cuci Piring

    Sabun cuci piring ada yang mengandung natrium hipoklorit yang bisa memutihkan kain terbuat dari serat alami seperti katun atau linen.

    • Siapkan 3,5 liter air panas.
    • Tambahkan sedikit sabun cuci piring dengan detergen biasa, aduk merata.
    • Masukkan pakaian kusam dan rendam selama 30 menit.
    • Cuci pakaian seperti biasa.

    5. Gunakan Citric Acid

    Bubuk citric acid atau asam sitrat bekerja sebagai pemutih sama seperti lemon. Teksturnya yang bubuk cukup disimpan tempat kering dan tidak mudah rusak seperti perasan lemon.

    • Campurkan 3 sendok makan bubuk asam sitrat dalam 3,5 liter air panas.
    • Rendam pakaian setidaknya 4 jam atau semalaman.
    • Cuci seperti biasa.

    6. Campurkan Boraks

    Boraks termasuk alternatif pemutih yang dapat menghilangkan noda dan residu yang mampu menempel pada kain.

    • Campurkan 115 gram bubuk boraks ke 3,5 liter air hangat, aduk hingga larut.
    • Masukkan pakaian putih dan rendam selama 30 menit atau lebih.
    • Cuci seperti biasa.

    7. Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Cahaya matahari yang mengandung sinar ultraviolet (UV) bisa memudarkan warna pakaian tapi juga dapat mencerahkan baju putih. Tidak hanya memutihkan, cahaya ini bantu membunuh kuman yang mungkin bersarang di kain.

    Pakaian, seprai, maupun handuk putih dapat dijemur di bawah sinar matahari langsung dan biarkan hingga kering.

    Penting diperhatikan, sejumlah cara di atas dikhususkan untuk pakaian full putih. Pengulangan metode mungkin diperlukan untuk mendapatkan pakaian yang kembali putih dan bersih.

    Hindari penggunaannya pada pakaian berwarna atau motif. Lakukan metode sesuai petunjuk dan jangan mencampur-campur bahan yang dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Penghilang Lumut Kamar Mandi, Jadi Bersih dan Kesat


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan tempat yang sering lembap, sehingga lumut bisa muncul dengan mudah. Lumut bisa muncul di lantai, dinding, bahkan di dalam bak mandi.

    Selain membuat kotor, lumut yang muncul di lantai bisa membuat licin dan membahayakan penghuni rumah. Untuk itu, jika lumut sudah muncul, itu tandanya harus segera dibersihkan.

    Jika detikers masih bingung cara membersihkannya, simak dulu artikel ini. Ada 5 bahan yang bisa digunakan untuk menghilangkan lumut kamar mandi.


    Bahan-bahan Pembersih Lumut Kamar Mandi

    Dilansir dari Better Homes & Gardens dan Concrete Renovations, berikut ini 5 bahan yang dapat digunakan untuk menghilangkan lumut kamar mandi:

    1. Cuka Putih

    Bahan pertama adalah cuka putih yang ampuh menghilangkan berbagai jenis noda, termasuk lumut di kamar mandi. Bahkan ini cocok dipakai untuk bagian lantai, toilet, hingga saluran pembuangan.

    Caranya ialah dengan menyemprotkan cuka ke tempat yang berlumut. Diamkan sekitar 5-10 menit, lalu bersihkan dengan lap atau spons. Jika lumut membandel, gosoklah dengan sikat.

    2. Soda Kue (Baking Soda)

    Soda kue selain dipakai untuk bahan makanan, juga dikenal bisa untuk membersihkan berbagai noda, salah satunya untuk menghilangkan lumut.

    Caranya dengan menaburkan soda kue ke permukaan lantai atau dinding yang terkena lumut. Diamkan sejenak, lalu bersihkan lap atau sikat.

    3. Boraks

    Boraks dikenal sebagai bahan yang sering disalahgunakan untuk mengawetkan dan mengenyalkan makanan. Boraks sebetulnya adalah bahan pembersih. Bahan ini bisa digunakan untuk menghilangkan lumut di kamar mandi.

    Campurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah merata, masukkan ke botol semprot, lalu semprotkan ke titik yang berlumut atau sekaligus untuk membersihkan lantai. Kemudian bersihkan dengan kain lap bersih, sikat kawat, atau spons.

    4. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih pakaian juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan lumut membandel di kamar mandi. Cairan ini cukup keras dan berbau menyengat, jadi harus hati-hati menggunakannya.

    Buat campuran bahan ini dan air dengan rasio 1:1. Semprotkan di area berlumut dan titik lain yang bernoda. Pastikan sirkulasi udara kamar mandi baik agar tidak menghirup bau menyengat dari cairan pemutih ini.

    5. Air Panas atau Mendidih

    Selain bahan-bahan di atas, detikers juga bisa mencoba membersihkan lumut dengan air panas atau air mendidih. Lumut akan semakin mudah terangkat setelah disiram air panas. Biasanya cukup dengan menggosok sedikit, maka lumut akan hilang.

    Itulah tadi 5 bahan yang bisa dicoba untuk menghilangkan lumut di kamar mandi. Untuk mencegah lumut membandel, biasakan menyikat kamar mandi secara berkala.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Bak Cairan Ajaib Serbaguna, Ini 4 Kegunaan Cuka Putih di Rumah


    Jakarta

    Cuka putih biasa digunakan sebagai bahan makanan. Namun, ternyata cairan ini juga punya banyak kegunaan lain, lho.

    Kamu bisa memakai cuka putih untuk membersihkan barang maupun membasmi hewan di rumah. Kandungan asam di dalam cuka bisa mengatasi berbagai masalah.

    Lantas, apa saja kegunaan cuka putih di rumah? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


    4 Manfaat Cuka Putih di Rumah

    Inilah beberapa cara menggunakan cuka putih di rumah.

    1. Basmi Jamur di Dinding

    Dilansir dari The Spruce, cuka putih ternyata cukup asam untuk merusak struktur jamur di dinding rumah secara perlahan. Caranya, semprotkan cuka putih murni 100% ke arah jamur yang menempel di dinding rumah.

    Selanjutnya, lap jamur dengan kain mikrofiber atau spons dan biarkan area dinding tersebut mengering. Jika masih terdapat noda gelap, semprotkan kembali dengan mencampurkan cuka putih dengan cairan pembersih rumah tangga.

    2. Hilangkan Bau Apak pada Karpet

    Berdasarkan Pristine Home, kombinasi cuka putih dan soda kue mampu menghilangkan noda dan bau apak pada karpet.

    Berikut langkah-langkah menghilangkan bau apak pada karpet dengan cuka putih dan soda kue:

    • Pastikan karpet dalam keadaan kering.
    • Campur air hangat dan cuka putih dengan rasio 2:1 dalam botol semprot. Semprotkan campuran tersebut di area yang bau pada karpet. Namun, jangan membuatnya terlalu basah.
    • Taburkan soda kue di area berbau. Kamu bisa menggunakan sapu atau sikat untuk meratakannya, lalu gosokkan bubuk soda kue tersebut ke dalam karpet. Alternatifnya, kamu juga bisa menggunakan boraks.
    • Biarkan campuran tersebut meresap semalaman.
    • Vakum bubuk soda kue dari karpet, pastikan tidak ada produk yang tertinggal.

    3. Bersihkan Kencing Tikus

    Dikutip dari Hunker, manfaat lainnya dari cuka putih adalah menghilangkan bau pesing dari kencing tikus. Caranya, kamu cukup mencampurkan cuka putih dengan air dengan perbandingan 1:1.

    Tambahkan juga beberapa tetes minyak esensial, seperti lemon atau kayu putih. Selanjutnya, kocok hingga tercampur rata dan semprotkan ke permukaan atau area yang tercium kencing tikus.

    4. Copot Wallpaper

    Selain untuk membersihkan, cuka putih juga bisa membantu kita saat ingin mencopot wallpaper di rumah. Campuran cuka dan air efektif untuk mencopot wallpaper dengan mudah dari dinding rumah.

    Caranya, semprotkan campuran cuka putih dan air ke wallpaper. Dengan begitu, wallpaper akan cukup basah sehingga bisa terpisah dari dinding dengan sendirinya. Untuk mencegah lantai basah, kamu bisa menutupinya dengan lembaran plastik.

    Itulah beberapa kegunaan cuka putih di rumah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Begini Cara Hilangkan Noda dan Bau Kencing di Kasur



    Jakarta

    Terkadang ada saja kejadian anak-anak atau hewan peliharaan buang air kecil di tempat tidur atau kasur. Air kencing itu meninggalkan noda dan bau pesing kalau tidak cepat dibersihkan.

    Noda dan bau kencing pada kasur tentu sangat mengganggu kenyamanan orang yang menggunakan kasur. Oleh karena itu, kamu harus membersihkan bekas air kencing dengan benar.

    Jika sudah kejadian seperti itu, kamu nggak perlu panik. Berikut ini cara menghilangkan noda dan bau pesing dari kasur, dikutip dari Real Simple.


    Cara Menghilangkan Bau Pesing

    Jika noda kencing baru, kamu bisa segera membersihkan area tersebut dengan tisu untuk menyerap urine sebanyak mungkin.

    1. Buat Larutan Pembersih

    Campurkan 1/2 sendok teh detergen dengan 1 cangkir air hangat. Celupkan sikat berbulu lembut ke dalam campuran tersebut dan gosok ke kasur. Gosok dengan lembut dari bagian luar noda ke tengah.

    2. Taburkan Baking Soda atau Soda Kue

    Keringkan area tersebut dengan lap kering untuk menyerap kelembapan berlebih. Lalu, taburkan area yang lembap dan sudah dibersihkan dengan lapisan baking soda sekitar 0,6 cm.

    3. Keringkan

    Biarkan kasur mengering selama beberapa jam. Lamanya tergantung dari bahan kasur. Kamu bisa mempercepat proses ini dengan menyalakan kipas angin atau membuka jendela.

    Setelah kering, kamu bisa menghilangkan baking soda dari kasur. Salah satu caranya bisa dengan menggunakan vacuum cleaner.

    Cara Menghilangkan Noda Bekas Kencing

    Kamu bisa menghilangkan noda bekas kencing menggunakan detergen. Simak caranya berikut ini.

    1. Buat Larutan Pembersih

    Buat pasta dari baking soda dan air, kamu bisa membuatnya dengan perbandingan 3:1 untuk mendapatkan pasta yang kental.

    2. Oleskan ke Kasur

    Oleskan pasta tersebut pada noda kencing dan gunakan sikat berbulu lembut untuk mengoleskannya agar menyerap ke serat kasur.

    3. Keringkan

    Biarkan pasta mengering setidaknya selama 4 jam untuk membantu menyerap molekul bau pesing. Untuk pembersihan lebih dalam, tunggu 24 jam. Kamu bisa gunakan kipas angin untuk mempercepat prosesnya. Jika sudah kering, kamu bisa vakum area tersebut.

    Sebagai catatan, jika menggunakan baking soda masih belum hilang bau pesing dan nodanya, kamu bisa menggunakan cuka. Semprotkan cuka putih yang sudah disuling ke area tersebut. Bau cuka memang menyengat, tetapi akan hilang saat kasur mengering.

    Itulah cara menghilangkan bau pesing dan noda air kencing dari kasur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Membasmi Cacing di Kamar Mandi dan Saluran Air


    Jakarta

    Cacing bisa muncul di kamar mandi karena faktor tertentu. Misalnya, karena kelembapan tinggi maupun saluran air yang kotor.

    Kehadiran cacing di kamar mandi bagi sebagian orang akan mengganggu kebersihan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk itu, ketahui apa saja cara untuk mengatasi cacing di kamar mandi di bawah ini.

    Tips Menghilangkan Cacing di Kamar Mandi

    Dikutip dari laman Discover Hubpages, berikut adalah cara untuk membasmi cacing di kamar mandi:


    1. Pakai Boraks atau Pemutih ke Saluran Air

    Biasanya cacing akan bertelur di permukaan dekat saluran pembuangan. Kamu bisa membersihkan permukaan saluran air tersebut dengan pemutih.

    Pasalnya, zat kimia akan membunuh telur dan juga cacing-cacing yang bersembunyi di nat.

    2. Gunakan Baking Soda dan Cuka Putih ke Saluran Air

    Zat kimia dalam baking soda maupun cuka putih akan menghancurkan bahan organik. Hal ini akan sehingga memudahkan pembersihan saluran air, sekaligus membunuh cacing.

    3. Tuangkan Air Panas ke Saluran Pembuangan

    Air panas akan memecah bahan organik yang menempel di permukaan saluran pembuangan, termasuk cacing. Ini tentu akan menghambat perkembangan cacing dan bisa membunuh cacing secara langsung.

    4. Bersihkan Filter Pembuangan

    Filter saluran pembuangan menjadi salah satu area yang sering dihidupi cacing. Filter ini adalah tempat berkembang biaknya lalat dewasa, makannya kita harus membersihkannya secara teratur.

    Bersihkan dan buanglah benda-benda seperti kotoran, debu, dan rambut dari filter ini.

    5. Pakai Minyak Mineral untuk Mencegah Infestasi

    Minyak mineral bekerja dengan baik untuk saluran pembuangan. Minyak ini akan melapisi permukaan saluran pembuangan untuk mengusir lalat dewasa, maupun cacing yang bertelur di permukaannya.

    6. Bunuh Cacing dengan Insektisida

    Sejumlah insektisida mampu membunuh organisme, termasuk cacing. Namun, disarankan pakai insektisida alami dan organik.

    Untuk membasmi cacing di kamar mandi secara efektif dengan insektisida, kamu hanya perlu mengoleskannya di dalam saluran pembuangan dan di sekitar filter.

    7.Pakai Pembersih Bio-Enzimatik

    Pembersih ini akan memudahkan pembersihan saluran air. Ia akan membuat kotoran lebih mudah dibuang dan cacing pun hilang.

    Penyebab Kamar Mandi Ada Cacingnya

    Dari catatan detikProperti, berikut adalah beberapa alasan mengapa ada cacing di lantai kamar mandi:

    • Sumber air yang kemungkinan menjadi tempat pertumbuhan organisme.
    • Kondisi drainase, yang bisa menjadi jalur cacing masuk lewat saluran pembuangan.
    • Permukaan kamar mandi yang ada paparan permukaan tanahnya, sehingga cacing bisa menyusup ke celah-celah ubin.
    • Kondisi kamar mandi yang lembap dan basah, karena kondisi ini akan memungkinkan menjadi tempat cacing hidup hingga berkembangbiak.

    Penting dicatat, agar tidak ada cacing di kamar mandi pastikan kamar mandi bersih, tidak lembap, tidak ada i wastafel atau bak mandi yang retak, dan pastikan saluran pembuangan dan semua sudut bersih.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Membasmi Semut yang Bersarang di Rumah


    Jakarta

    Semut bisa menjadi hama yang mengganggu di rumah. Keberadaan semut bisa merusak stok makanan, mengganggu kenyamanan, dan gigitannya menyakitkan.

    Tak jarang koloni semut ditemukan bersarang rumah. Koloninya berbaris rapi saat menemukan sumber makanan dan menyebar luas ke seluruh area rumah untuk menemukan makanan lain.

    Jika menemukan sarang semut di rumah, sejumlah bahan dapat digunakan untuk memusnahkannya. Simak di bawah ini.


    Cara Membasmi Sarang Semut di Rumah

    Sejumlah bahan yang mudah ditemukan dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan sarang semut di rumah. Mengutip HGTV, Healthline, dan BBC Gardeners World Magazine, berikut bahan-bahan dan caranya:

    1. Siram dengan Air Panas

    Lubang semut mungkin tampak kecil dari atas, tetapi koloni semut di bawahnya sangatlah banyak. Nah, cara ampuh ini dapat dicoba untuk memberantasnya.

    Cukup rebus air hingga mendidih dan siram langsung ke sarang semut. Segera semut-semut di dalamnya akan musnah.

    2. Taburkan Lada atau Cabai Bubuk

    Lada dan cabai bubuk termasuk pengusir semut alami. Aroma menyengat yang dikeluarkan bisa mengganggu semut sehingga mereka akan pergi. Cukup taburkan merica dan cabai bubuk ke sarang semut dan sekitarnya.

    3. Semprotkan Larutan Cuka Putih

    Kawanan semut meninggalkan feromon untuk memberi tahu semut lain mengenai lokasi sumber makanan. Sekadar menyapu semut tidak akan menghentikan semut lainnya muncul. Karena itu, penting untuk menghilangkan bau feromon yang tertinggal.

    Selain terkenal sebagai pembersih rumah, cuka putih efektif untuk membasmi sarang semut. Caranya, campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1. Semprotkan ke area koloni semut berada dan lap dengan kain atau tisu untuk menghancurkan jejak feromonnya.

    4. Taburkan Bubuk Kulit Jeruk

    Jangan buang kulit jeruk karena bermanfaat untuk mengusir semut. Kulit jeruk perlu dikeringkan terlebih dahulu dan haluskan hingga menjadi bubuk menggunakan food processor atau penggiling. Taburkan kulit jeruk yang sudah dihaluskan ke sarang semut di area rumah.

    5. Semprotkan Larutan Minyak Esensial

    Kalau punya minyak esensial seperti minyak peppermint, minyak tea tree, minyak citrus, atau minyak beraroma kuat lainnya di rumah, bisa digunakan untuk menghilangkan sarang semut.

    Campurkan 60 ml air dengan 7 tetes minyak citrus atau 15 tetes minyak tea tree atau minyak peppermint. Kocok hingga tercampur dan semprotkan ke lubang semut.

    Semprotkan juga larutan minyak esensial ini ke sepanjang papan pinggir, ambang jendela, atau tempat lain yang menjadi tempat semut masuk ke rumah.

    Bisa juga teteskan beberapa tetes minyak esensial langsung pada bola kapas dan masukkan ke dalam lemari atau area dapur untuk mengusir semut yang bersarang.

    6. Taburkan Ampas Kopi

    Ampas kopi yang baru diseduh ternyata bisa digunakan untuk membasmi semut yang bersarang. Taburkan ampasnya ke lubang semut atau area berkumpul semut lainnya. Aromanya yang kuat akan membuat semut terganggu.

    Ampas kopi yang sudah kering tidak lagi bermanfaat, jadi pastikan menggantinya secara berkala.

    7. Siram Air Secara Teratur

    Jika menemukan sarang semut di luar rumah seperti di pekarangan, kemungkinan besar tidak akan membahayakan penghuni. Jadi tidak apa-apa untuk membiarkannya.

    Namun bila semut bersarang di pot dan membuat tanamannya mati, maka bisa pertimbangkan untuk menyiram pot secara teratur. Hindari membanjiri pot sepenuhnya karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

    Sejumlah cara di atas mungkin tidak akan bertahan lama dan tidak cukup dilakukan sekali. Ulangi langkah-langkahnya jika masih terdeteksi semut di tempat yang sama.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan yang Bisa Hilangkan Noda pada Dinding Dapur


    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di rumah yang sulit untuk dibersihkan. Tidak seperti ruangan lain, dapur penuh dengan noda dan kotoran karena aktivitas memasak.

    Jika tidak dibersihkan, noda-noda pada dinding dapur tak hanya mengganggu pemandangan tetapi juga dapat mengundang serangga atau hewan lainnya.

    Biasanya, noda pada dinding dapur cukup sulit untuk dibersihkan seperti minyak dan lemak. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena terdapat bahan-bahan yang dapat membersihkan noda pada dinding dapur.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini empat bahan yang bisa menghilangkan noda pada dinding dapur.

    1. Lemon

    Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonLemon Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

    Mengutip dari situs Taste of Home, berdasarkan keterangan dari ahli kebersihan di Merry Maids menyarankan lemon untuk membersihkan noda pada dinding dapur. Caranya, air perasan lemon dituang ke dalam botol lalu disemprotkan pada noda. Diamkan beberapa menit, kemudian basuh dengan kain basah.

    Sifat asam dari lemon dapat membuat noda minyak dan lemak menghilang. Menggunakan lemon juga dapat membuat aroma dapur lebih segar.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KueIlustrasi Soda Kue. Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Menghilangkan lemak dan minyak juga bisa ampuh dengan campuran soda kue dan air hangat. Oleskan campuran tersebut menggunakan spons kemudian gosok nodanya. Soda kue bersifat abrasif yang lembut dan ampuh menghilangkan minyak

    3. Cuka Putih

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Melansir dari Housing, cuka putih merupakan salah satu bahan yang juga ampuh membersihkan berbagai jenis noda. Campur cuka putih dengan air dengan perbandingan yang sama. Lalu, semprot atau oleskan langsung ke noda minyak di dinding. Diamkan beberapa menit lalu seka dengan kain basah.

    4. Amonia

    Amonia merupakan bahan kimia yang efektif untuk menghilangkan noda. Namun, penggunaannya harus diencerkan atau dilarutkan dalam air supaya lebih aman. Kemudian, oles pada noda di dinding dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibasuh dengan kain basah.

    Itulah beberapa bahan yang bisa dipakai untuk membersihkan noda pada dinding dapur. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com