Tag: debu

  • 5 Cara Ampuh Cegah Kutu Busuk Bersarang di Kasur atau Sofa di Rumah


    Jakarta

    Selain debu, ada masalah lain yang mengintai jika kasur jarang dibersihkan yakni kutu busuk. Serangga satu ini suka bersembunyi di tempat-tempat yang jarang terkena sinar matahari. Area yang disukainya seperti pinggiran kasur hingga dalam kasur.

    Kutu busuk cukup mengganggu karena menimbulkan gatal di kulit setelah terkena gigitan mereka. Namun, setelah digigit, kutu busuk tidak menimbulkan penyakit lain sehingga tidak begitu berbahaya. Sebab, kutu satu ini memang mengincar hewan berdarah panas. Meskipun tidak menimbulkan penyakit lain, tetapi adanya kutu busuk dapat menyebabkan kasur berbau tidak sedap dan cepat kotor.

    Maka dari itu, penting untuk menjaga kebersihan agar kutu busuk tidak bersarang di kasur, sofa, dan perabotan di rumah.


    Melansir dari Apartment Therapy, Rabu (4/9/2024), berikut beberapa cara ampuh untuk mencegah kutu busuk bersarang di kasur dan perabotan lainnya di rumah.

    1. Gunakan Sarung Bantal dan Guling

    Sarung bantal dan guling memang tidak dapat mengatasi kutu busuk, tetapi setidaknya dengan cara ini dapat mencegah hewan kecil ini masuk ke dalam kasur atau peralatan tidur lainnya.

    2. Semprotan Alkohol

    Alkohol dapat membuat kutu busuk mengalami dehidrasi. Dengan begitu, kutu busuk tidak akan hidup pada perabotan rumah dan tidak berani dekat-dekat. Jika kamu ingin memakai cara ini, periksa dulu jenis alkohol yang akan digunakan, pastikan khusus untuk membasmi kutu busuk.

    3. Penutup Bagasi

    Kutu busuk juga sering di dapati di koper setelah bepergian dari luar daerah. Agar kutu busuk tidak menyebar ke tempat lain, pasang lapisan di bagasi agar barang bawaan tidak dihinggapi kutu busuk.

    4. Minyak Atsiri

    Solusi alami untuk memusnahkan kutu busuk adalah menggunakan minyak esensial seperti minyak atsiri. Caranya dengan melarutkan minyak dengan air dan memasukkannya ke dalam botol berukuran 100 mililiter. Kemudian, semprotkan ke barang bawaan dan tempat tidur secara berkala.

    5. Bersihkan Barang Setelah Dibeli

    Jika kamu membeli barang bekas, terutama sofa, kursi, atau kasur periksalah secara menyeluruh, bisa juga menggunakan kaca pembesar. Kemudian, cuci barang bekas tersebut dan keringkan. Jangan lupa ketika mencuci, gunakan air yang panas di atas 45 derajat dan rendam minimal 60 menit.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Taruh Barang-barang Ini di Kolong Tempat Tidur, Pokoknya Jangan


    Jakarta

    Jika di bawah tempat tidur kamu ada ruang kosong, jangan ditaruh apapun di sana ya. Bisa-bisa kamu lupa pernah menaruh barang di sana atau bahkan menjadi sarang serangga.

    Ada beberapa barang yang sebaiknya tidak diletakkan di kolong tempat tidur. Dilansir dari Real Simple, Selasa (10/9/2024), berikut ini informasinya.

    Apapun yang Terbuat dari Kertas dan Karton

    Sebaiknya, kamu tidak menyimpan barang-barang yang terbuat dari kertas atau karton di kolong kasur. Misalnya seperti kardus sepatu, foto, buku, dokumen, dan lainnya. Jika kamu menaruh barang-barang yang terbuat dari kertas atau karton di Kolong kasur, bisa-bisa menjadi sarang serangga.


    “Produk kertas sebenarnya merupakan sumber makanan bagi beberapa serangga, mulai dari kutu buku hingga ngengat dan kecoa,” kata pendiri blog The Unclutterred Life dan Founder Declutter Deck, Danica Carson, dikutip dari Real Simple.

    Barang yang Terbuat dari Kulit

    Menaruh sepatu atau tas kulit di bawah tempat tidur hampir sama seperti menjemurnya di bawah sinar matahari karena bisa rusak. Hal itu karena di kolong kasur sering berdebu.

    “Debu dapat menyebabkan barang-barang dari kulit mengering, retak, dan berubah warna seiring waktu. Kalau kamu benar-benar harus menyimpan barang-barang ini di bawah tempat tidur, barang tersebut harus disimpan dalam wadah plastik untuk mencegah debu menumpuk di atasnya,” jelas Carson.

    Alat Elektronik

    Barang selanjutnya yang tidak boleh ditaruh di kolong kasur adalah alat elektronik. Sebab, debu yang ada di sana bisa merusak alat elektronik.

    “Selain itu, apa pun yang memiliki baterai menimbulkan risiko kebakaran yang lebih tinggi di bawah tempat tidur. Karena debu dapat berdampak negatif pada perangkat elektronik, baterai tersebut lebih mungkin mengalami kerusakan daripada baterai yang disimpan di tempat yang sejuk dan kering,” ungkap Carson.

    Seprai-Selimut

    Seorang decluttering expert, Monica Fay mengatakan, jangan pernah menaruh seprai, selimut, bantal, atau apapun yang berserat atau berpori di kolong tempat tidur. Hal itu karena debu mudah terkumpul dan menempel di bawah furnitur, terutama tempat tidur. Kamu bisa menyimpan barang-barang tersebut di dalam wadah sebelum menaruhnya di kolong tempat tidur.

    Nah, bagi kamu yang tetap ingin menyimpan barang-barang di kolong tempat tidur, pastikan barang tersebut sudah dimasukkan ke dalam wadah kedap udara dan bening agar bisa dilihat isi di dalamnya ada apa saja. Wadah dengan roda akan lebih baik karena memudahkannya untuk diambil dan dimasukkan ke dalam kolong.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak ditaruh di kolong kasur. Semoga bermanfaat!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Merawat Lantai Kayu agar Tahan Lama


    Jakarta

    Memutuskan untuk menggunakan lantai kayu di rumah, merupakan keputusan besar yang kamu ambil. Pembersihan rutin jadi hal wajib untuk merawat lantai kayu agar tetap dalam kondisi prima.

    Lantai kayu cenderung cepat dalam menyerap debu, kotoran kecil, dan pasir. Hal ini membuat lantai menjadi tergores, sehingga menimbulkan kerusakan pada lantai kayu.

    Melansir Architectural Digest, Selasa (17/09/2024), berikut ini merupakan cara yang tepat membersihkan lantai kayu agar tetap kokoh dan bertahan lama.


    1. Sapu Lantai Kayu Setiap Hari

    Langkah pertama dan terpenting untuk membersihkan lantai kayu adalah dengan menyapu secara rutin. Kotoran dan debu yang menumpuk akan membuat lantai kayu tidak mengkilap. Dengan menjaga lantai dari serpihan merupakan kunci agar lantai kayu tetap awet.

    Jika serpihan dibiarkan dan terinjak oleh kamu, hal itu akan merusak dan menggores permukaan lantai kayu.

    2. Vakum Secara Teratur

    Selain menyapu, kamu juga harus melakukan menyedot debu secara teratur. Hal ini akan membantu menyedot partikel halus yang mungkin terlewatkan oleh sapuan, dan daya hisap kuat penyedot debu sangat berguna untuk menyedot debu di celah-celah kecil.

    3. Mengepel Lantai Kayu

    Mengepel lantai kayu harus sangat hati-hati dan tanpa air berlebih. Jangan biarkan air menggenang di lantai kayu, karena hal itu akan membuat lantai kayu menjadi lembap dan menimbulkan rayap yang akan merusak lantai kayu kamu.

    Untuk mencegah terlalu banyak air, pilih pel microfiber daripada pel katun, karena pel microfiber membutuhkan lebih sedikit air dan tidak akan membuat pel menjadi basah kuyup.

    4. Perbaiki Goresan di Lantai Kayu

    Bulu penyedot debu, kotoran, dan bahkan bulu hewan peliharaan dapat menyebabkan goresan. Terjadinya goresan dan lecet akan merusak lantai kayu, bahkan dengan jenis kayu terbaik pun.

    Jika ingin memperbaiki goresan, cukup gunakan spidol noda atau dengan batang lilin yang berfungsi untuk penyok yang lebih dalam.

    Bila kerusakan serius, pilih pewarna yang sesuai dengan warna lantai kayu, kemudian poles lecet dengan mengamplas area yang rusak menggunakan amplas halus. Pastikan untuk menggunakan lapisan akhir yang sama.

    5. Rawat Lantai Kayu

    Mengetahui cara membersihkan lantai kayu bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal lantai kayu yang bersih. Lingkungan di sekitar lantai juga merupakan komponen penting dalam perawatan dan ketahanannya.

    Kayu bereaksi secara drastis terhadap suhu dan kelembapan, jadi penting untuk memahami elemen-elemen ini. Garis pertahanan terbaik adalah dengan memperhatikan tanda-tanda bahaya.

    Jika terdapat terlalu banyak kelembapan di bawah kayu, kayu akan melengkung. Hilangkan sumber air, terutama genangan air untuk menghentikan hal ini terjadi. Kondisi yang terlalu kering menyebabkan celah, retakan, dan terbelah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mencegah Karat (Korosi) Muncul di Furnitur Logam hingga Besi


    Jakarta

    Perabot rumah yang terbuat dari logam dan besi rentan berkarat, terlebih furnitur outdoor yang diletakkan di teras maupun halaman. Karat yang muncul dapat merusak mebel sehingga membuatnya tidak bisa digunakan kembali.

    Namun detikers tidak perlu khawatir, terdapat cara untuk mencegah furnitur rumah karatan. Dengan begitu, usia penggunaan perabot dapat tahan lama. Simak caranya di bawah ini.

    Cara Mencegah Karat (Korosi) pada Perabot Logam dan Besi

    Mengutip Bob Vila dan Granite Gold, berikut cara mudah melindungi furnitur rumah dari karat:


    1. Keringkan Usai Terkena Hujan dan Embun

    Risiko meletakkan furnitur di pekarangan yaitu terkena hujan. Jika mebel terbuat dari logam terguyur hujan, jangan membiarkannya basah dalam waktu lama, misalnya semalaman.

    Hal itu disebabkan karat bisa muncul pada permukaan logam yang basah akibat reaksi kimia yang terjadi antara zat besi, air, dan oksigen. Untuk menghindari itu, detikers dapat mengeringkan langsung perabot dengan kain mikrofiber setelah terkena hujan.

    2. Hindari Paparan Langsung Udara dan Sinar Matahari

    Saat proses korosi atau pengkaratan, logam akan bersentuhan dengan oksigen di udara. Perabot luar rumah bisa berkarat lebih cepat lantaran berada di udara terbuka dan terpapar matahari. Udara sendiri mengandung banyak uap air sehingga mempengaruhi kecepatan munculnya karat.

    3. Bersihkan Kotoran yang Menempel

    Debu maupun kotoran biasanya akan menempel pada mebel berbahan besi atau logam lain, terutama furnitur outdoor. Detikers bisa bersihkan perabot secara teratur agar tidak memicu karatan.

    Untuk noda membandel seperti minyak, perabot dapat dilap dengan kain lembut yang dicelupkan ke dalam air detergen secara perlahan. Furnitur logam juga bisa dijaga agar tetap mengkilap supaya tidak berkarat.

    4. Tutupi Furnitur saat Tidak Digunakan

    Furnitur outdoor sebaiknya ditutupi dengan penutup khusus saat tidak digunakan. Hal ini agar menjadi pelindung dari lembap, hujan, maupun sinar matahari. Pastikan untuk menutupi secara menyeluruh, termasuk bagian kaki-kakinya.

    Sebelum ditutup, mebel dapat dibersihkan terlebih dahulu dari debu dan kotoran yang menempel. Setelah ditutup, pemberat dapat diletakkan di atasnya agar penutup tidak terbuka jika cuaca berangin.

    5. Segera Perbaiki saat Karat Terdeteksi

    Saat rutin membersihkan perabot logam dan besi, karat yang muncul pada permukaan bisa saja terlihat. Usai melihatnya, detikers dapat segera melakukan perbaikan sebelum karat semakin banyak.

    Caranya bisa dengan amplas berpasir halus yang digosokkan perlahan ke area berkarat. Lalu bersihkan seluruh permukaan furnitur dari debu dan kotoran lain yang menempel.

    Nah, itu tadi cara mencegah karat muncul pada permukaan furnitur logam dan besi. Jangan segan membersihkan perabot logam dan besi ya detikers, agar bisa berfungsi dengan baik dalam waktu lama.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tempat yang Tepat Untuk Meletakkan Keset Kaki di Rumah


    Jakarta

    Keset adalah perlengkapan rumah yang berfungsi untuk membersihkan kaki. Di Indonesia sendiri wujud keset adalah kain yang diletakkan di lantai dan diinjak saat ingin masuk atau keluar dari suatu ruangan.

    Menurut KBBI, keset adalah pengesat kaki, terbuat dari sabut kelapa dan sebagainya atau tempat mengesat (membersihkan) kaki.

    Keset memang dulunya dibuat dari serabut kelapa, teksturnya kasar, keras, dan warnanya coklat kemerahan. Seiring berkembangnya zaman, keset mengalami perubahan. Rata-rata rumah modern saat ini menggunakan keset yang terbuat dari kain agar bisa menyerap air. Selain itu, kain juga mudah dibersihkan.


    Biasanya kamu menemukan keset di depan pintu utama, depan kamar tidur, atau kamar mandi. Lantas, sebenarnya apakah lokasi-lokasi tersebut adalah tempat yang tepat untuk meletakkan keset?

    Dilansir situs Americohome, Rabu (25/9/2024), berikut beberapa tempat atau lokasi yang disarankan untuk meletakkan keset.

    1. Luar atau Belakang Pintu Utama

    Apa pun ukuran rumahnya, setiap pintu masuk sebaiknya memiliki keset. Dengan adanya keset, tamu dapat terbantu saat ingin membersihkan kakinya sebelum masuk ke rumah. Selain itu, keset juga bisa menjadi dekorasi rumah agar terlihat lebih hangat. Keset yang diletakkan di belakang pintu masuk bisa mencegah debu, air, atau angin yang kerap masuk ke dalam rumah melalui celah bawah pintu.

    2. Kamar Mandi

    Setelah keluar dari kamar mandi, biasanya kaki dalam keadaan basah. Bekas kaki yang basah ini apabila tidak langsung dikeringkan dapat membahayakan orang lain. Lantai yang licin dapat membuat orang lain terpeleset. Maka dari itu, penting ada keset untuk mengeringkan kaki setelah keluar dari kamar mandi.

    3. Dapur

    Dapur adalah area yang juga mudah basah pada bagian lantainya. Misalnya kamu habis mencuci piring di wastafel, pasti ada air yang terciprat. Dengan adanya keset kamu bisa langsung mengelapnya sehingga tidak licin saat dilewati.

    4. Teras

    Area terluar rumah, sering kali cepat kotor. Misalnya terkena tiupan debu, air hujan, atau bekas tanah yang basah. Agar kamu lebih aman berjalan saat melewati teras, letakkan keset kering untuk membersihkan kaki agar tidak terpeleset.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan yang Biasa Dilakukan Saat Membersihkan Karpet


    Jakarta

    Penggunaan karpet bisa menambah kehangatan dan kenyamanan di setiap rumah. Akan tetapi, penggunaan karpet dapat mengumpulkan kotoran dan noda seiring berjalannya waktu.

    Membersihkan karpet secara asal akan merusak karpet dalam waktu cepat. Secara tidak sengaja mungkin kamu sering melakukan kesalahan dalam membersihkan karpet.

    Melansir angi.com, Jumat (4/10/2024), berikut kesalahan umum dalam membersihkan karpet sehingga menyebabkan kerusakan pada karpet.


    Tidak Membersihkan Karpet Berdasarkan Jenis

    Karpet terbagi menjadi dua kategori, yaitu serat sintetis dan serat alami. Penting bagi kamu untuk mengidentifikasi jenis karpet yang kamu miliki, hal itu akan menentukan produk pembersih mana yang cocok untuk karpet kamu.

    Sebelum menggunakan produk pembersih, baca labelnya dan lihat apakah produk tersebut aman untuk bahan karpet kamu.

    Tidak Segera Membersihkan Noda

    Aturan praktis yang baik adalah semakin cepat kamu membersihkan noda, semakin sedikit waktu yang dimilikinya untuk meresap ke dalam karpet kamu. Namun, ada beberapa noda yang mungkin sulit untuk segera diatasi.

    Noda cair seperti kopi dapat meresap hingga ke bantalan karpet. Cobalah untuk menyerap sebanyak mungkin cairan dari karpet terlebih dahulu sebelum menggunakan pembersih apapun.

    Menggosok Noda

    Sering kali dalam membersihkan karpet kamu selalu menggosokan noda di karpet. Hal itu tidak disarankan karena dapat merusak serat karpet dan membuat berjumbai. Cara ini juga dapat mendorong noda semakin dalam ke dasar karpet.

    Cobalah untuk segera mengoleskan larutan pembersih pilihan kamu langsung ke area yang terkena noda. Setelah mengoleskannya, tepuk-tepuk noda dengan handuk atau kain lap. Metode ini akan membantu menyerap sisa cairan ke dalam handuk.

    Tidak Menyedot Debu Secara Teratur

    Menyedot debu secara teratur tidak hanya menghilangkan kotoran, debu, dan bulu hewan peliharaan, tetapi juga membuat serat karpet menjadi lurus dan terasa lembut.

    Menggunakan Produk Pembersih dengan Bahan Kimia Keras

    Meskipun banyak produk pembersih yang bagus di pasaran, beberapa di antaranya menggunakan bahan kimia keras yang dapat menghasilkan asap beracun, seperti naftalena dan formaldehida.

    Untuk menghindari penggunaan produk pembersih yang beresiko, pastikan kamu membaca daftar bahan-bahan dengan seksama sebelum membelinya.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Tips Hilangkan Noda Oli di Dinding dan Lantai Garasi


    Jakarta

    Oli adalah salah satu cairan yang cukup sulit dibersihkan karena cairan ini bisa menempel di permukaan. Salah satu tempat di rumah yang biasa kotor karena oli adalah garasi dan carport rumah. Oli ini berasal dari kendaraan yang keluar masuk rumah.

    Biasanya oli yang menetes dari kendaraan akan menempel pada lantai dan dinding yang permukaan keras. Jika kamu mendapati noda oli di sana, kamu tidak bisa hanya menyiram dengan air atau menggosoknya karena tidak akan bersih sempurna.

    Melansir dari Better Homes and Gardens, Jumat (11/9/2024) berikut beberapa bahan yang bisa membersihkan noda oli dari lantai dan dinding garasi.


    1. Pasir Halus

    Oli yang sifatnya cair perlu diserap dengan pasir agar nodanya tidak melebar dan menempel di dinding atau lantai. Kamu tidak perlu membeli banyak pasir di tukang bangunan, pasir kucing juga bisa untuk menyerap noda tersebut.

    Taburkan pasir hingga menutup seluruh noda tumpahan oli. Tunggu 10 – 15 menit agar serbuk pasir atau tanah bisa menyerap sebanyak mungkin noda minyak.

    2. Aseton dan Baking Soda

    Untuk bekas oli yang sudah mengering, kamu bisa menggunakan aseton dan baking soda. Nantinya, saat hendak membersihkan keduanya perlu dicampur. Aseton merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menghapus kuteks, cairan ini juga digunakan sebagai bahan pelarut cat, lilin, resin, plastik, dan lem. Sifat aseton juga dapat melarutkan minyak akan membantu menghilangkan noda oli secara cepat.

    Cara mencampurkan aseton dan baking soda perbandingan 1:1. Misalnya, 5 sendok baking soda dan 5 sendok aseton, dicampur hingga menyerupai adonan pancake atau adonan roti.

    3.Sabun Pencuci Piring

    Percaya nggak percaya, sabun cuci piring bisa lho membersihkan noda bekas oli. Tapi, bahan ini ampuh jika noda sudah tersisa sedikit.

    Langkah Membersihkan Noda Oli di Dinding dan Keramik Garasi

    1. Bersihkan debu dan tanah pada lantai garasi dengan sapu atau penyedot debu.

    2. Setelah bersih, cek bila ada noda karat atau noda minyak pada lantai garasi kamu. Bila ada noda karat, gosok noda tersebut menggunakan cuka putih atau produk pembersih noda karat.

    3. Untuk noda minyak atau gemuk, gunakan campurkan campuran aseton dan baking soda. Biarkan noda oli nya meresap dengan campuran ini selama 24 jam hingga kering. Kemudian, gunakan alat pengikis seperti scraper atau pisau kecil untuk mengerik/ mengikis campuran tersebut. .

    4. Bersihkan bekas kikisan dengan air bersih.

    5. Setelah semua noda pada garasi bersih, selanjutnya sikat seluruh lantai garasi menggunakan cairan pembersih atau sabun cuci piring tadi.

    6. Setelah bersih, bilas seluruh lantai dengan air bersih, lalu keringkan.

    Itulah cara membersihkan noda oli di dinding dan lantai garasi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Memperbaiki Pintu Berdecit



    Jakarta

    Ingin tahu cara mengatasi pintu yang Berdecit? Engsel yang Berdecit bisa sangat mengganggu, terutama saat pintu dibuka atau ditutup, dan suaranya bisa menjadi masalah, misalnya jika kamu memiliki bayi yang sedang tidur atau sedang melakukan panggilan kantor yang tidak ingin diganggu.

    Apa Penyebab Pintu Berdecit?

    Melansir thespruce.com pada Senin (10/1/2024), ada berbagai penyebab yang mengakibatkan pintu Berdecit salah satunya adalah sebagai berikut ;

    Engsel kering, Kurangnya pelumasan pada engsel membuat logam bergesekan, menyebabkan suara Berdecit.


    Kotoran atau debu, debu atau kotoran yang menumpuk pada engsel dapat menghalangi pergerakan mulus dan memicu suara.

    Korosi atau karat, engsel yang berkarat atau korosi dapat menghambat kelancaran gerakan dan menyebabkan suara.

    Engsel longgar, jika engsel tidak terpasang dengan kuat, bagian pintu bisa bergeser dan menimbulkan derit saat bergerak.

    Penyusutan kayu, kayu pintu yang menyusut akibat perubahan suhu atau kelembaban bisa menyebabkan ketegangan pada engsel, sehingga terdengar Berdecit.

    Langkah-langkah Memperbaikinya

    Identifikasi Sumber Derit

    Sebelum memulai, buka dan tutup pintu untuk mengidentifikasi bagian mana yang mengeluarkan suara Berdecit. Biasanya, suara tersebut berasal dari engsel, tetapi ada kemungkinan sumbernya dari tempat lain.

    Bersihkan Engsel Pintu

    Menurut bobvila.com, kotoran dan debu yang menumpuk pada engsel bisa menjadi salah satu penyebab pintu Berdecit. Gunakan kain bersih untuk membersihkan area di sekitar engsel. Jika terdapat karat pada engsel, amplaslah karat tersebut dengan amplas halus.

    Oleskan Pelumas pada Engsel

    Dalam ulasan tomsguide.com, langkah selanjutnya adalah mengoleskan pelumas pada engsel. Gunakan minyak pelumas seperti WD-40 atau minyak goreng dengan cara, semprotkan atau teteskan pelumas pada engsel secara merata, buka dan tutup pintu beberapa kali untuk memastikan pelumas meresap dan bekerja secara efektif. Jika suara Berdecit masih terdengar, tambahkan pelumas sedikit lagi dan ulangi proses ini.

    Periksa dan Kencangkan Sekrup Engsel

    Jika pelumasan tidak cukup efektif, periksa kondisi sekrup pada engsel pintu. Sekrup yang longgar dapat menyebabkan pintu tidak bergerak dengan lancar. Gunakan obeng untuk mengencangkan semua sekrup yang ada.

    Bersihkan Minyak dan Pasang Kembali Engsel

    Ganti pin engsel dengan memasukkannya melalui lubang di bagian atas engsel. Ketuk pin menggunakan palu hingga menembus bagian-bagian engsel. Setelah itu, buka dan tutup pintu beberapa kali untuk menyebarkan minyak ke seluruh engsel dan pin, lalu bersihkan minyak yang tersisa.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Ini 7 Tips Pilih Wallpaper-Karpet Lantai untuk Kamar Tidur



    Jakarta

    Menata kamar tidur bukan hanya soal memilih perabot yang tepat, tetapi juga memperhatikan detail seperti wallpaper dan karpet yang bisa menambah kesan nyaman. Pemilihan wallpaper dinding kamar yang sesuai bisa menghadirkan suasana berbeda di ruang pribadi Anda.

    Dari motif hingga warna, semuanya perlu dipertimbangkan agar hasilnya sesuai dengan selera dan gaya desain interior. Selain itu, karpet lantai juga memainkan peran penting dalam menciptakan kenyamanan. Karpet yang tepat tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membuat kamar terasa hangat dan nyaman.

    7 Tips Memilih Wallpaper Dinding dan Karpet Lantai untuk Kamar Tidur


    Agar hasilnya maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih wallpaper dan karpet untuk kamar tidur Anda. Berikut telah dirangkum 7 tips memilih wallpaper dan karpet lantai untuk kamar tidur.

    1. Sesuaikan dengan Ukuran Ruangan

    Salah satu hal pertama yang harus diperhatikan saat memilih wallpaper dan karpet adalah ukuran kamar tidur Anda. Jika ruangan berukuran kecil, pilih wallpaper dengan motif yang sederhana dan warna cerah untuk memberi kesan lebih luas. Wallpaper dengan motif besar atau terlalu ramai bisa membuat ruangan terasa sesak.

    Begitu pula dengan karpet, untuk ruangan kecil sebaiknya pilih karpet berukuran kecil atau medium yang tidak menutupi seluruh lantai. Karpet dengan warna netral atau pola minimalis akan membantu membuat kamar terasa lebih lega.

    2. Pilih Warna yang Tepat

    Warna wallpaper dan karpet harus selaras dengan tema warna keseluruhan kamar. Jika kamar tidur Anda memiliki furnitur dengan warna netral, Anda bisa bermain dengan wallpaper yang memiliki warna lebih mencolok atau bermotif. Namun, jika kamar Anda sudah penuh warna, sebaiknya pilih wallpaper dengan warna kalem.

    Begitu juga dengan karpet lantai. Karpet dengan warna senada atau kontras dengan dinding bisa memberikan tampilan yang harmonis atau dinamis, tergantung preferensi Anda. Pilihan warna yang tepat akan membuat kamar tidur terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

    3. Perhatikan Material Wallpaper dan Karpet

    Material wallpaper dan karpet sangat penting, terutama untuk kamar tidur. Pilih wallpaper yang mudah dibersihkan dan tahan lama. Ada beberapa material wallpaper yang tahan air, sehingga lebih mudah dirawat dan dibersihkan dari debu atau kotoran.

    Untuk karpet, pastikan memilih material yang lembut dan nyaman untuk dipijak. Karpet berbahan wol atau katun biasanya lebih nyaman untuk kamar tidur karena teksturnya yang lembut dan hangat di kaki.

    4. Pertimbangkan Kebutuhan Perawatan

    Kamar tidur adalah tempat di mana Anda ingin merasa rileks. Jadi pastikan Anda tidak memilih wallpaper dan karpet yang membutuhkan perawatan ekstra. Wallpaper yang mudah dibersihkan sangat disarankan, terutama jika Anda memiliki anak kecil atau hewan peliharaan di rumah.

    Karpet juga perlu dipilih berdasarkan kemudahan perawatannya. Karpet berbahan sintetis biasanya lebih mudah dibersihkan dan tahan terhadap noda, sementara karpet berbahan alami seperti wol mungkin memerlukan perawatan khusus.

    5. Pilih Motif yang Menenangkan

    Untuk kamar tidur, sebaiknya pilih motif wallpaper dan karpet yang menenangkan agar suasana tidur menjadi lebih nyaman. Motif yang terlalu ramai atau mencolok bisa membuat ruangan terasa berlebihan dan mengganggu waktu istirahat Anda.

    Motif floral atau geometris dengan warna lembut biasanya menjadi pilihan yang baik untuk wallpaper kamar tidur. Sementara untuk karpet, pilih yang bermotif sederhana atau polos agar tidak bertabrakan dengan motif wallpaper.

    6. Sesuaikan dengan Gaya Interior

    Gaya interior kamar tidur juga harus menjadi pertimbangan utama. Jika kamar tidur Anda bergaya minimalis, pilih wallpaper dengan motif yang simpel dan karpet yang tidak terlalu tebal. Untuk kamar bergaya klasik, wallpaper dengan motif bunga atau ornamen elegan bisa menjadi pilihan yang sempurna.

    Sesuaikan karpet dengan gaya interior tersebut. Karpet berbulu tebal cocok untuk kamar tidur bergaya klasik, sementara karpet tipis dengan pola sederhana cocok untuk kamar bergaya modern atau minimalis.

    7. Perhatikan Anggaran

    Meskipun wallpaper dan karpet bisa mempercantik kamar tidur, jangan lupa untuk tetap menyesuaikan dengan anggaran. Pilih wallpaper dan karpet yang berkualitas, tetapi tetap dalam batas anggaran yang Anda tetapkan. Tidak perlu selalu memilih yang paling mahal untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

    Ada banyak pilihan wallpaper dan karpet berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Yang penting adalah kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan Anda, bukan harga yang terlalu tinggi.

    Beli Wallpaper dan Karpet di Decorindo Perkasa

    Jika Anda sedang mencari wallpaper dan karpet lantai untuk mempercantik kamar tidur, Decorindo Perkasa adalah tempat yang tepat. Decorindo Perkasa menyediakan beragam pilihan wallpaper dengan motif dan warna yang bisa disesuaikan dengan gaya interior kamar. Selain itu, pilihan karpet yang nyaman dan berkualitas tinggi juga tersedia untuk melengkapi tampilan kamar tidur impian Anda.

    Anda bisa mengunjungi toko offline Decorindo Perkasa di Jl Dewi Sartika no 306A Cawang, Jakarta Timur, untuk melihat langsung koleksi wallpaper dan karpet yang tersedia. Jika tidak sempat datang ke toko, Anda juga bisa mengunjungi situs resmi mereka di decorindoperkasa.com untuk melihat katalog produk dan melakukan pembelian secara online dengan mudah.

    Memilih wallpaper dinding dan karpet lantai untuk kamar tidur memang tidak bisa asal-asalan. Berkat mempertimbangkan beberapa tips di atas, Anda bisa mendapatkan kamar tidur yang nyaman, indah, dan sesuai dengan selera. Mulai dari ukuran, warna, hingga material, semua faktor ini perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal.

    Jangan ragu untuk membeli wallpaper dan karpet di Decorindo Perkasa. Hadir dengan banyaknya pilihan dan kualitas yang terjamin, Anda bisa menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan kamar tidur Anda!

    (Content Promotion/Decorindo Perkasa)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Freezer Tapi Nggak Beku? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Freezer yang tidak membeku akan menyebabkan makanan menjadi cepat busuk, hal ini akan menimbulkan kekacauan dan memakan biaya yang besar. Jika kamu mengalami, segera pindahkan makanan sebelum membusuk.

    Banyak penyebab yang menjadi masalah freezer tidak membeku, seperti kipas evaporator yang tersumbat dan komponen yang rusak. Suhu optimal dari freezer adalah 0 derajat Fahrenheit.

    Melansir The Spruce, Kamis (17/10/2024), berikut beberapa alasan mengapa freezer tidak beku dan solusinya.


    Pengaturan yang Salah

    Salah satu alasan paling umum mengapa freezer kesulitan membekukan adalah karena suhu freezer atau pengaturan lainnya yang tidak diatur dengan benar.

    Sesuaikan pengaturan freezer dengan mengikuti petunjuk produsen untuk pengaturan yang tepat. Banyak freezer memiliki pengaturan suhu yang direkomendasikan, tetapi kamu juga bisa membuat pengaturan yang lebih dingin untuk kebutuhan penyimpanan makanan.

    Kumparan Kondensor Rusak

    Kumparan kondensor freezer biasanya terletak di bagian belakang dekat bagian bawah, meskipun posisi pastinya dapat bervariasi dari satu model ke model lainnya. Karena lokasinya yang eksternal, kumparan kondensor rentan menjadi kotor dan tersumbat.

    Jika hal itu terjadi, freezer kamu akan kesulitan mendinginkan dengan benar, sehingga menyebabkan makanan tidak beku. Biasakan memeriksa kumparan kondensor freezer secara teratur dan membersihkan debu sebelum terlalu menumpuk.

    Segel Pintu Rusak

    Sekalipun freezer kamu berfungsi dengan baik, segel pintu yang rusak akan dengan cepat menimbulkan masalah yang dapat menghentikan freezer kamu dari membekukan makanan.

    Jika segel pintu freezer kamu rusak, kamu perlu mengganti dan memasang yang baru. Namun, bisa juga segel hanya perlu dibersihkan.

    Thermistor Rusak

    Thermistor pada freezer merupakan salah satu komponen terpenting untuk siklus pendinginan. Thermistor memantau suhu freezer dan memberi tahu kompresor kapan harus menyala dan mati untuk mendinginkannya.

    Jika thermistor rusak, freezer tidak akan dingin dengan baik. Untungnya thermistor freezer biasanya murah dan relatif mudah diganti.

    Kipas Evaporator Rusak

    Kipas evaporator freezer mengedarkan udara dingin ke seluruh freezer. Jika kipas evaporator mati, freezer tidak akan mendingin dengan baik.

    Kipas evaporator adalah salah satu komponen yang paling mudah diganti pada sebagian besar model freezer.

    Freezer Kelebihan Muatan

    Menaruh terlalu banyak makanan atau makanan yang terlalu rapat dapat mengganggu kemampuan freezer untuk mengalirkan udara dingin yang diperlukan untuk menjaga makanan tetap beku.

    Hal ini dapat menyebabkan munculnya titik-titik hangat di dalam freezer. Keluarkan barang-barang hingga freezer hanya terisi 3/4 dari kapasitas freezer. Tata barang untuk meningkatkan aliran udara sehingga freezer dapat mendistribusikan udara dingin.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com