Tag: debu

  • Cara Bersihkan Kipas Angin Gantung dengan Mudah dan Cepat


    Jakarta

    Kipas angin terdiri dari beberapa jenis, salah satunya yang dipasang secara menggantung di langit-langit. Kipas ini disebut efektif untuk mengalirkan udara ke seluruh ruangan.

    Namun karena menggantung di plafon rumah, banyak orang yang justru malas membersihkan kipas angin gantung. Padahal, kipas angin bisa sangat kotor dan berdebu jika tidak dibersihkan secara rutin.

    Sebenarnya, membersihkan kipas angin gantung bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Ingin tahu bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Kipas Angin Gantung dengan Mudah

    Kipas angin gantung yang jarang atau bahkan tidak pernah dibersihkan akan sangat kotor. Hal ini berisiko bagi kesehatan penghuni rumah karena mereka bisa menghirup partikel debu dan kotoran yang terbang di udara.

    Maka dari itu, kipas angin gantung juga wajib dibersihkan secara berkala. Dilansir situs Reader’s Digest, berikut cara membersihkannya:

    1. Matikan Kipas Angin

    Langkah yang pertama yakni memastikan kipas angin dalam kondisi mati (off). Bila perlu, matikan sumber listrik kipas angin dari sakelar sehingga tidak akan menyala saat dibersihkan.

    2. Pasang Kain atau Koran Bekas di Lantai

    Sebelum membersihkan kipas, pastikan memasang kain atau koran bekas yang tidak dipakai tepat di bawah kipas angin gantung. Barang-barang elektronik di sekitar ruangan juga bisa ditutupi dengan alas agar tidak kotor akibat debu dari kipas angin.

    Agar lebih aman, gunakan masker medis selama proses pembersihan kipas angin agar kotoran dan debu tidak terhirup ke dalam tubuh.

    3. Gunakan Tangga

    Gunakan tangga yang kokoh untuk membersihkan kipas angin gantung. Pastikan berdiri tepat di bawah kipas angin agar lebih mudah saat membersihkannya.

    4. Bersihkan Pakai Kemoceng

    Kamu bisa menggunakan kemoceng untuk membersihkan debu dan kotoran di kipas angin. Jika tangga tidak bisa mencapai ketinggian yang pas, gunakan kemoceng dengan gagang yang bisa dipanjangkan agar lebih mudah membersihkan kipas angin.

    Pastikan kamu membersihkan bilah kipas angin secara optimal, terutama pada bagian yang terlihat kotor dan menghitam.

    5. Lap dengan Kain

    Setelah kipas angin bebas dari debu, langkah berikutnya adalah mengelap bilah kipas dengan menggunakan kain atau spons yang sudah dibasahi cairan pembersih serbaguna. Cara ini dilakukan agar tidak ada lagi sisa-sisa debu yang menempel.

    Perlu diingat, jangan menyemprotkan cairan pembersih secara langsung ke bagian mana pun dari kipas angin. Cara ini justru berisiko merusak kipas angin dan bisa menyebabkan korsleting listrik.

    6. Tunggu Kipas Angin Kering

    Usai dibersihkan, kini tinggal menunggu bilah kipas angin benar-benar kering. Agar prosesnya lebih cepat, kamu bisa mengelap kipas angin dengan kain microfiber kering secara perlahan.

    Seberapa Sering Kipas Angin Gantung Dibersihkan?

    Dikutip dari Life Hacker, kipas angin gantung dapat dibersihkan setiap dua minggu sekali. Namun, jika pemakaiannya cukup sering maka dianjurkan setiap seminggu sekali.

    Sebab, debu dan kotoran yang menumpuk dapat menimbulkan suara berisik pada kipas angin saat dinyalakan. Jika dibiarkan, motor penggerak kipas angin bisa menjadi rusak karena harus bekerja ekstra untuk memutar bilah kipas angin yang dipenuhi debu.

    Demikian cara membersihkan kipas angin gantung dengan mudah dan cepat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Bikin Kasur Tetap Empuk dan Nyaman Bertahun-Tahun


    Jakarta

    Semua pengguna kasur berharap kasur yang digunakan selalu empuk. Kasur yang empuk memberikan rasa nyaman ketika berbaring, duduk, atau berdiri di atasnya.

    Kasur yang berkurang massanya pasti tidak dapat menahan beban terlalu berat. Rasanya ada bagian yang melesak ke dalam setiap menerima tekanan. Apabila bagian yang ambles ini berada di dada, lama kelamaan akan terasa sesak setiap bangun tidur. Apabila berada di kepada, rasanya seperti kepala tenggelam karena lebih rendah dari badan. Kondisi seperti ini dapat berpengaruh pada kondisi tulang, badan sakit setiap bangun, dan tidur jadi kurang nyenyak.

    Untuk membuat kasur panjang umur dan tetap empuk dalam waktu yang lama, dilansir The Spruce, ini yang harus dilakukan.


    1. Pakai Pelindung Kasur

    Pelindung kasur bukan hanya seprai, melainkan ada lapisan pelindungnya. Fungsinya mirip dengan perlak untuk menahan cairan dari minuman, makanan, keringat, atau kotoran hewan peliharaan yang dapat merusak bahan kasur. Pelindung ini sebaiknya dipasang di bawah seprai dan menutupi seluruh permukaannya.

    2. Rutin Dibersihkan

    Selain menjauhkan dari sumber kotoran, kasur juga harus sering dibersihkan. Meskipun tidak terkena noda basah, tetapi debu halus bisa saja menempel pada kasur, terutama pada saat mengganti pelindung dan seprai.

    Cara paling efektif untuk membersihkan kasur bukan dengan dicuci basah, melainkan dengan memakai mesin uap dan dibersihkan setiap enam bulan sekali.

    3. Kasur Tak Boleh Lembap

    Kasur dapat menyerap kelembapan tubuh. Untuk menjaga agar kasur tidak bau, pelindung kasur sebulan sekali harus dilepas dan dibersihkan. Biarkan kasur tanpa pelindung selama beberapa jam agar kelembapan berkurang.

    4. Pakai Kerangka yang Kokoh

    Kasur perlu didukung dengan kerangka yang kokoh. Hal ini untuk menjaga bentuk kasur agar tidak berubah dalam jangka waktu yang lama.

    5. Jangan Melompat di Atas Kasur

    Setiap pengguna bebas ingin melakukan apa pun di atas kasur, kecuali melompat seperti di trampolin. Melompat di atas kasur dapat membuat per di dalam kasur dan kerangka lainnya cepat rusak.

    Itulah cara menjaga kasur agar tetap empuk dan tahan lama, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bersihkan Jendela Kotor Tanpa Ribet, Hanya Modal Cuka Putih


    Jakarta

    Jendela rumah wajib dibersihkan secara rutin agar tetap terlihat kinclong. Untuk membersihkan jendela biasanya menggunakan cairan pembersih khusus yang dijual di pasaran.

    Nah, ada cara lain untuk membersihkan jendela kotor di rumah, yakni menggunakan bahan alami dari cuka putih. Tak hanya dipakai untuk bahan dapur, ternyata cuka putih diklaim efektif mengangkat kotoran di jendela.

    Untuk bisa menggunakan cuka putih sebagai cairan pembersih jendela, kamu perlu mencampurnya dengan sejumlah bahan lain. Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Jendela Pakai Cuka Putih

    Dilansir situs Bob Vila, cuka putih dapat digunakan untuk membersihkan jendela karena mengandung asam asetat. Senyawa organik ini dapat membunuh bakteri dan mengangkat kotoran yang menempel, terutama di jendela.

    Agar efektif untuk mengangkat kotoran, disarankan untuk mencampur cuka putih dan sabun cuci piring. Soalnya, sabun ini mengandung natrium lauril sulfat yang ampuh untuk menghilangkan minyak.

    Karena cuka putih memiliki aroma yang menyengat dan kurang sedap, kamu bisa menambahkan sedikit minyak esensial. Untuk aromanya bisa dipilih sesuai keinginan, seperti tea tree, lavender, peppermint, jeruk, serai, atau eukaliptus.

    Selain mengeluarkan wangi yang menenangkan, minyak esensial juga memiliki sifat antibakteri, antiseptik, dan antijamur. Kandungan tersebut dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur dan lumut.

    Simak langkah-langkah di bawah ini untuk membuat cairan pembersih jendela alami:

    1. Tuang 1/4 cangkir cuka putih ke dalam wadah
    2. Masukkan 1/2 sendok teh sabun cuci piring cair, lalu aduk hingga tercampur rata dengan cuka
    3. Tuang 2 gelas air hangat ke dalam wadah, lalu aduk kembali sampai merata
    4. Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    5. Kocok botol semprot dengan kuat agar semua bahan tercampur rata
    6. Tambah 10-15 tetes minyak esensial sesuai aroma yang diinginkan
    7. Setelah itu, kocok lagi botol semprot agar minyak esensial tercampur rata.

    Apabila tidak ada cuka putih di rumah, kamu bisa menggantinya dengan air jeruk. Soalnya, asam sitrat pada jeruk dinilai efektif untuk melarutkan kotoran pada permukaan kaca seperti jendela.

    Kandungan asam sitrat dari lemon juga dinilai sedikit lebih kuat daripada asam asetat pada cuka. Meski begitu, keduanya tetap efektif untuk mengangkat kotoran.

    Tips Membersihkan Jendela Agar Kinclong Lagi

    Agar jendela terlihat kinclong lagi, simak tips sederhana dalam membersihkan jendela berikut ini:

    1. Bersihkan debu yang menempel di jendela dengan menggunakan kain microfiber atau tisu kering.
    2. Pastikan kamu membersihkan jendela saat cuaca sedang cerah agar larutan pembersih lebih cepat kering.
    3. Bersihkan jendela interior dan eksterior rumah sebanyak dua kali setahun agar mencegah penumpukan debu dan kotoran.

    Itulah langkah-langkah membersihkan jendela dengan menggunakan cuka putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Benda di Rumah yang Paling Kotor dan Jarang Dibersihkan


    Jakarta

    Menjaga kebersihan rumah sangatlah penting agar tetap nyaman untuk dihuni. Kamu dapat menyapu, mengepel, dan membersihkan barang-barang yang sudah kotor.

    Sayangnya, tidak semua orang rutin membersihkan perabotan dan furnitur rumah. Bahkan, ada beberapa benda yang justru dibiarkan kotor karena jarang dibersihkan.

    Perlu diingat, debu dan kotoran yang menumpuk di perabotan rumah tidak hanya mengganggu penampilan, tapi juga membahayakan kesehatan. Jika debu masuk ke dalam tubuh maka bisa menyebabkan gangguan pernapasan.


    Penasaran, apa saja benda di rumah yang paling kotor dan jarang dibersihkan? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Benda di Rumah yang Paling Kotor dan Jarang Dibersihkan

    Dilansir situs Times of India, ada sejumlah benda di rumah yang sangat kotor dan jarang dibersihkan. Alasannya bermacam-macam, seperti karena malas atau lupa untuk membersihkannya.

    Berikut benda di rumah yang paling kotor dan jarang dibersihkan:

    1. Kipas Angin Gantung

    Kipas angin gantung jadi salah satu benda yang paling kotor dan jarang dibersihkan. Sebab, benda ini dipasang di langit-langit sehingga sulit untuk dibersihkan.

    Apabila sering digunakan, bilah kipas angin sangat mudah berdebu dan kotor. Kalau tidak segera dibersihkan, partikel debu akan beterbangan ke udara dan bisa terhirup manusia.

    Kamu dapat membersihkan bilah kipas angin gantung dengan kemoceng. Setelah debu terangkat, bersihkan bilah pakai kain atau spons basah, lalu keringkan dengan kain microfiber. Pastikan kipas angin dalam kondisi mati (off) saat dibersihkan.

    2. Gagang Pintu

    Benda yang satu ini bisa dibilang paling kotor karena mengandung banyak kuman dan bakteri. Sayangnya, gagang pintu juga termasuk benda yang jarang sekali dibersihkan padahal selalu dipegang setiap hari.

    Untuk membersihkan gagang pintu tak cukup menggunakan air bersih. Kamu perlu menyemprotkan cairan disinfektan agar kuman benar-benar mati. Setelah itu, lap dengan kain kering agar gagang pintu tidak cepat karat.

    3. Rak Dapur

    Rak dapur sering luput dari perhatian karena dianggap selalu bersih. Padahal, ada banyak debu yang menumpuk di bagian belakang atau atas rak dapur.

    Meski tidak terlihat, tapi partikel debu bisa beterbangan dan hinggap di makanan yang dikonsumsi. Sebagai solusinya, kamu dapat membersihkan rak dapur satu kali dalam sebulan dengan sabun cuci piring yang dicampur dengan air.

    4. Mesin Cuci

    Mesin cuci dapat mengandung banyak kotoran yang menumpuk di bagian dasar, seperti sisa detergen, helai rambut, bulu hewan, dan jamur. Apabila jarang dibersihkan, pakaian yang seharusnya wangi dan bersih setelah dicuci malah justru kembali kotor.

    Selain itu, penting juga untuk membersihkan bagian sisi samping dan penutup mesin cuci. Biasanya, ada bercak sidik jari dan kotoran yang kerap menempel.

    5. Jendela

    Banyak pemilik rumah yang sering lupa untuk membersihkan jendela, sehingga kaca tampak kotor dan berdebu. Padahal, jendela memiliki fungsi agar penghuni bisa melihat keluar rumah sekaligus memiliki nilai estetika.

    Untuk membersihkan jendela, kamu bisa menggunakan cairan pembersih khusus kaca. Semprotkan cairan ke permukaan jendela, lalu dilap dengan kain atau squeegee.

    Sebagai pengingat, debu yang menempel di jendela harus dibersihkan terlebih dulu dengan kemoceng. Lalu, bersihkan jendela saat cuaca sedang cerah agar cepat kering.

    Itulah lima benda di rumah yang paling kotor dan jarang dibersihkan. Yuk segera bersih-bersih!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Sofa Harus Dibersihkan? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Sofa di ruang tamu menjadi tempat yang nyaman bagi penghuni rumah maupun tamu yang datang untuk duduk santai sambil mengobrol. Maka dari itu, banyak orang yang membeli sofa dengan harga puluhan juta rupiah agar mendapatkan kenyamanan ekstra.

    Walau harga sofa yang dibeli punya harga selangit dan begitu empuk saat diduduki, tapi kenyamanan tersebut akan sirna jika sofa jarang dibersihkan. Seiring waktu, sofa akan cepat kotor dan berdebu karena selalu diduduki setiap hari.

    Apalagi kalau kamu sering menyantap makanan di sofa ruang tamu. Terkadang, sisa remahan makanan yang jatuh ke sofa bisa masuk ke dalam sela-sela, sehingga dapat mengundang serangga seperti semut dan kecoak untuk datang.


    Maka dari itu, sebaiknya kamu perlu membersihkan sofa secara berkala agar tetap nyaman saat diduduki. Lantas, seberapa sering sofa harus dibersihkan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Seberapa Sering Sofa Harus Dibersihkan?

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, idealnya sofa di ruang tamu harus dibersihkan seminggu sekali. Paling telat setiap dua minggu sekali agar sofa tetap nyaman untuk digunakan.

    Sofa dapat dibersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner. Langkah ini efektif untuk menyedot debu dan kotoran yang menempel di permukaan, bagian bawah, dan sela-sela sofa.

    “Hal ini terutama berlaku untuk sofa berbahan kain karena debu dan kotoran cenderung menempel dan tersangkut di serat sofa,” kata pakar interior dan kebersihan di Dyson Asaph Ooi.

    Apabila terdapat noda di sofa, kamu bisa membersihkannya dengan larutan detergen cair atau sabun cuci piring yang dicampur air hangat, lalu oleskan menggunakan kain secara perlahan.

    Untuk noda membandel di sofa, kamu dapat membersihkan dengan bahan alami seperti cuka putih atau soda kue. Sedangkan khusus sofa dari bahan kulit, disarankan dilap dengan kain lembap dan cairan pembersih khusus material kulit.

    Tidak hanya menyingkirkan debu dan noda yang menempel, Asaph menyebut membersihkan sofa setiap minggu dapat mencegah tungau bersarang dan berkembang biak di dalam sofa. Sebab, serangga kecil ini dapat hidup di tempat gelap dan lembap.

    “Banyak orang yang mungkin tidak sadar akan hal ini, tetapi tungau dapat berkembang biak di tempat gelap, hangat, dan lembap dengan banyak sel kulit mati. Ini termasuk sofa dan tempat tidur,” ujarnya.

    Membersihkan sofa secara berkala juga dapat menjaga kesehatan penghuni rumah. Sebab, partikel debu dan kotoran bisa beterbangan di udara. Jika debu terhirup ke dalam tubuh maka bisa memicu penyakit seperti alergi dan gangguan sistem pernapasan.

    Penting juga untuk membersihkan bantal kecil yang ada di sofa. Sebab, tungau jugs bisa tumbuh di dalam sarung bantal sehingga dapat mengganggu kenyamanan ketika sedang bersantai.

    Tips Membersihkan Sofa dengan Vacuum Cleaner

    Agar debu dan kotoran di sofa bisa terangkat secara maksimal, Asaph menyarankan memakai vacuum cleaner nirkabel dengan daya hisap tinggi. Dengan begitu, seluruh debu yang menempel bisa terangkat.

    Sedot debu di permukaan sofa pakai vacuum cleaner secara perlahan. Setelah itu, lepas bagian jok sofa dan bersihkan area bawah serta sela-sela sofa. Terkadang, area ini kerap ditemukan banyak helai rambut, sisa makanan, semut, hingga tungau.

    Bersihkan juga sarung bantal sofa dan sedot dengan vacuum cleaner. Bila perlu, cuci sarung bantal di mesin cuci dengan detergen cair agar bersih dan wangi.

    Demikian tips membersihkan sofa dan seberapa sering sofa harus dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet, Ini 5 Cara Agar Kamar Mandi Bebas Bau


    Jakarta

    Memiliki kamar mandi yang harum tentunya bisa membuat penghuni rumah maupun tamu yang datang merasa nyaman. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan penghuni rumah agar kamar mandi bebas bau.

    Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang paling sering digunakan di rumah. Tak heran, bau tak sedap kadang menguar dari sana.

    Tapi jangan khawatir karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar kamar mandi bebas bau. Dilansir dari The Spruce berikut ini informasinya.


    Rutin Membersihkan Kamar Mandi

    Potret orang sedang membersihkan lantai kamar mandiPotret orang sedang membersihkan lantai kamar mandi Foto: freepik/Freepik

    Hal ini tentu tidak boleh dilewatkan oleh penghuni rumah. Membersihkan kamar mandi secara rutin bisa membuat ruangan tersebut terbebas dari bau.

    Hal itu karena bau di kamar mandi biasanya berasal dari lumut, saluran mampet, atau lubang kloset yang kotor. Nah, kalau sudah dibersihkan maka akan terbebas dari bau tak sedap. Para ahli kebersihan menyarankan untuk membersihkan kamar mandi seminggu sekali.

    Bersihkan Saluran Air Kamar Mandi

    Saluran air kamar mandi dipenuhi banyak kotoran dan debu setiap hari. Kalau kamar mandi bau, bisa jadi dari sana penyebabnya.

    Untuk mengatasinya, bisa dengan menggunakan baking soda dan cuka. Caranya dengan menuangkan campuran baking soda dan cuka saluran air, lalu siram dengan air panas setelah 15 menit.

    “Ini mencegah penumpukan biofilm, lapisan bakteri berlendir yang dapat menyebabkan bau tak sedap yang terus-menerus bahkan di kamar mandi yang tampak bersih,” kata pendiri Organize Every Room, Cara Palmer, dikutip dari The Spruce.

    Tingkatkan Sirkulasi Udara

    Meningkatkan sirkulasi udara bisa membantu menghilangkan bau. Kalau di kamar mandi ada jendela, sebaiknya dibuka beberapa saat agar udara masuk atau bisa juga memasang exhaust fan. Hal ini bisa menurunkan kelembapan di kamar mandi.

    Pakai Baking Soda

    jar of baking soda and spoon on the white backgroundbaking soda Foto: iStock

    Baking soda merupakan salah satu bahan serba guna. Bubuk berwarna putih ini ternyata juga bisa menetralisir bau.

    Salah satu cara mudah untuk mengatasi bau tak sedap di kamar mandi adalah dengan menaruh semangkuk kecil atau piring berisi baking soda di rak kamar mandi atau di dalam lemari kamar mandi.

    Tambahkan Tanaman

    Ilustrasi tanaman hias lidah mertua di kamar mandiIlustrasi tanaman hias lidah mertua di kamar mandi Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Trik lainnya adalah dengan menambahkan tanaman hias di dalam kamar mandi. Mungkin tampak tidak biasa, tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa tanaman mampu menghilangkan polutan tertentu dari udara dan bahkan mengubahnya menjadi nutrisi. Beberapa tanaman hias pemurni udara terbaik antara lain spider plant, lidah mertua, bunga lili perdamaian atau peace lily.

    Itulah beberapa cara agar kamar mandi di rumah bebas bau.

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kaca di Rumah Bisa Kinclong Lagi Pakai Sabun Cuci Piring, Ini Caranya


    Jakarta

    Kaca merupakan salah satu benda di rumah yang perlu dibersihkan secara berkala. Sebab, kaca dapat kotor terkena debu dan bercak sidik jari yang menempel.

    Membersihkan kaca sebenarnya terbilang cukup mudah, tapi terkadang cara melakukannya sering salah. Alhasil, kaca bukan terlihat kinclong malah justru buram dan muncul goresan kecil.

    Untuk membersihkan kaca tak harus menggunakan cairan pembersih khusus, tapi juga bisa dengan sabun cuci piring. Bagaimana langkah-langkahnya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Membersihkan Kaca Pakai Sabun Cuci Piring

    Agar kaca di rumah kinclong lagi, kamu dapat membersihkannya dengan sabun cuci piring. Dilansir situs The Spruce, berikut cara-caranya:

    1. Tuang air hangat secukupnya ke dalam wadah
    2. Tuang 1-2 tetes sabun cuci piring ke dalam wadah dan aduk hingga tercampur rata
    3. Celupkan kain microfiber ke dalam wadah berisi air sabun sampai basah
    4. Setelah itu, peras kain microfiber dan lap ke seluruh permukaan kaca yang kotor
    5. Bersihkan kaca dari bagian atas ke bawah secara perlahan dan pastikan tidak ada kotoran yang menempel
    6. Jika sudah, lap kaca yang basah dengan kain microfiber kering secara merata.

    Pakar kebersihan dari Pella Windows & Doors Wes True mengatakan penting untuk membersihkan jendela dari atas ke bawah. Soalnya, cara ini dapat mengatasi kotoran yang menempel secara merata dan mencegah ada sisa noda yang menempel.

    “Membersihkan kaca dari atas ke bawah memungkinkan pengeringan yang merata dan menghasilkan hasil akhir yang kinclong,” kata Wes.

    Apabila kaca di rumah punya ukuran cukup kecil dan bisa dilepas, sebaiknya bisa langsung dibilas di wastafel atau bak mandi. Jika ditemukan ada noda, kamu bisa membersihkannya dengan sabun cuci piring.

    Penyebab Muncul Goresan di Kaca

    Walau terlihat mudah untuk dilakukan, tapi jika detikers keliru saat membersihkan kaca maka bisa menimbulkan goresan halus di permukaan kaca. Wes mengatakan goresan yang muncul di kaca disebabkan karena terlalu banyak menggunakan sabun.

    “Terlalu banyak sabun justru dapat meninggalkan residu sehingga meninggalkan goresan,” ujarnya.

    Pakar kebersihan Scott Schrader mengatakan penggunaan alat pembersih yang salah juga menyebabkan munculnya goresan di permukaan kaca, seperti menggunakan kain yang kasar. Bahkan, mencuci kaca pada siang hari yang panas juga bisa menimbulkan goresan.

    “Tips utama saya adalah selalu membersihkan kaca pada hari berawan atau saat kaca sedang dingin. Sebab, saat matahari bersinar langsung ke kaca, maka kaca menjadi panas dan sabun mengering sangat cepat, yang pada akhirnya menimbulkan goresan,” ucap Scott.

    Demikian cara membersihkan kaca di rumah dengan menggunakan sabun cuci piring. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Masih Sering Jemur Handuk di Kamar Mandi? Ini Dampaknya!


    Jakarta

    Setelah mandi, handuk biasanya dijemur di tempat jemuran pakaian agar cepat kering dan bisa digunakan kembali. Namun, tak sedikit penghuni rumah yang memilih menjemur handuk di kamar mandi usai digunakan.

    Alasannya cukup sederhana, karena handuk akan digunakan kembali untuk mandi di malam atau pagi hari. Jadi, ketimbang harus menggantung handuk di tempat jemuran lebih baik dijemur di kamar mandi agar mudah diambil.

    Meski begitu, ternyata ada dampak buruk dari kebiasaan menjemur handuk di kamar mandi. Sayangnya, tidak semua orang sadar akan dampak tersebut. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Dampak Buruk Menjemur Handuk di Kamar Mandi

    Handuk yang telah dipakai untuk mengeringkan badan akan basah. Jika handuk dijemur di bawah sinar matahari atau punya ventilasi udara baik, maka bisa lebih cepat kering.

    Namun, lain halnya jika menjemur handuk di tempat yang lembap dan basah seperti di kamar mandi. Bukannya cepat kering, handuk justru menimbulkan bau apak yang tidak sedap.

    “Saya perhatikan handuk saya tetap lembap selama berjam-jam setelah mandi, dan semakin sering hal ini terjadi maka semakin cepat pula baunya,” kata penulis Natalia Gonzalez mengutip The Spruce.

    Tidak hanya menimbulkan bau apak, handuk yang terus dibiarkan dijemur di kamar mandi juga menyebabkan pertumbuhan jamur. Apabila tetap digunakan maka berisiko menimbulkan gatal-gatal di kulit.

    Meski begitu, Natalia menyebut ada beberapa jenis handuk yang masih dapat ditaruh di kamar mandi, yaitu handuk tangan dan handuk kecil untuk mengelap wastafel. Sedangkan, handuk wajah dan handuk mandi sebaiknya jangan dijemur di kamar mandi.

    “Untuk handuk wajah dan handuk mandi saya selalu menyarankan untuk disimpan di area yang punya ventilasi baik,” ungkapnya.

    3 Barang Lain yang Jangan Disimpan di Kamar Mandi

    Selain handuk mandi, Natalia mengungkapkan ada sejumlah barang lain yang sebaiknya jangan disimpan di kamar mandi. Tidak hanya soal kebersihan, tapi juga memengaruhi estetika ruangan. Apa saja barang tersebut?

    1. Sikat Gigi

    Natalia mengimbau agar sikat gigi diletakkan di lemari obat atau rak khusus. Cara ini dilakukan agar bakteri dan kotoran tidak hinggap di sikat gigi.

    2. Obat-obatan

    Beberapa orang sering menyimpan obat-obatan di rak kamar mandi. Natalia menyarankan untuk menyimpan obat di dalam kotak P3K agar lebih mudah dicari dan tidak tercemar bakteri.

    3. Make Up

    Sebagian orang juga memiliki kebiasaan menyimpan make up di kamar mandi. Agar tidak terpapar debu dan kotoran, alat make up sebaiknya disimpan di kamar tidur atau di dalam rak khusus.

    Itu di alasan mengapa jangan menaruh handuk di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Kipas Angin Dibersihkan Setiap Minggu? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Kipas angin merupakan salah satu barang di rumah yang paling cepat kotor. Apalagi jika digunakan setiap hari, debu dan kotoran yang tebal dapat menempel di bilah dan rangka kipas angin.

    Oleh sebab itu, pakar kebersihan menyarankan untuk membersihkan kipas angin secara berkala. Terutama jika kamu tinggal di tempat yang berdebu, maka kipas angin bakal lebih cepat kotor.

    Namun, perlukah membersihkan kipas angin setiap minggu? Simak penjelasan pakar kebersihan dalam artikel ini.


    Perlukah Membersihkan Kipas Angin Setiap Minggu?

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, pakar kebersihan Kayla Molina mengatakan membersihkan kipas angin bisa dilakukan setiap bulan. Lebih dari itu, akan banyak debu dan kotoran yang menumpuk di kipas angin.

    Apabila cuaca sedang panas dan kamu harus menyalakan kipas angin setiap hari, Molina menyebut tidak masalah jika harus membersihkan kipas angin lebih sering, bahkan dilakukan setiap seminggu sekali.

    “Menurut saya, jika Anda punya waktu untuk membersihkan bilah kipas angin seminggu sekali selama musim panas, itu tidak akan menjadi masalah,” kata Molina.

    Menurut Molina, membersihkan kipas angin secara berkala dapat membantunya berfungsi dengan baik dan efisien. Jika debu dan kotoran sudah menumpuk maka putaran kipas angin tidak akan kencang.

    “Kadang-kadang kipas angin yang kotor dapat menyebabkan masalah pada motor, sehingga dapat menimbulkan suhu panas dan memperpendek umur kipas angin,” ucapnya.

    Tidak hanya merusak komponen motor, kipas angin yang jarang dibersihkan dapat menyebarkan debu dan kotoran ke seluruh ruangan. Hal itu bisa menyebabkan gangguan pernapasan pada penghuni rumah karena menghirup debu.

    “Lebih penting lagi, pastikan kipas angin Anda tidak menyebabkan penyebaran debu dan alergen lainnya di rumah yang dapat memicu alergi, asma, dan gangguan pernapasan lainnya,” jelas Molina.

    Cara Praktis Membersihkan Kipas Angin Setiap Minggu

    Dikutip dari The Spruce, berikut cara praktis membersihkan kipas angin setiap minggu:

    1. Matikan Kipas Angin

    Langkah pertama adalah mematikan kipas angin terlebih dahulu. Jangan lupa untuk mencabut colokan dari stop kontak.

    2. Bersihkan Debu di Kipas Angin

    Tidak perlu membongkar kipas angin saat membersihkannya setiap seminggu sekali. Cukup dibersihkan dengan pengering rambut guna menghempaskan debu yang menempel di bilah dan kerangka kipas angin.

    Saat menggunakan pengering rambut, atur jarak sekitar 15 cm agar bisa efektif membasmi debu dan kotoran. Jangan lupa bersihkan bagian belakang kipas angin karena rentan kotor.

    3. Sedot Debu di Kipas Angin

    Jika masih ada debu-debu yang menempel, kamu bisa menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkannya. Disarankan memakai vacuum cleaner genggam atau yang berukuran kecil agar lebih praktis.

    4. Lap Kipas Angin

    Langkah terakhir, lap kipas angin menggunakan kain microfiber kering, terutama pada bagian rangka penutup dan kaki-kaki. Cara ini dilakukan agar kipas angin terlihat lebih bersih.

    Itulah alasan kipas angin perlu dibersihkan setiap minggu menurut pakar kebersihan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mesin Cuci Ternyata Harus Dibersihkan Secara Berkala, Ini Caranya


    Jakarta

    Mesin cuci punya fungsi untuk membersihkan pakaian agar kembali bersih dan wangi. Sebab, mesin cuci bekerja dengan cara mengangkat kotoran dan debu yang menempel di pakaian.

    Walau kotoran akan keluar melalui selang, bukan berarti mesin cuci akan tetap bersih. Sebab, ada sisa kotoran yang menumpuk di sela-sela mesin cuci dan jika dibiarkan dapat terus menumpuk.

    Kotoran yang menumpuk di mesin cuci membuat pakaian justru kembali kotor meski sudah dicuci. Selain itu, muncul aroma tidak sedap dari dalam tabung mesin cuci sehingga pakaian kembali bau walau sudah dicuci.


    Maka dari itu, penting untuk membersihkan mesin cuci secara berkala. Lalu bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Mesin Cuci dengan Tepat

    Ingin membersihkan mesin cuci agar kotoran yang menempel hilang? Dilansir situs ABC News, berikut langkah-langkahnya:

    1. Membersihkan Pintu Mesin Cuci

    Langkah yang pertama adalah membersihkan pintu mesin cuci. Bagian ini biasanya mudah kotor karena selalu tersentuh oleh tangan sehingga muncul bercak jari.

    Untuk membersihkan pintu mesin cuci, biarkan pintu terbuka atau sedikit terbuka jika memungkinkan. Lalu, bersihkan pintu dengan kain lembap yang lembut dan keringkan dengan kain microfiber kering.

    2. Bersihkan Tabung Mesin Cuci

    Langkah berikutnya adalah membersihkan tabung mesin cuci karena bagian ini sangat kotor dan ditemukan banyak kotoran yang menempel. Kamu dapat menyalakan mesin cuci dan menekan tombol cleaning cycle. Secara otomatis kotoran yang menempel akan larut dan terbuang bersama air.

    Saat membersihkan tabung mesin cuci, kamu bisa menuangkan sedikit detergen dan air panas secukupnya. Cara ini dapat mengangkat kotoran di mesin cuci lebih efektif.

    “Langkah ini sangat penting dilakukan jika kamu menggunakan pelembut pakaian yang dapat menyebabkan penumpukan kotoran. Cara ini juga penting jika Anda hanya mencuci baju dengan air biasa,” kata pakar kebersihan Ashley Iredale.

    3. Bersihkan Filter Mesin Cuci

    Langkah berikutnya adalah dengan membersihkan filter mesin mesin cuci. Bagian ini juga kerap ditemukan kotoran yang menumpuk dan beraroma tidak sedap.

    Cara membersihkannya cukup dengan membuka penutup filter di mesin cuci. Lalu bersihkan serat, rambut, atau kotoran yang menempel dengan sikat. Setelah itu, bilas filter dengan air mengalir sampai bersih.

    Cek juga bagian filter mesin cuci apakah ada benda yang tersangkut atau menumpuk di dalamnya. Cara ini agar pakaian tidak kotor dan bau meski sudah dicuci.

    4. Periksa Selang Mesin Cuci

    Selang mesin cuci juga perlu dibersihkan secara berkala. Sebab, sisa-sisa kotoran yang terbuang dari dalam tabung bisa saja menumpuk di selang.

    Pastikan kamu membersihkan selang secara berkala. Jika selang sudah sangat kotor dan mulai ada retakan, sebaiknya diganti dengan yang baru.

    5. Bersihkan Rak Detergen

    Langkah terakhir adalah membersihkan rak detergen di mesin cuci setiap 2-3 bulan sekali. Apabila rak sudah benar-benar kotor, kamu dapat membersihkannya dengan cara direndam dalam air sabun hangat. Jika seluruh kotoran sudah terangkat, pasang lagi rak detergen ke dalam mesin cuci.

    Itulah cara membersihkan mesin cuci agar mengangkat semua kotoran. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com