Tag: debu

  • Jangan Sembarangan, Begini Cara Buang Bangkai Tikus yang Benar


    Jakarta

    Tikus adalah hewan pengerat yang sering bikin banyak masalah di rumah. Bukan hanya saat hidup, tikus mati juga bikin banyak masalah. Membuang bangkai tikus ternyata bukan perkara sederhana.

    Jika kamu menemukan bangkai tikus di dalam rumah, penting untuk mengetahui bagaimana menangani bangkai tikus tersebut. Mengutip dari Terminix, Senin (12/2/2024), berikut ini cara membuang bangkai tikus dengan benar.

    Cara Membuang Bangkai Tikus

    Tikus merupakan hewan pengerat yang membawa berbagai jenis penyakit. Hama ini dapat menularkan banyak penyakit, baik secara langsung maupun tidak langsung. Menyingkirkan bangkai tikus sembarangan bisa berisiko kamu tertular penyakit. sebaiknya hubungi ahli pengendalian hewan pengerat untuk menangani situasi ini. Namun, jika kamu bersikeras melakukannya sendiri, berikut cara membuang tikus mati yang benar.


    Alat dan Barang yang Dibutuhkan

    • Sarung tangan dan pakaian pelindung

    • Masker respirator atau penyaring debu

    • Sebuah kantong plastik

    • Sebuah kantong sampah

    Setelah mengenakan masker dan alat pelindung, masukkan tikus ke dalam kantong plastik dan tutup rapat. Kemudian, masukkan kantong plastik tersebut ke dalam kantong sampah terpisah dan ikat kantong sampah tersebut dengan erat.

    Meski mungkin tampak berlebihan, tetapi lebih baik mencegah penularan penyakit dari bangkai tikus. Kamu dapat membuang bangkai tikus di tempat sampah ataupun di luar ruangan. Pastikan kamu membuang tikus jauh dari lingkungan kamu.

    Tindakan Pencegahan Setelah Membuang Bangkai Tikus

    • Lakukan terus perbaikan dan pemeliharaan bangunan rumah untuk menghilangkan celah masuk untuk tikus.

    • Pangkas cabang-cabang pohon agar tidak menyentuh bangunan atau rumahmu sehingga tikus tak dapat memanjat.

    • Tutup talang air hujan dengan kawat atau jaring agar tikus tidak bisa memasuki dan memanjatnya.

    • Gunakan tempat sampah luar ruangan yang tidak bisa dimasuki tikus.

    • Pastikan persiapan makanan dan area makan dibersihkan dengan benar dan simpan makanan dalam wadah kedap udara.

    Demikian cara membuang bangkai tikus yang benar. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Merapikan Kamar Tidur yang Efisien dan Cepat


    Jakarta

    Setiap hari tampilan kamar tidur pasti terlihat berantakan setelah digunakan. Kamar tidur terlihat rapih hanya pada saat kamu tidak memakai kamar tersebut. Sementara, kamu ingin kamar tetap terlihat rapih meskipun sering digunakan.

    Biasanya yang menyebabkan tampilan kamar berantakan karena banyak barang. Mulai dari tumpukan pakaian, barang yang belum dikembalikan ke tempatnya, hingga sampah yang lupa dibuang ke luar. Agar tampilan kamar kembali rapih dan enak dilihat, coba beberapa cara mengatur kamar tidur terlihat lebih rapih.

    Seberapa Sering Harus Merapikan Kamar Tidur?

    Melansir dari Real Simple Carrie Yama, seorang expert organizer dan pendiri Clutter Keeper, mengatakan bahwa kamar tidur tetap harus dirapikan setiap hari agar rapih dan tidak berantakan.


    “Menyisihkan waktu beberapa menit setiap hari untuk mengambil barang-barang yang berantakan dan mengembalikannya ke tempat semula bisa mencegah kekacauan menumpuk,” kata Yama, dikutip Senin (22/7/2024).

    Kegiatan merapikan kamar tidur juga bisa membuat tubuh bergerak dan menurut penelitian bisa mengurangi stres. Meskipun sulit untuk memulainya, tetapi jika sudah sering dilakukan, kamu akan terbiasa.

    Cara Merapikan Kamar Tidur

    Ada pun cara untuk merapikan kamar tidur yang efisien dan cepat sebagai berikut.

    1. Mengurangi Barang yang Tidak Terpakai

    Saat kamu hanya memiliki sedikit barang di kamar tidur, akan lebih mudah mencari barang yang dibutuhkan. Selain itu di tempat penyimpanan juga banyak ruang kosong, kamu hanya perlu meletakkannya tanpa perlu merapikan susunannya. Semakin sedikit barang di kamar, semakin sedikit pula yang harus dibersihkan dan diatur. Jadi, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menyortir dan menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi.

    Cara mudah melakukan sortir barang adalah menyortirnya menjadi tiga kategori, yaitu simpan, buang, dan sumbangkan. Dengan membagikan barang ke tiga kategori tersebut, kamu bisa menentukan mana barang yang sekiranya masih ingin dipakai, mana yang ingin dibuang, dan mana yang bisa disumbangkan.

    2. Buang Sampah di Luar Kamar

    Sampah adalah bisa jadi masalah di kamar terutama sampah bekas makanan karena dapat mengundang semut atau lalat. Sebaiknya apabila ada sampah makanan sebaiknya langsung buang ke luar. Namun jika sampah hanya berupa kertas bersih, tidak masalah membuangnya di tempat sampah di dalam kamar. Selain sampah kemasan, kamu juga harus sering membersihkan debu di kamar. Debu ini juga termasuk sampah apalagi jika penghuninya mengalami rambut rontok. Kamu bisa menggunakan sapu lidi, sapu, dan vakum cleaner untuk membersihkan debu halus.

    3. Simpan Barang Sesuai Jenis

    Di kamar tidur wajib memiliki laci penyimpanan atau tempat penyimpanan. Dengan begitu kamu mudah untuk menyimpan dan mengambil barang di laci. Jika ingin lebih rapih lagi, kamu bisa menambahkan sekat antar laci. Pembatas laci ini bisa kamu buat sendiri dari karton atau dibeli di toko-toko.

    4. Gunakan Toples atau Kotak untuk Menyimpan Barang di Atas Meja

    Jika kamu memiliki barang-barang yang pasti digunakan setiap hari dan ukurannya kecil, coba gunakan kotak yang bisa dibawa ke mana saja. Kontainer atau kotak bisa menyimpan barang-barang sehingga kamar bisa jadi lebih rapi.

    5. Pakai Ruang di Bawah Tempat Tidur

    Kolong tempat tidur kerap menyisakan ruang yang cukup untuk dimanfaatkan. Namun ini tergantung pada jenis tempat tidur yang dipakai. Jika kamar mandi di rumah mudah untuk didekorasi dan diubah menjadi tempat penyimpanan baru, kamu bisa meletakkannya di sana.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Waktu yang Tepat Ganti Seprai, Dijamin Bikin Tidur Makin Nyaman



    Jakarta

    Mengganti seprai adalah salah satu cara kamu menjaga tempat tidur tetap bersih. Seprai yang merupakan pelindung kasur dari debu, pasti lama kelamaan jadi sarang kuman, debu, dan bakteri yang tidak baik bagi kulit dan pernapasan. Maka dari itu, penting bagi kamu sering mengganti seprai kasur. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mengganti seprai?

    Dilansir dari The Spruce, Selasa (23/7/2024) waktu yang tepat untuk mengganti seprai ternyata tergantung kegiatan yang dilakukan di atas kasur. Jika kasur hanya digunakan untuk tidur dengan menggunakan pakaian yang bersih dan setelah mandi, seprai dapat diganti setiap minggu atau dua minggu sekali. Namun yang jelas, jangan pernah lebih dari dua minggu sekali seprai tidak dicuci.

    Akan tetapi, jika kamu banyak melakukan kegiatan di atasnya mulai dari minum, berkeringat, dari luar langsung berbaring, atau memiliki hewan peliharaan yang sering naik ke kasur, sebaiknya seprai dicuci seminggu sekali.


    Seprai dapat lebih sering lagi diganti apabila kasur tersebut digunakan oleh orang sakit. Bahkan sakit ringan seperti flu, pilek, dan batuk. Kamu perlu mengganti seprai setiap hari jika keadaannya seperti itu. Hal ini untuk menghindari bakteri menempel di seprai dan menularkan ke orang lain.

    Cara mencuci seprai pun sebaiknya memakai air panas. Selain itu, jika kamu memiliki masalah jerawat atau kulit, sarung bantal harus lebih sering diganti dan dibersihkan dibandingkan seprai untuk mencegah peradangan dan perpindahan bakteri.

    Lebih lanjut, dilansir dari Homes & Gardens, para ahli merekomendasikan untuk mencuci seprai setidaknya dua minggu sekali, tergantung dari keadaan pribadi dan musim.

    “Beberapa orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur dibandingkan saat mengenakan pakaian, sehingga masuk akal untuk mencuci seprai lebih teratur,” kata Nick Drewe, pakar rumah tangga di WeThift seperti yang dilansir Selasa (23/7/2024).

    Menurutnya, cuaca yang lebih panas dapat membuat seseorang lebih mudah berkeringat dan jadi mudah terserang penyakit sehingga kamu perlu sering mengganti seprai. Namun, dia memberikan catatan saat mencuci seprai sebaiknya tidak berlebihan karena itu bisa merusak bahannya.

    Selain itu, pastikan seprai dalam keadaan bersih dan kering saat digunakan. Seprai yang sedikit lembab dapat menyebabkan jamur dan iritasi kulit, jadi penting untuk mengeringkan sepenuhnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Mengecat Dinding Luar Rumah saat Musim Kemarau


    Jakarta

    Saat musim kemarau tiba, cuaca akan terasa sangat panas. Hal ini dianggap sebagai waktu yang cocok untuk mengecat dinding rumah bagian luar karena akan cepat kering.

    Akan tetapi, cat dinding yang cepat kering belum tentu baik. Karena bisa saja hanya lapisan luarnya saja yang kering tapi bagian dalamnya masih basah.

    Ada beberapa hal juga yang harus kamu perhatikan saat mengecat dinding bagian luar rumah saat musim kemarau. Contohnya kelembaban. Selain itu, masih ada hal-hal lainnya yang perlu diperhatikan saat mengecat dinding bagian luar rumah saat musim kemarau.


    Dilansir dari Real Simple, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan saat kamu ingin mengecat dinding bagian luar rumah pada musim kemarau.

    Kelembapan dan Suhu Tinggi

    Saat tingkat kelembapan tinggi, udara sekitar menjadi jenuh yang menyebabkan cat tidak mengering dengan baik. Saat suhu tinggi, cat dapat mengering terlalu cepat sehingga tidak rata dengan baik. Hal ini bisa memperlihatkan banyaknya sapuan kuas cat dan sulit diaplikasikan.

    Suhu tinggi juga bisa menyebabkan cat mengering dengan tidak baik. Nantinya, cat hanya akan mengering di bagian permukaan saja, tetapi di bagian bawahnya masih basah. Jika hal ini terjadi, maka cat tidak akan meresap ke permukaan dan menyebabkannya cepat berkerut dan mengelupas.

    Debu hingga Serbuk Sari Beterbangan

    Alasan lain mengecat di musim kemarau bukan hal yang bagus adalah adanya debu maupun serbuk sari yang beterbangan. Hal-hal itu bisa saja menempel di permukaan dinding sehingga menyulitkan untuk mendapatkan permukaan yang bersih untuk dicat.

    Kapan Waktu yang Cocok untuk Mengecat Dinding Bagian Luar Rumah?

    Saat ingin mengecat dinding bagian luar rumah, sebaiknya pertimbangkan tingkat kelembaban dan suhu terlebih dahulu.

    “Suhu permukaan yang akan dicat, suhu sekitar, serta suhu lapisan semuanya dapat mempengaruhi warna dan kinerja keseluruhan,” kata pemilik generasi ke-3 Dages Paint, Anne Dages, dilansir Real Simple.

    Menurut Dages waktu yang pas untuk mengecat dinding bagian luar rumah adalah ketika suhu 10-32 derajat Celcius dan tidak ada perkiraan hujan dalam jangka waktu 24 jam.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tempat Ini Sering Jadi Sarang Laba-laba di Rumah, Begini Cara Bersihkannya


    Jakarta

    Sarang laba-laba sering kali terlihat di sudut-sudut ruangan atau celah tumpukan barang yang lama tidak dipakai. Biasanya sarang laba-laba ditemukan menempel di langit-langit rumah yang sulit digapai.

    Meski tidak terlalu mengganggu, pemandangan sarang laba-laba bisa bikin rumah kamu kelihatan kotor dan kurang menarik dipandang. Selain letaknya yang tinggi, sarang laba-laba juga mudah menempel ke permukaan apapun sehingga terkadang sulit untuk membersihkannya.

    Nah, sebelum kamu memulai proses pembersihan, pastikan untuk mengecek rumah secara menyeluruh. Berikut ini tempat favorit laba-laba bersarang, dikutip dari Angi, Selasa (13/8/2024).


    Tempat Favorit Laba-laba Bersarang

    • Di belakang dan di bawah perabotan
    • Di sekitar jendela
    • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
    • Loteng dan ruang bawah tanah
    • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

    Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah

    Ada berbagai cara untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Berikut ini caranya.

    1. Gunakan Sapu atau Kuas Halus

    Metode tradisional dengan sapu atau kuas adalah cara yang sederhana, namun efektif. Pilih sapu atau kuas dengan pegangan panjang agar mudah mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah.

    Gerakkan sapu atau kuas perlahan-lahan, fokus pada area tersembunyi di bawah perabot. Setelah selesai, kumpulkan sarang laba-laba dengan serokan debu dan buang ke tempat sampah.

    2. Gunakan Vacuum Cleaner

    Jika kamu ingin cara yang lebih cepat, gunakan vakum dengan lampiran selang. Pastikan lampiran selang cukup panjang untuk mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah.

    Vakum setiap ruangan secara menyeluruh, termasuk di bawah tempat tidur dan di dekat jendela. Buang isi wadah sampah vakum setelah selesai.

    3. Coba Gunakan Pita Perekat (Duct Tape)

    Pita perekat bukan hanya untuk perbaikan. Bungkus pita perekat di sekitar rol cat dan geser di atas sarang laba-laba.

    Pita perekat akan menarik sarang laba-laba keluar tanpa merusak dinding atau barang-barang rapuh lainnya.

    4. Gunakan Campuran Pemutih dan Air

    Jika kamu menghadapi sarang laba-laba yang masih aktif, campurkan pemutih dengan air dalam wadah semprot. Semprotkan campuran ini ke sarang laba-laba, biarkan sejenak, lalu lap dengan kain bersih.

    Pastikan untuk menghindari menyemprotkan ke perangkat elektronik dan peralatan.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Rawat Rumah Kosong yang Belum Dihuni Biar Nggak Terlantar


    Jakarta

    Punya rumah kosong tapi belum mau dihuni? Jangan dibiarkan aja ya, pastikan kamu merawat rumah agar tidak terlantar.

    Merawat rumah kosong memang cukup menantang. Sebab, ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar kondisi rumah terjaga. Apalagi kalau rumah itu suatu ketika mau dijual atau dihuni, kamu nggak mau rumah rusak dan usang kan?

    Lantas, gimana cara merawat rumah kosong yang belum dihuni? Yuk, simak caranya berikut ini yang dikutip dari situs KS Realty Agents, Senin (19/8/2024).


    Cara Rawat Rumah Kosong yang Belum Dihuni

    1. Inspeksi Kerusakan

    Lakukan inspeksi rumah secara berkala untuk menemukan kerusakan, terutama yang disebabkan oleh cuaca atau vandalisme. Jika ada kerusakan, segera perbaiki untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

    Setelah perbaikan, lakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak rusak kembali. Berikut ini beberapa kerusakan yang perlu kamu perhatikan.

    • Kerusakan akibat air
    • Pertumbuhan jamur dan lumut
    • Serangan hama
    • Vandalisme atau grafiti

    2. Ganti Semua Kunci Pintu Masuk

    Penting untuk mengganti kunci di rumah kosong untuk mencegah penyusup memasuki rumah. Mengganti kunci juga untuk memastikan hanya orang yang berwenang yang memiliki akses ke rumah.

    Jika kamu mencoba menjual atau menyewakan properti, mengganti kunci sangatlah penting.

    3. Bersihkan Seluruh Rumah

    Bersihkan rumah dari atas ke bawah, termasuk jendela dan pintu, lantai, dinding, dan langit-langit. Rumah yang bersih adalah rumah yang terawat dengan baik.

    Penting untuk membersihkan properti secara teratur walau masih kosong. Ini akan mencegah penumpukan kotoran dan debu, dan juga akan membuat rumah lebih rapi saat akan dijual atau disewakan.

    Beberapa hal yang harus bersihkan secara teratur adalah:

    • Jendela
    • Lantai
    • Dinding
    • Plafon
    • Pintu dan kusen pintu
    • Perlengkapan lampu
    • Peralatan rumah tangga
    • Perabotan

    4. Tambal Lubang

    Lubang di dinding atau langit-langit dapat disebabkan oleh kerusakan air, hama, atau hal lainnya. Lubang harus segera ditambal agar tidak membahayakan keselamatan penghuni rumah nantinya.

    5. Pasang Sistem Keamanan

    Sistem keamanan sangat penting untuk mencegah pencuri, penyusup, dan membantu melindungi properti dari kerusakan. Jika rumah dibiarkan kosong, sebaiknya pasang sensor gerak seperti lampu detektor gerakan.

    6. Potong Rumput dan Rapikan Pekarangan

    Jangan lupa menjaga rumput di pekarang agar rumah tampak lebih rapi. Hal ini juga membantu mencegah penyusup masuk rumah.

    7. Sering Kunjungi Rumah

    Sebaiknya kamu memeriksa properti setidaknya seminggu sekali. Ini akan membantu kamu mengidentifikasi potensi masalah dengan cepat, sehingga bisa segera melakukan perbaikan sebelum tambah parah.

    Itulah beberapa tips merawat rumah yang belum dihuni. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Ampuh Hilangkan Suara Berisik pada Kulkas


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik yang dibutuhkan di rumah. Biasanya, kulkas digunakan untuk menyimpan makanan dan bahan makanan agar tahan lebih lama.

    Namun, terkadang kulkas menimbulkan suara yang tidak biasa. Suara tersebut bisa saja mengganggu penghuni rumah.

    Jika kulkas mengeluarkan suara kecil, hal itu adalah sesuatu yang normal. Namun, jika kulkas mengeluarkan suara keras, seperti berdengung, maka patut untuk dicurigai.


    Dilansir dari Real Simple, Sabtu (31/8/2024), berikut ini hal yang bisa dilakukan saat kulkas mengeluarkan suara aneh.

    1. Bersihkan Tempat Air dan Pembuat Es

    Seorang ahli bersih-bersih dan Founder Clean My Space, Melissa Maker mengatakan perlu mengecek penampung air kulkas dan pembuat es kulkas terlebih dahulu apabila terdengar suara aneh. Kamu juga bisa mengganti filter agar kulkas tetap bersih dan segar.

    Saat membersihkan kulkas pun sebaiknya baca buku petunjuk terlebih dahulu. Hal itu karena kulkas memiliki banyak tipe berbeda.

    2. Bersihkan Kipas Kondensor

    Jika suara berisik itu bukan berasal dari pembuat es atau saluran air, bisa jadi itu dari kipas kondensor yang berada di belakang kulkas. Bagian belakang kulkas menjadi salah satu yang paling sering terlupakan untuk dibersihkan.

    “Ini berfungsi seperti AC sehingga kipas berputar dan membantu menghembuskan udara bertekanan ke dalam kulkas untuk membuat kumparan. Saat kompresor dan kipas berdebu, kipas harus bekerja extra dan kemudian menghasilkan banyak suara bising,” ujarnya, dikutip dari Real Simple.

    Untuk membersihkan bagian tersebut, sebaiknya kamu mencabut kabel dari stopkontak dan menjauhkan kulkas dari dinding. Gunakan penyedot debu atau vacuum cleaner untuk menyedot semua debu yang ada.

    Itulah beberapa cara mengatasi suara berisik yang ditimbulkan dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tetangga Renovasi Rumah Bikin Debu dan Bising, Kita Bisa Apa?



    Jakarta

    Pernahkah kamu merasa terganggu dengan renovasi rumah yang lagi dilakukan tetangga? Rumah kita jadi mudah berdebu dan terganggu karena suara berisik dari tukang?

    Kadang kita merasa bingung apa yang harus dilakukan saat berada di kondisi seperti itu. Kita harus memperjuangkan kenyamanan kita namun di sisi lain, kita juga harus menghormati hal tetangga merenovasi rumahnya.

    Kalau sudah ada di posisi ini, apa yang harus dilakukan ya?


    Mengajukan Komplain secara kekeluargaan

    Menurut Andi Saputra seorang advokat hukum yang dihubungi oleh detikcom, untuk menyelesaikan masalah ini kamu bisa lakukan musyawarah mufakat. Kamu bisa mengajukan komplain terkait debu yang berterbangan dan suara berisik. Kemudian, meminta solusi untuk mencegah debu yang berterbangan ke rumah kamu misalnya dengan menutup lokasi renovasi menggunakan terpal. Untuk suara berisik seperti bor, las, palu. Kamu bisa meminta agar renovasi rumah dilakukan pada siang hari dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. Di luar jam tersebut merupakan waktu untuk istirahat.

    Jalur Hukum

    Jika semua cara secara kekeluargaan telah ditempuh namun nggak ada respons baik dari pemilik rumah yang direnovasi maka kamu bisa bawa kasus ini ke jalur hukum. Andi mengatakan, jika sudah mengalami jalan buntu, maka kamu bisa menggugat mereka secara perdata, dengan mengajukan somasi terlebih dahulu. Kamu bisa mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri.

    Hal itu sesuai dengan Pasal 1365 KUHPerdata yang berbunyi:

    “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut”.

    Kamu bisa menggugat mereka sebab salah satu unsur di dalam ketentuan Pasal 1365 KUHPerdata ialah tentang kerugian bagi orang lain. Dalam kasus ini, kerugian terbesar adalah adanya kerugian immateriil yaitu ketidaknyamanan dari debu dan suara berisik renovasi rumah yang mengganggu.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu vie email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Trik Menata Rumah agar Selalu Terlihat Rapi dan Bersih


    Jakarta

    Menata rumah agar selalu tampak rapi dan bersih sepanjang waktu menjadi tantangan tersendiri, terlebih bagi orang yang terlalu sibuk. Pasalnya, merapikan rumah tak jarang membutuhkan tenaga ekstra dan banyak waktu.

    Namun jangan khawatir, terdapat trik agar rumah terus terlihat bersih dan rapi. Sejumlah trik ini sangat berguna bagi detikers yang sulit meluangkan waktu untuk membersihkan hunian. Apa saja? Cek di bawah ini.

    Cara Menata Rumah agar Terlihat Rapi dan Bersih

    Mengutip Better Homes & Gardens, Shark, dan Forbes, berikut sederet tips menata rumah agar terus tampak bersih dan rapi setiap harinya:


    1. Sortir Barang yang Tak Lagi Digunakan

    Orang umumnya akan membeli barang baru jika yang lama tidak bisa lagi digunakan. Daripada disimpan dan membuat rumah berantakan, barang lama yang sudah tak terpakai lebih baik disingkirkan.

    Kamu dapat meluangkan satu waktu untuk menyortir semua barang yang dimiliki di rumah. Buat daftar atau pisahkan antara barang masih digunakan maupun yang tidak. Lebih baik buang barang yang tak lagi dipakai dan jangan menumpuknya di suatu area, karena bisa bikin rumah terlihat acak-acakan.

    2. Bersihkan Rumah Secara Rutin

    Kamu dapat membuat jadwal mingguan atau bulanan untuk membersihkan bagian-bagian rumah. Misalnya, membersihkan debu-debu yang menempel di permukaan dilakukan tiga hari sekali dan mengganti sprei satu kali setiap minggunya.

    Detikers bisa juga langsung membersihkan area rumah yang telah kotor sebelum jadwal pembersihannya. Dengan begitu, hunian bisa terlihat selalu bersih setiap harinya.

    3. Minimalisir Perabot

    Terlalu banyak kursi, lemari, sofa, dan barang lainnya dapat membuat rumah tampak berantakan dan terasa sempit. Dengan menempatkan sejumlah furnitur saja di tiap-tiap ruangannya, hunian tidak terasa penuh dan menyesakkan.

    Namun, detikers perlu menyesuaikan pula dengan ruangannya. Karena perabot yang terlalu sedikit juga tidak bagus bagi estetika ruangan maupun hunian secara menyeluruh.

    Kalau memiliki terlalu banyak perabot yang masih bagus dan jarang terpakai, kamu mungkin dapat memberikannya kepada orang lain yang membutuhkan daripada membuangnya.

    4. Gunakan Furnitur Multifungsi

    Furnitur multiguna bisa jadi salah satu solusi menata rumah dengan ruangan kecil agar selalu terlihat rapi. Seperti penjelasan sebelumnya, hunian yang memiliki terlalu banyak perabot akan tampak berantakan dan sempit.

    Contoh furnitur multifungsi adalah, meja makan yang berfungsi ganda sebagai rak dan sofa bed. Contoh lainnya adalah bangku ottoman yang di dalamnya terdapat ruang penyimpanan.

    5. Laci sebagai Tempat Penyimpanan

    Rak terbuka atau rak apung untuk menyimpan perlengkapan dapur dan dekorasi lainnya mungkin tampak bagus untuk estetika rumah. Namun, furnitur tersebut memerlukan perawatan intens karena debu-debu yang menempel di permukaannya akan terlihat jika tidak dibersihkan selama beberapa waktu.

    Sementara bila mengandalkan laci sebagai penyimpanan, detikers mungkin lebih jarang membersihkannya karena tempatnya yang tertutup tidak terlalu terpapar debu. Selain itu, barang yang berantakan di dalam laci juga tidak terlalu terlihat karena tertutup.

    Di sisi lain, detikers dapat membangun gudang sebagai ruang khusus untuk menyimpan furnitur besar yang jarang terpakai.

    6. Rapikan Area Rumah yang Paling Menonjol

    Jika kedatangan tamu secara mendadak sedangkan rumah masih berantakan, kamu dapat memprioritaskan untuk merapikan dan membersihkan bagian-bagian rumah yang menonjol dan paling mungkin dilihat orang. Dengan begitu, hunianmu setidaknya tampak rapi dan bersih.

    7. Segera Rapikan Barang Setelah Dipakai

    Setelah memakai suatu barang, sebaiknya segera rapikan dan letakkan kembali pada tempatnya. Detikers jangan sampai menunda-nunda, karena berisiko menciptakan tumpukan yang membuat rumah berantakan. Jika dilakukan secara konsisten, maka akan membuat rumah tertata rapi dan tampak terus bersih.

    8. Biarkan Sinar Matahari Masuk ke Rumah

    Pencahayaan yang baik dapat memberi kesan rumah yang lebih bersih dan luas. Detikers dapat membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah dengan membuka gorden dan jendela. Pastikan juga area jendela sudah bersih dari debu dan kotoran lain yang mungkin menempel.

    9. Gunakan Pengharum Ruangan

    Setelah membersihkan dan merapikan tiap-tiap sudut hunian, selanjutnya kamu dapat menyemprotkan pengharum ruangan, menyalakan lilin aroma, atau meletakkan minyak esensial di sekitar rumah. Aroma harum yang mengisi hunian akan menciptakan kesan bersih, nyaman, dan tenang.

    Nah, itu tadi sederet cara menata rumah agar terlihat terus rapi dan bersih setiap harinya. Rumah rapi bikin penghuninya betah, bisa beristirahat, dan memiliki kontrol emosi yang baik.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Ngecat Dinding Luar Rumah Saat Musim Kemarau? Perhatikan Hal Ini Dulu


    Jakarta

    Mengecat dinding luar rumah atau bagian eksterior dianggap cocok dilakukan saat musim kemarau. Hal itu karena saat musim kemarau cuaca panas sehingga cat bisa cepat kering.

    Namun, cat dinding yang cepat kering belum tentu baik. Sebab, bisa saja yang kering hanya lapisan luarnya saja sementara bagian dalamnya masih basah. Jika hal itu terjadi, cat dinding jadi bisa lebih mudah mengelupas.

    Oleh karena itu, sebelum kamu mengecat dinding bagian luar ada beberapa yang harus diperhatikan. Dilansir dari Real Simple, Selasa (10/9/2024), berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan saat kamu ingin mengecat dinding bagian luar rumah pada musim kemarau.


    Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mengecat Rumah pada Musim Kemarau

    Kelembapan dan Suhu Tinggi

    Saat tingkat kelembapan tinggi, udara sekitar menjadi jenuh yang menyebabkan cat tidak mengering dengan baik. Saat suhu tinggi, cat dapat mengering terlalu cepat sehingga tidak rata dengan baik. Hal ini bisa memperlihatkan banyaknya sapuan kuas cat dan sulit diaplikasikan.

    Suhu tinggi juga bisa menyebabkan cat mengering dengan tidak baik. Nantinya, cat hanya akan mengering di bagian permukaan saja, tetapi di bagian bawahnya masih basah. Jika hal ini terjadi, maka cat tidak akan meresap ke permukaan dan menyebabkannya cepat berkerut dan mengelupas.

    Debu hingga Serbuk Sari Beterbangan

    Alasan lain mengecat di musim kemarau bukan hal yang bagus adalah adanya debu maupun serbuk sari yang beterbangan. Hal-hal itu bisa saja menempel di permukaan dinding sehingga menyulitkan untuk mendapatkan permukaan yang bersih untuk dicat.

    Waktu yang Cocok untuk Mengecat Dinding Bagian Luar Rumah

    Saat ingin mengecat dinding bagian luar rumah, sebaiknya pertimbangkan tingkat kelembaban dan suhu terlebih dahulu.

    “Suhu permukaan yang akan dicat, suhu sekitar, serta suhu lapisan semuanya dapat mempengaruhi warna dan kinerja keseluruhan,” kata pemilik generasi ke-3 Dages Paint, Anne Dages, dilansir Real Simple.

    Menurut Dages waktu yang pas untuk mengecat dinding bagian luar rumah adalah ketika suhu 10-32 derajat Celcius dan tidak ada perkiraan hujan dalam jangka waktu 24 jam.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com