Tag: daging kurban

  • 7 Cara Ampuh Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing di Kulkas


    Jakarta

    Saat Idul Adha, banyak masyarakat yang menyimpan sisa daging kambing di dalam kulkas. Cara ini dilakukan agar daging tetap awet dan bisa dimasak di kemudian hari.

    Meski begitu, daging kambing yang disimpan di lemari es bisa mengeluarkan aroma tak sedap atau disebut juga bau prengus. Bau tersebut bikin sebagian orang merasa tidak nyaman bahkan mual.

    Jika kulkas di rumah tercemar bau prengus dari daging kambing, jangan khawatir. Soalnya, ada sejumlah cara untuk menghilangkan bau prengus di lemari es. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Hilangkan Bau Prengus di Kulkas

    Ada sejumlah cara ampuh untuk menghilangkan bau prengus daging kambing di kulkas. Dikutip dari laman Whirlpool, Rabu (4/6/2025), berikut beberapa tipsnya:

    1. Ampas Kopi

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan ampas kopi. Bahan ini mengandung nitrogen yang dinilai sangat baik untuk menghilangkan bau di kulkas.

    Untuk cara pakainya, tuang ampas kopi ke dalam mangkuk kecil dan letakkan di dalam lemari es selama seharian. Selain mampu menyerap bau prengus, kulkas detikers turut mengeluarkan aroma kopi yang nikmat.

    2. Jeruk Lemon

    Selain diolah menjadi minuman menyegarkan, jeruk lemon juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau prengus di kulkas. Caranya mudah, pakai handuk yang sudah dibasahi air lemon dan lap seluruh rak yang digunakan untuk menyimpan daging kambing.

    Agar bau prengus dapat hilang secara maksimal, kamu juga bisa meletakkan irisan jeruk lemon ke dalam mangkuk, lalu letakkan di lemari es selama 1-2 hari.

    3. Arang Bekas

    Arang bekas bakar-bakar daging kurban sebaiknya jangan langsung dibuang. Sebab, arang tersebut masih bisa dipakai untuk menghilangkan aroma prengus di lemari es.

    Cara pakainya juga mudah, ambil sejumlah arang bekas dan tuang ke dalam wadah, lalu masukkan ke dalam lemari es. Diamkan selama seharian agar bau prengus bisa menghilang.

    4. Soda Kue

    Soda kue atau disebut baking soda dapat digunakan untuk menyerap dan menghilangkan bau tak sedap di lemari es. Caranya adalah dengan meletakkan soda kue ke dalam beberapa wadah kecil, lalu masukkan ke setiap rak kulkas yang mengeluarkan bau prengus.

    5. Cuka

    Apabila bau prengus cukup menyengat, kamu bisa menggunakan cuka untuk menghilangkannya. Untuk cara pakainya, bersihkan bagian dalam kulkas dengan campuran air dan cuka. Setelah itu, lap menggunakan kain microfiber agar cepat kering.

    6. Koran

    Apabila ada koran bekas di rumah, kamu bisa manfaatkan untuk menghilangkan bau prengus di kulkas. Buat bola-bola kertas dari koran bekas, lalu letakkan di atas piring.

    Setelah itu, tambahkan 1-2 tetes ekstrak vanili ke setiap bola kertas dan letakkan di setiap rak kompartemen lemari es dan freezer selama seminggu. Kandungan karbon dalam tinta koran dianggap mampu menyerap bau prengus di kulkas.

    7. Minyak Atsiri

    Cara yang terakhir untuk membasmi bau prengus di kulkas adalah dengan minyak atsiri. Beberapa contoh minyak atsiri yang populer di antaranya ada lavender, lemon, serai, dan peppermint.

    Untuk cara pakainya, buat sejumlah bola-bola kapas kecil dan tuangkan minyak esensial di atasnya. Setelah itu, masukkan bola kapas ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam.

    Demikian tujuh cara ampuh menghilangkan bau prengus daging kambing di kulkas dengan mudah. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • BPKH Salurkan 1.554 Hewan Kurban, Sebagian Diolah Jadi Makanan Siap Saji



    Jakarta

    Pada momen Idul Adha 1445 H/2024 M, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menyelenggarakan program Sedekah Kurban. Total ada 1.554 hewan kurban yang didistribusikan ke seluruh Indonesia.

    Program Sedekah Kurban telah dilakukan oleh BPKH bersama Mitra Kemaslahatan sejak 2020. Tahun ini menjadi kali ke-4 BPKH menjalankan program Sedekah Kurban.

    Sedekah Kurban 1445 H merupakan program inisiasi BPKH yang menghadirkan konsep integrasi program kurban serta pemberdayaan ekonomi umat di bidang peternakan sapi, domba dan kambing.


    Kepala BPKH Fadlul Imansyah berharap program ini dapat membantu masyarakat, khususnya di wilayah terpencil, terluar, tertinggal, dan terdampak bencana.

    “Momentum Hari Raya Idul Adha menjadi saat yang tepat untuk membantu sesama, program Sedekah Kurban 1445 H ini diharapkan dapat memberikan maslahat bagi umat”, ujar Fadlul dalam keterangannya, Jumat (21/6/2024).

    Pada Idul Adha 1445 H/2024 M, program ini menyalurkan 777 ekor sapi, 777 ekor kambing dan domba ke seluruh Indonesia.

    Untuk menjalankan program ini, BPKH bekerja sama dengan sembilan mitra kemaslahatan yaitu Baznas, LazisNU, DT Peduli, Rumah Zakat, LazisMU, Laz Ummul Quro, Baitul Mal Muamalat, PPPA Daarul Quran, dan Solo Peduli untuk mendistribusikan hewan kurban tersebut.

    Inovasi BPKH dalam Program Sedekah Kurban

    Sedekah Kurban 1445 H mengusung tema “Berkelanjutan” dengan menerapkan beberapa inovasi.

    • Daging Siap Saji

    Sebagian daging kurban diolah menjadi makanan siap saji seperti rendang kaleng dan abon untuk membantu ketahanan pangan di wilayah rawan bencana dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

    • Menggunakan Wadah Ramah Lingkungan

    Proses pembagian daging kurban menggunakan besek bambu atau plastik ramah lingkungan. Tujuannya yakni untuk mengurangi sampah plastik.

    Untuk menjalankan Program Sedekah Kurban ini, BPKH tidak menggunakan dana setoran awal haji, melainkan dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU). Hal ini sesuai dengan UU No. 34 tahun 2014 dan PP No. 5 tahun 2018. Dengan berasaskan prinsip syariah, kehati-hatian, manfaat, nirlaba, transparan, dan akuntabel.

    BPKH berkomitmen untuk menyalurkan nilai manfaat DAU melalui berbagai program kemaslahatan, termasuk Sedekah Kurban. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi umat Islam di seluruh Indonesia.

    Distribusi program kemaslahatan BPKH mencakup berbagai bidang, seperti prasarana ibadah, kesehatan, pelayanan ibadah haji, ekonomi umat, pendidikan, dakwah, sosial keagamaan, dan tanggap bencana.

    (dvs/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Ribu Pack Daging Kambing Dam Jemaah Haji RI Siap Dikirim ke Tanah Air



    Makkah

    Sebanyak 6.500 ekor kambing kurban jemaah haji Indonesia disembelih dan akan disalurkan dagingnya. Dari jumlah tersebut, 2.000 di antaranya akan dikirim ke Tanah Air dalam bentuk daging kemasan.

    Direktur Bina Haji Arsad Hidayat mengatakan, 2.000 ekor kambing tersebut akan dikemas menjadi 8.000 pack.

    “Dari 2.000 kambing tersebut selanjutnya akan di-packaging dengan cara retort. Satu ekor kambing di-packing menjadi 4 pack. Jadi total akan ada 8.000 pack daging yang akan dikirimkan ke Indonesia. Masing-masing pack-nya berisi 2,5 kg daging,” ujar Arsad di Makkah, Jumat (5/7/2024).


    Hal itu dikatakan Arsad saat mendamping Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau perusahaan pengelolaan daging kurban dan RPH di Makkah, Arab Saudi. Peninjauan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan daging kurban yang akan dikirimkan ke Indonesia.

    Daging dam jemaah haji yang sudah dikemas.Daging dam jemaah haji yang sudah dikemas. Foto: Dok Media Center Haji 2024

    Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK Muhadjir juga melihat adanya peluang pengiriman tenaga juru sembelih dari Indonesia. Berdasarkan keterangan pengelola RPH, mereka mempekerjakan 5.000 tenaga penyembelih pada musim haji.

    “Tadi kita ngomong-ngomong, dari syahbandar (pengelola RPH) menginginkan ada penyembelih dari Indonesia. Dia ingin ada 1.500 penyembelih untuk tahun depan, nanti Pak Dubes yang akan menindaklanjuti,” ungkap Muhadjir.

    “Dan mungkin nanti ada kerja sama yang lain. Karena di sini kotoran dan kulit kambing dibuang begitu saja. Tadi juga mengusulkan ada kerja sama dari pelaku usaha di Indonesia yang sudah punya pengalaman di bidang penyamakkan kulit itu juga bisa kerja sama dengan RPH di sini,” sambungnya.

    (nla/kri)



    Sumber : www.detik.com