Tag: daniel baldwin

  • Cara Ampuh Usir Lalat biar Nggak Balik Lagi ke Rumah


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sering masuk rumah. Serangga itu bisa masuk dari celah yang ada dan keberadaannya kerap mengganggu penghuni rumah.

    Dilansir dari Martha Stewart, menurut COO dan entomolog tersertifikasi di Arrow Termite & Pest Control, Jacob Cohn, hidup lalat memang tidak lama tapi bisa bereproduksi dengan cepat. Lalat betina bisa menghasilkan 75-150 telur dalam sekali reproduksi.

    Biasanya, induk lalat bertelur di tempat yang hangat dan lembap seperti garasi, loteng atau di kebun, menurut entomolog di Hawx Pest Control Daniel Baldwin.


    “Umur hidup mereka yang pendek, dikombinasikan dengan reproduksi yang cepat, berarti mereka dapat dengan cepat menjadi serangan besar-besaran-terutama di lingkungan yang hangat dan kaya makanan seperti dapur dan kamar mandi,” tuturnya, dikutip dari Martha Stewart, Senin (27/10/2025).

    Maka tak heran penghuni rumah banyak yang ingin memberantas lalat. Keberadaannya selain mengganggu juga bisa menyebarkan penyakit karena lalat adalah hewan pembawa penyakit yang bisa menyebabkan diare hingga kolera.

    Sebelum mengetahui cara membasmi lalat, yuk ketahui dulu penyebab adanya lalat di rumah.

    Penyebab Ada Lalat di Rumah

    Lalat tertarik pada lingkungan yang memiliki sumber makanan, terutama bahan organik yang membusuk. Mereka bisa masuk ke rumah lewat pintu atau jendela yang terbuka.

    “Mereka juga dapat menghuni area dengan genangan air, seperti saluran pembuangan, talang, atau pipa bocor. Di dalam ruangan, lalat dapat bersembunyi di area gelap dan terpencil pada siang hari dan aktif di malam hari untuk mencari makanan,” ujar kepala entomolog dan senior director of quality assurance di Aptive, Trent Frazer.

    Beberapa hal yang bisa menarik lalat masuk ke rumah yaitu:

    – Buah dan sayur yang sudah matang

    – Kotoran hewan atau manusia

    – Bangkai hewan

    – Piring yang belum dicuci

    – Sampah

    – Makanan busuk

    – Susu

    – Nektar

    – Makanan manis

    Cara Usir Lalat dari Rumah

    Pakai Cuka Apel

    Lalat tertarik pada bau. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan cuka apel.

    Caranya, tuang cuka apel ke dalam mangkuk kecil, tutup dengan plastic wrap, tusuk beberapa bagian agar menjadi lubang. Nantinya lalat itu akan masuk ke dalam, terperangkap, dan tenggelam.

    Tanam Tanaman Aroma Kuat

    Tanaman dengan aroma kuat seperti mint bisa mengusir lalat. Taruh tanaman mint di dekat jendela, pintu, dan luar ruangan. Aroma yang kuat ini akan menarik lalat dan mencegah mereka masuk ke dalam rumah.

    Gunakan Jasa Profesional

    Cara lainnya adalah menggunakan jasa profesional untuk membasmi lalat. Ini bisa digunakan jika lalat masih ada meski sumber makanan sudah dihilangkan. Bisa saja ada sarang tersembunyi yang tidak bisa ditemukan oleh pemilik rumah.

    Cara Cegah Lalat Masuk Rumah

    Basmi Tempat Perkembangbiakan Lalat

    Bersihkan saluran pembuangan dan buang sisa makanan sesering mungkin. Kalau ada hewan peliharaan, jangan tinggalkan makanan di tempat makanan terbuka dan mudah dijangkau.

    Pasang kasa halus di atas saluran pembuangan untuk mencegah lalat dewasa masuk dan bertelur. Selain itu, pastikan tempat sampah tertutup rapat dan buang kotoran hewan peliharaan setiap hari.

    Simpan Makanan

    Jika ada makanan sisa, sebaiknya disimpan di wadah tertutup. Apabila ada makanan yang terlalu matang atau busuk, segera buang.

    Tutup Celah Masuk Lalat

    Pasang kasa pada jendela dan pintu juga bisa mencegah lalat masuk rumah. Tutup celah dan retakan dinding dengan sealant.

    Kontrol Kelembapan

    Cara lainnya adalah mengontrol kelembapan dengan cara memperbaiki keran yang bocor. Lalu, pastikan lantai tetap kering dan ada ventilasi yang baik agar tidak lembap.

    Itulah penyebab adanya lalat dan cara mengusirnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Injak Laba-laba di Rumah! Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Keberadaan laba-laba bisa saja membuat penghuni rumah merasa terganggu dan ingin segera membasminya. Namun jangan pernah coba untuk membasmi laba-laba dengan cara menginjaknya ya.

    Menginjak atau menghancurkan laba-laba bisa membuat masalah baru di rumah seperti memicu alergi atau masalah kesehatan penghuni rumah. Hal ini diungkapkan oleh Ed Dolshun dari Catchmaster.

    “Menekan laba-laba di permukaan dinding atau di lantai akan meninggalkan genangan cairan tubuh dan, tergantung dari apa yang dimakan oleh laba-laba, bakteri dari makanan terakhirnya,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Rabu (29/10/2025).


    Ed menambahkan, dalam beberapa kasus, jika seseorang sensitif atau memiliki alergi dan kontak langsung dengan cairan laba-laba atau bagian tubuh lainnya, bisa menyebabkan badan iritasi.

    Sementara itu, ahli pengendali hama dan pendiri The Pied Piper Pest Control, Tony King, juga menyarankan untuk tidak menginjak laba-laba.

    “Salah satu efek yang paling tak terduga dan tidak menyenangkan dari membunuh seekor laba-laba, terutama seperti wolf spider, adalah bisa ada puluhan bayi laba-laba di punggung seekor laba-laba betina. Ketika Anda menghancurkan mereka, bayi-bayi laba-laba akan berhamburan ke segala arah,” tuturnya.

    Menurut entomolog tersertifikasi di Hawx Pest Control, Daniel Baldwin, laba-laba memiliki manfaatnya tersendiri dan bisa menjadi pengendali hama alami untuk tumbuhan. Hal itu karena laba-laba memakan serangga kecil jadi mereka bisa membantu mengurangi hama yang bisa merusak rumah.

    “Laba-laba juga sangat bermanfaat di kebun, dengan senang hati memakan kutu daun, ulat, dan serangga lain yang diketahui merusak dedaunan dan bunga,” ujar Daniel Baldwin.

    Cara Mengatasi Laba-laba di Rumah

    Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi adanya laba-laba di rumah adalah dengan mengelap permukaan benda dan membuang benda-benda yang tak digunakan.

    Dilansir dari Mirror, penghuni rumah juga bisa memakai bahan dapur seperti cuka putih. Laba-laba bisa sangat sensitif karena kandungan asam asetat yang tinggi pada cuka.

    Metode ini bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan setengah air dan setengah cuka ke tempat laba-laba yang menyelinap masuk. Selain itu, cuka tidak memiliki efek yang berbahaya dan beracun sehingga aman untuk digunakan ketika penghuni rumah dalam posisi dekat hewan peliharaan.

    Dilansir dari The Spruce, entomolog di Mosquito Squad Plus, Emma Grace Crumbley mengatakan untuk mencegah keberadaan laba-laba di rumah, khususnya pada beranda, sebaiknya buat area tersebut yang tidak mudah diakses untuk laba-laba. Contohnya seperti membatasi sumber makanan dan lainnya.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya. Berikut ini informasinya.

    Hilangkan Jalur Masuk Laba-laba

    Untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah, Crumbley menyarankan untuk pastikan tidak ada lubang di bawah pintu, jendela, atau di antara struktur rumah.

    Matikan Lampu Depan

    Menyalakan lampu di depan rumah kerap dilakukan untuk mengindikasikan bahwa ada penghuni di dalamnya. Tapi hal ini justru bisa menarik beberapa serangga yang bisa jadi mangsa laba-laba.

    “Matikan lampu depan kalau kamu tidak memerlukannya untuk mencegah menarik sumber makanan laba-laba” ujar ahli pest control dan co-owner dari Green Pest Management Matt Smith, dikutip dari The Spruce.

    Kurangi Sumber Makanan Laba-laba

    Cara lainnya adalah dengan mengurangi sumber makanan laba-laba. Hal itu berarti menutup tempat sampah dan menjaganya agar tetap bersih supaya lalat nggak berkeliaran, matikan lampu depan, bersihkan got, dan cek area yang tergenang air yang bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk.

    Basmi Sarang Laba-laba

    Crumbley menjelaskan, untuk membangun sarang laba-laba dibutuhkan waktu dan energi. Menghilangkan sarang mereka, tentunya membuat laba-laba enggan membuat sarang di sana lagi.

    Menghancurkan sarang laba-laba memberikan pesan bahwa area tersebut tidak cocok untuk mereka huni.

    Itulah alasan jangan menginjak laba-laba dan cara mengatasinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com