Tag: dekorasi

  • Tips Dekor Tangga Rumah Biar Lebih Estetik


    Jakarta

    Tangga merupakan bagian penting bagi rumah yang memiliki lebih dari satu tingkat atau lantai. Fungsi utamanya adalah sebagai penghubung dan akses antarlantai. Namun, tangga nyatanya juga bisa menjadi pemanis tampilan rumah, lho!

    Pada umumnya, tangga dibangun di dekat ruang tamu, ruang keluarga, atau area yang bisa dilihat oleh orang lain yang berkunjung ke rumah. Nah, penempatan tangga seperti inilah yang bisa dijadikan daya tarik tambahan bagi rumah.

    Bagaimana cara mendekorasi tangga agar lebih estetik sehingga menjadi pemanis tampilan rumah? Melansir Wolipop dan Servicesutra, Rabu (7/2/2024), berikut tips mendekorasi tangga rumah agar lebih estetik.


    Pasang Foto dan Hiasan Dinding

    Area dinding di sekitar tangga rumah bisa kamu manfaatkan untuk memajang foto. Dengan penataan yang tepat, kamu bisa menciptakan galeri foto yang estetik di area tangga tersebut, lho!

    Kamu juga bisa memasang hiasan dinding di area tangga tersebut. Hiasan tersebut bisa bermacam-macam, mulai dari lukisan, pajangan kain, jam dinding, makrame, wallpaper, hingga cermin.

    Tempatkan Ornamen

    Tangga umumnya memiliki area kosong di bagian sudutnya, terutama tangga yang berbentuk U dan L. Nah, area yang kosong ini bisa kamu dekorasi dengan berbagai macam ornamen, lho! Di area kosong ini, kamu bisa menempatkan ornamen, mulai dari guci, vas bunga, lemari kecil, hingga rak buku. Dengan penambahan ornamen yang cukup, area tangga akan tampak semakin cantik dan estetik.

    Beri Pencahayaan

    Jangan biarkan area tangga di rumahmu minim pencahayaan. Pemasangan lampu-lampu hias bisa membuat area tangga menjadi lebih cantik dan estetik. Kamu bisa memasang lampu-lampu tersebut, baik di langit-langit atau pegangan tangga. Jika tangga di rumahmu memiliki area kosong di bagian sudut, kamu juga bisa menaruh lampu berdiri dengan desain yang unik.

    Pasang Karpet

    Kamu juga bisa mendekorasi tangga dengan memasang karpet. Selain bisa mengatasi licin, karpet dengan desain dan motif yang unik bisa mempercantik tampilan rumah. Jangan lupa rutin membersihkan dan mengganti karpet agar tangga tetap dalam keadaan bersih dan estetik.

    Demikianlah tips mendekorasi tangga di rumah agar lebih cantik dan estetik. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cantik Sih… Tapi Jangan Taruh Tanaman Hias di 6 Tempat Ini Ya!


    Jakarta

    Tanaman indoor merupakan tanaman hias yang bisa hidup dan dirawat di dalam ruangan. Karena punya tampilan yang cantik juga, tanaman indoor bisa dijadikan juga sebagai dekorasi

    Bisa dirawat di dalam rumah, bukan berarti mereka bisa ditaruh sembarang tempat. Karena dapat berisiko membuat tanaman hias kesayanganmu bisa mati. Lalu, kira-kira tempat apa saja yang nggak bisa tempat untuk meletakkan tanaman indoor? Mengutip dari Bob Vila, Jumat (16/2/2024), berikut 6 tempat yang tidak bisa diletakkan tanaman indoor.

    1. Di Atas Kulkas

    Menaruh tanaman di atas kulkas memang terlihat baik-baik saja. Asalkan kulkas menghadap jendela yang sering terkena sinar matahari. Namun, kulkas sering diletakkan pada tempat gelap dan teduh.


    Selain itu, suhu dan tingkat kelembaban di bagian atas lemari es juga tidak ideal untuk sebagian besar tanaman. Area di sekitar kulkas umumnya memiliki kelembaban yang rendah. Ketika itu dikombinasikan dengan panas yang dikeluarkan kulkas bisa merusak tanaman indoor kamu.

    2. Dekat dengan Pemanas

    Selanjutnya, jangan letakkan tanaman hias indoor kamu dekat pemanas., termasuk radiator, pemanas ruang, dan ventilasi pemanas atau pendingin. Pasalnya, tanaman yang ditempatkan di dekat pemanas dengan suhu yang sangat tinggi dan tingkat kelembaban rendah, akan membuat tanaman cepat layu dan mati.

    3. Di Sudut Ruangan

    Kamu tidak boleh meletakkan tanaman, terutama tanaman indoor tropis sudut-sudut ruangan. Sudut ruangan biasanya gelap tak tersentuh sinar matahari, sehingga tanaman tidak akan mendapatkan cukup sinar matahari untuk berkembang. Jika kamu harus merawat tanaman indoor di sudut ruangan, kamu dapat pilih tanaman yang bisa hidup di cahaya remang seperti pakis.

    4. Terlalu Dekat dengan Peralatan Elektronik

    Menurut American Society for Horticultural Science, tanaman indoor dapat membantu mengurangi stres saat bekerja. Sehingga menaruh tanaman indoor di dekat meja kerja bisa jadi ide bagus.

    Namun, kamu perlu selektif di mana kamu akan meletakkan tanaman tersebut. Tapi ingat, jangan letakkan tanaman indoor terlalu dekat dengan komputer, printer, colokan daya, atau peralatan elektronik lainnya. Mengapa?

    Menjaga tanaman yang terlalu dekat alat elektronik bisa mencegah kejadian tak terduga. Misalnya, saat kamu menyiram tanaman dan tak sengaja percikan air mengenai alat elektronik.

    5. Di Tempat yang Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tanaman memang perlu sinar matahari untuk proses fotosintesis. Namun, terlalu banyak sinar matahari bisa menjadi buruk. Karena ada beberapa jenis tanaman indoor yang memerlukan tempat teduh untuk hidup.

    Sehingga menaruh di dekat jendela dengan sinar matahari langsung bukanlah ide yang baik. Ketika tanaman ini mendapatkan terlalu banyak sinar matahari langsung, dapat menyebabkan klorofil di dalam setiap daun rusak, menghasilkan daun dan bagian lainnya jadi pucat atau kecoklatan.

    6. Di Atas Microwave

    Sama seperti halnya meletakkan tanaman di atas kulkas, menaruh di atas microwave juga tak disarankan. Meskipun, menaruhnya bisa menambah kesan estetik di dapur tapi tetap tidak disarankan. Alasannya ada dua. Pertama, dapat mengancam kesehatan tanaman. Pancaran gelombang dari microwave bisa membuat tanaman jadi cepat layu kemudian mati. Kedua, Bagi kamu yang merawat tanaman indoor berukuran besar akan berpotensi merusak bagian atas microwave.

    Demikian tempat di rumah yang tidak boleh diletakkan tanaman indoor. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal Ini Perlu Diperhatikan saat Mendesain Ruang Bermain Anak


    Jakarta

    Anak-anak memang gemar bermain serta menjadi aktivitas utama yang mereka senangi. Ruang bermain bisa menjadi tempat untuk mendukung anak-anak bebas bergerak ketika bermain.

    Oleh karena itu, kegiatan itu bisa didukung dengan membuat ruang bermain yang nyaman dan menyenangkan untuk anak. Hal ini bisa menciptakan kenangan dan pengalaman yang baik semasa anak-anak.

    Tak terbatas pada ruangan yang khusus buat bermain, beberapa hal berikut ini bisa menjadi pertimbangan untuk menunjang aktivitas bermain di kamar anak. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mendesain ruang bermain anak, dilansir dari laman MK Kids Interiors.


    Umur Anak

    Sebelum mendesain ruang bermain, usia anak menjadi pertimbangan penting karena dapat menentukan preferensi estetika dan fungsi ruangan. Rencanakan desain ruangan berdasarkan kesukaan anak sesuai dengan usianya. Misalkan halnya anak-anak yang lebih besar cenderung lebih tertarik dengan hiburan, seperti televisi atau video game.

    Zona Bermain

    Kamu dapat membagi ruangan menjadi zona-zona supaya agar ruang bermain menjadi lebih tertata. Tentukan area untuk bersantai, bermain, membaca buku, dan menikmati hiburan. Jika ruangan memadai, bisa juga membiarkan area tengah terbuka sebagai ruang gerak yang fleksibel untuk berbagai permainan.

    Keamanan Furnitur

    Ruang bermain semestinya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak beraktivitas dengan banyak gerakan. Oleh karenanya, pastikan keamanan furnitur supaya tidak membahayakan anak-anak pada kondisi yang tidak terduga. Kamu bisa menggunakan furnitur yang built in atau menempelkan furnitur pada tembok.

    Pencahayaan

    Setiap ruangan membutuhkan pencahayaan yang memadai, termasuk ruang bermain. Selain memasang satu lampu utama di tengah plafon, kamu dapat menambahkan lampu-lampu lain untuk menunjang kegiatan lainnya, seperti membaca. Pencahayaan yang lebih lembut bisa menjadi pilihan untuk menciptakan atmosfer yang lebih tenang.

    Tempat Penyimpanan

    Pastikan untuk menyediakan tempat penyimpanan yang cukup untuk menampung mainan, buku, serta barang-barang lainnya. Sebab, anak-anak biasanya mempunyai banyak barang, maka sebaiknya setiap barang mempunyai ‘rumah’ atau tempat penyimpanan.

    Hal itu supaya mainan tidak berserakan di kamar setelah selesai digunakan. Kamu bisa bereksperimen dengan tempat penyimpanan menyesuaikan dengan fungsi barang dan ukuran ruangan.

    Dekor Ruangan

    Dekor interior ruangan sebaiknya disesuaikan dengan kesukaan anak-anak. Kamu bisa berkreasi dengan desain dinding, karpet, ataupun hiasan dinding dengan tema yang digemari oleh anak. Berbeda halnya dengan kamar tidur yang mendukung atmosfer untuk istirahat, ruang bermain dapat dirancang agar menstimulasi indra anak.

    Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mendesain ruang anak supaya pengalaman bermain semakin menyenangkan. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Imbauan dan Larangan Dekorasi Rumah Menurut Ajaran Islam


    Jakarta

    Mendekorasi rumah sudah menjadi hak setiap orang yang memiliki rumah. Tidak hanya untuk mempercantik rumah saja, mendekorasi rumah juga bisa membuat rumah terasa lebih nyaman dan membuat kita betah untuk tinggal di dalamnya.

    Tapi tahukah kamu, walaupun mendekorasi adalah hak kebebasan setiap orang. Mendekorasi rumah juga ada aturannya, terutama untuk umat Islam.

    Mengutip dari mustansarjavaid.medium.com, ada beberapa hal yang perlu umat Islam perhatikan ketika ingin mendekorasi rumah. Dalam ajaran Islam, ada beberapa hal yang boleh dilakukan dan ada beberapa hal yang dilarang ketika mendekorasi rumah. Berikut ringkasannya.


    Dekorasi Rumah Menurut Pandangan Islam

    Mendekorasi rumah bukanlah hal yang haram hukumnya. Banyak dari orang mendekorasi rumahnya baik di bagian dalam maupun luarnya dengan tujuan agar rumah terlihat lebih cantik dan nyaman untuk ditinggali. Selain itu mendekorasi rumah juga bisa membentuk suasana rumah sesuai dengan kepribadian pemiliknya.

    1. Fungsionalitas

    Selain dari aspek keindahannya, rumah juga harus memiliki fungsi yang sesuai dengan pemiliknya, khususnya bagi umat Islam.

    Rumah seorang muslim harus didekorasi dengan cinta tanpa harus menonjolkan kekayaan dan kemewahan. Aturan ini ditetapkan untuk membantu kamu menciptakan ruangan yang terasa tenang, bahagia, terlindungi, dan dikelilingi dengan pengingat akan keberadaan Allah, seperti contohnya menyediakan tempat khusus untuk melakukan ibadah salat.

    2. Privasi

    Privasi adalah hal yang paling penting dalam rumah seorang umat Islam. maka dari itu, rumah seorang muslim yang baik adalah rumah yang memiliki tingkat privasi yang tinggi dari publik.

    3. Pilihan Dekorasi

    Ada beberapa Hadis yang menjelaskan bahwa Rumah seorang umat Islam sebaiknya menghindari penggunaan gambar makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan lain-lain.

    Tetapi aturan tersebut bukan berarti rumah seorang umat Islam itu harus polos dan membosankan. Sebaliknya kamu bisa mendekorasi rumahmu dengan seni dinding Islami seperti kaligrafi bahasa Arab, tipografi atau lanskap yang menginspirasi, dan masih banyak lagi.

    4. Jangan Bawa Alas Kaki ke Dalam Rumah

    Alas kaki itu membawa najis, maka dari itu, saat mendekorasi rumah, sebaiknya kamu membuat rak sepatu untuk menghindari tumpukan di pintu masuk.

    5. Jangan Buat Taman Terbuka

    Taman, Air mancur, kolam, atau kolam sangat sangat umum dibuat sebagai hiburan dan mungkin untuk menyejukkan rumah. Biasanya, Taman adalah tempat bagi perempuan dan anak-anak untuk bermain. maka dari itu taman seharusnya dibuat tertutup dari publik.

    Selain ketentuan-ketentuan di atas, ada juga beberapa larangan yang perlu kamu tahu dalam mendekorasi sebuah rumah menurut ajaran Islam.

    Larangan Dekorasi Dalam Ajaran Islam

    1. Benda Seni Figuratif (Patung/Foto/Lukisan Berbentuk Manusia atau Hewan)

    Umat Islam tidak boleh mendekorasi rumahnya dengan benda berbentuk makhluk hidup seperti hewan atau manusia. Tidak peduli apakah gambar tersebut diambil sebagai objek pemujaan atau tidak. Dekorasi berbentuk manusia atau hewan tidak diperbolehkan untuk berada di dalam rumah seorang Muslim.

    2. Menggantung Jimat

    Benda-benda yang bersifat seperti jimat tidak diperbolehkan dalam ajaran Islam. Contohnya seperti Seperti Dream Catcher dan Lonceng Angin.

    3. Memasang/Menggantung Ayat Al-Qur’an

    Sebenarnya hal ini masih banyak diperdebatkan. Memasang ayat Al-Qur’an pada rumah sebenarnya bukanlah hal yang haram maupun halal. Alasannya adalah ayat Al-Qur’an seharusnya digunakan untuk berdoa kepada Allah untuk meminta perlindungan.

    Membaca ayat Al-Qur’an adalah bentuk sebuah ibadah. Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah, ketika kamu menggantung ayat Al-Qur’an, apakah kamu memanfaatkannya untuk dibaca di rumah kita atau hanya sekedar hiasan biasa?

    Umat Islam percaya bahwa Al-Qur’an harus ditangani dengan rasa hormat. Memajang ayat Al-Qur’an memanglah bagus. Tetapi jika hanya dibiarkan sebagai pajangan saja, jadi tidak ada manfaatnya, bahkan manfaatnya malah menjadi terbalik.

    Itu dia beberapa penjelasan mengenai tata cara mendekorasi rumah menurut ajaran Islam.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cepat Bikin Rumah Tampak Baru buat Lebaran Tanpa Renovasi


    Jakarta

    Lebaran Idul Fitri merupakan momen untuk kumpul bersama keluarga sambil menyantap hidangan lezat. Sering kali ada anggota keluarga yang menggelar ‘Open House’, yakni menjadikan rumahnya tempat merayakan hari kemenangan ini.

    Nah, bagi kamu yang berencana mengundang tamu saat lebaran, mungkin akan mempersiapkan berbagai hal dari jauh-jauh hari. Termasuk salah satunya membersihkan dan merapikan rumah agar tamu merasa nyaman.

    Selain itu, kamu juga bisa mendekorasi ruangan supaya terlihat seperti rumah baru. Kamu tak perlu menghabiskan uang THR ataupun waktu yang lama. Coba beberapa cara berikut ini untuk mempersiapkan rumah menjelang lebaran, dikutip dari laman Forbes, Kamis (4/4/2024).


    1. Mengecat Satu Tembok

    Menambahkan warna bisa membuat perubahan yang drastis pada interior ruangan. Meskipun cara ini tidak mengubah ruangan secara struktural, namun bisa mentransformasi ruangan agar tampak beda. Jika tidak ada waktu atau budget yang cukup, kamu bisa mengecat satu sisi ruangan saja, sehingga menjadikannya statement ruangan.

    2. Mengganti Benda Berbahan Kain

    Benda-benda yang terbuat dari kain seperti gorden, selimut, dan bantal bisa dikatakan sebagai dekorasi pelengkap ruangan. Supaya rumah terlihat baru dan berbeda, kamu bisa menggantinya dengan stock lain ataupun membeli baru. Dengan mengganti benda-benda tersebut, maka akan membantu membuat ruangan terlihat lebih menarik dan berbeda dari biasanya.

    3. Tambahkan Karpet

    Lalu, tambahkan karpet atau menukar karpet di sebuah ruangan akan memberi kesan berbeda. Kamu bisa menukar karpet antar ruangan untuk mengganti suasana ruangan. Terlebih kalau karpet yang ada sekarang kurang trendy atau sudah usang, pastikan memilih desain yang paling menarik untuk ruang yang akan banyak diisi oleh tamu.

    4. Mengecat Kosen

    Kamu bisa mengecat bagian-bagian rumah untuk menambah warna baru, salah satunya pada kosen pintu dan jendela sebagai aksen. Menambahkan warna pada ruangan bisa melengkapi penampilan rumah ataupun memberikan kontras yang seru, sehingga dapat memperindah rumah meski dengan perubahan sederhana.

    5. Mengganti Hardware

    Selanjutnya, mengganti hardware di sekitar rumah dengan yang baru bisa menjadi detail yang bagus. Kamu bisa mengganti gagang pintu, gagang lemari, ataupun keran wastafel dengan yang baru. Dengan begitu, rumah akan tampak baru dan menawan.

    Itulah beberapa cara untuk membuat rumah tampak baru yang bisa kamu ikuti menjelang lebaran. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Furniture buat Lengkapi Kamar Tidur Pengantin Baru


    Jakarta

    Mendekorasi kamar tidur yang akan dihuni bersama pasangan bisa menjadi momen yang spesial bagi pengantin baru. Proses ini mungkin sedikit menantang karena harus menyatukan dua orang dengan gaya hidup dan selera yang berbeda.

    Oleh karena itu, kamu perlu berdiskusi dengan pasangan tentang preferensi warna, kebutuhan tempat penyimpanan, hingga furnitur. Terlebih kamar tidur menjadi ruangan utama yang harus diperhatikan karena akan menampung dua orang.

    Melansir dari laman Hatil pada Senin (15/4/2024), berikut ini beberapa furnitur yang bisa melengkapi kamar tidur pengantin baru.


    1. Tempat Tidur

    Tempat tidur menjadi titik fokus pada setiap kamar tidur, maka desain dan ukurannya harus cocok dengan ukuran dan warna kamar. Apabila kamar terlalu kecil untuk diisi tempat tidur berukuran king atau queen, kamu bisa menggunakan ukuran semi double bed.

    Lalu, akan lebih baik kalau tempat tidur dilengkapi dengan ruang penyimpanan bagi kamar kecil. Jangan lupa untuk melengkapi tempat tidur dengan seprai, selimut, bantal, dan guling yang nyaman.

    2. Lemari Pakaian

    Pastikan lemari cukup untuk menampung pakaian untuk dua orang. Berbagi lemari bersama pasangan akan lebih efektif jika kedua pasangan memiliki ruang penyimpanan sendiri. Kamu bisa membagi lemari menjadi bagian-bagian yang dikhususkan untuk masing-masing suami dan istri.

    3. Meja Rias

    Dalam keseharian pasutri, tentu membutuhkan tempat untuk merias diri baik untuk menghadiri acara maupun sekadar bekerja. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan meja rias yang disertai cermin untuk melengkapi kamar tidur pengantin baru.

    4. Sofa

    Memiliki area duduk untuk bersantai di dalam kamar merupakan furnitur tambahan yang bisa kamu pertimbangkan. Kamu dapat menggunakan sofa untuk kamar yang lebih luas, sementara kursi aksen atau kursi santai untuk kamar kecil.

    5. Meja Nakas

    Ruang penyimpanan yang cukup penting untuk menjaga kamar tidur tetap rapi, apalagi dengan bertambahnya barang milik dua orang. Selain lemari pakaian, kamu bisa memakai satu atau dua meja nakas di samping tempat tidur untuk menyimpan printilan dan barang pribadi.

    Itulah beberapa furnitur yang bisa melengkapi kamar tidur pengantin baru. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Dekorasi Teras Kecil Agar Terlihat Luas


    Jakarta

    Memiliki lahan rumah yang sempit membuat kita harus lebih kreatif lagi dalam mendesain dan memaksimalkan ruang yang ada. Biasanya, kebanyakan orang akan membangun hampir keseluruhan tanahnya untuk bangunan rumah, dan hanya menyisakan sebagian kecil untuk teras dan carport.

    Meski lahannya terbatas dan sempit, teras bisa dibuat menjadi bagian rumah menarik dan fungsional.

    Bagaimana caranya? Simak tipsnya di bawah ini, melansir dari Architectural Digest


    1. Buat Rancangan

    Sebelum mulai mendekorasi teras, pikirkan dulu kegunaannya. Apakah kamu ingin menggunakannya untuk bersantai, tempat makan-makan, atau hanya dijadikan sudut dekorasi di rumah? Buatlah gambar skala teras lalu tambahkan furnitur yang kamu inginkan.

    Jika teras akan digunakan oleh setidaknya dua orang, kamu memerlukan setidaknya 6 meter persegi untuk menaruh meja dan kursi atau area tempat duduk kecil lainnya. Jika luas ruangan minimal 12 meter persegi, kamu bahkan bisa menaruh meja makan dengan empat kursi atau dua kursi santai.

    Selain itu, kamu juga perlu mengetahui arah cahatya matahari karena ini akan menentukan di mana seharusnya kamu meletakkan furnitur.

    2. Pilih Lantai yang Tepat

    Memilih bahan dan warna lantai yang tepat sangat penting untuk membuat teras kamu lebih menarik. Baik memilih batu, kayu, ubin, yang paling penting adalah bahan tersebut tahan terhadap cuaca dan aman untuk dilalui. Pastikan bahan tersebut anti slip bahkan saat basah.

    3. Tentukan Desain yang Cocok untuk Teras Kecil

    Selanjutnya adalah memilih desain yang sesuai untuk teras mungil kamu. Tentukan apakah kamu lebih menyukai tampilan yang natural, dipenuhi banyak tanaman, furnitur kayu, dan batu alam, atau kamu lebih menyukai tampilan yang lebih kontemporer dengan lempengan batu besar, furnitur sederhana, dan garis-garis yang rapi?

    Sebagai tips, teras yang bergaya Mediterania sebenarnya mudah diterapkan meski teras kamu sempit. Caranya, cukup pilih batu alam berwarna terang atau balok beton dengan permukaan rustic lalu tambahkan furnitur rotan dan anyaman. Jika ada ruang lebih, pergola atau teralis yang ditumbuhi tanaman merambat atau tanaman ivy dapat membantu menciptakan suasana yang hijau dan cantik.

    4. Pilih Furnitur yang Sesuai

    Memiliki teras yang sempit, kamu memang dituntut untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan ruang yang ada, salah satunya adalah kreatif menentukan furnitur yang sesuai. Carilah furnitur yang praktis dan tidak memakan banyak tempat. Selain itu, pilihan furnitur yang fungsional dan mudah disimpan juga menjadi pilihan yang cocok untuk teras mungil.

    Tips Membuat Teras Kecil Terasa Lebih Luas

    1. Lantai Diletakkan Secara Diagonal dengan Ubin Besar

    Bermain trik dengan lantai nyatanya sangat efektif untuk membuat teras terasa lebih luas. Gunakan ubin yang berukuran besar bisa memberikan nuansa tenang pada suatu ruangan, sedangkan peletakan lantai kayu secara diagonal dapat membuat dek terlihat lebih panjang.

    2. Jangan Membuat Ruangan Terlalu Penuh

    Pepatah “less is more” jelas berlaku untuk teras kecil. Apalagi jika ruangannya terbatas, berhati-hatilah agar tidak membuat teras teralu penuh dengan furnitur, barang-barang dekoratif, dan tanaman. Bentuk furnitur juga penting. Sebaiknya, pilih furnitur halus dengan kaki ramping, karena furnitur ini membuat teras terlihat lebih luas dibandingkan dengan sofa yang tebal.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Dia Daftar Barang yang Harus Ada di Kamar Tidur, Sudah Lengkap Belum?


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan tempat penghuni rumah menghabiskan banyak waktu di dalamnya. Untuk mendukung aktivitas di kamar, ada sejumlah barang yang sering digunakan penghuni rumah.

    Mengingat kamar ini dipakai untuk tidur, bersantai, dan menyimpan harta pribadi. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan sejumlah barang untuk mengoptimalkan fungsi ruangan.

    Apa saja ya barang wajib di kamar tidur? Berikut ini daftarnya, dikutip dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


    Barang Wajib di Kamar Tidur

    1. Matras

    Tentu saja tempat tidur menjadi furnitur utama di ruangan ini dengan komponen utamanya, yakni matras. Benda ini merupakan investasi yang besar karena dapat memengaruhi kualitas tidur, sehingga penting mencari matras berkualitas yang nyaman digunakan.

    2. Bantal

    Bantal membuat tidur menjadi lebih nyaman karena dapat memberi ganjalan empuk supaya badan tidak sakit di pagi hari. Kamu bisa memilih bantal dengan beragam jenis isi dan tingkat keempukan yang sesuai dengan seleramu.

    3. Bingkai Tempat Tidur

    Sebaiknya matras diletakan di atas bingkai tempat tidur. Ada banyak desain tempat tidur yang bisa kamu pilih menyesuaikan dengan estetika kamar. Lalu, kamu juga bisa menggunakan bingkai yang dilengkapi headboard ataupun ruang penyimpanan di bawahnya.

    4. Seprai & Sarung Bantal

    Tempat tidur tidak lengkap tanpa seprai dan sarung bantal yang berfungsi sebagai ‘pakaian’ bagi kasur. Penting sekali memilih seprai dan sarung bantal yang terbuat dari bahan yang nyaman menjadi alas tidur serta memiliki desain yang cocok dengan estetika ruangan.

    5. Meja Nakas

    Meski meja nakas atau meja sebelah tempat tidur biasanya untuk dekorasi kamar, meja ini sebenarnya sangat fungsional. Meja nakas membantu mengorganisir barang-barang di kamar karena ruang penyimpanannya, lalu bisa sebagai tempat meletakan lampu, kotak tisu, jam, atau buku.

    6. Lampu Tidur

    Penerangan ruangan sangat penting untuk menunjang kamar tidur, terlebih untuk memastikan kualitas tidur. Selain ada lampu utama di plafon, lampu tidur juga diperlukan untuk memberi penerangan yang tidak terlalu terang ketika akan tidur.

    7. Gorden

    Gorden atau penutup jendela berfungsi untuk menjaga privasi penghuni kamar dan menghalau cahaya masuk. Tak hanya itu, pemilihan gorden dengan desain, bahan, dan tipe yang tepat juga bisa menambah keindahan dari kamar tidur.

    8. Karpet

    Sebagai tambahan, karpet cukup penting untuk mengubah suasana kamar tidur. Karpet yang empuk dan hangat bisa menambah kenyamanan ruangan, apalagi desainnya dapat melengkapi interior ruangan.

    9. Tempat Penyimpanan

    Harta dan benda pribadimu tentu membutuhkan ‘rumah’ di dalam kamar tidur. Pastikan untuk menyediakan tempat penyimpanan yang cukup untuk semua barangmu. Kamu bisa menggunakan rak, lemari, keranjang, dan wadah untuk menyimpan barang-barang dengan teratur.

    10. Jam Alarm

    Kamu juga memerlukan jam di dalam kamar tidur, namun lebih utamanya jam alarm agar tidak terlambat bangun. Ada beragam jam alarm tersedia di pasaran yang bisa kamu pilih sesuai selera atau estetika kamar tidur.

    11. Cermin

    Terakhir, kamu juga membutuhkan cermin untuk mengecek penampilan setiap pagi sebelum beraktivitas. Sebaiknya memilih cermin dengan ukuran penuh agar bisa melihat penampilan dari ujung kepala sampai kaki. Selain fungsional, cermin bisa menjadi barang dekor sekaligus memancarkan pantulan cahaya di dalam ruangan.

    Itulah daftar barang yang mesti ada di kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Pilih Bed Cover Terbaik Agar Tidur Nyenyak & Kamar Estetik


    Jakarta

    Bed cover adalah selimut tebal yang melapisi tempat tidur sekaligus berfungsi sebagai dekorasi. Bed cover bukan hanya menghangatkan tubuh, tetapi bisa meningkatkan kenyamanan pemakainya di tempat tidur.

    Untuk pengalaman tidur lebih baik, pastikan memilih bed cover yang cocok untuk tempat tidur. Selain itu, pemilihan bed cover yang tepat dapat meningkatkan estetika kamar tidur, lho!

    Nah, supaya nggak salah pilih, simak cara memilih bed cover terbaik berikut ini.


    Tips Memilih Bed Cover

    1. Pertimbangkan Ukuran

    Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah memilih bed cover yang ukurannya lebih besar daripada kasur Anda. Misalnya, jika Anda memiliki kasur ukuran queen, disarankan untuk memilih penutup selimut ukuran king. Namun, ini tergantung pada tampilan yang diinginkan.

    Namun, keputusan ini dapat bervariasi tergantung pada estetika yang diinginkan. Jika tujuannya adalah mendapatkan bed cover dengan tampilan sejajar dengan bagian atas kasur, pertimbangkan untuk memilih ukuran penutup selimut yang sesuai secara akurat dengan ukuran kasur Anda.

    2. Pilih Bahan yang Tepat

    Ketika Anda memilih bed cover, memahami berbagai jenis bahan yang tersedia dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat sesuai dengan preferensi dan kebutuhan Anda. Bed cover dapat terbuat dari berbagai material, dan setiap bahan membawa karakteristik uniknya sendiri.

    Penutup selimut dapat ditemukan dalam berbagai jenis bahan, seperti katun, linen, sutra, satin, campuran poliester, polyester jacquard, sintetis, dan flanel.

    Apapun bahan yang dipilih, yang penting tetap mempertimbangkan kenyamanan, daya tahan, dan kebernapasan bahan penutup selimut.

    3. Pertimbangkan Tekstur

    Pemilihan tekstur bed cover dapat menjadi elemen kunci dalam merancang tampilan dan nuansa kamar tidur Anda.

    Ketika memilih bed cover, perhatikan tekstur yang paling sesuai dengan preferensi Anda. Bed cover umumnya bertekstur halus seperti sutra, yang cocok untuk bantal dengan pola dan bantal bertekstur.

    Jika Anda ingin menambahkan elemen visual yang menarik dan langsung mencolok pada tempat tidur Anda, pertimbangkan untuk memilih bed cover berwaffle.

    Penutup selimut berwaffle memiliki tekstur unik dengan pola berlubang-lubang menyerupai wafel, sehingga memberikan visual yang menarik dan dimensi tambahan pada tempat tidur.

    4. Pilih Warna atau Pola yang Tepat

    Pertimbangkan apakah Anda ingin bed cover dengan pola atau warna polos, karena hal ini dapat mempengaruhi tampilan dan kenyamanan kamar tidur. Bed cover memiliki peran penting dalam menambahkan warna, pola, dan tekstur ke ruangan tidur sehingga menciptakan suasana yang lebih nyaman.

    Sebagai contoh, pemilihan bed cover dengan pola mencolok dapat memberikan minat visual yang dibutuhkan, terutama jika dinding kamar tidurnya polos. Sebaliknya, bed cover dengan warna solid yang kaya dapat menciptakan ruang yang nyaman dan mewah.

    5. Pertimbangkan Kualitas dan Iklim

    Menetapkan pilihan pada bed cover berkualitas tinggi terbuat dari bahan yang bagus, seperti katun yang banyak diminati karena kelembutannya. Bagi yang tinggal di daerah beriklim panas, penutup selimut katun dapat mempertahankan kesejukan, sementara sutra atau satin memberikan alternatif mewah dengan sentuhan lembut.

    Berinvestasi dalam set penutup selimut berkualitas tinggi menjamin masa pakai yang luar biasa, dengan perhatian khusus pada ketebalan kain sebagai penanda kualitas. Aspek kualitas juga mencakup memperhatikan ketebalan kain, indikator kehalusan dan kekuatan bahan.

    Dengan mengetahui konsep dan tips ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas saat memilih bed cover, agar menjamin kenyamanan dan kepuasan jangka panjang saat beristirahat.

    Itulah beberapa tips memilih bed cover terbaik agar bisa meningkatkan kualitas tidur. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 7 Kesalahan Ini Kalau Nggak Mau Rumah Kecil Jadi Makin Sempit


    Jakarta

    Rumah yang terasa lapang dan lega biasanya lebih disenangi penghuni rumah, salah satunya karena bisa bebas bergerak dan mendapat pemandangan luas. Akan tetapi, sebagian orang mempunyai rumah berukuran kecil, sehingga penempatan barang yang kurang tepat bisa bikin sesak.

    Kalau kamu mempunyai rumah kecil, kamu bisa mendesain dan menata ruangan sedemikian rupa supaya tidak terasa sempit, lho! Nah, sebaiknya kamu menghindari kesalahan-kesalahan desain dan tata ruangan yang bikin sesak ruangan.

    Berikut ini tujuh kesalahan menata ruangan yang membuat rumah kecil terasa sempit, dikutip dari Brightside, Kamis (4/7/2024).


    Kesalahan yang Bikin Ruangan Sempit

    1. Motif Wallpaper Terlalu Besar

    Vintage old radio from eastern Europe (labels indicate cities of the eastern block, including former GDR, East Germany) laying on a piece of furniture and a background showing a sixties, seventies design wallpaper pattern. Copy space on the side for customization.Ilustrasi Penggunaan Wallpaper Bercorak Lebar Foto: istock

    Wallpaper bisa menghiasi dinding ruangan agar terlihat estetik dan manis. Tapi hindari menggunakan wallpaper dengan motif besar karena akan memberi kesan ruangan lebih sempit. Terlebih lagi jika rumah kamu memang tidak terlalu luas dan banyak sekat.

    Pilih motif wallpaper yang kecil dengan warna terang untuk dinding. Warna terang bisa membantu merefleksikan cahaya sehingga ruangan tampak lebih terbuka dan lapang.

    2. Rak Buku Terbuka

    modern living room. Scandinavian interior design. 3d rendering conceptMenggunakan Rak Buku Terbuka Foto: istock

    Rak buku yang terbuka membuat kekacauan visual di dalam ruangan serta terasa lebih sumpek. Efek ini akan makin terasa pada kamar atau ruangan kecil.

    “Pilih rak yang berpintu jadi kamu bisa menyimpan semua buku itu,” saran desainer Kim Gordon.

    Rak dengan pintu akan memberi kesan lebih rapi dan tertata. Pilihlah rak yang warnanya senada dengan tema ruangan.

    3. Sofa Bentuk-L

    Large L-shaped corner sofa in living room furniture show homeSofa Besar Berbentuk L Foto: istock

    Sofa berbentuk L memang jadi furnitur favorit karena multifungsi dan terasa nyaman. Tapi furnitur model ini tidak cocok jika rumah kamu kecil dan minimalis. Bentuk L akan menciptakan batasan pada ruangan dan membuatnya kurang fungsional.

    Sofa berbentuk L lebih cocok untuk menciptakan zona pada ruangan yang luas dan berkonsep terbuka. Maka dari itu hindari membeli sofa model ini jika rumah kamu tergolong minimalis.

    4. Salah Menempatkan Cermin

    Spacious and stylish home interior with old glass door and wooden parquetGara-gara 7 Kesalahan Ini, Ruang Kecil Jadi Makin Terasa Sempit Foto: istock

    Cermin seharusnya membuat ruangan terasa lebih luas. Namun, kalau ditempatkan pada sudut yang gelap justru membuat rumah makin sempit.

    Emma Pritchard, editor majalah Country Living, menyarankan menempatkan cermin di dekat atau seberang jendela. Pantulan cahaya pad cermin akan memberi kesan kamar lebih luas.

    5. Tirai Berbahan Tebal

    on Black Backgroundon Black Background Foto: istock

    Kesalahan menata ruangan yang membuat rumah kecil terasa sempit lainnya adalah pemilihan tirai atau gorden. Tirai berbahan tebal dan berat seperti satin atau beludru akan membuat langit-langit terkesan lebih rendah dan mempersempit ruangan.

    Material seperti ini jga menyerap cahaya dari luar jendela sehingga rumah tampak suram. Untuk kesan rumah terang dan lebih lega, pilih tirai dengan bahan melayang, halus, dan ringan. Misalnya linen atau sifon.

    6. Karpet Kecil di Tengah Ruangan

    Eclectic furniture of a modern studio apartment balance out the blank white wallsGara-gara 7 Kesalahan Ini, Ruang Kecil Jadi Makin Terasa Sempit Foto: istock

    Karpet kecil sebaiknya hanya ditempatkan di depan pintu, bukan sebagai dekorasi utama pada ruangan. Karpet berukuran kecil yang ditaruh dekat sofa atau tempat tidur akan membuat interior terlihat ‘terpecah-pecah’ dan ‘mempersempit’ ruangan.

    Jika ingin mendekorasi ruangan dengan karpet, gunakan yang ukurannya lebar, atau tidak memakai karpet sama sekali. Pilih karpet berwarna terang untuk memberi ilusi ruang yang lebih lebar.

    7. Kipas Angin di Langit-langit

    Ceiling fan in a roomGara-gara 7 Kesalahan Ini, Ruang Kecil Jadi Makin Terasa Sempit Foto: istock

    Kipas angin yang dipasang di langit-langit membantu membuat ruangan terasa lebih sejuk. Tapi sebaiknya pertimbangkan lagi jika rumah kamu kecil dan langit-langitnya rendah.

    Penempatan kipas angin pada langit-langit akan menciptakan bayangan yang membuat ruangan tampak lebih gelap dan rendah. Sebaiknya gunakan kipas angin berdiri atau kipas angin meja dengan warna putih.

    Itulah kesalahan menata ruangan yang membuat rumah kecil terasa sempit. Memikirkan proporsi rumah atau ruangan sebelum menatanya sangat penting agar rumah kecil tak jadi makin terlihat sempit.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com