Tag: dapur

  • Begini Cara Merawat Kitchen Set Biar Awet



    Jakarta

    Kitchen set merupakan seperangkat perabotan untuk memenuhi kegiatan memasak. Karena sering digunakan untuk memasak, tentunya kitchen set harus dibersihkan dan dirawat agar tetap awet.

    Berbagai noda kerap menempel di kitchen set, misalnya lemak hingga minyak. Jika tidak dibersihkan, tentu noda tersebut akan menempel dan merusak penampilan kitchen set.

    Lantas, bagaimana cara merawat kitchen set agar tetap awet? Dikutip dari rupa-rupa.com, berikut ini caranya.


    1. Pastikan Sirkulasi Udara di Dapur Bagus

    Sirkulasi udara yang bagus diperlukan supaya kitchen set tidak cepat rusak. Sebab, kegiatan memasak di dapur kerap menimbulkan asap dan membuat ruangan menjadi panas.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan blower maupun exhaust fan. Dengan sirkulasi udara yang bagus, tentu bisa mencegah area menjadi pengap, lembab, dan panas.

    2. Susun Perlengkapan Dapur dengan Rapi

    Menyusun perlengkapan dapur dengan rapi bisa mencegah kitchen set menjadi rusak. Contohnya, peralatan yang berat dan berukuran besar bisa diletakkan di bagian bawah kitchen set.

    3. Pastikan Kitchen Set dalam Keadaan Kering

    Apabila kitchen set dalam keadaan lembab, dapat memicu pertumbuhan jamur dan mikroba lain. Apalagi jika kitchen set terbuat dari kayu, keadaan yang lembab juga bisa membuatnya lapuk.

    4. Gunakan Pembersih yang Tepat

    Ketika membersihkan kitchen set, sebaiknya pakai pembersih yang tepat. Hindari penggunaan cairan pembersih yang terlalu keras karena bisa merusak kitchen set. Selain dengan cairan pembersih, kamu juga bisa membersihkan kitchen set dengan campuran air dan sabun.

    5. Pakai Prinsip Clean As You Go

    Prinsip ini dilakukan dengan cara membersihkan peralatan dapur yang digunakan setelah memasak. Cara ini bisa mengurangi tumpukan peralatan kotor di dapur, mencegah datangnya serangga, juga mengurangi noda membandel dan berkerak di kitchen set.

    6. Bersihkan Kitchen Set Secara Menyeluruh

    Selain membersihkan peralatan yang digunakan setelah memasak, kitchen set juga perlu dibersihkan secara menyeluruh. Tidak perlu sering-sering, cukup 2-3 kali dalam setahun.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan noda yang menempel di kitchen set. Begini cara membersihkannya:

    – Noda biasa: bersihkan dengan campuran air dan baking soda, lalu gunakan spons untuk menggosok noda sampai terangkat. Setelah itu, bilas dengan bersih.

    – Noda minyak dan kotoran: bersihkan dengan campuran air dan cuka. Setelah itu, lap dengan kain kering hingga bersih.

    – Bagian dalam kabinet: bersihkan debu dan remah-remah di dalamnya pakai kemoceng atau sapu kecil.

    – Permukaan kabinet: bersihkan dengan sikat gigi bekas dan kain microfiber supaya debu bisa terangkat dengan mudah.

    Itulah beberapa cara merawat kitchen set biar awet. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email [email protected] subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Kreatif Menata Ulang Lemari Dapur


    Jakarta

    Lemari merupakan perabot yang penting dan selalu ada di setiap rumah. Lemari berfungsi untuk menyimpan berbagai barang, mulai dari pakaian hingga alat-alat masak di dapur.

    Seiring dengan pemakaiannya, lemari dapur terkadang tampak kuno atau tidak sesuai dengan selera. Namun, jangan khawatir! Agar lemari dapur tampak baru, kamu tidak harus merenovasinya secara besar-besaran. Ada berbagai solusi kreatif dan terjangkau yang bisa kamu lakukan untuk memberikan sentuhan segar pada lemari dapurmu.

    Kenapa Lemari Dapur Harus Ditata Ulang?

    Melansir JPD Kitchens, Jumat (12/1/2024), berikut beberapa alasan kamu harus menata ulang lemari dapur di rumah.


    Memberikan tampilan baru pada dapur

    Dengan menata ulang lemari, dapur di rumah akan memiliki tampilan yang baru dan segar. Ada banyak gaya pintu lemari dan laci yang bisa kamu pilih. Berbagai pilihan ini bisa disesuaikan dengan preferensi dan seleramu. Perangkat keras kabinet baru juga bisa dipasang untuk memberikan tampilan baru pada dapur.

    Meningkatkan fungsionalitas dapur

    Salah satu alasan lain kamu harus menata ulang lemari dapur adalah bisa meningkatkan fungsionalitas dan pengaturan dapur. Jika lemari dapurmu sudah usang atau rusak, akan sulit untuk menemukan tempat untuk menyimpan piring dan barang-barang dapur lainnya.

    Lemari yang ditata ulang akan memiliki lebih banyak ruang penyimpanan sehingga kamu bisa menyimpan semuanya di satu tempat. Hal ini akan memudahkanmu dalam menemukan apa yang sedang dicari dan membantu menjaga dapur tetap teratur.

    Meningkatkan keamanan dapur

    Lemari yang rusak bisa menimbulkan risiko keamanan. Pintu lemari yang rusak bisa dengan mudah terlepas dari engselnya dan melukai seseorang. Jika lemari tidak memiliki struktur yang baik, lemari bisa runtuh karena beban piring dan panci dan wajan yang disimpan di dalamnya. Oleh karena itu, dengan menata ulang lemari dapur, memperbaiki atau membeli yang baru akan meningkatkan keamanan dapur di rumahmu.

    Tips Kreatif Menata Ulang Lemari Dapur

    Melansir Real Simple, Jumat (12/1/2024), berikut tips menata ulang lemari di dapur rumah yang harus kamu ketahui.

    1. Ganti Hardware untuk Tampilan yang Lebih Modern

    Lemari dapur yang terlihat kuno seringkali disebabkan oleh hardware yang sudah ketinggalan zaman. Mulailah dengan mengganti pegangan dan tombol lemari dengan model yang lebih modern. Kamu bisa menemukan pilihan yang unik dan sesuai dengan seleramu di pasar loak atau situs belanja online.

    2. Cat Ulang Lemari

    Jika lemari dapurmu dalam kondisi baik, tetapi kamu tidak suka dengan warnanya, opsi cat ulang bisa menjadi penyelamat. Proses ini membutuhkan waktu, namun dengan sabar, kamu bisa menciptakan dapur yang sepenuhnya baru. Pilih dari berbagai warna dan finishing untuk menciptakan kontras menarik di ruang dapurmu.

    3. Kreatif dengan Peel-and-Stick Wallpaper

    Berikan sentuhan unik pada lemari dapur dengan menggunakan wallpaper peel-and-stick. Ini adalah cara yang tepat untuk memberikan tampilan berbeda pada lemari dapurmu. Pilih warna solid untuk tampilan minimalis atau pilih cetakan yang mencolok untuk tampilan retro yang berani.

    4. Ganti Pintu Lemari untuk Perubahan Signifikan

    Jika anggaran terbatas, tetapi kamu ingin perubahan yang signifikan, pertimbangkan untuk hanya mengganti pintu lemari. Ini adalah tren terkini yang bisa memberikan sentuhan modern pada dapur tanpa harus merenovasinya secara keseluruhan. Temukan pintu lemari yang sesuai dengan sistem lemari yang kamu miliki.

    5. Ubah Lemari Menjadi Rak Terbuka

    Jika kamu benar-benar ingin tampilan yang berbeda, pertimbangkan untuk mengganti lemari dengan rak terbuka. Ini bukan hanya cara untuk membuat dapur terlihat lebih modern, tetapi juga lebih terbuka dan luas. Pastikan rak tersebut sesuai ukuran dan cukup kuat untuk menampung barang-barang dapur yang berat.

    Demikianlah tips menata ulang lemari di dapur rumah yang harus kamu ketahui. Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa memberikan sentuhan baru pada dapur tanpa harus menghabiskan banyak biaya. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Beberes Dapur Rutin: Harian, Mingguan, Bulanan


    Jakarta

    Dapur adalah pusat kegiatan di rumah yang sering kali menjadi sorotan utama aktivitas sehari-hari. Namun, seiring dengan rutinitas yang sibuk, seringkali sulit untuk menjaga kebersihannya.

    Jangan khawatir! Ada solusi yang mudah untuk membuat tugas membersihkan dapur menjadi lebih menyenangkan dan efisien, lho!

    Menurut sejumlah ahli, kunci utama dalam menjaga kebersihan dapur adalah dengan membersihkannya secara rutin dan teratur setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan. Sebagai pedoman, kamu juga bisa membuat daftar cek apa saja yang perlu dibersihkan di dapur sesuai lini masa tersebut.


    Dengan adanya daftar cek ini, kamu bisa membagi tugas dalam membersihkan dapur menjadi langkah-langkah yang lebih kecil dan mudah dikelola sehingga tidak lagi terasa sebagai tugas yang menakutkan.

    Apa saja yang harus dibersihkan di dapur setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan? Melansir Better Homes & Gardens, Rabu (7/2/2024), berikut tugas-tugas yang harus dilakukan berdasarkan lini masa tersebut.

    Apa yang Harus Dibersihkan Setiap Hari

    Pertama-tama, penting untuk membersihkan dapur setiap hari. Dengan membersihkannya setiap hari, kotoran di dapur tidak akan menumpuk hingga sulit dibersihkan.

    Adapun tugas-tugas harian membersihkan dapur adalah sebagai berikut.

    • Menyemprot dan mengelap permukaan meja dapur dan kompor
    • Membersihkan tumpahan di dinding
    • Menyapu dan mengelap noda dan tumpahan di lantai
    • Membersihkan dan mengeringkan wastafel
    • Mencuci piring dan alat-alat makan lainnya dengan segera
    • Merapikan dan menyimpan alat masak di tempatnya setelah digunakan

    Apa yang Harus Dibersihkan Setiap Minggu

    Selain tugas harian, ada pula tugas mingguan yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan dapur secara menyeluruh. Tugas mingguan ini umumnya sedikit lebih rumit daripada tugas harian. Nah, karena itu, luangkan waktu setiap minggu agar tugas-tugas ini selesai sehingga dapur bisa kembali bersih.

    Adapun tugas-tugas mingguan membersihkan dapur adalah sebagai berikut.

    • Mengepel lantai dapur
    • Membersihkan dan mengelap pintu kulkas
    • Membuang sisa makanan atau bahan-bahan kedaluwarsa
    • Membersihkan bagian atas lemari dan kulkas dari debu
    • Menggosok kerak dan kotoran pada wastafel
    • Mencuci handuk tangan dan serbet

    Apa yang Harus Dibersihkan Setiap Bulan

    Untuk memastikan dapur tetap bersih dan higienis, pembersihan bulanan yang lebih mendalam juga diperlukan.

    Adapun tugas-tugas bulanan membersihkan dapur adalah sebagai berikut.

    • Membersihkan pintu dan laci lemari dan kabinet
    • Membersihkan oven dan kulkas secara menyeluruh
    • Membersihkan tempat sampah
    • Mengecek dan mengganti lampu dapur jika rusak
    • Tips untuk Menyusun Daftar Cek Pembersihan Dapur yang Efektif

    Untuk mengetahui tugas apa saja yang harus dilakukan setiap hari, minggu, dan bulan, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi pribadimu. Sesuaikan jadwal pembersihan dengan seberapa sering dapur digunakan. Selain itu, pastikan juga untuk menjaga konsistensi dalam menjalankan rutinitas pembersihan. Jangan lupa untuk memperhatikan bahan dan permukaan dapur saat memilih alat dan cairan pembersih yang tepat.

    Demikianlah panduan beberes dapur secara rutin. Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa menjaga dapur tetap bersih, rapi, dan nyaman untuk digunakan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Lalat Suka Hinggap di Tempat Sampah Rumah? Begini 4 Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Di mana biasanya kamu meletakkan tempat sampah di dalam rumah? Tempat sampah biasa diletakkan di tempat yang mudah dijangkau dan paling banyak dibutuhkan yakni dapur.

    Adanya tempat sampah di dapur mempermudah pekerjaan karena ketika memasak pasti ada bahan makanan yang dibuang dan tidak bisa diolah. Sampah ini tentu bukan hanya sampah kering, melainkan sampah basah juga. Dengan meletakkan tempat sampah di dapur membuat pekerjaan lebih efisien.

    Meskipun mempermudah pekerjaan, tempat sampah di dapur juga bisa menyebabkan masalah, salah satunya adalah mengundang lalat datang.


    Lalat sangat menyukai bau-bau dari buah, sayuran, daging, dan bahan masakan lainnya yang membusuk atau yang sudah tidak terpakai di tempat sampah. Jika lalat datang mengerubun saat dapur masih digunakan untuk memasak, ini dapat berbahaya.

    Hewan kecil ini membawa bakteri seperti E. coli dan salmonella dari satu tempat ke tempat lain, sehingga dapat mencemari makanan. Jika sudah mengontaminasi makanan, bakteri ini dapat menyebabkan diare dan infeksi saluran pencernaan.

    Melansir dari thekitchn.com pada Selasa (27/2/2024) berikut cara untuk menjaga tempat sampah tetap bersih dan tidak mengundang lalat datang.

    Rajin Membuang Sampah

    Aroma yang menguar saat proses pembusukan makanan di tempat sampah dapat mengundang lalat. Rajin membuang sampah minimal sehari sekali dan menutup pintu saat memasak dapat mencegah lalat masuk ke dalam rumah.

    Selain itu pisahkan sampah basah dan kering agar sisa makanan tidak cepat membusuk di tempat sampah dapur. Setiap membuang sampah sebaiknya tutup kembali tempat sampah. Jika memakai kantong plastik bisa mengikat ujung di bagian atasnya.

    Membersihkan Tempat Sampah

    Setelah isinya dibuang, tempat sampah tetap harus dicuci menggunakan sabun pencuci piring, agar sisa makanan tidak menempel. Jika dibiarkan lama kelamaan di sudut-sudut tempat sampah akan tumbuh jamur dan cepat berbau.

    Gunakan Air Cuka

    Air cuka memiliki bau yang menyengat dan dapat mengacaukan penciuman lalat. Aroma dari air cuka membuat lalat tidak ingin mendekat. Kamu bisa mencampurkan air hangat dengan cuka, lalu letakkan di salah satu sudut dapur atau di dekat tempat sampah.

    Maksimalkan Ventilasi Udara

    Saat memasak pintu rumah terkadang dibiarkan terbuka agar sirkulasi udara dapat bekerja dengan maksimal sehingga suhu dapur tidak telalu panas. Namun ini membuka peluang untuk lalat masuk ke dalam rumah. Lebih baik gunakan pintu dengan jaring kawat yang tidak bisa ditembus oleh lalat. Bisa juga memasang tirai dengan lubang kecil di daun pintu.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Alasan Islam Anjurkan Posisi Dapur Ada di Belakang Rumah



    Jakarta

    Dapur merupakan ruangan yang perlu ada di rumah. Hal itu karena dapur digunakan untuk membuat makanan sehari-hari dan terkadang juga digunakan untuk tempat berkumpul guna memasak bersama.

    Posisi dapur umumnya berada di belakang rumah. Namun, belakangan ini posisi dapur berada di depan maupun di tengah rumah karena keterbatasan ruang.

    Ternyata, ada alasannya lho kenapa posisi dapur berada di bagian paling dalam dan belakang rumah. Menurut ajaran Islam, dapur yang baik terletak di bagian rumah paling dalam atau belakang rumah agar tidak terlihat oleh tamu atau orang yang datang berkunjung.


    Tak hanya itu, sebaiknya dapur juga memiliki batas yang jelas dengan ruangan lainnya. Lalu, dapur juga sebaiknya dirancang sangat efisien dan sederhana untuk memudahkan penghuni rumah mengolah makanan.

    Dilansir dari islamicity.org, posisi dapur di dalam rumah berada di bagian paling dalam atau belakang rumah agar tidak terlihat langsung oleh para tamu. Biasanya, perempuan paling banyak menghabiskan waktu di dapur, dengan penempatan dapur di bagian belakang rumah dapat menjaganya dari pandangan mata publik.

    Lalu, antara dapur dan ruang lainnya harus ada sekat atau jarak yang cukup untuk tingkat privasi dalam rumah. Hal ini dapat menjamin penghuni rumah dapat leluasa melakukan kegiatannya tanpa harus merasa terganggu karena kehadiran tamu.

    Bagian dapur juga harus ada jendela dan bukaan agar mendapat sirkulasi udara dan penerangan yang baik.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Hilangkan Bau Tak Sedap di Dapur


    Jakarta

    Dapur adalah tempat untuk memproses bahan makanan. Selain itu, biasanya dapur juga dijadikan tempat untuk menyimpan bahan makanan. Akibatnya seiring berjalannya waktu, aroma dari masakan dan bahan makanan akan menumpuk di dapur.

    Aroma ini lama kelamaan akan berubah menjadi bau yang tidak sedap. Beberapa orang mungkin menyepelekan hal ini dengan alasan “Nanti juga bau lagi kalau masak”.

    Namun nyatanya bau tidak sedap ini akan memengaruhi kualitas makanan dan membuat ruangan dapur menjadi tidak nyaman ketika dipakai.


    Dikutip dari allrecipes.com, ada beberapa cara mudah untuk menjaga agar dapur tetap segar. Bila kamu penasaran, ayo simak caranya di bawah ini.

    Cara Membuat Dapur Bebas dari Bau Tidak Sedap

    1. Rebus Lemon

    Uap dari hasil rebusan lemon bisa menetralkan bau yang menyengat. Caranya, kamu bisa memotong lemon menjadi 2 bagian, atau kamu juga bisa menggunakan sisa kulit lemon juga. Lalu masukkan ke dalam air yang sudah mendidih, dan biarkan selama 10 menit.

    2. Baking Soda dan Cuka

    Jika kamu memasak makanan yang berbau menyengat, kamu bisa mencoba untuk menaruh beberapa mangkuk berisi baking soda atau cuka semalaman.

    Selain itu, kamu juga bisa merebus air baking soda atau cuka dan biarkan beberapa menit. Uap dari rebusan cuka atau baking soda bisa menetralkan bau menyengat.

    3. Kopi

    Merebus bubuk kopi dengan sedikit air bisa membantu menyerap bau tidak sedap pada ruangan dapur.

    4. Bunga Rampai Kompor (Potpourri)

    Potpourri adalah sebuah rebusan yang terbuat dari buah dan rempah-rempah wangi. Potpourri sudah biasa digunakan di luar negeri untuk membuat ruangan dapur menjadi segar.

    Caranya, kamu bisa merebus bahan sisa atau rempah-rempah yang wangi seperti kulit jeruk, kulit apel, cengkeh, batang kayu manis, rosemary, dan lainnya. Kamu juga bisa biarkan rebusan ini terus mendidih selama proses memasak.

    5. Tutup Panci/Wajan saat Memasak

    Bila kamu ingin memasak masakan yang membuat minyak terciprat kemana-mana, kamu bisa coba untuk menutupnya dengan proteksi cipratan dengan karbon aktif.

    Selain untuk menjaga agar minyak tidak mengotori dapur, lapisan karbon aktifnya juga bisa menyerap bau tidak sedap.

    6. Bersihkan Wastafel

    Biasanya wastafel adalah sumber utama bau tidak sedap pada dapur. Maka dari itu kamu harus membersihkannya dengan rutin menggunakan sabun dan disinfektan.

    7. Buka Jendela dan Ventilasi

    Cara ini sudah sangat jelas ya, dapur yang tertutup pasti akan membuat bau tidak sedap menumpuk. Maka dari itu kamu harus perhatikan sirkulasi udara pada dapurmu.

    8. Gunakan Air Purifier

    Cara yang terakhir adalah menggunakan air purifier. Air purifier sudah sangat dikenal dapat menyaring udara dari debu, asap, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, dan bau yang menyengat.

    Walau demikian, jika kamu memasang air purifier pada ruangan dapur, kamu harus rutin untuk mengganti filternya dan biayanya tidak murah.

    Itulah 8 cara untuk menjaga agar dapur di rumahmu tetap segar dan tidak bau. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Pakai Kulkas dengan Efektif, Tiap Bagian Punya Fungsi Berbeda Lho!


    Jakarta

    Kulkas memiliki peran penting untuk menjaga makanan dan bahan makanan tetap segar dan tahan lama. Barang elektronik yang satu ini tentunya menjadi barang yang wajib ada di dapur.

    Ketika digunakan, tak jarang ada yang menaruh makanan tanpa terlalu memikirkan letak di dalam kulkas. Padahal, setiap bagian kulkas memiliki suhu yang berbeda-beda, lho!

    Melansir dari Insider, mengatur kulkas dengan peletakan yang sesuai fungsinya membantu makanan tahan lebih lama, sehingga makanan tidak akan terbuang karena busuk. Berikut ini cara memakai kulkas dengan efektif sesuai fungsi setiap bagiannya.


    1. Pintu

    Bagian pintu adalah area terhangat di kulkas yang paling banyak mengalami fluktuasi suhu. Biasanya area ini digunakan sebagai tempat susu kotak dan telur. Akan tetapi, disarankan agar pintu kulkas dipakai untuk menyimpan bumbu, selai, herba, dan makanan lain yang memiliki ketahanan paling lama terhadap pembusukan.

    2. Rak Atas dan Tengah

    Rak atas dan tengah kulkas biasanya memiliki zona terdingin kedua serta suhu yang stabil. Kedua bagian ini sebaiknya digunakan untuk menyimpan makanan siap saji, makanan ringan, makanan penutup, dan sisa makanan.

    Selain itu, produk yang mengandung susu seperti keju dan yogurt pun cocok ditaruh di rak ini. Telur dan buah-buahan juga bisa disimpan di rak atas dan tengah.

    3. Rak Bawah

    Rak bawah merupakan bagian terdingin di dalam kulkas, maka disarankan untuk menaruh barang-barang yang bermuatan besar dan berat seperti botol minum dan kaleng soda.

    Daging dan ikan juga ditempatkan pada rak bagian bawah untuk mencegah kontaminasi jika terjadi kebocoran pada kemasannya. Kamu bisa menaruh daging yang masih di dalam kemasan dalam kotak penyimpanan plastik bening untuk mencegah kebocoran.

    4. Laci

    Biasanya kulkas mempunyai laci yang dirancang untuk mengendalikan kelembapan dan perubahan suhu, sehingga penyimpanan ini cocok untuk sayuran. Bahan ini sebaiknya disimpan di area dengan kelembapan yang tinggi dan terpisah dari buah-buahan supaya tidak cepat membusuk.

    Itulah tips memakai kulkas dengan efektif dengan menyesuaikan jenis makanan. Semoga membantu!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Mudah Bersihkan Microwave di Dapur


    Jakarta

    Microwave merupakan alat dapur yang sangat praktis untuk memanaskan makanan dalam sekejap. Kalau kamu sering menggunakan microwave, sebaiknya rajin membersihkannya secara berkala.

    Minimal bersihkan microwave sebulan sekali dan mengelap eksterior microwave sembari membersihkan dapur. Sebab, microwave yang jarang dibersihkan bisa meninggalkan sisa makanan serta bau yang tidak sedap.

    Untungnya menjaga kebersihan microwave tidak sulit. Yuk, ikuti 7 langkah mudah membersihkan microwave berikut ini, dikutip dari Real Simple, Jumat (19/4/2024).


    1. Semprotkan Cairan pada Noda dan Tumpahan

    Buatlah cairan pembersih dengan mencampurkan 1:1 cuka putih dan air. Semprotkan campuran cairan tersebut ke noda membandel dan tumpahan di dalam microwave.

    2. Siapkan Mangkuk Berisi Cairan Pembersih

    Isi sebuah mangkuk dengan dengan dua gelas air dan dua sendok makan cuka putih. Jika tidak ada cuka putih, kamu juga bisa menggunakan perasan lemon segar.

    Tip: Tambahkan sendok kayu kecil ke dalam mangkuk atau masukkan tusuk gigi ke dalam campuran tersebut. Hal ini akan membuat gelembung-gelembung menempel pada kayu saat air memanas, sehingga mencegah air menjadi terlalu panas dan ‘meledak’.

    3. Panaskan Cairan dengan Microwave

    Masukan mangkuk berisi cairan itu ke microwave untuk dipanaskan dengan tenaga tinggi selama tiga menit. Lalu, diamkan selama 15 menit tanpa membuka pintu microwave. Cara ini akan membantu menghilangkan noda membandel di dalam microwave.

    4. Keluarkan Mangkuk dan Turntable

    Gunakan sarung tangan untuk mengeluarkan mangkuk berisi cairan tersebut, tapi jangan buang cairannya. Kemudian, keluarkan juga turntable dari dalam microwave. Simpan dulu kedua barang ini.

    5. Bersihkan Interior

    Gunakan kain mikrofiber yang sudah dibasahi dengan campuran air cuka putih untuk mengelap interior microwave. Jika masih ada noda membandel, kamu bisa menggunakan bagian kasar pada spons untuk menggosok noda.

    6. Cuci Turntable

    Cuci turntable di wastafel dapur menggunakan sabun cuci piring, air panas, dan spons. Lalu, keringkan turntable menggunakan lap dan taruh kembali ke dalam microwave.

    7. Bersihkan Eksterior Microwave

    Semprotkan cairan pembersih serbaguna ke kain, lalu lap permukaan luar microwave. Untuk microwave dari stainless steel, kamu bisa mengelap dengan kain yang sudah dibasahi campuran air dan sabun cuci piring.

    Demikian langkah-langkah mudah membersihkan microwave di dapur. Semoga membantu!

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Kesalahan Dekorasi Ini di Dapur Kecil



    Jakarta

    Memiliki dapur yang kecil bukan berarti kamu tidak bisa menghiasnya agar lebih cantik. Namun, kamu harus memperhatikan beberapa hal agar dapur yang terbatas tidak semakin kecil.

    Dengan dekorasi yang tepat justru bisa membuat dapur kamu tampak luas, lho! Maka dari itu, beberapa kesalahan dekorasi ini harus dihindari.

    Dilansir dari Real Simple, Minggu (5/5/2024), berikut ini kesalahan dekorasi di dapur yang harus dihindari.


    1. Terlalu Banyak Perabotan Kecil di Atas Meja

    Banyaknya perintilan kecil di atas meja dapur bisa membuat dapur kamu menjadi semakin kecil. Kamu bisa menyimpannya di dalam laci dibandingkan diletakkan di atas meja dapur.

    “Salah satu kesalahan umum adalah meja yang penuh sesak dengan berbagai peralatan, perkakas, dan barang-barang dekoratif,” tutur desainer interior Audrey Scheck, dikutip dari Real Simple.

    Dapur yang berantakan tentu bisa membuat dapur terlihat kacau dan tampak lebih kecil. Jika terdapat banyak perabotan di dapur kamu, kamu bisa menjual atau membuang perabotan yang sudah rusak.

    2. Cat Dinding Warna Gelap

    Dapur kecil bisa tampak lebih kecil lagi ketika menggunakan cat warna gelap. Sebab, bisa warna cat yang gelap bisa menyerap cahaya dan membuat ruangan terasa tertutup.

    “Menggunakan warna yang lebih terang bisa merefleksikan cahaya sehingga ruangan terasa lebih terang dan lebih terbuka,” kata Scheck.

    3. Menggunakan Pintu

    Pintu yang terbuka bisa membuat dapur terasa lebih sempit. Apabila ada pintu dapur, Scheck menyarankan untuk melepasnya.

    “Jika ada pintu ke dapur kamu, sebaiknya dilepas semua. Copot engsel pintu kalau bisa. Dengan begitu kamu bisa memiliki ruangan yang lebih luas,” tuturnya.

    Jika ingin menggunakan pintu dapur, sebaiknya pakai pintu geser untuk menghemat ruangan.

    Itulah beberapa kesalahan yang harus dihindari agar dapur kecil kamu tidak menjadi sempit. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Membuat Desain Dapur Minimalis


    Jakarta

    Desain minimalis memang sangat populer dan memiliki penggemarnya sendiri. Desain ini berfokus pada penataan yang sederhana dan modern sehingga membuat ruangan terkesan rapi dan bersih.

    Dapur adalah salah satu ruangan yang cocok untuk desain sederhana seperti ini. Desain minimalis yang sederhana bisa membuat dapur lebih fungsional.

    Jadi, tak hanya memiliki tampilan yang menarik, dapur juga akan menjadi lebih mudah digunakan.


    Namun, membuat desain yang sederhana seperti ini tidak bisa sembarangan. Kalau salah, justru hasilnya bisa membuat ruangan menjadi membosankan.

    Jangan khawatir, ada beberapa tips untuk menciptakan dapur minimalis yang indah dan menarik. Melansir dari laman Kitchen and Bath Classics, yuk simak tips nya di bawah ini.

    6 Tips Dapur Minimalis

    Langkah pertama yang sekaligus sangat penting dalam membuat desain dapur minimalis adalah menyingkirkan barang yang memenuhi dapur. Mengapa? karena kunci dari desain minimalis adalah untuk meciptakan ruang kosong sebanyak mungkin, sehingga ruangan terlihat rapi.

    Barang-barang kecil seperti mangkuk buah, teko dekorasi, dan barang-barang lain yang terlihat berserakan, lebih baik disimpan di dalam lemari atau tempat penyimpanan.

    Tapi jika kamu tidak memiliki banyak ruang penyimpanan, kamu bisa mempertimbangkan untuk membuang beberapa barang dapur yang jarang digunakan.

    2. Pikirkan Palet Warna yang Sesuai

    Jika kamu benar-benar ingin memiliki dapur dengan desain minimalis, pemilihan cat adalah hal yang sangat penting.

    Palet warna solid yang netral sangat penting untuk tema dekorasi ini, seperti warna putih, abu-abu muda, dan beige. Selain itu, warna-warna seperti ini juga akan membuat ruangan terlihat lebih luas dan lega.

    3. Gunakan Wastafel dengan Desain Modern

    Dapur dan interior minimalis dikenal nyaman dan sederhana. Dengan mengubah model wastafel di dapur, bisa mengubah nuansa dapur.

    Ganti keran dan wastafel kamu dengan model yang ramping dan memberikan nuansa modern ke dapur. Kamu juga bisa menyesuaikan bentuknya dengan tema minimalis yang kamu pilih.

    4. Ganti Kenop Lemari Dapur

    Untuk mendapat kesan minimalis, kamu bisa melepas kenop pintu lemari dapur saat ini dan menggantinya dengan pintu polos berwarna solid tanpa kenop.

    Jika tidak ingin pintunya terlihat polos, kamu bisa menambahkan kenop dengan desain yang modern.

    Jangan gunakan kenop yang berbentuk bulat tradisional.

    5. Tempatkan Peralatan Dapur di Tempat yang Tepat

    Untuk menciptakan dapur yang lebih bersih dan rapi, penting untuk menempatkan setiap barang di dapur pada tempat yang tepat.

    Kamu bisa mulai dengan menyingkirkan barang-barang yang tidak seharusnya ada di dapur. Setelah itu, tentukan laci untuk peralatan makan dan peralatan masak.

    Simpan piring, wadah, dan peralatan kecil di dalam laci, dan peralatan makan dan masak yang lebih besar dan jarang digunakan di dalam lemari atau rak yang lebih besar.

    6. Sembunyikan Peralatan Sehari-hari

    Sebagian besar meja di dapur biasanya ditempati oleh barang-barang yang digunakan sehari-hari seperti pemanggang roti, pembuat kopi, rak bumbu, dan lainnya.

    Meskipun menaruh barang-barang ini di meja dapur memudahkan kita untuk menggunakannya, tapi hal ini akan mempersulit kita saat menyiapkan makanan di meja.

    Oleh karena itu, lebih baik untuk menyimpan barang-barang ini ke tempatnya lagi ketimbang harus dibiarkan di atas meja.

    Hal ini juga akan membuat meja terlihat lebih rapi dan lebih minimalis.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com