Tag: dapur panas

  • 4 Faktor Penyebab Dapur Terasa Lembap dan Panas Meski Tidak Dipakai


    Jakarta

    Dapur hampir setiap hari pasti digunakan selama ada penghuni di dalamnya. Ruangan ini seharusnya dibuat sama nyamannya seperti kamar tidur karena terkadang memasak membutuhkan waktu yang lama dan bisa dilakukan tanpa duduk.

    Kenyataannya sering ditemui beberapa dapur terasa pengap, lembap, panas, dan tidak nyaman untuk berada lama-lama di dalamnya. Kondisi ini bukan dikarenakan kompor sedang menyala atau banyak sumber panas sedang digunakan. Melainkan ada faktor eksternal yang terkadang tidak disadari oleh penghuni rumah.

    Kondisi dapur yang panas dan lembap meski tidak digunakan juga bisa memicu percepatan munculnya jamur di dinding, kitchen set hingga ke plafon. Munculnya jamur hitam pada area rumah dapat berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyerang sistem pernapasan.


    Lantas, apa saja faktor yang dapat memicu dapur terasa panas dan lembap selain kesalahan terhadap desain dapur tersebut?

    Dilansir dari Europe Enchanting, berikut beberapa penyebab dapur terasa panas dan lembap beserta cara mengatasinya.

    1. Ventilasi Udara

    Ventilasi udara adalah komponen penting pada rumah yang tidak boleh dilewatkan, terutama pada bagian dapur dan kamar mandi. Fungsinya bukan hanya untuk akses cahaya alami masuk ke dalam rumah, melainkan untuk jalur pertukaran udara panas di dalam dengan area luar yang segar. Dengan begitu, dapur tidak akan terasa lembap.

    Apabila sudah terlanjur membuat dapur tanpa ventilasi, siasati dengan memasang AC sehingga dapur tidak akan terasa panas dan tidak begitu lembap. Bisa juga memakai kipas angin, tetapi kurangnya adalah tidak bisa membuat suhu jadi lebih sejuk.

    2. Curah Hujan

    Faktor luar yang menyebabkan dapur terasa panas dan lembap adalah suhu udara di luar yang turun drastis serta kandungan air di udara jadi lebih tinggi. Apabila bagian dapur terdapat pintu area belakang, ini dapat menyebabkan udara dingin tersebut mudah masuk ke area dapur. Oleh karena itu udara di dapur terasa menyesakkan.

    Untuk menjaga dapur tetap kering adalah dengan memakai cat tahan air pada dinding rumah bagian luar. Pastikan cat tersebut tahan terhadap jamur, lumut, dan bisa mencegah air hujan meresap ke dalam dinding. Selain itu, juga lakukan waterproofing pada atap rumah, supaya air hujan tidak merembes masuk melalui atap.

    3. Lantai Tidak Tahan Air

    Kelembapan juga bisa muncul dari lantai. Hal ini ditandai dengan lantai yang selalu basah atau terasa dingin padahal udara sedang panas. Penyebab lantai menjadi celah masuknya kelembapan adalah lapisan adukan semen pada lantai tidak kedap air dan penuh. Air tanah memiliki celah untuk naik dan merembes ke lantai.

    Cara mengatasinya mau tidak mau harus dengan membongkar lantai sampai ke dasar fondasinya. Hal ini dilakukan hanya jika kondisi lantai sudah sangat buruk.

    4. Kamar Mandi

    Sebenarnya ada anjuran untuk tidak meletakkan dapur di dekat kamar mandi. Menurut paham feng shui, hal itu dapat memengaruhi aliran energi baik di rumah atau qi.

    Selain dari feng shui, letak dapur dekat dengan kamar mandi juga bisa menjadi salah satu faktor ruangan tersebut terasa panas dan lembap. Biasanya kamar mandi sering terpapar air dan jarang kering serta minim ventilasi udara sehingga memengaruhi kelembapan sekitar.

    Apabila tata letak di rumah tidak bisa diubah, cara mengatasinya adalah dengan memasang exhaust fan. Perangkat elektronik ini adalah kipas angin yang dirancang untuk mengeluarkan udara dari dalam ruangan ke luar rumah. Cara lainnya adalah dengan menaruh kapur barus atau kamper untuk mengurangi kelembapan pada kamar mandi.

    Itulah sederet faktor penyebab dapur terasa lembap dan panas walau tidak sedang dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Dapur Terasa Panas dan Pengap? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Dapur merupakan salah satu ruangan yang terkadang terasa panas dan pengap. Hal itu biasanya terjadi setelah kegiatan memasak.

    Selain itu, adanya perabotan dapur seperti oven dan kompor juga bisa menghasilkan panas dan uap sehingga menyebabkan suhu dan kelembapan di area tersebut meningkat. Hal itu membuat dapur terasa pengap dan panas.

    Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar ruangan tersebut tidak terasa panas dan pengap. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Buka Pintu dan Jendela

    Menghilangkan udara panas dan menurunkan tingkat kelembapan bisa dilakukan dengan cara yang paling mudah, yaitu membuka pintu dan jendela. Hal ini sangat cocok apalagi kalau di rumah tidak ada exhaust fan.

    Pasang Exhaust Fan

    Cara selanjutnya adalah memasang exhaust fan atau cooker hood di atas kompor untuk mengeluarkan udara panas dari dapur. Asalkan filter sering diganti dan dibersihkan dari tumpukan lemak, dapur bisa dipertahankan memiliki suhu ideal.

    Kurangi Penggunaan Oven dan Kompor

    Kompor dan oven merupakan alat dapur yang paling sering digunakan. Mengurangi penggunaan alat masak tersebut bisa menurunkan produksi panas dan lebih mudah membuat dapur terasa sejuk.

    Halangi Sinar Matahari Langsung

    Cara lainnya adalah dengan menghalangi masuknya sinar matahari langsung. Hal ini bisa menurunkan suhu panas di dalam dapur.

    “Jika Anda memiliki jendela di dalam atau di dekat dapur yang terkena sinar matahari langsung, tirai gelap atau film jendela reflektif akan membantu menghalangi panas secara signifikan,” kata ahli HVAC dan Presiden Ben’s ProServ TJ Laury kepada The Spruce.

    Kalau tidak ingin menghalangi sinar matahari sepenuhnya, pertimbangkan untuk menggunakan penutup jendela berwarna terang. Penutup jendela ini memungkinkan cahaya masuk, tetapi akan memantulkan panas langsung dari matahari.

    Ubah Tata Letak Perabotan Dapur

    Penghuni rumah juga bisa mengatur tata letak perabotan di dapur agar area tersebut terasa lebih sejuk. Biasanya, rasa pengap dan panas terjadi karena tata letak yang salah.

    “Jika kulkas dan oven Anda bersebelahan, cobalah untuk memindahkannya agar terpisah. Hal itu akan memaksa kedua peralatan bekerja lebih keras sehingga menambah panas di dapur,” kata Laury.

    Itulah beberapa cara untuk membuat dapur terasa lebih sejuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/dhw)



    Sumber : www.detik.com