Tag: defrost

  • 9 Faktor Penyebab Pipa AC Beku, Segera Perbaiki Sebelum Rusak


    Jakarta

    Pipa AC beku mengindikasikan adanya bocor, kerusakan sistem, atau komponen yang mengakibatkan alat tidak berfungsi maksimal. Salah satu dampaknya adalah udara yang tetap terasa panas meski suhu AC telah diatur rendah agar sejuk.

    Jika dibiarkan, pipa AC beku bisa mengganggu seluruh sistem hingga terjadi kerusakan parah. Karena itu, jangan ragu menggunakan jasa profesional secepatnya bila menjumpai pipa AC beku.

    9 Penyebab Pipa AC Beku

    Penyebab pipa AC beku beragam salah satunya kurang freon, seperti dikutip dari situs The Bee Heat & AC. Berikut penjelasan lengkapnya


    1. Kadar Refrigeran Rendah

    Refrigeran adalah fluida yang berfungsi mentransfer panas dalam sistem pendinginan. Cairan yang dikenal sebagai freon ini mudah berubah menjadi gas dan sebaliknya. Zat tersebut menyerap panas saat menguap dan melepaskannya ketika mengembun.

    Kadar refrigeran rendah bisa dikarenakan adanya kebocoran atau kesalahan instalasi. Kerusakan yang belum tertangani, mengakibatkan refrigeran mudah menyebar ke bagian AC yang lain misal evaporator coil. Komponen utama sistem AC ini berfungsi menyerap panas dari dalam ruangan.

    Seiring dengan kondisi tersebut, tekanan sistem terus menurun yang mengakibatkan suhu makin dingin. Hasilnya, kumparan evaporator coil membeku akibat kehilangan kelembapan. Di sekitar pipa terbentuk es yang berisiko membahayakan sistem AC.

    2. Buruknya Aliran Udara

    Kondisi ini bisa terjadi akibat filter kotor, ventilasi tersumbat, atau terjadi kerusakan pada kipas blower. Akibatnya, evaporator coil AC tidak bisa bekerja maksimal menyerap panas dari udara sekitar untuk didinginkan.

    3. Kumparan Kotor

    Kotornya kumparan evaporator coil akibat, debu, sampah, atau materi lain mengakibatkan bagian ini tidak bisa bekerja maksimal. Kumparan seperti diisolasi sehingga tak bisa menyerap udara panas dan menjadi sangat dingin.

    Dampak lainnya adalah kapasitas pendinginan yang berkurang dan terbentuknya es pada sistem AC. Es ini berasal dari embun yang mencair atau membeku pada kumparan evaporator coil.

    4. Termostat Rusak

    Komponen termostat adalah sensor yang menjaga suhu ruangan sesuai pengaturan. Termostat bertugas menyampaikan sinyal pada sistem AC yang memungkinkan kipas dan kompresor untuk bekerja.

    Jika termostat tak berfungsi dengan baik, sistem AC bisa terus bekerja maksimal tanpa henti. Akibatnya evaporator coil menjadi sangat dingin hingga terbentuk es, yang berisiko merusak sistem pendingin ruangan.

    5. Ada Masalah pada Expansion Valve

    Katub yang terus terbuka mengakibatkan refrigeran masuk ke dalam evaporator coil. Akibatnya banyaknya refrigeran, kumparan (coil) menjadi sangat dingin hingga terbentuk es dan embun.

    6. Suhu Luar Ruangan

    Sistem AC memerlukan kisaran suhu tertentu agar bisa berfungsi dengan baik. Kondisi inilah yang kadang tak terpenuhi, sehingga AC outdoor tidak bisa menyerap panas dan mendinginkan udara.

    Kadang, AC bekerja terlalu keras sehingga refrigeran kembali ke dalam sistem dalam kondisi sangat dingin. Sedangkan panas yang keluar dari condensor coil tidak cukup banyak, sehingga terbentuk es.

    7. Kontrol Pencairan Es Rusak

    Sistem AC ada yang menggunakan kontrol pencairan es (defrost control) untuk membalikkan aliran refrigeran. Kontrol berfungsi mencegah pembentukan es pada kumparan bagian luar.

    Defrost control tidak berfungsi dengan baik berisiko mengakibatkan munculnya es pada kumparan. Jika tidak segera diperbaiki, tumpukan es bisa makin luas hingga saluran refrigeran.

    8. Saluran Bocor

    Sistem AC melakukan distribusi udara yang telah didinginkan melalui seluruh struktur saluran. Jika ada kerusakan, udara yang lebih hangat bisa masuk ke dalam saluran. Akibatnya, evaporator coil menjadi terlalu dingin hingga terbentuk es.

    9. Sistem Drainase Tersumbat

    AC membuat embun dengan menghilangkan kelembapan dari udara. Embun ini harus dikeluarkan dari unit indoor AC untuk mencegah kerusakan dan tumbuhnya jamur.

    Sistem drainase yang tersumbat menyebabkan air terus terkumpul dari evaporator coil. Air ini akhirnya membeku dan membentuk es pada pipa yang dapat mengakibatkan kerusakan AC.

    Cara Mengatasi Pipa AC Beku

    Jika mendapati pipa AC beku, segera matikan alat dan panggil jasa perbaikan profesional. Skill tersebut sangat diperlukan, apalagi bila pemilik AC tidak banyak tahu terkait perangkat elektronik tersebut.

    Setelah AC dimatikan, langkah perbaikan selanjutnya adalah:

    1. Memeriksa kadar refrigeran.
    2. Memperbaiki aliran udara.
    3. Membersihkan kumparan.
    4. Mengecek termostat.
    5. Inspeksi expansion valve.
    6. Mempertimbangkan suhu luar ruangan.
    7. Menguji kinerja sistem defrost control.
    8. Memperbaiki saluran (duct) bocor.
    9. Membersihkan drainase.

    Tentunya, pemilik bisa melakukan sendiri langkah perbaikan pipa AC beku jika memiliki kompetensi yang diperlukan. Sebagai langkah pencegahan, pemilik AC bisa rutin membersihkan perangkat untuk mencegah munculnya es.

    (row/row)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Kenapa Kulkas Dingin Tapi Tidak Beku? Berikut 7 Penyebab dan Cara Menanganinya


    Jakarta

    Kulkas atau lemari pendingin harus dalam kondisi prima untuk bisa menyimpan stok makanan atau bahan masakan kita sehari-hari. Tapi bagaimana jika bagian pendinginnya berfungsi, tapi tidak bisa membekukan stok sampai menjadi es batu?

    Mungkin, lemari es milikmu perlu beberapa perbaikan sederhana untuk dapat membantu mengembalikan agar bahan makanan tetap dingin dalam waktu singkat. Sebagian besar freezer bekerja dengan menggunakan pipa pendingin yang diisi dengan cairan pendingin yang cepat menguap.

    Proses ini melibatkan kompresi, kondensasi, dan penguapan gas refrigeran melalui komponen mekanis freezer. Gangguan suhu pada kulkas kerap kali baru disadari ketika kamu membuka freezer, karena bagian chiller tetap terasa dingin seperti biasa.


    7 Penyebab Kulkas Dingin Tapi Tidak Beku

    Dikutip dari laman American Home Shield, ada beberapa penyebab kulkas yang dingin tapi freezernya tidak beku. Berikut penyebabnya, dirangkum juga dari laman beberapa merek elektronik:

    1. Udara di Freezer Keluar

    Jika freezer dingin tetapi tidak membeku, coba cek pintu freezer. Kamu mungkin tidak menyadari bahwa ada benda yang mengganjal sehingga pintu tetap terbuka. Biasanya, saat kondisi freezer terlalu penuh. Tandanya, ada udara dingin yang keluar dari freezer sehingga tak bisa membeku dengan optimal.

    Bisa juga karena pintu freezer sudah terlalu usang sehingga tidak mampu menutup dengan baik. Kamu bisa melakukan uji kerapatan pintu dengan menaruh selembar kertas di antara dinding freezer dan pintu, lalu tutup pintu freezer. Jika kamu dapat menarik kertas tersebut, maka lapisan segel pintu freezer yang berfungsi untuk menjaga kerapatannya, perlu diperbaiki atau diganti.

    2. Isi Freezer Menyumbat Kipas Evaporator

    Pastikan ada cukup ruang di bawah kipas evaporator, yang biasanya terletak di bagian belakang freezer. Sehingga, udara dingin yang keluar dari kipas dapat menjangkau semua bagian freezer.

    Kipas evaporator memiliki peran penting dalam menyebarkan udara dingin dari sekitar coil evaporator ke seluruh ruang dalam freezer. Ketika pintu freezer dibuka, kipas akan berhenti berputar dan akan menyala kembali setelah pintu ditutup. Jika motor kipas mengalami kerusakan, kipas tidak akan berfungsi sama sekali, sehingga suhu freezer tidak akan cukup dingin untuk membekukan.

    3. Kumparan Kondensor Kotor

    Kondisi coil kondensor yang kotor juga bisa menjadi penyebab freezer tidak mampu membekukan. Kumparan kondensor yang kotor dapat mengurangi kapasitas pendinginan freezer secara keseluruhan, karena kumparan yang kotor membuat kondensor menahan panas dan bukannya melepaskannya. Hal ini menyebabkan kompresor bekerja berlebihan.

    Lokasi coil ini bervariasi tergantung tipe dan merek kulkas, bisa berada di dalam, di belakang, atau di bagian bawah freezer. Coil yang terletak di bagian dalam cenderung lebih terlindungi dari kotoran, sedangkan yang berada di belakang atau bawah lebih mudah kotor.

    Kipas kondensor bertugas menarik udara melewati kondensor agar proses pendinginan berjalan optimal. Apabila motor kipas kondensor mengalami kerusakan, proses sirkulasi udara akan terganggu, sehingga meskipun suhu kulkas terasa dingin, freezer tidak akan mampu membekukan. Biasanya, masalah ini terjadi karena bantalan motor kemasukan air, dan solusinya adalah mengganti motor kipas yang rusak.

    4. Relai Start Buruk

    Freezer yang tidak membeku mungkin menandakan relai start tidak berfungsi sebagaimana mestinya, karena relai tidak memberikan daya ke kompresor.

    5. Penumpukan Bunga Es di Freezer

    Tidak hanya kerusakan komponen, tumpukan bunga es yang berlebihan di dalam freezer juga bisa menjadi penyebab udara dingin tidak tersebar merata. Akibatnya, performa pendinginan terganggu dan bahan makanan tidak dapat membeku secara maksimal.

    Biasanya kulkas dilengkapi dengan sistem pemanas otomatis (defrost) yang akan aktif beberapa kali dalam sehari untuk mencairkan lapisan bunga es yang menempel pada coil evaporator. Namun, jika sistem ini tidak berjalan dengan baik, bunga es akan terus menumpuk hingga menutupi coil evaporator, yang akhirnya menghambat proses pendinginan, terutama di bagian freezer.

    6. Kerusakan pada Thermostat

    Thermostat berfungsi untuk memantau dan mengatur suhu di dalam freezer. Apabila komponen ini mengalami kerusakan, maka suhu di dalam freezer tidak bisa dijaga dengan baik, sehingga proses pembekuan pun terganggu.

    7. Pengaturan Suhu yang Tidak Tepat

    Ketika freezer terasa dingin tetapi tidak mampu membekukan, bisa juga mungkin salah dalam pengaturan suhunya. Jika suhu diatur terlalu tinggi, udara dingin yang dihasilkan tidak akan cukup kuat untuk membekukan bahan makanan, sehingga beberapa barang di dalam freezer tetap dalam kondisi cair.

    7 Cara Menangani Kulkas Dingin Tapi Tidak Beku

    Berikut beberapa langkah menangani kulkas yang dingin tapi tidak beku, beserta perawatan yang bisa membantu menjaga performa freezer agar tetap prima:

    1. Baca Buku Panduan Freezer

    Pastikan juga kamu sudah memahami petunjuk perawatan yang tertera di buku manual. Mengenali karakteristik dan sistem kerja freezer sejak awal akan memudahkan kamu melakukan perawatan maupun perbaikan jika sewaktu-waktu diperlukan.

    2. Bersihkan Bagian dalam Freezer

    Kebersihan freezer juga penting dalam menjaga kinerjanya. Gunakan kain lembap yang dipadukan dengan sedikit cairan pembersih untuk mengelap bagian dalam freezer secara rutin, sehingga freezer selalu dalam kondisi bersih dan bebas bau.

    Bagian-bagian seperti coil evaporator, coil kondensor, dan ruang dalam freezer berpotensi tertutup bunga es atau debu. Membersihkannya secara teratur dapat mencegah penumpukan kotoran yang bisa menghambat proses pendinginan.

    3. Setel Ulang Termostat

    Kulkas jadi bekerja terlalu keras jika termostat pengontrol suhu tidak berfungsi dengan baik, sehingga kulkas harus terus-menerus menyala untuk mencapai suhu yang tepat. Jika demikian, kamu dapat mencoba menyetel ulang termostat atau menggantinya secara keseluruhan.

    Alasan lainnya adalah motor kipas evaporator atau motor kipas kondensor tidak berfungsi dengan baik. Jika ini masalahnya, mungkin sudah waktunya untuk memanggil seorang profesional.

    4. Ganti Relai Start

    Kamu dapat melakukan uji fisik pada relai start dengan mencabut kabel kulkas, membuka kompartemen di bagian belakang freezer, mencabut relai start dari kompresor, lalu coba goyangkan relai start.

    Jika kamu mendengar suara seperti ada dadu dalam kaleng, relai start mungkin harus diganti. Jika tidak ada suara, itu mungkin ada masalah kompresor yang memerlukan bantuan perbaikan profesional.

    5. Ganti Kipas Evaporator

    Lemari es yang rusak mungkin akan mengeluarkan banyak suara bising, mungkin karena dinding bagian dalam mengembang dan menyusut akibat fluktuasi suhu. Suara-suara ini bisa berarti bahwa kumparan kondensor kulkas kotor, hingga menghalangi aliran udara yang baik. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan untuk membersihkan kumparan kondensor secara teratur, sebaiknya dibersihkan secara rutin setiap enam bulan.

    Suara bising tersebut juga bisa berarti kipas evaporator freezer tidak bekerja dengan benar. Jika demikian, pertama-tama cabut kabel daya kulkas dan lepaskan serta bersihkan bilah kipas evaporator.

    Jika kamu melihat bilah kipas yang bengkok, kamu harus menggantinya. Jika bilah kipas evaporator bisa diputar, tetapi kipas tetap tidak mau berputar, kamu mungkin perlu mengganti motor yang rusak atau memperbaiki kabel yang putus antara motor kipas dan kontrol termostat.

    6. Cairkan Bunga Es

    Jika freezermu mengeluarkan air yang bocor, itu tanda ada bunga es di dalam freezer. Kemungkinan terbesarnya, saluran pembuangan pencairan es tersumbat atau membeku. Kamu dapat membuka sumbatannya dengan mengisi pipet ukur dengan air panas dan menggunakannya untuk membersihkan saluran pembuangan.

    7. Periksa Suhu Freezer Secara Rutin

    Agar freezer mampu membekukan makanan dengan optimal, pastikan pengaturan suhu berada di kisaran nol derajat Fahrenheit atau sekitar -17 sampai -18 derajat Celsius. Jika freezer tidak dilengkapi dengan termostat digital, kamu bisa menggunakan termometer sebagai alat bantu pengecekan suhu.

    Seperti halnya peralatan rumah tangga lainnya, semakin baik kamu merawat freezer, semakin baik pula freezer bekerja dalam menjaga kualitas makanan yang kamu simpan. Perawatan rutin adalah kunci agar freezer awet dan selalu dalam kondisi optimal.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com